--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Minggu 09 Januari 2005 12:50 UTC ** SEKJEND PBB GAGAL KUNJUNGI SRILANGKA UTARA ** JERMAN BERENCANA PIMPIN PENGADAAN SISTEM PERINGATAN DINI ** ABBAS YAKIN JADI PRESIDEN PALESTINA * SEKJEND PBB GAGAL KUNJUNGI SRILANGKA UTARA Sekretaris jenderal PBB, Kofi Annan, dalam hari kedua kunjungannya di Srilangka memutuskan untuk tidak mengunjungi wilayah utara. Daerah tersebut dikuasai oleh pemberontak Macan Tamil. Penguasa Kolombo mencegah kunjungan Annan ke wilayah tersebut, khawatir kelompok Macan Tamil akan memanfaatkan momen itu untuk urusan politik. Pemimpin PBB tersebut lalu berujar, sebelum ia berangkat, bahwa pihaknya akan kembali untuk mengunjungi semua wilayah yang terkena bencana. Sesaat setelah terjadi bencana pihak pemerintah dan Macan Tamil sempat saling bekerja sama namun hari-hari belakangan ketegangan kembali terjadi. Menurut Macan Tamil, wilayah utara sedikit mendapatkan pertolongan, yang segera dibantah oleh pemerintah. Sementara itu di propinsi Aceh, Indonesia, disebutkan jumlah mereka yang kehilangan tempat tinggal mencapai lebih dari 600 ribu orang. Demikian dinyatakan PBB. Sedangkan korban luka-luka yang selamat di rumah sakit berjumlah sediktinya 5 ribu orang. Pemerintah Indonesia mengatakan akan membangun 24 kamp pengungsi sebagai tempat tinggal sementara. * JERMAN BERENCANA PIMPIN PENGADAAN SISTEM PERINGATAN DINI Menteri teknologi Jerman Edelgard Bulmahn mengumumkan bahwa pihaknya berencana mengambil posisi untuk memimpin proyek pengadaan sistem peringatan dini Tsunami di Samudera Hindia. Ia mengatakan institut penelitian geosains di Potsdam telah memiliki konsep awal untuk sistem tersebut, yang dapat ditempatkan di lokasi dalam waktu satu hingga tiga tahun. Biaya alat tersebut mencapai 40 juta Euro. Dengan sistem itu negara-negara di seputar Samudera Hindia dapat peringatan dini lewat internet, e-mail dan sms. * ABBAS YAKIN JADI PRESIDEN PALESTINA Mahmoud Abbas, Pemimpin gerakan pembebasan Palestina, PLO, menyatakan keyakinannya atas proses pemilihan umum presiden untuk menggantikan almarhum Yasser Arafat. Abbas merupakan calon terfavorit. Saat memberikan suaranya di TPS Ramallah, ia berharap agar proses pemilu berjalan damai dan hasilnya dapat memuaskan. Sementara itu saingannya Mustafa Barghouti mengumumkan apa yang ia sebut sebagai pelanggaran. Keberatannya itu terkait dengan seruan para inisiator perdamaian dalam koran Ahad ini, yang menyerukan agar warga Palestina memilih Abbas. Mahmoud Abbas, pria berusia 69 tahun itu dipandang sebagai salah satu pemimpin Palestina yang sangat moderat. Israel dan Amerika Serikat lebih yakin atas Abbas ketimbang almarhum Yasser Arafat. Tapi hal itulah yang membuat kelompk radikal Palestina jadi curiga. Hasil penghitungan sementara pemilu Palestina akan diketahui Ahad malam ini. Namun untuk total hasil akhir, diperkirakan baru ketahuan pada Senin besok. * BADAI ANGIN HAJAR BEBERAPA NEGARA EROPA Badai angin yang menerpa Eropa Barat Laut Sabtu kemarin mengakibatkan 11 orang tewas di Inggris, Denmark dan Swedia. Selain itu puluhan ribu orang terpaksa melewatkan malam tanpa listrik di Swedia, Inggris dan Irlandia. Di Inggris tiupan angin tersebut dikatakan terburuk sejak 40 tahun. Kota Carlisle di utara Inggris, sebagiannya tergenang air akibat guyuran hujan deras. Penduduk lokal terpaksa harus dievakuasi dengan helikopter. Kapal penyeberangan terhempas ke pesisir. Upaya evakuasi segera dilakukan untuk menyelamatkan sekitar 100 penumpang. Di Belanda akibat badai itu beberapa jalan raya ditutup dan lalu lintas penerbangan terganggu. * KESEPAKATAN DAMAI DI SUDAN SELATAN Pemerintah Sudan dan kelompok pembangkang gerakan pembebasan rakyat Sudan, SPLM, menandatangani perjanjian damai di Ibukota Kenya, Nairobi. Dengan demikian perang saudara yang berdarah selama lebih dari 20 tahun di selatan Sudan secara resmi berakhir sudah. Inti dari perjanjian damai tersebut adalah kelompok Kristen dan Animis selatan mendapatkan status otonom dan juga memperoleh bagian dalam penghasilan minyak. Selain itu, disepakati setelah enam tahun berjalan, akan dilakukan referendum di wilayah selatan, di mana warganya dapat menyatakan suaranya untuk berdiri sendiri, lepas dari pemerintahan Islam Sudan. Kesepakatan damai antara pihak pemerintah dan pemberontak di Selatan tidak berkaitan dengan apa yang terjadi di Darfur, Sudan Barat. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
