---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 07 Januari 2004 16:20 UTC



** GAM LEPAS SANDERA KALAU TNI DUA HARI BUNGKAM SENJATA

** INDONESIA DAN ZIMBABWE PERERAT HUBUNGAN

** PASIEN FILIPINA BUKAN KENA SARS

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BRUSSEL MARAH KARENA DITUDUH
ANTISEMITIS

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MARINIR BELANDA YANG DITUDUH
MEMBUNUH WARGA IRAK, AKHIRNYA BEBAS

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TURKI SI ANAK MANIS YANG BERPERAN
PENTING

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PEMILU MAKIN DEKAT CALEG BELUM TUNTAS

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: JAKARTA MULAI LUNAKAN SIKAP



* GAM LEPAS SANDERA KALAU TNI DUA HARI BUNGKAM SENJATA

Gerakan Aceh Merdeka, GAM menyatakan akan melepas 80 orang sandera
sebagai imbalan dua hari gencatan senjata. Menurut seorang komandan
GAM, Ishak Daud, dua hari diperlukan untuk mengantar sandera ke
lokasi aman dan kembali ke markas.

Jakarta mengirim delegasi ke Aceh untuk membicarakan pelepasan
sandera. Inilah pembicaraan pertama antara GAM dengan Jakarta sejak
darurat militer Mei 2003.

Kalau pemerintah Indonesia tidak menyetujui tawaran gencatan senjata
itu maka para sandera bisa dibunuh atau dilepas setelah Aceh merdeka,
demikian GAM.


* INDONESIA DAN ZIMBABWE PERERAT HUBUNGAN

Indonesia dan Zimbabwe mempererat hubungan dagang dan diplomatik.
Kontrak dagang akan diperluas dan pemerintah Harare akan membuka
kedutaan besar di Jakarta. Demikian hasil kunjungan tidak resmi
Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe ke Presiden Megawati. Di samping ke
Indonesia, Mugabe antara lain juga ke Malaysia dan Singapura.

Pendekatan dengan Indonesia ini dipandang mencolok karena Zimbabwe
secara internasional makin terkucilkan. Pemerintahan Mugabe dikecam
karena kebijakan represi. Ia tidak diperbolehkan masuk Uni Eropa dan
Amerika Serikat. Bulan lalu, Zimbabwe menyatakan diri keluar dari
organisasi negara-negara persekamuran bekas jajahan Inggris.


* PASIEN FILIPINA BUKAN KENA SARS

Dugaan penyakit pernapasan SARS di Filipina ternyata tidak benar.
Perempuan yang sedianya diduga tertular SARS ternyata hanya menderita
infeksi pernapasan biasa, demikian kementrian Kesehatan Masyarakat
Filipina. Larangan keluar rumah bagi 38 orang yang pernah berhubungan
dengan perempuan itu, dicabut.

Kasus terbaru SARS muncul baru-baru ini di Guangdong Cina Selatan.
Selasa kemarin pria yang terjangkiti, dinyatakan sembuh. Sehubungan
penularan baru itu, penguasa Cina memerintahkan pemusnahan sepuluh
ribuan musang Civet. Binatang ini dipandang sebagai biang penularan
SARS ke manusia. Tetapi mantan pasien Guangdong itu mengatakan tidak
pernah menyentuh Civet apalagi memakannya.


* JEPANG DAN KOREA SELATAN PERLAHAN POSITIF SOAL KORUT


Jepang dan Korea Selatan bersikap hati-hati dan positif mengenai
tawaran Korea Utara membekukan produksi senjata nuklir. Pemerintah di
Seoul menilainya langkah positif. Nada yang sama dilontar Jepang.
Tokyo lega, tapi masih ingin melihat bukti dari janji Pyongyang itu.
Korea Utara, Selasa mengumumkan bersedia menghentikan aktivitas
pusat-pusat nuklirnya dan uji coba senjata nuklir. Sebagai imbalannya
Amerika Serikat harus melanjutkan bantuan, mencabut sanksi dan
menghapus Korea Utara dari daftar negara teroris.

Washington tidak menutup mata, tapi masih ingin melihat langkah nyata
Korea Utara. Pertama harus dilanjutkan kembali pembicaraan enam
negara, Korut, Korsel, Jepang, Amerika, Rusia dan Cina.


* PASIFIK SELATAN DILANDA ANGIN PUYUH


Pulau Niue di samudera Pasifik Selatan dilanda angin puyuh. Badai
tropis berkekuatan 300 km/jam itu menghancurkan ibukota Alofi.
Seorang perempuan meninggal dunia dan beberapa lainnya cedera. Dua
orang warga masih dilaporkan hilang. Selandia Baru mengirim regu
penolong dan barang bantuan. Pulau-pulau sekeliling Samoa, Tockelau
dan Tonga sebelumnya juga dilanda angin puyuh Heta. Badai ini hanya
menimbulkan kerusakan ringan pada gedung-gedung, pertanian dan
jalan-jalan.


* KAMBOJA PERINGATI 25 TAHUN JATUHNYA REJIM KHMER MERAH


Kamboja memperingati 25 tahun jatuhnya rejim Khmer Merah pimpinan Pol
Pot. Tahun 1979 pasukan Vietnam menyerbu Kamboja dan menggulingkan
rejim Khmer Merah. Rejim Pol Pot ini berkuasa selama empat tahun dan
menewaskan dua juta jiwa. Dalam pidatonya pemimpin partai berkuasa
CPP mengimbau pembentukan secepatnya Tribunal Internasional mengadili
bekas orang-orang tinggi Khmer Merah.

Setelah pembicaraan panjang antara pemerintah Kamboja dan PBB, Juni
lalu disepakati pembentukan tribunal internasional. Sedikitnya enam
pentolan Khmer Merah masih hidup yang akan diseret ke tribunal. Dua
di antaranya pejabat dekat Pol Pot. Pol Pot sendiri meninggal dunia
tahun 1998.


* TERTUDUH PEMBUNUH MENTERI ANNA LINDH MENGAKU


Tertuduh pembunuh menteri luar negeri Swedia, Anna Lindh, mengakui
perbuatannya. Demikian disampaikan pengacara tertuduh. Pria 25 tahun
itu diduga mengaku saat diperiksa polisi. Sebelumnya polisi
mengumumkan punya bukti kuat, di antaranya jejak DNA. Anna Lindh
ditikam belati September tahun lalu di sebuah mal Stokholm. Proses
pengadilan dimulai bulan ini juga.


* TENTARA ISRAEL BUNUH TIGA ORANG PALESTINA


Tentara Israel membunuh tiga orang Palestina di Tepi Barat Sungai
Yordan. Satu di antara korban yang terbunuh di kam pengungsi Tulkarem
itu, adalah anggota gerakan radikal Hamas. Pria 20 tahun itu terbunuh
dalam kontak senjata ketika kendaraan militer Israel menyerbu kam
pengungsi. Dua korban lainnya ditembak mati karena menolak
menyerahkan diri pada tentara Israel dalam pemeriksaan kelompok
bersenjata Palestina di Nablus. Selasa malam lalu Israel menangkapi
19 orang di Tepi Barat Sungai Yordan.


* BURSA EROPA PULIH LAGI


Lantai bursa Eropa dibuka Rabu ini dengan angka positif. Indeks AEX
di Damrak Amsterdam membuka hari dengan 343,20 poin. Peningkatan 0,3
persen dari penutupan negatif Selasan kemarin. Indesk CAC Paris dan
DAX di Frankfurt menunjukan peningkatan yang sama dengan Amsterdam
sekitar 0,3 persen.

Nilai tukar euro ke dolar. Satu euro sama dengan 1 dolar 26 sen koma
55.


* EROPA KEJAR BIANG PEMBATALAN PENERBANGAN PARIS-LOS ANGELES


Polisi Eropa memburu seorang yang diduga penyebab pembatalan
penerbangan pesawat Air France ke Amerika Serikat, malam Natal lalu.
Televisi Amerika ABC News menyebut bahwa pria yang dicari adalah
warga Afganistan yang diduga punya kaitan dengan jaringan Al Qaeda.

Menurut ABC namanya dikenali dalam daftar penumpang penerbangan
Paris-Los Angeles. Ia konon ingin menyelundupkan bom kecil untuk
meledakkan pesawat. Atas permintaan pemerintah Amerika maka
penerbangan malam Natal itu dibatalkan. Tertuduh penumpang itu tidak
pernah muncul lagi. Pemerintah Prancis memperkuat berita pengejaran
itu tetapi, menolak menanggapi pemberintaan televisi ABC itu.


* BRUSSEL MARAH KARENA DITUDUH ANTISEMITIS

Komisi Eropa marah atas kritikan yang mengatakan bahwa Brussel tidak
menghiraukan bertambahnya kasus anti semitis dan malah dituduh
menggalakkannya. Belum lama berselang Ketua Komisi Eropa Romado Prodi
memutuskan untuk menunda konferensi untuk membahas topik tersebut,
setelah dirinya dituding. Rabu kemarin Prodi sekali lagi menegaskan
bahwa semua kritikan itu tidak beralasan. Uni Eropa malah sangat
memprihatinkan meningkatnya   sentimen anti Yahudi. Berikut analisa
redaktur Eropa Barat, Johan Huizinga.

Romano Prodi menilai meningkatnya kasus anti semitis atau anti Yahudi
di Eropa sebagai suatu problem besar. Hal tersebut dikatakan Prodi
sebagai tanggapan terhadap sebuah surat dari pemimpin Kongres Yahudi
Dunia dan Kongres Yahudi Eropa. Dalam surat itu Edgar Bronfman dan
Cobi Benatoff menuding Komisi Eropa melakukan sensor terhadap sebuah
laporan mengenai antisemitisme di Eropa. Laporan susuan Pusat
Pengamatan Rasisme dan Xenofobia di Wina itu dinilai belum matang
untuk dipublikasikan. Tetapi yang memutuskan untuk menyembunyikan
laporan itu, adalah pusat pengamatan itu sendiri. Sementara Uni Eropa
tidak ada kaitannya. Dalam laporan itu tertulis bahwa kelompok islam
radikal terlibat dalam kasus-kasus antisemitis di Eropa. Seorang
mantan menteri Belanda, senator dan anggota pusat pengamatan tadi, Ed
van Thijn, sangat jengkel terhadap keputusan untuk menyembunyikan
laporan tersebut. Dia terutama merasa jengkel soal salah faham yang
mengatakan bahwa kritik terhadap Israel disamakan dengan antisemitis.

Van Thijn melihat adanya kaitan antara tindakan kekerasan di Timur
Tengah dengan meningkatnya kasus antisemitisme di Eropa. Politikus
asal Yahudi ini tidak segan mengkritik kebijakan pemerintah Israel.
Pemerintah Israel juga berperan dalam meningkatnya kasus antisemitis
di Eropa ini. Namun kritik terhadap Israel dan antisemitisme tidak
boleh dicampuradukkan. Di kalangan Uni Eropa tampaknya hal ini masih
terjadi.

Dua pemimpin Yahudi juga ikut bersalah sehubungan dengan kritik
terhadap Uni Eropa tadi. Mereka juga menuding Uni Eropa menggelar
jajak pendapat sugestif yang menanggap Israel sebagai ancaman besar
bagi perdamaian dunia. Jajak pendapat itu sebenarnya tidak digelar
oleh Komisi Eropa, tetapi oleh sebuah biro independen Uni Eropa.
Namun demikian, Ketua Komisi Uni Eropa Romano Prodi kemudian minta
maaf juga, karena pertanyaan di jajak pendapat tersebut kurang
akurat. Jadi, Komisi Eropa tidak bisa dipersalahkan dan kritik dua
tokoh Yahudi tadi tidaklah benar, tegas Van Thijn. Namun menurut Van
Thijn reaksi Prodi tidak bijak. Konferensi tentang antisemitis itu
bisa mengklarifikasi masalah pada saat terjadinya simpang siur antara
kritik terhadap Israel dan antisemitisme.


* MARINIR BELANDA YANG DITUDUH MEMBUNUH WARGA IRAK, AKHIRNYA BEBAS

Intro: Tentara Irak yang dituduh menembak mati seorang warga Irak,
kini dibebaskan. Menurut pengadilan di kota Arnhem, Belanda Timur,
tidak ada alasan untuk menahannya lebih lama. Namun Kejaksaan Belanda
tetap akan melanjutkan penyelidikan insiden tersebut. Marinir Belanda
berusia 43 tahun itu dituduh menembak mati seorang pria Irak ketika
terjadi penjarahan akhir Desember lalu. Tuduhan kejaksaan itu sempat
menimbulkan kehebohan di kalangan serikat buruh tentara dan parlemen
Belanda de Tweede Kamer. Berikut analisa redaktur Belanda, Carin
Tiggeloven.

Kejaksaan Belanda menuduh marinir Belanda berusia 43 ini membunuh
dengan sengaja. Tetapi hakim pengadilan Arnhem, Belanda Timur,
menilai tidak ada alasan untuk menahan lebih lama pria tersebut.
Alasannya tidak disebutkan oleh pengadilan. Menurut pengacara si
marinir, Knoops, pihak kejaksaan tidak memiliki bukti yang cukup.
Sersan mayor anggota KKOnya Belanda, anggota kontingen Belanda di
Irak itu, dituduh sengaja menembak mati pria Irak. Hal ini terjadi
pada 27 Desember ketika tentara Belanda mencoba mengusir warga yang
melakukan penjarahan. Menurut pengacaranya, sebagai komandan, sersan
mayor ini, sempat mengeluarkan tembakan peringatan dua kali, sekali
ke udara dan sekali lagi ke tanah. Salah satu peluru konon mental ke
salah seorang pria yang ikut melakukan penjajarahan.

Knoops mengatakan: "Ada orang melihat lukanya, mungkin luka di kaki,
sementara pria bersangkutan banyak mengeluarkan darah di dada. Tapi
pada saat itu tidak ada yang melihat luka di bagian atas badan"

Namun keterangan pihak Kejaksaan berbunyi lain. Si marinir dituduh
menembak dari jarak seratus meter, padahal tidak terancam sama
sekali. Selain itu si korban konon ditembak dari belakangan.
Pengacara Knoops mengatakan, setelah itu memang ada mayat yang dibawa
masuk, yang belakangnya luka. Namun menurut dia, tidak bisa dicek
apakah mayat ini korban tembakan si marinir Belanda tersebut atau
bukan.

Penahanan marinir menyebabkan kehebohan di kalangan militer dan
pakar. Karena pihak kejaksaan terlalu cepat menuduh. Tanggal 3
Januari kejaksaan sudah mengeluarkan tuduhan membunuh dengan sengaja.
Jean Debie, ketua serikat kerja mililter Belanda curiga.

Jean Debie: Anehnya, Kejaksaan Belanda selalu bilang: demi
kepentingan penyelidikan, kami tidak berkomentar keluar. Tapi
sekarang justru sebaliknya. Mereka tiba-tiba mengeluarkan pernyataan,
setidaknya membocorkan sebagian informasi. Yang saya nilai lebih aneh
lagi adalah, Jaksa Agung Joan de Wijkersloot mengeluarkan keterangan
yang memberatkan di acara televisi Belanda NOVA. Sehingga ada kesan
bahwa serdadu ini bersalah. Hal-hal seperti itu membuat saya sangat
jengkel.

Jaksa Agung Joan de Wijkerslooth, dalam acara televisi itu membela
kejaksaan. Menurut dia, tugas militer Belanda di Irak tidak ada
bedanya sama sekali dengan tugas polisi di Belanda.

Wijkerslooth: "Tugas tentara dalam kondisi seperti di Irak ini mirip
dengan tugas polisi. Polisi tidak boleh begitu saja menembak,
walaupun terhadap penjarah. Tentara Belanda di Irak harus mengetahui
tugasnya. Mereka diberi instruksi yang jelas dan diberi pendidikan
yang jelas untuk menghadapi situasi seperti itu".

Pertanyaannya sekarang apakah tentara Belanda itu bertindak melampuai
batas melakukan tindak kekerasan dan melanggar instruksi. Orang
Amerika tidak banyak memikirkan korban sipil di Irak. Mereka tidak
menghitung jumlah korban sipil Irak. Paling banter kerabat korban
diberi ganti rugi. Bagi orang Amerika terbunuhnya seorang sipil
merupakan insiden belaka.

Belanda secara internasional berjanji bahwa tentara Belanda yang
bertugas di Irak tetap di bawah hukum Belanda. Kalau terjadi tindak
kekerasan yang melampaui batas, Kejaksaaan Belanda bisa mengusut. Si
tentara bisa diadili di mahkamah mililiter di Arnhem. Hakimnya
terdiri dari dua hakim biasa dan satu hakim miliiter.'

Dalam hal ini, kejaksaan terlalu buru-buru menanganani kasus ini.
Setidaknya demikianlah pendapat seorang anggota parlemen Belanda Bert
Bakker dari D66.

Menurut saya, ini kegagalan Kejaksaan. Menurut saya, penampilan
Kejaksaan memalukan, mengeluarkan ucapan tentang sesuatu yang belum
diketahui dengan pasti setelah beberapa hari, dan juga tanpa
menuntaskan penyelidikan dengan baik.

Bakker sebenarnya setuju kalau Kejaksaan mengadakan penyelidikan,
tapi tidak sependapat kalau serta merta menangkap marinir. Anggota
parlemen Belanda ini menginginkan adanya 'aturan main' yang lebih
baik bagi Kejaksaan, yang harus diindahkan dalam menangani kasus
militer yang dikirim ke luar negeri. Yang harus dihindari, tambah
Bakker, jangan sampai tentara bingung tentang aturan main ketika
menjalan misi. Kontingen tentara Belanda di Irak setidaknya lega,
karena sejawat mereka dibebaskan. Sebelumnya mereka marah sekali atas
tindakan Kejaksaan Belanda.


* TURKI SI ANAK MANIS YANG BERPERAN PENTING

Presiden Suriah Bashar al-Assad berkunjung ke Turki untuk pertama
kalinya sejak lima tahun lalu di mana kedua negara pernah hampir
berperang. Gara-garanya waktu itu Turki menuduh Suriah melindungi
kelompok separatis Kurdi. Hubungan baik antara Turki dan Israel juga
menjadi bahan pertikaian antara Suriah dan Turki. Namun belakangan
Damaskus berputar haluan. November silam Suriah bahkan menyerahkan 22
orang yang disangka terlibat rangkaian pemboman di Istanbul.
Koresponden Dorian Jones menceritakan apa sebenarnya yang terjadi di
balik sikap Suriah itu.

Situasilah yang nampaknya membuat Suriah belakangan menjadi
berbaik-baikan dengan Turki. Sebut saja di perbatasan negara itu
dengan Irak ada pasukan Amerika Serikat yang hadir secara
besar-besaran, kemudian saat bersamaan di perbatasan dengan Israel
ketegangan antar dua negara yang berdempetan tersebut juga tidak
habis-habisnya. Belum lagi tudingan internasional soal kepemilikan
senjata pemusnah massal sekaligus disebut-sebut sebagai tempat
mangkalnya kaum radikal dan teroris. Jadi tak ayal lagi Suriah mau
tak mau melirik Turki sebagai wahana penengah diantara Damaskus,
Washington maupun Tel Aviv.

Turki dan Suriah tahun-tahun belakangan memang menjalani hubungan
yang pahit-pahit getir setelah keduanya lima tahun lalu nyaris
berperang. Saat itu Turki geram karena Suriah kerap memberi surga
naungan bagi kelompok separatis Kurdi. Tapi kini setelah Iraknya
Saddam Hussein tumbang, dan pasukan AS praktis tak ubahnya menduduki
negara 1001 malam tersebut, Damaskus nampaknya harus banting stir.
Dan satu-satunya isyu yang menjadi perekat manis kedua negara
tersebut adalah Irak pasca Saddam. Karena bagaimanapun juga, baik
Suriah maupun Turki, tidak mau sampai Irak benar-benar terpecah
belah. Mereka benar-benar cemas atas kemungkinan akibat pecahnya Irak
bakal memunculkan sebuah entitas baru Kurdi. Karena baik Damskus
maupun Istambul, kedua-duanya mempunyai masalah dengan bangsa Kurdi
yang hidup di dua negara itu.

Selain itu di satu sisi Turki juga sangat menumpahkan perhatian atas
kestabilan dan perdamaian di regionalnya. Sehingga Damaskus punya
kepentingan besar atas tercapainya perdamaian dan keamanan antara
Suriah dan Israel. Turki sendiri berbatasan lekat dengan Suriah,
sehingga kalau terjadi situasi yang tidak stabil di wilayah Suriah
negara tetangganya itu, maka getahnya juga bakal dirasakan pemerintah
Damaskus. Jadi memang tidak ada pilihan lain bagi pejabat Turki
selain memulihkan hubungan dengan Suriah dan berusaha mencapai
kestabilan regional tersebut. Turki juga bukannya tanpa modal untuk
upaya itu. Salah satunya adalah hubungannya yang sangat dekat dengan
Israel. Bahkan mantan menteri pertahanan Israel, Benyamin Ben Eilizer
saat berkunjung ke Damaskus sampai sesumbar mengatakan bahwa hubungan
negerinya dengan Turki sangat dekat tidak seperti hubungan dengan
negara lain. Israel sangat mempercayai Turki. Bahkan lebih jauh
Israel pada awal pekan ini menandatangani perjanjian pembelian air
minum dari Turki yang bernilai 300 juta dolar. Tidak hanya urusan air
bersih, tapi kedua negara juga bergandengan tangan dalam urusan
intelejen dan angkatan  bersenjata.

Hubungan hangat Israel-Turki itulah yang kemudian dipahami Suriah
sebagai jalan untuk mencapai kestabilan wilayah. Damaskus berharap
Istanbul dapat memainkan peran sebagai penengah jika memang kelak
Suriah ingin memulihkan hubungan dengan Israel. Faktor lainnya yang
membuat Suriah akhirnya bermanis-manis dengan Turki adalah kedekatan
Damaskus dengan Washington. Padahal kedua pihak sempat memasuki masa
dingin saat menjelang dan selama perang Irak. Namun masa dingin itu
tidak bertahan lama dan kedua negara cepat menjadi hangat kembali.
Akhir bulan ini perdana menteri Recep Tayyip Erdogan akan berkunjung
ke Washington bertemu dengan presiden AS George W. Bush dalam sebuah
pembicaraan tingkat tinggi. Turki pun juga berlaku sebagai anak yang
sangat dengar-dengaran dengan Amerika Serikat. Sehingga sangat
terbuka kemungkinan AS pun di satu sisi ingin memanfaatkan Turki
memainkan peran untuk meredakan ketegangan di regionalnya. Walhasil
Turki memang merupakan sosok negara yang sangat dibutuhkan oleh
banyak pihak.


* PEMILU MAKIN DEKAT CALEG BELUM TUNTAS

Penyusunan caleg alias calon wakil rakyat dalam pemilu 2004 Indonesia
memang rawan masalah. Selain karena sulitnya benar-benar mencari
orang bersih, caleg kali ini juga harus benar-benar dikenal
masyarakat. Padahal untuk memperkenalkannya sulit bukan main. Belum
lagi banyaknya calon wakil rakyat ini yang di droping begitu saja
dari pusat. Laporan Jopie Lasut dari Jakarta:


Pertentangan interen partai-partai utamanya di daerah-daerah mulai
merebak. Peraturan yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum atau KPU
oleh sejumlah tokoh partai dinilai aneh bahkan mengada-ada. Akibat
sulitnya persyaratan KPU ini hampir 50 persen caleg tidak mampu
melengkapi surat-surat mereka. Mulai dari tes kesehatan hingga syarat
administrasi akademis sulit dipenuhi. Ada misalnya yang harus
melakukan legalisasi ke sekolahnya di pulau Jawa padahal dia
berdomisili di Kalimantan. Demikian pula ada yang harus ke Dikti
karena sekolahnya di Jerman dsbnya. Mahalnya medical check-up bagi
orang-orang kecil di daerah-daerah benar-benar mempersulit para calon
caleg yang tidak mampu.

Masalah lain ialah sistem pemilu 2004 yang telah menciptakan konflik
internal di partai-partai utamanya di partai-partai besar yang sudah
mapan. Meski pada pemilu tahun ini rakyat diberi kesempatan untuk
memilih langsung dari para caleg yang diusung parpol-parpol, namun
hanya sebagian kecil saja caleg yang akan masuk lembaga legislatif.
Banyak suara rakyat akan hilang dalam pemilu mendatang, sebab bagi
para caleg akan sulit untuk memenuhi bilangan pembagi pemilih atau
BPP. Di propinsi-propinsi dengan jumlah pemilih yang sedikit paling
tidak dibutuhkan suara pemilih sekitar 200 ribu hingga 300 ribu per
caleg. Dan mengingat kampanye hanya akan berlangsung dalam waktu yang
sangat singkat, hanya beberapa pekan, sulitlah bagi warga masyarakat
untuk memilih nama-nama caleg yang tidak begitu dikenal.

Ada tokoh-tokoh partai yang terkenal di pusat tetapi tidak dikenal
masyarakat di daerah. Bayangkan saja jika di ribuan kampung di
Indonesia Timur hanya ada 5 atau sepuluh televise di satu kampung.
Karena itu para caleg harus mengeluarkan "gizi" atau dana yang banyak
untuk bisa menggaet dukungan dari para kader partai di tingkat
Ranting yang harus dimulai dari tingkat Dewan Pimpinan Daerah, Cabang
dan anak cabang. Hal ini jelas membuat suasana dimana para caleg
berlomba untuk masuk dalam daftar apa yang disebut sebagai calon
jadi. Disebut calon jadi karena partai yang didukungnya itu pernah
meraih sejumlah kursi di daerah atau zone pemilihannya. Dan
diperkirakan partai ini bisa kembali memperoleh jumlah kursi yang
sama di daerah tersebut.

Bagi partai-partai baru atau partai kecil, yang bisa dikatakan calon
jadi ialah mereka yang mampu mengerahkan dana dari 300 sampai 1
milyar rupiah di daerah pemilihannya. Tergantung dari jumlah penduduk
setempat. Maka dengan sedikitnya caleg partai yang bisa masuk calon
jadi, diperkirakan bahwa banyak caleg yang tidak masuk daftar calon
jadi akan memmancing kerusuhan dimana-mana. Sejumlah partai kini
sudah menghadapi kerusuhan interen di sejumlah propinsi. Caleg-caleg
yang masuk melalui daftar urutan calon jadi jelas akan berdiam diri.
Apalagi jika mereka masuk daftar calon jadi berkat koneksi mereka di
DPP-DPP yang bermarkas di ibukota.

Sehubungan dengan itu kalangan anggota dan partai besar di Indonesia
Timur mengharapkan agar pada pemilu mendatang orang-orang daerah
harus bersatu dalam satu partai yang dikendalikan orang daerah.
"Merah, Kuning dan Hijau harus bersatu dalam satu Partai Perjuangan
Indonesia Timur. Kalau tidak sampai kapan pun kita akan dijajah
orang-orang di Jakarta, kata seorang tokoh partai di Langowan,
Sulawesi Utara. Percumalah segala visi, misi, dan penjaringan yang
dilakukan partai-partai besar kalau pada akhirnya orang-orang Jakarta
yang seenaknya mencoret calon-calon daerah dan menggantikannya dengan
orang-orang Pusat, ujar seorang dokter, simpatisan PDIP di Tomohon.
Untuk sementara ini ia menganjurkan agar masyarakat Sulut memilih
partai baru yang dipimpin orang-orang muda yang dinamis seperti
Partai Damai Sejahtera. Tetapi kalangan PDI-P dan aktivis di
Indonesia Timur mencatat bagaimana para mantan birokrat dan Golkar
pun sekarang berlomba-lomba masuk ke partai baru seperti Partai Damai
Sejahtera dan Partai Demokrat.

Wakil Presiden Hamzah Has sendiri Sabtu lalu mengeluh bahwa system
pemilu seperti ini telah menimbulkan konflik internal

Kirim email ke