---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 18 Maret 2005 16:00 UTC



** IZIN TINGGAL RELAWAN DI ACEH DIPERPANJANG 

** PBB PERINGATI ADA KRISIS KEMANUSIAAN DI NEPAL

** MENLU CONDOLEEZZA RICE TIBA DI JEPANG

** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: PENCALONAN PAUL WOLFOWITZ DAN PESIMISME KASUS 
MUNIR

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: RENCANA MEMBUKA PASAR SEKTOR JASA EROPA 
DILIPUTI KETIDAKJELASAN

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: RENCANA SBY MEREHABILITASI MANTAN TAPOL PULAU 
BURU DIKHAWATIRKAN KURANG DIDUKUNG OLEH PARPOL-PARPOL ISLAM



* IZIN TINGGAL RELAWAN DI ACEH DIPERPANJANG 

Para sukarelawan asing diizinkan tinggal 60 hari lebih lama dari waktu yang 
ditentukan di Aceh. Awalnya para sukarelawan itu hanya boleh tinggal hingga 26 
Maret, namun pemerintah memperpanjang izin tersebut. Sekitar 160 organisasi 
bantuan internasional berada di Aceh membantu korban tsunami, selain keberadaan 
beberapa pasukan asing. Jika pembangunan kembali Aceh tidak berjalan mulus 
setelah 60 hari maka kemungkinan besar para relawan asing itu boleh lebih lama 
tinggal. Lebih dari 200 ribu orang tewas akibat bencana tsunami.


* PBB PERINGATI ADA KRISIS KEMANUSIAAN DI NEPAL

Perserikatan Bangsa-Bangsa PBB memperingati adanya krisis kemanusiaan di Nepal. 
PBB mendesak agar pemerintah dan kaum pemberontak berunding dan menjamin 
barang-barang bantuan sampai ke tangan yang membutuhkan. Akibat blokade baik 
dari pemberontak maupun militer mengakibatkan banyak barang bantuan tidak dapat 
menjangkau rakyat yang memerlukan. Kaum Maois mencoba untuk mendongkel 
pemerintah sekarang dan menggantikannya dengan rezim komunis. Sementara raja 
Gyanendra yang membubarkan kabinetanya bulan lalu, menolak perundingan.


* MENLU CONDOLEEZZA RICE TIBA DI JEPANG

Menlu Amerika Condoleezza Rice tiba di Jepang dalam rangka kunjungan keliling 
negara Asia. Di Tokyo, Rice akan melakukan pembicaraan dengan perdana menteri 
Junichiro Koizumi tentang program nuklir Korea Utara. Awal pekan ini Korea 
Utara kembali menentang perundingan enam negara. Amerika, Jepang, dan negara 
lainnya berulang kali membujuk Korea Utara masuk dalam meja perundingan 
kembali. Selanjutnya, kemungkinan dibicarakan juga larangan impor daging sapi 
dari Amerika karena dicurigai mengidap penyakit sapi gila BSE. Negara 
berikutnya yang akan didatangi Rice adalah Korea Selatan dan Cina.


* GEMPA LANDA BANDA ACEH 

Gempa bumi dengan 6,1 skala richter mengguncang Banda Aceh. Namun dilaporkan 
tidak ada kerugian. Gempa yang berpusat di lautan India itu berjarak 91 
kilometer dari Banda Aceh. Kendati tak ada laporan kerusakan namun gempa itu 
sempat menimbulkan kepanikan sekitar satu menit.


* AWAK KAPAL PENANGKAP IKAN DITAHAN DI MALAYSIA 

Lima awak kapal penangkap ikan ditahan di Malaysia karena dicurigai terlibat 
dalam penyanderaan 3 awak kapal tunda Jepang. Mulai awal pekan ini banyak kapal 
yang melintas di selat Malaka diserang oleh bajak laut. Kasus ini merupakan 
yang ketiga kalinya terjadi di selat yang terletak antara Indonesia, Malaysia 
dan Singapura itu. Menurut pejabat Malaysia nomor registrasi kapal nelayan yang 
ditangkap itu sama dengan nomer yang dipakai dalam penyerangan kapal tunda 
Jepang tersebut. Sampai saat ini belum ada kabar tentang nasib ketiga awak 
kapal tunda Jepang itu.


* AUSTRALIA DAN INDONESIA DEKATI KESEPAKATAN KEAMANAN 

Australia dan Indonesia hampir sepakat untuk mengganti pakta keamanan yang 
terhapus ketika Canbera mengirim pasukannya ke Timor Timur tahun 1999. Demikian 
diucapkan menlu Australia Alexander Downer, pada Forum Tingkat menteri-menteri 
Asutralia-Indonesia ketujuh. Menurut Downer, perdana menteri John Howard dan 
presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menyepakati pakta pertahanan itu dalam 
kunjungan presiden SBY ke Australia, dua pekan lagi. Kedua negara itu 
mencanangkan kerjasama melawan teror setelah peristiwa bom bali 2002. Downer 
dan rekannya Hasan Wirayuda beharap prospek perjanjian penuh mengalami kemajuan 
setelah pertemuan para menteri


* PEMIMPIN MILISI SOLOMON DIVONIS SEUMUR HIDUP 

Pemimpin kaum milisi Kepulauan Salomon Harold Keke dan dua pengikutnya divonis 
hukuman penjara seumur hidup menyusul pembunuhan tahun 2002 terhadap seorang 
menteri. Pembunuhan itu terjadi ketika peristiwa kekerasan dan  kerusuhan di 
pulau Guadalcanal yang memancing kedatangan pasukan Australia tahun 2003. 
Peristiwa kekerasan etnis itu terjadi atnara penduduk asli Guadalcanal dan 
keturunan kaum migran dari Malaite, salah satu kepualan di Salomon.


* JANJI KELOMPOK PALESTINA POSITIF TAPI TAK CUKUP 

Wakil perdana menteri Israel Ehud Olmert mengatakan janji gerakan radikal 
Palestina untuk bersikap tenang sampai akhir tahun disambut positif namun tidak 
cukup. Menurut Olmert, pemerintah otoritas Palestina seharusnya berbuat lebih 
tegas melawan teror terhadap Israel. Namun presiden Palestina Mahmud Abbas 
mengatakan, pernjanjian itu dapat dipakai sebagai landasan untuk pembicaraan 
damai lainnya dengan Israel. Kelompok militan Palestina membuat janji itu pada 
pertemuan tiga hari di Kairo Mesir. Kelompok militan Palestina itu menuntut 
pembebasan rekan-rekannya yang berada di penjara Israel. Selain itu menuntut 
agar Israel menghentikan operasi militer di wilayah Palestina.


* PEMBEBASAN KADEER BUKAN JAMINAN KEMAJUAN HAM CINA 

Organisasi-organisasi hak asasi manusia mengatakan pembebasan Rebiya Kadeer di 
Cna tak menyatakan hak asasi di negeri itu mengalami kemajuan. Menurut Amnesty 
International, Cina hanya ingin memperlihatkan niat baik dengan maksud Uni 
Eropa dapat mencabut embargo senjata. Rebiya Kadeer, 58 tahun yang berjuang 
demi kaum muslim minoritas Uighur, divonis delapan tahun penjara tahun 1999,  
dengan tuduhan pembocoran informasi rahasia negara kepada luar negeri. Ia 
mengirim artikel koran kepada suaminya di luar negeri. Kadeer memperjuangkan 
hak asasi peremuan dari propinsi Xinjiang. Di propinsi tersebut, sekitar 10 
ribuan orang ditahan dalam beberapa tahun terakhir.


* PENYERANG CHUBAIS DITAHAN DI MOSKOW 

Seorang pria ditahan di Moskow sehubungan dengan keterlibatannya pada serangan 
pimpinan perusahaan listrik raksasa Rusia DEU Anatoly Chubais. Menurut media 
Rusia, terdakwa adalah seorang pensiunan kolonel berusia 57 tahun. Serangan 
terhadap Chubais berlangsung di luar kota Moskow. Bom meledak dekat dengan 
kendaraan yang dilindunginya dan kemudian dua orang menembak dengan senjata 
namun Chubais selamat. Mobil yang dikendarai pelaku melarikan diri. Mobil itu 
tercatat atas nama istri yang suaminya saat ini ditahan demikian dilaporkan 
koran Rusia.


* KORBAN SERANGAN GAS BERACUN TUNTUT GANTI RUGI 

Para korban selamat dari serangan gas di kota Kurdi, Halabya menuntut ganti 
rugi dari pengusaha Belanda Frans van Anraat. Ia dituduh terlibat kejahatan 
perang yang dilakukan regim Saddam Hussein. Di tahun 80 an Anraat memasok bahan 
mentah gas beracun. Saddam Hussein menempatkan gas beracun tahun 1988 untuk 
membunuh penduduk di kota Halabja, Irak utara. Lebih dari lima ribu orang 
tewas. Sementara ribuan lainnya terluka dan di antaranya sampai saat ini masih 
merasakan akibatnya. Dipastikan empat korban menuntut paling tidak 10 ribu euro 
per orang kepada van Anraat. Pengusaha Belanda itu saat ini menanti proses 
pengadilan terhadap keterlibatannya dalam pembunuhan masal dan kejahatan 
perang. Proses itu dimulai di hadapan pengadilan Jumat ini di Rotterdam.


* BERITA BURSA 

Bursa Eropa dibuka dengan sedikit keuntungan. Indeks AEX lebih tinggi 0,2 
persen sesaat setelah pembukaan dan berada pada titik 369.  Indeks Nikkei di 
Tokyo ditutup dengan keuntungan 0,9 persen yaitu pada titik 11.880 poin.

C 1 = $ 1, 33 17 sen


* PENCALONAN PAUL WOLFOWITZ DAN PESIMISME KASUS MUNIR

Ulasan pers kali ini mengangkat pencalonan Paul Wolfowitz sebagai kandidat 
direktur Bank Dunia dan pesimisme soal pembunuhan Munir.

Pencalonan Paul Wolfowitz merupakan suatu hadiah karena ia berjasa dalam 
kabinet perang George W Bush, demikian tulis International Herald Tribune. 
Terkenal sebagai otak di balik invasi Irak, wakil menteri pertahanan Wolfowitz 
diberi kekuasaan baru dan berpengaruh tepatnya di Bank Dunia. 

Namun di sisi lain, pencalonan Paul Wolfowitz itu secara tidak langsung untuk 
memberi keleluasaan kepada menlu Condoleezza Rice. Seperti diketahui hubungan 
antara Wolfowitz dan Rice tidak selalu mulus. Kebijakan baru Rice adalah 
diplomasi dan memperbaiki citra Amerika di luar negeri. Namun Wolwofitz yang 
terkenal dengan julukan Rajawali Pentagon itu selalu menenkankan prospek 
demokrasi di Timur Tengah. Jadi kemungkinan keberangkatannya dari Pentagon, 
tambah International Herald Tribune merupakan tanda evolusi dalam kebijakan 
radikal pemerintah Bush. 

Hal senada juga diungkapkan harian sore Belanda NRC Handelsblad, yang 
menyatakan dengan perginya Wolfowitz maka Rice akan lebih leluasa menentukan 
kebijakannya di Irak. Sementara Presiden Bush dapat melupakan Wolfowitz jika 
menteri pertahanan Donald Rumsfeld, mundur sebelum masa jabatannya berakhir, 
seperti yang sudah diramalkan.

Dari pencalonan Paul Wolfowitz kita beralih ke masalah kematian Munir

Harian International Herald Tribune menulis, pembunuhan itu kejam namun sampai 
saat ini jawabannya belum ditemukan. Munir Said Thalib tewas diracun dalam 
penerbangan dari Jakarta ke Amsterdam. Kisah pembunuhannya merupakan cerita 
klasik detektif, tambah International Herald Tribune. Koran ini menekankan 
pertanyaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bahwa penyelidikan itu akan 
menjadi ujian bagi perubahan Indonesia. Di tengah gemuruh korupsi yang melanda 
setiap sudut pemerintahan, tak terkecuali sisi hukum, maka janj presiden SBY 
itu perlu disambut dengan gembira. Namun kenyataannya, ucapan itu tidak mudah 
terlaksana di lapangan. Seperti diungkapkan Sminta Notosusanto, salah seorang 
aktivis Hak Asasi Manusia, menunjuk keterbatasan mandat kepada Tim Pencari 
Fakta TPF. Menurut Sminta, seperti dikutip International Herald Tribune,TPF 
tidak diberi kekuasaan untuk memanggil saksi-saksi yang diperlukan terutama 
dari Badan Intelijen Nasional BIN. Sangat mungkin, Munir menjadi sasaran karena 
ia ingin mempublikasikan sesuatu yang sangat penting.

Siapa yang percaya sistem hukum belum tersentuh perubahan, maka kasus Munir 
merupakan suatu tantangan. Namun pertanyaannya mengapa kasus itu belum juga 
terjawab, dan apa alasannya polisi ingin menjalankan seluruh penyelidikan 
tersebut? Menurut Marsilam Simanjuntak seperti dikutip International Herald 
Tribune, jika Polycarpus merupakan salah satu bagian skenario pembunuhan Munir, 
maka ia hanyalah merupakan alat kelompok besar seperti aparat intelijen

Selanjutnya, tambah mantan jaksa agung itu, tak ada niat untuk memperluas 
investigasi ke arah badan intel. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, lanjutnya 
merintangi jalan dengan membatasi wewenang TPF. Polisi Indonesia tak memiliki 
keberanian "hukum dan psikologi" untuk menembus BIN. Dengan demikian Marsilam 
Simanjuntak pesimis akan terungkapnya kasus pembunuhan Munir. 

Demikian International Herald Tribune dan demikian pula ulasan pers kali ini.


* RENCANA MEMBUKA PASAR SEKTOR JASA EROPA DILIPUTI KETIDAKJELASAN

Rencana Membuka Pasar Sektor Jasa Eropa Diliputi Ketidakjelasan

Rencana monster, demikian sebutan kalangan serikat buruh tehadap rencana Frits 
Bolkestein, mantan komisaris perdagangan bebas Uni Eropa untuk meliberalkan 
sektor jasa Eropa. Akhir pekan ini di Brussel akan berlangsung demonstrasi 
besar-besaran memprotes rencana ini. Mereka yang setuju juga hadir, menurut 
mereka rencana ini revolusioner dan berwawasan ke masa depan. Berikut laporan 
redaktur Eropa Nicolien den Boer.

Walaupun politikus Belanda Frits Bolkestein sudah tidak lagi menjabat komisaris 
Uni Eropa, tetapi ia masih juga berpengaruh. Rencana kontroversialnya untuk 
meliberalkan sektor jasa Eropa terus menyebabkan perdebatan sengit, bukan hanya 
di dalam komisi Eropa, tetapi juga dalam parlemen Eropa dan kalangan serikat 
buruh. Masyarakat luas masih diam saja, sementara bisa dipastikan mereka juga 
akan kena dampaknya kalau sektor jasa Eropa dibuka. 

Kalau rencana liberalisasi sektor jasa ini disetujui maka siapa saja, mulai 
dari dokter sampai tukang leiding bisa bekerja di masa saja dalam Uni Eropa. 
Buruh bangunan Polandia boleh bekerja di Belanda dan sebaliknya, apoteker 
Belanda juga boleh beroperasi di Polandia.

Kata magisnya adalah negara asal. Kalau beroperasi di Belanda, maka buruh 
bangunan Polandia hanya perlu memperhatikan peraturan perburuhan negara asalnya 
yaitu Polandia sendiri. 

Sampai sekarang seorang buruh harus menuruti peraturan perburuhan di tempat dia 
bekerja. Itulah yang dianggap menghalangi sektor jasa salah satu negara Eropa 
untuk beroperasi di negara Eropa lain. Perusahaan jasa kecil dan menengah 
misalnya sudah bertahun-tahun mengeluhkan terlalu banyaknya waktu dan dana yang 
dibutuhkan untuk beroperasi di luar negeri. Persyaratan birokrasi yang begitu 
banyak harus dipelajari dan diterjemahkan. Perusahaan Belanda misalnya harus 
menuruti syarat-syarat lebih ketat katimbang perusahaan setempat. Anggota 
parlemen Eropa Sophie in t Veld dari partai demokrat D66 menyambut gembira 
rencana ini.

Sophie in t Veld: Sektor jasa sekarang sudah mencakup dua pertiga perekonomian 
Belanda. Pada sektor-sektor lain kita sudah bisa masuk pasar Eropa, tetapi 
tidak pada sektor jasa. Kalau sektor jasa ini dibuka maka akan merupakan 
dorongan besar bagi perekonomian. Pertumbuhan ekonomipun pasti akan melejit.

Menurut Biro Perencanaan Pusat Belanda, rencana Bolkestein ini juga bisa 
menciptakan 60 ribu lapangan kerja baru, antara lain karena meningkatkan 
eksport.

Tetapi mereka yang menentangnya, khawatir rencana ini justru akan menciptakan 
monster. Yang dikhawatirkan adalah pencampakan sosial atau perlombaan masuk 
tempat sampah. Auke Blauwbroek adalah anggota serikat buruh Belanda FNV.

Auke Blauwbroek: Para karyawan akan membanjiri negara-negara yang paling rendah 
tarif pajaknya, atau ke negara-negara yang punya tarif rendah jaminan sosialnya.

Para penentang bukan hanya mengkhawatirkan membanjirnya perusahaan Eropa Barat 
ke Eropa Timur, tetapi juga aliran sebaliknya. Pasar Eropa Barat akan dibanjiri 
oleh buruh murah dari Eropa Timur. Para buruh bangunan Polandia yang hanya 
harus memperhatikan peraturan perburuhan negara mereka, bisa menawarkan jasanya 
dengan harga murah di Belanda. Sedangkan buruh Belanda sendiri pasti akan PHK.

Tetapi kenyataannya tidak akan separah itu. Peneliti Wouter Gekiere dari 
Universitas Leuven di Belgia meneliti langkah-langkah yuridis rencana 
membebaskan sektor jasa Eropa. Ternyata masih terdapat pelbagai peraturan 
nasional yang melindungi pasar nasional. Dan itu akan terus ada walaupun sektor 
jasa Eropa sudah dibuka. Misalnya jasa untuk jangka pendek.

Wouter Gekiere: Kalau karyawan sebuah perusahaan sebuah negara Eropa tertentu 
untuk sementara bekerja di negara Eropa lain, maka yang berlaku adalah 
peraturan perburuhan negara tempat mereka bekerja, bukan negara asal. Itu 
adalah undang-undang soal upah minimum, hari libur dan jam istirahat.

Kalangan serikat buruh menganggap ini belum cukup. Mereka menolak kedatangan 
buruh bangunan Polandia ke Belanda dengan upah minimum. Serikat buruh Belanda 
bersitegang bahwa buruh bangunan Polandia juga harus solider dengan buruh 
Belanda dan karena itu mengikuti peraturan perburuhan Belanda. 

Jelas kebijakan negara asal merupakan hambatan besar. Mengontrolnya juga akan 
sulit. Siapa misalnya yang akan mengontrol kontrak kerja buruh Polandia di 
Belanda, kalau kontrak itu berada di Polandia. Siapa pula yang akan 
menerjemahkan kontrak itu ke dalam bahasa Belanda?

Peraturan sektor jasa ini memang belum mengena masyarakat luas Eropa. Mungkin 
karena terlalu kompleks. Walau begitu masyarakat sebagai konsumen pasti akan 
terkena juga. 

Kalangan lembaga konsumen sekarang juga sudah mulai mengkhawatirkan peraturan 
tanggung jawab. Kalau misalnya seorang konsumen tidak puas pada hasil kerja 
tukang leiding luar negeri, peraturan tanggung jawab mana yang berlaku, 
peraturan tanggung jawab negara asal atau negara tujuan? 

Di tengah ketidakjelasan ini juga dipertanyakan berapa banyak orang yang akan 
berdemonstrasi Sabtu besok. Pihak penyelenggara mengatakan dari Belanda saja 
akan datang 3000 demonstran.


* RENCANA SBY MEREHABILITASI MANTAN TAPOL PULAU BURU DIKHAWATIRKAN KURANG 
DIDUKUNG OLEH PARPOL-PARPOL ISLAM

Rencana rehabilitasi presiden SBY menumbuk pertanyaan sejauh mana panggung 
politik akan mendukung niat tersebut ? Berbagai partai politik yang berbasis 
Islam seperti Partai Bulan Bintang, P3 dan juga Golkar masih tetap menyimpan 
dendam kesumat terhadap komunisme. Padahal di panggung internasional komunisme 
sendiri sidah sirna. Demikian Ifdhal Kasim ketua ELSAM yang ikut menyusun UU 
KKR  Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi.

Ifdhal Kasim [IK]: Saya melihat pertama tentu saja keinginan politik dari 
presiden untuk merehabilitasi tahanan Pulau Buru jelas merupakan suatu hal yang 
positip dalam arti ini memperlihatkan suatu sensitivitas dari presiden terhadap 
nasib para tahanan Pulau Buru ini. Terlihat dari situ keinginan dia untuk 
menyelesaikan masalah yang tidak pernah terlesaikan didalam politik Indonesia. 

Cuman ada yang tidak clear disini adalah apakah rehabilitasi itu hanya 
ditujukan terhadap mereka yang berstatus tahanan Pulau Buru ? Atau lebih luas 
dari itu ? Karena kita tahu bahwa pada peristiwa '65 akibatnya luas sekali. 
Bukan hanya beberapa anggota Partai Komunis dan simpatisannya yang dikirim ke 
Pulau Buru tetapi ada juga anggota Partai Komunis dan simpatisannya itu yang 
mengalami penyiksaan tanpa dikirim ke Pulau Buru. Ada juga yang tidak memlalui 
proses hukum. 

Karena korbannya begitu luas juga orang-orang yang memiliki pendirian politik 
pro-Soekarno yaitu para nasionalis radikal. Mereka juga menjadi korban dari 
peristiwa itu dan sebagian dari mereka ada yang tidak sampai ke Pulau Buru 
tetapi menjadi korban tahanan di Rutan Salemba, di tempat-tempat lain, di Bali, 
di Sumatera Utara, di Kalimantan dan seterusnya. Jumlahnya sangat besar. 

Radio Nederland [RN] : Jadi menurut Anda tidak cukup hanya rehabilitasi dari 
para mantan tahanan politik Pulau Buru. Melihat suasana  panggung politik 
Indonesia saat ini, apakah ada dukungan terhadap keinginan atau rencana 
rehabilitasi presiden SBY ?

IK:  Ya itu juga suatu masalah yang menjadi kendala dari keinginan politik dari 
presiden secara personal terhadap upaya membangun kembali bangsa Indonesia 
kearah yang lebih baik ke depan. Karena itu kita tahu secara personal presiden 
sudah terlihat keinginannya untuk melakukan semacam rekonsiliasi. Nah karena 
itu pada saat pencalonan dia sebagai presiden di masa kampanye dia memang sudah 
mendengung-dengungkan isyu mengenai rekonsiliasi ini termasuk dengan kalangan 
Partia Komunis, anggota-anggota Partai Komunis dan yang dirugikan oleh 
peristiwa '65. 

Nah setelah dia menjadi presiden sekarang, jelas perimbangan kekuatan politik 
yang ada baik di kepresidenan maupun di DPR itu akan menjadi rintangan bagi apa 
yang sedang diusahakan oleh presiden, karena bagi sementara kekuatan politik 
yang lain terutama kekuatan politik yang berbasis Islam, kekuatan-kekuatan 
politik Islam seperti partainya Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihsa Mahendra 
Partai Bulan Bintang, kemudian Partai P3, kemudian beberapa ada di Golkar dan 
Partai PKS masih kelihatan masih ada bias yang tinggi
terhadap komunisme, terhadap katakanlah PKI.

Jadi masih ada semacam sikap permusuhan abadi terhadap mereka. Sikap politik 
ini juga nanti akan bisa menekan atau merintangi presiden dalam mengambil 
keputusan untuk melakukan rehabilitasi.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke