--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Minggu 23 Januari 2005 14:10 UTC ** GENCATAN SENJATA TNI DENGAN GAM ** VIKTOR YUSHCHENKO DILANTIK MENJADI PRESIDEN UKRAINA ** BELUM ADA KABAR DARI SANDERA CINA YANG DIBEBASKAN DI IRAK * GENCATAN SENJATA TNI DENGAN GAM Tentara Indonesia dikabarkan akan menghentikan semua aksi melawan GAM. TNI ingin membuka jalan pembicaraan perdamaian antara pemerintah dengan para pimpinan GAM. Semenjak terjadinya bencana gempa bumi dan tsunami yang menewaskan 170.000 orang di Aceh, pemerintah Jakarta dan GAM sudah menyerukan gencatan senjata, namun belum juga dicapai kesepakatan apa-apa. TNI kemarin memberitakan telah membunuh 200 orang pemberontak GAM. * VIKTOR YUSHCHENKO DILANTIK MENJADI PRESIDEN UKRAINA Di Ukraina Viktor Yushchenko dilantik menjadi presiden. Mantan pemimpin partai oposisi ini diambil sumpahnya di parlemen di Kiev, dihadiri puluhan tamu asing, termasuk Perdana Menteri Belanda Jan Peter Balkenende dan Menteri Luar Negeri Amerika Colin Powell. Powell menjanjikan dukungan Amerika dalam perombakan ekonomi dan politik yang akan dilaksanakan presiden baru ini. Yushchenko yang pro Barat ini, Senin besok akan berkunjung ke Moskow untuk berbicara dengan Presiden Vladimir Putin. Rusia selalu mendukung mantan Perdana Menteri Viktor Yanukovich dalam pemilihan presiden Ukraina. * BELUM ADA KABAR DARI SANDERA CINA YANG DIBEBASKAN DI IRAK Pemerintah Cina masih belum mendapat kabar dari delapan warga negara Cina yang dibebaskan dari penyanderaan di Irak. Tidak jelas mereka berada dimana saat ini, demikian Beijing. Delapan warga Cina ini Sabtu kemarin dibebaskan oleh para penyandera dan diserahkan kepada organisasi terkemuka kaum Sunni di Irak. Namun sampai saat ini belum ada kabar dari mereka. Warga Cina ini disandera Selasa lalu karena mereka diduga bekerja untuk Amerika. Mereka dibebaskan setelah pemerintah Cina berjanji tidak akan mengirimkan warganya ke Irak lagi. * ANCAMAN PERTUMPAHAN DARAH DALAM PEMILU IRAK. Kalangan pemberontak Irak mengancam akan melancarkan pertumpahan darah dalam pemilu minggu depan. Sebuah teks di internet memberitakan 'perang pahit' melawan demokrasi dan semua orang yang mendukung demokrasi. Para kandidat dalam pemilu Irak menyebut diri mereka sebagai setengah Tuhan, dan siapa yang mendukung mereka adalah kaum musrik, demikian menurut internet. Hal ini diduga keluar dari rekaman pimpinan pemberontak Yordania al- Zarqawi. Dia punya hubungan dengan kaum Sunni di Irak dan berseru untuk mengangkat senjata melawan pemilu. Menurutnya pemilu adalah komplot antara Amerika dan kaum Syiah melawan kaum Sunni. Telah banyak terjadi kekerasan dalam proses pemilu parlemen di irak. Serangan terorisme menjadi kegiatan sehari-hari yang menewaskan banyak korban. * IRAN INGATKAN AMERIKA UNTUK TIDAK BERPERANG. Iran memperingatkan Amerika Serikat untuk tidak berperang melawan negeri itu. Ini akan merupakan kesalahan strategi Amerika, demikian Menteri Luar Negeri Iran. Pernyataan ini dikeluarkan Teheran setelah beredar kabar dari kalangan pemerintahan tertinggi Amerika mengenai kemungkinan aksi militer akibat program nuklir Iran. Belum lama berselang, Presiden Bush menyatakan tidak tertutup kemungkinan untuk melancarkan serangan terhadap Iran, dan wakil presiden Dick Cheney menyebut Iran masuk daftar daerah bermasalah. Cheney memperingatkan, Israel mungkin dapat memutuskan untuk mendukung ambisi nuklir Iran. Amerika menduga Iran membuat bom atom, namun pemerintahan Teheran mengelak hal ini. Pers Amerika minggu lalu memberitakan Washington sudah mengerahkan operasi rahasia di Iran untuk memetakan kemungkinan sasaran. * ABBAS GAGAL MEYAKINKAN HAMAS GENCATAN SENJATA. Presiden Palestina Mahmoud Abbas tidak berhasil meyakinkan gerakan radikal Palestina terbesar untuk menghentikan peperangan dengan Israel. Pagi ini diberitakan, Hamas dan gerakan Jihad Islam bersedia menghentikan kekerasan terhadap Israel, namun tidak lama kemudian berita ini disangkal. Gencatan senjata hanya akan terjadi bila tentara Israel lebih dahulu menghentikan aksinya terhadap Palestina, demikian juru bicara mereka. Israel juga harus membebaskan tahanan Palestina. Abbas diduga kembali ke markas besarnya di Ramallah hari ini, setelah lima hari berunding dengan gerakan-gerakan radikal Palestina di Jalur Gaza. Abbas hanya bisa meyakinkan tiga gerakan pemberontak untuk menghentikan kekerasan terhadap Israel, yaitu Gerakan Rakyat untuk Kemerdekaan Palestina, Gerakan Demokratis untuk Kemerdekaan Palestina dan Brigade Syuhada Al-Aqsa. * PAWAI DI MADRID KENANG KORBAN TERORISME. Di Madrid, ibukota Spanyol, sekitar 10.000 orang melakukan pawai untuk mengenang korban terorisme di Spanyol. Serangan teroris 10 bulan lalu di empat kereta di Ibukota Spanyol menyebabkan 191 orang tewas dan 1900 orang lain luka-luka. Diduga pelakunya orang-orang muslim radikal. Selain itu Spanyol berperang melawan gerakan separatis Baskia ETA. Pada sore hari terjadi kericuhan ketika Menteri Pertahanan Jose Bono diancam dipukuli, karena pemerintah dianggap tidak cukup meyakinkan dalam memerangi terorisme. * BOSNIA MENCARI PELAKU KEJAHATAN PERANG. Bosnia saat ini sibuk memburu tersangka kejahatan perang, seperti mantan pimpinan Bosnia-Serbia Radovan Karadzic dan pimpinan tentara Ratko Mladic. Demikian jendral Inggris David Leakey dalam harian The Daily Telegraph. Leakey adalah komandan Eufor, satuan perdamaian Eropa di Bosnia, menggantikan SFOR, yaitu tentara perdamaian pakta NATO. Leakey juga menyatakan SFOR tidak cukup berusaha untuk memburu para pelaku kejahatan perang. Apabila perlu Eufor akan menggunakan kekerasan dalam usaha menangkap Karadzic en Mladic, demikian Leakey. * INTERPOL KELUARKAN PERINTAH PENANGKAPAN TIGA WARGA IRLANDIA. Interpol mengeluarkan perintah penangkapan internasional terhadap tiga warga negara Irlandia yang divonis melancarkan aksi teror di Kolombia. Mereka diberitakan melatih gerakan teror FARC dalam merancang strategi perang dan pembuatan bom. Mereka diduga bekas anggota IRA, gerakan teror Irlandia Utara. Empat tahun lalu mereka ditangkap di Kolombia dan semula dibebaskan oleh hakim. Menunggu proses naik banding, mereka dibebaskan, dengan syarat tidak boleh meninggalkan Kolombia. Bulan lalu tiga warga Irlandia ini akhirnya divonis bersalah dan dijatuhi hukuman penjara inabsensia selama 17 tahun. Pemerintah Kolombia memperhitungkan mereka telah meninggalkan negara ini. * KEBAKARAN KAMP PENGUNGSI DI UGANDA. Kebakaran pada kamp pengungsi di Uganda Utara menewaskan paling tidak sembilan orang. Lebih dari empat ribu rumah dengan atap ilalang terbakar. 27 ribu orang kehilangan tempat tinggal. Penghuni kamp pengungsi ini adalah orang-orang yang melarikan diri dari kekerasan antara tentara pemerintahan dan pemberontak Kristen. Awal minggu ini juga sudah terjadi kebakaran di kamp pengungsi lain, enam orang tewas. Kaum pemberontak telah berperang dengan pemerintah Uganda selama 17 tahun. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
