---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 17 Januari 2005 15:20 UTC



** JUMLAH KORBAN TSUNAMI MENJADI 175.000 ORANG

** JEPANG PERINGATI GEMPA BUMI KOBE 10 TAHUN LALU

** MANTAN PEMIMPIN PARTAI KOMUNIS CINA MENINGGAL DUNIA

** TOPIK TINJAUAN PERS: MILITER ASING BOLEH LEBIH LAMA DI ACEH DAN GAM TIDAK 
AKAN GANGGU RELAWAN ASING

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: STIPE MESIC KEMBALI TERPILIH SEBAGAI 
PRESIDEN KROASIA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: ZHAO ZIYANG TOKOH REFORMIS CINA TUTUP USIA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: POSISI WAPRES JUSUF KALLA SEMAKIN KUAT, SBY 
KEWALAHAN

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: UPAYA MEMULIHKAN KERJASAMA MILITER INDONESIA DAN 
AMERIKA



* JUMLAH KORBAN TSUNAMI MENJADI 175.000 ORANG

Duapuluh dua hari sesudah gelombang tsunami di Samudra Hindia, jumlah korban 
tewas disesuaikan hingga lebih dari 175.000 orang. Pemerintah Sri Lanka 
menyesuaikan jumlah korban dari 30.000 menjadi 38.000, dan tidak menutup 
kemungkinan angka itu akan menjadi 40.000. Dua pertiga dari jumlah korban 
seluruhnya terjadi di Propinsi Aceh. Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono 
meyakinkan Wakil Menteri Pertahanan Amerika Serikat Paul Wolfowitz bahwa 
Jakarta tidak menetapkan batas waktu bagi militer asing di Aceh. Batas waktu 
akhir Maret, yang disebutkan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebelum ini, 
dimaksudkan sebagai acuan bagi tentara Indonesia untuk mempercepat pemberian 
bantuan. Hari ini Perdana Menteri Swedia, Norwegia, dan Finlandia, mengunjungi 
daerah wisata Khao Lak di Thailand. Dalam bencana tsunami 26 Desember lalu, 
lebih dari 2000 orang Skandinavia tewas.


* JEPANG PERINGATI GEMPA BUMI KOBE 10 TAHUN LALU

Jepang memperingati bencana gempa bumi yang menghancurkan kota Kobe sepuluh 
tahun lalu. Sanak keluarga korban menyalakan sebanyak 6433 lilin, satu lilin 
untuk satu korban. Di samping itu juga berlangsung upacara peringatan yang 
dihadiri oleh Kaisar Jepang Akihito. Gempa yang terjadi 17 Januari 1995 itu 
tercatat sebagai gempa terbesar dalam sejarah sesudah perang Jepang. Gempa 
berkekuatan 7,3 pada skala Richter menyebabkan kehancuran hebat, dan 300 ribu 
orang menjadi pengungsi.


* MANTAN PEMIMPIN PARTAI KOMUNIS CINA MENINGGAL DUNIA

Para pembangkang di Cina menuntut pemerintah untuk menyelenggarakan penguburan 
publik bagi mantan pemimpin partai Zhao Ziyang. Mereka juga meminta agar secara 
jujur jasa-jasa Zhao diakui. Hari ini, pemerintah Cina mengumumkan kematian 
Zhao Ziyang.  Ia berada dalam keadaan koma sejak Jumat lalu. Zhao Ziyang sudah 
16 tahun lamanya menjadi orang yang tak diinginkan di Cina. Ia disingkirkan 
sesudah protes mahasiswa di Beijing tahun 1989 karena menentang penggunaan 
militer di Lapangan Tian An Men. Zhao dikenai tahanan rumah dan tidak pernah 
tampak lagi di muka umum. Taiwan dan Jepang menggunakan kematian Zhao ini untuk 
mengimbau demokrasi di Cina. Para pendukung gerakan demokrasi di Hongkong akan 
menyelenggarakan pawai lilin untuk menghormati Zhao.


* PRESIDEN PALESTINA HENTIKAN SERANGAN TERHADAP ISRAEL

Presiden Palestina Mahmud Abbas memerintahkan pasukan keamanan untuk mencegah 
kelompok-kelompok bersenjata Palestina melakukan serangan terhadap Israel. 
Abbas juga menghendaki agar Brigade Martir al-Aqsa melebur ke dalam pasukan 
keamanan reguler. Kemarin PLO menyerukan agar serangan-serangan dihentikan. 
Rabu mendatang, Presiden Abbas akan ke Jalur Gaza dalam upaya mempengaruhi 
pejuang Hamas untuk mematuhi imbauan gencatan senjata. Kemarin Israel 
menyatakan tidak ada masa peralihan bagi presiden baru Palestina tapi ia harus 
segera turun tangan untuk mengatasi kekerasan.


* TABRAKAN KERETA BAWAH TANAH DI BANGKOK

Di ibukota Thailand, Bangkok, tabrakan antara dua kereta bawah tanah 
menyebabkan lebih dari dua ratus orang cedera. Kecelakaan terjadi di stasiun 
Bangkok ketika sebuah kereta berpenumpang 700 orang yang sedang berhenti 
ditabrak oleh kereta kosong. Menurut seorang juru bicara pemerintah, tabrakan 
itu kemungkinan akibat kesalahan manusia. Sebagian besar korban mengalami patah 
tulang dan cedera di kepala. Sebanyak 20 korban dirawat di rumah sakit. Ini 
adalah kecelakaan kereta bawah tanah pertama di bangkok sejak dioperasikan 
setengah tahun yang lalu.


