Salam Super bang lusky.. 
jadi semangat ni hidup ini setalh baca tip-2xnya

semangat-2x....:D





________________________________
Dari: privat access <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Jumat, 13 Maret, 2009 14:01:50
Topik: Re: [belajar-access] Re: Mengemis kasih,raihan


Dear Sahabat,
He..he..hee. .. jadi lucu nih bacanya... gmn ya ngejawabnya :)
Duhai pren (baca : friend), ketika saya membacanya hati ini menjadi lirih 
terkesima. Disatu sisi saya salut akan keinginan untuk maju dan disisi lain 
saya jadi "lapar" ketika membaca kalimat yang tertulis "orang bodoh dan tak 
pintar"..hi..hi..
Bagaimana bila pertanyaan itu saya kembalikan kepadamu? Apakah kamu mengira 
mereka yang tergabung dalam milis ini sudah menjadi MASTER??? Sekalipun iya dan 
ada, tentu mereka tak akan pernah mengakuinya. Karena pemahaman mereka yang 
mendalam, telah menghiasi jiwanya untuk tidak mengklaim ketangguhan dirinya. 
Mereka sangat menyadari bahwa milis ini merupakan sekolah jitu yang telah 
menjadikan dirinya banyak perubahan.Milis ini penuh corak yang beraneka warna. 
Perbedaan SARA telah dikesampingkan apalagi status "bodoh dan pintar" tentu 
akan dihapus dari memorinya. Milis ini terdiri dari mereka - mereka yang mau 
belajar dan belajar terus menerus. Kebersamaan dan Arena Diskusi merupakan 
salah satu panglimanya. Saling berlomba untuk kebaikan. Tentunya tetap sportif 
dan mengikuti rule yang telah ditetapkan. Dengan adanya rule ini, sangatlah 
bermanfaat untuk kebaikan bersama. Ada rambu - rambu yang harus dipatuhi. Ada 
tata cara bertanya dan menjawab. Dan rule itu
 selalu dikirimkan setiap bulannya agar kita semua selalu ingat aturan mainnya. 
Oleh karena itu, ikutilah rule tersebut dalam aktifitas kita agar kita bisa 
menghargai diri sendiri. Karena bagaimana orang lain akan menghargai kita, bila 
kita tak bisa menghargai diri sendiri??? Dan tentunya, orang lain pun tak akan 
menghargai kita apabila kita tak menghargainya. Hal ini pun berbanding lurus 
dalam hal mengajukan pertanyaan. Bagaimana cara kita bertanya dan dapat menarik 
sahabat lainnya untuk menjawab. Tentu haruslah sesuai rule tersebut. Bila kita 
mengabaikan rule tersebut, berarti kita tak menghargai diri sendiri yang 
menyebabkan orang lain pun berbuat yang sama. Oleh karena itu, marilah kita 
menata kembali agar semuanya menjadi endah (baca: indah). Hi..hi... wooiiii... 
serius amat bacanya :))
Btw, sekedar berbagi pengalaman saja.
Siapa sih orang yang tak mau menjadi pintar? Siapa juga yang tak ingin maju? 
Lalu bagaimana untuk bisa mewujudkannya? ?? Jauh sudah diri ini iri dengan 
mereka yang sudah berhasil. Tetapi saya pun menyadari bahwa diam diri tanpa 
"action" dan hanya melulu meratapi nasib yang kurang beruntung, sungguh itu 
suatu kesalahan besar dan fatal. Hal itu hanya akan membunuh potensi kita 
secara perlahan. Sungguh.... diri kita begitu "Sangat Berarti" untuk 
disia-siakan begitu saja. Selagi Tuhan masih memberikan waktu dan daya pada 
diri kita, mengapa harus menunda untuk berubah??? Menunda???? Iya... tidak 
adanya "action" dalam diri kita sama saja dengan menunda perubahan. Memang 
perubahan tidaklah semudah membalikan kedua telapak tangan. Tetapi bukan pula 
hal yang sulit untuk dilakukan. Hanya saja mungkin kita masih bingung "dari 
mana" perubahan itu harus diawali dan "kemana" perubahan itu akan diwujudkan?? ?
sadarilah, bahwa untuk sebuah perubahan yang lebih baik tidaklah perlu berfikir 
rumit. Ingatlah, That's simple!!! Untuk bisa berubah kita hanya perlu 
"KESUNGGUHAN" dan "BERKESINAMBUNGAN" dalam menggapainya. Karena langit dan 
bumi, juga alam semesta tidaklah Tuhan ciptakan dalam sekejab, sekalipun DIA 
berkuasa melakukannya. Hal ini mengisyaratkan kepada kita bahwa untuk mencapai 
perubahan PERLU adanya PROSES. Sejauh mana proses itu dilakukan sejauh itu pula 
waktu yang dibutuhkannya.
Sahabatku, berikut adalah tips untuk mewujudkan perubahan yang di-impikan:
1. Instrospeksi diri.
Renungkanlah keberadaan diri kita. Karena Tuhan menciptakan kita tidak untuk 
main-main. Kita diciptakan sangatlah spesial dan beralasan (bertujuan). Kita 
diberikan bakat dan minat yang beraneka. Segera temukan bakat dan minat yang 
menonjol, dan berikan waktu yang serius untuk merawatkan agar benar - benar 
matang dan berbuah.
2. Belajar secara berkesinambungan
Untuk bisa menjadi mahir, perlu adanya kesungguhan dalam belajar.. Belajarlah 
secara serius dan sungguh-sungguh. KUASAI hal - hal dasar. Karena tanpa 
menguasai DASAR, akan menyulitkan kita untuk belajar lebih jauh. Carilah 
referensi untuk mendukungnya. Baik referensi buku atau pun artikel. Atau 
bertanyalah secara santun kepada sahabat, agar sahabat kita pun antusias 
membantunya. Dan kalau memang memungkinkan untuk les atau kursus, silahkan 
tempuh jalan tersebut. (Maaf Abang sekalian, hi...hi... bukannya promosi privat 
access ya? :)) ehm...) Karena memang ada tipe orang yang tidak bisa belajar 
secara langsung dengan buku, melainkan harus dibimbing dengan tutorial secara 
nyata.
3. Belajar studi kasus.
Bila kita sudah benar - benar MENGUASAI HAL DASAR dan STANDAR, mulailah belajar 
secara studi kasus. Mencari kasus untuk dipelajari tidaklah sulit. Karena 
dimilis ini pun banyak segudang kasus yang bisa dipelajari. Atau sekedar 
mengikuti kasus yang sudah dijawab dengan sahabat lainnya. Belajar studi kasus 
akan MENUNTUN kita pada hal - hal baru. Justru setiap masalah yang ditimbulkan, 
itulah yang diharapkan. Berarti kita masih harus belajar. Dan tak malu 
bertanya, merupakan solusi awal yang akan didapatkan.
4. Meniru hasil karya sahabat yang lain..
Salah satu hal yang sangat menggembirakan yaitu bila kita mampu meniru hasil 
karya orang. Ingat, meniru bukan berarti "menjiplak abizz" hasil karya orang. 
Apalagi hanya mengganti keterangan nama pembuat program..hi. .hi.... sungguh, 
jika demikian, rupanya kita perlu dikasihani.Salah satu cara agar bisa meniru 
hasil karya orang lain yaitu dengan MELIHAT program atau pun screenshot secara 
langsung. Karena dengan demikian, dapat kita jadikan sebagai referensi dan 
tolak ukur sejauh mana proses belajar kita. Dan tentunya, kita masih bisa 
mendapatkan hasil karya orang yang GRATISAAANNN. Masih sangat banyak koq. Dan 
sekalipun harus bayar, kenapa tidak dilakukan bila memang hal tersebut SANGAT 
BERARTI BAGI KITA. Ehm... sekedar informasi diawal ini, Insya Allah saya akan 
membuat e-book yang dapat menemani belajar sahabat. Sekalipun tidak GRATIS, 
tentu Anda akan diajak berkelana menggunakan Access tanpa pusing dan rumit, 
dalam menyelesaikan studi kasusnya. Nantikan
 saja di web saya.
5. Lingkungan yang kondusif
Rupanya, item kelima ini tidak kalah pentingnya. Carilah lingkungan yang 
kondusif bagi kita. Jangan biarkan kita lama berada dilingkungan yang tidak 
menambah manfaat kecuali hanya kerugian dan kesia-sia-an. Lingkungan yang 
kondusif bukan saja lingkungan yang HANYA MENUNTUNGKAN DIRI SENDIRI melainkan 
sebuah lingkungan (baca: komunitas) yang bisa membuat kita dan elemen 
didalamnya saling tumbuh dan berkembang, alias Give and Take!!! Koq bukan take 
and give?? Memberi dulu baru kita akan mendapatkan. Karena Tuhan tak pernah 
keliru untuk memberikan balasan kepada mereka yang beramal (Berkarya).. .

Salam,
Lusky Kurniawan (Engkong)
www.privat-access. webs.com
www.flusinfo. co.cc
"Yang BESAR belum tentu mengalahkan yang kecil. Yang lambat PASTI tertinggal 
dengan yang CEPAT"

   


      Firefox 3: Lebih Cepat, Lebih Aman, Dapat Disesuaikan dan 
Gratis.http://downloads.yahoo.com/id/firefox

Kirim email ke