--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 28 Maret 2005 13:30 UTC ** HASYIM MUZADI BERTEMU PM THAILAND ** PARLEMEN LAMA KIRGIZIA SERAHKAN KEKUASAAN KEPADA PARLEMEN BARU ** KOREA SELATAN BANTU KOREA UTARA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KWIK OPTIMIS GERAKAN PEMURNIAN PDI PERJUANGAN ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SUCIWATI, ISTRI ALMARHUM MUNIR, JUGA INGIN PELAKU TIDAK DIHUKUM MATI * HASYIM MUZADI BERTEMU PM THAILAND Ketua Nahdlatul Ulama Hasyim Muzadi bertemu dengan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra dalam upaya mengurangi ketegangan di Thailand Selatan yang mayoritas penduduknya Islam. Dua tokoh berupaya menemukan cara untuk mengakhiri konflik yang sejak Januari 2004 telah menelan 630 jiwa. Hasyim Muzadi dan Thaksin Shinawatra sependapat bahwa kelompok-kelompok militan memanfaatkan agama untuk memicu kekerasan. Menurut mereka kunci utama meningkatkan tingkat hidup dan mengakhiri masalah-masalah ekonomi di Thailand Selatan adalah pendidikan. Thailand berharap kunjungan Hasyim Muzadi bisa memperbaiki situasi buruk di wilayah Selatan di mana seorang laki-laki ditembak mati akhir pekan lalu. * PARLEMEN LAMA KIRGIZIA SERAHKAN KEKUASAAN KEPADA PARLEMEN BARU Parlemen lama Kirgizia menyerahkan kekuasaan kepada parlemen baru. Menurut ketua parlemen langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas negara. Belum jelas apakah majelis tinggi juga kembali menjalankan tugasnya. Sementara itu Jan Kubis, Ketua Organisasi Kerja Sama dan Keamanan Eropa OSCE, melanjutkan pertemuan darurat dengan para pemimpin interim Kirgizia, di antaranya pejabat presiden Kurmanbek Bakiyev. Ahad kemarin Bakiyev masih mendukung parlemen lama, mengikuti contoh Mahkamah Agung Kirgizia. Tapi pemimpin oposisi Feliks Kulov menyatakan dukungannya kepada parlemen baru. Menurutnya masa tugas parlemen lama sudah selesai dan hanya parlemen baru berhak memerintah. * KOREA SELATAN BANTU KOREA UTARA Korea Selatan bersedia membantu Korea Utara menangani flu burung. Seoul mengambil beberapa tindakan untuk mencegah agar virus tidak menyebar ke wilayah selatan perbatasan. Tapi sejauh ini pemerintah Seoul belum menerima permintaan bantuan dari Pyongyang. Ahad kemarin Korea Utara mengumumkan beberapa peternakan unggas besar terkena penyakit menular tersebut. Seratusribuan unggas telah dimusnahkan. Ini adalah untuk pertama kali flu burung menyebar di Korea Utara. Sejak tahun 2003, virus telah melanda delapan negara Asia. Terutama Vietnam dan Thailand paling dilanda virus tersebut. * PERUBAHAN SIKAP TERHADAP BIRMA Laporan independen yang disusun atas perintah Komisi Eropa menuntut perubahan sikap terhadap Birma. Walau negara-negara Barat sudah bertahun-tahun mengkritik pemerintah Birma dan memberlakukan pelbagai sanksi ekonomi, junta militer masih tetap juga berkuasa. Diperkirakan situasi ini tidak cepat berubah. Demikian tercantum dalam laporan tersebut. Menurut penyusun laporan, sebaiknya harus diambil tindakan yang bisa memperkuat ekonomi Birma. Selain itu akan berdampak positif apabila pejabat-pejabat tinggi akan mengunjungi Birma. Kemudian harus didirikan program bantuan guna mencegah kemiskinan dan memperbaiki pendidikan. Tim penyusun juga menganjurkan supaya menyebut negeri itu Myanmar ketimbang Birma. Nama Myanmar diluncurkan pemerintah di Ranggoon. Laporan disusun dua peneliti, pakar Birma. * SERANGAN BUNUH DIRI IRAK Tujuh orang tewas dan sembilan orang lainnya terluka dalam serangan bunuh diri di Selatan Baghdad. Pelaku meledakkan diri di mobilnya di dekat sekelompok peziarah Syiah. Di kota suci Syiah Kerbala, pekan ini dilangsungkan upacara tahunan. Seorang wartawan stasiun televisi al-Arabiya ditangkap di bandar udara internasional Baghdad. Menurut stasiun televisi Arab, polisi menyita beberapa rekaman film. Al-Arabiya dan pemerintah Irak berunding soal pembebasan wartawan ini. Tahun lalu, seorang wartawan dari stasiun televisi yang sama ditahan hampir dua minggu oleh tentara Amerika. * SERANGAN TERHADAP JARINGAN PIPA MINYAK IRAK Pipa minyak di sekitar kota Kirkuk, Irak, kembali menjadi sasaran aksi teror. Kebakaran telah dipadamkan. Tahun belakangan pipa minyak yang terletak 250 kilometer Utara dari Baghdad seringkali menjadi sasaran serangan. Jum' at lalu jaringan ini kembali dipakai, setelah lima bulan tidak aktif. Sementara itu, sekelompok orang tak dikenal menembaki pangkalan militer Britania di As Samawah. Granat mortir meledak di tengah pangkalan tersebut, tapi tidak seorang pun terluka. Awal bulan ini militer Britania mengambil alih pangkalan As Samawah dari pasukan Belanda, yang telah meninggalkan Irak. * TENTARA ISRAEL TANGKAP MILITAN PALESTINA Tentara Israel menangkap delapan warga Palestina di Jenin, Tepi Barat Sungai Yordan. Menurut Israel, para tertangkap terlibat produksi rudal dan granat mortir. Ini adalah salah satu aksi Israel terhadap kelompok militan Palestina sejak kesepakatan gencatan senjata Februari lalu. Ahad kemarin Israel menunda penyerahan kota Qalqiliya yang sebenarnya direncanakan pekan ini. Langkah ini diambil karena Palestina kurang berupaya bertindak terhadap kelompok-kelompok ekstremis. Setelah Jericho dan Tulkarem, Qalqilya merupakan kota ketiga di Tepi Barat Sungai Yordan yang diserahkan kepada Palestina. Sementara hari ini, parlemen Israel akan melakukan pemungutan suara soal referendum mengenai penarikan mundur pasukan dari Jalur Gaza. Perdana Menteri Israel Ariel Sharon menentang referendum, karena menilai malah bisa menghambat penarikan mundur militer Israel. * ZIMBABWE HARUS IKUTI CONTOH UKRAINA Uskup Agung Zimbabwe, Pius Ncube mengimbau masyarakat agar melakukan pemberontakan damai terhadap rezim Presiden Robert Mugabe. Ncube menunjuk pada revolusi damai di Ukraina, yang bisa menjadi contoh bagi Zimbabwe. Pesan Uskup Agung Bulawayo, yang adalah kota besar kedua Zimbabwe, disampaikan lewat harian Afrika Selatan. Menurut Ncube pemilu mendatang sudah dirancangkan sedemikian rupa, sehingga menjamin kemenangan Mugabe. Menurut Uskup Agung Zimbabwe, rakyat bersikap terlalu lunak terhadap pemerintah. ZANU-PF, partai pimpinan Mugabe, telah berkuasa sejak kemerdekaan Zimbabwe tahun 1980. * PEMBUNUH BIARAWATI LAPORKAN DIRI Orang yang disangka memerintahkan pembunuhan terhadap seorang biarawati Amerika telah melaporkan diri kepada pemerintahan Brasil. Vitalmiro Bastos de Moura, seorang pemilik tanah sudah berminggu-minggu dalam pelarian. Sebelumnya polisi telah menangkap empat tersangka lainnya. Tapi tidak lama kemudian terungkap bahwa seorang laki-laki lain adalah otak di belakang pembunuhan. Biarawati dan aktivis lingkungan Dorothy Stang yang sudah lanjut usia ini ditembak mati Februari lalu. Dorothy Stang membantu masyarakat setempat dalam pemberantasan penebangan kayu ilegal. * KWIK OPTIMIS GERAKAN PEMURNIAN PDI PERJUANGAN Kongres partai terbesar kedua di Indonesia dimulai Senin ini. Ketua umum PDI Perjuangan, Megawati Sukarnoputri dalam sambutannya memuji proses demokrasi partai lewat gerakan-gerakan seperti pembaharuan dan pemurnian. Tapi satu sisi, tuduh mantan presiden ini, aksi tersebut semata-mata ingin melengserkan dirinya dari posisi ketua umum. Politisi senior PDI Perjuangan dan pencetus gerakan pemurnian, Kwik Kian Gie menolak tuduhan Mega. Kwik Kian Gie[KKG]: Ibu Mega salah! Oleh karena ibu Mega menyebut gerakan pemurnian dan pembaruan seperti seolah-olah sama saja. Padahal ini dua egrakan yang sangat berbeda. Dan gerakan pemurnian itu transparansinya bukan main. Pertama konferensi pers, dan konferensi persnya itu sebuah teks tertulis dibacakan kemudian dibagikan. Nah sebelum mengadakan konferensi pers, saya bicara pribadi dengan ibu Mega. Jadi terus menerus terbuka kok. Jadi dalam hal itu ibu Mega salah! Tapi saya kira yang salah itu yang menulis pidato. Radio Nederland[RN]: Nah permasalahannya pak Kwik, kalau anda menyebut gerakan memurnikan PDI Perjuangan dan anda menolak disebut gerakan pembaruan, lalu gol anda ke mana? sekedar meumrnikan? bukankan pokok permasalahan juga ada di posisi ketua umum? KKG: Target gerakan pemurnian adalah supaya mengirimkan delegasi yang sebersih mungkin, semurni mungkin, sejujur mungkin. Kalau sudah terbentuk seperti ini lalu kemudian kongres ini masih mengambil keputusan yang salah semua dan itu terpuruk. Berarti kongres ini yang menghendaki PDIP hancur. RN: Tapi pak Kwik gerakan pemurnian tidak ingin mempertahankan ibu Mega sebagai ketua umum? KKG: Tidak ingin mempertahankan, tapi juga tidak ingin memilih. Itu diserahkan kepada masing-masing gerakan pemurnian yang ikut, dia memilih siapa. Oleh karena pemilihan itu sendiri dilakukan secara rahasia. RN: Seberapa jauh kekuatan anda pak Kwik. Karena yang muncul di media di Indonesia adalah gerakan pembaruan dengan massanya yang membawa pentungan dan segala macam itu. Kemudian dengan kubu-kubunya seperti Laksamana Sukardi, ada Arifin Panigoro juga di sana, dan kemudian ada nama Guruh Soekarnoputra. Anda gerakan pemurnian tidak ikut sama sekali di situ? KKG: Sama sekali tidak! Tadi anda tanya kekuatan kami, kami adalah gerakan moral. Yang terletak di hati sanubari, di dalam hati nuraninya di peserta itu. Namun kalau ingin indikasi kekuatan kami bisa saya berikan. Indikasinya ketika saya masuk ruangan, saya disambut dengan hormat. Semua teriak-teriak pak Kwik..pak Kwik..dan disalami. Semuanya ingin foto bersama. Dari situ satu indikasi bahwa kami dihormati walaupun tidak mencuat secara kongkrit kan. RN: Kalau begitu gerakan pembaruan itu datang dari mana? KKG: Itu sudah lama. Ada pertemuan-pertemuan di rumahnya Arifin Panigoro, kelompok Jenggala. Kadang-kadang tidak hanya PDI Perjuangan tapi juga lintas fraksi. Sejak jaman Gus Dur sudah terbentuk. Dari sanalah gerakan ini. RN: Jadi apakah satu sisi pidato Mega ada betulnya yaitu gerakan pembaruan, bukan gerakan pemurnian, tapi gerakan pembaruan ditumpangi oleh kelompok lain? KKG: O tidak! Saya kira itu tidak ada buktinya. Siapa? Mbok ya jelas dikatakan pak Susilo Bambang Yudhoyono. Karena saya kenal baik dengan SBY, saya yakin dia tidak ngobok-ngobok PDI Perjuangan, dan itu sudah saya nyatakan sebelum ini. Saya sudah laporkan kepada ibu Mega, kalau SBY tidak ikut campur. Salah satu indikator kalau gerakan pemurnian gagal adalah simpul-simpul gang of three masih berkuasa: Pramono Anung, Sutjipto, Gunawan Wirosarojo. RN: Peserta kongres tahu persis perbedaan antara gerakan pembaruan dan pemurnian? KKG: Kalau peserta tahu persis. Yang tidak tahu malah banyak wartawan. RN: Kans anda secara hati nurani berapa persen keberhasilannya? KKG: Saya tidak bisa mengukur. Akan tetapi cukup optimis. Oleh karena selain pemurnian, saya juga sudah memberikan justifikasi yang mennyentuh kepentingan mereka sendiri. Saya katakan kepada delegasi begini: kalau sampai anda gagal mempertontonkan diri kepada rakyat maka anda 2009 akan kehilangan jabatan juga. Anda tidak punya ruang lagi menjadi bupati, menjadi anggota DPRD dan lain-lain. Oleh karena anda sudah merosot dari 34 persen menjadi 20 persen. Ketua umum anda sudah kehilangan kesempatan menjadi presiden. Kalah telak melawan SBY. Dan anda jangan memikirkan yang 1800 hadir dalam kongres ini. Tapi anda ini ditonton rakyat yang anda tidak kenal. RN: Jadi kansnya berapa pak Kwik? KKG: Saya nggak tahu. Kita lihat saja beberapa hari ke depan. Demikian politisi senior PDI Perjuangan dan pencetus gerakan pemurnian, Kwik Kian Gie. * SUCIWATI, ISTRI ALMARHUM MUNIR, JUGA INGIN PELAKU TIDAK DIHUKUM MATI Jaksa Agung Indonesia berusaha agar pembunuh direktur Imparsial, Munir, tidak dijatuhi hukuman mati. Abdul Rahman Saleh mengatakan hal tersebut menjawab permintaan Belanda. Penyerahan barang bukti pembunuhan Munir kepada Jakarta, disertai syarat oleh Den Haag agar pelaku nantinya tidak dihukum mati. Suciwati, janda Munir, juga setuju pembunuh suaminya tidak dihukum mati. Suciwati, yang sedang berulang tahun ini, ikut dalam pertemuan komisi hak asasi manusia PBB di Jenewa. Suciwati: Kesaksian saya terutama tentang satu, kasus suami saya tentang aktivitasnya, dia dibunuh. Terus bahwasanya ini pembunuhan politik. Selama hidup dia memang menjadi target dengan saya menceritakan tentang pemboman di rumah kami, terus penyerangan ke kantornya, secara fisik, baik itu oleh preman dan oleh milisi. Dan tentang jeleknya reputasi pengadilan hak asasi manusia di Indonesia. Terus terakhir saya minta bahwasanya PBB memonitoring dan kelau perlu mendesak apabila kasus ini di Indonesia tidak jujur, tidak transparan dan menjawab rasa keadilan kami. Pak Makarim(ketua komisi HAM PBB,red) sendiri sangat mendukung. Dan dia memang justru berjanji secara sungguh-sungguh apabila nanti ada kendala-kendala dia akan coba membantu lewat departemennya, terutama itu. Kita tetap juga mencari dukungan rasa solidaritas dari berbagai negara, baik itu dari delegasi-delegasi. Di sini juga kita temui, dan mereka juga bagus responnya. Saya akan coba tetap kampanye hal ini agar tetap banyak yang memonitoring kasus ini. Agar kasus ini tidak dibuat main-main. Radio Nederland [RN]: Yang jadi masalah adalah bahwa di Indonesia sendiri kan kasus ini nampaknya meliak-liuk ke sana sini. Tidak jelas arahnya ke mana walaupun sudah ada titik terangnya. Anda lebih berharap ke mana? Tekanan internasional atau penyelidikan dalam negeri? Suciwati: Saya dua-duanya. Jadi di dalam saya juga akan terus menanyakan kasus ini kepada polisi, kepada kejaksaan. NGO kan juga kompak. Agar kasus ini benar-benar dibuka secara jujur di pengadilan nantinya. Dan ini persoalan tentang demokrasi dan hak asasi manusia ke depan. Kalau kasus ini beku di sini, kan kita harus mendesak juga. Makanya dua-duanya harus dilakukan. RN: Pemerintah Belanda telah memberikan barang-barang bukti yang dimilikinya ke pemerintah Indonesia. Salah satu jaminannya adalah pemerintah Indonesia diminta tidak menjatuhkan hukuman mati. Dan ini juga sudah ditangapi oleh Kejaksaan Agung Indonesia, bahwa pemerintah akan berusaha agar pembunuh Munir tidak dihukum mati. Anda sendiri bagaimana? Suciwati: O saya sendiri sepakat. Karena almarhum Munir penentang hukuman mati. Kita hidup dan mati orang itu, saya percaya tetap bahwasanya Tuhan yang punya kuasa, meskipun caranya seperti apa. Jadi kalau saya sih yang penting di sini adalah masyarakat harus tahu. Bahwasanya tidak selalu harus hukuman itu hukuman mati. Kan mereka bisa direhabilitasi atau semacam itu. Itu lebih berguna. RN: Sekalipun si pelaku ini telah menghabisi suami anda, anda sama sekali tidak merasa si pelaku harus dihukum mati? Suciwati: Yang penting mereka harus dihukum! Dan menjawab rasa keadilan kami. Jadi kalau hanya pelaku lapangan saja, saya akn tetap mencari keadilan itu! Kalaupun intelektualnya mereka tangkap, saya kembalikan kepada jaksa. Saya juga akan meminta agar mereka tidak menjatuhkan hukuman mati. RN: Nah kemudian ibu Suci, perkembangan sekarang adalah Pollycarpus menjadi tersangka, tapi secara hati nurani anda merasa ini belum selesai. Artinya masih ada banyak keterlibatan-keterlibatan lain. Suciwati: Oh. Masih jauh! masih jauh! Pertama, yang saya yakini bahwasanya dia hanya pelaku lapangan. Bukan otaknya. Itu yang saya yakini betul. Karena ini merupakan sebuah jaringan yang terorganisasi dengan bagus. Jauh sekali! RN: Secara hati nurani anda merasa pelakunya ini siapa? Suciwati: Sebetulnya sudah banyak indikasi ke sana. Banyak juga media massa yang mengungkapkannya. Tapi itu tadi. Saya minta kepada pihak polisi agar profesional. Ini sebuah tantangan. Kalau bisa mereka profesional, ya, apa yang selama ini diungkap oleh media massa tentang siapa di balik Pollycarpus, itu sebetulnya sudah bisa dindikasikan ke sana. Sudah bisa dicari begitu! RN: Baik Ibu Suci, terima kasih banyak dan selamat ulang tahun. Suciwati: Terima kasih. Demikian Suciwati, janda Munir, yang ikut dalam pertemuan komisi hak asasi manusia PBB di Jenewa. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
