---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 29 Maret 2005 13:40 UTC



** JUMLAH KORBAN TEWAS DI NIAS CAPAI RATUSAN ORANG

** WARGA BELANDA DI SRI LANKA BERLINDUNG KE RUMAH YATIM PIATU

** 40 JUTA DOLAR UNTUK PENGADILAN KHMER MERAH DI KAMBOJA

** TOPIK PERS: PANIK DI ASIA AKIBAT GEMPA  

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PARTAI OPOSISI TAIWAN BERKUNJUNG KE BEIJING

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: GEMPA KUAT AKIBATKAN KERUSAKAN BESAR DI NIAS

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: CETAK BIRU ACEH SELESAI DISUSUN

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: GEMPA NIAS BAKAL PICU GEMPA LAIN YANG LEBIH 
DAHSYAT



* JUMLAH KORBAN TEWAS DI NIAS CAPAI RATUSAN ORANG

Pemerintah Indonesia memastikan jumlah korban tewas mencapai 400 orang di Pulau 
Nias dan 100 di Pulau Simeulue. Sebelumnya diperkirakan sekitar 2000 orang 
menjadi korban gempa kuat di sebelah barat pantai Sumatra itu. Gempa 
berkekuatan 8,7 pada skala Richter itu yang disertai masa air besar telah 
meluluhlantakkan sebagain besar kota Gunung Sitoli. Cuaca  buruk mempersulit 
jalannya pemberian bantuan. Dari Aceh juga dilaporkan terjadinya kerusakan 
rumah dan infrastruktur. Di sejumlah tempat di sepanjang Sumatra,  air laut 
masuk ke daratan sampai sekitar dua kilometer. Tsunami besar yang dikhawatirkan 
tidaklah terjadi.  Tetapi gempa tersebut sempat menyebabkan kepanikan di 
Indonesia dan negara-negara Asia lainnya. Ribuan warga melarikan diri ke 
tempat-tempat yang lebih tinggi. Sementara, semua peringatan dini tsunami telah 
ditarik kembali. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membatalkan rencana 
kunjungannya ke Australia untuk bertolak ke Nias. Pemerintah juga menggelar 
sidang mendadak. Berbagai negara di kawasan telah menawarkan bantuan barang dan 
relawan ke daerah-daerah bencana.


* WARGA BELANDA DI SRI LANKA BERLINDUNG KE RUMAH YATIM PIATU

Sekitar 20 warga Belanda di Sri Lanka mencari perlindungan di sebuah rumah 
yatim piatu di Koggala menyusul adanya peringatan tsunami. Rumah yatim yang 
dibangun oleh Yayasan Marja van Leeuwen tersebut berdiri di sebuah bukit. Sudah 
berbulan-bulan lamanya proyek rumah yatim piatu ini dibangun oleh para relawan 
Belanda. Sementara itu, Tim Identifikasi Bencana  Belanda mengirim jenazah yang 
keliru kepada sebuah keluarga korban, tiga bulan sesudah bencana tsunami. 
Menurut tim, telah terjadi kekeliruan pemberian nomor terhadap dua jenazah pada 
waktu itu. Tim tersebut berhasil mengidentifikasi seribu jenazah korban tsunami 
26 Desember.


* 40 JUTA DOLAR UNTUK PENGADILAN KHMER MERAH DI KAMBOJA

Pada konperensi PBB di New York, sekitar 40 juta dolar dijanjikan untuk 
mengadili para mantan pemimpin Khmer Merah di Kamboja. Jepang menjanjikan 
bantuan terbesar sekitar 21 juta dolar. Sedangkan Kamboja sendiri akan 
menyediakan 13 juta dolar untuk mendirikan sebuah tribunal yang akan mengadili 
sepuluh mantan pemimpin Khmer Merah. Tribunal itu akan diisi oleh para hakim 
Kamboja dan internasional. Proses pertama kemungkinan akan digelar tahun ini 
juga. Seluruh proses diperkirakan akan memakan waktu sekitar tiga tahun. Telah 
bertahun-tahun lamanya, Kamboja didesak untuk mengadili para mantan pemimpin 
rejim yang membunuh sekitar 1,7 juta warga antara tahun 1975 sampai 1979. 
Sebagian besar dari mereka yang bertanggungjawab pada waktu itu sekarang sudah 
berusia lanjut. Pemimpin utama Khmer Merah, Pol Pot meninggal tahun 1998.


* CINA BUKA PERBATASAN DENGAN KIRGHIZIA

Cina membuka kembali perbatasan bersamanya dengan Kirghizia sesudah ditutup 
selama enam hari karena kerusuhan politik di negara tetangga itu. Jalur-jalur 
penghubung lainnya juga akan dibuka kembali dalam waktu dekat. Sementara, masih 
ada sekitar 200 warga Cina yang meninggalkan Kirghizia sesudah terjadinya 
penjarahan perusahaan-perusahaan Cina di ibukota Bishkek dalam kerusuhan awal 
pekan ini. Kehidupan umum di Kirghizia telah pulih kembali. Tokok-toko dan 
sekolahan sudah buka lagi. Parlemen baru Kirghizia menunjuk penjabat presiden 
Kurmanbek Bakiyev sebagai perdana menteri sementara. Pemimpin oposisi Bakiyev 
memimpin demonstrasi masal menentang pemerintah Presiden Askar Akayev yang 
sementara ini telah pergi. Uni Eropa memberikan dukungan penuh terhadap 
pemerintah baru di Kirghizia.


* NEW YORK MENANTIKAN LAPORAN PENELITIAN PROGRAM MINYAK UNTUK MAKANAN

Di New York, semua perhatian tertuju pada laporan penelitian mengenai program 
minyak untuk makanan PBB yang akan disampaikan hari ini. Menurut surat kabar 
Amerika Wall Street Journal,  laporan itu pertamakalinya mengkritik langsung 
Sekjen PBB Kofi Annan. Ia  kabarnya tidak memperbaiki kesalahan-kesalahan yang 
terjadi dalam organsisasinya sehingga masalah dalam program minyak untuk 
makanan semakin menjadi-jadi. Selanjutnya, laporan juga menyatakan bahwa ketua 
PBB itu tidak melakukan tindakan memadai untuk mencegah terjadinya konflik 
kepentingan dengan putranya. Kojo Annan menjabat penasehat sebuah perusahaan 
Swiss yang membuat kontrak menguntungkan dengan PBB di Irak. Ia kabarnya 
menyalahgunakan nama ayahnya untuk memperkaya diri sendiri. Munculnya laporan 
ini diperkirakan akan bisa menekan Annan untuk mengundurkan diri. Masa bakti 
kedua Sekjen PBB itu akan habis tahun depan. Sebelumnya Annan telah menyatakan 
tidak berambisi untuk menjabat ketigakalinya.


* SONY HARUS BAYAR GANTI RUGI KEPADA TIMMERSON

Perusahaan elektronika Sony harus membayar ganti rugi sebesar 90 juta dolar 
kepada perusahaan teknologi Immerson. Menurut pengadilan di Amerika, Sony 
melanggar hak paten Immerson dalam memproduksi Playstation. Pengadilan 
selanjutnya memutuskan bahwa Sony harus menghentikan penjualan permainan 
komputer itu di Amerika Serikat. Namun Sony naik banding sehingga penjualan 
Playstation sementara ini masih terus berlanjut. Amerika Serikat merupakan 
pasar penting bagi konglomerat elektronika Jepang itu. Pekan lalu, Sony 
meluncurkan Playstation yang bisa dibawa untuk menyaingi Gameboy yang 
dikeluarkan pemimpin pasar Nintendo.


* BURSA EROPA MERUGI

Sesudah liburan panjang, bursa-bursa Eropa dibuka dengan kerugian hari ini. Di 
Amsterdam, Indeks AEX turun 0,4 persen pada 370. 

Bursa Tokyo ditutup dengan penurunan besar. Angka pengangguran yang meningkat 
serta rendahnya konsumsi dalam negri, menekan Indeks Nikkei turun 1,63 persen 
menjadi 11.599. Hari ini diumumkan bahwa pengangguran untuk bulan lalu 
meningkat menjadi 4,7 persen. Sedangkan pengeluaran untuk konsumsi menurun 
dengan 3,8 persen. Bursa-bursa Asia lainnya ditutup dengan kerugian.

Kemarin, bursa Wall Street dimulai dengan positip. Turunnya harga minyak serta 
laporan perusahaan yang positip menyebabkan pemodal membeli saham. Namun 
keuntungan tetap terbatas. Indeks Dow Jones ditutup 0,4 persen lebih rendah 
pada 10.486. Sedangkan Indeks teknologi Nasdaq ditutup 0,1 persen lebih tinggi 
pada 1.992.

Nilai tukar Euro tercatat $ 1,2953.


* PANIK DI ASIA AKIBAT GEMPA  

Semua surat kabar Eropa edisi Selasa, 29 Maret, mengangkat berita kepanikan 
yang terjadi di Aceh dan sebagian Asia ketika gempa berkekuatan besar terjadi 
Senin malam hari. Pusat gempa yang terletak di dekat Pulau Nias  berkekuatan 8, 
7 pada skala Richter menyebabkan kepanikan di Banda Aceh, Malaysia, dan 
Thailand. Getaran gempa terasa sampai di Bangkok, Singapura dan Malaysia.

Ketakutan sangat terasa di Banda Aceh.  Masih segar diingatan warga Aceh akan 
bencana tsunami 26 Desember lalu ketika gempa kuat kembali terjadi kemarin 
malam. Warga diingatkan kembali akan peristiwa itu. Demikian surat kabar de 
Volkskrant. Sekitar jam 23.10 malam, ketika getaran kuat pertama melanda, warga 
Banda Aceh segera berlarian ke luar rumah. Mereka membawa barang-barang yang 
bisa mereka bawa, melompat ke mobil dan motor berupaya menjauh dari pantai 
menuju ke tempat-tempat tinggi. Banyak pula yang berlindung ke  mesjid-mesjid, 
yang dalam bencana lalu mampu bertahan dari gempuran tsunami. Kepanikan 
berlangsung selama hampir satu jam. Demikian de Volkskrant.  

Pusat gempa kali ini terletak di sebelah selatan pusat gempa 26 Desember lalu,  
di dekat Pulau Nias. Menurut para pakar gempa, ini adalah gempa susulan yang 
sangat kuat, satu dari delapan gempa terbesar sejak 1900. Demikian harian 
Trouw. Getaran gempa yang terasa di Singapura  menyebabkan orang-orang bangun 
dari tidur mereka. Di Pulau Phuket Thailand, peringatan tsunami segera 
diumumkan sesudah gempa, melalui berbagai pengeras suara di sepanjang pantai. 
Sekitar seribu turis diungsikan dari pantai Patong dan Kemala. 

Sri Lanka, segera mengevakuasi warganya dari pantai timur. Malayisa dan India 
mengimbau warga  yang berdiam di dekat pantai supaya mencari perlindungan ke 
tempat-tempat yang lebih tinggi. Demikian dilaporkan de Telegraaf.   Di 
Indonesia sendiri, Wakil Presiden Jusuf Kalla semenatra itu  menyampaikan  
kekhawatirannya antara seribu sampai dua ribu penduduk Nias tewas akibat gempa.

Menurut surat kabar Algemeen Dagblad, para korban itu tewas teritmpa reruntuhan 
bangunan. Seorang saksi mata, Pastor Anthony menceritakan kepanikan yang 
terjadi. 'Warga berlarian ke pegunungan. Kota terbakar dan semuanya gelap. 
Situasinya lebih parah dari dulu'. Demikian kata pastor Anthony seperti dikutip 
Algemeen Dagblad. Pastor Anthony menambahkan tidaklah begitu mengharapkan  
bantuan dari pemerintah. 'Nias adalah wilayah yang sangat terpencil. Menurut 
saya, kita sendirilah yang harus memberesinya'. 

Meskipun para pakar gempa pada awalnya menyarankan evakuasi sampai seribu 
kilometer dari pusat gempa, 450 kilometer sebelah barat Sumatra, tapi bahaya 
tsunami menghilang  beberapa jam sesudah gempa. Menurut seorang pakar geologi 
Amerika serta pusat observasi gempa di Hong Kong, ada tanda-tanda bahwa gempa 
kemarin dibarengi dengan tekanan ke atas yang bisa mengakibatkan tsunami. 
Demikian Algemeen Dagblad. Dua pekan lalu, para pakar Inggris telah meramalkan 
bahwa Sumatra akan segera dilanda gempa kuat.

Tim dari Univesritas Ulster itu menyampaikan laporan yang meresahkan 17 Maret 
lalu. Mereka menyampaikan bahwa gempa laut 26 Desember lalu menyebabkan tekanan 
terhadap patahan di wilayah itu meningkat, sehingga kemungkinan besar terjadi 
tsunami lagi. Bahkan para peneliti meramalkan bahwa gempa di laut berkekuatan  
8,5 pada skala Richter akan bisa menyebabkan tsunami lagi. Demikian Algemeen 
Dagblad.

Demikian tinjauan pers Selasa 28 Maret.


* PARTAI OPOSISI TAIWAN BERKUNJUNG KE BEIJING

Pemerintah Cina sampai sampai sekarang masih menganggap Taiwan sebagai propinsi 
yang memberontak. Karena itu sangatlah mengherankan ketika Beijing menyatakan 
bersedia menerima delegasi partai oposisi Taiwan. Delegasi Partai Nasionalis 
Taiwan Kuomintang ini diterima dengan tangan terbuka di Cina. Kunjungan 
tersebut dianggap sebagai titik balik hubungan antara kedua negara.

Hubungan antara Beijing dan Taipei kembali tegang setelah parlemen Cina 
menerima undang-undang anti-pemisahan, yang memperbolehkan Beijing memulai aksi 
militer apabila Taiwan secara resmi menyatakan kemerdekaan. Ikuti keterangan 
Professor Joseph Cheng dari City University di Hong Kong:


Kunjungan delegasi partai oposisi Taiwan sangatlah penting. Ini adalah 
kunjungan pertama sejak tahun 1949 atau sejak Taiwan memisahkan diri dari 
daratan Cina. Sewaktu kunjungan, para utusan partai Nasionalis Kuomintang akan 
berdiskusi dengan sejumlah pejabat tinggi pemerintah Cina. Ini dapat dianggap 
sebagai dobrakan besar, walaupun partai Kuomintang tidak duduk dalam 
pemerintahan di Taiwan. Pada dasarnya pimpinan Kuomintang ingin menunjukkan 
bahwa kebijakan mengenai Cina yang dianut Presiden Taiwan Chen Sui Bian hanya 
mengakibatkan konfrontasi dan eskalasi hubungan antara kedua wilayah. Dengan 
kata lain kebijakan yang diambil Kuomintang lebih pragmatis dan paling tidak 
bisa mengurangi ketegangan serta memperkuat hubungan ekonomi dan perdagangan 
dengan Cina.

Sebaliknya pimpinan Partai Progresif Demokratik yang memerintah di Taiwan 
menuduh Kuomintang sengaja mengambil hati pemerintah Cina. Menurut Profesor 
Cheng itu lumrah karena Partai Progresif Demokratik menyatakan sangatlah 
berbahaya untuk memulai pembicaraan seperti itu, karena dapat dianggap sebagai 
dialog perdamaian. Pemerintah Chen Shui Bian memang menganggap dirinya pejuang 
sejati kemerdekaan serta mempertahankan kepentingan rakyat Taiwan.

Kunjungan delegasi Kuomintang dapat dianggap rakyat Taiwan membahayakan masa 
depan negara itu, apalagi sekarang mayoritas mereka menentang Cina setelah 
diberlakukannya UU anti-pemisahan. Polarisasi politik di Taiwan semakin tajam 
sehubungan politik dalam negeri dan kebijakan terhadap Cina. Kontras ini 
semakin diperkuat kunjungan pertama delegasi Kuomintang. Karena itu partai 
progresif Demokratik menyelenggarakan aksi protes massal menentang UU 
anti-pemisahan. 

Menurut Professor Cheng ujian terberat baru dapat dilihat awal tahun 2005. 
Pemerintah Chen Shui Bian berjanji untuk meloloskan RUU kemerdekaan di parlemen 
lewat sebuah amandemen dan menyelenggarakan referendum mengenai RUU tersebut. 
Apabila amandeman ini dianggap Beijing sebagai langkah resmi menuju 
kemerdekaan, maka akan mempertajam eskalasi kedua negara yang kemungkinan besar 
akan berakhir dengan konfrontasi militer. Apabila pemerintah Taiwan sekarang 
justru menjaga hubungan dengan Beijing dan mengkonsentrasikan diri pada 
reformasi politik dan pemerintahan tanpa menyentuh rencana kemerdekaan, maka 
Beijing kemungkinan besar hanya mengeluarkan protes resmi.


* Gempa Kuat Kembali Guncang Wilayah Sumatra Utara

Tepat pukul 23 lebih 10 menit Waktu Indonesia Barat Senin malam kemarin, 
wilayah Sumatra Utara kembali diguncang gempa kuat. Pusat gempa berkekuatan 8,7 
pada skala Richter ini diduga terletak di pulau Simeleu, Aceh Barat. Guncangan 
ini terutama menimbulkan korban jiwa dan material di pulau Nias. Berikut 
penuturan Rinto Hutapea dari Medan, yang beberapa saat setelah gempa sempat 
melakukan kontak telpon sebelum komunikasi dengan Nias akhirnya terputus.

Rinto Hutapea [RH]: Perkembangan dari Nias bahwa ada kerusakan yang cukup parah 
dari kota  Gunungsitoli, karena kebetulan Gunungsitoli yang baru kita bisa 
kontak. Kemudian banyak kebakaran dan rumah-rumah yang runtuh dan juga ada 
jembatan yang rusak itu ada dua jembatan. Kalau kita dari Bandara menuju kota 
itu ada jembatan di sana juga hancur.

Kemudian gereja katolik Santa Maria yang di Gunungsitoli juga rusak. Dan juga 
ada sekolah-sekolah katolik di sana itu kondisinya. Dan sekarang masyarakat 
masih berada di gunung. Semua mengungsi ke gunung.

Radio Nederland [RN]: Jadi mereka sempat dilanda kepanikan lalu mengungsikan 
diri ke gunung begitu?

RH: Ya, dan diperkirakan juga ada korban jiwa tertimpa reruntuhan karena 
kebetulan kan masyarakat sudah pada tidur. 

RN: Apa yang disampaikan oleh Eli Sakti itu sebelum kontak telepon terputus?

RH: Sebelum terputus dia menanyakan apa ada kemungkinan air naik? itu yang 
ditakuti masyrakat. Saya bilang saya akan cari informasi tapi sejauh ini belum 
ada sampai ke sana kita sampaikan. Dan dia mempertanyakan kekuatan gempa itu 
sendiri berapa skala richter dan termasuk kerusakan-kerusakannya itu yang 
disampaikannya. Dan dia juga tadi menyampaikan karena kondisinya semua jaringan 
juga putus-putus dan juga listrik padam maka kami meminta bantuan emergensi 
berupa pertolongan sementara

Demikian Rinto Hutapea dari Medan.
Sementara itu gempa kuat Senin malam kemarin juga telah mengakibatkan warga 
kota Banda Aceh kembali dilanda kepanikan dan berhamburan ke luar rumah. 
Menurut penuturan Arie Jauhari, seorang relawan di Banda Aceh, warga kota belum 
berani masuk rumah, sampai beberapa jam pasca gempa.

Arie Jauhari [AH]: Masyarakat di Banda Aceh sempat panik mereka berhamburan ke 
luar rumah dan menuju ke lokasi yang lebih tinggi karena merasa trauma dengan 
kejadian tsunami tanggal 26 Desember yang lalu. Dan masyarakat itu yang di kota 
Banda Aceh banyak yang menuju ke arah yang lebih tinggi seperti di kawasan 
Mata'i kemudian ke arah jalan ke Medan yaitu ke arah tepatnya di Janto dan 
Lambaro. 

Dan gempa itu kabarnya dilaporkan teman-teman relawan yang kebetulan memantau 
situasi di jalan raya dan di kawasan pinggiran pantai itu telah merobohkan lima 
unit ruko di kota Banda Aceh di kawasan Penayung dan ruko itu diduga karena 
sudah retak dan akibat gempa 26 Desember yang lalu.

Kemudian situasi di Banda Aceh sempat panik terutama di Simpang Surabaya itu 
macet karena banyak sekali masyarakat yang ingin menuju ke arah Lambaro. 
Selanjutnya dapat dilaporkan gempa itu terjadi hampir lebih kurang tiga menit 
setengah yang kekuatannya sangat lumayan dahsyat belum diketahui apakah ada 
korban jiwa terhadap gempa itu. Namun beberapa titik lokasi di jalan raya 
terjadi kecelakaan lalu lintas karena saling berebutan menuju ke lokasi yang 
lebih tinggi. 

Radio Nederland [RN]: Apakah anda melihat juga petugas di jalan-jalan mengatur 
lalu lintas 

AJ: Pada saat pasca gempa 8,2 skala richter itu tidak ada petugas yang mengatur 
lalu lintas di jalan raya bahkan polisi pun mengevakuasi timnya dengan mobil 
mereka sendiri. Setelah mendapat informasi dari kami di Lambaro, polisi 
mengerahkan kekuatan untuk memberikan informasi sound system mereka di mobil di 
kendaraan yang mereka bawa itu supaya masyarakat bisa kembali.

Sementara kami menggunakan mulut untuk mengajak orang kembali. Perkembangan 
terakhir di setiap sudah sampai pukul 03.00 dini hari ini, masyarakat masih di 
depan rumah masing-masing walaupun mereka sudah kembali tapi belum berani 
tidur. Semuanya ada di depan-depan rumah dan mereka menunggu kalau-kalau 
terjadi gempa-gempa susulan. Mudah-mudahan kita harapkan tidak akan terjadi. Ya 
jangan sampai terulang peristiwa 26 Desember lalu yang membuat masyarakat Aceh 
ini sangat trauma.  

Demikian Arie Jauhari di Banda Aceh.


* GEMPA KUAT AKIBATKAN KERUSAKAN BESAR DI NIAS

Senin kemarin gempa kuat berkekuatan 8,7 pada Skala Richter kembali mengguncang 
wilayah Sumatera Utara. Terutama Nias yang paling dilanda gempa. Dilaporkan 
1000 sampai 2000 korban jiwa. Kami nanyakan kepada Boy Harefa dari PMI di 
Gunung Sitoli bagaimana situasi terakhir di Nias.

Boy Harefa [BH]: Saya berada di pulau Nias, di kota Gunung Sitoli. 

Radio Nederland [RN]: Bagaimana situasi terakhir di Nias?  

BH: Kejadiannnya sekitar jam 12 tadi malam. Ada gempa disusul dengan rubuhnya 
bangunan-bangunan beton di sekitar kota Gunung Sitoli, radius 10 kilometer dari 
kota. Ada juga penduduk yang tertimbun dalam reruntuhan, terutama di 
bangunan-bangunan yang berlantai dua. Jadi sampai sekarang korbannya masih 
belum ada yang bisa dievakuasi. Sehingga jumlah korban belum kita bisa berikan, 
berapa yang sudah exit, berapa yang masih bisa dibantu. Karena di sini sering 
terjadi gempa susulan. Sehingga masyarakat enggan untuk turun ke lapangan 
karena takut pula terjadi gempa susulan. 

RN: Katanya ada seribuan orang meninggal?

BH: Kita nggak bisa pastikan ya. Tapi memang dari jumlah masyarakat yang hilir 
mudik, kayaknya banyak yang tidak kelihatan. Jadi sebagian besar banyak yang 
terkubur. Jadi data itu belum kita bisa berikan. Karena tim dari PMI juga belum 
memberikan. Di posko juga belum memberikan data yang akurat. 

RN: Juga dilaporkan warga mengungsi ke gunung. Apakah mereka masih berada di 
sana atau sudah pindah lagi? 

BH: Ya demikian. Memang karena selama ini kan sempat terjadi tsunami di Aceh, 
jadi kita di sini pengalaman. Jadi memang masyarakat kita banyak yang mengungsi 
ke gunung, menghindari terjadinya gempa susulan ataupun naiknya air laut. 

RN: Lalu bagaimana dengan operasi bantuan? Apakah sudah berjalan? Dan dalam 
bentuk apa bantuan tersebut? 

BH: Memang sampai sekarang, masih belum ada yang nampak sekali ya, yang 
memadai. Karena di sini komunikasinya sering terputus dan juga transportasinya 
susah. Landasan pacu untuk pesawat tidak bisa berfungsi lagi. Cuma mungkin 
pesawat helikopter bisa mendarat.

RN: Sudah ada helikopter atau pesawat yang dikirim ke Nias?

BH: Ya ada, tapi mungkin cuma memantau aja. Karena sampai sekarang yang 
dibagikan cuma sembako ataupun bantuan yang tidak sempat terkirim pada tsunami 
yang kemarin. Kami harapkan di sini, kalau bisa ada tim yang bisa membantu, 
terutama mengevakuasi korban-korban yang tertimbun bangunan beton. Karena 
diperkirakan seluruh kota Gunung Sitoli sudah hancur. Dan juga bantuan sembako 
dan tim medis. Karena saya juga seorang tim medis. Jadi saya sadari sendiri 
bahwa tenaga di sini sangat kekurangan. Dan juga stock obat-obatan kita sangat 
terbatas. Karena apotek-apotek di sini juga ikut tertimbun. Jadi dari mana 
sumbernya lagi, kalau memang apoteknya sendiri sudah hancur.

RN: Para korban terluka dikirim ke mana, dibawa ke mana? 

BH: Untuk sementara masih mengobati sendiri-sendiri dulu. Belum didirikan 
posko-posko kemanusiaan lagi. Karena rumah sakit di sini juga masih belum 
berani menerima pasiennya karena perawatnya, petugas medisnya masih tidak ada 
di lokasi. Karena sebagian juga termasuk korban dalam bencana alam. 

Demikian Boy Harefa dari PMI kepada Radio Nederland. 




* CETAK BIRU ACEH SELESAI DISUSUN

Pengantar:
Aceh memasuki tahap rekonstruksi atau pembangunan kembali pasca bencana 
tsunami. Pedomannya ada pada cetak biru yang disusun pemerintah pusat dan 
tertuang dalam 12 buku. Bagaimana gambaran isi cetak biru tersebut. Simak 
laporan Tim Liputan  68H  bersama Andy Budiman.

Narasi:
Secara umum cetak biru rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh yang disusun Badan 
Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) ini berisi pedoman pembangunan 
masyarakat, ekonomi, infrastruktur, sarana prasarana, perumahan serta 
pemerintahan daerah. Tetapi cetak biru ini tidak memuat teknis pembangunan 
secara detil. 

Sekretaris utama Bappenas Koensatwanto Impasihardjo mengatakan detil 
pembangunan Aceh nantinya akan menjadi tanggung jawab Badan Pelaksana 
Pembangunan Aceh yang akan segera dibentuk oleh pemerintah. Untuk memudahkan 
pemahamannya cetak biru ini terpilah menjadi 12 buku. Apa saja isinya?

050329-68h-hilversum-koensatwanto impasihardjo soal sistematika cetak biru
Buku satu itu merupakan buku induk ya. Buku satu itu merupakan buku ringkasan 
yang sebelas itu. Kalau yang sebelas itu masing-masing merupakan buku rinci 
daripada pokja-pokja yang ada di sana. Misalnya pokja mengenai tata ruang, 
mengenai pendidikan, mengenai agama, mengenai budaya, mengenai ekonomi, 
mengenai infrastruktur, mengenai hukum, mengani eklelmbagaan, mengenai 
pendanaan dan lain sebagainya. 

Kerja besar membangun kembali Aceh tentu membutuhkan anggaran yang besar pula. 
Untuk proyek rekonstruksi ini pemerintah menyediakan dana sebesar 67,1 trilyun 
rupiah.

Koensatwanto menambahkan cetak biru yang sudah disusun Bappenas ini masih 
terbuka bagi masukan dari masyarakat Aceh berikut LSM. Pada pelaksanaannya 
nanti bisa disesuaikan dengan masukan yang ada. 

Ketua Aceh Recovery Forum, Humam Hamid menyambut positif sikap pemerintah yang 
memberi kesempatan kepada semua elemen Aceh untuk menyampaikan masukannya 
terhadap cetak biru ini. Menurut Humam masyarakat Aceh memang harus diberi 
peluang menyampaikan masukannya karena cetak biru tersebut merupakan bagian 
dari masa depan mereka. Ia menambahkan, nantinya harus jelas koordinasi dan 
kinerja Badan Pelaksana, yang secara khusus bertanggung jawab menjalankan 
kegiatan operasional rekonstruksi Aceh.

050329-68h-hilversum-humam hamid soal perlunya badan pelaksana
kenapa ini perlu? yang pertama ini adalah pekerjaan besar yang akan berhubungan 
dengan kordinasi antar departemen.Yang kedua ini juga berhubungan dengan 
lembaga -lembaga internasional. Baik itu bilateral maupun mulitirateral. Oleh 
karena itu kewenangan untuk itu . Kewenangan itu tidak ada pada pemerintah 
daerah. Pilihannya ada dua:apakah pemerintah daerah akan diberi kewenangan baru 
yang tingkatannya selevel menteri. Atau dibentuk lembaga baru. Nah kita melihat 
dalam keadaan ini perlu dibentuk lembaga baru. Apapun namanya. Nah persoalannya 
kemudian  bagaimana hubungan lembaga baru ini dengan DPRD? Bagaimana 
hubungannya dengan pemerintah daerah? bagaimana  pembagian pekerjaan antara 
pemda dengan badan pelaksana. Dan yang pasti umur lembaga baru ini tak boleh 
lebih dari 3 tahun.
 
Sementara itu, kepala bidang ekonomi Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Aceh 
Iskandar mengakui cetak biru pembangunan Aceh tersebut sudah cukup aspiratif. 
Sejumlah usulan dari tokoh agama Aceh juga sudah dimasukkan dalam cetak biru 
itu. 

050329-68h-hilversum-iskandar soal isi cetak biru
Rancangan buku utama  kelihatannya sepertinya semua sudah cukup aspiratif. 
Sebagai contoh apa yang diharapkan para ulama untuk memasukan visi Aceh ke 
depan. Yang terdiri dari empat nilai-nilai ke Acehan-Indonesia,kemudian juga 
nilai-nilai keagamaan, nilai-nilai ke Islaman, dan satu lagi universal. Semua 
sudah terakomodasi. Juga kepada negara-negara donor sudah kita jelaskan 
nilai-nilai prinsip daripada Nanggroe Aceh Darusallam gituadan kemudian mereka 
juga sudah bisa menerima. Kedua salah satu abstraksi yang paling penting oleh 
masyarakat bahwa masyarakat diberikan hak untuk menentukan dimana bertempat 
tinggal bagi mereka. Dan tugas bagi peemrintah perlu menjelaskan kepada 
masyarakat dimana daerah-daerah yang perlu dihuni oleh masyarakat. 

Kata Iskandar dalam pelaksanaan rekonstruksi Aceh nanti, pemerintah daerah  
Aceh akan terus berkoordinasi dengan Badan Pelaksana Rekonstruksi untuk Aceh 
yang dibentuk pemerintah pusat. Dalam pelaksanaan rekonstruksi nanti, Iskandar 
berjanji akan menyerap semua masukan dari masyarakat setiap saat. 

Tim Liputan 68H Jakarta melaporkan untuk radio Nederland di Hilversum 


* GEMPA NIAS BAKAL PICU GEMPA LAIN YANG LEBIH DAHSYAT

Gempa Nias tanggal 28 Maret 2005 dengan skala richter 8,7 merupakan hasil 
picuan gempa Aceh 26 Desember tahun lalu. Menurut Dani Hilman Antawijaya, ahli 
gempa dari Intitut Teknologi Bandung, gempa Nias ini juga bakal memicu gempa 
lainnya yang lebih dahsyat. Berikut keterangannya kepada Radio Nederland.


Dani Hilman [DH]: 8,7 ini yang dulu terjadi, kelihatannya, yang 1861 itu. Jadi 
proses pemicuan itu sudah terjadi sekarang. Jadi kan di Sumatra dibagi ada 
beberapa sumber gempa. Mulai dari yang Aceh , terus di sebelah selatannya di 
Nias, kemudian yang lebih besar lagi di Mentawai. Yang di Siberut, Sipura, 
Pagai. Jadi tahun 2002 pernah terjadi gempa magnitude 7,6 pada skala Richter di 
dekat Simeleu, dekat gempa yang Aceh. Nah waktu itu kita malah khawatirnya, dia 
akan mentrigger (mempicu) gempa Nias yang sekarang ini. Ternyata yang duluan 
dipicu sama yang 2002 itu yang Aceh malah. 

Setelah Aceh itu kita banyak sekali bilang masyarakat di mana-mana, pemerintah, 
dalam seminar. Saya bilang kita ini kita khawatir juga setelah Aceh dia akan 
merembet terus ke Selatan. Terus perkaranya dia pertama akan memicu yang 1861 
dulu, yang di Nias itu, kita memang belum tahu pasti. Karena yang di Mentawai 
itu dia lebih jauh dari yang Aceh. Sehingga dia untuk dipicunya kan lebih tidak 
gampang. Cuma yang di Siberut, Mentawai dia lebih matang. Yang di Nias itu 
lebih tidak matang. Dia kan terakhir terjadi tahun 1861, terjadi lagi tahun 
1907. Tapi dia kan dekat sekali. Jadi saya bilang dua-duanya potensinya sama 
besar untuk dipicu. Tapi kita pun kaget juga. Kita tidak menyangka pemicuannya 
itu akan secepat ini. Hanya beberapa bulan setelah gempa itu. 

Radio Nederland [RN]: Nah melihat kondisi betapa cepatnya gempa yang di Aceh 
ini memicu gempa yang di Nias, sebenarnya apa yang sedang terjadi dengan 
patahan Sumatra itu?

DH: Yang terjadi zona patahan di Sumatra itu sebagian besar sudah matang. Jadi 
dari mulai dari daerah Bengkulu sampai yang Aceh, semuanya sudah matang. Jadi 
yang di Mentawai terjadi terakhir tahun 1833. Itu sudah lama sekali sudah dua 
ratus tahunan kan. Padahal siklusnya sekitar segitu juga, antara 200 sampai 
300. Jadi artinya sudah dalam siklus akhir. Terus yang di Nias pun begitu juga 
kan, sudah dalam siklus akhir juga. Yang di Aceh lebih lagi, dia sudah 300 
tahun tidak ada gempa. Kalau sudah ada gempa besar itu terjadi satu kali di 
salah satu segmen itu, maka itu akan menjadi trigger (pemicu), akan menjadi 
rentetan begitu.

RN: Rentetan dengan kata lain anda hendak berkata bahwa ini akan terus menjalar 
ke arah selatan terus?

DH: Saya pikir potensinya sangat besar setelah Aceh ini, terus Nias, terus dia 
akan men-trigger yang 1833 yang di Mentawai. Itu malah yang paling kita 
khawatirkan. Terus juga waktu 1833 begitu juga pak. Sebetulnya yang dipicu 
langsung itu bukan yang di Krakatau. Waktu itu yang langsung dipicu itu Gunung 
Kaba, Bukit Kaba di Bengkulu. Jadi setelah gempa 1833 terjadi, terjadi letusan 
gunung api di Bukit Kaba.

RN: Jadi kalau yang sekarang ini, setelah gempa Nias yang harus diwaspadai 
adalah gempa Mentawainya yah?

DH: Untuk gempanya ya. Yang segemen Mentawainya itu yang harus sangat 
diwaspadai betul.

RN: Anda sebut harus sangat diwaspai kenapa? 

DH: Karena gempa Mentawai itu tanpa adanya gempa Aceh sama Niaspun, dia sudah 
matang. Tanpa harus dipicu, tanpa harus ditendang-tendang, dia bisa lepas 
sendiri. Sekarang sudah ditendang dua kali kan. Sama Aceh, dia ketendang. Sama 
Nias, dia ketendang lagi. Dia sudah dua kali dipicu.

RN: Seberapa dahsyat dalam analisa Anda gempa Mentawai ini kalau tejadi?

DH: Di Mentawai itu ada dua segmen. Yang satu segmen di Siberut, yang terakhir 
tahun 1650. Yang kedua itu di Sipora dan Pagai, itu yang terjadi tahun 1833 
itu. Analisa kita begitu. Jadi ada segmen A, segmen B, begitu. Kalau terjadi 
hanya segmen A atau segmen B saja, besarnya paling kira-kira sama yang sekarang 
ini. Tapi kalau segmen A, B itu sekaligus, dan itu sangat mungkin saya pikir 
karena itu sudah terjadi juga seperti di Jepang. Segmen A lepas, kemudian B 
lepas, terus yang berikutnya A,B sekaligus lepas. Itu kalau sekaligus lepas 
bisa sama dengan Aceh, magnitude 9.

RN: Apakah artinya Anda juga meramalkan tsunami besar kalau ini terjadi gempa 
Mentawai?

DH: Betul. Sebetulnya yang terjadi 8,7 yang kemarin Nias itu besar juga cuma 
pergerakannya kebanyakan di bawah tanah, tidak sampai ke permukaan bawah laut 
sehingga tsunami tidak besar. Tahun 1861, dengan magnitude sama, tapi 
tsunaminya besar sekali. Korbannya ribuan. Jadi kalau yang Mentawai itu kalau 
ada tsunami ya korbannya seperti di Aceh lagi. Masalahnya yang di Mentawai itu 
berhadapan langsung dengan Padang. Itu kota besar yang sangat padat penduduknya.

RN: Kalau gempa Mentawai ini merupakan rangkaian dari gempa Aceh. Sekarang 
sudah gempa Nias dan diperkirakan selanjutnya adalah memicu gempa Mentawai. 
Sapuan tsunaminya ke arah mana?

DH: Terutama Padang sampai ke Bengkulu. Malah sampai ke utara itu Sibolga 
mungkin kena juga.

RN: Jadi ini tahap selanjutnya yang kita harus waspada, begitu ya.

DH: Yang harus waspada karena populasi penduduk Padang sendiri itu berapa juta. 
Dan evakuasinya sangat susah. Kota itu padat sekali. Pesisir barat dari Padang 
dengan Bengkulu itu sangat padat. Dan mereka kebanyakan menghuni daerah pesisir 
itu hanya beberapa ratus meter dari pantai.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke