--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Sabtu 15 Januari 2005 12:20 UTC ** PBB SEDIAKAN TENDA UNTUK 100.000 PENGUNGSI DI ACEH BARAT ** MANTAN PEMIMPIN PARTAI KOMUNIS CINA DALAM KEADAAN KOMA ** PENERBANGAN LANGSUNG SEMENTARA ANTARA CINA DAN TAIWAN ** TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: PERWIRA ANGKATAN LAUT ARGENTINA DIADILI DI SPANYOL ** TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: MAHMOUD ABBAS PRESIDEN PALESTINA DENGAN TUGAS SANGAT BERAT ** TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: GREEN CARD HARUS BANTU EROPA ATASI MASALAH TENAGA KERJA * PBB SEDIAKAN TENDA UNTUK 100.000 PENGUNGSI DI ACEH BARAT PBB akan menyediakan tenda darurat untuk 100.000 pengungsi di Propinsi Aceh. Demikian dikatakan juru bicara organisasi pengungsi PBB UNHCR Mans Nyberg di Banda Aceh. Tenda tersebut, akan disertai dengan perlengkapan pendukungnya. PBB akan segera membawa tenda-tenda tersebut dari Banda Aceh dan Medan dengan helikopter ke wilayah-wilyah di pesisir pantai barat Aceh. Menurut rencana, tenda tersebut dipakai selama enam bulan sampai para pengungsi itu bisa kembali ke rumah masing-masing. * ` MANTAN PEMIMPIN PARTAI KOMUNIS CINA DALAM KEADAAN KOMA Mantan pemimpin partai komunis Cina Zhao Ziyang dalam keadaan koma. Zhao dibawa ke rumah sakit pekan lalu. Zhao, 85 tahun, disingkirkan oleh kubu garis keras dalam partai menyusul protes mahasiswa tahun 1989. Zhao Ziyang pada waktu itu menentang penggunaan militer untuk membubarkan para demonstran di Lapangan Tien An Men. Aksi protes tersebut diakhiri dengan kekerasan, yang menyebabkan ratusan mahasiswa tewas dan ribuan lainnya dipenjara. Sejak itu, Zhao dikenai tahanan rumah dan tidak pernah terlihat lagi di muka umum. * PENERBANGAN LANGSUNG SEMENTARA ANTARA CINA DAN TAIWAN Cina dan Taiwan sepakat untuk sementara membuka jalur penerbangan langsung yang menghubungkan ke dua negara dalam rangka tahun baru Imlek bulan depan. Dalam minggu-minggu pertama Februari, sebanyak 24 penerbangan akan dibuka antara tiga kota besar di Cina dengan dua kota di Taiwan. Menurut Beijing, kesepakatan dengan Taipei berjalan mulus dan bersahabat. Pada umumnya Cina menganggap Taiwan sebagai propinsinya yang membangkang dan harus disatukan dengan Cina daratan. Sedangkan Presiden Taiwan Chen Shui Bian menginginkan kemerdekaan. Sejak 1949, Taiwan tidak memiliki jalur penerbangan dan perkapalan langsung dengan Cina. * KOREA UTARA BERSEDIA BERUNDING KEMBALI TENTANG PROGRAM NUKLIR Amerika Serikat menanggapi secara hati-hati berita bahwa Korea Utara ingin kembali berunding mengenai penghentian program nuklirnya. Gedung Putih mengatakan baru akan mempercayai hal itu apabila telah melihat isyarat kongkrit. Jumat kemarin sesudah lawatan empat hari di Korea Utara, sebuah delegasi parlemen Amerika melaporkan bahwa Korea Utara bersedia melanjutkan pembicaraan dalam beberapa pekan lagi. Bahkan mereka juga siap memperlakukan Amerika sebagai 'sahabat'. Para angota parlemen itu mengatakan bahwa Pyongyang memantau bahasa bermusuhan yang digunakan Washington dan kebijakan Mentri Luar Negri mendatang Condoleezza Rice. Perundingan enam negara mengenai program nuklir Korea Utara itu, macet sejak Juni lalu. * MAHMOUD ABBAS DILANTIK SEBAGAI PRESIDEN PALESTINA Mahmoud Abbas resmi dilantik menjadi presiden Pemerintah Palestina, dalam sidang khusus parlemen di Ramallah. Abbas menggantikan Yasser Arafat yang meninggal dunia November lalu. Presiden baru itu mengimbau gencatan senjata dengan srael. Upacara pelantikan Abbas dibayangi oleh keputusan Perdana Menteri Israel Ariel Sharon untuk memutuskan semua kontak resmi dengan Palestina. Langkah Sharon tersebut diambil menyusul serangan bunuh diri di perbatasan Israel-Jalur Gaza, yang menewaskan enam warga Israel dan tiga pelakunya Kamis lalu. Hari ini dalam operasi militer Israel di Jalur Gaza, sebanyak tiga warga Palestina tewas. * LANGKAH PEMERINTAH IRAK HADAPI PEMILU 30 JANUARI Pemerintah Irak mengumumkan sejumlah langkah keamanan untuk pemilihan umum dua pekan mendatang. Warga Irak wajib libur beberapa hari sebelum 30 Januari supaya pemerintah bisa mengawasi lalu lintas dengan lebih baik. Pada hari pemungutan suara, kendaraan dilarang diparkir di dekat tempat pemungutan suara, untuk mencegah serangan dengan bom mobil seperti yang sering terjadi akhir-akhir ini. Di samping itu, kebebasan bergerak juga akan dibatasi apabila pemerintah menganggap perlu. Lebih jauh, puluhan ribu polisi dan tentara akan diturunkan ke jalan. * HUYGENS KIRIM FOTO TITAN KE BUMI Wahana pendarat Huygens telah mengirim foto-foto pertama ke bumi. Itu adalah foto-foto bulan planet Saturnus yaitu Titan. Para pakar di markas besar organisasi ruang angkasa Eropa ESA di Darmstadt Jerman terkejut melihat foto-foto itu. Terutama sebuah foto yang menunjukkan gambar seperti alur dan danau, yang kemungkinan terbuat dari ethan cair dan metan. Sebagian dari foto itu tidaklah jelas karena kabut tebal yang menyelimuti. Analisa mengenai foto-foto itu akan memakan waktu lama. Menurut para ilmuwan, kondisi di Titan mirip kondisi di bumi pada saat terbentuknya. Kemarin, Huygens mendarat ke Titan sesudah wahana itu dilepas dari wahana ruang angkasa Cassini yang diluncurkan tujuh tahun lalu. ESA dan NASA bekerjasama dalam proyek ini, yang menghabiskan biaya 2,3 milyar Euro. * MILITER AMERIKA BERSALAH SIKSA TAHANAN ABU GHRAIB Militer Amerika Charles Graner dinyatakan bersalah melakukan penyiksaan dan pelecehan terhadap tahanan Abu Ghraib di Irak. Sebuah juri militer di Texas menyatakan Graner bersalah atas sembilan dari sepuluh dakwaan. Juri sekarang harus memutuskan mengenai hukuman, yang bisa mencapai maksimal 15 tahun penjara. Graner dianggap sebagai pelopor penyiksaan di penjara di Bagdad itu. Foto-foto mengenai penyiksaan itu memicu keonaran di seluruh dunia. Para pembela hukum Graner, 36 tahun, mengatakan bahwa Graner hanya menjalankan perintah atasan. * VENEZUELA HENTIKAN HUBUNGAN DAGANG DENGAN KOLOMBIA Presiden Venezuela Hugo Chavez membekukan semua hubungan dagang dengan Kolombia. Chavez menunut permintaan maaf resmi dari Bogota atas aksi penculikan seorang pemimpin pemberontak Kolombia di ibukota Venezuela Caracas. Pekan ini, Kolombia mengakui telah menyewa tentara bayaran untuk menculik pemimpin pemberontak FARC Rodrigo Granda dan membawanya ke Kolombia. Sebagai protes, Venezuela segera memanggil pulang duta besarnya dari Kolombia. Belum jelas dampak penghentian hubungan dagang ini. Yang jelas, Pemerintah Venezuela mengatakan akan menghentikan kegiatan pembangunan pipa gas yang disepakati bersama baru-baru ini. Dalam reaksinya, Presiden Kolombia Alvaro Uribe mengatakan akan menyelesaikan masalah ini melalui pembicaraan. Bogota membantah bahwa dinas keamanan Kolombia telah melanggar kedaulatan Venezuela. * PERWIRA ANGKATAN LAUT ARGENTINA DIADILI DI SPANYOL Perwira angkatan laut Argentina, Adolfo Scilingo Jum'at kemarin diseret ke depan pengadilan Spanyol, dengan dakwaan ikut serta dalam perang kotor di Argentina. Pada tahun 1995, Scilingo menyatakan kepada seorang wartawan bagaimana dia membuang puluhan warga sipil yang sudah tidak sadar ke dalam laut. Hakim Spanyol Balthasar Garzon mendakwa Scilingo pada tahun 2001. Ini adalah untuk pertama kalinya seseorang diadili di luar Argentina atas kejahatan yang dilakukannya di Argentina. Laporan redaktur hukum internasional Sebastiaan Gottlieb. Adolfo Scilingo adalah salah seorang perwira militer Argentina pertama yang membocorkan perincian-perincian yang mengerikan pada zaman apa yang disebut perang kotor di Argentina. Itulah zaman diktator militer yang di Argentina berlangsung antara tahun 1976 sampai 1983. Pada tahun 1995, kepada seorang wartawan, Scilingo berkata bahwa ia dua kali ikut penerbangan militer yang mengangkut orang-orang untuk dibuang ke laut. "Dalam keadaan tidak sadar akibat obat bius, mereka dimasukkan pesawat terbang. Kami lalu menelanjangi mereka dan atas perintah seorang komandan, kita membuka pintu pesawat dan membuang mereka ke laut." Adolfo Scilingo buka mulut karena tidak puas dengan pucuk pimpinan tentara Argentina. Maklum mereka menolak bertanggung jawab terhadap kejadian semasa perang kotor. Tuduhannya ini kembali diulangnya di hadapan hakim Spanyol Balthasar Garzon pada tahun 1997. Garzon kemudian mendakwa Scilingo melanggar sebuah undang-undang Spanyol. Undang-undang dari tahun 1998 itu, memungkinkan pengadilan warga asing atas tuduhan kejahatan perang asal itu melibatkan warga Spanyol. Undang-undang ini juga merupakan dasar penahanan diktator Cile Jenderal Augusto Pinochet di London, tahun 1998. Waktu itu adalah Balthazar Garzon yang meminta pemerintah Inggris untuk menahan Pinochet. Garzon menahan Scilingo bagi 30 peristiwa pembunuhan, 90 penyiksaan ringan, 255 kasus terorisme dan 286 kasus penyiksaan berat. Begitu didakwa, Scilingo segera menarik pernyataannya. Ia menyangkal telah melakukan kejahatan perang. Menurut pengacaranya, Scilingo ditekan untuk membuat pernyataan di bawah sumpah, sehingga perwira militer lain bisa didakwa. Memprotes pengadilannya, Scilingo mogok makan sejak tanggal 12 Desember lalu. Dalam beberapa hari ini konon dia juga menolak minum. Pekan silam akibat kesehatannya yang lemah, Scilingo konon juga sempat tidak sadarkan diri. Menurut istrinya, Scilingo sudah tidak bisa lagi diadili, karena ia kesehatannya terlalu lemah. Pemerintah Spanyol menyatakan Scilingo cukup sehat untuk menghadap pengadilan. Organisasi hak-hak azasi manusia memperkirakan, semasa perang kotor di Argentina itu sekitar 10 sampai 30 ribu orang dibunuh, karena mereka membangkang terhadap pemerintah diktator militer. * MAHMOUD ABBAS PRESIDEN PALESTINA DENGAN TUGAS SANGAT BERAT Enam orang warga Israel tewas kamis lalu akibat serangan di pos perbatasan Karni antara Israel dan Jalur Gaza. Sewaktu aksi tembak menembak balasan, tiga orang Palestina tewas. Serangan ini menggambarkan beratnya tugas Presiden baru Palestina Mahmoud Abbas. Pengganti Yasser Arafat yang dipilih Ahad lalu lewat pemilu itu diambil sumpahnya Sabtu ini. Ulasan redaktur senior Timur Tengah Bertus Hendriks: Karena perhatian media internasional yang sangat luar bisa untuk bencana gempa dan tsunami di Asia, kemungkinan besar banyak orang tidak mengikuti pemilu presiden Palestina Ahad lalu. Rudal-rudal Qassam ditembakkan dari Jalur Gaza, pasukan Israel melakukan aksi balasan, sejumlah anggota Hamas yang dicari ditembak mati dalam aksi penahanan tentara Israel dan setelah itu serangan berdarah di pos perbatasan Karni. Jadi kesimpulannya, situasi masih sama seperti dulu. Secara tidak langsung ini juga menekankan bahwa reaksi positif di Israel dan Barat terhadap pemilu presiden Palestina, sebenarnya terlalu dini. Mahmoud Abbas dipuji-puji sebagai seseorang yang menolak intifada dan menekankan pentingnya perundingan damai. Ia juga dianggap tokoh yang mungkin bisa melanjutkan kembali proses perdamaian yang terhenti. Kemenangannya dengan suara mayoritas lebih dari 62%, kelihatannya mendukung pendapat bahwa rakyat Palestina menghendaki cara yang lain. Tetapi mandat ini tidak sekokoh yang digambarkan, karena menurut pemerintah Palestina jumlah pemilih yang datang memberikan suara sekitar 70%. Hanya 70% dari seluruh pemilih Palestina mendaftarkan diri ikut pemilu. Sepertiga sisanya menolak ikut serta. Ini berarti Mahmoud Abbas hanya didukung kurang dari 45% pemilih Palestina. Ini bukan berarti prestasi yang buruk, paling tidak karena pemilu presiden kemarin juga mengajukan lebih dari satu calon yang serius dan cukup kuat. Lawan Abbas, Mustafa Barghouti mendapat 20% suara. Jadi mandat Abbas tidaklah sebesar yang diberitakan sebelumnya, dan berarti tugas presiden baru ini sangatlah berat. Dunia sepertinya mengharapkan keajaiban dari Mahmoud Abbas. Baik Israel, Amerika Serikat dan Uni Eropa berharap Abbas dapat mengontrol berbagai dinas intelijen Palestina. Setelah itu, presiden yang baru diharapkan dapat melucuti senjata para anggota Hamas, Jihad Islam, Brigade Al Aqsa dan kelompok bersenjata lainnya. Apabila perlu menahan mereka, mengakhiri korupsi yang merajalela dalam tubuh pemerintah Palestina dan setelah itu melanjutkan reformasi demokrasi. Abbas juga diharapkan dapat memperbaiki taraf hidup rakyat Palestina secara drastis, mencoba membebaskan ribuan warga Palestina yang ditahan, dan memulai perundingan dengan Israel sehingga dapat mengakhiri secara definitif pendudukan Israel. Tugas-tugas itu diharapkan dapat dilaksanakan bukan selama beberapa tahun mendatang, tetapi kalau bisa dalam waktu dekat. Abbas harus dapat membuktikan dalam waktu singkat bahwa pendekatannya yang tanpa kekerasan membuahkan hasil, berbeda dengan aksi-aksi intifada yang tanpa hasil. Dalam mewujudkan tujuan-tujuan ambisius itu Abbas sebagian besar tergantung dari kerjasama Israel. Apabila perlu, Amerika juga harus menekan Israel. Kerjasama dan tekanan tersebut tidak didapat Mahmoud Abbas ketika menjabat sebagai perdana menteri di bawah Yasser Arafat tahun 2003. Karena itu tugasnya gagal setelah beberapa bulan. Tugas lain yang mendesak dan sekali lagi digarisbawahi pentingnya dalam aksi berdarah Kamis lalu, adalah mendorong Hamas dan kelompok bersenjata lain untuk melakukan gencatan senjata. Sejak awal, Mahmoud Abbas menekankan gencatan senjata harus dicapai lewat dialog dan bukan konfrontasi senjata. Hamas memang tidak menolak gencatan senjata, tetapi sebagai gantinya menuntut campur tangan dalam pengambilan keputusan mengenai masa depan Palestina. Selain itu Hamas juga menuntut Israel mengumumkan gencatan senjata. Israel harus mengakhiri pembunuhan para pemimpin Hamas dan aksi perburuan para aktivis yang dicari Israel. Kenyataan bahwa Hamas ingin ikut serta dalam pemilu parlemen Palestina Juli mendatang menunjukkan bahwa perundingan mengenai keikutsertaan Hamas dalam pemerintahan Palestina sudah cukup jauh. Tetapi serangan-serangan beberapa hari terakhir juga menjelaskan bahwa belum dicapai persetujuan penuh dengan Hamas dan kelompok bersenjata lainnya. Sementara itu angkatan bersenjata Israel kelihatannya sudah tidak sabar lagi. Bahaya besar untuk Abbas adalah, Israel pertama-tama menuntut jaminan keamanan yang cukup luas sebelum Perdana Menteri Israel Ariel Sharon bersedia memberikan konsesi politik. Atau bahkan sebelum Sharon bersedia memberikan isyarat politik yang cukup besar dengan membebaskan sejumlah besar tahanan Palestina. Tindakan ini memang memperkuat posisi Abbas di antara para pendukungnya di Palestina. Abbas berpendapat, sesuai dengan peta perdamaian Timur Tengah, akhir pelbagai aksi kekerasan harus bersamaan dengan langkah-langkah politik Israel. Sementara Israel tetap berpendapat, pertama-tama jaminan keamanan baru setelah itu penarikan mundur pasukan, pembebasan tahahan, dan melanjutkan perundingan perdamaian mengenai apa yang harus dilakukan setelah Israel menarik diri dari Gaza. Dengan kata lain Mahmod Abbas adalah presiden dengan masa cobaan yang sangat berat. Masalahnya masa percobaan yang diberikan Israel bisa lebih lama dari batas waktu yang diberikan bangsa Palestina. * GREEN CARD HARUS BANTU EROPA ATASI MASALAH TENAGA KERJA Komisi Eropa minggu ini mengajukan usul untuk memberlakukan apa yang dinamakan "green card" atau kartu hijau ijin tinggal tetap untuk Eropa. Dengan cara ini Eropa bisa menanggulangi masalah kurangnya tenaga kerja yang terlatih. Tetapi apakah sistim itu juga membantu memberantas imigran gelap di Eropa? Ulasan redaktur Eropa Thijs Papot: Migrasi buruh adalah masalah peka di negara-negara Uni Eropa. Ini terbukti tahun lalu ketika beberapa negara anggota berniat menolak tenaga kerja dari negara-negara anggota baru Uni Eropa. Bahkan dengan Turki, negara yang masih calon anggota, sudah disepakati tidak akan dilibatkan dalam pasar tenaga kerja Eropa. Tetapi di sisi lain Eropa dihadapkan pada masalah kekurangan tenaga trampil akibat banyaknya angkatan kerja yang memasuki usia pensiun. Untuk itulah maka Komisi Eropa, dewan pengurus harian Uni Eropa, mengusulkan pemberlakukan apa yang disebut "green card" atau kartu hijau, ijin kerja untuk menanggulangi kekosongan angkatan kerja di Eropa. Sistim yang sudah puluhan tahun diterapkan di Amerika Serikat itu, diharapkan bisa memasukkan secara legal tenaga trampil dari negara-negara luar Uni Eropa untuk mengisi sektor kerja yang kosong. Jumlah pekerja Eropa yang memasuki usia pensiun, antara 2010 sampai dengan 2030 diperkirakan akan mencapai 10 sampai 20 juta orang. Pertanyaanya sekarang apakah masalah kekosongan itu bisa diselesaikan dengan migrasi buruh trampil dari luar Uni Eropa. Harry van Dalen, pakar ekonomi kependudukan meragukan manfaat "green card". Menurut Van Dalen, itu bukan pemecahan yang baik. Ia lebih mendukung pemindahan produksi, dari Eropa ke negara berkembang. Uni Eropa harus mengembangkan wacana baru bagi masalah migrasi tenaga trampil, untuk mengisi kekosongan pasar kerja. Karena ini bertolak belakang dengan iklim politik sekarang, di mana negara-negara anggota lama Uni Eropa menutup pasar kerjanya bagi negara anggota baru. Namun Komisi Eropa melihat keuntungan lain dari penerapan ijin kerja bagi buruh non Eropa. Aturan yang jelas dan ketat bagi migrasi ekonomi, diharapkan bisa menekan jumlah pendatang yang masuk secara gelap. Pemikiran ini terkesan baik, namun menurut Harry van Dalen anggapan ini terlalu naif. Jan Niessen, direktur Pokja Eropa urusan migrasi, yakin bahwa penerapan "green card" bisa menekan angka pendatang ilegal ke Eropa. Namun Niessen menambahkan bahwa hasilnya tergantung dari bentuk dan penerapan sistim itu. Karena pendatang ilegal biasanya dari kalangan pendidikan rendah, sedangkan Eropa justru ingin memberi ijin kerja pada tenaga imigran yang trampil. Kekhawatiran Eropa akan masuknya buruh kasar, mungkin didasari pengalaman gelombang migrasi buruh tahun 1960 dan 70an. Para buruh kasar kemudian mendatangkan istri dan anak-anak mereka ke Eropa, yang menimbulkan permasalahan intergrasi. Untuk sementara ini Eropa Barat memusatkan pada apa yang disebut migrasi buruh berpendidikan tinggi. Sejak 1 Januari Jerman memberlakukan undang-undang yang mengijinkan masuk pekerja terlatih di bidang komputer dan teknik dari luar Uni Eropa. Menteri Perekonomian Belanda, Laurents Jan Brinkhorst mendukung kebijakan serupa, tetapi belum mendapat dukungan luas di Belanda. Tetapi Belanda diperkirakan juga akan mengarah ke sana. Dunia usaha di Belanda, seperti halnya di Jerman, sudah mendesak pemerintah agar membuka pasar kerja bagi tenaga trampil dari luar Eropa. Komisi Eropa berharap akhir tahun ini sudah bisa merampungkan rancangan lengkap menyangkut aturan-aturan bersama bagi "green card" Eropa. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
