---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 18 Januari 2005 15:50 UTC



** SBY PERINTAHKAN HENTIKAN PENGHITUNGAN MAYAT KORBAN GEMPA ACEH

** PBB CABUT LARANGAN BEPERGIAN DI ACEH

** PEMIMPIN MACAN TAMIL MASIH HIDUP

** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: DENMARK CEMAS DAN KAMP PENAMPUNGAN KEMBALIKAN 
ACEH KE DARURAT MILITER

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: ANGGOTA PARLEMEN BELANDA AYAAN HIRSI ALI KEMBALI 
BERTUGAS

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: AIRBUS A-380 PESAWAT PENUMPANG TERBESAR DI 
DUNIA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: 18 TAHUN PENJARA UNTUK PENJAHAT PERANG 
SERBIA BLAGOJEVIC

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: AMBISI MENGURANGI KEMISKINAN DUNIA SAMPAI 
SEPARUHNYA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: INDONESIA HARUS PANDAI MANFAATKAN KOMITMEN 
INTERNASIONAL DALAM REHABILITASI ACEH

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: INDONESIA DUDUKI JABATAN KETUA KOMISI HAM PBB



* SBY PERINTAHKAN HENTIKAN PENGHITUNGAN MAYAT KORBAN GEMPA ACEH

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan para petugas untuk menghentikan 
penghitungan jumlah mayat korban bencana gempa dan tsunami dan langsung 
mengubur mereka. Walaupun angka resmi terakhir korban gempa di Aceh telah 
mencapai 115.000 orang, angka sebenarnya tidak akan diketahui karena banyak 
sekali mayat yang langsung dikubur di kuburan-kuburan massal. Saat ini 
pemerintah meminta para relawan untuk memusatkan diri pada pengumpulan data 
para pengungsi serta korban yang masih dirawat di rumah sakit. Selain itu tugas 
pencarian korban yang hilang ditingkatkan. Menurut Departemen Kesehatan 
penghitungan jumlah mayat telah dihentikan beberapa hari lalu.


* PBB CABUT LARANGAN BEPERGIAN DI ACEH 

Perserikatan Bangsa-Bangsa mencabut kembali larangan bagi para pekerjanya untuk 
bepergian di Aceh. Senin kemarin PBB memberlakukan larangan tersebut setelah 
mendapat informasi dari Denmark dan Swedia mengenai kemungkinan serangan 
teroris terhadap para pekerja asing. Seorang jurubicara PBB di Indonesia 
menyatakan, larangan itu bersifat sementara dan sekarang dicabut karena tidak 
ada alasan untuk diperpanjang. Menurut Sekjend PBB Kofi Annan, tiga minggu 
setelah gempa dan tsunami maka pemberian bantuan darurat dapat dihentikan 
secara bertahap dan dimulai tahap pembangunan kembali.


* PEMIMPIN MACAN TAMIL MASIH HIDUP

Pemimpin gerakan pemberontak Macan Tamil di Srilangka untuk pertama kali 
setelah bencana tsunami Desember lalu, kembali muncul di muka umum. Velupillai 
Prabhakaran yang berusia 50 tahun memimpin sebuah pertemuan dengan para pemberi 
bantuan di kota Kilinochchi Srilangka Utara. Dalam artikelnya di halaman 
internet Macan Tamil, pemimpin itu menyatakan sangat terkejut akan besarnya 
kerugian dan banyaknya korban yang tewas. Minggu terakhir beredar isu bahwa 
pemimpin Tamil tersebut tewas akibat bencana. Hal yang sama juga diberitakan 
radio nasional Srilangka. Menurut juru bicara Macan Tamil minggu depan 
Prabhakaran akan berbicara dengan Menteri Luar Negeri Norwegia Jan Peterson. 
Norwegia berfungsi sebagai perantara dalam konflik antara pemerintah Srilangka 
dengan Macan Tamil. Tiga tahun lalu diberlakukan gencatan senjata atas 
pertolongan Norwegia, tetapi sejak itu tidak ada perkembangan baru dalam 
pembicaraan. Setelah bencana 26 Desember, menlu Norwegia menyatakan akan 
kembali mencoba mengundang kedua belah pihak ke meja perundingan.


* ISRAEL BERIKAN WAKTU LEBIH LAMA KEPADA MAHMOUD ABBAS

Israel memberikan waktu yang lebih lama kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas 
untuk berbicara dengan para pejuang radikal Palestina. Pemerintah Tel Aviv 
menyatakan Abbas mendapat ruang waktu terbatas. Senin kemarin Perdana Menteri 
Ariel Sharon masih mengeluarkan kecaman pedas terhadap Palestina. Ia menuntut 
Abbas untuk segera menindak tegas aksi-aksi kekerasan yang dilakukan 
gerakan-gerakan radikal Hamas dan Jihad Islam. Presiden baru Palestina tersebut 
akan berbicara dengan para pemimpin radikal Rabu besok. Sebelumnya Abbas 
memerintahkan pasukan keamanan Palestina untuk mencegah serangan-serangan baru 
terhadap Israel. Penyebabnya adalah serangan berdarah minggu lalu di Gaza yang 
menewaskan enam warga Israel.


* PENCULIK USKUP AGUNG MOSUL TUNTUT UANG TEBUSAN

Para penculik uskup agung kota Mosul Irak menuntut uang tebusan sebesar 200 
ribu dolar. Demikian dinyatakan seoarng pastor yang melakukan hubungan telepon 
dengan para penculik. Vatikan menuntut agar pemimpin agama yang berusia 66 
tahun ini segera dibebaskan. Selanjutnya di Basra seorang calon anggota 
parlemen Irak dibunuh. Orang itu adalah teman separtai perdana menteri Irak 
Iyad Allawi. Menjelang pemilu parlemen akhir Januari ini, kelompok-kelompok 
pemberontak mencoba menciptakan kerusuhan di Irak. 

Sebelumnya Selasa ini di Irak, kembali dilakukan aksi bunuh diri dengan bom di 
kantor pusat partai politik Syi'ah Irak di ibukota Bagdad. Dua orang tewas dan 
gedung tersebut hancur berat. Partai tersebut adalah anggota koalisi Syi'ah 
yang ikut serta dalam pemilu parlemen Irak akhir Januari ini. Untuk mencegah 
agar tidak dilakukan serangan sewaktu pemilu, pemerintah Irak akan menutup 
perbatasan hingga pemilu berakhir. Selain itu beberapa hari menjelang pemilu 
juga dilarang bepergian dengan menggunakan mobil.


* MARK LATHAM MENGUNDURKAN DIRI

Pemimpin oposisi Australia Mark Latham menyatakan keluar dari arena politik 
dengan alasan kesehatan. Latham menderita kanker pankreas dan karena itu sudah 
menghentikan kegiatan selama berbulan-bulan. Mark Latham yang berusia 43 tahun 
baru 13 bulan menjabat sebagai ketua Partai Buruh Australia. Sewaktu pemilu 
parlemen bulan Oktober tahun lalu ia tidak berhasil mengalahkan Perdana menteri 
dari partai konservatif John Howard. Setelah itu ia beberapa kali diminta untuk 
mengundurkan diri. Mantan menteri pertahanan Kim Beazley sementara ini telah 
mencalonkan diri sebagai ketua partai yang baru. Partai Buruh akan menentukan 
ketua barunya dalam sidang akhir Januari ini.


* UNI EROPA PERINGATI ATHENA SOAL DEFISIT ANGGARAN

Negara-negara anggota Uni Eropa yang ikut dalam mata uang bersama Eropa, euro 
ingin menindak tegas Yunani. Mereka ingin mengeluarkan peringatan resmi 
terhadap Yunani karena cukup tegas mengikuti petunjuk untuk mengurangi defisit 
negara. Apabila para menteri keuangan Uni Eropa menyetujui usulan tersebut, 
maka di masa depan Yunani bisa diharuskan membayar denda. Langkah terhadap 
Yunani ini boleh dibilang unik. Di tahun 2003 Komisi Eropa ingin memberlakukan 
langkah yang sama terhadap Jerman dan Prancis, tetapi kedua negara berhasil 
membatalkan keputusan yang diambil dewan menteri Eropa. Tahun lalu Yunani punya 
defisit anggaran sebesar 5%, sementara batas maksimal hanya 3%. Selain itu 
sudah bertahun-tahun Athena mengirim angka-angka yang tidak lengkap kepada 
Brussel.


* AIRBUS 380 PESAWAT PENUMPANG TERBESAR DI DUNIA

Di kota Toulouse Prancis diperkenalkan pesawat penumpang jenis baru yang 
terbesar di dunia, Airbus 380. Upacara perkenalan pesawat yang dirancang dan 
dibangun di Eropa ini dihadiri oleh sejumlah kepala negara dan pemimpin 
pemerintah. Menurut Komisaris Eropa untuk bidang industri, Gunter Vreheugen, 
pesawat tersebut membuktikan bahwa Airbus semakin memainkan peranan penting di 
pasar dunia. Airbus 380 disebut sebagai pengganti pesawat buatan Amerika Boeing 
747. Pesawat itu dapat mengangkut 500 hingga 800 orang penumpang. Untuk 
mendapat untung, Airbus harus menjual 250 pesawat jenis 380. Sementara ini 
pesawat-pesawat pertama telah dipesan perusahaan penerbangan Singapore Airline 
dan Emirat Arab. Airbus 380 dijual dengan harga 260 juta dolar per buah.


* BERITA BURSA

Pasar bursa Amsterdam dibuka dengan nilai lebih rendah, dan saat ini masih 
berada pada 353. Nilai itu satu setengah persen lebih rendah dari nilai akhir 
Senin kemarin.

Nilai tukar euro terhadap dolar Amerika tercatat $ 1,3062.

Sementara di Tokyo indeks Nikei turun satu setengah persen dan ditutup pada 
11.423.


* TOPIK ULASAN PERS: DENMARK CEMAS SERANGAN TERORIS TERHADAP RELAWAN ASING DI 
ACEH DAN KAMP PENAMPUNGAN KEMBALIKAN ACEH KE MASA DARURAT MILITER

Harian sore Belanda NRC Handelsblad memberitakan Departemen Luar Negeri Denmark 
memperingatkan para pekerja dan relawan asing di Aceh untuk berhati-hati karena 
ada kemungkinan serangan teroris. Seorang jurubicara Deplu Denmark menyatakan 
mendapat informasi tentang rencana penyerangan terhadap para relawan asing. 
Tidak disebutkan ancaman dalam bentuk apa atau berasal dari mana, tetapi 
ancaman itu dianggap serius. Karena itu sebuah LSM kemanusiaan Denmark yang 
bertugas 180 km di Selatan Banda Aceh diminta untuk waspada.

Pemerintah Indonesia, demikian NRC handelsblad menuduh Gerakan Aceh Merdeka GAM 
mengeluarkan peringatan tersebut. Tuduhan ini dibantah GAM. Sebelumnya sejumlah 
ulama Indonesia memperingatkan LSM kemanusiaan Kristen yang membantu di Aceh 
untuk tidak mencoba-coba melakukan Kristenisasi. 

Sementara harian pagi de Telegraaf memberitakan baik pemerintah Jakarta, PBB 
maupun GAM terkejut atas peringatan yang dikeluarkan deplu Denmark. Walaupun 
TNI sebelumnya menuduh GAM, tetapi menambahkan tidak tahu menahu soal ancaman 
atau kemungkinan serangan. Pendapat yang sama juga dinyatakan koordinator PBB 
di Aceh Joel Boutroue. PBB tidak tahu menahu tentang kemungkinan serangan 
teror. Bahkan GAM menambahkan, para korban gempa adalah saudara kandung mereka, 
karena itu mereka tidak akan menyerang konvoi atau  para pemberi bantuan, malah 
bersyukur mereka datang ke Aceh untuk membantu. 

De Telegraaf menambahkan, pemerintah Denmark menganggap serius ancaman tersebut 
dan menurut Kopenhagen ada sejumlah negara lain yang juga menerima peringatan 
sama. Belakangan, Barat memang menyinggung kehadiran para relawan muslim di 
Aceh. Mereka misalnya anggota Laskar Mujahiddin yang sering dihubungankan 
dengan Al Qaida dan Front Pembela Islam yang terkenal sering menghancurkan bar 
dan kelab malam di Jakarta selama bulan Ramadhan. Kelompok-kelompok Islam ini 
terutama menentang kehadiran tentara asing di Aceh.

Harian International Herald Tribune mempersoalkan kemungkinan kembalinya para 
korban gempa dan tsunami di Aceh ke rumah mereka masing-masing. Saat ini 
pemerintah Jakarta bersama TNI sedang membangun 24 kamp-kamp penampungan untuk 
para korban. Tetapi apakah para korban memilih untuk tinggal di kamp atau 
justru bersama sanak keluarga di dalam maupun luar Aceh?  Yang menjadi masalah 
sekarang barak-barak penampungan tersebut akan dijaga siang malam oleh pasukan 
TNI, sehingga menyulitkan kerja organisasi kemanusiaan. Walaupun Jakarta 
menekankan bahwa ini adalah pusat penampungan biasa, tetapi banyak orang yang 
cemas situasi di Aceh akan kembali ke jaman darurat militer.

Selama darurat militer dan sipil banyak penduduk Aceh yang dipindah, setelah 
rumah mereka hancur akibat serangan TNI. Di bawah bendera keamanan, Jakarta 
menggunakan kamp penampungan untuk memisahkan penduduk lokal dari pihak 
separatis. Karena itu banyak LSM yang cemas, nasib ke-24 kamp penampungan akan 
berakhir sama. Mereka menuntut agar tentara tidak mengawasi kamp-kamp tersebut, 
agar penduduk dapat keluar masuk dengan tenang. Demikian Herald Tribune.

Selanjutnya para pejabat PBB juga menekankan, penduduk hanya tinggal di 
kamp-kamp pemerintah atas dasar sukarela, tanpa paksanan. Karena itu PBB 
melancarkan kampanye membangun kembali rumah-rumah yang rusak agar penduduk 
bisa kembali ke rumah masing-masing. Salah satu kecemasan PBB adalah kamp-kamp 
tersebut akan bersifat permanen sehingga banyak keluarga yang terisolasi dari 
sanak keluarga dan masyarakat Aceh lainnya. Saat ini sekitar 200 ribu pengungsi 
Aceh diberitakan telah mengungsi ke keluarga mereka.

Demikian International Herald Tribune dan sekian ulasan pers.


* ANGGOTA PARLEMEN BELANDA AYAAN HIRSI ALI KEMBALI BERTUGAS

Ketua parlemen Belanda, Frans Wiesglas tampak berseri-seri ketika Selasa pagi 
kemarin menyambut Ayaan Hirsi Ali kembali ke gedung parlemen di Den Haag. 
Weisglas menyebut kembalinya anggota parlemen yang selama dua bulan terakhir 
bersembunyi, sebagai suatu kemenangan bagi demokrasi. Ketua parlemen yang 
selalu rapi itu juga mengatakan kepada pers internasional, bahwa ia akan 
menjaga sejawatnya itu ibarat seekor macan dan parlemen sebagai lembaga akan 
berbuat sebisanya untuk membuat Hirsi Ali merasa nyaman. Berikut laporan 
koresponden Rutger van Santen.

Ayaan Hirsi Ali,  anggota parlemen militan kelahiran Somalia, menghilang 
tanggal 2 November lalu menyusul pembunuhan sineas Theo van Gogh di Amsterdam. 
Dari surat yang ditancapkan pada tubuh van Gogh oleh pelakunya, yang 
kemungkinan besar adalah seorang muslim militan fundamentalis, sebenarnya ia 
mengincar Hirsi Ali. Anggota parlemen dari Partai konservatif VVD itu harus 
mati karena di mata sang pembunuh, Hirsi Ali melancarkan perang terhadap islam 
sebagai agama dan terhadap Nabi Muhamad. 

Bertahun-tahun lamanya, Hirsi Ali menyerukan emansipasi perempuan muslim. Untuk 
itu ia seringkali menggunakan ucapan-ucapan kontroversial mengenai 
ajaran-ajaran tidak baik yang menurutnya berada di balik islam. Hirsi Ali dulu 
melarikan diri dari Somalia ke Belanda. Hirsi Ali berasal dari  keluarga muslim 
yang taat, dan iapun disunat. 

Penjagaan terhadap Ayaan Hirsi Ali sudah berlangsung lama, tapi cara kembalinya 
ke parlemen itulah yang bahkan bagi standar Belanda sendiri tampak luar biasa. 
Ia tiba di halaman gedung parlemen berpenjagaan ketat dengan menggunakan mobil 
anti peluru yang ditutup. Sebelum sampai ke pintu masuk yang jaraknya hanya 
lima meter, sebanyak delapan petugas keamanan menjajaki tempat sekitarnya. 
Sesudah bertemu dengan ketua parlemen Weisglas, Hirsi Ali segera dibawa ke 
apartemennya yang dijaga ketat di gedung parlemen.  

Pengamanan di kompleks tersebut semakin ditingkatkan. Gedung tersebut sekarang 
dilengkapi dengan pintu elektronis, yang tidak bisa ditembus oleh seekor 
tikuspun. Di samping penjagaan di dalam gedung, puluhan petugas masih 
dikerahkan untuk menjaga di luar. Mereka mengawasi setiap orang yang berlalu 
lalang di kompleks tersebut. Mereka membukai tas dan jas serta mengawasi 
situasi yang mencurigakan. 

Operasi luar biasa ini pada awalnya bisa dimengerti oleh pemerintah di Den 
Haag. Tetapi sedikit demi sedikit, ini berkembang menjadi kejengkelan. Banyak 
yang bertanya-tanya apakah keamanan seperti itu tidak terlalu berlebihan? 
Bahkan para pakarpun mengakui bahwa seratus persen keamanan tidaklah mungkin, 
termasuk di kompleks parlemen sendiri. 

Dalam waktu mendatang, tidak akan mudah bagi Hirsi Ali untuk meneruskan kembali 
tugasnya. Pertama, karena ia menjadi tidak bebas akibat langkah pengamanan 
sangat ketat terhadap dirinya. Oleh karena itu, ia hampir tidak bisa didekati 
oleh sejawat dan orang-orang lain seperti karyawan ataupun wartawan. 
Sebaliknya, Hirsi Ali tidak akan bisa begitu mudah pergi dan berdiri di 
sembarang tempat yang dikehendakinya di kompleks tersebut. Ini juga berlaku 
bagi kunjungan-kunjungan kerjanya di seantero negeri, suatu hal yang sangat 
penting bagi seorang anggota parlemen. 

Lebih jauh, Hirsi Ali juga harus memperlunak serangan-serangannya terhadap 
Islam. Ketua fraksi konservatif VVD Jozias van Aartsen dengan jelas mengatakan 
bahwa VVD bukanlah partai anti Islam dan yang paling banter hanya ingin 
mengurangi ekses agama itu. Di masa lalu, terbukti bahwa Hirsi Ali tidaklah 
mudah menyerah begitu saja pada pelbagai pembatasan dan menjalankan rencananya 
sendiri. Apabila ia meneruskan sikapnya maka ada resiko bahwa ia akan 
menghadapi konflik dengan sebagian besar rekan-rekan separtai, yang dengan 
berhati-hati mempertanyakan cara Hirsi Ali menjalankan tugas-tugas parlemennya.

Hirsi Ali adalah seseorang yang disebut 'one trick pony', yaitu sesorang yang 
hanya mengarahkan diri pada satu topik saja, dalam hal ini emansipasi perempuan 
muslim. Masih harus ditunggu apakah Ayaan Hirsi Ali juga memiliki topik-topik 
lain yang akan ditangani dengan gairah yang sama.


* AIRBUS A-380: PESAWAT EPNUMPANG TERBESAR DI DUNIA

Selasa kemarin, di Blagnac, dekat kota Toulouse, Prancis Selatan, pesawat 
penumpang terbesar di dunia, Airbus A-380 diluncurkan dalam sebuah upacara 
spektakuler. Pesawat ini berharga 12 milyar euro. Yang menghadiri pembukaan 
upacara adalah pemimpin pemerintah dari Prancis, Jerman, Spanyol dan Britania 
Raya. A-380 merupakan senjata utama dalam persaingan sengit antara raksasa 
pembuat pesawat Airbus dan Boeing. Lebih jauh laporan koresponden Jan van der 
Made dari Toulouse.

Peluncuran A-380 diwarnai pidato Presiden Prancis Jacques Chirac, Perdana 
Menteri Britania Raya Tony Blair, seorang pengusaha besar di bidang 
penerbangan, Richard Branson, upacara spektakuler berciri khas Walt Disney 
dengan cahaya ungu dan makluk-makluk luar angkasa. "Airbus A-380 adalah hasil 
sikap bersiteguh dan sebuah impian dari budaya Eropa." Demikian tandas Noel 
Forgeard, Presiden Airbus.

Pelbagai maskapai penerbangan dari seluruh dunia telah memesan 139 buah pesawat 
A-380. Klien terbesar adalah Perserikatan Emirat Arab, yang memesan 43 pesawat. 
Virgin, maskapai milik Richard Branson membeli enam pesawat. Richard Branson 
tidak ingin memenuhi semua pesawat dengan penumpang: Pesawat A-380 memberikan 
tempat kepada sekitar 900 orang. Namun Virgin hanya akan menyediakan 500 tempat 
saja. Tempat yang lain disediakan untuk beberapa tempat tidur besar, kolam 
renang dan kasino. 

Mereka yang berpikir bahwa Airbus A-380 adalah asli buatan Eropa, salah pikir! 
Suku cadang tidak hanya datang dari sepuluh negara Eropa, termasuk Belanda, 
namun juga dari Turki dan Rusia. Dan dari Amerika Serikat, negara asal pesaing 
terberat Boeing, 30 pabrik mengirim suku cadang bagi A-380.

Peluncuran Airbus ini menjadi tamparan besar bagi pesaing utamanya, Boeing. 
Menurut Marc Ivaldi, pakar ekonomi industri di Sekolah Tinggi Studi Sosial di 
Toulouse, 'pertempuran belum dimulai', tapi ia berpendapat bahwa Airbus akan 
bisa memperbesar pangsa pasarnya dengan mengurangi pangsa pasar perusahaan 
raksasa Amerika. 

Sementara ini Boeing dengan 7E7 Dreamliner-nya, sudah mengintai pangsa pasar 
untuk pesawat jarak menengah. Dreamliner sudah harus mengudara tahun 2008, dua 
tahun sesudah Airbus A-380. Boeing menuduh Airbus melakukan persaingan tidak 
jujur karena Airbus mendapat dukungan pemerintah. Prancis, Jerman, Inggris, dan 
Spanyol, membiayai proyek itu melalui perusahaan pertahanan dan penerbangan 
EADS yang 80% bertanggung jawab bagi A-380 itu. Sedangkan perusahaan Inggris 
BAE memanggul 20 persen biaya. Namun Airbus memukul balik dan menyatakan bahwa 
Boeing mendapat dukungan tidak langsung melalu kementrian pertahanan Amerika.  

Masalah lain yang dihadapi A-380 adalah besaran pesawat. Pesawat itu begitu 
besarnya sehingga bandara yang hendak menerimanya harus disesuaikan terlebih 
dahulu. Ini adalah invesatsi yang menghabiskan jutaan Euro. Menurut Ivaldi hal 
itu tidak bisa dihindari. 'Memang itu membutuhkan biaya besar. Tetapi sebagai 
bandara anda tidak bisa menutup diri dari persaingan bukan?' Biaya yang harus 
dikeluarkan karena tidak bisa menerima A-380 akhirnya akan lebih besar dari 
biaya yang diperlukan untuk menyesuaikan bandara. Demikian kata Ivaldi. 

Para aktivis lingkungan terpecah mengenai proyek ini. Walaupun A-380 memiliki 
mesin-mesin yang lebih bersih serta kebisingan yang lebih rendah, tapi Richard 
Dire, aktivis organisasi lingkungan hidup Friends of the Earth justru pesimis. 
'Dalam jangka pendek mungkin pesawat seperti itu baik. Tapi pada kenyataannya, 
ini berarti pertumbuhan besar dalam lalu lintas udara. Bandara yang lebih 
besar, lebih banyak penumpang, lebih banyak pencemaran, dan semakin meingkatkan 
tekanan terhadap lingkungan'.


* 18 TAHUN PENJARA UNTUK PENJAHAT PERANG SERBIA BLAGOJEVIC

Tribunal Yugoslavia di Den Haag kembali menjatuhkan vonis hukuman penjara 
kepada dua komandan Serbia-Bosnia karena terbukti melakukan genosida atau 
pembunuhan bangsa dan kejahatan perang di sekitar wilayah kantong muslim 
Srebrenica. Vigoje Blagonovic dinyatakan bersalah karena terlibat dalam 
genosida dan pengejaran, dan divonis 18 tahun penjara. Dragan Jokic dijatuhi 
hukuman sembilan tahun penjara karena turut serta dan terlibat dalam pembunuhan 
serta pengejaran. Sampai saat terakhir kedua terdakwa tetap menyatakan diri 
tidak bersalah. Laporan redaktur hukum internasional Sebastiaan Gottlieb:


Vidoje Blagojevic yang kini berusia 55 tahun ditangkap 10 Agustus 2001 oleh 
pasukan SFOR di sekitar Banja Luka, Bosnia Barat Laut. Letkol tentara Serbia 
Bosnia tadi, pada hari yang sama langsung diserahkan pada Tribunal Yugoslavia 
di Den Haag. Blagojevic dituduh melakukan genosida, kejahatan terhadap 
kemanusiaan dan kejahatan perang. Dakwaan terhadap komandan Korps Drina ini 
sudah lama disiapkan. Korps Drina adalah brigade Serbia Bosnia yang pada tahun 
1995 ikut bertanggung jawab atas pembunuhan lebih 7000 pria Muslim dari 
Srebrenica. Pembunuhan massal ini terjadi tidak lama setelah satuan Serbia 
Bosnia menyerbu wilayah kantong Muslim aman yang dijaga oleh pasukan baret biru 
Belanda. 
Lima hari setelah Blagojevic ditangkap, giliran Dragan Jokic menyerahkan diri 
di kantor tribunal di Banja Luka. Jokic adalah komandan brigade Zvornik, satuan 
tentara lain Serbia di sekitar Srebrenica. Jokic antara lain bertanggung jawab 
atas pembangunan jalan-jalan, tembok-tembok pertahanan dan pemasangan ranjau. 
Jokic dituduh melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dan melanggar hukum 
perang seperti yang tertera dalam Konvensi Jenewa. 
Dua terdakwa adalah bawahan Jenderal Serbia Bosnia, Radislav Krstic. Tahun 
lalu, Krstic, sebagai tokoh pertama, divonis 35 tahun penjara karena melakukan 
genosida. Sementara Jokic tidak didakwa atas tuduhan melakukan genosida yaitu 
pembunuhan bangsa. Menurut dakwaan, Jokic bekerja sama dalam rencana jahat 
untuk mengeksekusi lebih 7000 anak laki-laki dan pria Muslim. Pasukannya antara 
lain terlibat dalam menggali kuburan masal. Setelah pembunuhan masal ini, Jokic 
berupaya memusnahkan semua barang bukti. Jenazah-jenazah digali kembali dan 
diangkut ke kuburan masssal di sebuah tempat yang jauh, sehingga tidak 
ditemukan para penyelidik tribunal PBB. 
Sedianya, Blagojevic dan Jokic diadili bersama Momir Nikolic dan Dragan 
Obrenovic. Mereka adalah komandan brigade Bratunac dan Zvornik, yang juga 
terlibat dalam pendudukan Srebrenica. Karena dua tokoh ini, di depan tribunal, 
mengaku bersalah atas sebagian dakwaan, maka mereka menerima peringanan 
hukuman. Baik Nikolic mau pun Obrenovic bersedia memberikan kesaksian terhadap 
Vidoje Blagojevic dan Dragan Jokic. Menurut Nikolic, pembantaian di Srebrenica 
dilakukan atas perintah pemerintah politik dan militer tertinggi Serbia Bosnia. 
Selain itu ia juga menyatakan bahwa menurut kebijakan resmi, pasukannya harus 
menahan konvoi yang mengangkut bahan bakar dan sembako bagi pasukan Dutchbat di 
Srebrenica. Ini menghambat operasi pasukan baret biru. 
Tahun 2003, Nikolic divonis hukuman penjara 27 tahun atas tuduhan melakukan 
genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Obrenovic divonis hukuman penjara 
17 tahun, dan para hakim mencabut tuduhan genosida terhadapnya. Sejauh ini 
Tribunal Yugoslavia mengenakan hukuman terhadap lima perwira atas tuduhan 
terlibat dalam pembunuhan massal di Srebrenica. Namun tokoh-tokoh yang paling 
bertanggung jawab masih lolos hukuman, yakni pemimpin politik Serbia Bosnia 
Karadzic dan Jenderal Ratko Mladic. Tribunal bersikukuh akan mengadili mereka, 
juga setelah tahun 2008, ketika tribunal tidak akan lagi menangani kasus-kasus 
baru.


* AMBISI MENGURANGI KEMISKINAN DUNIA SAMPAI SEPARUHNYA

Intro: Dalam 10 tahun mendatang kemiskinan dan kelaparan di dunia harus bisa 
berkurang separuhnya. Adakah ini sebuah khalayalan belaka? Menurut Jeffrey 
Sachs, penasehat khusus Sekjen PBB, hal itu bisa dicapai. Di bawah 
kepemimpinannya, dalam tiga tahun belakangan, lebih dari 250 orang pakar 
memerinci rencana dan aksi untuk memecahkan masalah yang paling mendesak di 
dunia. Laporan mereka terbit Senin kemarin. Laporan redaktur kerjasama 
internasional Pieternel Gruppen.

Dalam sebuah KTT PBB pada tahun 2000, para pemimpin pemerintahan sedunia 
bersepakat untuk memberesi masalah-masalah mendesak dunia. Waktu itu mereka 
mengeluarkan apa yang disebut "sasaran milenium".  Misalnya disepakati untuk 
mengurangi sampai separuh kemiskinan dan kelaparan di dunia pada tahun 2015. 
Tetapi kesepakatan baik ini lebih mudah dicapai katimbang diwujudkan. Sasaran 
millenium sendiri juga tidak mudah dicapai. Laporan yang terbit Senin kemarin 
mengingatkan para pemimpin dunia pada janji-janji mereka, dan lebih dari itu di 
dalamnya juga tertera beberapa langkah praktis. Demikian Paul Hoebink, pakar 
pembangunan pada Universitas Nijmegen di Belanda Selatan.

Paul Hoebink: Pembagian klambu yang berharga murah itu jelas layak dilakukan. 
Selain itu juga dihapuskannya segala bentuk uang sekolah dan sumbangan 
pendidikan bagi anak-anak, juga sangat dianjurkan.

Pengentasan kemiskinan sebenarnya tidaklah mahal, demikian para pakar itu. 
Kalau negara-negara kaya menyisihkan 0,54% Pendapatan Domestik Brutonya untuk 
bantuan pembangunan, maka sasaran milenium itu bisa dilaksanakan. Dan itu tidak 
sampai 0,7% Pendapatan Domestik Bruto yang sebelumnya disepakati oleh 
negara-negara kaya dalam KTT di Monterey, Meksiko, tiga tahun silam.

Paul Hoebink: Sebenarnya ini untuk pertama kalinya dalam sejarah disepakati 
sesuatu yang benar-benar bisa dicapai. Pada tahun 1970 dan 1980 sumbangan yang 
diminta lebih banyak lagi. Sekarang negara-negara kaya sudah lebih kaya lagi, 
sehingga sasaran untuk mengurangi kemiskinan dan kelaparan menjadi separuhnya 
lebih bisa ditanggung.

Dunia memang menjadi lebih kaya, tetapi kesediaan memberi bantuan tidak 
berkembang bersama. Negeri Belanda termasuk negara yang paling taat dan 
menyisihkan 0,7% Pendapatan Domestik Brutonya sebagai anggaran kerjasama 
pembangunan. Sebagai bandingannya, Amerika Serikat hanya menyisihkan 0,15%, 
tidak sampai seperempat Pendapatan Domestik Brutonya. Menurut pakar kerjasama 
pembangunan Paul Hoebink dari Universitas Nijmegen, Amerika tampaknya juga 
tidak akan memperdulikan laporan ini.

Paul Hoebink: Bagi Amerika pengentasan kemiskinan bukanlah sasaran penting. 
Amerika lebih mementingkan aspek politik. Tahun-tahun belakangan bantuan 
Amerika terutama diarahkan pada Afganistan, Pakistan dan tahun-tahun mendatang 
juga ke Irak. Di masa lampau bantuan Amerika banyak diarahkan pada Mesir dan 
Israel. Saya kira sekarang Amerika tidak akan mengarahkan bantuannya pada 
negara-negara yang paling miskin.

Tetapi opini publik sekarang lebih memungkinkan untuk menekan Amerika. Reaksi 
terhadap gempa bumi dan bencana tsunami di Asia memperlihatkan bahwa di seluruh 
dunia orang bermurah hati mengulurkan bantuan. Pada KTT negara-negara kaya G8, 
pengentasan kemiskinan juga berada pada puncak agenda.


* INDONESIA HARUS PANDAI MANFAATKAN KOMITMEN INTERNASIONAL DALAM REHABILITASI 
ACEH

Bencana tsunami di Propinsi Aceh bisa mengurangi pertumbuhan ekonomi Indonesia 
tahun 2005 sebesar 0,4 persen. Demikian laporan Bank Duni hari ini. Tekanan 
terhadap pertumbuhan itu dikarenakan rehabilitasi wilayah yang hancur akan 
memakan biaya sekitar 5 milyar dolar. Tantangannya sekarang adalah bagaimanan 
Indonesia harus pandai-pandai memanfaatkan komitmen internasional dalam 
merehabilitasi Aceh. Demikian tanggapan pakar ekonomi Sri Adiningsih dari 
Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

Sri Adiningsih [SA]: Tragedi di Aceh meskipun dalam sisi humanity itu luar 
biasa, tak terbayangkan. Tapi dalam konteks ekonomi, karena Aceh itu bagi 
Indonesia secara ekonomi hanya sebagian kecil dari ekonomi Indonesia baik sisi 
produksinya, ekspornya, jumlah penduduknya, maka oleh karena itu yang terjadi 
di Aceh dampaknya dalam perekonomian nasional Indonesia tidak akan signifikan 
dalam arti bisa menyeret perekonomian nasional ke dalam resesi.

Radio Nederland [RN]: Hari ini, Bank Dunia mengeluarkan laporan yang menyatakan 
biaya yang dibutuhkan untuk merehabilitasi Aceh sekitar $4 sampai $5 milyar 
dolar, akan bisa menekan GDP Indonesia sebesar 0,4 persen.

SA: Saya kira memang dalam rangka rehab dan rekonstruksi Aceh, apabila dana 
yang digunakan melulu dari domestik dalam arti mengalihkan dana APBN untuk 
kebutuhan invesatsi dan pengeluaran lain-lain ke Aceh, maka potensinya terhadap 
penurunan GDP tentunya lebih besar. Diperkirakan bisa sampai 0,4 sampai 0,5 
karena Aceh sendiri kan porsinya sekitar 2 persen dari PDB Indonesia dan 
sekitar 25 persen ekonomi Aceh yang terkena. Oleh karena itu, itu makes sense 
(wajar, Red).

Namun dukungan internasional kepada Indonesia cukup besar, baik dalam bentuk 
grant bahkan mungkin debt moratorium. Sehingga saya kira secara neto, dampaknya 
tidak sebesar itu. Katakanlah kalau bisa menyeret pertumbuhan ekonomi turun 
sehingga sampai 0,5 persenpun, itu ekonomi Indonesia masih akan tumbuh 5 % 
karena kan diperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun ini adalah sekitar 5,5 %. 
Oleh karena itulah, dapat dikatakan tidak terlalu besar dalam artian akan bisa 
memangkas misalnya pertumbuhan ekonomi dari 5,5% menjadi 3%

RN: Menurut ibu Sri, pengurangan sebesar 0,4 persen itu tidaklah terlalu besar?

SA: Ya, saya kira kalaupun the worst scenario terjadi penurunan pertumbuhan 
ekonomi 0,4% dari 5,5% itu tidak terlalu besar. Masih lebih tinggi dari laju 
pertumbuhan tahun lalu yang kira-kira akan sebesar 4,8%  atau 4,9% mesikpun 
tentunya bagi ekonomi Aceh sendiri akan merupakan suatu penurunan pertumbuhan 
ekonomi yang signifikan.

RN: Apa tantangan dalam melakukan rehabilitasi di Aceh, menurut Ibu?

SA: Yang jelas, rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh kalau harus didanai dari 
domestik khususnya dari APBN saja, akan membuat shifting atau perubahan alokasi 
dana dari pengeluaran pembangunan atau sosial yang ada ke Aceh akan bisa 
membuat laju pembangunan khususnya di bidang sosial dan infrastruktur dapat 
terganggu. 

Tantangan besar adalah bagaimana bisa memanfaatkan berbagai dana yang 
komitmennya sudah besar sekali di masyarakat internasional baik dalam bentuk 
grant ataupun juga debt moratorium kalau bisa dimanfaatkan oleh Indonesia hal 
itu akan bisa memberikan manfaat yang maksimal khususnya agar dampak ekonomi 
negatif dari Aceh terhadap perekonomian nasional, minimal. Karena itu sangat 
penting agar dana-dana yang sudah dikomitmenkan itu benar-benar diharapkan bisa 
masuk. Pemerintah juga harus bekerja lebih keras supaya debt moratorium bisa 
diperoleh. Tentunya yang lebih penting lagi nanti adalah agar supaya jangan 
sampai dana-dana yang masuk ke Indonesia salah sasaran atau diselewengkan.

Demikian Sri Adiningsih, dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada di 
Yogyakarta.


* INDONESIA DUDUKI JABATAN KETUA KOMISI HAM PBB

Intro: Terhitung Senin 17 Januari lalu, Indonesia memegang kedudukan ketua 
Komisi Hak-Hak Azasi Manusia PBB. Dan duta besar Makarim Wibisono pada PTRI di 
Jenewa sekarang memegang jabatan terhormat itu. Kalangan LSM melihat inilah 
kesempatan untuk terus mempermasalahkan pelbagai pelanggaran hak-hak azasi 
manusia yang sampai sekarang belum benar-benar dibereskan. Berikut penjelasan 
Rafendi Djamin dari Human Rights Working Group di Jakarta.

Rafendi Djamin [RJ]: Tidak ada yang harus disambut gembra. Karena ini adalah 
sebuah keniscayaan. Persoalannya kemudian adalah, apa yang bisa kita manfaatkan 
yang akan menguntungkan perjuangan perbaikan hak-hak azasi manusia di Indonesia.

Radio Nederland [RN]: Apakah menurut anda Indonesia layak untuk memangku 
jabatan ini?

RJ: Ketika kami pertama kali mencanangkan pencalonan pada bulan Oktober yang 
lalu, di media di Indonesia, dan kepada kawan-kawan aktivis hak-hak azasi 
manusia juga, sudah jelas mereka sangat kecewa. Kok bisa Indonesia yang masih 
mempunyai catatan yang amat buruk persoalan hak-hak azasi manusia dan berkaitan 
pula dengan masalah penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu, itu kok bisa 
kemudian dicalonkan? Nah itu adalah sebuah pertanyaan yang logis dan saya kira 
akan muncul pada semua nalar yang sehat. Tapi kita sekarang berhadapan dengan 
sebuah kenyataan politik. Suka atau tidak suka, kita harus bisa melakukan 
manuver-manuver yang pada akhirnya bisa menguntungkan gerakan perjuangan 
hak-hak azasi manusia di Indonesia.

Karena kalau memakai argumen soal layak atau tidak layak, dua tahun yang lalu 
Komisi HAM PBB itu dipimpin oleh seorang ibu duta besar dari negeri seperti 
Libya yang kita tahu tidak ada sama sekali catatan hak azasi manusia yang baik 
di situ. Jadi saya kira argumen layak atau tidak layak lebih baik kita 
singkirkan. Yang penting sekarang kita melihat peluang apa yang bisa kita 
manfaatkan.

Peluang yang bisa kelihatan di depan mata adalah: satu, bahwa politik luar 
negeri Indonesia dalam hak-hak azasi manusia sudah berani untuk mengambil 
posisi yang sangat prestijius ini berarti dia mempunyai tanggung jawab dari dua 
dimensi. Tanggung jawab nasional dan tanggung jawab internasional. 

Tanggung jawab nasionalnya adalah bahwa dia harus menunjukkan mampu membuat 
langkah-langkah yang signifikan dalam perbaikan hak-hak azasi manusia, mulai 
dari dia menduduki jabatan tersebut. Misalnya dalam penyelesaian masalah HAM 
masa lalu yang berkaitan dengan persoalan Timor Leste, maupun masalah Tanjung 
Priok, maupun masalah Wasior, atau Abepura.

Kemudian yang kedua penyelesaian masalah konflik resolusi yang mencapai suatu 
proses perdamaian jangka panjang, baik di Aceh maupun di Papua Barat. Apalagi 
sekarang Aceh berada dalam sebuah situasi ditimpa bencana ini. Sebetulnya ada 
sebuah momentum yang sangat besar untuk memanfaatkan ini sebagai sebuah 
rekonstruksi menuju Aceh yang damai. 

Dimensi internasionalnya adalah pemerintah Indonesia harus menjadi sebuah 
negara panutan. Kalau dia sudah berani menduduki jabatan ini, berarti dia juga 
harus memberikan contoh bahwa dia mempunyai sikap yang sangat kooperatif dengan 
mekanisme HAM PBB. Yaitu misalnya di dalam bekerjasama dengan pelapor 
khusus-pelapor khusus masalah hak-hak azasi manusia PBB.

Kedua di dalam persoalan ratifikasi di dalam konsensi-konsensi yang penting 
dari hak-hak azasi manusia. Yang ketiga melaksanakan konsensi tersebut. Artinya 
membuat pelaporan yang baik kepada lembaga-lembaga konvensi tersebut, 
lembaga-lembaga traktat tersebut.

RN: Soal diskriminasi. Yang sampai sekarang merasa didiskriminasi di Indonesia 
adalah para korban 1965. Bagaimana kasus mereka dan saya tahu mereka telah 
membawa kasus mereka ini ke hadapan Komisi HAM PBB. Bagaimana kasus mereka?

RJ: Kalau persoalan itu yang spesifik sebetulnya harus ditunjukkan dengan 
pelaksanaan konvensi yang sudah diratifikasi oleh Indonesia sendiri. Yaitu 
konvensi penghapusan diskrimimnasi. Nah pelaksanaan konvensi itu yang 
kelihatannya belum ada. Belum ada langkah harmonisasi hukum nasional 
berdasarkan konvensi yang telah diratifikasi.

Kalau itu dijadikan sebagai suatu rencana aksi nasional kita, itu merupakan 
satu hal positif. Sehingga peristiwa-peristiwa yang diskriminatif terhadap 
korban 1965 itu tidak akan terjadi lagi. Termasuk pencabutan Tap MPR yang 
kontraversial, termasuk beberapa regulasi-regulasi yang diskriminatif. Itu 
sudah jelas bertentangan dengan konvensi penghapusan diskriminasi. 

RN: Jadi tampaknya sudah makin sulit untuk mempertahankan dua Tap MPR itu?

RJ: Oh ya itu sudah semakin sulit. Artinya kalau negara sekarang dalam posisi 
seperti sekarang ini menjadi ketua Komisi HAM dan dia pada tahun ini. Makanya 
kita mau desakkan bahwa laporan pertama itu harus sudah bisa dibuat. Atau kalau 
itu laporan tidak dibuat, dibuat semacam sinyal bahwa ada langkah-langkah untuk 
melakukan harmonisasi legislasi nasional agar hal-hal yang diskriminatif itu 
bisa dicabut atau diamandemen.

Demikian Rafendi Djamin dari Human Rights Working Group di Jakarta.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke