---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 11 Februari 2005 13:50 UTC



** KOREA UTARA DIHARAP AMBIL BAGIAN DALAM PEMBICARAAN

** TANGGUL BOBOL DI PAKISTAN, PULUHAN TEWAS

** SEORANG LAGI KORBAN TSUNAMI DITEMUKAN SELAMAT

** TOPIK PERS: KOREA UTARA MILIKI SENJATA NUKLIR DAN PELUANG TERAKHIR MEREBUT 
HATI ACEH

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KONGLOMERAT UNILEVER MENGHADAPI MASA SULIT

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PEMILIHAN DAERAH SEBAGAI PERISTIWA 
BERSEJARAH DI ARAB SAUDI

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MENCARI PERWIRA TANPA NODA MASA LAMPAU UNTUK 
JABATAN PUCUK TNI



* KOREA UTARA DIHARAP AMBIL BAGIAN DALAM PEMBICARAAN

Sekjen PBB Kofi Annan mengimbau Korea Utara untuk tetap ambil bagian dalam 
pembicaraan mengenai program senjata nuklirnya. Pembicaraan enam negara itu 
harus segera diteruskan. Demikian tanggapan pemimpin PBB tersebut atas 
pengumuman Korea Utara kemarin yang menarik diri dari pembicaraan enam negara. 
Pada saat yang sama, negara stalinis itu mengakui bahwa mereka memiliki senjata 
nuklir. Amerika Serikat juga menyatakan harapan agar Korea Utara tetap ambil 
bagian dalam pembicaraan. Gedung Putih menolak konsesi bagi Pyongyang tapi 
menegaskan untuk tetap mencari penyelesaian diplomatik dan damai.


* TANGGUL BOBOL DI PAKISTAN, PULUHAN TEWAS

Sejumlah desa di Pakistan barat daya tenggelam akibat tanggul yang bobol. 
Menurut pemerintah setempat, sedikitnya 35 orang tewas tapi dikhawatirkan 
jumlah tersebut akan bertambah. Shadi Kordam, yang terletak di pantai Pasni, 
Propinsi Baluchistan, bobol akibat hujan lebat. Tentara telah dikerahkan untuk 
melakukan operasi penyelamatan.


* SEORANG LAGI KORBAN TSUNAMI DITEMUKAN SELAMAT

Di Kepulauan Andaman, Samudra Hindia, seorang korban tsunami ditemukan selamat 
45 hari sesudah bencana. Perempuan muda berusia 18 tahun itu bertahan hidup 
dengan memakan buah-buahan. Suami dan putranya hilang. Kepulauan Andaman adalah 
bagian dari India, terletak di utara Kepulauan Nicobar. Kedua gugus kepulauan 
itu yang terletak dekat pusat gempa laut itu mengalami kehancuran berat akibat 
tsunami 26 Desember.


* FOTO KORBAN TSUNAMI MENANGKA WORLD PRESS PHOTO

Juru potret Arko Datta dari India memenangkan World Press Photo 2004. Ia 
berhasil menggondol hadiah bergengsi itu dengan fotonya yang menggambarkan 
seorang perempuan India yang berduka karena tewasnya anggota keluarganya oleh 
tsunami. Datta menjepret foto tersebut di negara bagian Tamil Nadu 28 Desember 
lalu, dua hari sesudah tsunami. Datta merupakan salah satu dari 4300 juru 
potret dari 123 negara yang mengirim hampir lebih dari 69 ribu foto. Untuk 
pertamakalinya, juri menggunakan hanya foto-foto digital.


* MENHAN AMERIKA MENDADAK KUNJUNGI IRAK

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Donald Rumsfeld mengadakan kunjungan 
mendadak ke Irak. Ia tiba pagi ini di Mosul, Irak Utara. Menurut juru bicara 
Pentagon, Rumsfeld hendak secara pribadi menyampaikan terima kasih kepada 
pasukan Amerika dalam mengamankan pemilu 30 Januari lalu di Irak. Ini merupakan 
kunjungan Rumsfeld ke delapan di Irak. Negri itu masih mengalami kerusuhan. 
Kemarin, sebanyak 30 orang tewas dalam baku tembak berjam-jam di Salman Pak, di 
mana pemberontak mengambil alih sebuah pos polisi. Akhirnya helikopter tempur 
Amerika melancarkan serangan terhadap pos polisi yang membuat para pemberontak 
melarikan diri.


* TOGO TOLAK JURU PENENGAH INTERNASIONAL

Togo menolak masuknya juru penengah internasional menyusul kudeta militer akhir 
pekan lalu.  Sebuah pesawat yang membawa Presiden Nigeria Olusegun Obasanjo 
tidak mendapat ijin mendarat. Nigeria menyebut hal ini sebagai 'aksi 
bermusuhan' dan memperingatkan Togo bahwa pemberlakuan sanksi terhadap negara 
itu semakin dekat. Krisis sekitar Togo muncul Sabtu lalu sesudah meninggalnya 
Presiden Gnassingbe Eyadema. Dengan bantuan tentara, putranya  Faure Gnassingbe 
diiangkat untuk menggantikan ayahnya. Tapi langkah tersebut bertentangan dengan 
undang-undang dasar. Peralihan kekuasaan itu tidak saja dikritik di Afrika 
sendiri tapi juga oleh Uni Eropa dan PBB.


* LARANGAN SEKS BAGI PASUKAN PERDAMAIAN

PBB melarang pasukan perdamaian di Republik Demokratik Kongo melakukan hubungan 
seks dengan penduduk setempat. Di samping itu juga berlaku jam malam untuk 
mereka. Demikian dinyatakan Sekjen PBB Kofi Annan kepada Dewan Keamanan. 
Langkah ini merupakan dampak dari puluhan kasus penyalahgunaan seksual dan 
perkosaan yang dilakukan pasukan perdamaian. Para korban sebagian besar adalah 
anak-anak perempuan di bawah umur. Menurut Annan larangan berhubungan seks itu 
diberlakukan karena penyalahgunaan terhadap orang yang lebih lemah tidak bisa 
ditolerir. Operasi perdamaian di Kongo Timur merupakan misi PBB terbesar saat 
ini yang melibatkan 17 ribu militer dari 50 negara.


* PENYELIDIKAN KORUPSI DI KENYA 

Presiden Kenya Mwai Kibaki memerintahkan penyelidikan mendalam terhadap korupsi 
di negrinya. Menurut presiden, harus dicegah agar uang pemerintah tidak 
dihambur-hamburkan. Pernyataan ini merupakan reaksi Kibaki yang pertama sejak 
berlangsungnya krisis sekitar pemberantasan korupsi di Kenya. Senin lalu, ketua 
pemberantasan korupsi di negeri itu, John Githongo mengundurkan diri. Menurut 
sumber-sumber yang mengetahui, Githongo mundur karena tugasnya dipersulit oleh 
pemerintah. Di samping itu, Amerika Serikat juga membekukan bantuan keuangan 
kepada Nairobi. Uni Eropa  juga  mengancam hal yang sama. Wakil presiden Moody 
Awori, sementara  mengakui bahwa korupsi di negaranya sampai pada tingkat 
paling atas. Ketika berkuasa dua tahun lalu, Presiden Kibaki berjanji untuk 
memberantas korupsi. Di bawah pendahulunya Daniel Arap Moi, korupsi 
besar-besaran berlangsung di Kenya.


* PENGACARA TERKENAL AMERIKA KERJASAMA DENGAN TERORIS

Seorang pengacara terkenal dari New York dinyatakan bersalah melakukan 
kerjasama dengan teroris. Pengadilan di New York menyatakan Lynne Stewart, 65 
tahun,  terbukti telah menyampaikan pesan-pesan dari kliennya Omar Abdel Rahman 
kepada para pengikutnya. Syeik Mesir yang buta itu menjalani hukuman penjara 
seumur hidup antara lain karena serangan terhadap World Trade Centre di New 
York tahun 1993. Hukuman terhadap Stewart belum diputuskan. Pengacara, yang 
membantah semua tuduhan terhadapnya itu, menghadapi ancaman hukuman maksimal 30 
tahun.


* BURSA EROPA UNTUNG

Hari ini, bursa-bursa Eropa dibuka dengan keuntungan. Mereka mengikuti 
perkembangan di Wall Street yang ditutup dengan 0,8% keuntungan kemarin. Di 
Amsterdam, indeks AEX mencapai 369 atau  0,4 persen lebih tinggi sesaat sesudah 
dibuka.

Bursa Tokyo tutup hari ini karena hari libur. Indeks Nikkei ditutup pada 11.553 
atau 0,7 persen keuntungan Kamis kemarin.

Nilai tukar euro tercatat $ 1, 2873


* KOREA UTARA MILIKI SENJATA NUKLIR DAN PELUANG TERAKHIR MEREBUT HATI ACEH

Korea Utara memprovokasi Amerika Serikat, demikian kepala berita harian 
Algemeen Dagblad. Kemarin, rezim Stalinis Pyongyang mengumumkan menghentikan 
pembicaraan program nuklirnya dengan enam negara untuk waktu tak terbatas. 
Pyongyang juga menyatakan memiliki senjata nuklir. Ini karuan saja mengundang 
berbagai reaksi. Menlu Amerika Serikat Condoleezza Rice memperingatkan Korea 
Utara akan semakin terkucil apabila benar memiliki senjata nuklir. Rice juga 
mengancam, Amerika dan Korea Selatan memiliki cukup senjata untuk menghadapi 
kemungkinan serangan Korea Utara. 

Menurut International Herald Tribune walaupun kaget tapi Rusia, Cina, Jepang 
dan Korea Selatan, empat dari enam negara dalam pembicaraan, tetap mendesak 
Korea Utara kembali ke meja perundingan. Demikian pula tanggapan para pemimpin 
PBB dan Uni Eropa. Tidak jelas apakah Korea Utara benar-benar telah menutup 
pintu bagi perundingan atau ini hanya upaya untuk meningkatkan posisi tawar 
mereka untuk kembali ke perundingan. 
  
Sikap Pyongyang tersebut, demikian NRC Handelsblad, tampaknya merupakan reaksi 
terhadap pernyataan Menlu Condoleezaza Rice di depan Kongres sebulan lalu. 
Waktu itu Rice menyebut Korea Utara sebagai negara tiran. Sebelum ini, 
Pyongyang juga pernah berang akiabt ucapan Presiden Bush di tahun 2002 yang 
menyebut Korea Utara sebagai salah satu negara poros setan. 

Sekarang saatnya bagi Jakarta untuk merebut hati Aceh sebelum terlambat. 
Demikian judul artikel dalam harian The Strait Times. Menurut artikel tersebut, 
tragedi Aceh akibat tsunami membuka dua pintu bagi pemerintah Susilo Bambang 
Yudhoyono. Apabila berhasil, berarti pula akhir konflik yang telah berlangsung 
30 tahun. Sebaliknya, apabila gagal maka berarti hilangnya sama sekali 
kepercayaan warga Aceh terhadap Jakarta serta dampak jangka panjangnya. 

SBY sendiri, demikian The Strait Times, tampaknya menyadari hal ini. Tapi TNI 
dan para birokrat propinsi tidak begitu sadar bahwa mereka tidak akan pernah 
mendapatkan kesempatan seperti ini lagi. Ada dua hal yang harus dilakukan 
pemerintah saat ini. Pertama mencari penyelesaian menyeluruh dan inklusif bagi 
konflik Aceh dengan melaksanakan otonomi khusus sepenuhnya serta menawarkan 
pilihan yang sungguh-sungguh selain kemerdekaan. 

Tetapi TNI tidak bersedia menghentikan operasinya, karena khawatir bisa memberi 
peluang kepada Gerakan Aceh Merdeka GAM untuk memulihkan kekuatan, sesudah 
operasi militer yang menyebabkan tentara berhasil menguasai 80% pedesaan. 
Permainan tentara saat ini ditujukan pada dua pertiga GAM yang rentan bujukan, 
mulai dari amnesti, berbagi kekuasaan terbatas sampai ladang gratis dan uang. 
Menurut kalangan intelijen Barat, itu dimaksudkan untuk mengurangi kekuatan GAM 
yang diperkirakan mencapai 2500 orang saat ini menjadi hanya sekitar 200an 
gerilyawan inti, dan sebagian besar terkonsentrasi di Bireun serta Sigli. 

