--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 16 Maret 2005 15:00 UTC ** GAM DIDUGA OTAK DI BELAKANG PEMBAJAKAN KAPAL JEPANG ** GEMPA SUSULAN 6,0 PADA SKALA RICHTER GUNCANG ACEH ** CONDOLEEZZA RICE BERTEMU MENLU INDIA ** TOPIK ULASAN PERS: PM THAILAND: MUSUH DIRINYA SENDIRI ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: ITALIA MUNDUR DARI IRAK, AMERIKA DAN INGGRIS MAKIN SENDIRIAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PARLEMEN IRAK BERSIDANG TANPA PEMERINTAHAN BARU ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MENYAMBUT TIMUR TENGAH YANG DEMOKRATIS ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KONGLOMERAT MINYAK BELANDA INGGRIS PENYEBAB KONFLIK AMBALAT ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MENAIKKAN HARGA BBM: WEWENANG PEMERINTAH ATAU DPR? * GAM DIDUGA OTAK DI BELAKANG PEMBAJAKAN KAPAL JEPANG Polisi militer angkatan laut Malaysia menduga pemberontak separatis Indonesia bertanggung jawab atas pembajakan bersenjata sebuah kapal tunda Jepang serta tiga orang awaknya. Malaysia menduga para perompak berasal dari Indonesia dan kemungkinan anggota GAM, karena bersenjata lengkap dan apa yang mirip peluncur rudal. Sementara itu, GAM menolak tuduhan otak di belakang pembajakan serta penculikan awak. Menurut juru bicara GAM, Sofyan Daud, GAM tidak pernah terlibat perompakan di Selat Malaka. Kapal tunda Jepang tengah dalam perjalanan dari Batam ke Myanmar, ketika dibajak Senin lalu. * GEMPA SUSULAN 6,0 PADA SKALA RICHTER GUNCANG ACEH Gempa susulan berkekuatan 6,0 pada skala Richter mengguncang Aceh. Tidak dilaporkan adanya korban atau kerusakan. Pusat gempa terletak 109 kilometer di bawah laut, di Selatan Banda Aceh. Menurut Badan Meteorologi dan Geofisika di Aceh, rata-rata lima sampai 10 gempa susulan mengguncang propinsi tersebut setiap harinya. Tapi gempa susulan itu tidak begitu kuat, sehingga tidak dirasakan masyarakat. * CONDOLEEZZA RICE BERTEMU MENLU INDIA Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Condoleezza Rice ingin agar Nepal cepat kembali menjadi sebuah demokrasi. Pesan ini disampaikannya di India, negara pertama yang dikunjungi dalam lawatan keliling ke enam negara di Asia. Pengambilalihan kekuasaan Nepal oleh Raja Gyanendra Februari lalu, adalah salah satu butir agenda terpenting dalam pertemuan Rice dengan menlu India Natwar Singh. Hari ini Menlu Amerika juga bertolak ke Pakistan, musuh bebuyutan India karena konflik soal kawasan sengketa Kashmir. * PINOCHET MILIKI 125 REKENING BANK DI AS Mantan diktator Cile Augusto Pinochet mempunyai lebih banyak rekening bank rahasia di Amerika Serikat dari diperkirakan sebelumnya. Hasil penyelidikan Senat Amerika menunjukkan bahwa Pinochet sedikitnya punya 125 rekening di beberapa bank, dan pada rekening-rekening itu tersimpan dana sampai 15 juta dolar. Pelbagai bank Amerika secara aktif membantu Pinochet menyembunyikan dana tersebut. Salah satunya adalah Riggs Bank. Bank ini telah mengakui terlibat pencucian uang milik Jenderal Cile tersebut. Riggs akan membayar delapan juta dolar kepada para korban rezim Pinochet tahun 1970an dan 1980an. * PARLEMEN IRAK BERTEMU DI BAGHDAD Parlemen Irak untuk pertama kali bertemu sejak pemilu akhir Januari lalu. Pertemuan berlangsung di ibukota Baghdad dan dijaga ekstra ketat. Parlemen interim antara lain harus menunjuk seorang presiden dan wakil presiden. Pelbagai fraksi dalam parlemen berselisih berat soal hal ini. Aliansi Syiah memiliki jumlah kursi terbesar, yaitu 140 dari 175 kursi dalam parlemen. Ini hampir dua kali lebih ketimbang jumlah kursi semua partai Kurdi bersama. Akibat perselisihan berat antara dua belah pihak, maka belum terbentuk suatu koalisi. Partai-partai Kurdi misalnya ingin memperluas otonomi di Irak Utara. Selain itu juga ingin diberi jaminan bahwa Irak tetap menjadi negara sekuler. * ISRAEL SERAHKAN JERICHO KE PALESTINA Hari ini Israel menyerahkan kota Jericho kepada Palestina. Sampai titik terakhir dua belah pihak merundingkan syarat-syarat penyerahan kota di Tepi Barat Sungai Yordan. Penarikan mundur Israel dari Jericho harus berlangsung dalam beberapa tahap dan sudah harus selesai dalam empat minggu. Menurut kesepakatan yang dicapai Februari lalu di Mesir, Israel juga harus menyerahkan empat kota lain di Tepi Barat Sungai Yordan. Selain itu Israel harus menjamin keamanan kota-kota tersebut. Sementara itu Presiden Palestina Mahmoud Abbas berupaya membujuk gerakan-gerakan militan terpenting Palestina mencapai gencatan senjata dengan Israel. Perundingan ini berlangsung di Mesir. * TIM PENYELIDIK PEMBUNUHAN RAFIQ HARIRI, PULANG KE NEW YORK Tim PBB yang menyelidiki pembunuhan mantan Perdana Menteri Libanon Rafiq Hariri, telah mengakhiri tugasnya. Tim PBB akan pulang ke New York untuk menyusun laporan penyelidikan. Hasil-hasilnya akan diumumkan pekan depan oleh Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan. Pembunuhan Hariri menimbulkan sentimen-sentimen anti Suriah di Libanon. Banyak warga Libanon menganggap Damaskus bertanggung jawab atas makar itu. Akibat tekanan masyarakat internasional, maka pekan lalu Suriah menarik mundur pasukan dari negara tetangganya. Diberitakan bahwa markas besar dinas intelijen Suriah di Beirut sudah dikosongkan. * VATIKAN KRITIK DA VINCI CODE Vatikan di Roma mengkritik keras sebuah novel berjudul Da Vinci Code karya penulis Amerika Dan Brown. Menurut kardinal Italia, Tarcisio Bertone, buku ini penuh bohong. Ia mengimbau toko-toko buku untuk tidak menjualnya. Buku tersebut menceritakan gereja Katolik Roma ingin merahasiakan bahwa Yesus dan Maria Magdalena punya seorang anak. Misteri itu bisa terungkap melalui pelbagai kode dalam karya pelukis Leonardo Da Vinci. Penjualan buku yang terbit dalam 44 bahasa itu telah mencapai jutaan eksemplar di seluruh dunia. * CARLOS MESA INGIN GELAR PEMILU DIPERCEPAT Presiden Bolivia Carlos Mesa ingin menggelar pemilu dipercepat melihat protes-protes besar terhadap kebijakannya. Mesa akan meminta Kongres untuk menggelar pemilu 28 Agustus mendatang. Pemilu sebenarnya dijadwalkan Juni 2007. Di Bolivia sudah berapa lama dibangun blokade jalan sebagai protes terhadap rencana-rencana pemerintah menswastanisasi sektor energi. Oposisi dan banyak warga miskin Bolivia cemas bahwa dengan demikian sumber-sumber alam Bolivia akan jatuh ke tangan perusahaan-perusahaan asing. Pekan lalu Mesa mengancam meletakkan jabatannya, tapi usulan ini ditolak Kongres. * BERITA BURSA Bursa-bursa saham Eropa dibuka negatif hari ini. Indeks AEX di Amsterdam misalnya turun 0,2% dibuka pada titik 373,02 poin. Satu euro bernilai 1,3360 dolar sen. Bursa saham di Asia ditutup positif. Indeks Nikkei di Tokyo naik 0,4% ditutup pada titik 11.873,18 poin. Sementara itu Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak OPEC meningkatkan produksi minyak sampai 500 ribu barrel per hari. Demikian keputusan para menteri OPEC pada pertemuan di Iran. * PM THAILAND: MUSUH DIRINYA SENDIRI Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra dikenal bertindak tegas terhadap penentang rezimnya. Demikian International Herald Tribune. Bulan lalu ia mencabut bantuan keuangan bagi 358 dari 1580 desa di wilayah Selatan. Selain itu Thaksin juga berencana mengirim pasukan ke kawasan tersebut guna mengendalikan ketidakpuasan masyarakat. Kebijakan ini jelas menimbulkan kemarahan masyarakat. Thaksin Shinawatra bahkan disebut musuh dirinya sendiri. Bisa-bisa terjadi situasi yang sama seperti di Aceh misalnya. Satu hal yang seharusnya tidak dilakukan adalah menggunakan kekerasan, karena ini justru memperburuk situasi. Demikian Sidney Jones dari International Crisis Group, seperti dikutip harian International Herald Tribune. Jones membandingkan situasi Thailand Selatan dengan situasi di Aceh tahun 1990. Penggunaan kekerasan oleh tentara Indonesia membuat sebuah gerakan gerilyawan kecil menjadi gerakan populer dengan banyak pendukung. Kalau demikian, apa yang harus dilakukan Thaksin Shinawatra? Menurut International Herald Tribune salah satu langkah yang harus diambil sang Perdana Menteri adalah lebih berfokus pada pembangunan ekonomi serta sistem pendidikan agama di kawasan pemberontakan. Dari Thailand kita beralih ke Indonesia. Konglomerat minyak Shell adalah penyulut konflik perbatasan dengan Malaysia. Demikian tandas Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral Purnomo Yusgiantoro seperti dikutip harian sore Belanda NRC Handelsblad. Tahun 1999 pemerintah RI memberi konsesi pengeboran minyak kepada konsorsium yang terdiri dari perusahaan minyak Inggris/Belanda Shell, perusahaan Italia ENI dan perusahaan Britania BP. Uji pengeboran pertama tahun 2001 gagal, dan Shell serta BP keluar dari konsorsium itu. Perusahaan Italia, ENI-lah yang kini memegang semua konsesi pengeboran dari Indonesia. ENI ternyata menemukan sumber minyak baru, Desember lalu. Pada bulan yang sama Indonesia menutup pendaftaran untuk mengebor minyak di Blok Ambalat dan memberi konsesi kepada perusahaan minyak Amerika Unocal. Shell tidak bergabung, melihat waktunya pendaftaran yang singkat. Demikian seorang juru bicara Shell. Setelah penemuan sumber minyak oleh perusahaan minyak Malaysia, Petronas pada bulan yang sama juga, maka Shell memutuskan bergabung dengannya. Malaysia memberi Shell konsesi pengeboran minyak di kawasan yang sama. Dan dengan demikian timbullah konflik antara Indonesia dengan Malaysia. Kedua negara diam seribu bahasa kalau ditanya soal besarnya cadangan minyak di Blok Ambalat. Kawasan itu kini diwarnai kapal angkatan laut dua negara tetangga. Kapal-kapal ini saling mengamati. Perusahaan Amerika Unocal dan perusahaan Britania/Belanda Shell belum memulai pengeboran. Mereka ingin menunggu dulu hasil perundingan antara Indonesia dengan Malaysia. Harian NRC Handelsblad juga menyorot soal pengambilalihan PT Hanjaya Sampoerna oleh konglomerat tembakau Amerika Philip Morris. Ini adalah untuk pertama kali sebuah perusahaan asing berinvestasi di sektor rokok keretek. Pada waktu yang sama juga pengambilalihan terbesar dalam sejarah Indonesia. Sejauh ini masih belum jelas mengapa Sampoerna, perusahaan yang dikelola warga etnik Cina, sanak keluarga pendirinya, Liem Seeng Tee menjual semua sahamnya. Philip Morris menawarkan 20% lebih dari nilai saham pekan lalu bagi sisa saham yang berada di tangan para investor. Selain itu Philip Morris juga mengambil alih hutang Sampoerna sebesar 150 juta euro. Pengambilalihan ini jelas memperkuat posisi Philip Morris di Indonesia, pasar tembakau terbesar kelima di dunia, menyusul Cina, Amerika Serikat, Rusia dan Jepang. Kini keluarga Liem kehilangan kontrol keuangan, maka Philip Morris akan mendirikan dewan direksi yang baru. Putera Sampoerna, cucu pendiri Liem Seeng Tee diangkat sebagai penasehat. Demikian NRC Handelsblad. * ITALIA MUNDUR DARI IRAK, AMERIKA DAN INGGRIS MAKIN SENDIRIAN Pasukan yang di kirim berbagai negara ke Irak mulai mundur satu per satu. Setelah Spanyol tahun lalu memutuskan menarik mundur pasukannya dari Irak, kini Belanda juga memutuskan hal serupa. Polandia dan Ukrania mengumumkan akan menarik mundur juga pasukan-pasukannya tahun ini. Italia kemarin tiba-tiba memutuskan menarik mundur pasukannya dari Irak mulai September mendatang. Lebih lanjut ulasan redaktur perdamaian dan keamanan Hans de Vreij. Pengumuman P.M. Italia Silvio Berlusconi akan menarik mundur pasukan-pasukannya dari Irak September mendatang, pasti kejutan yang tidak menyenangkan Washington. Keputusan Italia jelas akan berdampak, karena saat ini Italia menempatkan 3000 prajurit di Irak. Setelah Amerika Serikat, Inggris dan Korea Selatan, Italia adalah negara keempat yang memiliki pasukan dalam jumlah besar di Irak. Walaupun disebut pasukan internasional, namun sebenarnya kekuatan pasukan di Irak dikuasai oleh Amerika Serikat dan Inggris. Di luar kedua negara itu, sekitar 20 negara lain mengirim pasukan untuk menjalankan tugas-tugas menjaga ketertiban dan membantu pembangunan kembali Irak. Kontingen Spanyol yang besar sudah ditarik mundur tahun lalu. Bersama dengan Washington dan London, pemerintah Spanyol di bawah partai konservatif Partido Popular PP, ketika itu mengirim pasukan besar ke Irak. Namun pada pemilihan parlemen tahun lalu PP kalah dan pemerintah digantikan oleh partai sosial demokrat yang amat menentang kehadiran Spanyol di Irak. Minggu lalu Polandia mengumumkan akan mengurangi sebagian pasukannya yang sekarang masih berjumlah 1700 orang. Parlemen Belanda menyimpulkan tugas-tugas pasukan Belanda di Irak sudah selesai, dan tidak perlu tinggal lebih lama lagi di sana. Selasa lalu kontingen Belanda berjumlah 1400 orang selesai bertugas dan akhir pekan ini akan meninggalkan Irak. Begitu juga halnya dengan Bulgaria dengan 450 perajuritnya, memutuskan akan mundur. Sudah cukup, menurut Bulgaria, apalagi setelah insiden penembakan perajurit Bulgaria yang secara tidak sengaja tertembak mati oleh tentara Amerika. Tampaknya keputusan Italia berlatar belakang penembakan mati petugas dinas rahasia Italia oleh tentara Amerika di Bagdad, ketika sedang membawa pulang wartawati Giuliana Sgrena yang berhasil dibebaskan dari penyanderanya. Mobil yang ditumpangi korban dan si wartawati sedang dalam perjalanan ke bandara Bagdad ditembaki tentara Amerika. Insiden ini menyulut kemarahan rakyat Italia. Walaupun P.M. Berlusconi adalah sahabat setia Presiden Amerika Serikat George W. Bush, ia harus tetap menghadapi kenyataan politik di negaranya. Tidak ada jalan lain Italia harus keluar dari Irak. * PARLEMEN IRAK BERSIDANG TANPA PEMERINTAHAN BARU Enam pekan setelah pemilihan di Irak, Rabu kemarin untuk pertama kalinya parlemen Irak bersidang. Tapi sidang itu lebih merupakan upacara dengan banyak pidato, tanpa pemerintahan baru. Sebabnya kedua partai terbesar Syiah dan Kurdi sampai sekarang belum juga bersepakat. Kendala terbesar adalah apakah Kirkuk yang kaya minyak itu akan menjadi bagian dari otonomi Kurdi? Lebih lanjut penjelasan redaktur senior Timur Tengah Bertus Hendriks. Kelompok Syiah yang menduduki 140 dari 275 kursi parlemen adalah pemenang terbesar dalam pemilihan lalu. Namun perolehan kursi itu belum cukup untuk membentuk pemerintahan, karena untuk itu dibutuhkan dua pertiganya. Menghadapi kenyataan ini, kaum Kurdi mengaggap merekalah pemegang posisi kunci. Menurut teori, dua per tiga suara parlemen dibutuhkan dalam pemilihan presiden dan dua wakil presiden. Kewenangan sebenarnya bukan berada di tangan presidium, melainkan di tangan perdana mentri dan pemerintahannya. Pengangkatan perdana menteri sebenarnya hanya memerlukan mayoritas parlemen. Namun karena calon perdana mentri harus secara unanim ditunjuk oleh presiden dan kedua wakilnya, maka pada prakteknya pemerintahpun membutuhkan dua pertiga suara itu. Mungkin ini adalah pertama dan terakhir kalinya kalangan Kurdi bisa memegang posisi kunci dalam proses politik Irak. Mereka bertekad betul menggunakan kesempatan ini untuk menyelamatkan masa depan federasi Irak. Mereka ingin otonomi penuh di wilayah yang dalam 10 tahun terakhir pemerintahan Saddam Hussein berhasil mereka rebut, berkat bantuan Amerika Serikat yang melindungi zona larangan terbang. Di samping itu orang Kurdi juga ingin agar Kirkuk yang kaya minyak dan berada di luar wilayah larangan terbang masuk dalam daerah otonomi Kurdi. Bila Kirkuk masuk wilayah otonom Kurdi, maka berarti secara ekonomis Kurdi juga terjamin. Kalau sampai bersengketa dengan pemerintah pusat, mereka tidak perlu tergantung dari Bagdad. Dan inilah yang ditentang oleh Persatuan Aliansi Syiah pimpinan calon perdana mentri Ibrahim Jaafari. Mereka ingin mengatur masalah Kirkuk pada saat merundingkan undang-undang dasar. Ini adalah tugas utama parlemen masa peralihan. Butir hangat lain adalah masa depan peran Pesh Merga, yaitu milisi Kurdi. Setelah pengalaman maha pahit semasa penindasan Saddam Hussein dengan serangan senjata kimia yang menewaskan banyak warga Kurdi di Halabja, maka orang-orang Kurdi ingin mendapat jaminan. Jaminan bahwa hak-hak mereka yang pernah diakui tidak akan direbut dengan kekerasan militer dari Bagdad. Sebetulnya mereka lebih suka mempertahankan angkatan bersenjata sendiri. Namun dalam sebuah negara kesatuan Irak keinginan itu mustahil dikabulkan. Oleh karena itu mereka ingin separoh milisi Kurdi Pesh Merga diubah menjadi satuan-satuan polisi di Kurdistan, dan separoh yang lain menjadi bagian dari angkatan besenjata nasional. Pasukan-pasukan ini harus ditempatkan dekat Kurdistan. Kedua belah pihak setuju kaum Sunni yang memboykot pemilu harus sedapat mungkin dilibatkan dalam proses politik. Misalnya mengajukan calon wakil presiden, ketua parlemen dan beberapa jabatan mentri. Selain itu orang-orang Sunni juga harus dilibatkan dalam pembuatan undang-undang dasar baru. Hanya dengan demikian maka kemungkinan terjadi pemberontakan bersenjata kelompok Sunni bisa dicegah. Bila Kurdi dan Syiah bisa bersepakat maka pemimpin Kurdi Jalal Talibani, akan menjadi presiden, kemudian pemimpin Syiah Ibrahim Ja'afari akan menjadi perdana mentri. Namun sampai sekarang belum tercapai kesepakatan itu dan waktu terus mendesak. Bila pembicaraan ini berlarut-larut, maka rakyat kehilangan kepercayaan bahwa upaya mendirikan negara demokratis akan berhasil. * MENYAMBUT TIMUR TENGAH YANG DEMOKRATIS Revolusi cemara di Libanon, pemilu demokratis di Irak dan di Palestina. Presiden Amerika Serikat betepuk dada, bangga melihat dirinya sebagai penghembus "angin segar" yang menyejuki Timur Tengah. Bahkan para penentang perang Irak pun mengakui peran Amerika ini. Tapi berapa besar sebenarnya peran Amerika? Dan peran apa yang bisa dimainkan Eropa? Lebih lanjut ulasan redaktur internet, Nicolien den Boer. Sebelum invasi Amerika di Irak, proses demokratisasi di Timur Tengah sudah berlangsung, demikian Mustapha Kamel El Sayyid, guru besar ilmu politik dengan spesialisasi hak-hak azasi manusia pada Universitas Kairo. Di Maroko, Yemen, dan Yordania, sudah sejak beberapa tahun terakhir tumbuh menjamur pelbagai partai politik. Bahkan di Bahrain dan Mesir, rakyat boleh berdemonstrasi dengan damai. El Sayyid yang berada di Amsterdam dalam debat demokrasi di Timur Tengah ingin mencabut mitos yang menyatakan bahwa di seluruh Timur Tengah tidak ada kebebasan mengeluarkan pendapat. Ia juga membantah anggapan bahwa di Timur Tengah siapa yang berbicara akan disiksa hingga mati. Selanjutnya, tambah guru besar Mesir itu pengaruh Amerika misalnya saja dalam revolusi cemara di Libanon tidak perlu dibesar-besarkan. Amerika boleh saja merasa puas dengan sanksi politik dan ekonomi terhadap pemerintah Damaskus yang mengakibatkan mundurnya pasukan Suriah dari Libanon. Namun menurut El Sayyid, yang terjadi sebetulnya adalah kebencian yang mengakar terhadap Suriah membangkitkan pergerakan rakyat di Beirut dan emosi itu tidak boleh diremehkan. El Sayyid sebetulnya sangat skeptis terhadap tekanan politik dan ekonomi atau bahkan dukungan dari pemerintahan barat. Seolah-olah hanya karena jasa negara barat, maka demonstrasi dapat berlangsung. Di Timur Tengah, setiap rakyat akan mendukung pemerintahnya jika negara Barat menjatuhkan sanksi. Rakyat merasa yakin bahwa pemerintahlah yang akhirnya melayani kepentingan mereka, seperti yang terjadi di Eropa. Amerika dan Eropa selalu bicara tentang pelanggaran hak-hak azasi manusia misalnya yang terjadi di Iran. Namun apakah mereka pernah menyingggung pelanggaran sama yang pernah dilakukan ketika Syah Iran masih berkuasa?. Mereka berteman baik dengan Syah dan melupakan ribuan politikus yang dipenjara. Wartawan Iran, Hossein Bastani menyimpulkan Amerika bercitra terlalu negatif di Timur Tengah, namun Uni Eropa harus tetap mendukung Timur Tengah. Menurutnya, para wartawan dan mahasiswa Iran berteriak meminta bantuan kepada negara-negara barat. "Kami tidak bisa melakukan sendiri". Di Iran para wartawan dan mahasiswa membentuk kelompok masyarakat sipil. Ketika Bastani masih tinggal di Iran, tahun 2003 ia hengkang ke Prancis, sampai delapan kali ia mencoba menghidupkan pers bebas. Namun ia dan rekannya menerima ancaman, disiksa dan akhirnya ditahan. Untuk itulah Bastani memerlukan dukungan dan dana negara barat antara lain untuk mendirikan pemancar satelit independen ke Iran. El Sayyid berpendapat proses demokrasi di Timur Tengah datang dengan sendirinya dari dalam jika saja masyarakat sipil memberi pengaruhnya. "Di pemerintahan kini tak ada seorangpun aktivis hak-hak azasi manusia dari Amnesty International. Pemerintahan kini dipenuhi dengan orang-orang yang memiliki kepentingan ekonomi. Ini juga terlihat di Eropa. Saat itu proses demokratisasi Eropa dapat berlangsung karena adanya masyarakat kelas menengah yang berpengaruh serta menuntut hak iktu memutuskan perkara penting. Kelompok menengah yang berkuasa itu juga harus memiliki alasan ketidakpuasan untuk memancing proses demokratisasi. Seperti misalnya di Libanon, setelah kematian mantan perdana menteri sekaligus milyuner Rafik Hariri, maka banyak masyarakat kelas menengah turun ke jalan. Dampaknya di Beirut sekarang terkenal dengan adanya Revolusi Gucci, karena peserta demonstrasi adalah para wanita kaya yang mengenakan gaun mahal serta bersepatu hak tinggi. * KONGLOMERAT MINYAK BELANDA INGGRIS PENYEBAB KONFLIK AMBALAT Perusahaan minyak Royal Dutch Shell diduga memakai data migas Blok Ambalat dan menyalahi undang-undang Indonesia yang melarang menggunakan data kakayaan migas Indonesia di luar negeri. Radio Nederland menghubungi pakar minyak Dr. Kurtubi, minta penjelasan soal peran Shell dalam konflik Ambalat. Dr. Kurtubi : Jadi memang titik awalnya dipicu diserahkannya Blok Ambalat pada Shell oleh Petronas dan Shell yang tadinya perusahaan minyak yang memperoleh konsesi dari Indonesia untuk Blok Ambalat dengan begitu enteng masuk lagi ke blok sama lewat Malaysia, setelah ditinggalkan Blok Ambalat dan diserahkan pada ENI, perusahaan Italia. Radio Nederland [RN]: Bagaimana dengan tuduhan Shell mencuri data? Dr. Kurtubi : Kecurigaan itu beralasan. Sebenarnya bukan mencuri, karena Shell ini waktu menggarap dan memperoleh konsesi dari Indonesia untuk Blok Ambalat, sudah melakukan eksplorasi, pengeboran dan seterusnya di wilayah itu. Sehingga mereka sudah mendapatkan data geologi untuk kawasan Ambalat ini. Akan tetapi Shell kemudian meninggalkan Blok Ambalat setelah memilik data-data itu. Sekarang dia balik masuk ke blok sama melalui jalur Malaysia, maka ada kecurigaan data yang mereka peroleh itu mereka buka ke pihak Malaysia. Nah, kalau ini terjadi, jelas kurang bagus yah, karena ini dapat dikategorikan melanggar ketentuan hukum Indonesia. Di mana ditentukan data kekayaan migas Indonesia dibuka di pihak yang tidak berhak. Dalam hal ini Malaysia atau Petronas. Lebih-lebih di Indonesia ada undang-undangnya yang melarang data geologi Indonesia dibawa ke luar negeri. RN: Jadi berarti ini menyalahi undang-undang? Dr. Kurtubi : Exactly ! Ini menyalahi undang-undang. Dan juga secara etika bisnis ini juga tidak eloklah Shell ini meninggalkan Blok Ambalat lalu masuk lewat pintu Malaysia ke blok sama. Kalaulah dia berminat untuk blok sama karena kebetulan setelah dia tinggalkan diteruskan oleh ENI ternyata prospek migas di sana ternyata cukup besar dia sebenarnya bisa masuk Blok Ambalat lewat Indonesia lagi. Dia bisa compete dengan yang lain termasuk Unocal untuk Blok East Ambalat. Sebab sejak November atau December 2004 Indonesia sudah menyerahkan Blok East Ambalat itu pada Unocal. Mestinya pada saat itu Shell bisa masuk, kalau ada iktikad baik, untuk menimbulkan sumbu antara Indonesia dan Malaysia. Nah, itu tidak! Dia masuk lewat pintu Petronas untuk blok yang sama. Ini dari segi etika bisnis tidak layak. Tidak elok. RN: Tidak elok. Tapi vice president Shell Indonesia Wally Salah mengatakan wilayah yang tumpang tindih antara Blok Ambalat dan yang ditawarkan Petronas itu hanya sekitar lima prosen. Mereka mengadakan penelitian tersendiri, hasil studi seismik dari tahun 2003. Bagaimana menurut bapak kebenaran sangkalan Shell ini? Dr.Kurtubi : Bisa saja diperbandingkan bahwa yang diperoleh Shell dari Malaysia ini sekitar 5%. Itu kalau dasarnya wilayah Malaysia itu tidak diklaim oleh Indonesia, tidak diklaim oleh Filipina. Itu memang luas sekali sebelah Utara itu. Nah, kalau sebelah utara itu termasuk blok yang diberikan pada Shell oleh Malaysia maka tentunya prosentasenya menjadi kecil. Persoalannya bukan prosentase kecil, tapi ada wilayah Indonesia yang hak Indonesia di mana Shell seharusnya bisa masuk lewat Indonesia, tapi dia dengan begitu anteng masuk lewat Malaysia. Nah ini yang menimbulkan kecurigaan dari pihak Indonesia, bahwa strategi bisnis Shell kurang menguntungkan Indonesia. Kami dapat memahami kalau Shell ngotot, berusaha keras memperoleh konsesi dari negara manapun untuk kawasan ini termasuk dari Malaysia, Filipina atau Indonesia guna memperoleh tambahan cadangan gas guna bisa melanjutkan LNG (liquified natural gas, gas alam yang dicairkan, Red.) -plan di Brunei yang mereka miliki. Karena LNG di Brunei yang dimiliki Shell cadangan gasnya sudah menipis. Jadi wajar Shell berusaha keras mendapat cadangan baru di kawasan ini. RN: Bagaimana masalah ini harus diselesaikan, pak Kurtubi? Dr. Kurtubi: Indonesia perlu memberikan peringatan keras pada Shell. Pertama agar tidak terulang kasus seperti ini bagi perusahaan asing di Indonesia. Terutama mereka yang beroperasi di wilayah-wilayah yang rawan persengketaan, di wilayah perbatasan. Apakah dengan Malaysia, Australia atau Filipina. Dan perlu undang-undang Indonesia disempurnakan. Ketiga, saya pikir, Shell kalau ada kesalahan yah minta maaf. RN: Jadi tidak perlu kehilangan muka? Dr. Kurtubi : Kita lihat juga mereka di Argentina strategis binisnya merugikan pemerintah Argentina. RN: Mereka diboykot ya. Dr. Kurtubi: Diboykot. Peringatan keras buat pimpinan Shell di Nederland ataupun di London untuk lebih hati-hati. Negara-negara penghasil migas sudah begitu sensitif tentang perusahaan-perusahaan minyak internasional. Demikian pakar minyak Dr. Kurtubi. * MENAIKKAN HARGA BBM: WEWENANG PEMERINTAH ATAU DPR? Kenaikan harga BBM merupakan wewenang pemerintah. Demikian Menko Perekonomian Aburizal Bakrie. Pengamat politik Arbi Sanit tidak setuju dengan pendapat ini. Baginya pemerintah harus bekerjasama dengan DPR untuk menghasilkan sebuah undang-undang. Lebih lanjut berikut Arbi Sanit. Arbi Sanit [AS]: Ya, Menko Ekuin itu kan orang yang tidak tahu menahu mengenai urusan negara. Itu kan pedagang. Jadi semuanya dilihatnya dari segi dagang. Ketatanegaraan dia enggak ngerti apa-apa itu. Menteri omong kosong itu. Sudah jelas kok dalam UUD dinyatakan bahwa Undang-undang dibuat oleh DPR bersama pemerintah. Ya enggak bisa pemerintah bikin sendiri. Ini dia kan merubah undang-undang. Harga BBM itu kan sudah ada dalam UU APBN 2005. Ditentukan harganya. Sekarang dinaikin, tanpa persetujuan DPR, kan melanggar UU. Nah itu yang enggak dimengerti oleh Menko Ekuin itu. Radio Nederland [RN] Jadi langkah pemerintah untuk meminta persetujuan DPR itu sudah sesuai dengan undang-undang ya? AS: Wajib itu. Wajib. Presiden bisa dituntut ke Mahkamah Konstitusi bahwa dia melanggar undang-undang dan UUD. Dan kalau itu dibenarkan oleh Mahkamah Konstitusi maka presiden bisa dipecat. Salah satu alasan pemecatan presiden adalah melanggar Undang-Undang. RN: Tetapi sekarang pemerintah menaikkan harga BBM, sementara mereka tahu bahwa dari segi perolehan suara saja, Golkar dengan Partai Demokrat itu cuma 185 kursi dalam DPR, tidak sampai separuhnya. Jadi taruhan pemerintah untuk menaikkan harga BBM ini luar biasa besarnya ya? AS: Ya luar biasa. Sampai resiko dia bisa di-impeach. Oleh karena itu saya kira ada kurang kecermatan presiden dalam membuat keputusan itu. Hanya mengejar uang, tapi tidak mempertimbangkan ketatanegaraan, urusan demokrasi tidak dipertimbangkan. Itulah salah satu bukti bahwa negara Indonesia ini sekarang sedang dikuasai oleh para borjuis, para pengusaha-pengusaha. Wakil presiden pengusaha, menteri ekuin pengusaha, ketua DPR pengusaha. Nah itu, pemerintah selalu melihat dari aspek bisnis, tidak melihat dari aspek memperbaiki negara dari segi ketatanegaraan dan politik. RN: Tapi menurut anda adakah pilihan politik lain bagi bagi pemerintahan SBY selain menaikkan harga BBM? AS: Ya banyak. Yang instan adalah menghemat APBN. Misalnya bubarkan sejumlah departemen yang gak perlu, yang baru dibuat oleh siapa itu, biayanya berapa banyak itu departemen. Larang pembelian mobil baru, semuanya. Bisa saja. Hentikan perjalanan-perjalanan yang tidak perlu. Banyak hal yang bisa dihemat. Itu yang instant. Kalau mau yang jangka panjang berantas korupsi. 100 trilyun setiap tahunnya, sepertiga dari APBN kata profesor Soemitro. Pajak bisa dinaikkan, pajak barang mewah, pajak rokok. Hayo. RN: Apakah menurut anda subsidi BBM itu harus terus dilanjutkan? AS: Menurut hemat saya biar dulu. Tidak momennya sekarang. Cari momen di mana ekonomi sedang baik, tarik subsidinya; di mana lapangan kerja sedang terbuka, tarik subsidinya; di mana rakyat bisa menahan, menanggung kenaikan-kenaikan harga. Ini sekarang kan rakyat sensitif terhadap itu. Sesudah dihitung oleh biro statistik, kemiskinan malah bertambah oleh karena orang yang hampir miskin sudah menjadi miskin karena kenaikan BBM itu. RN: Di lain pihak juga jelas bahwa yang paling menikmati subsidi BBM adalah kalangan menengah ke atas, apakah itu perlu dilanjutkan? AS: Itu kan resikonya, karena ini tradisi memberi subsidi. Tapi gak bisa itu tiba-tiba ditarik dalam situasi ekonomi sekarang. Dilemanya di situ. Kalau rakyat sedang susah, dikasih beban dengan menarik subsidi pasti ya melawan, pasti jadi isyu yang kontroversial. Jadi menarik subsidi itu pada saat ekonomi bagus dong. Jangan pada saat ekonomi buruk. RN: Bagaimana dengan rencana untuk mengalihkan subsidi itu bagi kalangan yang miskin, kompensasi. AS: Sudah ada peneliltian yang dilakukan oleh pelbagai lembaga. Hasilnya adalah 30% efektif. Jadi omong kosong kan? Karena apa? Karena birokrasi enggak diperbaiki. Birokrasi yang akan membagi-bagikan uang itu. Tapi mereka birokrasi yang gajinya tak cukup. Yang uang transpornya enggak ada. Lalu dia makan sendiri subsidi buat rakyat itu. RN: Dengan demikian pilihan politiknya pelik sekali buat SBY ya? AS: Iya, ini bukan barang mudah. Oleh karena itu jangan rakyat dikorbankan. Elit mengorbankan dirinya, orang-orang berkuasa mengorbankan dirinya dengan menghemat anggaran. Itu yang penting. Kalau itu yang dilakukan SBY, dia berantam ke dalam, tapi keluar dia dapat pujian. Dia pengecut, ndak mau menghadapi kawan-kawannya sendiri. Ndak mau menghadapi birokrasi. Ndak berani dia. Semua presiden Indonesia pengecut, termasuk SBY yang seorang jenderal. Demikian Arbi Sanit pakar politik dari Universitas Indonesia, Jakarta. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
