hmmm...
bagaimana kalau ditonton ulang video-nya, lalu di-pause saat menampilkan
data-data yang akan diproses.
Perhatikan baik-baik setiap tabel data yang digunakan dalam video.
Bukankah kebanyakan dari video tersebut selalu memiliki field nilai di
bagian values yang ingin ditampilkan ?
Bukankah setiap tabel dimensi memiliki kolom kunci yang bersifat unique,
dan kebanyakan berisi seluruh informasi spesifif terkait kolom kunci
tersebut ?

Bagaimana dengan data Anda ?
Bukankah Anda mengira bahwa tabel yudisium dan tabel wisuda itu setara
dengan tabel data lainnya (seperti tabel nilai) ?
Padahal jelas sekali bahwa setiap mahasiswa hanya wisuda 1 kali, jadi pasti
setiap mahasiswa memiliki informasi spesifik berupa tanggal wisudanya
(entah ada isinya atau tidak).
Dalam contoh data Anda, tidak ada data histori yudisium, berarti data
yudisium tersebut adalah unique per mahasiswa. Bukan begitu ?
Lalu bagaimana bisa 2 informasi unique per mahasiswa itu dianggap sebagai 2
tabel data ?
Wajarnya orang awam akan berkata begini :
"eh tahu gak, si A yang cantik itu, tanggal segini dah yudisium dan akan
ikut wisuda tanggal segono loh"
Artinya, informasi tanggal yudisium dan tanggal wisuda itu sekadar
informasi spesifik tentang si mahasiswa, seperti nama mahasiswa, tanggal
lahir, dan sebagainya.

Diimil sebelum ini ada kalimat begini :

> > daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja,
> yaitu :
>      1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh
> nilai yang dibutuhkan output
>      banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang
> ada di tabel utama
>    susunan sederhana ini sering disebut star-schema
> > simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom
> yang dibutuhkan output
>    dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa
> dijadikan dimensi


Pada data Anda, kalau dijadikan satu tabel utuh seluruh datanya, akan ada
kolom-kolom :
kode mahasiswa, nama mahasiswa, tanggal lahir, alamat, dsb, lalu, tanggal
yudisium, tanggal wisuda, kode stase, nama stase, informasi lain tentang
stase, nilai, keterangan nilai, dan sebagainya terkait si nilai

Dari satu tabel besar itu, bisa didapatkan tabel-tabel dimensinya.
Dimensi 1 : kode mahasiswa dan kolom lain yang unique per mahasiswa, yang
kalau di-remove duplicate berdasar kolom-kolom itu akan menghasilkan kode
mahasiswa yang unique
Dimensi 2 : kode statse dan kolom lain yang unique per stase, yang kalai
di-remove duplicate blabla seperti di atas
Dimensi 3 : nilai dan kolom lain yang unique per nilai, yang blablabla
dst
Sampai bisa jadi akan berisisa kolom-kolom yang unique-nya adalah per
record (berdasar seluruh kolom dalam tabel). Kolom-kolom sisa ini nantinya
yang akan menjadi tuan rumah tabel utama.
Lalu semua kolom-kolom yang bisa diwakili oleh kolom kunci setiap dimensi
bisa dihapus (dibuang) dari tabel utama, sehingga tersisa kolom-kolom kunci
setiap dimensi dan kolom-kolom sisa

Setelah itu, barulah Anda lanjutkan lagi nonton videonya dan diterapkan ke
data Anda.

Itu tadi cara sederhana untuk data yang relatif umum.
Jadi tidak bisa dikatakan "Harus menggunakan sstep begini lalu begono".
Karena selalu ada hal yang umum dan ada kondisi khususnya. Biasanya disebut
'tergantung konteks'.
Step di atas bisa mengawali pencarian informasi, apakah data terkena hukum
keumuman data atau sudah masuk ke ranah hukum kondisi khususnya.
wkwkwk...
kok malah jadi kayak ushul fiqh-nya data analytic to...

yo wis lah...
sila dicoba saja dulu..

Regards,
Kid














On Tue, Jul 23, 2019 at 4:24 PM Eira I Arie [email protected]
[belajar-excel] <[email protected]> wrote:

>
>
> Yth. Mr. Kid
>
> Benar Mr. kid, bahwa case saya "selesai' hanya jika ada salah satu field
> yang diletakkan ke bagian values. Kalau tidak begitu, output pivot table
> tidak sesuai harapan.
> Kalau memang begitu karena kurang sesuainya pemilihan model, kurang
> sesuainya di mananya , semestinya bagaimana ?
>
> proses yg saya lakukan (berbeda dari langkah pada email lalu) , saya lihat
> video2 tutorial power pivot, sesuai pemahaman saya terapkan sebagai berikut
> :
> 1. beberapa excel table yang masing2 mempunya unique key,  di add data
> model
> 2. membuat connection antar table, antar workbook
> 3. membuat relationship dengan menghubungkan unique key antar table
> 4. membuat otput berupa pivot yang bersumber dari data model yang telah
> dibuat.
>
> mohon pencerahannya ..
> terima kasih ari
>
>
> On Tuesday, July 23, 2019, 03:17:20 PM GMT+7, 'Mr. Kid' [email protected]
> [belajar-excel] <[email protected]> wrote:
>
>
>
>
> 1. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari
> beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?
>
> > bisa iya dan bisa juga tidak
> > semua itu tergantung model data yang dipilih
> > model data yang dipilih tergantung karakteristik data dan karakteristik
> kebutuhan output
> > daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja,
> yaitu :
>      1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh
> nilai yang dibutuhkan output
>      banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang
> ada di tabel utama
>    susunan sederhana ini sering disebut star-schema
> > simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom
> yang dibutuhkan output
>    dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa
> dijadikan dimensi
>
> 2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values
> ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau
> bagaimana ?
>
> > kriterianya adalah karena dibutuhkan
> > jadi, ketika pemilihan model datanya sudah sesuai dengan kebutuhan
> output, secara otomatis akan terbentuk dengan sendirinya field yang memang
> dibutuhkan output untuk diletakkan dibagian values. Namanya Measures
> > nah... kalau kasus Anda bisa selesai setelah ada yang dimasukkan ke
> bagian values, padahal harusnya tidak butuh, berarti model data yang
> dipilih masih kurang sesuai dengan kebutuhan
> > simpel kan...
>
> 3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk
> penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable /
> dua2nya ?
>
> > tergantung kebutuhan
> > yang jelas, object xltable hanya berisi nilai-nilai yang dimiliki oleh
> si xltable. object sheet bisa berisi banyak nilai, bahkan bisa berisi
> object xltable juga.
> > jadi kebutuhannya apa, dan ambilah sesuai kebutuhan (seperlunya) untuk
> maslahat
>
> hmmm...
> rasanya, jawabannya mbulet dan mengambang ya...
> tapi kalau pertanyaannya demikian, memang jawabannya ya harus demikian...
>
> Regards,
> Kid
>
>
>
>
>
>
>
> On Tue, Jul 23, 2019 at 1:19 PM Eira I Arie [email protected]
> [belajar-excel] <[email protected]> wrote:
>
>
>
> Yth. Mr. Kid
>
> Mohon pencerahannya.
>
> 1. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari
> beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?
>
> 2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values
> ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau
> bagaimana ?
>
> 3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk
> penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable /
> dua2nya ?
>
> Terimakasih Mr. Kid
>
> Dikirim dari Yahoo Mail di Android
> <https://go.onelink.me/107872968?pid=InProduct&c=Global_Internal_YGrowth_AndroidEmailSig__AndroidUsers&af_wl=ym&af_sub1=Internal&af_sub2=Global_YGrowth&af_sub3=EmailSignature>
>
> Pada Sen, 22 Jul 2019 pada 20:17, 'Mr. Kid' [email protected]
> [belajar-excel]
> <[email protected]> menulis:
>
>
> Wa'alaikumussalam wr wb
>
> 1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
> data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
> datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
> 02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .
> > salah satunya adalah object sheet, dan satu yang lainnya adalah object
> xltable (coba perhatikan icon-nya, dan bandingkan dengan yang ada di dalam
> Name Manager di sebuah worksheet.
>
> 2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
> > power query untuk meng-query data dari sumbernya (sering disebut proses
> ETL)
> > power pivot untuk membentuk data warehouse virtual (sering disebut
> proses OLAP data modelling)
>
> 3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
> sesuai case saya.
> > cari OLAP table yang berisi key yang unique, lalu pasang salah satu
> field yang ada di tabel itu ke bagian VALUES
> > Pivot Table (berlaku disemua pivot table) akan menampilkan seluruh
> kombinasi item yang dipasang user dibagian ROWS dan COLUMNS.
>    Bagian VALUES yang akan menyebabkan pivot table melakukan (atau
> membentuk) proses filter. VALUES yang blank akan di-hide.
>
> 4. Saya memakai office 2016
> > saya tidak tahu jawabannya...
>
> Wassalamu'alaikum wr wb
> Kid
>
>
> On Mon, Jul 22, 2019 at 3:38 PM Eira I Arie [email protected]
> [belajar-excel] <[email protected]> wrote:
>
>
>
> Yth. Rekan Belajar Excel
>
>
> *Assalaamu'alaikum Wr. Wb.*
>
> Saya tertarik dengan fitur excel power query power pivot dan ingin
> memanfaatkannya. Saya baru
> belajar mencoba power query dan power pivot. Tujuan saya ingin
> menggabungkan
> beberapa tabel lintas workbook, lintas sheet, lintas folder dan membuat
> report power pivot. Sehingga bilamana ada penambahan record akan terasa
> mudah dan efisien (katanya : sekali buat query dan power pivot, tinggal
> Refresh all, hehehehe )...
>
> Terlampir ada 4 buah file excel berupa 3 buah file data dan 1 buah file
> hasil coba power query pivot.
> Saya sudah mencoba hal berikut :
>
> 1.. File data disusun berkaidah database (excel table)
>
> 2. Saya membuat 1 file baru (00-hasil coba), saya coba buat query pada menu
> get & transform new query, yang pertama sumber data file 01. Pilihan query,
> only create connection dan add data model dicentang.
>
> 3. Setelah membuat 3 query (dari 3 file data), saya menuju data model untuk
> membuat relasi antar query. Field NIM antar table saya hubungkan. Lalu coba
> saya buat pivot, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan.
>
>
> Pertanyaan :
>
> 1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
> data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
> datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
> 02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .
>
> 2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
>
> 3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
> sesuai case saya..
>
> 4. Saya memakai office 2016
>
> mohon kiranya dapat memberikan bimbingan.
>
> Terima kasih.
>
> **Wassalaamu'alaikum Wr Wb**
>
> Ari
>
>
>
> 
>

Kirim email ke