* PELANGGARAN HAK BURUH INTERNASIONAL DI CINA

Wakil Menteri Ekonomi Belanda Karien van Gennip mengakui terjadinya pelanggaran 
hak buruh internasional di Cina. Dalam jawabannya pada pertanyaan tertulis dari 
dua anggota parlemen dari Partai Buruh, Gennip mengatakan bahwa standar 
Organisasi Buruh Internasional ILO tidak selalu dipatuhi di Cina. Tanggapan 
tersebut muncul bersamaan dengan awal kunjungan kerjanya ke Cina. Mengenai 
pertanyaan apakah ia berencana mengangkat isu larangan untuk berserikat bagi 
buruh di Cina, Gennip menjawab ia akan meminta informasi dari 
perusahaan-perusahaan Belanda di sana. Dari jawabannya tidaklah jelas apakah ia 
akan membicarakan masalah tersebut dengan para pejabat Cina.


* STIPE MESIC DIPILIH KEMBALI SEBAGAI PRESIDEN KROASIA

Presiden Stipe Mesic kembali dipilih sebagai presiden Kroasia. Dalam pemilihan 
presiden putaran kedua kemarin, Mesic yang pro Barat itu mengantongi 66 persen 
suara. Sedangkan Wakil Perdana Menteri Jadranka Kosor hanya mampu meraih 
sisanya, 34 persen. Lebih dari separuh pemilih menggunakan suara mereka. Dalam 
pidato kemenangannya, Mesic mengatakan Kroasi berada di ambang pintu Uni Eropa. 
Sekarang semua bisa menyaksikan bahwa demokrasi di Kroasia sudah dewasa. Mesic, 
70 tahun dipuji baik di dalam maupun di luar negri atas upayanya menarik negara 
itu keluar dari keterkucilan internasional. Maret mendatang, Kroasia akan 
memulai perundingan dengan Uni Eropa.


* BADAI HEBAT LANDA YUNANI

Badai hebat yang melanda Yunani telah menewaskan empat orang. Dua awak dari 
sebuah kapal barang tewas ketika kapal mereka tenggelam di Laut Aegea. Tiga 
awak berhasil diselamatkan, sedangkan lima lainnya hilang. Kapal Korea Utara 
yang memuat 700 ton baja itu sedang menuju ke Istambul, Turki. Lebih lanjut, 
seorang penonton pertandingan sepakbola tewas di kota Xanthi karena diterjang 
pintu stadion yang melayang. Sedangkan korban ke empat terjadi di Pulau Euboia 
ketika petugas membenahi kabel-kabel listrik tegangan tinggi yang diterbangkan 
angin.


* BERBAGAI SERANGAN DI IRAK

Dalam berbagai serangan di Irak, sedikitnya  23 orang tewas. Sebanyak enam 
orang polisi tewas ketika seorang pria dengan mengendari mobil meledakkan diri 
di dekat pos polisi di Baji, sebelah utara Tikrit. Di Bakuba, sebanyak tujuh 
tentara Irak tewas ketika berlangsung perampokan terhadap sebuah patroli 
tentara. Sedangkan di Bhagdad Selatan, tiga pejabat pemerintah menjadi korban 
serangan bunuh diri. Serangan-serangan itu tidak mempengaruhi persiapan 
pemilihan umum akhir bulan ini. Pendaftaran para pemilih Irak telah dimulai di 
14 negara. Organisasi Migrasi Internasional memperkirakan bahwa beberapa juta 
warga Irak di pengasingan akan menggunakan hak pilih mereka.


* KOMANDO AMERIKA BERADA DI IRAN SEJAK TAHUN LALU

Sejak pertengahan tahun lalu, pasukan komando Amerika melokalisir kemungkinan 
sasaran serangan di Iran. Demikian dilaporkan majalah terkenal The New Yorker. 
Pasukan komando itu mencari sekitar 25 instalasi nuklir dan kimia, yang bisa 
menjadi sasaran serangan nantinya. Presiden Amerika Serikat George W Bush 
kabarnya menganggap serangan di Irak hanya sebagai salah satu tahap dalam 
perang melawan terorisme dan memberikan perintah bagi operasi rahasia di 
sepuluh negara. The New Yorker mengacu pada sumber-sumber di Pentagon dan dinas 
rahasia. Namun Gedung Putih membantah kabar tersebut.


* BURSA EROPA SEMENTARA PERTAHANKAN KEUNTUNGAN

Bursa-bursa Eropa sementara ini mampu mempertahankan keuntungan akhir pekan 
lalu. Di Amsterdam, indeks AEX naik seperempat persen menjadi 354. Bursa di 
Paris, Frankfurt, dan London, juga mencatat kenaikan.

Di Tokyo, optimisme terhadap perekonomian sendiri mengalahkan kabar tentang 
nilai tukar dolar yang rendah. Indeks Nikkei ditutup 0,4 persen lebih tinggi 
pada 11.487.

Hari ini, bursa di Amerika tutup berhubungan dengan peringatan ulang tahun 
Martin Luther King. 

Nilai tukar Euro tercatat $ 1,3114.


* MILITER ASING BOLEH LEBIH LAMA DI ACEH DAN GAM TIDAK AKAN GANGGU RELAWAN ASING

Militer asing boleh tinggal lebih lama di Indonesia, demikian judul berita pada 
harian pagi Belanda Algemeen Dagblad. Mereka boleh berada di Aceh selama 
dibutuhkan, demikian lanjutnya. Padahal sepekan sebelumnya, Wakil Presiden 
Jusuf Kalla mengatakan bahwa militer asing harus sudah meninggalkan Aceh 
tanggal 26 Maret. Namun ditegaskan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bahwa 
tanggal tersebut bukan batas akhir keberadaan mereka di Aceh tapi tanggal acuan 
bagi Tentara Nasional Indonesia untuk memperbaiki serta mempercepat pemberian 
bantuan. Demikian Algemeen Dagblad.

Namun menurut harian International Herald Tribune, penarikan kembali pernyataan 
wakil presiden itu, merupakan langkah Jakarta untuk mengurangi ketegangan 
antara Jakarta dengan Washington. Kabarnya, pengumuman tentang batas waktu 
kehadiran militer asing itu, menyebabkan kemarahan Kongres Amerika. Kongres 
menganggap pernyataan itu sebagai sikap kurang berterima kasih atas bantuan 
darurat, terutama melalui helikopter angkatan laut Amerika untuk mencapai 
wilayah-wilayah terpencil. 

Herald Tribune melanjutkan bahwa Amerika dan Indonesia berusaha menggunakan 
kerjasama dalam menghadapi krisisi tsunami ini untuk memulihkan hubungan 
kerjasama militer antara kedua negara yang dibekukan sesudah tentara membunuh 
demonstran pada insiden Santa Cruz, November 1991. Namun sesudah serangan 11 
September, pelatihan kontra terorisme dilanjutkan. Pekan lalu pembatasan 
penjualan senjata diperlunak, sehingga penjualan suku cadang pesawat helikopter 
militer C-130, bisa dilanjutkan. Dengan demikian, pesawat-pesawat itu bisa 
digunakan untuk mengangkut bantuan kemanusiaan. 

Sikap melunak Washington itu, ditegaskan oleh wakil menteri pertahanan Amerika 
Paul Wolfowitz yang berada di Indonesia. Mantan duta besar Amerika untuk 
Indonesia itu menegaskan pembatasan Kongres terhadap latihan serta penjualan 
senjata harus dievaluasi kembali, karena TNI sudah berupaya menjadi profesional 
dan bertanggung jawab. 'Apabila kita berminat terhadap reformasi militer di 
sini maka kita harus mempertimbangkan kembali posisi kita', demikian dikatakan 
Wolfowitz seperti dikutip International Herald Tribune.

Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, juga menggunakan kesempatan dalam 
konperensi bersama dengan Wolfowitz itu untuk meminta Wsahington memulihkan 
latihan perwira militer Indonesia dalam bidang manajemen dan aspek strategi 
pertahanan. Ditambahkan oleh Sudarsono bahwa TNI sedang bekerja keras untuk 
mereformasi 350 ribu anggotanya, walaupun dengan anggaran yang hanya mencapai 
1,1 milyar dolar. Demikian Herald Tribune.

Untuk menepis ketakutan bahwa Gerakan Aceh Merdeka GAM mungkin saja menyerang 
atau menculik relawan asing, seperti yang dikatakan Menko Kesra Alwi Shihab 
pekan lalu, maka seorang jurubicara GAM memberi keterangan kepada pers asing. 
Ini suatu hal yang jarang terjadi. Harian The New York Times memberitakan, 
jurubicara GAM yang menyebut diri Mucksalmina, mengatakan bahwa warga asing 
tidak perlu takut pada GAM. Pimpinan GAM telah memerintahkan anak buahnya untuk 
tidak mengganggu pekerja bantuan asing. 'Saya sangat berterima kasih kepada 
Amerika dan seluruh dunia, ketika melihat bencana ini, mereka segera datang 
menolong'. Demikian kata Mucksalmina. 

Menurut The New York Times, satu keprihatinan besar adalah pendirian kamp-kamp 
untuk menampung 400.000 orang pengungsi. Apakah pemerintah akan menggunakan 
kamp-kamp itu sebagai cara untuk mengontrol penduduk di wilayah pemberontak 
atau apakah para pemberontak akan menggunakan kamp-kamp itu untuk 
mengorganisasikan dan membekali diri. 

Di salah satu kamp di Banda Aceh Barat Daya, seorang pemimpin masyarakat 
setempat yang ketakutan mengatakan, sejumlah pemberontak mengunjungi kamp untuk 
menemui sanak keluarganya. Mereka tidak mengambil bantuan atau tampak ingin 
mengorganisasikan diri. Namun toh ada ketakutan bahwa kunjungan itu bisa 
membuka peluang bagi tentara untuk melakukan balasan. Bahkan, demikian sang 
pemimpin, seorang komandan militer tahu soal kunjungan GAM Itu, dan telah 
mengancam untuk mengurangi bantuan apabila ini berlanjut. Demikian The New York 
Times.

Dan demikian pula tinjauan pers kali ini.


* STIPE MESIC KEMBALI TERPILIH SEBAGAI PRESIDEN KROASIA

Intro: Dengan mayoritas mutlak, Stipe Mesic yang pro Barat Ahad kemarin 
terpilih kembali sebagai presiden Kroasia. Sekarang ia berkesempatan mewujudkan 
cita-citanya menjadikan Kroasia sebagai anggota Uni Eropa. Tetapi sebelum itu 
Kroasia harus terlebih dahulu menyerahkan Ante Gotovia kepada Tribunal 
Yugoslavia di Den Haag. Laporan redaktur Eropa Timur Nicolien den Boer.

Dalam pemilihan presiden babak pertama Stipe Mesic sebenarnya sudah bersorak 
menang. Dalam jajak pendapat ia sudah terbukti menang.  Tetapi ternyata 
perolehan suara Mesic pada babak pertama itu tidak sampai 50%, sehingga 
dibutuhkan babak kedua. Saingan utamanya, Jadranka Kosor dari partai 
konservatif HDZ, partai mendiang presiden Franjo Tudjman, meraih 20% suara pada 
babak pertama itu. Dari sini sebenarnya sudah terlihat, pada babak kedua Mesic 
akan menang. Dan memang begitulah, ia meraih 66% suara pada pilpres babak kedua 
yang dilakukan kemarin. 

Dalam tata negara Kroasia, seorang presiden memiliki wewenang terbatas. Walau 
begitu Stipe Mesic yang berusia 70 tahun itu berharap akan masuk sejarah 
sebagai presiden yang menjadikan Kroasia anggota Uni Eropa. Kroasia akan mulai 
merundingkan keanggotaan itu pada tanggal 17 Maret mendatang. Tetapi hari 
bersejarah itu hanya akan dimulai kalau Kroasia menyerahkan Jenderal Ante 
Gotovina kepada Tribunal Yugoslavia. Sudah bertahun-tahun Gotovina dicari oleh 
Carla del Ponte, Jaksa Penuntut Utama Tribunal Yugoslavia. Ia dituduh melakukan 
tindak kejahatan perang terhadap warga Serbia pada tahun 1990an. Sejak mulai 
berkuasa tahun 2000, Stipe Mesic berhasil memulihkan kepercayaan internasional 
terhadap negerinya. Antara lain dengan menyerahkan tokoh-tokoh yang didakwa 
melakukan kejahatan perang pada Tribunal Yugoslavia. Tetapi sekarang Mesic 
mengatakan bahwa Ante Gotovina tidak bisa ditemukan. 

Dion van den Berg, pakar Kroasia pada LSM IKV, berpendapat bahwa Gotovina 
berada di Kroasia atau tidak jauh dari negara itu. Menurut Van den Berg 
Gotovina itu sering dilihat ada di wilayah itu. Gotovina konon juga memperoleh 
dukungan dari pihak pemerintah, karena tanpa dukungan itu tidak mungkin ia bisa 
begitu lama menjadi buron tribunal. Sebagain elite politik Kroasia tidak 
melihat Gotovina sebagai pelaku kejahatan perang. Ia justru dianggap sebagai 
pahlawan.

"Banyak pihak di dalam partai HDZ yang berkuasa beranggapan omong kosong saja 
kalau Jenderal Ante Gotovina dianggap sebagai penjahat perang. Mereka jengkel 
sekali pada masyarakat internasional dan tribunal Yugoslavia." Demikian Dion 
van den Berg.

Mayoritas warga Kroasia juga masih memuja-muja Ante Gotovina. Di mata rakyat 
Kroasia ia telah membebaskan negaranya dari penjajahan Serbia. Pada tahun 1991 
Kroasia menyatakan diri merdeka, disusul dengan perang dengan pasukan Federal 
Yugoslavia yang didominasi Serbia dan minoritas Serbia di Kroasia. Serbia 
menduduki sebagian wilayah Kroasia, dan Jenderal Gotovina akhirnya berhasil 
mengambil-alih sebagian besar wilayah tersebut dari tangan Serbia. Walaupun 
begitu pakar Kroasia Dion van den Berg berpendapat dukungan terhadap Jenderal 
purnawirawan Gotovia makin berkurang saja. Semakin banyak warga Kroasinya yang 
ingin supaya Gotovina diadili saja oleh Tribunal, sehingga Kroasia bisa menjadi 
anggota Uni Eropa.

Sikap yang sama perlahan-lahan juga mulai mendekati jaringan orang-orang 
terdekat Gotovina. Minggu lalu lewat pengacaranya jenderal ini menyatakan 
bersedia menyerahkan diri, asal diadili di Zagreb. Tribunal Yugoslavia langsung 
menolak permintaan tersebut, karena bisa dijadikan preseden misalnya oleh kedua 
pemimpin Serbia-Bosnia yang masih buruon Radovan Karadzic dan Ratko Mladic. 
Selain itu Uni Eropa juga tidak puas karena proses reformasi badan kehakiman di 
Kroasia berlangsung terlalu lama. 

Dion Van den Berg melanjutkan, iritasi terhadap Kroasia semakin meningkat. 
Masyarakat internasional telah terlalu banyak mengambil risiko dengan mendukung 
negara itu, antara lain sebagai contoh bagi negara-negara bekas Yugoslavia 
lainnya. Selain itu menurut Komisi Eropa prestasi Zagreb tidaklah memadai, juga 
kerjasama dengan Tribunal Yugoslavia tidak seperti yang diharapkan. Menurut Van 
den Berg pemerintah Kroasia bisa sangat kecewa, karena beranggapan bahwa mereka 
telah memenuhi semua persyaratan. Tetapi apabila Gotovina tidak diserahkan 
kepada Tribunal sebelum 17 Maret mendatang, maka Kroasia harus memecahkan 
masalah yang sangat sulit dalam waktu singkat.


* ZHAO ZIYANG TOKOH REFORMIS CINA TUTUP USIA

Berita bahwa mantan pemimpin partai komunis Cina yang terjungkal dari 
kekuasaan, Zhao Ziyang meninggal dunia diumumkan Senin kemarin oleh kantor 
berita Inggris, Reuters. Kantor berita itu mendapat infomasi dari anak lelaki 
Zhao, tetapi kantor berita Cina Sin Hua baru menguatkan berita kematian 
tersebut beberapa jam kemudian. Laporan koresponden Garrie van Pinxteren dari 
Beijing:

Zhao Ziyang meninggal dunia Senin dini hari, tetapi sampai Senin malam 
kematiannya belum juga diumumkan oleh media Cina. Ini menunjukkan betapa 
kontroversialnya peran Zhao Ziyang dalam pemberontakan para mahasiswa Cina di 
lapangan Tian An Men tahun 1989.

Titik balik terbesar karir politik Zhao adalah penampilannya pada 19 Mei 1989. 
Ketika itu, bersama dengan asistennya, Wen Jiabao, yang sekarang menjabat 
Perdana Menteri, Zhao datang ke lapangan Tian An Men. Dengan wajah lelah dan 
penuh air mata ia berseru kepada para mahasiswa untuk secara sukarela 
membubarkan diri. "Saya datang terlambat", begitu Zhao, mungkin karena ia tahu 
apa yang akan terjadi. Sehari kemudian pemerintah Cina mengumumkan keadaan 
darurat di ibukota Beijing. Itulah awal aksi berdarah akibat serangan pasukan 
Cina yang ingin mematahkan perlawanan para mahasiswa.

Karena tampil di Lapangan Tian An Men, Zhao langsung terjungkal dari 
kekuasaannya. Sebulan kemudian ia dikenai tahanan rumah yang tetap berlaku 
hingga ia meninggal dunia Senin 17 januari kemarin. Zhao Ziyang menjadi anggota 
partai komunis sejak 1938. Pada tahun 1987 ia diangkat oleh Deng Xiaoping 
sebagai calon penggantinya. Zhao terutama dikenal berhasil melaksanakan 
reformasi ekonomi di Propinsi Sichuan, Cina Tengah. Setelah diangkat sebagai 
ketua partai untuk propinsi Sichuan di tahun 1975, Zhao menjalankan reformasi 
pertanian yang kemudian dijadikan model untuk seluruh Cina. Ia mencabut sistim 
komunal dan memberi kesempatan kepada para petani untuk mengolah sepetak tanah 
sendiri dan menjadi pengusaha kecil. Ini sangat meningkatkan kemakmuran warga 
desa Sichuan. Jasa-jasa Zhao ini dihargai oleh pemerintah pusat Cina.

Zhao kemudian diangkat sebagai pengganti Hu Yaobang, yang juga terjungkal dari 
kekuasaannya. Hu dianggap terlalu bersimpati pada para mahasiswa dan kaum 
intelektual Cina. Selain itu Hu mendesakkan apa yang dinamakan "modernisasi 
kelima", yaitu demokratisasi.

Zhao juga tertarik pada kemungkinan mereformasi partai komunis Cina. Tetapi 
akhirnya ia hanya memusatkan para reformasi ekonomi. Ironisnya justru dampak 
reformasinya ini akhirnya menjatuhkan Zhao sendiri. Liberalisasi ekonomi tidak 
hanya menambah kemakmuran, tetapi juga menyebabkan korupsi. Korupsi adalah 
salah satu tema yang ditentang para mahasiswa di tahun 1989.

Pemerintah sekarang punya tugas yang sangat peka untuk mengembalikan Zhao 
Ziyang ke posisi yang layak dalam sejarah Cina. Ironisnya justru Wen Jiabao, 
perdana menteri Cina yang bekas murid Zhao itu yang didesak untuk menjelaskan 
di mana persisnya posisi politik mendiang gurunya. Dan itu bisa disimpulkan 
dari pernyataan pemerintah Cina yang masih harus dikeluarkan mengenai wafatnya 
Zhao Ziyang.


* POSISI WAPRES JUSUF KALLA SEMAKIN KUAT, SBY KEWALAHAN

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kelihatannya sulit menghadapi wakilnya Jusuf 
Kalla. Ini terlihat dari keraguan pemerintah mengenai batas akhir kehadiran 
tentara asing di Aceh. Selain itu usaha sejumlah anggota DPR menginterpelasi SK 
Wapres mengenai bantuan Aceh juga tidak membuahkan hasil. Menurut Prof. Dr 
Hotman Siahaan, pakar politik di Universitas Airlangga Surabaya, posisi Jusuf 
Kalla makin kuat, baik dalam parlemen maupun kabinet. Bahkan menurutnya makin 
santer saja desas-desus reshuffle kabinet untuk menempatkan lebih banyak orang 
Golkar di kabinet. Ikuti keterangan prof. Hotman Siahaan kepada Radio Nederland:

Hotman Siahaan [HS]: Pertama Jusuf Kalla itu ketua Bakostranas. Sehingga atas 
nama itu terjadi problem struktural yang kemarin telah menjadi isu politik 
juga. Dia mengeluarkan SK atas nama wakil presiden untuk menyelesaikan 
persoalan. Nampaknya memang peran Jusuf Kalla ini sudah keluar dari tata krama 
yang ada. Saya kira karena dia yang pertama langsung menangani persoalan di 
sana, dia yang kemudian juga memerintahkan untuk membuat koordinasi itu, dan 
kemudian dia juga yang melihat tekanan-tekanan politik terhadap hadirnya banyak 
pihak-pihak asing. Sehingga Jusuf Kalla mau mencoba membuat statement untuk 
melebihi seorang presiden. Ini saya kira persoalan yang terjadi dan agak 
melunak karena panglima TNI menyatakan tidak ada masalah tentang pasukan asing.

Jadi ini saya kira contoh dari betapa pertama antara Susilo Bambang Yudhoyono 
dengan Jusuf Kalla, nampaknya tidak ada kesepahaman dalam melakukan penanganan 
tentang Aceh itu. Yang paling banyak bekerja ke sana Jusuf Kalla. Tetapi ketika 
presiden datang ke Nias, baru terlihat bahwa koordinasi tidak berjalan. Itu 
hari ini dia kemudian rapat mendadak untuk segera menyelesaikan persoalan. Nah 
dilihat dari sudut ini memang isu yang sekarang berkembang di Indionesia kan 
seolah-olah Jusuf Kalla ini mau mengambil peran yang lebih besar dari Susilo 
Bambang Yudhoyono yang nampaknya ragu dalam menganbil keputusan. 

Dan ini juga dikaitkan dengan posisi Jusuf Kalla yang sekarang menguat di 
parlemen, karena dia telah menjadi ketua Golkar. Bahkan isu-isu yang sekarang 
berkembang, tapi ini hanya sms yang datang, ada usaha-usahalah mungkin dalam 
waktu dekat akan ada reshuffle kabinet. Dan akan Jusuf Kalla masukkan 
orang-orangnya, misalnya Jaksa Agung akan diganti dari Abdurrahman Saleh ke 
Muladi. Rumour-rumour semacam itu yang terjadi sekarang, yang menunjukkan 
betapa ada hubungan yang kurang koordinasi antara presiden dengan wakilnya. 
Sementara wakil presiden ini mengambil inisiatif dengan kepercayaan diri yang 
besar bahwa ia punya dukungan yang kuat secara politis.

Radio Nederland [RN]: DPR sekarang mempermasalahkan SK wapres dan mereka juga 
meminta kepada presiden untuk menegur Jusuf Kalla. Bagaimana ini menurut bapak?

HS: Seharusnya begitu, tetapi suara dari DPR kan sekarang kan akhirnya ditapis. 
Artinya ternyata nggak cukup kuat interpelasi itu. Ini juga menunjukkan betapa 
Jusuf Kalla punya kekuatan yang dominan di DPR. Dan kemudian lalu dinyatakan 
cukup menteri sekretaris negara yang menjelaskan itu. Dianggap sudah cukup. 
Tidak perlu ada lagi teguran dari presiden. Kalau menurut sekneg itu kan keliru 
memang. Harusnya presiden. Tapi persoalannya, ini memang menurut saya, kalau 
memang menteri sekretariat negara sudah menyatakan itu keliru kan tidak cukup 
penjelasannya. Harusnya segera diambil-alih oleh SK Presiden dong. Tapi kan 
nyatanya tidak. Nah ini pertanyaannya orang kan jadi aneh. Apakah Susilo tidak 
berani terhadap Jusuf Kalla atas nama ini atau apa? 

Saya kira presiden kita ini kan dikira peragu. Sulit mengambil keputusan, 
terlalu banyak pertimbangan. Ada kekhawatiran-kekhawatiran tertentu akan 
menimbulkan problem-problem dengan Jusuf Kalla yang telah dianggap dominan. 
Kalau dia memang menegakkan posisinya sebagai presiden, menurut saya segera 
ambil inisiatif dong. Tapi kalau itu dilakukan, kan makin kentara 
persoalan-persoalan yang terjadi di dalam pemerintahan yang 100 hari ini. Ini 
sudah mau berakhir pemerintahan 100 hari yang dijanjikan itu. Dan tidak ada 
tanda apa pun ke arah perbaikan-perbaikan yang dijanjikan.

RN: Kalau SBY tetap diam apakah posisi Jusuf Kalla akan semakin kuat atau ini 
merupakan suatu tanda keretakkan pertama diantara keduanya?

HS: Saya melihatnya sebagai tanda keretakkan pertama. Bahwa posisinya Jusuf 
Kalla akan menguat itu saya kira belum sejauh itu. Karena nampaknya tidak 
semudah itulah bagi seorang presiden untuk segera bisa diganggu oleh wakilnya. 
Cuma kasus ini menunjukkan betapa image Susilo Bambang Yudhoyono itu tidak 
begitu berwibawa di dalam menjalankan pemerintahan. Karena ini sudah terjadi 
sebenarnya sejak pemilihan kabinet. Karena tekanan-tekanan Jusuf Kalla ternyata 
cukup efektif sehingga apa yang  telah diputuskan oleh SBY banyak yang tidak 
jadi dalam pemilihan-pemilihan menteri-menterinya itu.

Selama presiden ini tidak segera mengambil sikap politisnya dan menunjukkan 
posisinya sebagai presiden, saya kira dia akan diganggu terus. Dan masalahnya 
sekarang bahwa Jusuf Kalla makin menguat.

RN: Dan ini bisa berakhir dengan reshuffle kabinet?

HS: Saya kira isu itu sudah semakin kencang tentang reshuffle kabinet. Nah 
kalau sudah urusan kabinet malah Jusf Kalla yang makin dominan, saya kira ya 
makin susah bagi presiden. Tapi kalau momentumnya yang dipakai oleh presiden 
untuk segera dia memulihkan keinginan-keinginannya untuk memilih 
menteri-menteri yang dia bayangkan, ya kita lihat saja gitu. Tapi menurut saya 
kok nampaknya belum cukup kekuatan SBY sekarang menghadapi Jusuf Kalla.

Demikian Prof. Dr Hotman Siahaan, pakar politik di Universitas Airlangga 
Surabaya.


* UPAYA MEMULIHKAN KERJASAMA MILITER INDONESIA DAN AMERIKA

Intro: Pemerintah Indonesia dan pemerintah Amerika Serikat berniat memulihkan 
kerjasama militer kedua negara. Ini terlihat pada kunjungan wakil mehan Amerika 
Paul Wolfowitz Ahad lalu di Jakarta. Supaya kerjasama militer kedua negara bisa 
pulih masih dibutuhkan persetujuan Kongres yang terdiri dari Dewan Perwakilan 
dan Senat Amerika. Di sinilah letak masalahnya, karena Kongres Amerika tidak 
yakin bahwa TNI sudah berubah. Menurut pakar LIPI, Dr. Dewi Fortuna Anwar, ada 
baiknya kalau Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono tidak langsung meyakinkan 
Kongres dan masyarakat Amerika tentang perubahan dalam TNI. Pemerintah 
Indonesia sebaiknya meyakinkan khalayak dalam negeri dulu, terutama kalangan 
LSM bahwa TNI memang benar-benar tidak akan mencampuri urusan politik.

Dewi Fortuna Anwar [DFA]: Ya, saya tidak bisa berspekulasi ya, sejauh mana 
Kongres akan menyetujui dihapusnya embargo penjualan alat-alat militer pada 
Indonesia dengan alasan tsunami ini. Tetapi kita sebagai orang Indonesia tentu 
saja mengharapkan Kongres bisa melihat ada upaya-upaya serius masyarakat dan 
pemerintah Indonesia yang memang secara sistematis telah melakukan upaya-upaya 
reformasi, begitu. Ya, kasus tsunami memang menunjukkan betapa tidak berdayanya 
TNI, karena tidak lengkapnya alat-alat transportasi di dalam bertindak tanggap 
menghadapi bahaya. Tetapi tanpa ada tsunami itupun kita sudah menyadari betapa 
terbelakangnya peralatan yang dimiliki oleh militer Indonesia.

Dan di lain pihak kekhawatiran militer melakukan intervensi kembali di dalam 
bidang-bidang politik itu belakangan kan sudah mulai ditangani oleh pihak 
Indonesia melalui rangkaian gerakan reformasi politik dan sebagainya. Jadi Pak 
Juwono Sudarsono saya kira akan berusaha meyakinkan publik Amerika, khususnya 
anggota Kongres bahwa Indonesia sekarang itu memang sudah jauh berbeda. Ada 
perubahan yang cukup fundamental di dalam paradigma politik Indonesia umumnya 
dan hubungan militer dan sipil khususnya di Indonesia, sehingga diharapkan 
bahwa ini bisa mengubah persepsi peranan militer di Indoneisa. Tapi saya kira 
ini bukan pekerjaan yang mudah.

Tentu Indonesia di sini, khususnya pemerintah, Pak Menteri Pertahanan harus 
berusaha meyakinkan kalangan Kongres yang masing-masing itu memiliki 
kepentingan yang berbeda-beda. Jadi ini pekerjaan yang cukup berat untuk 
melakukan lobby, baik pada anggota Housenya maupun anggota Senatnya. Dan dalam 
hal ini juga tidak cukup hanya berhubungan dengan Capitol Hill. Harus juga 
berhubungan dengan media massa dan dengan political action comittee, berbagai 
LSM yang mungkin sudah memiliki persepsi yang begitu kuat yang sulit diubah 
dalam sekejap begitu.

Radio Nederland [RN]: Mungkin kalau bisa saya sebut, salah satu hal yang 
memberatkan mereka, terutama kalangan LSM di Amerika adalah bahwa pengadilan 
para perwira militer yang terlibat pada kasus penghancuran Timor Timur pasca 
referendum Agustus 1999 tidak dinilai memuaskan. Apakah menurut Ibu Dewi 
Amerika bisa diyakinkan sekali lagi bahwa itu semuanya sudah prestasi maksimal 
Indonesia soal pengadilan ini?

DFA: Ya memang banyak pihak yang merasa kurang yakin, bahwa pengadilan di 
Indonesia itu sudah maksimal. Jadi yang bisa dilakukan oleh Menteri Pertahanan 
adalah mengatakan bahwa ini adalah masalah hukum di Indonesia. Selama ini kita 
selalu melihat bahwa memang sering terjadi kasus impunity (kekebalan hukum, 
red) terhadap pelanggaran-pelanggaran HAM ini.

Jadi biasanya yang dipersalahkan selalu tingkat bawah. Yaitu yang mengangkat 
senjata langsung atau yang melakukan tindakan pelecehan atau pelanggaran HAM 
langsung pada tataran yang sangat rendah, itu yang kena. Sementara pada tataran 
komandonya jarang yang kena. Padahal kita tahu bahwa di militer itu biasanya 
bawahan itu tidak bisa bertindak tanpa sepengetahuan atasan. Dan apabila 
terjadi pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh bawahan, tanpa 
sepengetahuan atasan, atasan pun dianggap ikut bertanggung jawab, karena 
militer itu hirarkinya sangat ketat. Jadi kita lihat bahwa pihak Amerika 
Serikat, terutama LSM dan Kongresnya kurang mampu diyakinkan oleh pihak 
Indonesia, bahwa atasan militer itu tidak tahu menahu dan tidak kuasa 
mengontrol perilaku anak buahnya.

Sekarang ini saya kira menteri pertahanan harus mampu meyakinkan bahwa 
barangkali ada situasi yang sangat luar biasa sekitar tahun 1999, ketika 
terjadi reformasi politik dan barang kali ada masalah di dalam komandan kontrol 
di Indonesia yang menunjukkan bahwa memang betul-betul tidak ada kesengajaan 
untuk membiarkan terjadinya pelanggaran HAM berat di Timtim. Karena kita juga 
tahu bahwa dalam kasus hak-hak asasi manusia pelanggaran itu tidak hanya yang 
dilakukan secara sengaja atau crime by commission, tetapi juga pelanggaran 
karena lalai di dalam melaksanakan tugas, sehingga terjadi pembantaian 
misalnya, atau kekerasan. Indonesia, dalam komando militernya kan dituduh ada 
semacam crime by ommision tersebut. Pemerintah khususnya Pak Menhan harus 
meyakinkan bahwa tidak ada itu.

Nah dan saya kira ini memang tidak mudah untuk meyakinkan mereka. Makanya saya 
katakan tadi ini salah satu perjuangan yang cukup berat. Dan kemudian Menhan 
juga harus meyakinkan bahwa peradilan di Indonesia ini sudah cukup berbuat 
baik. Jadi kalau ada problemnya barangkali di materi hukum Indonesia sendiri 
yang menyulitkan untuk mengadili orang-orang yang berada dalam satu organisasi 
yang rapih. Karena dalam hukum positif kita susah kadang-kadang menghukum aktor 
intelektual atau atasan yang tidak terlibat langsung di dalam satu tindakan 
pelanggaran.

RN: Kalau begitu menurut Ibu Dewi bagaimana? Akan berhasil upaya menteri 
pertahanan? Atau kita harus menunggu pada pemerintahan yang lain?

DFA: Saya berharap, berdoa ya, Bapak Juwono akan bisa berhasil. Tetapi kalau 
hanya pemerintah saja yang bergerak di sini saya kira itu akan kurang efektif, 
karena biasanya pemerintah melakukan lobby ke tingkat LSM itu kurang dipercaya 
oleh LSMnya. Jadi dalam hal ini pemerintah Indoensia juga perlu menggalang 
dukungan dari pihak LSM Indonesia.

Nah dalam hal ini saya sendiri masih ragu apakah pihak LSM Indonesia sendiri 
sudah satu persepsi tentang tidak adanya tanggung jawab militer Indonesia di 
dalam berbagai kekerasan tersebut. Jadi kalau upaya ini hanya dilakukan oleh 
pemerintah, tanpa pemerintah Indonesia sendiri mampu meyakinkan masyarakat di 
dalam negeri, termasuk dukungan dari NGO, termasuk LSM-LSM yang bergerak dalam 
bidang hak-hak asasi manusia serta media massanya, tanpa adanya satu pandangan 
dari masyarakat Indonesia sendiri, agak sulit juga meyakinkan pihak luar. 
Apalagi kalau pemerintah ingin melakukan lobby terhadap masyarakat sipil, kalau 
masyarakat sipil di Indonesia sendiri kurang mampu diyakinkan oleh pemerintah. 

Demikian Dr. Dewi Fortuna Anwar, pakar politik LIPI.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke