----- Original Message -----
*From:* Aksan Kurdin <mailto:[email protected]>
*To:* belajar-access@ yahoogroups. com
<mailto:[email protected]>
*Sent:* Thursday, January 21, 2010 9:18 AM
*Subject:* Re: [belajar-access] ini formnya
Maaf P. Maulana,
kita jadi melebar terhadap desain sistem, karena menurut saya
penyelesaian pendek tidak memecahkan masalah kalau tidak
dikaitkan dengan relasi tabel yang lain, karena yang anda
inginkan adalah integritas po dan receipt.
Saya melihat dari form data entry, bahwa database anda belum
dalam keadaan normal, sehingga menyulitkan pemrograman selanjutnya.
Baik, berikut kesimpulan sementara saya terhadap Proses PO,
tolong dikoreksi sekali lagi.
Saya menganggap bahwa yang ada di form selama ini berada dalam
satu tabel, sedangkan kalau di lihat dari field-fieldnya,
seyogyanya kalau data tersebut dipecah dalam relasi-relasi
sesuai normalisasi.
tolong diperiksa:
* satu nomor indent untuk satu nomor PO (tidak juga justru
disini satu nomor P.O bisa untuk banyak nomor Indent)
* satu nomor PO bisa terdiri dari beberapa currency(tidak) ,
summary total po dikelompokkan berdasarkan currency
item-itemnya( tidak), ppn-nya pun per currency(tidak)
* discount terdiri dari dua level, level item dan level
dokumen (iya)
* ppn berlaku untuk satu nomor PO(iya), bukan per item, jika
ada item yang tidak kena ppn akan dibuatkan po lain ?
* final price dan sub total adalah calculated field, jadi
tidak perlu di simpan dalam tabel (disimpan)
* order quantity selalu mengambil nilai quantity tabel lain
(TINDENT_STATUS) , artinya PO dibuat selalu berdasarkan
tabel indent. Adakah kemungkinan PO tidak berdasarkan
tabel indent ?(tidak)
bisakah capture untuk Indent formnya disertakan juga ? saya
lampirkan untuk gambaran
untuk sementara, menurut saya relasi tabel-nya seharusnya adalah
seperti ini:
<deleted ... hemat bandwidth>
saya lampirkan juga tabel yang saya buat, apakah salah dan mohon
dikoreksi kalau salah penempatan
Setelah ini baru kita lanjut membahas BPB (apaan sih
kepanjangannya ? Bukti Penerimaan Barang ?)(iya betul pak)
aksan kurdin
Maulana wrote:
<deleted .. hemat bandwidth>
Penjelasannya
- Nomor Indent berlaku untuk satu Dokumen dan terdiri
banyak item
- Betul Kode Barang
- Untuk Setiap item berbeda currency bisa (Rp,USD,Euro,
SGD, dll)
- Discount bisa setiap item sendiri atau seluruh dokumen
- untuk ppn sudah saya set devault 10% tetap apabila tidak
ada ppn tinggal di ubah pada saat proses
- [Unit Price] - [Discount]*[ Unit Price]/100
- untuk Unit Price saya buatkan event GotFocus dan LostFocus
- Private Sub UNIT_PRICE_GotFocus ()
Dim varc As Variant
Dim VARN As Variant
varc = DLookup("[QTY] ", "TINDENT_STATUS" , "[INDENT_NO]
= '" & Forms!PURCHASE_ ORDER!INDENT_ NO & "'" & "AND
[STORE_KODE] = '" & Forms! PURCHASE_ORDER! Store_Kode &
"'")
VARN = DLookup("NAMA_ BARANG", "TBARANG", "STORE_KODE =
'" & Forms!PURCHASE_ ORDER!Store_ Kode & "'")
ORDER_QTY = varc
Nama_Barang = VARN
End Sub
Private Sub UNIT_PRICE_LostFocu s()
SUB_TOTAL = SUB_TOTAL + INITIAL_PRICE * ORDER_QTY
End Sub
- untuk note hanya untuk setiap dokumen
<deleted .. hemat bandwidth>
- Bisa satu No BPB banyak No Indent
- Bisa menerima sekaligus lebih dari satu Supplier maupun P.O
- Untuk Assieme,POS, Danieli Kode, itu hanya identitas
barang untuk Import
- Currency tidak berganti apabila sudah di P.O lain hal
kalau belum/atau tidak ada P.O bisa di set sendiri
- tidak sudah di set apabila ada P.O sudah Automatis harga
tercantum, bisa juga di input apabila tidak dibuatkan P.O nya
terimakasih atas pencerahannya
salam sukses
Maulana
Maulana wrote:
Dear Pakar
Maaf ini Formnya saya lupa lampirkan