Hal kedua yang bisa dilakukan pemerintah adalah menyertakan warga Aceh dalam 
pembangunan kembali wilayah mereka. Sejauh ini, itu masih bermasalah. Hanya 30% 
pemerintah propinsi Aceh yang berfungsi. Jadi semua perencanaan datang dari 
Jakarta. Sedikit saja yang dapat dilakukan pejabat lokal dalam perencanaan 
pembangunan kembali Aceh ini. 

Demikian The Strait Times dan sekian pers kali ini.


* KONGLOMERAT UNILEVER MENGHADAPI MASA SULIT

Tahun 2004 merupakan masa sulit bagi perusahaan kosmetik dan kebutuhan rumah 
tangga Unilever. Persaingan ketat di Asia, perang harga di Eropa dan lesunya 
pasar bagi produk menurunkan berat badan, merupakan faktor penentu. Untuk 
memulai lembaran baru, jabatan ketua dewan pengurus dialihkan dari Antony 
Brugmans dari Belanda kepada orang Prancis. Analisa redaktur ekonomi Radio 
Nederland - Pelle Matla. 

Laporan tahunan yang diumumkan Unilever Kamis kemarin tidak mengejutkan 
pengamat pasar maupun pemilik saham. 2004 bukan tahun menguntungkan bagi 
perusahaan patungan Belanda-Inggris, yang terutama dikenal oleh konsumen 
Belanda dengan sabun detergen dan sosis daging sapinya. Omzet Unilever merosot 
dengan 6% dibanding tahun 2003. Keuntungan juga berkurang sampai 32%.  

Laporan tahun 2004 merupakan pukulan berat bagi ambisi Unilever. Tahun 2000 
ketua dewan pengurus Antony Burgmans asal Belanda mengkampanyekan ambisi 
Unilever untuk meningkatkan omzet dan meraih untung berlipat-ganda dalam waktu 
lima tahun dengan slogan "Weg Naar Groei," artinya jalan menuju pertumbuhan. 
1200 dari 1600 produk bermerk dikurangi. Unilever lebih mengutamakan 400 produk 
seperti mentega BlueBand, sosis Unox, sabun mandi Dove dan minyak goreng 
Bertolli. Produk-produk ini sangat laku dan harus lebih laku lagi. Program 
kampanye sudah berakhir dan Unilever harus menelan pil pahit, kampanye ternyata 
tersebut gagal.

Banyak faktor kegagalan Unilever. Salah satu adalah persaingan sangat ketat di 
Asia. Produk sabun detergen dan kosmetika lokal di negara-negara seperti 
Indonesia, India dan Jepang, merupakan pukulan berat bagi Unilever. Selain itu 
perusahaan raksasa Amerika Procter&Gamble yang menghasilkan sabun detergen 
Ariel dan shampo anti ketombe Head&Shoulder melancarkan kampanye iklan 
besar-besaran untuk menguasai pasar Asia.

Faktor lain adalah perang harga antar pelbagai pasar-pasar swalayan. Di seluruh 
Eropa pasar-pasar swalayan melakukan aksi penurunan harga ribuan produk untuk 
menarik pembeli. Hal itu merugikan Unilever karena pasar-pasar swalayan 
menuntut harga yang lebih murah dari produsen dan pemasok barang. Perang harga 
itu mengurangi omzet Unilever sampai 5%. Pekan ini Unilever Bestfood Nederland 
- pemasok terbesar pelbagai pasar swalayan di Belanda memutuskan untuk tidak 
ikut dalam perang harga tersebut. Pasar swalayan tidak bisa lagi mengharapkan 
harga beli yang lebih rendah. 

