---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Minggu 06 Maret 2005 13:00 UTC



** PERSETERUAN LADANG MINYAK MALAYSIA DAN INDONESIA MEMUNCAK

** CINA PERINGATKAN AS DAN JEPANG

** PARLEMEN SEMENTARA IRAK BERUNDING 16 MARET



* PERSETERUAN LADANG MINYAK MALAYSIA DAN INDONESIA MEMUNCAK

Perseteruan ladang minyak antara Malaysia dan Indonesia memuncak. Pemerintah 
Indonesia akan menambah empat kapal perang di kawasan utara Sulawesi tersebut. 
Sebelumnya Jakarta telah menyiagakan tiga kapal patroli. Perusahaan minyak 
Shell Belanda menyatakan telah memiliki konsesi dari perusahaan minyak Malaysia 
Petronas untuk melakukan pengeboran di Blok Ambalat. Namun Indonesia 
mempertanyakan keabsahan kontrak itu. Jakarta menyatakan wilayah Ambalat masih 
termasuk teritori Indonesia namun Malaysia mengklaimnya berdasarkan peta tahun 
1979 yang juga dipermasalahkan oleh negara-negara Asia Tenggara lainnya. 
Pemerintah Indonesia menyatakan tetap mempertahankan kapal perangnya kawasan 
itu sampai kasus tersebut tuntas. Sebagai bukti pemilikan aktif wilayah 
Ambalat, Indonesia tengah membangun mercu suar di kawasan tersebut. Inilah yang 
kemudian memancing angkatan laut Malaysia beraksi, yang belakangan bersitegang 
dengan kapal perang Indonesia. Sementara Senin besok, Presiden Susilo Bambang 
Yudhoyono akan bertolak ke wilayah yang berbatasan dengan Malaysia itu. SBY 
akan berkunjung ke pulau Sebatik dan kota-kota Tarakan dan Nunukan di 
Kalimantan Timur.


* CINA PERINGATKAN AS DAN JEPANG

Cina memperingatkan Amerika Serikat dan Jepang agar tidak memperluas kerja sama 
militer dengan Taiwan. Beijing menganggap kerja sama antara Amerika dan Jepang 
itu sebagai warisan Perang Dingin. Apabila Washington dan Tokyo memutuskan 
melibatkan Taiwan, maka, menurut Beijing, ini bisa menimbulkan ketegangan di 
Asia Tenggara. Dalam jumpa pers di Beijing, Menteri Luar Negeri Cina Li 
Zhaoxing berupaya menenangkan Amerika Serikat dan Uni Eropa soal undang undang 
anti pemisahan dari Taiwan. Undang undang ini tengah dibahas dalam parlemen 
Cina. Undang undang tersebut memungkinkan tentara Cina turun tangan apabila 
Taiwan secara resmi menyatakan kemerdekaan. Sementara di Taiwan sepuluhribuan 
pendukung kemerdekaan berdemonstrasi menentang undang undang Cina itu.


* PARLEMEN SEMENTARA IRAK BERUNDING 16 MARET

16 Maret mendatang, parlemen sementara Irak untuk pertama kali bertemu. 
Demikian wakil Perdana Menteri Irak Barham Salih mengumumkan. 275 anggota dewan 
nasional yang dipilih pada pemilu akhir Januari lalu harus menyusun pemerintah 
baru. Sementara partai terbesar dalam parlemen, yaitu Aliansi Nasional Syiah 
berunding dengan partai terbesar kedua Irak, koalisi partai-partai Kurdi. Dua 
belah pihak sependapat soal pengangkatan politikus Syiah Ibrahim al-Jaafari 
sebagai Perdana Menteri dan pemimpin Kurdi Jalal Talabani sebagai Presiden 
Irak. Tapi status kota minyak di Irak Utara, Kirkuk masih merupakan hambatan 
dalam perundingan. Menurut partai Kurdi kota ini harus dimasukkan dalam wilayah 
Kurdistan. Tapi kaum Syiah baru ingin mengambil keputusan setelah dibentuknya 
pemerintah baru.


* ITALIA TERKEJUT ATAS PEMBUNUHAN AGEN RAHASIA

Masyarakat Italia sangat terkejut atas pembunuhan agen dinas rahasia Italia, 
yang Sabtu kemarin ditembak mati militer Amerika. Nicola Calipari tewas ketika 
mobil yang membawa wartawati Giuliana Sgrena ke bandara, ditembaki. Sgrena 
ditembak di bahunya. Sabtu malam kemarin Presiden Italia Carlo Azeglio Ciampi 
datang ke bandara, menunggu kedatangan jenazah Nicola Calipari. Acara ini 
ditayangkan langsung oleh lima dari tujuh stasiun televisi Italia. Media 
menyebut agen rahasia ini seorang pahlawan. Pemakaman kenegaraan berlangsung 
Senin besok.


* MASYARAKAT INTERNASIONAL SAMBUT DINGIN JANJI SURIAH

Masyarakat internasional menyambut dingin janji Suriah untuk secara bertahap 
menarik mundur pasukan dari Libanon. Israel, Amerika Serikat dan Prancis 
menuntut penarikan mundur sepenuhnya dan seketika. Sementara oposisi di Libanon 
menilai langkah Suriah sebagai langkah pertama yang bagus, tapi ingin menunggu 
dulu apakah Suriah benar-benar menepati janjinya. Presiden Suriah Bashir 
al-Assad mengumumkan rencana penarikan pasukan di depan anggota parlemen 
Damascus. Kesatuan-kesatuan militer awalnya akan dipindahkan dulu ke lembah 
Bekaa di Libanon Timur dan kemudian ke perbatasan wilayah Suriah. Belum jelas 
kapan persisnya penarikan mundur itu dimulai. Suriah menghadapi banyak tekanan 
internasional untuk menarik mundur 14 ribu pasukannya dari negara tetangga 
Libanon. Pasukan Suriah telah ditempatkan di sana sejak tahun 1976. Dan sejak 
akhir perang saudara Libanon tahun 1990, masyarakat internasional dan Libanon 
sendiri mendesak penarikan pasukan itu.


* ISRAEL INGIN BEBASKAN 20 TAHANAN YORDANIA

Israel mempertimbangkan pembebasan cepat 20 tahanan Yordania. Demikian 
disampaikan pada kunjungan Menteri Luar Negeri Yordania Hani Mulki ke Israel. 
Ini adalah untuk pertama kali seorang pejabat pemerintah Yordania berkunjung ke 
negara tetangga, sejak pecahnya intifada Palestina tahun 2001. Menurut harian 
Haaretz tahanan Yordania akan dibebaskan akhir bulan ini, ketika Menteri Luar 
Negeri Israel Silvan Shalom berkunjung ke Amman. Menlu Yordania Mulki juga 
menyatakan bahwa Yordania ingin bertindak sebagai penengah dalam konflik antara 
Israel dengan Palestina. Yordania ingin menggelar pertemuan tingkat tinggi 
antara pejabat-pejabat tinggi dari dua negeri tersebut.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke