Oh ok...

File terlampir contoh hasil iseng tanpa VBA walau tidak sama persis dengan
yang diharapkan.
Tapi, semuanya masih disatukan dalam 1 sheet, dengan harapan akan menjadi
lebih mudah dijelajahi. Jadi, sebaiknya data dan hasil tetap dipisahkan di
sheet yang berbeda. File terlampir sekedar contoh loh ya.


Wassalam,
Kid



2016-01-22 14:22 GMT+07:00 Bayu Prasaja [email protected]
[belajar-excel] <[email protected]>:

>
>
> iya betul master, definisi Data dan hasil seperti itu hehe
> saya misahin bentuk Data dan bentuk hasil, karena biar sheet data tetap
> utuh seperti itu dan tidak berubah struktur datam jadi saya pisahkan jadi
> sheets hasil hehe
>
>
>
> On Friday, January 22, 2016 1:33 PM, "'Mr. Kid' [email protected]
> [belajar-excel]" <[email protected]> wrote:
>
>
>
> Data per blok kelompok dengan rows yang sama di seluruh kelompok.
>
> Datanya jika didefinisikan begini, benar tidak ya ? (blok data sumber
> diberi nama kelompok)
> 1. Rows per kelompok per waktu data bisa berbeda (data bulan ini, rowsnya
> bisa beda dengan bulan lalu).
> 2. Setiap kelompok membentuk 1 blok range dengan ada baris kosong antar
> kelompok.
> 3. Jumlah kolom di sheet data hanya 1 kolom saja, yaitu kolom nilai yang
> akan dijumlahkan.
>     > Jumlah kolom di sheet data, terutama keberadaan kolom-kolom kunci,
> sangat berpengaruh dalam penyusunan proses pengolahan data
>        jadi, andaikan memang ada kolom-kolom kunci, sebaiknya dijelaskan.
> Jika diberi contoh datanya, andai ada lebih dari 1 kolom kunci, Anda bisa
> mewakilkan menjadi 2 kolom kunci saja. Andai hanya ada 1 kolom kunci, maka
> sertakan 1 kolom kunci tersebut.
>     > Andai ada kolom kunci, maka kolom nilai (dalam hal ini kolom nilai
> yang dijumlahkan) sebaiknya ditemani kolom kunci tersebut. Dampak
> sederhananya, keberadaan kolom bisa mempengaruhi pemilihan fungsi yang
> dibutuhkan, seperti memilih Sum atau SumIF. Sum bisa bergerak sangat luas,
> apalagi ketika disusun sebagai array formula. SumIF juga bisa diperluas,
> tetapi selalu dalam batasan tertentu.
>
> Untuk outputnya, definisinya begini bukan ya ? (blok data output diberi
> nama grup)
> a. Output (misal suatu hasil penggabungan) diletakkan di sheet bernama
> 'Hasil' membentuk grup per nomor baris.
> b. Jadi, baris 1 setiap kelompok di sheet Data akan membentuk grup baris 1
> di sheet Hasil dengan jumlah rows per grup adalah sebanyak jumlah kelompok
> yang ada di sheet Data.
> c. Antar grup output dipisah oleh sebuah baris kosong
> d. Setiap grup output akan diberi nama tertentu di 1 baris khusus
> (contohnya adalah karakter 'A' disetiap grup hasil yang ada di file
> lampiran Anda), yaitu baris ke-1 setiap grup dan setiap record kelompok di
> baris yang sama akan membentuk record mulai baris ke-2 kelompok.
> e. Jumlah baris Excel hasil = jumlah kelompok [di sheet data] * (jumlah
> rows per kelompok + 1 baris nama grup output + 1 baris kosong diakhir
> setiap grup sebagai jeda antar grup hasil)
>
> Mungkin ada yang perlu dikoreksi dari definisi di atas ?
>
>
> -----
> Kok pakai ribet mendefinisikan bentuk data dan bentuk output sih ?
> > Pola data akan lebih mudah tampak ketika definisi struktur data dapat
> dijabarkan (lengkap dengan segala kondisi yang mungkin terjadi)
> > Pola data yang telah dapat diketahui, akan sangat menentukan pemilihan
> proses di setiap tahap pengolahan data yang diperlukan sampai dengan
> penyusunan alur proses seluruh tahap yang relatif lebih efisien dari
> seluruh potensi alur proses yang memungkinkan untuk digunakan.
> > Alur proses yang dipilih dengan memasukkan pola data sebagai sebuah
> variabel penting proses pengolahan data akan memudahkan penyusunan struktur
> yang dinamis, mudah ditata kelola (dilacak kalau ada kesalahan komputasi,
> dipelihara formula maupun kinerjanya), termasuk kemudahan untuk menata
> struktur yang mudah dikembangkan untuk kebutuhan lain atau bila ada
> penambahan atau pengurangan elemen suatu output.
> > Otomasi (dengan VBA atau tools apapun), akan sangat tergantung pada pola
> data. Tidak bisa diputuskan serta merta bahwa prosesnya menggunakan loop
> for next jika tidak diketahui pola datanya. Kecepatan, kecermatan, dan
> ketepatan proses otomasi yang dibuat akan dipengaruhi oleh pola data.
> -----
>
> hmmm...
> kayanya postingan ini bukannya menghasilkan solusi tapi malah menambah
> masalah ya...
> so, kalau bersedia berbaik hati mencoba menjabarkannya, terimakasih,
> karena penjabarannya akan memudahkan seluruh member untuk belajar sesuatu
> yang dasar tentang pengolahan data (maksudnya sapa tahu ada member yang mau
> mencoba atau malah sangat ingin untuk bisa memahami hal dasar yang tampak
> sepele dan tampak talk more do less)
>
> :)
> moga-moga bersedia menambahkan penjabarannya ya...
> tapi kalo ndak bersedia juga ndak apa kok... no worries...
>
> Wassalam,
> Kid
>
>
>
>
>
> 2016-01-22 11:21 GMT+07:00 Bayu Prasaja [email protected]
> [belajar-excel] <[email protected]>:
>
>
> sama master, yang beda sheets cuma "Data" ama "Hasil", sheets data terdiri
> dari beberapa kelompok data, yang nanti hasilnya jg menjadi beberapa
> kelompok hasil ..
> tiap kelompok dibatasi oleh jumlah row , tiap batas jumlah nya sama baik
> di Data ataupun Hasil, yg beda cuma  "jumlah" batas row di sheets Data dan
> Hasil,
> sumber data nya di sheets "Data" nanti hasil penjumlahan tiap tahap nilai
> numeriknya di sheets "Hasil"
> begitu kurang lebih master hehe
>
>
> On Friday, January 22, 2016 10:34 AM, "'Mr. Kid' [email protected]
> [belajar-excel]" <[email protected]> wrote:
>
>
>
> kelompok 1 dan kelompok 2 beda sheet ?
>
> On Fri, Jan 22, 2016 at 10:25 AM, Bayu Prasaja [email protected]
> [belajar-excel] <[email protected]> wrote:
>
>
> saya kurang bisa menjelaskan master, tepatnya seperti di attachment yang
> sekarang
> jadi saya mau ambil data di sheets "Data". Lalu dijadikan sebagai haisl
> SUM komulatif per tiap tahap row dan hasilnya di sajikan di sheets "Hasil"
> dengan range yang dinamis baik itu sheets data nya maupun hasilnya
>
>
> On Thursday, January 21, 2016 4:20 PM, "'Mr. Kid' [email protected]
> [belajar-excel]" <[email protected]> wrote:
>
>
>
> hmmm...
> Jadi tetap tidak bisa dijelaskan dinamisnya seperti apa ya....
>
> Kalau dinamisnya itu karena ada baris yang kosong-kosong yang jumlah baris
> kosong antar recordnya tidak tentu, kalau pakai formula :
> A. Asumsi : (yang kolom A selalu berisi nilai bertipe numerik yang akan
> dijumlah [regional setting english])
>  formula dikolom hasil (misal mulai baris 2 dengan header dibaris 1)
>      =IF(IsNumber(a2),Sum(a$1:a2),"")
>     copy ke semua baris data, atau ubah tabel data menjadi excel table
> supaya tidak perlu repot meng-copy formula ke seluruh record
>
>  atau dengan :
>      =IF(IsNumber(a2),Iferror(LookUp(9^9,b$1:b1),0)+n(a2),"")
>     copy ke semua baris data, atau ubah tabel data menjadi excel table
> supaya tidak perlu repot meng-copy formula ke seluruh record
>
> B. Andai dinamis dimaksudkan dengan :
> 1. jumlah record berubah-ubah,
> 2. kolom A selalu ada isinya (not null),
> 3. kolom B yang bertipe numerik saja yang dijumlahkan,
> 4. hasil running totoal di kolom C
> 5. header di baris 1 dan record data mulai baris 2
>
> Tanpa VBA :
> 1. buat headernya (misal di A1:C1 diberi nama header berupa nilai konstan
> [bukan hasil formula])
> 2. isi sebuah record saja (records lainnya dicopas nanti)
>     * A2 sudah ada sebuah nilai (ingat, asumsinya kolom A not null)
>     * B2 juga diisi sebuah nilai numerik
>     * C2 pasanga formula :
>         =IF(IsNumber(b2),Sum(b$1:b2),"")       -> kolom a not null, tetapi
> kriteria yang dijumlah adalah yang b berisi nilai numerik
>       atau
>         =IF(IsNumber(b2),Iferror(LookUp(9^9,c$1:c1),0)+n(b2),"")
> 3. blok A1:C2 -> ribbon Home -> group Styles -> Format as Table -> pilih
> sebuah styles
> 4. copas record data lainnya di cells A3 (baris kosong baru yang pertama
> ditemukan) [ingat, asumsinya kolom a not null]
> 5. selesai
>
> Jadi, kondisi dinamis itu sebenarnya bisa didefinisikan dan akan
> menentukan proses mana yang lebih sesuai dan efisien.
>
> Hal lainnya, kalau pakai VBA dengan asumsi seperti poin A.
> Record dari baris 2 sampai 3000 (area range yang akan dipasangi formula
> bisa ditentukan dengan VBA [bagian yang biru])
>      Range("b2:b3000").formula = "=IF(IsNumber(a2),Sum(a$1:a2),"""")"
> 'tanpa R1C1 styles juga bisa
>
> Kondisi : cells hasil di G2:H3000 (2 kolom) dengan G adalah running total
> di kolom A dan H running total di kolom H, VBA-nya :
>      Range("g2:h3000").formula = "=IF(IsNumber(a2),Sum(a$1:a2),"""")"
> 'tanpa R1C1 styles juga bisa
>
> Kalau 1 formula universal bisa digunakan dan bunyi formula yang sederhana
> dan simpel, kenapa harus pakai lebih dari 1 formula ?
>
> Regards,
> Kid
>
>
>
> On Thu, Jan 21, 2016 at 10:21 AM, Bayu Prasaja [email protected]
> [belajar-excel] <[email protected]> wrote:
>
>
> ternyata  pake formula master jadinya seperti di attachment (dari Mr toby
> ) hahaha, terlalu jauh mungkin saya mikirnya ya kang
> tapi saya rubah formulanya ke R1c1 di vba nya
> makasih banyak master
>
>
> On Wednesday, January 20, 2016 4:27 PM, "'Mr. Kid' [email protected]
> [belajar-excel]" <[email protected]> wrote:
>
>
>
> Dinamisnya seperti apa ?
>
>
> On Wed, Jan 20, 2016 at 4:23 PM, Bayu Prasaja [email protected]
> [belajar-excel] <[email protected]> wrote:
>
>
> iya master, soalnya cell "hasil"-nya  dynamic ,
> terus klo formula pasti saya rubah lagi ke format .formula atau .R1c1 di
> vba
> jadi klo boleh langsung vba master, atau pake formula tapi dalam bentuk
> vba di cell.formula atau cell.formulaR1C1 hehehe
> maaf klo penjelasannya ngaco
> kurang lebih gitu yang baru saya pahami hehe
>
>
> On Wednesday, January 20, 2016 4:18 PM, "'Mr. Kid' [email protected]
> [belajar-excel]" <[email protected]> wrote:
>
>
>
> Wa'alaikumussalam wr wb
>
> Harus dengan VBA ya ?
>
> Wassalamu'alaikum wr wb
> Kid
>
>
>
> 2016-01-20 16:12 GMT+07:00 [email protected] [belajar-excel] <
> [email protected]>:
>
>
> Asslamu'alaikum
> sore master,
> mau nanya VBA untuk penjumlahan komulatif, yang menggunakan dynamic range,
> dan tiap hasil penjumlahan ditampilkan..
> kalo pake autofill dsetination mungkin bisa, tapi bukan itu si yang saya
> pengen, soalnya harus berderet kalo autofill, kalo boleh pake "for" "next"
> hehehe
>
> maaf jika pertanyaan atau pernyataan saya banyak yang salah, soalnya baru
> belajar , jadi agak bingung nanya nya juga hehe,
>
> Terima kasih sebelumnya
> File contoh terlampir
>
>
> Wassalamu'alaikum warahmatullohi wabarokatuh
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> 
>

Attachment: re-Sub Komulatif II.xlsx
Description: MS-Excel 2007 spreadsheet

Kirim email ke