--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 04 Februari 2005 13:40 UTC ** PUING PESAWAT AFGHANISTA DITEMUKAN ** MENLU AMERIKA SERIKAT KE EROPA DAN TIMUR TENGAH ** PEMIMPIN OPOSISI KAMBOJA LARI ** DUA TOPIK PERS KALI INI: THAKSIN SINAWATRA YAKIN AKAN MENANG DAN ULANG TAHUN KE 150 PEKABARAN INJIN DI PAPUA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : BENARKAH BUSH MELUNAK SOAL NEGARA-NEGARA SETAN ? ** GEMA WARTA TOPIK ASIA: SAM RAINSY LARI KE PARIS, POLITIK KAMBOJA TANPA OPOSISI ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: FATWA MUI HARAMKAN TENAGA KERJA PEREMPUAN * PUING PESAWAT AFGHANISTA DITEMUKAN Puing-puing pesawat Afghanistan dengan 104 penumpang yang hilang sejak hari Kamis ditemukan. Puing-puing itu ditemukan sekitar 50 kilometer dari ibukota Kabul. Ke 104 penumpang pesawat tewas. Diantara mereka terdapat sejumlah warga asing, Turki, Amerika dan Russia. Pesawat Boeing 737 milik maskapai penerbangan Afghanistan Kam Air tinggal landas di bagian barat Herat dengan tujuan penerbangan Kabul. Akibat salju yang turun deras pesawat tidak bisa mendarat. Kemudian pesawat itu menghubungi bandara di Peshawar, Pakistan. Pilot mendapat ijin mendarat, namun pesawat itu tidak mendarat. Tidak diketahui dimana pesawat itu hilang. Beberapa helikopter Pasukan Perdamaian NATO di Afghanistan diantaranya empat pesawat Apache milik Belanda dikerahkan untuk mencari pesawat yang hilang itu. * MENLU AMERIKA SERIKAT KE EROPA DAN TIMUR TENGAH Mentri luar negeri Amerika Serikat yang baru Conloeezza Rice memulai perjalanan kelilingnya ke Eropa dan Timur Tengah. Hari Kamis malam waktu setempat ia tiba di London. Hari Jumat ini ia berjumpa dengan Menlu Inggris Jack Straw dan Perdana Mentri Tony Blair. Akhir pekan ia terbang menuju Timur Tengah. Presiden Bush dalam pidato tahunannya menyebut Timur Tengah sebagai ujung tombak kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Ucapan-ucapan keras Bush mengenai Iran dipandang oleh Theran sebagai usaha yang kesekian kalinya untuk menggerogoti republik Islam. Juga dalam pesawat menuju Eropa Condoleezza Rice bicara terbuka. Ia mengatakan sekutu Amerika Serikat di Eropa berpendapat reputasi rejim Iran dalam menerapkan hak asasi manusia harus dipertanyakan. * PEMIMPIN OPOSISI KAMBOJA LARI Sam Rainsy, pemimpin oposisi di Kamboja, melarikan diri dan sekarang tiba di Paris. Sedianya ia lari ke Thailand namun negara itu tidak menghendaki kehadirannya. Rainsy khawatir akan ditangkap karena mengecam pemerintahan P.M. Hun Sen. Ia mengatakan: delapan tahun lalu, pemerintah mendalangi serangan bom terhadap partai oposisi. Partai-partai pemerintahan di parlemen mencabut kekebalan parlementer pemimpin oposisi. Dengan demikian ia akan bisa ditahan karena ucapannya. Partai oposisi Rainsy akan menghadap raja Kamboja yang baru Norodom Sihamoni untuk mohon agar mengembalikan kekebalan Rainsy dan dua rekan separtainya. * PENGAKUAN MENTRI PERTAHANAN RUSMFELD Mentri Pertahanan Amerika Serikat Donald Rumsfeld mengatakan dua kali mengajukan permohonan mengundurkan diri ketika terbongkar skandal penganiayaan di penjara Abu Ghraib di Irak. Dalam sebuah wawancara dengan CNN, Rumsfeld mengatakan bahwa dua kali presiden Bush memintanya agar tidak turun. Penganiayaan di penjara Abu Ghraib juga mengakibatkan dukungan partai Republik terhadap dirinya menurun. Dalam dengar pendapat tahun lalu Rumsfeld sebagai mentri pertahanan menyatakan bertanggungjawab akan kejadian itu. Rumsfeld adalah salah satu mentri yang tetap bertahan setelah pemilihan presiden November lalu. * PENYIDIKAN INTERN PBB Sekjen PBB Kofi Annan mengumumkan akan mulai penyidikan intern terhadap Benon Sevan, yang dulu mengepalai program PBB minyak untuk pangan Irak. Penyidikan itu juga akan dilakukan terhadap tangan kanan Sevan. Annan menanggapi komisi penyidik mengenai penyelewengan-penyelewengan yang terjadi. Sevan dituduh memilih sebuah perusahaan untuk berdagang dengan Irak sedang Sevan sendiri punya kepentingan dalam perusahaan itu. Belum terbukti bahwa Sevan betul-betul mendapat keuntungan finansial. Disamping ini sedang dilaksanakan pula penyidikan mengenai kepentingan dan penyelewengan yang terjadi dengan sekjen Annan. Kojo, putra sekjen Annan bekerja pada sebuah perusahaan yang dipercayai berdagang dengan Irak. Program minyak untuk pangan itu adalah untuk memberi kesepatan pada Irak membeli kebutuhan dasar walaupun negara itu dikenai sangsi internasional. Dengan hasil penjualan minyak Bagdad dapat membeli kebutuhan pangan dan obat-obatan. * PERKEMBANGAN BERITA SIR PAUS Diberitakan akhir pekan ini Sri Paus akan mulai menjalankan sebagian tugasnya, walaupun ia belum meninggalkan rumah sakit. Pemimpin gereja Katholik yang berusia 84 tahun ini mengatakan dari kamarnya di rumah sakit Gemilli di Roma melalui pengeras suara ingin berbicara pada ribuan calon pastor di lapangan Santo Petrus. Hari Kamis kemarin diberitakan keadaan kesehatan paus membaik. Paus Johannes Paulus II hari selasa malam tiba-tiba masuk rumah sakit karena sesak nafas dan radang pada salur pernafasan. * Teroris Tetap Incar Senjata Pemusnah Massal Amerika Serikat memiliki bukti organiasasi teroris berusaha mengembangkan senjata pemusnah masal. Demikian dikatakan oleh Kepa a contra terorisme Kementrian Luar Negeri Amerika terhadap Radio Nederland Wereldomroep. Pejabat tinggi William Pope itu tidak merinci informasi itu. Ia memperingatkan Eropa harus waspada setelah serangan di Madrid dan pembunuhan terhadap sutradara Belanda Theo van Gogh. Serangan bisa terjadi di kota-kota lain. Dinas rahasia Belanda ketika ditanya tidak bersedia memberi informasi lebih lanjut. Dikatakan tidak ada bukti nyata gerakan-gerakan teror memiliki senjata pemusnah massal, namun mereka memang berminat memilikinya. * KORBAN PENYAKIT SAPI GILA Jepang melaporkan korban pertama penyakit Creutzfeldt-Jakob, ini adalah penyakit sapi gila pada manusia. Diduga korban priya itu makan daging sapi yang mengidap penyakit itu. Masa inkubasi penyakit Creutzfeldt-Jakob adalah antara 10 sampai 20 tahun. Korban di Jepang ini pada 1990 tinggal di Inggris. Sampai saat ini diketahui sudah 148 orang di Inggris meninggal akibat penyakit ini. * THAKSIN SINAWATRA YAKIN AKAN MENANG DAN ULANG TAHUN KE 150 PEKABARAN INJIN DI PAPUA Kebanyakan pedagang, pemilik toko, para buruh dan petani di Thailand dalam 30 tahun terakhir selalu memilih Partai Demokrat. Namun menghadapi pemipihan parlemen Thailand hari Minggu akan datang, sepantasnya mereka was-was. Demikian tulis harian International Herald Tribune. Thai Rak Thai, artinya orang Thailand saling mencintai, partainya P.M. Takshin Sinawatra akan menang mutlak dan berarti berkuasa penuh. Menghadapi kemenangan sebesar itu menurut beberapa analis kita bukan bicara lagi soal pemilu, melainkan referendum kepemimpinan Takshin. Yang belum pasti adalah apakah kemenangan mutlak itu menggerogoti demokrasi. Pemerintah P.M. Takshin dikecam terlalu sewenang-wenang. Demikian International Herald Tribune. Mengenai pemilihan parlemen Thailand, harian Belanda de Volkskrant juga menurunkan berita bahwa nasib para petani Thailand membaik, namun kritik penduduk kota terhadap Perdana Menteri Takshin makin nyaring saja. Taksin Shinawatra yang sebelum jadi perdana mentri adalah konglomerat sering kali menyebut dirinya presdirnya Thailand. Proyek-proyek bantuan untuk para petanipun dikelola secara komersial. Tidak mengherankan para petani suka pada Takshin. Apalagi ia menjanjikan setelah pemilihan akan membagikan 2 juta ekor sapi. Menurut de Volkskrant yang paling banyak mengkritik Takshin adalah warga perkotaan. Mereka mengecam perdana mentri yang membagi-bagikan kedudukan pada keluarga dan teman-teman. Ia juga dituduh melanggar HAM. Mereka juga mengecam pemerintah yang tidak mampu menyelesaikan ketegangan dengan minoritas muslim. Yang kemudian mengakibatkan 78 warga muslim tewas. Tapi kemudian datang tsunami, lanjut de Volkskrant. Bencana besar itu untuk sementara juga menghaspus berbagai masalah. Bahkan rakyat Thailand bisa bangga dengan sikap perdana mentri mereka yang di muka bidikan ratusan kamera dan wartawan menolak bantuan luar negeri. Ia ingin membangun kembali porak poranda akibat tsunami dengan kekuatan sendiri. Dari de Volkskrant kita beralih ke harian pagi Trouw yang menurunkan berita ulang tahun ke 150 pekabaran injil di Papua. Pendeta At Ipenburg mengajar di sekolah tinggi theologi di Papua, dari 1995 sampai 2002. Sampai sekarang ia masih punya hubungan dengan teman-temannya di Papua. Ia masih tetap mengikuti perkembangan dan nasib rakyat Papua yang ditindas tentara. Ketika dulu datang ke Papua ia hanya ingin membekali rakyat dengan pendidikan yang baik. Ia melihat bahwa rakyat Papua tidak diperlakukan adil oleh pemerintah Indonesia. Kemudian pada 1998 Soeharto lengser, Habibie menjanjikan demokrasi tulen dan menjanjikan dialog. Mahasiswanya ketika itu sangat mengikuti perkembangan politik. Namun apa yang dijanjikan pada rakyat Papua tidak dipenuhi. Tentara tetap bisa bertindak seenaknya. Provokasi tentara sering terjadi. Semua itu menyengsarakan rakyat Papua. Tentu saja, lanjut harian Trouw, sejarah pekabaran injil yang dilakukan para misionaris bukannya tanpa cacat. Namun menurut Ipenburg tidak disertai pertumpahan darah seperti apa yang dialami rakyat Papua sampai saat ini. Ketika misionaris pertama tiba pada 1855 mereka tidak membawa tentara penindas. Pernah juga seorang pekabar Injil dibunuh warga setempat. Tapi menurut Ipenburg itu salahnya sendiri. Orang Papua tidak terima kalau diperintah-perintah pendatang. Menurut Trouw mulai 1900 jumlah orang Kristen di Papua meningkat pesat. Sejak itu Papua bagaikan sepetak tanah di bumi yang dilupakan orang, sejengkal tanah jajahan Belanda. Semenjak Belanda hengkang dari sana, Papua lebih terlupakan lagi. Sekarang 2005 agama Kristen merupakan bagian nyata dalam kebudayaan Papua. Namun, menurut At Ipenburg kebudayaan asli Papua masih tetap bertahan, agama Kristen memperkaya tradisi mereka. Demikian Trouw dan demikian pula tinjauan pers kali ini. * BENARKAH BUSH MELUNAK SOAL NEGARA-NEGARA SETAN ? Intro: Tiga tahun silam, Presiden George W. Bush menggunakan istilah negara-negara setan untuk menyebut rezim penguasa di Iran, Irak dan Korea Utara. Sekarang, Irak tampaknya sudah tidak masuk dalam kelompok negara setan itu. Tetapi, kutukan Washington terhadap dua yang lain, yaitu Iran dan Korea Utara tampaknya tetap berlaku. Walau begitu dirasakan semacam kejutan ketika dalam pidato kenegaraannya Rabu malam lalu Presiden Bush kedengarannya lebih diplomatis terhadap Korea Utara. Apa latar belakangnya? Berikut penjelasan pengamat Korea Peter Beck di Seoul, ibukota Korea Selatan. Pidato kenegaraan Presiden George W. Bush Rabu malam mengejutkan semua orang, karena nadanya jauh lebih lunak dibandingkan tahun lalu. Sebelumnya sejumlah tokoh garis keras yang dekat dengan presiden mengatakan bahwa pendekatan ke arah Korea Utara jauh lebih penting dari yang sebelumnya dinyatakan. Menteri Luar negeri Amerika Serikat yang baru Condoleezza Rice juga mengeluarkan nada yang tidak begitu keras terhadap pemerintah Pyongyang dalam pidato pengangkatannya di depan Kongres minggu lalu. Kesimpulannya pemerintah Amerika tetap membuka pintu untuk berunding dengan Pyongyang, dan diharapkan perundingan ini segera terlaksana. Mengapa Washington tiba-tiba mengambil sikap yang lebih lunak terhadap Korea Utara, padahal menlu yang baru Condoleezza Rice dikenal sebagai singa yang gemar menerjang? Peter Beck belum bisa menggambarkan karakter menlu yang baru ini, karena selama beberapa minggu terakhir penampilannya jauh berbeda dengan gambaran yang diberikan selama empat tahun pertama masa pemerintahan Bush. Selama ini Rice adalah penasihat keamanan dan selalu dianggap sebagai juru bicara Presiden Bush. Dalam beberapa bulan mendatang baru jelas ke arah mana kebijakan baru Bush terhadap Korea Utara. Persoalannya sekarang bukanlah garis keras atau garis lunak yang akan menentukan garis kebijakan, tetapi tergantung dari keadaan. Pidato kenegaraan Rabu lalu sebagain besar digunakan untuk mengumumkan masalah-masalah dalam negeri seperti jaminan sosial dan pensiun. Hanya masalah Irak yang akan tetap menjadi salah satu tema utama kebijakan pemerintah Bush dalam empat tahun mendatang. Pada dasarnya Amerika tidak punya kekuatan untuk menyerang Korea Utara. Selain itu sekutu Amerika di Asia juga ingin agar Washington tidak membesar-besarkan masalah Korea Utara. Sekarang yang penting adalah mendesak pemerintah Pyongyang untuk melanjutkan pembicaraan enam negara. Menurut Peter Beck apabila pemerintah Pyongyang bijaksana, mereka akan kembali ke meja perundingan. Tapi kita melihat selama ini, seringkali mereka keras kepala bahkan mengambil keputusan yang bertolak belakang dengan kepentingan nasional. Kalau melihat situasi sekarang ada kemungkinan besar perundingan memang akan dilanjutkan. Sekarang tergantung dari kedua negara apakah akan mengambil langkah tersebut atau hanya saling melihat dari jauh. Walau begitu Peter Beck tidak sepenuhnya yakin pemerintah Presiden George W. Bush akan cepat-cepat mengubah kebijakan terhadap Korea Utara. Koran-koran The Now York Times dan Washington Post belum lama ini memberitakan masih ada perbedaan pendapat antara para pendukung garis keras dan garis lunak di Washington. Seakan-akan berita itu sengaja dibocorkan untuk mencegah agar pihak garis keras tidak mendesakkan keinginan untuk menyerang Korea Utara. Berita itu juga tidak mempengaruhi pidato kenegaraan Bush. Ini memperlihatkan masih berlangsung debat panas mengenai Korea Utara di dalam tubuh pemerintahan Bush. Pemerintah Bush sering dituduh suka bertindak sendirian dalam kebijakan luar negeri mereka. Apakah Bush sekarang akan mendengarkan pendapat negara-negara tetangga Korea Utara dalam menentukan kebijakannya? Menurut Peter Beck, Presiden Bush telah mengirim pesan yang jelas. Apabila sekutu Bush di Asia mendesakkan keinginan mereka maka ini hanya menimbulkan kontroversi dalam kebijakan Korea Utara. Berlainan dengan Iran, Israel diberi kesempatan oleh Washington untuk menyerang negara tetangga Palestina. Tetapi sikap seperti ini tidak bisa dijalankan Bush dalam menghadapi orea Utara karena tidak ada negara tetangga yang bersedia menyerang Pyongyang. * SAM RAINSY LARI KE PARIS, POLITIK KAMBOJA TANPA OPOSISI Intro: Sam Rainsy, pemimpin oposisi Kamboja tiba di Paris hari ini, karena melarikan diri menghindaki kemungkinan penangkapan. Menurut Rainsy kekebalannya sebagai anggota parlemen sudah dicabut dan ia sekarang menghadapi dakwaan serius. Dua anggota partai politiknya sekarang ditahan oleh tentara Kamboja. Berikut penjelasan wartawan Liam Cochrane di ibukota Phnom Penh: Pada dasarnya anggota parlemen Kamboja dilindungi oleh kekebalan hukum. Namun kekebalan itu bisa dicabut apabila dua pertiga anggota majelis nasional menyetujuinya. Dan inilah yang terjadi dengan Sam Rainsy kemarin. Dalam beberapa bulan terakhir, Sam Rainsy dituduh melakukan fitnah terhadap pemerintah. Pencabutan kekebalan Sam Rainsy bukanlah hasil dari satu tuduhan tertentu tapi lebih pada cara untuk mengintimidasi partainya. Itulah yang dikatakan pihak Sam Rainsy. Sejauh ini, beberapa anggota partai Sam Rainsy telah ditahan. Misalnya Cheam Cheanny masih ditahan. Sedangkan anggota lain yang kekebalannya juga telah dicabut adalah Chea Poh yang tidak ditahan tapi kabarnya bersembunyi di tempat aman. Kembali ke tuduhan terhadap Sam Rainsy. Tuduhan terhadap Sam Rainsy terutama adalah mengenai fitnah. Rainsy menuduh Pangeran Norodom Ranaridh, pemimpin partai Funcinpec menerima uang suap dari Perdana Menteri Hun Sen untuk membentuk pemerintahan koalisi. Kepergian Sam Rainsy berarti di Kamboja tidak ada lagi oposisi yang efektif. Bisa dipastikan kalangan oposisi Kamboja sekarang sudah terancam. Organisasi hak-hak azasi manusia Human Rights Watch Asia mengeluarkan pernyataan yang menyebut kasus Sam Rainsy sebagai langkah awal yang bisa membawa Kamboja menuju negara dengan satu partai. Partai itu adalah kombinasi Partai Funcinpec pimpinan Pangeran Norodom Ranaridh dan Partai Rakyat Kamboja PPP pimpinan Perdana Menteri Hunsen. Pada saat ini masih belum jelas apakah Sam Rainsy akan benar-benar diadili. Cheam Channy anggota Partai Sam Rainsy yang ditahan juga belum didakwa. Ia ditahan di markas besar tentara Kamboja. Menurut jurubicara Partai Sam Rainsy, tokoh ini akan kembali ke Kamboja untuk menghadapi pengadilan kalau dakwaan itu dikeluarkan secara benar. Sampai sekarang belum jelas apakah dakwaan terhadap Sam Rainsy itu sudah keluar. Paling sedikit Sam Rainsy sendiri sudah sempat sekali menghadap pengadilan dan berbicara dengan para petugas tentang dakwaan penghinaan. Tapi itu masih dilakukan Rainsy secara sukarela, jadi masih belum beradasarkan dakwaan. Dari sini bisa disimpulkan bahwa kasus Sam Rainsy lebih merupakan kehendak dua partai yang berkoalisi di Kamboja katimbang berdasarkan kenyataan bahwa tokoh ini benar-benar telah melakukan penghinaan. * FATWA MUI HARAMKAN TENAGA KERJA PEREMPUAN Intro: Di tengah-tengah gelombang pemulangan tenaga kerja Indonesia dari Malaysia, Majelis Ulama Indonesia mengelurakan fatwa mengenai tenaga kerja perempuan. Fatwa yang dikeluarkan ketua MUI KH Ma'ruf Amin itu isinya mengharamkan perempuan meninggalkan keluarga untuk bekerja ke luar kota maupun ke luar negeri tanpa disertai mahramnya. Apakah fatwa tersebut akan berdampak terhadap perempuan yang bekerja? Berikut tanggapan feminis muslim, Lies Marcoes. Lies Marcoes [LM]: MUI bersikap sesuatu yang sifatnya berusaha untuk memberikan respon atas realitas pemulangan tenaga kerja Indonesia dari Malaysia tapi cara dia merespon menggunakan sebuah teks yang sebetulnya sangat kontekstual. Jadi fatwa itu mencabut sebuah ketentuan keagamaan yang sifatnya sosiologis menjadi teologis. Radio Nederland [RN]: Fatwa itu menyebutkan bahwa perempuan haram meninggalkan keluarga untuk ke luar kota atau ke luar negri. Kalau demikian ini kan berlaku bagi hampir semua pekerja perempuan, apakah itu pembantu rumah tangga di Indonesia sendiri atau bahkan Mbak Lies sendiri yang bekerja di luar kota meninggalkan keluarga? LM: Betul. Kalau dikatakan sebagai fatwa memang seharusnya tidak diskriminatif, tidak memilih bahwa ini hanya berlaku atau dimaksudkan hanya untuk TKW. Sayapun TKW, bekerja dari Bogor ke Jakarta. Cuma yang saya sesalkan adalah bahwa fatwa ini sebetulnya menurut saya dari segi kesejarahannya ketika itu keluar dalam masa nabi, sebetulnya dalam rangka untuk melindungi perempuan dan oleh karena itu mewajibkan kepada mahramnya, pelidnungnya dalam hal ini biasanya adalah laki-laki atau suami di dalam keluarga itu untuk melindungi perempuan. Jadi bukan dibalik, bukan perempuannya yang tidak boleh keluar. Bahkan pada waktu itu diceritakan ada seorang perempuan yang mau pergi ke Mekah dari Madinah, nabi mengatakan.....dia. Jadi bukan tidak boleh untuk bepergian tapi harus yakin bahwa si perempuan itu terlindungi atau selamat. Menurut saya, jika pada masa itu kewajiban perlindungan dibebankan atau diberikan kepada laki-laki dalam keluarganya, maka dalam konteks sekarang, mahram harus didefinisikan ulang, yaitu kewajiban negara untuk memberikan perlindungan melalui undang-undang, melalui peraturan yang intinya adalah memungkinkan perempuan menjalani kehidupannya baik di dalam rumah ataupun di luar rumah. Dalam konteks bekerja, jelas si perempuan tidak boleh dilarang hanya karena dia ke luar rumah. Misalnya dengan ke luar malampun, itu seharunya tidak ada larangan. Yang ada adalah sebaliknya, di manapun dan kapanpun dia harus dapat dilindungi dan dalam hal ini adalah negara yang menjadi muhrim dari orang yang sedang bekerja itu. RN: Jadi sebenarnya penekanan haruslah pada sisi perlindungannya itu, Mbak Lies? LM: Betul. Dan itu berarti adalah negara. Bukan si perempuannya yang tidak boleh bekerja tapi justru seharusnya dia bisa bekerja secara aman kapanpun dan di manapun. Karena konteks pada jaman Nabi itu adalah mewajibkan kepada lelaki untuk memberikan perlindungan. Itulah munculnya konsep mahram itu. Bukan kemudian di balik bahwa si perempuan tidak boleh ke luar. Menurut saya cara pandangnya sangat keliru. RN: Namun begini. MUI itu adalah suatu badan yang sah dan berpengaruh. Paling tidak ini pasti akan berdampak terhadap perempuan yang bekerja? LM: Masyarakat dengan sistim ekonomi yang bekerja, itu akan mempunyai regulasinya sendiri. Fatwa akan menjadi fatwa yang tidak didengar karena tidak responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Itu resikonya mengeluarkan fatwa tanpa melihat konteks yang sedang berlaku. Seharusnya yang diambil oleh MUI harus jelas dulu keberpihakan MUI. Seharusnya yang dituntut oleh MUI adalah bukan larangan kepada perempuan untuk bekerja, karena inti dari konsep itu adalah perlindungan. Tapi justru MUI mengeluarkan fatwa yang mewajibkan negara memberi perlindungan kepada perempuan di manapun dan kapanpun bahkan ketika dia menjadi TKW ataupun sedang menjadi ibu rumah tangga. Itu yang seharusnya ditarik oleh MUI. Demikian Lies Marcoes --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
