--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Sabtu 05 Maret 2005 12:50 UTC ** CINA INGIN BATASI PERTUMBUHAN EKONOMI ** SRILANKA BERLAKUKAN PAJAK IMPOR BARANG KORBAN TSUNAMI ** GEORGE W. BUSH MINTA MAAF ATAS INSIDEN PENEMBAKAN ** TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: MANTAN PRESIDEN UKRAINA TERPOJOK SOAL PEMBUNUHAN WARTAWAN ** TOPIK TINJUAN INTERNASIONAL: KONGLOMERAT MINYAK SHELL AKAN MENAMBANG GAS BUMI DI QATAR ** TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: APAKAH EROPA SIAP HADAPI PERUBAHAN CEPAT DI DUNIA? * CINA INGIN BATASI PERTUMBUHAN EKONOMI Cina ingin membatasi pertumbuhan ekonomi tahun ini sampai 8 persen. Demikian tandas Perdana Menteri Cina Wen Jiabao pada pembukaan sidang tahunan parlemen Cina di Beijing. Tahun lalu pertumbuhan ekonomi Cina mencapai 9,5%. Wen Jiabao juga ingin meningkatkan pengeluaran untuk pertahanan sampai 12%. Butir agenda lain pada Kongres Rakyat Nasional sepuluh hari adalah masalah Taiwan. Diperkirakan bahwa 3000 anggota parlemen akan menyetujui undang undang anti pemisahan. Undang undang ini memungkinkan militer turun tangan apabila Tawain menyatakan kemerdekaan. * SRILANKA BERLAKUKAN PAJAK IMPOR BARANG KORBAN TSUNAMI Srilanka akan memberlakukan pajak impor atas barang bantuan yang berlebihan untuk korban tsunami. Negeri itu kini menerima bantuan yang tidak berguna seperti jaket musim dingin dan pakaian barat. Menteri Keuangan Srilanka berharap agar pajak itu bisa mengurangi barang bantuan yang berlebihan. Pemerintah Srilanka merasa cukup puas dengan bantuan seperti tenda dan tablet pembersih air yang saat ini tersedia. Sementara itu pemberontak Tamil mengeluhkan tentang birokrasi yang berbelit sehubungan dengan pendistribusian barang bantuan. Menurut gerilyawan Tamil, kadang dibutuhkan waktu sampai beberapa minggu sebelum barang tersebut sampai ke tangan yang bersangkutan. * GEORGE W. BUSH MINTA MAAF ATAS PENEMBAKAN Presiden Amerika George W. Bush meminta maaf kepada Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi atas penembakan di Irak yang melukai wartawati Giuliana Sgrena. Jum'at malam kemarin iring-iringan yang membawa wartawati Italia itu ditembaki militer Amerika. Seorang agen dinas rahasia Italia tewas dalam penembakan. Menurut tentara Amerika konvoi yang membawa Sgrena mengabaikan tanda-tanda untuk berhenti. Dalam percakapan lewat telpon, Bush berjanji kepada Berlusconi bahwa Amerika akan menyelidiki insiden tersebut. Giuliana Sgrena sedang dibawa ke bandara saat tentara Amerika menembaki mobilnya. Sgrena baru saja dibebaskan oleh penyandera Irak. Ia diculik satu bulan lalu di Ibukota Irak, Baghdad. Dua pekan lalu, wartawati yang berusia 57 tahun terlihat menangis dalam rekaman video dan memohon agar Italia menarik mundur pasukannya dari Irak. * POLISI PAKISTAN TANGKAP TOKOH EKSTREMIS SUNNI Polisi Pakistan menangkap Ramzan Mengal. Ia adalah salah seorang ekstremis Sunni yang paling dicari. Laki-laki ini dicari karena diduga melancarkan dua serangan bom terhadap minoritas warga Syiah di Pakistan. Sedikitnya 100 orang tewas dalam serangan itu. Tersangka adalah pemimpin organisasi terlarang pejuang Sunni, Lashkar-e-Jhangvi. Kelompok ini dianggap bertanggung jawab atas kekerasan antara kelompok-kelompok religius di Pakistan. Mayoritas warga Sunni dan Syiah pada umumnya hidup berdamai. Tapi serangan oleh kelompok-kelompok militan menewaskan ratusan orang 15 tahun belakangan. * AMERIKA PUAS DENGAN KAMPANYE ANTI NARKOBA DI AMERIKA SELATAN Amerika Serikat cukup puas dengan pemberantasan produksi kokain di Amerika Selatan. Demikian tercantum dalam laporan tahunan mengenai pemberantasan narkoba internasional. Laporan ini dikeluarkan Departemen Luar Negeri Amerika di Washington. Kampanye anti narkoba terutama berhasil di Kolombia. Dalam laporannya Departemen Luar Negeri Amerika