--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Minggu 02 Januari 2005 13:50 UTC ** DUA JUTA PENDUDUK BUTUH BANTUAN PANGAN AKIBAT MUSIBAH TSUNAMI ** BANDA ACEH MULAI HIDUP KEMBALI, HARIAN SERAMBI INDONESIA TERBIT CUMA-CUMA ** PRANCIS AKAN KOORDINIR BANTUAN DARI UNI EROPA ** TAHUN BARU DI IRAK DITANDAI SERANGAN BOM-BUNUH-DIRI ** MARGARET HASSAN ALM. MENDAPAT HADIAH PERDAMAIAN IRLANDIA ** KORBAN GEMPA MENUJU 200.000 ORANG ** BENCANA DI ASIA WARNAI PERAYAAN TAHUN BARU ** KOLOMBIA EKSTRADISI TOKOH PEMBERONTAK FARC KE AMERIKA ** TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: PEMBANGUNAN KEMBALI DAERAH BENCANA: BELAJAR DARI PENGALAMAN MASA LAMPAU ** TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: HUBUNGAN AMERIKA-EROPA TERGANTUNG SIKAP BRUSSEL TERHADAP RUSIA * Dua Juta Penduduk Butuh Bantuan Pangan Akibat Musibah Tsunami Lebih dari dua juta penduduk di negara negara yang dilanda musibah gempa dan gelombang Tsunami, membutuhkan bantuan pangan selama beberapa bulan mendatang. Jumlah tsb meliputi lebih dari sejuta di Aceh, dan lebih dari 700 ribu di Srilangka. Demikian ungkap Jan Egeland dari PBB. Jumlah korban tewas dan hilang tidak akan dapat dipastikan, namun diperkirakan sekarang mencapai 127 ribu jiwa, termasuk sekitar 80 ribu di Aceh dan Sumatra Utara. Angka angka tsb diduga masih akan meningkat. Dunia menjanjikan bantuan seluruhnya senilai lebih dari dua milyar dollar. Jepang menyediakan dana terbesar, yaitu 500 juta dollar, AS baru saja meningkatkan nilai bantuan menjadi 350 juta dollar, dan Uni Eropa sekitar 200 juta dollar. Sumber PBB tsb mengatakan masalah terbesar masih menyangkut logistik penyaluran bantuan. Jembatan udara berlangsung di Aceh dan Srilangka. Sejumlah helikopter Amerika membagi-bagikan bahan pangan dan minuman di pantai barat Aceh. Menteri Luar Negeri AS Collin Powell hari ini menuju Thailand dan kemudian Indonesia. Sekjen PBB Kofi Annan Kamis depan akan menuju Indonesia untuk mengawasi bantuan dan membicarakan rekonstruksi daerah musibah. Menurut Annan, rekonstruksi di seluruh Asia akan menelan waktu sekitar 10 tahun. * Banda Aceh Mulai Hidup Kembali Ibukota propinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Banda Aceh, perlahan mulai hidup kembali. Pusat kota dan masjid Baiturrahman telah dibersihkan dari jasad jasad yang berserakan. Di pelosok kota dan kampung masih terdapat jasad di jalanan. Menko Kesra Alwi Shihab yang mengkoordinasi bantaun menyatakan evakuasi jasad ditingkatkan menjadi 6 ribu per hari. Komunikasi telepon dan internet sebagian mulai pulih. Suratkabar "Serambi Indonesia" terbit kembali. Satu satunya suratkabar Aceh ini kehilangan hampir seluruh wartawan dan personilnya. Pekan ini, harian tsb diterbitkan dari Lhok Semauwe dan dibagikan cuma cuma kepada publik. Sementara itu bentrokan senjata terjadi di tengah musibah. Jurubicara TNI Asnawi mengatakan tiga anggota pemberontah Gerakan Aceh Merdeka tewas dalam tembak menembak di Aceh Utara. Sebelumnya, kedua pihak telah menyerukan gencatan senjata secara sepihak. Panglima TNI memerintahkan pemusatan kegiatan kepada bantuan, sementara pihak GAM di Swedia menuduh TNI melanggar gencatan. * Prancis Akan Koordinir Bantuan Eropa Untuk Korban Tsunami Uni Eropa menugaskan Prancis menjadi koordinator dari seluruh bantuan dari Uni Eropa bagi para korban gempa dan gelombang Tsunami di Asia. Demikian ungkap Mendagri Prancis Dominique de Villepin hari ini. Sebuah detasemen Garda Sipil Prancis, berkekuatan 60 orang, telah tiba di Srilangka. Menteri Kesehatan Prancis juga akan menuju negara tsb. Prancis akan mengirim lima helikopter dan kapal yang mengangkut tim dan peralatan medis. Diantaranya termasuk 70 tenaga yang akan membangun rumah sakit darurat di Aceh dan Sumatra Utara. Tim Prancis tsb akan berangkat Ahad ini. Kepemimpinan periodik Uni Eropa baru saja beralih dari tangan Belanda ke Luksemburg. * Tahun Baru di Irak Ditandai Serangan Bom Paling sedikit 19 korban tewas akibat serangan bom di tahun baru. Para korbannya terutama adalah anggota Garda Nasional Irak. Serangan terjadi di Balad, sebelah utara Bagdad. Sebelumnya, di berbagai tempat terjadi insiden, yang menewaskan 13 korban, diantaranya satu tentara Amerika dan satu warga Libanon. Pemimpin ekstremis Abu Muzab al-Zarqawi mengancam akan membunuh mereka yang bekerjasama dengan tentara Amerika. Dia mengumumkan telah menyiarkan sebuah rekaman video mengenai eksekusi lima sandera yang semuanya adalah anggota polisi Irak. * Margaret Hassan Mendapat Hadiah Perdamaian Irlandia Mendiang Margaret Hassan, pegiat kemanusiaan Inggris yang dibunuh di Irak, secara postum mendapat Hadiah Perdamaian Irlandia, yaitu ""Tiperary International Peace Prize", penghargaan yang sangat bergengsi. Margaret Hassan disandera Oktober tahun lalu semasa menjabat Direktur Organisasi Bantuan CARE di Irak. Jasadnya tidak pernah ditemukan. Margaret dilahirkan di Dublin, Irlandia dan berkewarganegaraan Irlandia mau pun Irak. Hadiah Tiperary merupakan salah satu penghargaan internasional yang terpenting. Sebelumnya, Nelson Mandela, Mikhail Gorbachov dan Bill Clinton meraih hadiah tsb. * KORBAN GEMPA MENUJU 200.000 ORANG Hampir seminggu setelah bencana di Asia jumlah korban tewas nampaknya bakal bertambah sampai 200 ribu orang. Jumlah korban di Indonesia sudah tidak terhitung lagi, menurut dugaan resmi sudah melewati ratusan ribu. Korban tewas di Sri Lanka bisa meningkat sampai 40 ribu, karena 14 ribu orang hilang diduga sudah meninggal semua. Sementara itu muncul berita setidaknya lima belas kamp pengungsi di Sri Lanka dilanda banjir akibat hujan lebat. Lagi-lagi puluhan ribu warga mengungsi. Kegiatan regu penyelamat di Sri Lanka macet total. Akibat banjir itu, jembatan-jembatan dan jalan-jalan ke kawasan bencana tidak bisa dilewati. Sementara itu di kawasan lain bantuan internasional bagi sekitar lima juta orang sudah mulai berjalan. Puluhan kapal dan pesawat terbang berdatangan ke kawasan-kawasan musibah mengangkut barang bantuan. Namun menurut PBB kawasan-kawasan yang terpencil seperti Aceh baru minggu depan bisa menerima bantuan internasional karena masalah koordinasi dan infrastruktur. Dikhwatirkan banyak warga yang cidera bakal meninggal dunia dalam waktu beberapa hari ini karena tidak adanya air bersih, pangan dan pelayanan kesehatan. Di seluruh dunia pelbagai pemerintah dan organisasi internasional telah menjanjikan bantuan lebih dari satu miliar dolar. Washington menyediakan dana 350 juta dolar, setelah adanya kritik terhadap jumlah bantuan yang dijanjikan semula yakni 15 juta dolar. Menurut berita terakhir di dekat Sumatra baru-baru ini terjadi gempa bumi. Seismolog Cina melaporkan gempa itu berkekuatan 7 skala Richter. * BENCANA DI ASIA WARNAI PERAYAAN TAHUN BARU Bencana di Asia mewarnai perayaan tahun baru di seluruh dunia. Di banyak negara pesta tahun baru dibatalkan atau disederhanakan. Di beberapa negara seperti di Swedia dan Italia, pesta kembang api tradisional yang dibeayai oleh pemerintah kotapraja dibatalkan. Dananya digunakan untuk membantu korban bencana tsunami di Asia. Televisi Cina membatalkan acara pesta gala tahun baru yang meriah sebagai penghormatan bagi korban bencana. Di Champs Elysee di Paris, pohon-pohon dihiasi pita hitam dan di dekat Gerbang Brandenburg di Berlin dilakukan pengumpulan dana di kalangan pengunjung. Di London massa yang berkumpul di depan Big Ben mengadakan pengheningan cipta satu menit sebelum Big Ben mencanangkan tahun baru. Di Times Square di New York dan di dekat Harbour Bridge di Sidney juga diadakan pengheningan cipta beberapa menit. * KOLOMBIA EKSTRADISI TOKOH PEMBERONTAK FARC KE AMERIKA Kolombia mengekstradisi salah seorang pemimpin gerakan gerilaya FARC ke Amerika Serikat. Ricardo Palmera alias Simon Trinidad akan diadili di sana atas tuduhan melakukan penyelundupan kokain dan penculikan. Mei lalu mantan bankir ini divonis 35 tahun penjara di negerinya sendiri. Presiden Alvaro Uribe memerintahkan ekstradisi tersebut, setelah pemberontak menolak membebaskan 63 sandera, termasuk mantan calon presiden Ingrid Betancourt. Keputusan untuk mengekstradisi pemimpin FARC ini menimbulkan kritik keras dari berbagai kelompok masyarakat dan para kerabat sandera. Mereka ingin agar pemimpin pemberontak itu ditukarkan dengan sekitar empat ratus warga Kolombia yang diculik. Dengan keputusan ekstradisi tadi, keinginan itu tampaknya tidak akan terwujud lagi. * TENTARA UGANDA DAN PEMBERONTAK BETROK LAGI Setelah berakhirnya gencatan senjata sekitar satu bulan, tentara pemerintah dan pemberontak kembali betrok di Uganda Utara. Pemberontak Tentara Perlawanan Tuhan Sabtu pagi ini menyerang militer yang sedang berpatroli di kota Gulu, Uganda Utara, dan presiden Yoweri Museveni, memerintahkan mengawali lagi serangan terhadap pemberontak. Beberapa saat silam pihak-pihak yang bersengketa ketika mengadakan perundingan tiga hari mencapai kesepakatan tentang gencatan senjata, tetapi Jumat kemarin penandatangan persetujuan itu ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan. Pemberontak menginginkan waktu lebih banyak untuk memperlajari persyaratannya. Menurut penengah konflik ini, meski kontak senjata dimulai lagi, pihak-pihak bertikai masih mengadakan pembicaraan. Gagasan damai ini didukung oleh PBB, Inggris, Norwegia dan Belanda. * JUMLAH KORBAN KECELAKAAN PESAWAT PENUMPANG TURUN Jumlah korban jiwa akibat kecelakaan pesawat terbang penumpang pada 2004 turun drastis. Jumlah total korban jiwa akibat 26 kecelakaan pesawat terbang yang berpenumpang lebih dari 14 orang, sebanyak 425 orang. Demikian dilaporkan Aviation Safety Network, organisasi independen yang didirikan oleh seorang warga Belanda Harro Ranter pada 1996. Menurut laporan organisasi itu, kondisi di Afrika memprihatinkan, karena dinilai sebagai kawasan paling berbahaya. Hampir sepertiga dari kecelakaan pesawat terbang terjadi di benua Afrika, padahal penerbangan di sana hanya tiga persen dari total penerbangan di seluruh dunia. Keprihatinan lain adalah terhadap kecelakaan pesawat pengangkut barang. Separoh dari semua kecelakaan di penerbangan sipil berkaitan dengan pesawat-pesawat sejenis ini. * PELARI KENYA MENANGKAN MARATON SYLVESTER Robert Cheruiyot, pelari Kenya, memenangkan maraton Sylverster di Sao Paulo. Maraton tradisional berjarak 15 kilometer itu ditempuhnya selama 44 menit dan 42 detik. Pelari Australia Sisay Bezabeh menduduki posisi kedua, Stephen Biwott pelari Kenya lain menjadi juara ketiga. Even atletik di Brasil itu dijaga sangat ketat. Sebelumnya seorang yang tak dikenal mengirim ancaman lewat email yang mau menganggu jalannnya pertandingan kalau atlet Brasil tidak menang. Ini adalah balas dendam terhadap insiden yang terjadi pada maraton olympiade lalu. Namun maraton di Sao Paulo ini berjalan lancar. * TURKI BELAKUKAN LIRA BARU Tahun ini Turki memberlakukan mata uang lira baru. Lira baru Turki itu dikurangi enam nolnya. Mata uang lama hampir tidak bernilai lagi akibat hyperinflasi bertahun-tahun. Mata uang itu berhasil diberlakukan, setelah inflasi dikurangi sekitar 10 persen, setelah pemerintah Turki mengambil tindakan tegas selama lima tahun. Lira baru Turki ini bernilai setengah euro. * PEMBANGUNAN KEMBALI DAERAH BENCANA: BELAJAR DARI PENGALAMAN MASA LAMPAU Intro: Solidaritas dunia pada Asia Tenggara yang tertimpa bencana sangatlah besar. Bantuan darurat sementara itu sudah tiba. Di seluruh dunia dilaksanakan aksi pengumpulan sumbangan untuk Asia. Tapi bagaimana bantuan itu kalau kelak wartawan dengan kamera dan mikrofon mereka sudah tidak lagi berada di sana. Laporan redaktur kerjasama internasional Pieternel Gruppen: Kendati bencana ini tidak ada bandingannya dalam sejarah, tetapi masyarakat internasional sudah punya pengalaman, membantu korban bencana alam. Semisal badai Mitch yang mengamuk di Nikaragua dan Honduras tahun 1998, lalu gempa bumi dahsyat di Bam Iran setahun lalu. Bantuan bagi korban bencana alam dahsyat, berlangsung dalam beberapa tahapan. Tahap pertama, 24 jam setelah kejadian, bantuan terpusat pada penyelamatan sebanyak mungkin nyawa manusia. Dikarenakan regu bantuan internasional butuh waktu untuk sampai ke lokasi bencana, maka tahap pertama ini biasa dilakukan penduduk setempat. Menurut Greorg Frerks dari Universitas Pertanian Wageningan Belanda, operasi bantuan saat ini sampai pada tahapan ke dua. Georg Frerks: Pada saat itu dibutuhkan barang-barang yang diperlukan untuk bisa bertahan hidup. Misalnya obat-obatan, air, fasilitas sanitasi dan seterusnya. Itu tentu saja harus disediakan atau harus secepatnya didatangkan. Itulah yang disebut bantuan darurat cepat. Setelah itu baru dilakukan pembangunan kembali. Infrastruktur jalan-jalan dan jembatan harus dibangun kembali. Jaringan listrik dan telepon dihidupkan kembali dan rumah-rumah penduduk dibangun lagi. Ini merupakan tahapan penting dalam operasi bantuan. Operasi ini ditujukan untuk melindungi penduduk. Perumahan dibangun supaya mampu menahan terpaan bencana baru. Namun tahap peralihan antara operasi penyelamatan dengan bantuan pembangunan kembali, ini yang sering kali kurang diperhatian. Georg Frerks: Sering tampak pembagian kerja di kalangan organisasi-organisasi dan pakar-pakar di lapangan. Mereka membedakan diri antara mereka yang memberikan bantuan darurat dan mereka yang memberikan bantuan untuk jangka panjang. Misalnya melalui Bank Dunia dan seterusnya. Itu semua harus dijembatani dan harus pula dipikirkan untuk pembangunan kembali wilayah bencana. Awal pekan lalu koordinator PBB, Jang Egeland sudah memperingatkan akan munculnya "celah hitam" bantuan. Ia menunjuk pada pelajaran dari masa silam. Jan Egeland: Yang kami harapkan adalah orang akan bermurah hati. Tidak hanya pada tahap darurat sekarang, tetapi juga pada tahap pembangunan kembali nanti. Diperlukan waktu bertahun-tahun untuk membangun kembali masyarakat ini. Kita harus belajar dari kejadian di Bam, Iran. Tahap darurat memang sudah berjalan baik, tetapi pembangunan masa depan jauh lebih sulit. Tahap pembangunan kembali, setahun setelah gempa bumi Iran, masih belum juga bergulir. Sampai sekarang banyak korban gempa yang masih tinggal di tenda-tenda. Masyarakat internasional kurang memantau sejauh mana bantuan sudah mencukupi dan apakah penduduk yang tertimpa bencana sudah bisa hidup layak. Menurut pakar pembangunan Paul Hoebink dari Universitas Nijmegen, penyebab utamanya karena negara-negara kaya tidak memenuhi janji. Paul Hoebink: Pembangunan kembali Bam sangat lamban. Ternyata yang dana yang diterima Bam jauh lebih sedikit dari yang sudah dijanjikan begitu gempa terjadi. Tetapi masalahnya bukan hanya uang saja. Banyak organisasi bantuan untuk korban bencana alam yang tidak memahami masalah pembangunan kembali. Namun juga karena kementerian pembangunan di negara-negara Barat menganaktirikan pembangunan kembali. Di samping itu beberapa bulan setelah bencana, perhatian media pun mulai berkurang, demikian tutur Frerks. Georg Frerks: Apa yang terlihat pada kasus lain adalah bantuan itu berkurang setelah beberapa saat. Perhatian media massa beralih pada peristiwa lain. Setelah beberapa bulan Bam bukan lagi merupakan berita, sesudah itu patut dipertanyakan apakah bantuan memang benar-benar mengalir. Politisi, pers dan organisasi bantuan harus mengupayakan agar semua janji-janji yang telah diungkapkan sekarang, benar-benar dipenuhi. Karena, justru tahun-tahun mendatang inilah para korban bencana gempa tsunami sangat membutukan segala bantuan dan solidaritas untuk bisa bertahan hidup. * HUBUNGAN AMERIKA-EROPA TERGANTUNG SIKAP BRUSSEL TERHADAP RUSIA Terpilihnya George W. Bush sebagai Presiden Amerika Serikat untuk masa jabatan kedua, November lalu, menyulitkan posisi Eropa dihadapan Amerika Serikat. Walaupun kedua belah pihak ingin memperbaiki hubungan mereka yang memburuk, tidak ada satu pihak pun yang bersedia kehilangan muka. Saat ini Eropa masih mencari posisinya antara Washington dan Moskow. Ulasan redaktur Eropa Barat Johan Huizinga: Kebijakan pemerintah Presiden George Bush yang dicap keras kepala, dengan perang Irak sebagai puncaknya, menyebabkan jurang yang dalam antara Eropa dengan Amerika Serikat. Dan apabila kita harus mempercayai kata-kata analis Amerika Robert Kagan, maka hubungan ini tidak akan bisa kembali seperti sedia kala. Pemerintah Amerika yang sangat gemar pamer kekuasaan, sepertinya datang dari planit Mars, sementara kebencian Eropa akan diplomasi a la cowboy datang dari Venus. Tetapi Alfred Pijpers, pakar program studi Eropa pada Institut Clingendael di Wassenaar, Belanda tidak melihat adanya perbedaan yang semakin besar antara kedua benua. Alfred Pijpers: Untuk merealisasikan hubungan di kedua sisi samudra Samudera Atlantik, dalam usaha menyelesaikan sejumlah persoalan besar di dunia sekarang, maka jelas dibutuhkan kerjasama antara kedua belah pihak. Karena itu menurut saya jurang antara Eropa dan Amerika tidak akan bertambah besar. Kedua blok adidaya ini sadar bahwa mereka saling membutuhkan untuk menyelesaikan masalah-masalah besar di dunia. Contoh terbaik adalah krisis Irak yang sampai sekarang masih terus berlanjut. Amerika tidak bisa menyelesaikan masalah Irak sendirian, sebaliknya Eropa juga tidak mau terburu-buru terjun ke dalam kubangan lumpur Irak. Walaupun begitu Eropa tidak bisa membiarkan masalah Irak begitu saja. Pemerintahan kedua Presiden George Bush dan Eropa memang harus menyelesaikan krisis Irak bersama-sama. Koordinator urusan luar negeri Uni Eropa, Javier Solana sewaktu pertemuan terakhir Uni Eropa dengan Amerika Serikat mengambil kesimpulan yang lebih positif. Solana: Pertemuan hari ini menurut saya berlangsung sangat baik. Dan saya yakin setelah ini hubungan Uni Eropa dengan Amerika Serikat akan lebih baik dibandingkan kemarin. Dan itulah kenang-kenangan terbaik yang kita miliki dalam troika ini dengan teman baik Colin. Menurut Solana hubungan antara Amerika dan Eropa akan semakin bertambah baik. Ironisnya pejabat pemerintah Bush yang paling pro-Eropa, Menteri Luar Negeri Colin Powell, meletakkan jabatan. Tetapi Alfred Pijpers, pakar program studi Eropa pada Institut Clingendael di Wassenaar memperkirakan hubungan Eropa-Amerika tidak semakin memburuk di bawah pengganti Powell, Condoleezza Rice. Menurutnya kebijakan luar negeri pemerintahan kedua Bush nanti justru jauh lebih pragmatis dan tidak begitu ideologis lagi. Solana: Pertama karena Rice bukanlah tokoh ideologis garis keras. Dia bukanlah pendukung kaum neo-konservatif. Selain itu di masa pemerintahan kedua, biasanya presiden Amerika lebih bersikap pragmatis, karena belajar dari krisis di Irak. Garis intervensionis neo-konservatif ternyata tidak berhasil di Irak. Pertama-tama setiap Presiden Amerika Serikat yang terpilih kembali untuk masa jabatan kedua biasanya bersikap lebih pragmatis. Selain itu Condoleezza Rice bukanlah seorang neo-konservatif melainkan intelektual yang pragmatis. Dan yang ketiga tokoh-tokoh neo-konseravtif seperti Donald Rumsfeld dengan ideologi intervensinya, justru tidak meraih sukses. Pakar Amerika Alfred Pijpers berpendapat Eropa kadang-kadang memang bersikap terlalu keras terhadap Amerika untuk membuktikan identitasnya sendiri. Ia berpendapat jutsru di panggung dunia, Eropa harus lebih memainkan peran yang besar sebagai penanding Amerika. Alfred Pijpers: Eropa harus memainkan peranan yang patut dipuji. Kadang-kadang kita bisa membandingkannya dengan pembagian tugas polisi yang baik dan yang buruk. Polisi yang buruk adalah Amerika Serikat dan Uni Eropa sebagai polisi yang baik. Tetapi yang paling penting adalah kedua belah pihak harus mengkoordinasi kebijakan mereka, kalau tidak Eropa tidak bisa maju. Perbedaan cara boleh saja, kata Pijpers. Amerika memang bersikap tegas dan menghukum, sementara Eropa harus mengambil sikap bersahabat tetapi menekan. Walau begitu, Eropa dan Amerika serikat harus mengkoordinasi kebijakan mereka dengan baik, kalau tidak Eropa akan ketinggalan. Contoh terakhir kerjasama yang baik antara keduanya adalah krisis Ukraina. Hubungan baik antara negara-negara anggota Uni Eropa dengan Amerika Serikat, sempat ditegangkan lantaran sikap Jerman dan Prancis mengenai perang Irak. Sekarang hubungan baik antara Eropa Baru dengan Amerika Serikat justru menyatukan kembali seluruh Eropa. Demikian Jacek Magala, penasehat politik luar negeri partai liberal Polandia untuk parlemen Eropa. Jacek Magala: Pada saat ini hubungan yang erat dengan Amerika sudahlah cukup untuk meyakinkan yang lain. Tapi kita tidak boleh lupa bahwa sebagian besar anggota Uni Eropa bersikap netral. Hanya Jerman yang pertama-tama, dan Prancis di tempat kedua, yang masih harus diyakinkan. Atas tekanan Amerika, negara-negara anggota Uni Eropa yang baru berhasil meyakinkan Jerman dan Prancis untuk mengeluarkan ancaman keras terhadap Kremlin. Reaksi cepat dan jelas Uni Eropa terhadap ketidakberesan pemilu presiden Ukraina banyak dipuji. Tetapi reaksi ini baru keluar beberapa hari setelah Amerika datang dengan reaksinya. Menurut Magala ini membutikan bahwa negara anggota Uni Eropa yang baru seperti Polandia dan Lithuania, yang punya pengalaman bertahun-tahun dengan Rusia sebagai penguasa, berhasil mendesak Eropa untuk bersikap keras terhadap Moskow. Jacek Magala: Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Uni Eropa secara unanim mendukung garis kebijakan tegas terhadap Rusia mengenai intervensi Moskow dalam pemilu presiden di Ukraina. Ini membuktikan bahwa negara-negara anggota baru punya kebijakan atau sudut pandang yang berbeda mengenai Rusia. Mereka tahu cara menghadapi pemerintah Rusia berdasarkan pengalaman sejarah. Uni Eropa selama bertahun-tahun hampir tidak pernah mengecam kebijakan Presiden Rusia Vladimir Putin. Walaupun Putin mematahkan kembali gerakan demokrasi yang masih berumur jagung di negaranya, kanselir Jerman Gerhard Schroder memuji Putin sebagai seorang demokrat sejati. Banyak orang berpendapat Eropa bersikap hati-hati terhadap Putin, karena Eropa sangat tergantung pada gas dan minyak dari Rusia. Magala menganggap ini pendapat yang tidak benar. Jacek Magala: Ini adalah sebuah pernyataan yang tidak masuk akal. Karena ketergantungan ini ada pada kedua belah pihak. Ekonomi Rusia sangat tergantung pada ekspor minyak mentah dan gas. Ini seperti hubungan dunia ketiga. Dengan menghentikan penjualan minyak dan gas, Rusia hanya merugikan diri sendiri, sementara Eropa akan mencari pemasok lain. Pemerintah Moskow juga sangat bergantung pada ekspor gas serta minyak mereka. Demikian Magala. Apabila Moskow menutup keran minyak dan gas Rusia, maka Eropa akan mencari pemasok lain serta kerugian yang diderita hanya dari sisi ekonomi. Karena itu Eropa bisa bersikap lebih jelas dan tegas terhadap Rusia, dan apabila demikian maka ini membawa Eropa dan Amerika kembali satu langkah lebih dekat. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
