Banyak duit , kalo sakit2an gimana, bro...:)




Aksan Kurdin <[email protected]>
Sent by: [email protected]
01/21/2010 03:28 PM
Please respond to belajar-access

 
        To:     [email protected]
        cc: 
        Subject:        Re: [belajar-access] ini formnya


 
aaaaamiiinnn.....

doa-nya jangan cuma diberi kesehatan bro ....
diberi duit yang banyak, bro ....

aaaaminnnn.........


aksan kurdin
:D


[email protected] wrote: 
  

Saya jg salut sm bpk aksan kurdin, insyaAllah org yg di ajari jd jago 
RDBMS. Dan bpk aksan selalu dberi kesehatan.. Amin...



Wassalam, thanks and b.regards
Taufik Hidayat

From: Belajar Office <[email protected]> 
Date: Wed, 20 Jan 2010 23:42:36 -0800 (PST)
To: <[email protected]>
Subject: Re: [belajar-access] ini formnya

  
Saya salut berat sama Bpk. Idealnya setiap penanya seharusnya berusaha 
membuat dulu semampunya, setelah itu kalau ada lubang2 kecil, bisa 
ditambal oleh Bpk. Tapi Bpk berusaha memandu sebegitu detail. Semoga ilmu 
Bpk semakin luas dan bertambah banyak.
 
Thank's. 


From: Aksan Kurdin <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thu, January 21, 2010 2:16:20 PM
Subject: Re: [belajar-access] ini formnya

  
Sori, tanya dulu:
Pending Indent dalam form indent apa maksudnya ? tombol send-nya ngapain ?
di PO, ada unit_price, ada initial_price, bedanya apa ? bukannya sama saja 
?
status di indent dan di po mewakili informasi apa ?
aksan kurdin


Aksan Kurdin wrote: 
Ok,
jadi prosesnya adalah P. Maulana order barang berdasarkan daftar indent, 
lalu ingin mengontrol order outstanding berdasarkan barang yang sudah 
diterima dalam proses BPB..
saat ini proses P. Maulana:

Indent -> Order -> BPB

Setiap dokumen indent bisa diorder lebih dari satu dokumen PO, tergantung 
item mana dulu nih yang mau di order
Setiap dokumen order bisa diterima lebih dari satu dokumen BPB, tergantung 
barang mana dulu yang datang.

Tambahan saya ada disini pak:
Setiap dokumen BPB, bisa terdiri dari lebih satu dokumen 'PO Receipt'. 
Dokumen ini refernya selalu hanya kepada satu nomor dokumen order PO saja, 
sehingga bisa dikontrol PO mana yang sudah close, mana yang masih 
outstanding.

Beri waktu saya sebentar untuk menyusunkan desain relasi tabelnya.
Setelah itu, Insya Allah, saya bantu untuk contoh desain proses berupa 
entri PO Receipt yang langsung mengambil dari PO yang masih outstanding.
Mungkin after office hour, ya pak ...

aksan kurdin



Maulana wrote: 
 
----- Original Message ----- 
From: Aksan Kurdin 
To: belajar-access@ yahoogroups. com 
Sent: Thursday, January 21, 2010 9:18 AM
Subject: Re: [belajar-access] ini formnya

Maaf P. Maulana,
kita jadi melebar terhadap desain sistem, karena menurut saya penyelesaian 
pendek tidak memecahkan masalah kalau tidak dikaitkan dengan relasi tabel 
yang lain, karena yang anda inginkan adalah integritas po dan receipt.
Saya melihat dari form data entry, bahwa database anda belum dalam keadaan 
normal, sehingga menyulitkan pemrograman selanjutnya.

Baik, berikut kesimpulan sementara saya terhadap Proses PO, tolong 
dikoreksi sekali lagi.
Saya menganggap bahwa yang ada di form selama ini berada dalam satu tabel, 
sedangkan kalau di lihat dari field-fieldnya, seyogyanya kalau data 
tersebut dipecah dalam relasi-relasi sesuai normalisasi.

tolong diperiksa:
satu nomor indent untuk satu nomor PO  (tidak juga justru disini satu 
nomor P.O bisa untuk banyak nomor Indent) 
satu nomor PO bisa terdiri dari beberapa currency(tidak) , summary total 
po dikelompokkan berdasarkan currency item-itemnya( tidak), ppn-nya pun 
per currency(tidak)
discount terdiri dari dua level, level item dan level dokumen (iya) 
ppn berlaku untuk satu nomor PO(iya), bukan per item, jika ada item yang 
tidak kena ppn akan dibuatkan po lain ?  
final price dan sub total adalah calculated field, jadi tidak perlu di 
simpan dalam tabel (disimpan) 
order quantity selalu mengambil nilai quantity tabel lain (TINDENT_STATUS) 
, artinya PO dibuat selalu berdasarkan tabel indent. Adakah kemungkinan PO 
tidak berdasarkan tabel indent ?(tidak)
bisakah capture untuk Indent formnya disertakan juga ? saya lampirkan 
untuk gambaran
 


untuk sementara, menurut saya relasi tabel-nya seharusnya adalah seperti 
ini:

<deleted ... hemat bandwidth>

saya lampirkan juga tabel yang saya buat, apakah salah dan mohon dikoreksi 
kalau salah penempatan
 
Setelah ini baru kita lanjut membahas BPB (apaan sih kepanjangannya ? 
Bukti Penerimaan Barang ?)(iya betul pak)


aksan kurdin




Maulana wrote: 
  
 


<deleted .. hemat bandwidth>
Penjelasannya 
- Nomor Indent berlaku untuk satu Dokumen dan terdiri banyak item
- Betul Kode Barang
- Untuk Setiap item berbeda currency bisa (Rp,USD,Euro, SGD, dll)
- Discount bisa setiap item sendiri atau seluruh dokumen
- untuk ppn sudah saya set devault 10% tetap apabila tidak ada ppn tinggal 
di ubah pada saat proses 
- [Unit Price] - [Discount]*[ Unit Price]/100
 - untuk Unit Price saya buatkan event GotFocus dan LostFocus
 - Private Sub UNIT_PRICE_GotFocus ()
   Dim varc As Variant
   Dim VARN As Variant
   varc = DLookup("[QTY] ", "TINDENT_STATUS" , "[INDENT_NO] = '" & 
Forms!PURCHASE_ ORDER!INDENT_ NO & "'" & "AND [STORE_KODE] = '" & 
Forms!     PURCHASE_ORDER! Store_Kode & "'")
  VARN = DLookup("NAMA_ BARANG", "TBARANG", "STORE_KODE = '" & 
Forms!PURCHASE_ ORDER!Store_ Kode & "'")
  ORDER_QTY = varc
  Nama_Barang = VARN
  End Sub
Private Sub UNIT_PRICE_LostFocu s()
SUB_TOTAL = SUB_TOTAL + INITIAL_PRICE * ORDER_QTY
End Sub
- untuk note hanya untuk setiap dokumen 

<deleted .. hemat bandwidth>
 
- Bisa satu No BPB banyak No Indent
- Bisa menerima sekaligus lebih dari satu Supplier maupun P.O
- Untuk Assieme,POS, Danieli Kode, itu hanya identitas barang untuk Import
- Currency tidak berganti apabila sudah di P.O lain hal kalau belum/atau 
tidak ada P.O bisa di set sendiri
- tidak sudah di set apabila ada P.O sudah Automatis harga tercantum, bisa 
juga di input apabila tidak dibuatkan P.O nya
 
terimakasih atas pencerahannya 
salam sukses
Maulana




Maulana wrote: 
  
Dear Pakar
Maaf ini Formnya saya lupa lampirkan









=========================================================================== 
This email is confidential.  If  you are not the  addressee tell the sender 
immediately  and destroy this  email without using,  sending or storing it. 
Emails are not secure  and may suffer  errors, viruses, delay, interception 
and amendment.  The Trakindo Group of Companies do not accept liability for 
damage   caused   by   this   email   and   may   monitor   email  traffic. 
Unless expressly stated, any opinions are the sender's and are not approved 
by  the  Tiara Marga Trakindo  Group of Companies and  this email is not an 
offer, solicitation,  recommendation   or   agreement   of    any     kind. 
===========================================================================

Kirim email ke