juga menyebut soal meningkatnya produksi heroin di Afganistan, di mana produksi narkoba tiga kali lipat tahun belakangan. Dengan demikian Afganistan terancam menjadi negara narkotika. Ini bisa berdampak terhadap bantuan Amerika untuk negeri itu. * HENK KAMP SOAL PENYERBUAN DI IRAK Menteri Pertahanan Belanda Henk Kamp meragukan apakah informasi soal keberadaan senjata pemusnah massal adalah cukup untuk membenarkan penyerbuan di Irak tahun lalu. Dalam wawancara dengan harian Belanda Algemeen Dagblad Kamp juga mempertanyakan apakah Amerika Serikat mengirim cukup pasukan ke negeri itu. Selama ini pemerintah Belanda, Amerika Serikat dan Britania Raya selalu memakai informasi soal keberadaan senjata pemusnah massal sebagai alasan untuk membenarkan penyerbuan di Irak. Menteri Kamp menyatakan belum bisa menarik kesimpulan definitif dalam kasus ini. Dalam wawancara dengan Algemeen Dagblad, Menteri Kamp juga membahas soal penempatan pasukan Belanda di Irak Selatan. Pasukan Belanda akan ditarik mundur akhir bulan ini. * MANTAN PRESIDEN UKRAINA TERPOJOK SOAL PEMBUNUHAN WARTAWAN Intro: Dugaan keras bahwa mantan menteri dalam negeri Ukraina Yuri Kracvhenko bunuh diri, makin memastikan kekhawatiran umum bahwa bekas pemerintah Kiev terlibat dalam pembunuhan wartawan Georgi Gongadze. Pembunuhan Gongadze yang semasa hidupnya begitu kritis terhadap pemerintahan presiden Leonid Kuchma, tidak terselesaikan dalam 4,5 tahun belakangan. Tetapi begitu Kuchma mundur, maka terungkap banyak fakta baru, antara lain bahwa bekas presiden ini diduga terlibat pada pembunuhan Georgi Gongadze. Laporan redaktur Eropa Thijs Papot. Yuri Kravchenko Jumat pagi kemarin ditemukan tewas di rumah peristirahatnnya dekat ibukota Kiev, Ukraina. Ia meninggal karena luka-luka tembakan. Mantan menteri dalam negeri itu sedianya kan diinterogasi sehubungan dengan pembunuhan wartawan elektronik Georgi Gongadze. Kravchenko waktu itu menjabat menteri di bawah presiden Kuchma, ia dicurigai terlibat dalam komplotan pembunuh Gongadze. Georgi Gongadze hilang jejaknya sejak 9 September 2000, dua bulan setelahnya tubuhya ditemukan tanpa kepala. Gongadze merupakan pemimpin redaksi koran elektronik Pravda Ukraina yang sangat kritis terhadap mantan presiden Kuchma. Koran itu secara teratur mempublikasikan tuduhan kerjasama pemerintah, pengusaha dan dunia kriminal. Hampir saja keterlibatan Kuchma terbukti setelah mantan penjaganya membeberkan rekaman rahasia. Dalam pita rekaman itu terdengar bagaimana Kuchma memberi perintah pembunuhan terhadap Gongadze. Namun Kuchma membantahnya dan malah mempertanyakan keaslian rekaman tersebut. Kendati demikian kecurigaan terhadap Kuchma tetap besar. Skandal itu pulalah yang memicu demonstrasi selama beberapa bulan. Begitu pula ketika berlangsungnya revolusi Oranye, nama Gongadze ditulis dalam spanduk yang menyatakan simbol kejatuhan moral dari pemerintahan Kuchma. Investigasi secara serius, juga tidak berlangsung saat Kuchma berkuasa namun setelah Viktor Yuschenko berada di tampuk pimpinan barulah presiden yang baru ini berjanji akan menuntaskan kasus tersebut. Janji Yuschenko dipenuhi. Sehari setelah ia dilantik sebagai presiden, kasus itu dibuka kembali bahkan kehakiman Ukraina menjanjikan hadiah satu juta dolar bagi siapa yang bisa memberi petunjuk. Pekan ini Kehakiman mengumumkan telah menahan dua pejabat polisi dari Kiev yang dicurigai terlibat langsung dalam pembunuhan tersebut. Hasilnya mobil korban, Gongadze terlacak dan penggalan kepalanya di temukan di pinggiran sungai Dnjepr. "Teka-teki pembunuhan itu terpecahkan."kata presiden Yuschenko. Pelakunya tambahnya, sudah diketahui."Tugas pertama sekarang adalah mencari siapa yang mengorganisir dan yang memberi perintah". Langkah awal yang sedianya berlangsung adalah menginterogasi mantan menteri Kravchenko. Setelah kematian misteriusnya parlemen meminta agar mantan presiden Kuchma ditahan. Kuchma dikenal sebagai tokoh penting dalam kebijakan kriminal selama 10 tahun terakhir. Pantas saja empat setengah tahun setelah pembunuhan Gongadze, nama mantan presiden yang saat ini sedang berlibur di tempat permandian Karlovy Vary, Ceko dikaitkan. Sementara perintah penangkapan juga dikeluarkan untuk mantan kepala dinas rahasia dalam negeri yang melarikan diri Aleksei Pukatsj. Pekan sebelumnya beredar spekulasi di kalangan pers Ukraina bahwa mantan presiden Kuchma tidak akan kembali dari tempat berliburnya di Ceko dan kemungkinan itu agaknya menjadi kenyataan dengan adanya perkembangan terakhir. * KONGLOMERAT MINYAK SHELL AKAN MENAMBANG GAS BUMI DI QATAR Pekan ini aliran berita buruk tentang Shell berakhir, begitu tersiar berita bahwa konglomerat minyak Belanda Inggris ini mencapai kesepakatan dengan Qatar Petroleum. Di Qatar, Shell akan membangun pabrik yang mengolah gas bumi menjadi gas cair. Ini jelas kontrak strategis mencapai bermilyar-milyar dolar. Walau begitu bukanlah berarti Shell sudah terangkat dari malapetaka. Konglomerat minyak ini masih butuh waktu lama untuk bisa memperoleh kepercayaan kembali, menyusul skandal pembukuan yang beberapa waktu berselang menggoncang konglomerat minyak ini. Lebih lanjut berikut laporan redaktur ekonomi Wendy Braanker. Sekitar setahun silam, Konglomerat Shell menggegerkan dunia keuangan, ketika terungkap bahwa cadangan minyaknya harus diturunkan besar sekali, sesuai kenyataan sebenarnya. Pertama-tama pengurangannya mencapai 20%, tetapi sesudah itu masih harus dikurangi 10% lagi. Ini jelas dramatis, karena ternyata cadangan minyak Shell dibesarkan sampai 30%, dan dunia keuangan waktu itu goncang hebat. Nilai sebuah konglomerat minyak sangat tergantung pada cadangan minyaknya. Menurut para analis terdapat jurang besar antara cadangan minyak Shell yang sebenarnya dengan cadangan minyak saingan Shell lain. Dengan cadangan sebanyak itu, Shell hanya bisa hidup sekitar 10 tahun lagi. Analis minyak Dirk Verbiesen berpendapat, saingan Shell, konglomerat Prancis Total misalnya bisa bertahan 13,5 tahun. Dengan begitu Shell harus mengejar ketinggalannya akibat salah pembuukuannya tahun lalu. Proyek di Qatar ini adalah langkah pertama yang baik. Tapi masih belum jelas keuntungan apa yang akan diperoleh Shell. Shell memperoleh andil 30% dan Qatar Petroleum menguasai sisanya. Gas alam yang digalinya akan diolah menjadi gas alam cair untuk dikapalkan ke Amerika Utara dan Eropa. Proyek ini mungkin sudah akan mulai antara tahun 2010 dan 2012. Shell masih belum bisa memastikan sampai berapa jauh cadangannya meningkat oleh proyek Qatar. Tetapi jelas Shell sangat bangga dengan proyek ini, seperti dikatakan juru bicara Leon Tops. Leon Tops: Sekarang belum bisa dipastikan berapa persisnya cadangan kami akan meningkat. Itu baru bisa diketahui pada masa depan. Kalau semuanya berjalan seperti rencana maka pada tahun 2006 2007 kami bisa mengumumkannya. Keuntungan gas adalah bahwa zat ini termasuk dalam sumber energi bersih yang tidak mengotori lingkungan hidup. Dengan mengolah gas maka Shell sendiri termasuk konglomerat minyak penting, seperti Total dan ExxonMobil. Perbandingan minyak dan gas pada Shell sekarang mencapai 60/40. Tetapi dengan proyek Qatar tampaknya perbandingan itu bergeser menjadi 50/50. Lebih dari itu proyek Qatar menempatkan Shell pada garis depan penambangan gas alam, dan Shell tampaknya akan berupaya sekuat tenaga mempertahankan kedudukan ini. Memang, pekan ini berakhirlah semua berita buruk mengenai Shell. Qatar memang tempat Shell di masa depan, karena setelah Rusia dan Iran, Qatar memiliki cadangan gas bumi terbesar di duia. Keberhasilan proyek Qatar ini sangat dinanti-nanti Shell. Tetapi para analis berpendapat masih dibutuhkan banyak perbaikan sebelum Shell bisa kembali dianggap sebagai konglomerat minyak yang bisa dipercaya dan terandal. * APAKAH EROPA SIAP HADAPI PERUBAHAN CEPAT DI DUNIA? Menteri Luar Negeri Belanda, Bernard Bot, cemas jangan-jangan Eropa belum siap menghadapi perubahan cepat di dunia. Dasawarsa mendatang sangat menentukan apakah Eropa tetap bisa memainkan peranan penting di bidang politik, ekonomi dan militer. Tapi bagi Menlu Bot satu hal sudah jelas: Eropa harus menjadi adi daya. Lebih jauh laporan redaktur politik Hans Andringa. Menteri Luar Negeri Belanda Benard Bot melihat dua skenario masa depan Eropa. Untuk skenario optimis, dalam 30 tahun mendatang, Eropa tetap merupakan adidaya ekonomi modern dan memainkan peranan politik penting di dunia. Perdamaian, kemakmuran dan stabilitas adalah tujuan kebijakan Eropa. Berkat posisi militer yang kuat, Eropa mampu mencapai tujuan itu. Untuk skenario pesimis, Eropa menjadi semacam jalan sepi dalam apa yang disebut 'the global village' atau desa global. Ekonomi Eropa tidak tumbuh seperti ekonomi Brasil, Cina dan India, karena gagal mendidik orang yang bisa mengikuti perkembangan hightech atau teknologi tinggi. Di bidang militer, Eropa sangat lemah. Akibatnya Eropa dalam skenario pesimis ini, akan kehilangan peluang menggunakan sumber-sumber minyak yang makin langka. Menteri Luar Negeri Belanda Ben Bot mempertanyakan apakah Eropa nantinya tidak dininabobokkan oleh kemewahan dan kemakmuran. Kemungkinan ketinggalan dalam perlombaan teknologi baru, sangat besar. Jumlah insinyur per tahun yang lulus dari universitas India lebih besar ketimbang semua negara-negara Uni Eropa dalam sepuluh tahun. Upaya gagal Eropa untuk menjadi ekonomi terpenting di dunia tahun 2010 seperti tercantum dalam apa yang disebut Proses Lissabon, merupakan pratanda buruk. Masalah besar masa mendatang adalah makin langkanya minyak. Permintaan minyak akan meningkat sampai 60% pada dasawarsa mendatang. Dua pertiga akan dipakai Cina dan India. Menlu Bot memperingatkan bahwa bisa terjadi perlombaan dunia besar-besaran bahan bakar. Ini bisa meningkatkan ketegangan di dunia, menghambat pertumbuhan kemakmuran, dan mempersulit penanganan masalah-masalah lain seperti terorisme dan perubahan iklim. Menlu Bot ingin merubah sistem bantuan pembangunan. Ia ingin agar bantuan untuk Afrika lebih terfokus pada negara-negara yang memberi harapan. Negara-negara ini harus menjadi contoh bagi negara-negara Afrika lain. Baru kalau bisa demikian, maka Afrika bisa lebih stabil dan makmur. Bantuan pembangunan dan kepentingan minyak saling terkait. Menlu Bot menunjuk pada kenyataan bahwa Afrika Barat menjadi pengekspor minyak penting. Eropa mengambil keuntungan apabila Afrika Barat lebih stabil. Eropa harus mendorong energi bersih lingkunan seperti energi matahari dan energi angin, sehingga tidak hanya bergantung pada minyak dan gas. Menarik adalah bahwa Menlu Bot tidak menutup kemungkinan memakai energi nuklir. Cina, Rusia dan India juga memiliki pusat nuklir dan masih membangun yang baru. Eropa harus menyelidiki pemakaian energi nuklir supaya tidak bergantung pada tiga negeri itu. Yang tak kalah penting adalah bahwa Eropa harus menjaga hubungan dengan mitra-mitra politiknya. Eropa harus mempererat hubungan baik dengan adidaya ekonomi baru seperti Brasil, Cina dan India. Menlu Bot terutama menunjuk pada hubungan dengan Amerika Serikat. Eropa tidak bisa tanpa adidaya militer, ekonomi dan politik ini. Pada kunjungan keliling di Eropa, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Condoleezza Rice mengakui bahwa Amerika Serikat pun tidak bisa tanpa Eropa. Sebalinya Menlu Bot sendiri juga cepat-cepat bertolak ke Washington. Ini untuk menunjukkan bahwa Bot benar-benar berupaya agar skenario positif menjadi suatu kenyataan bagi Eropa. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
