Yth. Mr. Kid
Terima kasih banyak, akan saya pelajari kembali.Lampiran contohnya tertinggal ?
Tksari    On Tuesday, July 23, 2019, 07:56:06 PM GMT+7, 'Mr. Kid' 
[email protected] [belajar-excel] <[email protected]> wrote:

  

Begini, supaya semua BeExceller juga bisa ikutan belajar,saya lampirkan 
contohnya ya...

Cara pakai file terlampir adalah sebagai berikut :1. Pastikan untuk menggunakan 
xl2010 ke atas2. Pastikan fitur PowerQuery dan PowerPivot sudah ter-install dan 
aktif3. Unduh file terlampir, lalu extract ke manapun Anda suka4. Buka file 
xlKasus.xlsx, lalu lakukan save as menjadi nama lain (supaya ter-save dengan 
versi PowerQuery dan PowerPivot yang ada di komputer setempat), kemudian tutup 
seluruh Excel5. Buka file hasil save as, menuju sheet KASUS, baca lebih dulu, 
barulah ke sheet DATADEF untuk mengisi lokasi data sesuai keadaan setempat, dan 
refresh all melalui menu DATA
Selamat mencoba....Setelah itu, baru didiskusikan bersama tentang PowerQuery 
dan PowerPivot yang ada dalam file lampiran tersebut.

Regards,Kid









On Tue, Jul 23, 2019 at 5:06 PM Mr. Kid <[email protected]> wrote:

hmmm....bagaimana kalau ditonton ulang video-nya, lalu di-pause saat 
menampilkan data-data yang akan diproses. Perhatikan baik-baik setiap tabel 
data yang digunakan dalam video.Bukankah kebanyakan dari video tersebut selalu 
memiliki field nilai di bagian values yang ingin ditampilkan ?Bukankah setiap 
tabel dimensi memiliki kolom kunci yang bersifat unique, dan kebanyakan berisi 
seluruh informasi spesifif terkait kolom kunci tersebut ?
Bagaimana dengan data Anda ?Bukankah Anda mengira bahwa tabel yudisium dan 
tabel wisuda itu setara dengan tabel data lainnya (seperti tabel nilai) 
?Padahal jelas sekali bahwa setiap mahasiswa hanya wisuda 1 kali, jadi pasti 
setiap mahasiswa memiliki informasi spesifik berupa tanggal wisudanya (entah 
ada isinya atau tidak).Dalam contoh data Anda, tidak ada data histori yudisium, 
berarti data yudisium tersebut adalah unique per mahasiswa. Bukan begitu ?Lalu 
bagaimana bisa 2 informasi unique per mahasiswa itu dianggap sebagai 2 tabel 
data ?Wajarnya orang awam akan berkata begini :"eh tahu gak, si A yang cantik 
itu, tanggal segini dah yudisium dan akan ikut wisuda tanggal segono 
loh"Artinya, informasi tanggal yudisium dan tanggal wisuda itu sekadar 
informasi spesifik tentang si mahasiswa, seperti nama mahasiswa, tanggal lahir, 
dan sebagainya.
Diimil sebelum ini ada kalimat begini :
> daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja, yaitu :
     1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh nilai 
yang dibutuhkan output
     banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang ada 
di tabel utama
   susunan sederhana ini sering disebut star-schema
> simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom yang 
> dibutuhkan output
   dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa dijadikan 
dimensi

Pada data Anda, kalau dijadikan satu tabel utuh seluruh datanya, akan ada 
kolom-kolom :kode mahasiswa, nama mahasiswa, tanggal lahir, alamat, dsb, lalu, 
tanggal yudisium, tanggal wisuda, kode stase, nama stase, informasi lain 
tentang stase, nilai, keterangan nilai, dan sebagainya terkait si nilai
Dari satu tabel besar itu, bisa didapatkan tabel-tabel dimensinya.Dimensi 1 : 
kode mahasiswa dan kolom lain yang unique per mahasiswa, yang kalau di-remove 
duplicate berdasar kolom-kolom itu akan menghasilkan kode mahasiswa yang 
uniqueDimensi 2 : kode statse dan kolom lain yang unique per stase, yang kalai 
di-remove duplicate blabla seperti di atasDimensi 3 : nilai dan kolom lain yang 
unique per nilai, yang blablabladstSampai bisa jadi akan berisisa kolom-kolom 
yang unique-nya adalah per record (berdasar seluruh kolom dalam tabel). 
Kolom-kolom sisa ini nantinya yang akan menjadi tuan rumah tabel utama.Lalu 
semua kolom-kolom yang bisa diwakili oleh kolom kunci setiap dimensi bisa 
dihapus (dibuang) dari tabel utama, sehingga tersisa kolom-kolom kunci setiap 
dimensi dan kolom-kolom sisa
Setelah itu, barulah Anda lanjutkan lagi nonton videonya dan diterapkan ke data 
Anda.
Itu tadi cara sederhana untuk data yang relatif umum. Jadi tidak bisa dikatakan 
"Harus menggunakan sstep begini lalu begono". Karena selalu ada hal yang umum 
dan ada kondisi khususnya. Biasanya disebut 'tergantung konteks'. Step di atas 
bisa mengawali pencarian informasi, apakah data terkena hukum keumuman data 
atau sudah masuk ke ranah hukum kondisi khususnya.wkwkwk...kok malah jadi kayak 
ushul fiqh-nya data analytic to...
yo wis lah...sila dicoba saja dulu..
Regards,Kid













On Tue, Jul 23, 2019 at 4:24 PM Eira I Arie [email protected] 
[belajar-excel] <[email protected]> wrote:

  

Yth. Mr. Kid
Benar Mr. kid, bahwa case saya "selesai' hanya jika ada salah satu field yang 
diletakkan ke bagian values. Kalau tidak begitu, output pivot table tidak 
sesuai harapan.Kalau memang begitu karena kurang sesuainya pemilihan model, 
kurang sesuainya di mananya , semestinya bagaimana ?
proses yg saya lakukan (berbeda dari langkah pada email lalu) , saya lihat 
video2 tutorial power pivot, sesuai pemahaman saya terapkan sebagai berikut 
:1.. beberapa excel table yang masing2 mempunya unique key,  di add data 
model2. membuat connection antar table, antar workbook 3. membuat relationship 
dengan menghubungkan unique key antar table4. membuat otput berupa pivot yang 
bersumber dari data model yang telah dibuat.
mohon pencerahannya ..terima kasih ari

    On Tuesday, July 23, 2019, 03:17:20 PM GMT+7, 'Mr. Kid' [email protected] 
[belajar-excel] <[email protected]> wrote:

  


1.. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari 
beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?  
> bisa iya dan bisa juga tidak> semua itu tergantung model data yang dipilih> 
> model data yang dipilih tergantung karakteristik data dan karakteristik 
> kebutuhan output> daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang 
> sederhana saja, yaitu :     1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] 
> yang berisi seluruh nilai yang dibutuhkan output     banyak tabel referensi 
> [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang ada di tabel utama   susunan 
> sederhana ini sering disebut star-schema> simpelnya begini, buat saja dulu 
> manual, 1 tabel berisi seluruh kolom yang dibutuhkan output   dari satu tabel 
> utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa dijadikan dimensi

2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values ? 
Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau bagaimana 
?
> kriterianya adalah karena dibutuhkan> jadi, ketika pemilihan model datanya 
> sudah sesuai dengan kebutuhan output, secara otomatis akan terbentuk dengan 
> sendirinya field yang memang dibutuhkan output untuk diletakkan dibagian 
> values. Namanya Measures> nah... kalau kasus Anda bisa selesai setelah ada 
> yang dimasukkan ke bagian values, padahal harusnya tidak butuh, berarti model 
> data yang dipilih masih kurang sesuai dengan kebutuhan> simpel kan...

3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk penggabungan 
data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable / dua2nya ?  
> tergantung kebutuhan> yang jelas, object xltable hanya berisi nilai-nilai 
> yang dimiliki oleh si xltable. object sheet bisa berisi banyak nilai, bahkan 
> bisa berisi object xltable juga.> jadi kebutuhannya apa, dan ambilah sesuai 
> kebutuhan (seperlunya) untuk maslahat
hmmm...rasanya, jawabannya mbulet dan mengambang ya...tapi kalau pertanyaannya 
demikian, memang jawabannya ya harus demikian...
Regards,Kid






On Tue, Jul 23, 2019 at 1:19 PM Eira I Arie [email protected] 
[belajar-excel] <[email protected]> wrote:

  
Yth. Mr. Kid

Mohon pencerahannya.
1. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari 
beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?
2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values ? 
Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau bagaimana 
?
3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk penggabungan 
data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable / dua2nya ?
Terimakasih Mr. Kid

Dikirim dari Yahoo Mail di Android

  Pada Sen, 22 Jul 2019 pada 20:17, 'Mr. Kid' [email protected] 
[belajar-excel]<[email protected]> menulis:       

Wa'alaikumussalam wr wb
1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table . 
> salah satunya adalah object sheet, dan satu yang lainnya adalah object 
> xltable (coba perhatikan icon-nya, dan bandingkan dengan yang ada di dalam 
> Name Manager di sebuah worksheet.
2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
> power query untuk meng-query data dari sumbernya (sering disebut proses ETL)> 
> power pivot untuk membentuk data warehouse virtual (sering disebut proses 
> OLAP data modelling)
3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
sesuai case saya.
> cari OLAP table yang berisi key yang unique, lalu pasang salah satu field 
> yang ada di tabel itu ke bagian VALUES> Pivot Table (berlaku disemua pivot 
> table) akan menampilkan seluruh kombinasi item yang dipasang user dibagian 
> ROWS dan COLUMNS.    Bagian VALUES yang akan menyebabkan pivot table 
> melakukan (atau membentuk) proses filter. VALUES yang blank akan di-hide.
4. Saya memakai office 2016  
> saya tidak tahu jawabannya...
Wassalamu'alaikum wr wbKid

On Mon, Jul 22, 2019 at 3:38 PM Eira I Arie [email protected] 
[belajar-excel] <[email protected]> wrote:

  

Yth. Rekan Belajar Excel


Assalaamu'alaikum Wr. Wb.

Saya tertarik dengan fitur excel power query power pivot dan ingin 
memanfaatkannya. Saya baru
belajar mencoba power query dan power pivot. Tujuan saya ingin menggabungkan
beberapa tabel lintas workbook, lintas sheet, lintas folder dan membuat
report power pivot. Sehingga bilamana ada penambahan record akan terasa
mudah dan efisien (katanya : sekali buat query dan power pivot, tinggal
Refresh all, hehehehe )...

Terlampir ada 4 buah file excel berupa 3 buah file data dan 1 buah file
hasil coba power query pivot.
Saya sudah mencoba hal berikut :

1.. File data disusun berkaidah database (excel table)

2. Saya membuat 1 file baru (00-hasil coba), saya coba buat query pada menu
get & transform new query, yang pertama sumber data file 01. Pilihan query,
only create connection dan add data model dicentang.

3. Setelah membuat 3 query (dari 3 file data), saya menuju data model untuk
membuat relasi antar query. Field NIM antar table saya hubungkan. Lalu coba
saya buat pivot, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan. 


Pertanyaan :

1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table . 

2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?

3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
sesuai case saya..

4. Saya memakai office 2016

mohon kiranya dapat memberikan bimbingan.

Terima kasih.

*Wassalaamu'alaikum Wr Wb*

Ari













  #yiv1467004612 #yiv1467004612 -- #yiv1467004612ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv1467004612 
#yiv1467004612ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv1467004612 
#yiv1467004612ygrp-mkp #yiv1467004612hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-mkp #yiv1467004612ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-mkp .yiv1467004612ad 
{padding:0 0;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-mkp .yiv1467004612ad p 
{margin:0;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-mkp .yiv1467004612ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-sponsor 
#yiv1467004612ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv1467004612 
#yiv1467004612ygrp-sponsor #yiv1467004612ygrp-lc #yiv1467004612hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv1467004612 
#yiv1467004612ygrp-sponsor #yiv1467004612ygrp-lc .yiv1467004612ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv1467004612 #yiv1467004612actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv1467004612 
#yiv1467004612activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv1467004612
 #yiv1467004612activity span {font-weight:700;}#yiv1467004612 
#yiv1467004612activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv1467004612 #yiv1467004612activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv1467004612 #yiv1467004612activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv1467004612 #yiv1467004612activity span 
.yiv1467004612underline {text-decoration:underline;}#yiv1467004612 
.yiv1467004612attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv1467004612 .yiv1467004612attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv1467004612 .yiv1467004612attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv1467004612 .yiv1467004612attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv1467004612 .yiv1467004612attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv1467004612 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv1467004612 .yiv1467004612bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv1467004612 
.yiv1467004612bold a {text-decoration:none;}#yiv1467004612 dd.yiv1467004612last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv1467004612 dd.yiv1467004612last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv1467004612 
dd.yiv1467004612last p span.yiv1467004612yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv1467004612 div.yiv1467004612attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv1467004612 div.yiv1467004612attach-table 
{width:400px;}#yiv1467004612 div.yiv1467004612file-title a, #yiv1467004612 
div.yiv1467004612file-title a:active, #yiv1467004612 
div.yiv1467004612file-title a:hover, #yiv1467004612 div.yiv1467004612file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv1467004612 div.yiv1467004612photo-title a, 
#yiv1467004612 div.yiv1467004612photo-title a:active, #yiv1467004612 
div.yiv1467004612photo-title a:hover, #yiv1467004612 
div.yiv1467004612photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv1467004612 
div#yiv1467004612ygrp-mlmsg #yiv1467004612ygrp-msg p a 
span...yiv1467004612yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv1467004612 
.yiv1467004612green {color:#628c2a;}#yiv1467004612 .yiv1467004612MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv1467004612 o {font-size:0;}#yiv1467004612 
#yiv1467004612photos div {float:left;width:72px;}#yiv1467004612 
#yiv1467004612photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv1467004612 
#yiv1467004612photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv1467004612
 #yiv1467004612reco-category {font-size:77%;}#yiv1467004612 
#yiv1467004612reco-desc {font-size:77%;}#yiv1467004612 .yiv1467004612replbq 
{margin:4px;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv1467004612 
#yiv1467004612ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv1467004612 
#yiv1467004612ygrp-mlmsg select, #yiv1467004612 input, #yiv1467004612 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv1467004612 
#yiv1467004612ygrp-mlmsg pre, #yiv1467004612 code {font:115% 
monospace;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-mlmsg #yiv1467004612logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-msg 
p#yiv1467004612attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv1467004612 
#yiv1467004612ygrp-reco #yiv1467004612reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-sponsor 
#yiv1467004612ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv1467004612 
#yiv1467004612ygrp-sponsor #yiv1467004612ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv1467004612 
#yiv1467004612ygrp-sponsor #yiv1467004612ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv1467004612 
#yiv1467004612ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv1467004612   

Kirim email ke