Selain itu, Unilever juga mengalami rugi dari penjualan produk untuk menurunkan 
berat badan. Lima tahun lalu Unilever memperkenalkan Slimfast, berbagai jenis 
makanan untuk melangsingkan badan, buatan Amerika. Unilever sangat bergairah 
dan membayar sampai 2,3 miliar dolar untuk membeli hak cipta Slimfast. Jumlah 
yang sangat besar itu diharapkan akan bisa diperoleh kembali. Tapi dengan 
munculnya berbagai produk melangsingkan badan lain seperti Dr Atkins dan 
Montiac, pembeli Slimfast terus merosot.

Masalahnya sekarang, apa yang harus dilakukan Unilever. Perusahaan kosmetika 
dan keperluan rumah tangga itu menurunkan target pertumbuhan sampai tahun 2010, 
kembali berusaha menguasai pasar dan melakukan reorganisasi. Unilever didirikan 
tahun 1930 dengan cabang di Belanda dan Inggris. Hal itu berubah. Perubahan 
terbesar yaitu kini hanya ada satu ketua dewan pengurus, bukan dua. Unilever 
kini akan dipimpin oleh Patrick Cescau dari Perancis dan Antony Burgmans 
menjadi penasehat perusahaan.


* PEMILIHAN DAERAH SEBAGAI PERISTIWA BERSEJARAH DI ARAB SAUDI

Intro: Kamis kemarin untuk pertama kalinya berlangsung pemilihan di Arab Saudi, 
bukan pemilihan umum, melainkan pemilihan daerah. Warga ibukota Riyadh memilih 
anggota dewan kota, bukan seluruhnya, tetapi cuma separuhnya saja. Walau 
demikian pemilihan daerah ini dianggap sebagai langkah reformasi hati-hati 
putra mahkota Pangerah Abdullah. Tetapi para kritisi menyebut pemilihan daerah 
ini lelucon belaka, karena kaum perempuan Arab Saudi tidak diijinkan memberikan 
suara mereka. Hanya 150 ribu pria penduduk Riyadh yang memberikan suara, 
padahal ibukota ini berpenduduk empat juta orang. Di balik semua kekurangan 
ini, wartawan Arab Saudi, Khaled al Maina mengatakan, reformasi di Arab Saudi 
tidak bisa diputar balik lagi. 

Menurut Khaled al Maina, mulai sekarang orang Arab Saudi akan lebih 
memperhatikan bahkan ikut serta dalam pengambilan keputusan, pertama-tama di 
tingkat daerah. Setelah itu perlahan-lahan maju ke tingkat nasional serta 
internasional. Tetapi aspek bersejarah pemilihan daerah ini adalah, ini adalah 
pemilihan rakyat, orang benar-benar datang memberikan suara untuk pemerintah 
lokal. Ini sangat penting. Lewat pemilihan daerah pertama ini orang melangkah 
ke sistem lain, misalnya pemilihan langsung anggota dewan penasihat atau 
parlemen dalam beberapa tahun mendatang. Sampai sekarang para anggotanya 
ditunjuk oleh pemerintah.

Banyak pihak menuduh perubahan di Arab Saudi berjalan sangat lamban dan pemilu 
tongkat lokal ini hanyalah formalitas belaka. Selain itu banyak pihak yang 
mengecam karena kaum perempuan tidak diijinkan memilih. Khaled al Maina sangat 
menyayangkan hal tersebut, karena ada tiga calon perempuan yang mencalonkan 
diri dalam pemilihan daerah. Tetapi ia menekankan, di Eropa kaum perempuan 
membutuhkan waktu 300 tahun sebelum mendapat hak pilih. Diharapkan pada 
pemilihan mendatang, empat tahun lagi, kaum perempuan bisa datang memberikan 
suara. Di Arab saudi perempuan memainkan peran sangat penting, di belakang 
layar. Selain itu banyak perempuan Saudi yang berpendidikan tinggi 
mempertanyakan hak pilih mereka. Kaum perempuan Saud adalah anggota masyarakat 
yang aktif, jadi mereka juga menuntut untuk maju.

Gerakan pembaruan di Arab Saudi memang dipengaruhi tuntutan masyarakat 
internasional. Misalnya pemilihan umum parlemen di Irak belum lama berselang, 
laki-laki dan perempuan boleh memberikan suara. Irak bahkan dianggap sebagai 
contoh gerakan reformasi untuk Arab Saudi. Menurut Al Maina masyarakat Saudi 
juga melihat perubahan di sekeliling mereka. Saat ini sudah mulai ada kebebasan 
pers, misalnya orang bebas memilih satu di antara 500 pemancar televisi. Mereka 
melihat bagaimana negara-negara tetangga di Timur Tengah dan Asia mengambil 
langkah baru yang tidak pernah dilakukan sebelumnya. Selain itu 50% elektorat 
Saudi adalah anak muda di bawah 25 tahun yang punya keinginan, aspirasi dan 
tujuan yang berbeda. Mereka ingin menjadi bagian masa depan, jadi gerakan 
pembaruan ini juga atas dukungan generasi muda Saudi.

Jadi efek-efek luar, bukannya tekanan internasional yang mendorong perubahan di 
Arab Saudi. Misalnya apa yang terjadi di Hongkong, Singapura dan negara Asia 
lainnya, di mana generasi muda punya peran besar dalam pengambilan keputusan. 
Salah satu alasan kalangan muda mengapa mereka datang memberikan suara, karena 
mereka melihat dengan mata kepala sendiri apa yang terjadi di lingkungan 
sekitar mereka.

Selain itu Arab Saudi tidak tergantung pada negara lain yang menjadi donor dan 
menentukan apa yang harus terjadi di negara itu. Khaled al Maina menceritakan, 
beberapa hari lalu ia bertemu seorang calon di pusat perbelanjaan ibukota 
Riyadh yang mengetengahkan tema anti-korupsi dalam kampanyenya. Secara tidak 
langsung ia mengakui banyak anggota pemerintah Saudi yang korup. Selama masa 
kampanye para calon mengetengahkan tema misalnya semakin melibatkan kaum 
perempuan dalam pemerintahan, atau masalah birokrasi yang terlalu 
berbelit-belit.


* MENCARI PERWIRA TANPA NODA MASA LAMPAU UNTUK JABATAN PUCUK TNI


Intro: Pelbagai organisasi hak-hak azasi manusia mendesak presiden Susilo 
Bambang Yudhoyono supaya memperhatikan masa lampau perwira TNI yang diajukan 
namanya untuk jabatan panglima atau kepala staf. Mereka berharap jangan sampai 
perwira-perwira tinggi yang punya cacat HAM di masa lampau diangkat pada 
jabatan kunci. Tapi adakah perwira TNI yang bersih dari pelanggaran HAM? 
Berikut penjelasan pengamat militer Indro Tjahyono, 

Indro Tjahyono [IT]: Saya kira kan kita ini masih di dalam suasana mengkritisi 
TNI, di mana TNI itu pada waktu sebelumnya kan tidak menjalankan HAM dengan 
baik. Dan itu pun ada perwira-perwira yang sampai sekarang itu diadili dalam 
kasus HAM. Jadi menurut saya menang harusnya TNI itu mengakomodir kritik-kritik 
ini, sebagai salah satu kriteria ya. Kalau di sana ada Wanjakti, itu 
Wanjaktilah yang sebenarnya harus mengakomodir bahwa masyarakat itu 
menginginkan tokoh-tokoh tentara yang akan datang, perwira-perwira tinggi itu 
yang memahami HAM, dan juga tidak tercela dari segi pelanggaran HAM itu. Itu 
harusnya Wanjakti bisa melakukan suatu kajian sehingga memasukkan ini sebagai 
satu kriteria tambahan ketika kenaikan pangkat-pangkat di dalam jabatan-jabatan 
TNI.

Tapi nyatanya yang berlaku sampai sekarang di Wanjakti sendiri, itu rupanya 
kenaikan pangkat itu sifatnya masih normatif lah. Bahwa kalau panglima harus 
kepala staf dulu, dan belum ada reformasi di kalangan tentara dalam rangka 
kriteria-kriteria personil tentara ini. Nah misalnya ada usulan bahwa panglima 
TNI itu sebaiknya digilirlah, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI 
Angkatan Udara. Tetapi inipun sebagai satu kriteria belum masuk di dalam 
penentuan promosi jabatan-jabatan tentara itu oleh Wanjakti, kira-kira itu Bung 
persoalan kita saat ini. Nah kalau itu tidak diakomodir, persoalannya saya 
takut bahwa apa yang kita kritik terhadap TNI, khususnya soal HAM ini akan 
kembali terulang di masa yang akan datang.

Radio Nederland [RN]: Ada yang bilang bahwa sekarang ini walau pun tentara 
sudah secara formal tidak seperti dulu lagi di zaman Harto, tapi bukti bahwa 
mereka sekarang datang dengan kriteria mereka sendiri tidak perduli dengan apa 
yang diinginkan oleh masyarakat itu berarti bahwa mereka mengatakan mereka 
tetap berkuasa gitu? Apa bisa dikatakan demikian?

IT: Iya. Jadi mereka ini ternyata tidak melakukan reformasi secara sistematik. 
Reformasi dia adalah reformasi yang sangat formal, tapi yang formalpun 
sebenarnya bukan hal-hal yang dituntut di dalam reformasi tentara itu sendiri 
kan. Kalau anda lihat misalnya tentang komando teritorial, tidak ada yang 
signifikan di sana. 

Kedua, sebenarnya yang kita inginkan, kan kalau bisa ya Wanjakti itu di dalam 
dirinya sendiri mengubah kriteria-kriteria itu. Tapi nyatakan sekarang enggak. 
Oleh karena itu pada masa yang lalu itu diusahakan bahwa di dalam promosi 
jabatan-jabatan TNI itu DPR, antara lain panglima TNI itu ikut didengar 
keterangannya, karena Panglima TNI itu adalah sesuatu yang menentukan di dalam 
tubuh TNI sendiri.

Tapi itupun kalau anda lihat sekarang kan mereka enggak mau. Mereka bilang itu 
hak prerogatif presiden. Tapi kenapa Gus Dur dulu menggunakan hak prerogatif 
ini mereka menolak, ya kan? Apa ini kebetulan mereka presidennya tentara, 
mereka kembali ngomong soal hak prerogatif ya. Ini persoalannya. Jadi belum ada 
memang reformasi yang total, yang harapan-harapan penting dari reformasi 
tentara ini yang dilaksanakan oleh tentara sendiri. 

Termasuk sebenarnya itu yang kruasial adalah kriteria dalam kenaikan pangkat. 
Jadi masih kayak mesin ya. Kayak dulu yang saya takut ya, nanti itu ujungnya 
kayak zaman Soeharto kan? Ada kenaikan pangkat yang katanya normatif tapi bisa 
mengalami kenaikan pangkat di dalam setahun tiga kali, ini kan enggak wajar. 
Ini kelihatannya kalau hak prerogatif nanti dimunculkan lagi, keadaan-keaadaan 
ini bisa berulang. Jadi reformasi tentara itu enggak ada, ujungnya itu 
penyakit-penyakit lama, kebiasaan lama dia akan tumbuh lagi di kalangan 
tentara. 

RN: Anda tadi mengatakan bahwa harapan masyarakat adalah perwira-perwira yang 
tidak tercela, itu mendapat promosi gitu. Pertanyaan saya apakah ada itu, 
perwira-perwira dalam tubuh TNI menurut anda.

IT: Kalau menurut saya memang tidak semuanya tercela. Minimal dari berbagai 
perwira tinggi yang ada saat sekarang, kita carilah yang bobot 
penyimpangan-penyimpangannya itu lebih ringan. Karena saya kira dalam usia 
sekarang ya, memang tidak ada mereka yang lepas dari sistem komando militer 
ketika Soeharto dulu bercokol. Jadi notabene sebenarnya kalau mau ada promosi, 
orang yang naik itupun sebenarnya bukanlah orang yang tidak tercela.

Pasti ada, tapi bobotnya sedikit, kecuali tentara itu mau melakukan potong 
generasi di dalam promosi jabatan, dan itu kelihatannya hampir tidak pasti. 
Potong generasi dalam promosi jabatan-jabatan tentara, karena establishment di 
dalam TNI itu selalu mengatakan bahwa kenaikan pangkat sudah ada aturannya, 
sudah teratur, Wanjakti yang menentukan. Jadi kelihatannya memang ini status 
quo tentara ini tidak mau diubah dari luar dan dari dalam, gitu.

RN: Apakah menurut anda TNI AD akan bisa menerima kalau panglima itu bergilir. 
Dulu di zamannya Widodo AS sebagai panglima kan AD dikenal kecenderungan 
membangkangnya kan paling kelihatan itu. 

IT: Menurut saya belum, itu memang belum diterima. Dan saya lihat enggak mau, 
bukannya enggak mau. Itu TNI ADnya, tetapi rupanya hegemoni TNI Angkatan Darat 
itu begitu dominan ya, sehingga ketika ditanyakan pada Angkatan Udara atau 
Angkatan Laut apakah anda mendukung sistem bergilir di dalam panglima TNI, 
mereka itu diam. Jadi reformasi TNI itu seharusnya juga mengurangi hegemoni TNI 
Angkatan Darat ini lho Bung. Ini yang belum ya, belum ada dan kita ini masih 
menganut sistem pertahanan yang salah.

Kita ini kan negara kepulauan ya, archipelago. Oleh karena itu Angkatan Darat 
itu tidak terlalu besar porsinya. Yang diperbesar itu kan Angkatan Udara dan 
Angkatan Laut. Tapi nyatanya juga enggak kok. Postur tentara kita masih 
didominasi oleh TNI Angkatan Darat. Padahal kalau di lapangan kita lihat, di 
Aceh saja yang simpatik dengan masyarakat, dan masyarakat menaruh simpati 
kepada angkatan itu adalah dari Marinir. Mereka sama sekali agak kesulitan 
berbicara dengan Angkatan Darat.

Jadi menurut saya bergilir tadi sebenarnya ada hikmahnya ya, karena kita bisa 
berada di bawah tentara-tentara yang memang aspiratif dan dikehendaki oleh 
masyarakat itu sendiri. Jadi saya harap ini ada, tapi sekarang kelihatannya 
sulit ya, karena hegemoni Angkatan Darat begitu besar, ya.

RN: Ya dan tampaknya pengganti Endriartono Sutarto dalam jabatan Panglima TNI 
tidak lain adalah Ryamizard Ryacudu sendiri, lha menurut anda Bung Indro, 
bagaimana nih bisa mematahkan dominasi Angkatan Darat itu?

IT: Ya sulit ya. Karena apa? Sebenarnya dominasi itu bisa dipatahkan karena 
rasionalitas sistem pertahanan yang kita pilih ya. Nah kalau rasionalitas 
pertahanan kita ini tidak diterima sebagai satu konsep, misalnya pertahanan 
yang berbasis pada Angkatan Udara dan Angkatan Laut ya, karena latar belakang 
kepulauan itu tidak diterima ya, maka sulit ya. Karena kita tetap menganut 
suatu sistem pertahanan yang didasarkan pada landas darat, yang itu sayangnya 
merupakan satu sistem pertahanan yang untuk ke depan adalah tidak prospektif 
ya, karena teknologi begitu dominan, jadi mengandalkan pada Angkatan Darat 
nanti itu bisa kedodoran kita. Jadi kita harus bergeser ke Angkatan Udara dan 
Angkatan Laut yang lebih kuat di sini. 

Nah kalau Angkatan Udara dan Angkatan Laut harus diperkuat, sebetulnya hegemoni 
Angkatan Darat itu harusnya tidak ada karena tuntutan/ancaman yang ada di 
Indonesia itu. Karena sekarang ini mendesakkan ke sana itu sulit ya, kita coba 
dialog dengan DPR ya ketika perumusan Undang-Undang Pertahanan ini, juga DPRnya 
enggak ngerti ya. Sehingga Undang-Undang Pertahanan dan Undang-Undang TNI itu 
sangat bias ya dengan posisi Angkatan Darat yang begitu dominan.

Demikian pengamat militer Indonesia Indro Tjahyono.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke