--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 19 Januari 2004 14:50 UTC ** MILISIA SIPIL SEMAKIN AKTIF DI ACEH ** KORBAN KELIMA FLU BURUNG DI VIETNAM ** PAKISTAN TAHAN DELAPAN PAKAR NUKLIR TERKEMUKA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PEMERINTAH BELANDA TUTUP MATA TERHADAP KEBIJAKAN INTEGRASI YANG GAGAL ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PERDAMAIAN DI BURUNDI SEMAKIN NYATA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: APA DI BELAKANG MOBILISASI MILISIA DI ACEH? * MILISIA SIPIL SEMAKIN AKTIF DI ACEH TNI menyatakan mendukung semakin banyaknya pembentukan kelompok milisia sipil di Aceh, yang membantu melawan Gerakan Atjeh Merdeka GAM. Menurut harian The Jakarta Post ribuan rakyat sipil bersenjatakan parang dan bambu runcing membantu pasukan TNI. Panglima TNI Jenderal Endriartono Soetarto mendukung mobilisasi penduduk, setelah sebelumnya mengecam tidak adanya kerjasama dari penduduk setempat dalam usaha mencari para komandan GAM. Saat ini paling tidak ada lima kelompok milisia yang aktif di Aceh. * TUNTUTAN PENJARA SEMBILAN TAHUN UNTUK ABU RUSDAN Pihak kejaksaan agung menuntut hukuman penjara sembilan tahun untuk Abu Rusdan, pemimpin interim gerakan teror Jemaah Islamiyah. Rusdan dituduh sengaja menyembunyikan informasi mengenai salah satu pelaku pemboman di Bali Oktober 2002. Sang pelaku, Ali Ghufron alias Mukhlas, telah dijatuhi hukuman mati oleh hakim. Sewaktu salah satu pertemuan Jemaah Islamiyah Mukhlas menyatakan bertanggung jawab atas peledakan di Bali. Rusdan mengaku hadir dalam pertemuan, tetapi membantah mendengar pernyataan Mukhlas. * KORBAN KELIMA FLU BURUNG DI VIETNAM Virus flu burung menuntut korban kelima di Vietnam. Seorang anak perempuan berusia delapan tahun meninggal dunia di rumah sakit di Hanoi, dua hari setelah virus ditemukan di badannya. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia WHO, virus tersebut didapat dari unggas yang tertular. Sampai sekarang WHO tidak menemukan bukti bahwa orang dapat menularkan virus flu burung kepada sesama manusia. Wabah flu burung juga melanda sejumlah negara Asia lainnya, tetapi tidak menuntut korban jiwa. Saat ini sudah jutaan ayam dimusnahkan, antara lain untuk mencegah agar virus tersebut tidak menyebar lebih luas. * PAKISTAN TAHAN DELAPAN PAKAR NUKLIR TERKEMUKA Delapan pakar senjata nuklir Pakistan yang terkemuka, sedang diintrograsi mengenai kemungkinan penjualan rahasia nuklir negara tersebut kepada Iran. Kedelapan orang ini terlibat dalam pengembangan bom atom pertama di Pakistan. Dengan penahanan dan intrograsi ini Pakistan menjawab permintaan yang diajukan Badan Energi Atom Internasional IAEA. Badan PBB itu melaporkan akhir tahun lalu bahwa Iran sedang mengembangkan proses pengayaan uranium dengan menggunakan tehnologi dari Pakistan. Presiden Pakistan Jenderal Pervez Musharraf membantah bahwa negaranya melanggar persetujuan non-proliferasi, tetapi menyatakan akan menyelidiki tuduhan tersebut. * JAS MEMERIKSA MOTOR 20 PESAWAT TERBANGNYA Salah satu perusahaan penerbangan Jepang Japan Air System, JAS, menahan dua puluh pesawat mereka di darat karena ditemukan kerusakan pada motor. Pesawat tersebut adalah jenis McDonnell Douglas yang dilengkapi dengan motor bikinan Pratt & Whitney. Menurut JAS ditemukan retakan-retakan kecil di motor tujuh pesawat. Para pakar Pratt & Whitney masih sibuk melakukan penyelidikan, tanpa memberikan batas waktu. Sambil menunggu hasil penyelidikan, JAS membatalkan 120 rencana penerbangan dalam negeri Senin ini. * PARTAI PRESIDEN KHATAMI MENGANCAM BOIKOT PEMILU Partai pimpinan Presiden Iran Mohammad Khatami, ARC, mengancam akan memboikot pemilihan umum parlemen, apabila Mahkamah Agung Iran tidak membatalkan keputusan melarang keikutsertaan calon-calon pendukung reformasi dalam pemilu. Awal bulan ini Dewan Pelindung Konservatif memutuskan bahwa para pendukung reformasi tidak boleh mencalonkan diri untuk pemilu 20 Februari mendatang. Setelah itu dilangsungkan rangkaian aksi protes di seluruh wilayah Iran, dan sejumlah politikus terkemuka antara lain Presiden Khatami mengancam akan mengundurkan diri. Pemimpin agama tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamanei telah meminta dewan untuk kembali mempelajari daftar calon. * LEDAKAN BOM DI KARBALA, IRAK Dalam serangan di dekat sebuah mesjid Syi'ah di kota suci Karbala, Irak, 13 orang pejalan kaki cedera, satu diantaranya dalam keadaan kritis. Menurut para saksi mata, sebuah bom disembunyikan dalam bungkusan yang ditaruh di dekat pintu mesjid. Serangan ini dilakukan setelah beberapa jam sebelumnya, di pusat ibukota Bagdad meledak sebuah bom mobil di dekat markas besar angkatan bersenjata Amerika Serikat. Dalam serangan berdarah tersebut, sedikitnya 25 orang tewas, sebagian besar warga Irak, dan beberapa warga Amerika. Lebih dari 100 orang lainnya cedera. Wakil pemerintah Amerika di Irak, Paul Bremer menamakan kedua ledakan adalah bukti terbaru dari niat membunuh para teroris. Bremer menekankan sampai sekarang sebagian besar korban tewas adalah warga Irak yang tidak bersalah. Senin ini Paul Bremer berbicara dengan Sekjend PBB Kofi Annan mengenai kemungkinan kembalinya PBB ke Irak. * PENDARATAN DARURAT PESAWAT AS DI IRLANDIA Sebuah pesawat milik perusahaan penerbangan Amerika, Delta Airlines terpaksa melakukan pendaratan darurat di Irlandia, setelah di dalam toilet pesawat ditemukan sebuah surat yang menyatakan kehadiran bom di pesawat. Setelah mendarat di bandara udara Shannon di kota Cork, para penumpang dan awak cepat-cepat dievakuasi. Kemudian pesawat tersebut diparkir di bagian bandara yang terpencil. Beberapa jam kemudian dilakukan penyelidikan menyeluruh, tetapi tidak ditemukan sesuatu yang mencurigakan. Pesawat Boeing 767 ini terbang dari bandara Frankfurt, Jerman dengan tujuan akhir kota Atlanta, Amerika Serikat. Penerbangan akan dilanjutkan Senin ini. * PENJARA SEUMUR HIDUP UNTUK PEMBUNUH ANNA LINDH Pihak kejaksaan Swedia menuntut hukuman penjara seumur hidup untuk pria yang mengaku membunuh Menteri Luar Negeri Anna Lindh. Politikus ini ditusuk hingga tewas ketika sedang berbelanja di pusat pertokoan ibukota Stockholm. Jaksa penuntut berpendapat, pria tersebut, Mijalo Mijailovic berusia 25 tahun, melakukan tindakan dengan penuh kesadaran. Mijailovic mengakui perbuatannya, tetapi membantah sengaja melakukan pembunuhan. Menurutnya ia mendengar suara-suara di kepalanya yang memberi perintah untuk membunuh menlu tersebut. Hakim telah memberikan ijin untuk melakukan penyelidikan kejiwaan, sebelum menjatuhkan hukuman. * KUNJUNGAN KENEGARAAN RATU BEATRIX DI THAILAND Ratu Belanda Beatrix dan Putra Mahkota Pangeran Willem-Alexander memulai kunjungan kenegaraan lima hari ke Muangthai. Di bandara ibukota Bangkok keduanya disambut oleh Raja Bhumibol Adulyadey. Senin ini keduanya akan melakukan pertemuan pribadi dengan Raja Bhumibol dan Ratu Sirikit di istana negara. Kunjungan tersebut ditandai dengan perayaan 400 tahun hubungan Thailand-Belanda. Ratu Beatrix dan putra mahkota, didampingi Menteri Luar Negeri Belanda Bernard Bot. Kamis mendatang Bot akan berbicara dengan menlu Thailand mengenai persetujuan ekstradisi antara kedua negara. Saat ini di berbagai rumah tahanan di Thailand, mendekam 15 orang warga Belanda. Beberapa diantaranya dijatuhi hukuman seumur hidup karena menyelundup narkoba. * BERITA BURSA Senin ini indeks pasar Bursa Amsterdam, AEX dibuka 0,4% lebih tinggi pada 359. Sementara di Frankfurt dan Londen indeks juga dibuka 0,2 % lebih tinggi. Suara positif ini juga dirasakan di Jepang. Indeks Nikkei ditutup satu setengah persen lebih tinggi pada 11.036, yang merupakan posisi tertinggi dalam tiga bulan. Nilai tukar dolar terhadap euro, berada pada $ 1,2367. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro di Amsterdam tercatat Rp. 12658,23. * PEMERINTAH BELANDA TUTUP MATA TERHADAP KEBIJAKAN INTEGRASI YANG GAGAL Intro: Komisi parlemen Belanda baru saja menyelesaikan tugas mengevaluasi 30 tahun kebijakan pemerintah mengenai integrasi para pendatang. Kesimpulan komisi tidaklah membanggakan. Komisi mengatakan pemerintah yang silih berganti di Belanda menutup mata terhadap kebijakan yang gagal. Kelompok-kelompok pendatang yang masuk ke Belanda 30 tahun silam, masih jauh tertinggal dibandingkan penduduk Belanda lainnya baik dari segi pendapatan maupun pendidikan. Berikut rangkuman wawancara dengan ilmuwan politik dari Universitas Groningen, Paul Lucardi. Di tahun 60an, banyak pendatang terutama dari Turki dan Maroko yang masuk Belanda sebagai tenaga kerja murah. Mereka mengerjakan pekerjaan-pekerjaan kasar di pelabuhan yang mana orang Belanda sendiri tidak bersedia melakukannya. Pikiran pada waktu itu adalah bahwa mereka akan kembali ke negara masing-masing sesudah beberapa tahun. Tetapi yang terjadi justru sebaliknya. Sebagian besar dari mereka menetap di sini, dan hanya sedikit saja yang pulang. Mereka beranak pinak di Belanda. Tidak ada kebijakan mengenai mereka. Karena mereka umumnya berasal dari wilayah-wilayah miskin di negara asal, maka kesenjangan dengan penduduk asli Belanda semakin besar. Sangat sulit untuk menjembatani kesenjangan itu. Di samping kesenjangan ekonomi, juga terdapat kesenjangan budaya. Mereka mendidik anak-anak mereka secara lain dibandingkan orang Belanda. Itu menjadi masalah sampai sekarang. Nilai-nilai yang mereka anut dari rumah seringkali bertabrakan dengan nilai-nilai yang diajarkan di sekolah-sekolah. Salah satu kesimpulan Komisi adalah membuka kembali debat mengenai pasal 23 dari undang-undang dasar yang berbunyi sekolah berhak menyelenggarakan pendidikan berdasarkan kepercayaan agama tertentu. Ini berkaitan dengan dua hal. Pertama, masalah mengenai sekolah-sekolah Islam. Pasal 23 UUD Belanda membolehkan berdirinya sekolah-sekolah Islam, yang dalam hal ini bisa dianggap luar biasa di Eropa. Di Belanda sekolah-sekolah beraliran agama berhak meminta subsisdi dari pemerintah. Ini telah berlaku untuk sekolah-sekolah Katolik dan Kristen selama bertahun-tahun. Jadi, sekolah-sekolah Islam juga dapat melakukan hal yang sama. Walaupun jumlah sekolah Islam tidaklah banyak, sekitar 50an tapi jumlahnya terus bertambah. Sebagian orang mengkhawatirkan bahwa ajaran yang diajarkan di sekolah-sekolah itu bisa jadi bersifat fundamentalis. Hal yang lain, anak-anak kaum pendatang biasanya terkonsentrasi pada sekolah-sekolah tertentu. Terutama di kota-kota besar, mereka terkonsentrasi di sekolah-sekolah publik yang artinya seolah tidak memiliki latar belakang agama. Sedangkan sekolah-sekolah Kristen dan Katolik lebih kritis dalam menyeleksi murid. Jadi jumlah anak-anak pendatang di sekolah-sekolah publik sangatlah besar. Ini menjadi bahan diskusi lainnya. Sejumlah orang berpendapat bahwa sekolah-sekolah berbasis agama itu harus dipaksa menerima anak-anak kaum pendatang atau sebaliknya sekolah-sekolah seperti itu ditinggalkan dan tidak diberi subsidi lagi. Ini merupakan debat lama yang kembali dibuka. * PERDAMAIAN DI BURUNDI SEMAKIN NYATA Intro: Pembicaraan di balik pintu tertutup sedang berlangsung di Belanda antara Presiden Burundi dengan kelompok pemberontak Hutu terakhir yang masih belum menandatangani perjanjian damai. Kekuatan Pembebasan Nasional mengumumkan awal bulan ini bahwa mereka mencabut boikot terhadap proses perdamaian. Kelompok Hutu terbesar yaitu Kekuatan bagi Pertahanan Demokrasi telah bergabung dengan pemerintah tahun lalu. Sedangkan sejumlah kelompok pemberontak kecil lainnya telah meletakkan senjata. Berikut rangkuman wawancara dengan pakar Burundi dari Univesitas Antwerpen di Belgia, Filip Reintjes. Kekuatan Pembebasan Nasional (FNL) terutama menguasai wilayah pedesaan Bujumbura dan Bubansa. Mereka memiliki kapasitas yang cukup besar untuk melakukan keonaran. Perang saudara di Burundi tidak akan berakhir apabila FNL tidak turut serta dalam perdamaian. Sekarang, FNL tampaknya bersedia melakukan hal itu. FNL memiliki agenda yang lebih radikal dibanding kelompok Hutu lainnya. FNL merupakan lanjutan dari sebuah partai tua yang terbentuk di kamp pengungsi Hutu di Tanzania. Dibandingkan dengan kelompok Hutu lainnya yaitu Kekuatan bagi Pertahanan Demokrasi FDD, FNL lebih radikal. Dan mereka cenderung merumuskan posisi politik mereka dalam batasan etnik yang sangat ketat. Sesudah FDD ambil bagian dalam pemerintahan, yang mana mereka akan diserap ke dalam angkatan bersenjata, maka FNL agaknya khawatir ketinggalan kereta. Mereka khawatir akan terpinggirkan atau semakin tersisihkan karena hal ini telah terjadi dalam enam bulan terakhir. Ini mungkin yang menjadi alasan FNL bersedia bertemu dengan pemerintah walaupun itu merupakan keputusan taktis. Para pemimpin di kawasan telah memberikan isyarat agar FNL ambil bagian dalam proses perundingan. Peran Belanda di sekitar kawasan danau besar di Afrika menjadi semakin penting, khususnya sesudah genosida tahun 1994 di Rwanda. Dalam halnya Rwanda, Belanda telah menjadi negara donor besar dalam hubungan bilateral. Belanda telah mengembangkan minat dan keahliannya mengenai kawasan tersebut. Alasan kedua mengapa Belanda dipilih untuk melangsungkan pertemuan karena Belanda sebelumnya tidak pernah terlibat dalam proses perdamaian di Burundi, ini membuat Belanda menjadi tempat yang tepat untuk mengadakan pertemuan rahasia, dibandingkan misalnya Brussel atau Paris di mana banyak berdiam orang-orang Burundi di pengasingan. * APA DI BELAKANG MOBILISASI MILISIA ACEH? Abdurrahman Yacob [AY]: Ya ini lebih terbuka dan lebih kelihatan. Diupayakan untuk lebih menyatakan suksesnya situasi darurat militer di Aceh yang memasuki tahap ke-II, dengan anggaran yang begitu besar. Apalagi ke depan ini, Aceh itu akan mendapat kucuran dana recovery (pemulihan, Red.) di wilayah konflik yang begitu besar. Jadi untuk mengamankan kucuran dana itu dengan situasi kondusif, artinya lebih digiring masyarakat untuk menyatakan penolakan-penolakannya terhadap GAM. Artinya lebih setuju pada situasi dengan status darurat militer. Radio Nederland [RN]: Lalu mereka ini sebenarnya siapa? AY: Kemarin ada pelepasan tahanan-tahanan itu sebetulnya kan. Tahanan-tahanan yang sudah ditangkap sejak Operasi militer tahap I. Dan itu sudah dilepaskan kemarin sekitar 400-an orang. Kenapa begitu beraninya orang-orang yang sudah ditahan itu dan dipulangkan kembali dengan menyatakan insyaf kembali ke pangkuan Republik, ke desanya. Tentu mereka sudah dibekali dengan perangkat-perangkat yang sistemik untuk keamanan mereka di desa masing-masing. Jadi kondisi-kondisi itu juga terbaca sekali, bahwa mereka akan memperkuat barisan milisia-milisia yang dibentuk di setiap daerah tingkat II di Aceh sebetulnya. Juga untuk menepis isu-isu bahwa pemilu itu sulit demokratis dalam kondisi darurat militer. Jadi milisia-milisia ini adalah sebenarnya orang yang setuju dengan kondisi sekarang, orang yang menyatakan dirinya setuju dan menyatakan tidak ada gangguan apa-apa terhadap pemilu, terhadap apa pun yang dalam kondisi terbatas sekarang. RN: Kalau milisia ini mengenai persenjataannya katanya parang dan sebagainya? AY: Mereka menggunakan parang dan pacul atau senjata tradisional lainnya, atau senjata konvensional milik rakyat. Itu kan untuk menghapus kesan ini dibentuk militer. Tetapi ini yang harus diamankan oleh militer yang begitu banyak di Aceh. Milisia-milisia ini. Otoritas keamanan tetap di tangan PDMD. Itu yang kita harapkan. Tidak bisa di tangan milisia-milisia. Inilah yang harus dibasmi. Silahkan mereka setuju dengan kondisi darurat militer dan anti-GAM. Tetapi mereka tidak punya kewenangan untuk berperang dengan GAM. Untuk membasmi GAM. Itu adalah tugas kepolisian dan tugas-tugas TNI yang ada di sana. Dan sebetulnya kalau ini dibiarkan terus menerus, kecenderungan chaos di Aceh akan lebih terbuka. Karena konflik horisontal itu yang akan terbangun. RN: Jenderal Endriartono Soetarto yang sebelumnya mengatakan bahwasanya rakyat Aceh itu kurang giat dalam mendukung TNI memerangi GAM. Apa ada kaitannya di sana? AY: Ya ada sebetulnya. Itu kan lebih menunjuk pada prestasi komando operasi di lapangan. Kalau rakyat Aceh tidak giat mendukungnya. Endriartono mengevaluasi kerja anak buahnya di lapangan. Tetapi yang pada gilirannya peran serta masyarakat yang dipaksakan yang harus ditumbuhkan. Kita lihat beberapa hari belakangan ini. Nah itu yang sangat buruk, saya pikir. RN: Itu dicemaskan tentunya semacam situasi di Timor Timur ... AY: Ya situasi itu sudah dimulai pada bulan Februari, sebelum darurat militer diberlakukan di Aceh. Kondisi itu harus kita lihat juga pada saat kantor JSC di Takengon dan di Langsa diserang. Siapakah penyerang itu? Pernahkan diseret ke pengadilan? Nah ini sebetulnya rangkaian dari kegiatan-kegiatan semacam itu, yang sudah lama terbangun di Aceh. Ini kan persoalan prestasi komando di lapangan untuk operasi militer di Aceh. Itu yang agak kurang baik di mata panglima TNI. Nah ini akibatnya pada masyarakat. Karena kita lihat juga, enam bulan pertama dan enam bulan kedua hasilnya sampai hari ini beberapa pentolan GAM itu sangat sedikit yang tertangkap hidup-hidup. Kalaupun ada yang mati seperti kemarin, Gubernur GAM wilayah Pasai yang tewas. paling sebatas itu. Juga operasi kemanusiaan itu, ukuran-ukurannya juga tidak jelas. Keberhasilannya di mana, kegagalannya di mana. Apalagi operasi penegakan hukum. Operasi penegakkan hukum menunjukkan ketidaksiapan kondisi di Aceh yang harus memindahkan para terhukum yang berada di Aceh keluar Aceh sekarang ini. Karena sudah ada perintah dan aba-aba ke arah itu, yang dikeluarkan oleh PDMD. Nah ini sebetulnya persoalan prestasi membasmi GAM saja. RN: Sekarang ini sebenarnya sedang diupayakan oleh ICRC bersama PMI, Palang Merah Indonesia, untuk membebaskan sejumlah sandera oleh GAM. Dan dibutuhkan situasi kondusif, situasi tenang. Tapi justru sekarang malah ketegangan meningkat. Bagaimana ini? AY: Situasi dan ketegangan semakin meningkat, sedang pemerintah sedang mengupayakan mediasi pelepasan sandera oleh GAM. Beberapa orang yang dari Jakarta, seperti PMI, ICRC dan staf Menko Polkam itu datang sebagai mediator pelepasan. Nah mediator ini sebetulnya tidak menguasai pola operasi militer apa yang diterapkan. Nah itu yang harus dilihat. Pola-pola pendekatan kekerasan dalam persoalan pelepasan sandera, memang tidak bisa. Pola-pola yang humanis sebetulnya yang harus digunakan. Publikasi tentang sandera yang sangat tinggi memperburuk posisi GAM sendiri. Tetapi GAM juga tidak punya ruang publikasi kepada publik. Tentang bagaimana kondisi mereka memperlakukan tahanan atau menyandera orang. Jadi ini ada situasi yang tidak berimbang menyebabkan ketegangan itu. Saya pikir hasil-hasil perundingan yang sangat tertutup itu harus segera dipublikasikan, soal pelepasan sandera. Agar tidak meningkatkan situasi yang tegang di wilayah konflik. RN: Belum sandera dibebaskan sekarang masyarakat sudah dimobilisir untuk menjadi milisia, untuk saling berperang. Ini kesimpualnnya bagaimana menurut anda? AY: Kesimpulannya inilah sebuah pola operasi kembali kepada pola lama jaman DOM. Memakai masyarakat sipil. Nah itu kembali. Walaupun tidak dikatakan dipakai, seharusnya masyarakat sipil dicegah untuk ikut serta dalam konflik itu. Untuk mengurangi korban-korban sipil. Ini sebetulnya tidak ada upaya-upaya ke arah itu. Siapapun punya kewajiban membela negara. Tetapi harus dengan kapasitas dan rambu-rambu yang benar ditentukan oleh undang-undang. Karena negara ini didirikan dengan undang-undang. Bukan dengan kekuasaan. Jadi ini yang harus dilihat secara jernih oleh pemerintah, baik TNI maupun Polri. Demikian pengamat Aceh, Abdurrahman Yacob. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
