--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 29 Maret 2005 13:40 UTC ** JUMLAH KORBAN TEWAS DI NIAS CAPAI RATUSAN ORANG ** WARGA BELANDA DI SRI LANKA BERLINDUNG KE RUMAH YATIM PIATU ** 40 JUTA DOLAR UNTUK PENGADILAN KHMER MERAH DI KAMBOJA ** TOPIK PERS: PANIK DI ASIA AKIBAT GEMPA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PARTAI OPOSISI TAIWAN BERKUNJUNG KE BEIJING ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: GEMPA KUAT AKIBATKAN KERUSAKAN BESAR DI NIAS ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: CETAK BIRU ACEH SELESAI DISUSUN ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: GEMPA NIAS BAKAL PICU GEMPA LAIN YANG LEBIH DAHSYAT * JUMLAH KORBAN TEWAS DI NIAS CAPAI RATUSAN ORANG Pemerintah Indonesia memastikan jumlah korban tewas mencapai 400 orang di Pulau Nias dan 100 di Pulau Simeulue. Sebelumnya diperkirakan sekitar 2000 orang menjadi korban gempa kuat di sebelah barat pantai Sumatra itu. Gempa berkekuatan 8,7 pada skala Richter itu yang disertai masa air besar telah meluluhlantakkan sebagain besar kota Gunung Sitoli. Cuaca buruk mempersulit jalannya pemberian bantuan. Dari Aceh juga dilaporkan terjadinya kerusakan rumah dan infrastruktur. Di sejumlah tempat di sepanjang Sumatra, air laut masuk ke daratan sampai sekitar dua kilometer. Tsunami besar yang dikhawatirkan tidaklah terjadi. Tetapi gempa tersebut sempat menyebabkan kepanikan di Indonesia dan negara-negara Asia lainnya. Ribuan warga melarikan diri ke tempat-tempat yang lebih tinggi. Sementara, semua peringatan dini tsunami telah ditarik kembali. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membatalkan rencana kunjungannya ke Australia untuk bertolak ke Nias. Pemerintah juga menggelar sidang mendadak. Berbagai negara di kawasan telah menawarkan bantuan barang dan relawan ke daerah-daerah bencana. * WARGA BELANDA DI SRI LANKA BERLINDUNG KE RUMAH YATIM PIATU Sekitar 20 warga Belanda di Sri Lanka mencari perlindungan di sebuah rumah yatim piatu di Koggala menyusul adanya peringatan tsunami. Rumah yatim yang dibangun oleh Yayasan Marja van Leeuwen tersebut berdiri di sebuah bukit. Sudah berbulan-bulan lamanya proyek rumah yatim piatu ini dibangun oleh para relawan Belanda. Sementara itu, Tim Identifikasi Bencana Belanda mengirim jenazah yang keliru kepada sebuah keluarga korban, tiga bulan sesudah bencana tsunami. Menurut tim, telah terjadi kekeliruan pemberian nomor terhadap dua jenazah pada waktu itu. Tim tersebut berhasil mengidentifikasi seribu jenazah korban tsunami 26 Desember. * 40 JUTA DOLAR UNTUK PENGADILAN KHMER MERAH DI KAMBOJA Pada konperensi PBB di New York, sekitar 40 juta dolar dijanjikan untuk mengadili para mantan pemimpin Khmer Merah di Kamboja. Jepang menjanjikan bantuan terbesar sekitar 21 juta dolar. Sedangkan Kamboja sendiri akan menyediakan 13 juta dolar untuk mendirikan sebuah tribunal yang akan mengadili sepuluh mantan pemimpin Khmer Merah. Tribunal itu akan diisi oleh para hakim Kamboja dan internasional. Proses pertama kemungkinan akan digelar tahun ini juga. Seluruh proses diperkirakan akan memakan waktu sekitar tiga tahun. Telah bertahun-tahun lamanya, Kamboja didesak untuk mengadili para mantan pemimpin rejim yang membunuh sekitar 1,7 juta warga antara tahun 1975 sampai 1979. Sebagian besar dari mereka yang bertanggungjawab pada waktu itu sekarang sudah berusia lanjut. Pemimpin utama Khmer Merah, Pol Pot meninggal tahun 1998. * CINA BUKA PERBATASAN DENGAN KIRGHIZIA Cina membuka kembali perbatasan bersamanya dengan Kirghizia sesudah ditutup selama enam hari karena kerusuhan politik di negara tetangga itu. Jalur-jalur penghubung lainnya juga akan dibuka kembali dalam waktu dekat. Sementara, masih ada sekitar 200 warga Cina yang meninggalkan Kirghizia sesudah terjadinya penjarahan perusahaan-perusahaan Cina di ibukota Bishkek dalam kerusuhan awal pekan ini. Kehidupan umum di Kirghizia telah pulih kembali. Tokok-toko dan sekolahan sudah buka lagi. Parlemen baru Kirghizia menunjuk penjabat presiden Kurmanbek Bakiyev sebagai perdana menteri sementara. Pemimpin oposisi Bakiyev memimpin demonstrasi masal menentang pemerintah Presiden Askar Akayev yang sementara ini telah pergi. Uni Eropa memberikan dukungan penuh terhadap pemerintah baru di Kirghizia. * NEW YORK MENANTIKAN LAPORAN PENELITIAN PROGRAM MINYAK UNTUK MAKANAN Di New York, semua perhatian tertuju pada laporan penelitian mengenai program minyak untuk makanan PBB yang akan disampaikan hari ini. Menurut surat kabar Amerika Wall Street Journal, laporan itu pertamakalinya mengkritik langsung Sekjen PBB Kofi Annan. Ia kabarnya tidak memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam organsisasinya sehingga masalah dalam program minyak untuk makanan semakin menjadi-jadi. Selanjutnya, laporan juga menyatakan bahwa ketua PBB itu tidak melakukan tindakan memadai untuk mencegah terjadinya konflik kepentingan dengan putranya. Kojo Annan menjabat penasehat sebuah perusahaan Swiss yang membuat kontrak menguntungkan dengan PBB di Irak. Ia kabarnya menyalahgunakan nama ayahnya untuk memperkaya diri sendiri. Munculnya laporan ini diperkirakan akan bisa menekan Annan untuk mengundurkan diri. Masa bakti kedua Sekjen PBB itu akan habis tahun depan. Sebelumnya Annan telah menyatakan tidak berambisi untuk menjabat ketigakalinya. * SONY HARUS BAYAR GANTI RUGI KEPADA TIMMERSON Perusahaan elektronika Sony harus membayar ganti rugi sebesar 90 juta dolar kepada perusahaan teknologi Immerson. Menurut pengadilan di Amerika, Sony melanggar hak paten Immerson dalam memproduksi Playstation. Pengadilan selanjutnya memutuskan bahwa Sony harus menghentikan penjualan permainan komputer itu di Amerika Serikat. Namun Sony naik banding sehingga penjualan Playstation sementara ini masih terus berlanjut. Amerika Serikat merupakan pasar penting bagi konglomerat elektronika Jepang itu. Pekan lalu, Sony meluncurkan Playstation yang bisa dibawa untuk menyaingi Gameboy yang dikeluarkan pemimpin pasar Nintendo. * BURSA EROPA MERUGI Sesudah liburan panjang, bursa-bursa Eropa dibuka dengan kerugian hari ini. Di Amsterdam, Indeks AEX turun 0,4 persen pada 370. Bursa Tokyo ditutup dengan penurunan besar. Angka pengangguran yang meningkat serta rendahnya konsumsi dalam negri, menekan Indeks Nikkei turun 1,63 persen menjadi 11.599. Hari ini diumumkan bahwa pengangguran untuk bulan lalu meningkat menjadi 4,7 persen. Sedangkan pengeluaran untuk konsumsi menurun dengan 3,8 persen. Bursa-bursa Asia lainnya ditutup dengan kerugian. Kemarin, bursa Wall Street dimulai dengan positip. Turunnya harga minyak serta laporan perusahaan yang positip menyebabkan pemodal membeli saham. Namun keuntungan tetap terbatas. Indeks Dow Jones ditutup 0,4 persen lebih rendah pada 10.486. Sedangkan Indeks teknologi Nasdaq ditutup 0,1 persen lebih tinggi pada 1.992. Nilai tukar Euro tercatat $ 1,2953. * PANIK DI ASIA AKIBAT GEMPA Semua surat kabar Eropa edisi Selasa, 29 Maret, mengangkat berita kepanikan yang terjadi di Aceh dan sebagian Asia ketika gempa berkekuatan besar terjadi Senin malam hari. Pusat gempa yang terletak di dekat Pulau Nias berkekuatan 8, 7 pada skala Richter menyebabkan kepanikan di Banda Aceh, Malaysia, dan Thailand. Getaran gempa terasa sampai di Bangkok, Singapura dan Malaysia. Ketakutan sangat terasa di Banda Aceh. Masih segar diingatan warga Aceh akan bencana tsunami 26 Desember lalu ketika gempa kuat kembali terjadi kemarin malam. Warga diingatkan kembali akan peristiwa itu. Demikian surat kabar de Volkskrant. Sekitar jam 23.10 malam, ketika getaran kuat pertama melanda, warga Banda Aceh segera berlarian ke luar rumah. Mereka membawa barang-barang yang bisa mereka bawa, melompat ke mobil dan motor berupaya menjauh dari pantai menuju ke tempat-tempat tinggi. Banyak pula yang berlindung ke mesjid-mesjid, yang dalam bencana lalu mampu bertahan dari gempuran tsunami. Kepanikan berlangsung selama hampir satu jam. Demikian de Volkskrant. Pusat gempa kali ini terletak di sebelah selatan pusat gempa 26 Desember lalu, di dekat Pulau Nias. Menurut para pakar gempa, ini adalah gempa susulan yang sangat kuat, satu dari delapan gempa terbesar sejak 1900. Demikian harian Trouw. Getaran gempa yang terasa di Singapura menyebabkan orang-orang bangun dari tidur mereka. Di Pulau Phuket Thailand, peringatan tsunami segera diumumkan sesudah gempa, melalui berbagai pengeras suara di sepanjang pantai. Sekitar seribu turis diungsikan dari pantai Patong dan Kemala. Sri Lanka, segera mengevakuasi warganya dari pantai timur. Malayisa dan India mengimbau warga yang berdiam di dekat pantai supaya mencari perlindungan ke tempat-tempat yang lebih tinggi. Demikian dilaporkan de Telegraaf. Di Indonesia sendiri, Wakil Presiden Jusuf Kalla semenatra itu menyampaikan kekhawatirannya antara seribu sampai dua ribu penduduk Nias tewas akibat gempa. Menurut surat kabar Algemeen Dagblad, para korban itu tewas teritmpa reruntuhan bangunan. Seorang saksi mata, Pastor Anthony menceritakan kepanikan yang terjadi. 'Warga berlarian ke pegunungan. Kota terbakar dan semuanya gelap. Situasinya lebih parah dari dulu'. Demikian kata pastor Anthony seperti dikutip Algemeen Dagblad. Pastor Anthony menambahkan tidaklah begitu mengharapkan bantuan dari pemerintah. 'Nias adalah wilayah yang sangat terpencil. Menurut saya, kita sendirilah yang harus memberesinya'. Meskipun para pakar gempa pada awalnya menyarankan evakuasi sampai seribu kilometer dari pusat gempa, 450 kilometer sebelah barat Sumatra, tapi bahaya tsunami menghilang beberapa jam sesudah gempa. Menurut seorang pakar geologi Amerika serta pusat observasi gempa di Hong Kong, ada tanda-tanda bahwa gempa kemarin dibarengi dengan tekanan ke atas yang bisa mengakibatkan tsunami. Demikian Algemeen Dagblad. Dua pekan lalu, para pakar Inggris telah meramalkan bahwa Sumatra akan segera dilanda gempa kuat. Tim dari Univesritas Ulster itu menyampaikan laporan yang meresahkan 17 Maret lalu. Mereka menyampaikan bahwa gempa laut 26 Desember lalu menyebabkan tekanan terhadap patahan di wilayah itu meningkat, sehingga kemungkinan besar terjadi tsunami lagi. Bahkan para peneliti meramalkan bahwa gempa di laut berkekuatan 8,5 pada skala Richter akan bisa menyebabkan tsunami lagi. Demikian Algemeen Dagblad. Demikian tinjauan pers Selasa 28 Maret. * PARTAI OPOSISI TAIWAN BERKUNJUNG KE BEIJING Pemerintah Cina sampai sampai sekarang masih menganggap Taiwan sebagai propinsi yang memberontak. Karena itu sangatlah mengherankan ketika Beijing menyatakan bersedia menerima delegasi partai oposisi Taiwan. Delegasi Partai Nasionalis Taiwan Kuomintang ini diterima dengan tangan terbuka di Cina. Kunjungan tersebut dianggap sebagai titik balik hubungan antara kedua negara. Hubungan antara Beijing dan Taipei kembali tegang setelah parlemen Cina menerima undang-undang anti-pemisahan, yang memperbolehkan Beijing memulai aksi militer apabila Taiwan secara resmi menyatakan kemerdekaan. Ikuti keterangan Professor Joseph Cheng dari City University di Hong Kong: Kunjungan delegasi partai oposisi Taiwan sangatlah penting. Ini adalah kunjungan pertama sejak tahun 1949 atau sejak Taiwan memisahkan diri dari daratan Cina. Sewaktu kunjungan, para utusan partai Nasionalis Kuomintang akan berdiskusi dengan sejumlah pejabat tinggi pemerintah Cina. Ini dapat dianggap sebagai dobrakan besar, walaupun partai Kuomintang tidak duduk dalam pemerintahan di Taiwan. Pada dasarnya pimpinan Kuomintang ingin menunjukkan bahwa kebijakan mengenai Cina yang dianut Presiden Taiwan Chen Sui Bian hanya mengakibatkan konfrontasi dan eskalasi hubungan antara kedua wilayah. Dengan kata lain kebijakan yang diambil Kuomintang lebih pragmatis dan paling tidak bisa mengurangi ketegangan serta memperkuat hubungan ekonomi dan perdagangan dengan Cina. Sebaliknya pimpinan Partai Progresif Demokratik yang memerintah di Taiwan menuduh Kuomintang sengaja mengambil hati pemerintah Cina. Menurut Profesor Cheng itu lumrah karena Partai Progresif Demokratik menyatakan sangatlah berbahaya untuk memulai pembicaraan seperti itu, karena dapat dianggap sebagai dialog perdamaian. Pemerintah Chen Shui Bian memang menganggap dirinya pejuang sejati kemerdekaan serta mempertahankan kepentingan rakyat Taiwan. Kunjungan delegasi Kuomintang dapat dianggap rakyat Taiwan membahayakan masa depan negara itu, apalagi sekarang mayoritas mereka menentang Cina setelah diberlakukannya UU anti-pemisahan. Polarisasi politik di Taiwan semakin tajam sehubungan politik dalam negeri dan kebijakan terhadap Cina. Kontras ini semakin diperkuat kunjungan pertama delegasi Kuomintang. Karena itu partai progresif Demokratik menyelenggarakan aksi protes massal menentang UU anti-pemisahan. Menurut Professor Cheng ujian terberat baru dapat dilihat awal tahun 2005. Pemerintah Chen Shui Bian berjanji untuk meloloskan RUU kemerdekaan di parlemen lewat sebuah amandemen dan menyelenggarakan referendum mengenai RUU tersebut. Apabila amandeman ini dianggap Beijing sebagai langkah resmi menuju kemerdekaan, maka akan mempertajam eskalasi kedua negara yang kemungkinan besar akan berakhir dengan konfrontasi militer. Apabila pemerintah Taiwan sekarang justru menjaga hubungan dengan Beijing dan mengkonsentrasikan diri pada reformasi politik dan pemerintahan tanpa menyentuh rencana kemerdekaan, maka Beijing kemungkinan besar hanya mengeluarkan protes resmi. * Gempa Kuat Kembali Guncang Wilayah Sumatra Utara Tepat pukul 23 lebih 10 menit Waktu Indonesia Barat Senin malam kemarin, wilayah Sumatra Utara kembali diguncang gempa kuat. Pusat gempa berkekuatan 8,7 pada skala Richter ini diduga terletak di pulau Simeleu, Aceh Barat. Guncangan ini terutama menimbulkan korban jiwa dan material di pulau Nias. Berikut penuturan Rinto Hutapea dari Medan, yang beberapa saat setelah gempa sempat melakukan kontak telpon sebelum komunikasi dengan Nias akhirnya terputus. Rinto Hutapea [RH]: Perkembangan dari Nias bahwa ada kerusakan yang cukup parah dari kota Gunungsitoli, karena kebetulan Gunungsitoli yang baru kita bisa kontak. Kemudian banyak kebakaran dan rumah-rumah yang runtuh dan juga ada jembatan yang rusak itu ada dua jembatan. Kalau kita dari Bandara menuju kota itu ada jembatan di sana juga hancur. Kemudian gereja katolik Santa Maria yang di Gunungsitoli juga rusak. Dan juga ada sekolah-sekolah katolik di sana itu kondisinya. Dan sekarang masyarakat masih berada di gunung. Semua mengungsi ke gunung. Radio Nederland [RN]: Jadi mereka sempat dilanda kepanikan lalu mengungsikan diri ke gunung begitu? RH: Ya, dan diperkirakan juga ada korban jiwa tertimpa reruntuhan karena kebetulan kan masyarakat sudah pada tidur. RN: Apa yang disampaikan oleh Eli Sakti itu sebelum kontak telepon terputus? RH: Sebelum terputus dia menanyakan apa ada kemungkinan air naik? itu yang ditakuti masyrakat. Saya bilang saya akan cari informasi tapi sejauh ini belum ada sampai ke sana kita sampaikan. Dan dia mempertanyakan kekuatan gempa itu sendiri berapa skala richter dan termasuk kerusakan-kerusakannya itu yang disampaikannya. Dan dia juga tadi menyampaikan karena kondisinya semua jaringan juga putus-putus dan juga listrik padam maka kami meminta bantuan emergensi berupa pertolongan sementara Demikian Rinto Hutapea dari Medan. Sementara itu gempa kuat Senin malam kemarin juga telah mengakibatkan warga kota Banda Aceh kembali dilanda kepanikan dan berhamburan ke luar rumah. Menurut penuturan Arie Jauhari, seorang relawan di Banda Aceh, warga kota belum berani masuk rumah, sampai beberapa jam pasca gempa. Arie Jauhari [AH]: Masyarakat di Banda Aceh sempat panik mereka berhamburan ke luar rumah dan menuju ke lokasi yang lebih tinggi karena merasa trauma dengan kejadian tsunami tanggal 26 Desember yang lalu. Dan masyarakat itu yang di kota Banda Aceh banyak yang menuju ke arah yang lebih tinggi seperti di kawasan Mata'i kemudian ke arah jalan ke Medan yaitu ke arah tepatnya di Janto dan Lambaro. Dan gempa itu kabarnya dilaporkan teman-teman relawan yang kebetulan memantau situasi di jalan raya dan di kawasan pinggiran pantai itu telah merobohkan lima unit ruko di kota Banda Aceh di kawasan Penayung dan ruko itu diduga karena sudah retak dan akibat gempa 26 Desember yang lalu. Kemudian situasi di Banda Aceh sempat panik terutama di Simpang Surabaya itu macet karena banyak sekali masyarakat yang ingin menuju ke arah Lambaro. Selanjutnya dapat dilaporkan gempa itu terjadi hampir lebih kurang tiga menit setengah yang kekuatannya sangat lumayan dahsyat belum diketahui apakah ada korban jiwa terhadap gempa itu. Namun beberapa titik lokasi di jalan raya terjadi kecelakaan lalu lintas karena saling berebutan menuju ke lokasi yang lebih tinggi. Radio Nederland [RN]: Apakah anda melihat juga petugas di jalan-jalan mengatur lalu lintas AJ: Pada saat pasca gempa 8,2 skala richter itu tidak ada petugas yang mengatur lalu lintas di jalan raya bahkan polisi pun mengevakuasi timnya dengan mobil mereka sendiri. Setelah mendapat informasi dari kami di Lambaro, polisi mengerahkan kekuatan untuk memberikan informasi sound system mereka di mobil di kendaraan yang mereka bawa itu supaya masyarakat bisa kembali. Sementara kami menggunakan mulut untuk mengajak orang kembali. Perkembangan terakhir di setiap sudah sampai pukul 03.00 dini hari ini, masyarakat masih di depan rumah masing-masing walaupun mereka sudah kembali tapi belum berani tidur. Semuanya ada di depan-depan rumah dan mereka menunggu kalau-kalau terjadi gempa-gempa susulan. Mudah-mudahan kita harapkan tidak akan terjadi. Ya jangan sampai terulang peristiwa 26 Desember lalu yang membuat masyarakat Aceh ini sangat trauma. Demikian Arie Jauhari di Banda Aceh. * GEMPA KUAT AKIBATKAN KERUSAKAN BESAR DI NIAS Senin kemarin gempa kuat berkekuatan 8,7 pada Skala Richter kembali mengguncang wilayah Sumatera Utara. Terutama Nias yang paling dilanda gempa. Dilaporkan 1000 sampai 2000 korban jiwa. Kami nanyakan kepada Boy Harefa dari PMI di Gunung Sitoli bagaimana situasi terakhir di Nias. Boy Harefa [BH]: Saya berada di pulau Nias, di kota Gunung Sitoli. Radio Nederland [RN]: Bagaimana situasi terakhir di Nias? BH: Kejadiannnya sekitar jam 12 tadi malam. Ada gempa disusul dengan rubuhnya bangunan-bangunan beton di sekitar kota Gunung Sitoli, radius 10 kilometer dari kota. Ada juga penduduk yang tertimbun dalam reruntuhan, terutama di bangunan-bangunan yang berlantai dua. Jadi sampai sekarang korbannya masih belum ada yang bisa dievakuasi. Sehingga jumlah korban belum kita bisa berikan, berapa yang sudah exit, berapa yang masih bisa dibantu. Karena di sini sering terjadi gempa susulan. Sehingga masyarakat enggan untuk turun ke lapangan karena takut pula terjadi gempa susulan. RN: Katanya ada seribuan orang meninggal? BH: Kita nggak bisa pastikan ya. Tapi memang dari jumlah masyarakat yang hilir mudik, kayaknya banyak yang tidak kelihatan. Jadi sebagian besar banyak yang terkubur. Jadi data itu belum kita bisa berikan. Karena tim dari PMI juga belum memberikan. Di posko juga belum memberikan data yang akurat. RN: Juga dilaporkan warga mengungsi ke gunung. Apakah mereka masih berada di sana atau sudah pindah lagi? BH: Ya demikian. Memang karena selama ini kan sempat terjadi tsunami di Aceh, jadi kita di sini pengalaman. Jadi memang masyarakat kita banyak yang mengungsi ke gunung, menghindari terjadinya gempa susulan ataupun naiknya air laut. RN: Lalu bagaimana dengan operasi bantuan? Apakah sudah berjalan? Dan dalam bentuk apa bantuan tersebut? BH: Memang sampai sekarang, masih belum ada yang nampak sekali ya, yang memadai. Karena di sini komunikasinya sering terputus dan juga transportasinya susah. Landasan pacu untuk pesawat tidak bisa berfungsi lagi. Cuma mungkin pesawat helikopter bisa mendarat. RN: Sudah ada helikopter atau pesawat yang dikirim ke Nias? BH: Ya ada, tapi mungkin cuma memantau aja. Karena sampai sekarang yang dibagikan cuma sembako ataupun bantuan yang tidak sempat terkirim pada tsunami yang kemarin. Kami harapkan di sini, kalau bisa ada tim yang bisa membantu, terutama mengevakuasi korban-korban yang tertimbun bangunan beton. Karena diperkirakan seluruh kota Gunung Sitoli sudah hancur. Dan juga bantuan sembako dan tim medis. Karena saya juga seorang tim medis. Jadi saya sadari sendiri bahwa tenaga di sini sangat kekurangan. Dan juga stock obat-obatan kita sangat terbatas. Karena apotek-apotek di sini juga ikut tertimbun. Jadi dari mana sumbernya lagi, kalau memang apoteknya sendiri sudah hancur. RN: Para korban terluka dikirim ke mana, dibawa ke mana? BH: Untuk sementara masih mengobati sendiri-sendiri dulu. Belum didirikan posko-posko kemanusiaan lagi. Karena rumah sakit di sini juga masih belum berani menerima pasiennya karena perawatnya, petugas medisnya masih tidak ada di lokasi. Karena sebagian juga termasuk korban dalam bencana alam. Demikian Boy Harefa dari PMI kepada Radio Nederland. * CETAK BIRU ACEH SELESAI DISUSUN Pengantar: Aceh memasuki tahap rekonstruksi atau pembangunan kembali pasca bencana tsunami. Pedomannya ada pada cetak biru yang disusun pemerintah pusat dan tertuang dalam 12 buku. Bagaimana gambaran isi cetak biru tersebut. Simak laporan Tim Liputan 68H bersama Andy Budiman. Narasi: Secara umum cetak biru rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh yang disusun Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) ini berisi pedoman pembangunan masyarakat, ekonomi, infrastruktur, sarana prasarana, perumahan serta pemerintahan daerah. Tetapi cetak biru ini tidak memuat teknis pembangunan secara detil. Sekretaris utama Bappenas Koensatwanto Impasihardjo mengatakan detil pembangunan Aceh nantinya akan menjadi tanggung jawab Badan Pelaksana Pembangunan Aceh yang akan segera dibentuk oleh pemerintah. Untuk memudahkan pemahamannya cetak biru ini terpilah menjadi 12 buku. Apa saja isinya? 050329-68h-hilversum-koensatwanto impasihardjo soal sistematika cetak biru Buku satu itu merupakan buku induk ya. Buku satu itu merupakan buku ringkasan yang sebelas itu. Kalau yang sebelas itu masing-masing merupakan buku rinci daripada pokja-pokja yang ada di sana. Misalnya pokja mengenai tata ruang, mengenai pendidikan, mengenai agama, mengenai budaya, mengenai ekonomi, mengenai infrastruktur, mengenai hukum, mengani eklelmbagaan, mengenai pendanaan dan lain sebagainya. Kerja besar membangun kembali Aceh tentu membutuhkan anggaran yang besar pula. Untuk proyek rekonstruksi ini pemerintah menyediakan dana sebesar 67,1 trilyun rupiah. Koensatwanto menambahkan cetak biru yang sudah disusun Bappenas ini masih terbuka bagi masukan dari masyarakat Aceh berikut LSM. Pada pelaksanaannya nanti bisa disesuaikan dengan masukan yang ada. Ketua Aceh Recovery Forum, Humam Hamid menyambut positif sikap pemerintah yang memberi kesempatan kepada semua elemen Aceh untuk menyampaikan masukannya terhadap cetak biru ini. Menurut Humam masyarakat Aceh memang harus diberi peluang menyampaikan masukannya karena cetak biru tersebut merupakan bagian dari masa depan mereka. Ia menambahkan, nantinya harus jelas koordinasi dan kinerja Badan Pelaksana, yang secara khusus bertanggung jawab menjalankan kegiatan operasional rekonstruksi Aceh. 050329-68h-hilversum-humam hamid soal perlunya badan pelaksana kenapa ini perlu? yang pertama ini adalah pekerjaan besar yang akan berhubungan dengan kordinasi antar departemen.Yang kedua ini juga berhubungan dengan lembaga -lembaga internasional. Baik itu bilateral maupun mulitirateral. Oleh karena itu kewenangan untuk itu . Kewenangan itu tidak ada pada pemerintah daerah. Pilihannya ada dua:apakah pemerintah daerah akan diberi kewenangan baru yang tingkatannya selevel menteri. Atau dibentuk lembaga baru. Nah kita melihat dalam keadaan ini perlu dibentuk lembaga baru. Apapun namanya. Nah persoalannya kemudian bagaimana hubungan lembaga baru ini dengan DPRD? Bagaimana hubungannya dengan pemerintah daerah? bagaimana pembagian pekerjaan antara pemda dengan badan pelaksana. Dan yang pasti umur lembaga baru ini tak boleh lebih dari 3 tahun. Sementara itu, kepala bidang ekonomi Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Aceh Iskandar mengakui cetak biru pembangunan Aceh tersebut sudah cukup aspiratif. Sejumlah usulan dari tokoh agama Aceh juga sudah dimasukkan dalam cetak biru itu. 050329-68h-hilversum-iskandar soal isi cetak biru Rancangan buku utama kelihatannya sepertinya semua sudah cukup aspiratif. Sebagai contoh apa yang diharapkan para ulama untuk memasukan visi Aceh ke depan. Yang terdiri dari empat nilai-nilai ke Acehan-Indonesia,kemudian juga nilai-nilai keagamaan, nilai-nilai ke Islaman, dan satu lagi universal. Semua sudah terakomodasi. Juga kepada negara-negara donor sudah kita jelaskan nilai-nilai prinsip daripada Nanggroe Aceh Darusallam gituadan kemudian mereka juga sudah bisa menerima. Kedua salah satu abstraksi yang paling penting oleh masyarakat bahwa masyarakat diberikan hak untuk menentukan dimana bertempat tinggal bagi mereka. Dan tugas bagi peemrintah perlu menjelaskan kepada masyarakat dimana daerah-daerah yang perlu dihuni oleh masyarakat. Kata Iskandar dalam pelaksanaan rekonstruksi Aceh nanti, pemerintah daerah Aceh akan terus berkoordinasi dengan Badan Pelaksana Rekonstruksi untuk Aceh yang dibentuk pemerintah pusat. Dalam pelaksanaan rekonstruksi nanti, Iskandar berjanji akan menyerap semua masukan dari masyarakat setiap saat. Tim Liputan 68H Jakarta melaporkan untuk radio Nederland di Hilversum * GEMPA NIAS BAKAL PICU GEMPA LAIN YANG LEBIH DAHSYAT Gempa Nias tanggal 28 Maret 2005 dengan skala richter 8,7 merupakan hasil picuan gempa Aceh 26 Desember tahun lalu. Menurut Dani Hilman Antawijaya, ahli gempa dari Intitut Teknologi Bandung, gempa Nias ini juga bakal memicu gempa lainnya yang lebih dahsyat. Berikut keterangannya kepada Radio Nederland. Dani Hilman [DH]: 8,7 ini yang dulu terjadi, kelihatannya, yang 1861 itu. Jadi proses pemicuan itu sudah terjadi sekarang. Jadi kan di Sumatra dibagi ada beberapa sumber gempa. Mulai dari yang Aceh , terus di sebelah selatannya di Nias, kemudian yang lebih besar lagi di Mentawai. Yang di Siberut, Sipura, Pagai. Jadi tahun 2002 pernah terjadi gempa magnitude 7,6 pada skala Richter di dekat Simeleu, dekat gempa yang Aceh. Nah waktu itu kita malah khawatirnya, dia akan mentrigger (mempicu) gempa Nias yang sekarang ini. Ternyata yang duluan dipicu sama yang 2002 itu yang Aceh malah. Setelah Aceh itu kita banyak sekali bilang masyarakat di mana-mana, pemerintah, dalam seminar. Saya bilang kita ini kita khawatir juga setelah Aceh dia akan merembet terus ke Selatan. Terus perkaranya dia pertama akan memicu yang 1861 dulu, yang di Nias itu, kita memang belum tahu pasti. Karena yang di Mentawai itu dia lebih jauh dari yang Aceh. Sehingga dia untuk dipicunya kan lebih tidak gampang. Cuma yang di Siberut, Mentawai dia lebih matang. Yang di Nias itu lebih tidak matang. Dia kan terakhir terjadi tahun 1861, terjadi lagi tahun 1907. Tapi dia kan dekat sekali. Jadi saya bilang dua-duanya potensinya sama besar untuk dipicu. Tapi kita pun kaget juga. Kita tidak menyangka pemicuannya itu akan secepat ini. Hanya beberapa bulan setelah gempa itu. Radio Nederland [RN]: Nah melihat kondisi betapa cepatnya gempa yang di Aceh ini memicu gempa yang di Nias, sebenarnya apa yang sedang terjadi dengan patahan Sumatra itu? DH: Yang terjadi zona patahan di Sumatra itu sebagian besar sudah matang. Jadi dari mulai dari daerah Bengkulu sampai yang Aceh, semuanya sudah matang. Jadi yang di Mentawai terjadi terakhir tahun 1833. Itu sudah lama sekali sudah dua ratus tahunan kan. Padahal siklusnya sekitar segitu juga, antara 200 sampai 300. Jadi artinya sudah dalam siklus akhir. Terus yang di Nias pun begitu juga kan, sudah dalam siklus akhir juga. Yang di Aceh lebih lagi, dia sudah 300 tahun tidak ada gempa. Kalau sudah ada gempa besar itu terjadi satu kali di salah satu segmen itu, maka itu akan menjadi trigger (pemicu), akan menjadi rentetan begitu. RN: Rentetan dengan kata lain anda hendak berkata bahwa ini akan terus menjalar ke arah selatan terus? DH: Saya pikir potensinya sangat besar setelah Aceh ini, terus Nias, terus dia akan men-trigger yang 1833 yang di Mentawai. Itu malah yang paling kita khawatirkan. Terus juga waktu 1833 begitu juga pak. Sebetulnya yang dipicu langsung itu bukan yang di Krakatau. Waktu itu yang langsung dipicu itu Gunung Kaba, Bukit Kaba di Bengkulu. Jadi setelah gempa 1833 terjadi, terjadi letusan gunung api di Bukit Kaba. RN: Jadi kalau yang sekarang ini, setelah gempa Nias yang harus diwaspadai adalah gempa Mentawainya yah? DH: Untuk gempanya ya. Yang segemen Mentawainya itu yang harus sangat diwaspadai betul. RN: Anda sebut harus sangat diwaspai kenapa? DH: Karena gempa Mentawai itu tanpa adanya gempa Aceh sama Niaspun, dia sudah matang. Tanpa harus dipicu, tanpa harus ditendang-tendang, dia bisa lepas sendiri. Sekarang sudah ditendang dua kali kan. Sama Aceh, dia ketendang. Sama Nias, dia ketendang lagi. Dia sudah dua kali dipicu. RN: Seberapa dahsyat dalam analisa Anda gempa Mentawai ini kalau tejadi? DH: Di Mentawai itu ada dua segmen. Yang satu segmen di Siberut, yang terakhir tahun 1650. Yang kedua itu di Sipora dan Pagai, itu yang terjadi tahun 1833 itu. Analisa kita begitu. Jadi ada segmen A, segmen B, begitu. Kalau terjadi hanya segmen A atau segmen B saja, besarnya paling kira-kira sama yang sekarang ini. Tapi kalau segmen A, B itu sekaligus, dan itu sangat mungkin saya pikir karena itu sudah terjadi juga seperti di Jepang. Segmen A lepas, kemudian B lepas, terus yang berikutnya A,B sekaligus lepas. Itu kalau sekaligus lepas bisa sama dengan Aceh, magnitude 9. RN: Apakah artinya Anda juga meramalkan tsunami besar kalau ini terjadi gempa Mentawai? DH: Betul. Sebetulnya yang terjadi 8,7 yang kemarin Nias itu besar juga cuma pergerakannya kebanyakan di bawah tanah, tidak sampai ke permukaan bawah laut sehingga tsunami tidak besar. Tahun 1861, dengan magnitude sama, tapi tsunaminya besar sekali. Korbannya ribuan. Jadi kalau yang Mentawai itu kalau ada tsunami ya korbannya seperti di Aceh lagi. Masalahnya yang di Mentawai itu berhadapan langsung dengan Padang. Itu kota besar yang sangat padat penduduknya. RN: Kalau gempa Mentawai ini merupakan rangkaian dari gempa Aceh. Sekarang sudah gempa Nias dan diperkirakan selanjutnya adalah memicu gempa Mentawai. Sapuan tsunaminya ke arah mana? DH: Terutama Padang sampai ke Bengkulu. Malah sampai ke utara itu Sibolga mungkin kena juga. RN: Jadi ini tahap selanjutnya yang kita harus waspada, begitu ya. DH: Yang harus waspada karena populasi penduduk Padang sendiri itu berapa juta. Dan evakuasinya sangat susah. Kota itu padat sekali. Pesisir barat dari Padang dengan Bengkulu itu sangat padat. Dan mereka kebanyakan menghuni daerah pesisir itu hanya beberapa ratus meter dari pantai. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
