---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Sabtu 12 Februari 2005 12:50 UTC



** KEADAAN DARURAT DI NEPAL UNTUK JANGKA PENDEK SAJA

** OPERASI PENYELAMATAN BESAR-BESARAN DI PAKISTAN

** TENTARA FILIPINA KEPUNG RATUSAN PEMBERONTAK MUSLIM

** TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: SENJATA NUKLIR KEMBALI MASUK AGENDA POLITIK 
INTERNASIONAL

** TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: UNI EROPA MENEMUKAN KEMBALI PERAN KAUM 
PEREMPUAN 

** TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: TRAUMA 60 TAHUN PEMBOMAN DRESDEN OLEH SEKUTU 
BARAT



* KEADAAN DARURAT DI NEPAL UNTUK JANGKA PENDEK SAJA

Raja Nepal Gyanendra menjamin pada Duta Besar India bahwa keadaan darurat di 
negeri itu hanya untuk jangka pendek saja. Duta Besar India Shiv Shankar 
Mukherjee di ibukota Kathmandu menyampaikan kekhawatiran pemerintah India atas 
situasi tegang di Nepal. India dan Amerika Serikat adalah dua sekutu terpenting 
Nepal. Awal pekan ini Duta Besar Amerika mengatakan bahwa pemerintah Amerika 
mempertimbangkan menghentikan bantuan keuangan dan senjata apabila Nepal tidak 
berhasil mengatasi situasi tegang di negeri itu. Sementara itu para pemberontak 
Maois di Nepal bersiap-siap memblokade jalan-jalan menuju Kathmandu.


* OPERASI PENYELAMATAN BESAR-BESARAN DI PAKISTAN

Sejumlah desa di Pakistan Barat Daya tenggelam akibat tanggul yang bobol di 
dekat kota Pasni. Pemerintah Pakistan telah memulai operasi penyelamatan 
besar-besaran. Tentara dikerahkan untuk membawa makanan, obat-obatan, tenda dan 
selimut ke sepuluhribuan orang di sedikitnya 35 desa yang tenggelam. Banyak 
korban selamat menyelamatkan diri di atap rumah-rumah atau lari ke pegunungan. 
Sejauh ini terhitung 80 jiwa. Ratusan orang lainnya masih dilaporkan hilang. 
Kamis lalu tanggul Shadi Kor, setinggi 25 meter, bobol akibat hujan deras. 
Jalan-jalan dan rumah-rumah hanyut disapu banjir. Demikian pula sebagian besar 
ternak dan panen.


* TENTARA FILIPIN KEPUNG RATUSAN PEMBERONTAK MUSLIM

Dilaporkan bahwa tentara Filipina mengepung ratusan pemberontak Muslim di pulau 
Jolo, Filipina Selatan. Senin lalu kelompok yang terdiri dari 800 pejuang 
Muslim menyerbu konvoi militer. Sejak itu pertikaian terus berlanjut. Sejauh 
ini 30 militer dan 60 pemberontak dibunuh. Lebih sepuluhribu warga melarikan 
diri. Kamis lalu, tentara mengepung para pemberontak di sebuah kamp pelatihan. 
Tentara melakukan penembakan mortir dan mengerahkan penembak jitu.


* JUMLAH KORBAN JIWA AKIBAT TSUNAMI DI ACEH, 117.810 

Sabtu ini Menteri Kesehatan Indonesia melaporkan 117.810 korban jiwa akibat 
gempa laut 26 Desember lalu. Ini hampir 800 lebih banyak daripada dilaporkan 
sebelumnya. Jumlah orang hilang yang diduga tidak selamat tsunami, mencapai 
114.922 orang.


* LAGI-LAGI SERANGAN DI IRAK

17 Orang tewas dalam serangan bunuh diri di Irak. 20 Orang lainnya terluka. Di 
kota Musayyib, Selatan Baghdad, pelaku serangan bunuh diri berupaya memasuki 
gedung pemerintah dengan mobil penuh bahan peledak. Bom mobil akhirnya meledak 
di luar gedung. Sementara itu, seorang hakim Irak dibunuh di kota Basra, Irak 
Selatan. Ia dibunuh ketika dalam perjalanan ke kantor. Awal pekan ini seorang 
koresponden stasiun televisi Arab ditembak mati di jalan, di kota Basra.


* DAVID WELCH DIAJUKAN SEBAGAI UTUSAN BARU TIMUR TENGAH

Presiden Amerika Serikat George W. Bush mengajukan diplomat David Welch sebagai 
utusan baru untuk Timur Tengah. Apabila usulan Bush disetujui Senat, maka Welch 
akan menggantikan wakil Menteri Luar Negeri William Burns. Welch kini menjabat 
Duta Besar Amerika di Mesir dan sebelumnya menduduki pos penting di Kedutaan 
Besar Amerika di Arab Saudi.


* UNICEF KIRIM BANTUAN DARURAT KE VENEZUELA

Organisasi anak-anak PBB, Unicef, mengirim bantuan darurat ke kawasan banjir di 
Venezuela. Bantuan itu terdiri dari pakaian, selimut dan tablet pembersih air. 
Banjir di Venezuela disebabkan hujan deras dan sejauh ini telah menelan 14 
jiwa. Negara bagian di Utara, Vargas, paling dilanda banjir. Di sini 15 ribu 
orang dievakuasi. Ratusan rumah hanyut disapu air.


* SENJATA NUKLIR KEMBALI MASUK AGENDA POLITIK INTERNASIONAL

Isyu senjata nuklir kembali mencuat dalam agenda politik internasional. Untuk 
pertama kali Korea Utara secara gamblang mengaku memiliki senjata nuklir. 
Selain itu, ketegangan antara Amerika dengan Iran meruncing karena Teheran 
diduga memiliki program senjata nuklir dan terbit sebuah laporan mengenai 
senjata nuklir Amerika di Eropa. Komentar redaktur perdamaian dan keamanan Hans 
de Vreij.

Laporan "Natural Resources Defense Council" sempat menghebohkan, tetapi 
dibanding perkembangan politik internasional akhir-akhir ini, laporan Dewan 
Pertahanan Sumberdaya Alam itu, tidak ada artinya. Berdasarkan analisa 
pemantuan lewat satelit maupun nara sumber lain, organisasi lingkungan Amerika 
itu menyimpulkan bahwa Amerika masih memiliki 480 senjata nuklir taktis di 
Eropa. Mereka menganggap semua senjata nuklir itu harus dilucuti. Imbauan 
tersebut tidak saja mendapat tanggapan pelbagai gerakan anti senjata nuklir 
yang berpengaruh di Eropa Barat, tetapi juga dari partai-partai politik besar 
seperti partai sosial-demokrat PvdA yang beroposisi di Belanda.

Kamis lalu, jubir politik luar negeri fraksi sosial-demokrat Bert Koenders di 
parlemen mengajukan mosi kepada kabinet agar menjelaskan bahwa senjata-senjata 
nuklir tersebut tidak lagi diperlukan di Eropa setelah berakhirnya perang 
dingin. Mengapa senjata-senjata tersebut masih dipertahankan kalau tidak lagi 
ada ancaman yang serius bagi Eropa, tanya Bert Koenders. 

Koenders yang November lalu dipilih sebagai wakil ketua parlemen pakta 
pertahanan NATO sebenarnya harus mengetahui bahwa teoritis, senjata nuklir 
taktis dengan daya jangkau 500 sampai 600 km masih diperlukan untuk strategi 
militer. Sebaliknya Rusia masih memiliki lebih banyak, dibanding senjata nuklir 
taktis Amerika. Diduga Rusia kira-kira masih memiliki 3 sampai 4 ribu. Jadi 
secara teoritis, sekalipun daya jangkaunya terbatas, tetapi senjata nuklir 
Rusia itu masih bisa bisa mencapai negara-negara Uni Eropa dan Pakta NATO yang 
wilayahnya semakin diperluas ke Eropa Timur. 

Amerika Serikat dan Rusia tidak pernah bicara soal senjata-senjata nuklir 
ringan dalam tanda kutip ini, sebab banyak senjata tersebut memiliki kekuatan 
yang jauh lebih besar dari bom nuklir Amerika yang menghancurkan Hiroshima dan 
Nagasaki tahun 1945. Perlucutan ke-480 senjata nuklir taktis Amerika hanya akan 
memperkecil peluang untuk membicarakan soal senjata-senjata nuklir tersebut 
seperti yang diinginkan oleh barat. 

Sebenarnya yang lebih gawat adalah soal Korea Utara dan Iran. Untuk pertama 
kali Pyongyang secara gamblang kini mengaku memiliki senjata nuklir, dulu ini 
hanya diduga-duga oleh Barat. Korea Utara juga keluar dari apa yang disebut 
"perundingan enam negara" di mana negara-negara seperti Amerika, Rusia dan Cina 
berusaha menciptakan dunia yang bebas senjata nuklir. 

Isyu yang hangat sekarang adalah, bagaimana menghadapi atau menindak ambisi 
nuklir Korea Utara? Tindakan militer hanya akan menimbulkan perang di 
Semenanjung Korea. Tetapi apakah dunia hanya bisa menerima kenyataan bahwa 
Korea Utara telah menjadi sebuah negara nuklir sekalipun dengan kemampuan 
terbatas? Apakah Korea Selatan kemudian akan merasa terpaksa melakukan hal yang 
sama untuk mengimbangi Korea Utara? Ataukah Korea Utara hanya perlu dipantau 
dengan seksama supaya senjata atau teknologi nuklirnya tidak diekspor ke 
negara-negara lain? Dipihak lain, kenyataan menunjukkan bahwa negara-negara 
lain yang memiliki nuklir seperti Israel, India dan Pakistan juga tidak 
ditindak dan mereka sebenarnya mengekspor teknologi dan bahan-bahan nuklir ke 
luar negeri. 

Mungkin Iran yang bisa menjadi masalah terbesar kalau menyangkut pengembangan 
senjata nuklir akhir-akhir ini. Minggu ini Washington menegaskan, tidak 
tertutup kemungkinan akan mengambil langkah militer terhadap Iran. Tetapi 
apakah Israel tidak akan mengambil tindakan sendiri? Di pihak lain Lembaga 
Nuklir Internasional IAEA di Wina kembali mengingatkan belum ada bukti kongkrit 
Irak sedang mengembangkan senjata nuklir. Tetapi bagi Amerika dan Israel, Iran 
yang punya kekuatan nuklir akan menjadi masalah serius, sehingga harus cepat 
ditindak tanpa perlu bukti-bukti konkrit.


* UNI EROPA MENEMUKAN KEMBALI PERAN KAUM PEREMPUAN

Intro: Hak yang sama bagi pria dan wanita pada pasar tenaga kerja. Itu seperti 
cerita lama saja. Persamaan hak pria dan wanita, paling sedikit di Eropa, 
adalah sesuatu dari abad silam. Tapi untuk abad ini sudah dilupakan orang. 
Menariknya, Uni Eropa justru mengangkat kembali tema persamaan hak pria wanita. 
Brussel sekarang berupaya mati-matian untuk memberi kesempatan kepada perempuan 
supaya juga bekerja. Dengan kata lain, kaum perempuan tiba-tiba diperlukan 
untuk mewujudkan rencana ambisius Uni Eropa. Laporan redaktur Eropa Nicolien 
den Boer.

"Kita tidak bisa terus membiarkan separuh modal manusia tidak digunakan," 
demikian komisaris Uni Eropa urusan kesempatan kerja Vladimir Spidla. Ia 
menunjuk pada peran perempuan dalam perekonomian. Tahun 2010 merupakan target 
Komisi Eropa bahwa perekonomian Eropa akan menjadi paling bisa bersaing di 
dunia. Target ini disebut Rencana Lissabon. Itu tidak bisa dicapai tanpa 
melibatkan perempuan. Untuk menunjukkan bahwa Brussel benar-benar serius, 
didirikanlah Institut Eropa bagi Persamaan Hak Antar Jenis Kelamin. Institut 
ini antara lain bertugas mengawasi supaya pria dan wanita mendapat hak yang 
sama dalam pasar tenaga kerja.

Persamaan inilah yang masih belum terwujud. Perempuan Eropa memang sudah 
mengecap pendidikan lebih tinggi katimbang pria Eropa. Tetapi penghasilan 
perempuan Eropa masih 15% lebih rendah daripada penghasilan prianya. Lebih dari 
itu kaum pria masih selalu punya dua kali kesempatan untuk memegang jabatan 
pimpinan katimbang perempuan. Pengangguran di kalangan perempuan Eropa masih 
selalu berkisar 16% lebih tinggi daripada laki-laki. Sekitar tiga per empat 
pria Eropa memiliki kerja, sedangkan hanya separuh perempuan Eropa yang 
bekerja. 

Gambaran ini sebenarnya terlalu dibesar-besarkan. Demikian Alice Bouman dari 
Dewan Perempuan Belanda. Dewan ini adalah semacam gabungan organisasi kaum 
perempuan Belanda. Bouman menunjuk bahwa bagi biro pusat statistik Eropa 
Eustat, seseorang sudah bisa dibilang bekerja walau pun ia hanya bekerja satu 
jam saja dalam seminggu. 

Perempuan Belanda dan Skandinavia, dalam soal bekerja, termasuk yang paling 
maju di Eropa. Sekitar 70% perempuan Swedia punya pekerjaan, sedangkan di 
Belanda 66% perempuannya bekerja. "Lagi-lagi ini gambaran timpang," kata 
Bouman, "karena kebanyakan perempuan yang bekerja di Belanda tidak bekerja 
penuh." Menurut monitor persamaan hak, pada tahun 2003 dua pertiga perempuan 
Belanda punya pekerjaan tidak penuh. 

Sekarang Komisi Eropa berkehendak supaya makin banyak perempuan bekerja. Tetapi 
Alice Bouman bertanya-tanya apakah pekerjaan perempuan dan laki-laki akan 
dianggap sederajat. Contohnya adalah pasangan suami istri yang bekerja tapi 
anak mereka sakit.

Alice Bouman: "Apa yang terjadi kalau ada masalah? Biasanya sang istrilah yang 
harus pulang untuk menyelesaikan masalah di rumah."

Oleh karena itu Brussel, markas besar Uni Eropa, selalu melihat Swedia sebagai 
contoh ideal. Di Swedia berlaku sistem libur yang baik bagi kedua orang tua, 
baik pria mau pun wanita. Selain itu sistem penjagaan anak Swedia banyak dipuji 
karena murah dan baik. Tidak jelas apakah Institut Persamaan Hak Antar Jenis 
Kelamin akan menerapkan model Swedia.

Kritik lobi kaum perempuan di Eropa adalah bahwa tujuan yang dicanangkan oleh 
Komisi Eropa tetap tidak jelas. Alice Bouman juga meragukan tujuan itu.

Alice Bouman: "Banyak lembaga pakar yang didirikan dan tentu saja 
lembaga-lembaga ini punya peran sendiri-sendiri. Tetapi jelas lembaga ini tidak 
bisa menutup-nutupi bahwa persamaan hak perempuan laki-laki tetap merupakan 
masalah."


* TRAUMA 60 TAHUN PEMBOMAN DRESDEN OLEH SEKUTU BARAT

intro: Minggu tanggal 13 Februari besok, di Dresden sebuah kota di wilayah 
Timur Jerman dekat perbatasan dengan Cheko dan Polandia, diperingati korban 
pemboman oleh sekutu Barat, tepat 60 tahun lalu. Upacara peringatan tersebut 
akan menguak banyak trauma. Laporan koresponden Hans Verbeek dari Dresden. 

"Dresden adalah kota yang cantik. Kota itu menarik segala macam orang, tidak 
hanya karena Frauenkirche, tetapi juga opera Semper dan museum Zwinger. Dresden 
adalah kota seni dan budaya." Demikian Ruth Ermer mengenang kota tempat ia 
dilahirkan tahun 1917, dan sampai sekarang ia tetap tinggal di kota tersebut.

Kenangan akan Dresden yang indah itu berakhir tiba-tiba tanggal13 Februari 1945 
ketika angkatan udara Amerika Serikat dan Inggris melancarkan aksi pemboman 
yang menghancurkan pusat kota ini. 35 ribu orang terutama penduduk sipil tewas. 
Hingga sekarang banyak orang mempertanyakan apa gunanya aksi pemboman tersebut.

"Di mana-mana terdengar ledakan, seperti mimpi buruk!", demikian Ermer 
menceritakan serangan pemboman pertama malam hari tanggal 13 Februari. Ia 
selamat karena berlindung di ruangan bawah tanah. Setelah itu dijatuhkan 
bom-bom api yang menghanguskan seluruh pusat kota. Ketika pemboman itu 
berakhir, ia berjalan menyusuri kota, atau apa yang masih tersisa dari kota 
tersebut, mencari korban yang dikenalnya. Jalan-jalan dipenuhi dengan mayat, 
rumah-rumah hancur. "Saya melihat seorang ibu yang berdiri dengan kereta 
bayinya ditengah runtuhan puing, ketika saya dekati ternyata dia juga telah 
meninggal dunia, saya tidak bisa melangkah lagi saking takutnya."

Gambaran ibu dengan kereta bayi itu tetap melekat di ingatannya. Itu 
menyimbolkan pemboman di Dresden yang dianggap tidak ada gunanya itu. Apabila 
ia mendengar berita pemboman di kota-kota lain, gambar-gambar itu muncul 
kembali di benaknya. Ia berpikir, "alangkah gilanya, karena penduduk sipil 
pasti menjadi korban. Seperti di Dresden, karena kota ini tidak punya sasaran 
militer."

Ruth yang keturunan Yahudi ini mengenang pemboman itu dengan perasaan yang 
berbeda-beda. Karena pemboman itu juga menyelamatkan jiwanya. Sebenarnya 
tanggal 15 Februari 1945 ia harus melapor untuk bekerja paksa di sebuah pabrik. 
Sebetulnya itu adalah tahap pertama sebelum ia dipindahkan ke kamp konsentrasi. 
Akibat aksi pemboman, pabrik itu rata dengan tanah dan tidak ada transportasi 
ke kamp-kamp penampungan.

Sekarang enam puluh tahun kemudian, Dresden memperingati para korban pemboman 
pihak sekutu. Dalam semua upacara peringatan resmi Ahad mendatang akan 
ditekankan bahwa sebelum sekutu membom Dresden, pihak Nazi juga melancarkan 
pemboman di Coventry, Warsawa dan Rotterdam.

Tetapi ada juga kelompok yang menentang peringatan tersebut. menurut perkiraan 
sekitar 5000 anggota neo-Nazi akan berdemonstrasi di pusat kota Dresden Ahad 
mendatang, menentang apa yang mereka namakan pemboman Holocaust enam puluh 
tahun lalu.

Ribuan penduduk Dresden tidak mau menerima begitu saja pandangan yang picik 
terhadap apa yang dinamakan trauma Dresden. Puluhan demo menentang neo-Nazi 
akan diselenggarakn Ahad mendatang. Ruth Ermer sudah terlalu tua untuk turun ke 
jalan, tetapi ia mengkhawatirkan kehadiran neo-Nazi ini. Baik di jalan-jalan 
tetapi juga di parlemen negara bagian Saksen, di mana partai ekstrim kanan NPD 
dalam pemilu terakhir meraih 10% suara. Dengan ini NPD bukanlah lagi partai 
kecil tak berrati dalam sistim politik Jerman. dan Ruth ermer memperingatkan 
sejarah dapat terulang kembali, karena Nazi juga dimulai sebagai partai kecil.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke