---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 31 Maret 2005 14:20 UTC



** GEMPA SUSULAN HEBAT DI NIAS

** BENCANA KIMIA BESAR DI CINA

** LEDAKAN DI GUDANG MESIU KAMBOJA MENEWASKAN 5 ORANG

** RENCANA ASIA UNTUK MEMEBRANTAS PERDAGANGANGAN MANUSIA

** GEMA WARTA: TOPIK INDONESIA: TERDAKWA KORUPSI BNI ADRIAN WOWORUNTU DIHUKUM 
SEUMUR HIDUP

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: WARGA AUSTRALIA ANTI KEBIJAKAN LUAR NEGRI 
AMERIKA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SITUASI DI NIAS SANGAT BURUK



* GEMPA SUSULAN HEBAT DI NIAS

Salah satu gempa susulan ini berkuatan 6,3 di skala Richter. Hari Senin lalu 
gempa kuat menyebabkan panik dan kerusakan hebat di Nias. Situasi di pulau ini 
masih tetap memprihatinkan. Hampir tidak ada aliran listrik dan air minum 
langka sekali. Berbagai negara mengirim regu penyelamat, sementara 600 korban 
yang tewas sudah ditemukan. Dikhawatirkan jumlah korban yang tewas akan naik 
sampai 2 ribu orang. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Kamis ini 
mengunjungi daerah yang dilanda gempa ini. Ia menjanjikan akan membangun 
kembali kerusakan di Nias.

Sementara itu 12 warga asing diketemukan kembali di Nias. Mereka berasal dari 
Inggris, Prancis, Jerman, Swedia, Kanada dan Amerika Serikat. Para turis 
surfing ini berada di pusat wisata surfing Lagunduri di Nias dan dikabarkan 
hilang sejak gempa Senin lalu


* BENCANA KIMIA BESAR DI CINA

Kecelakan transportasi bahan kimia di propinsi Jiangsu meminta 28 orang tewas. 
350 orang dirawat di rumah sakit, 17 di antara mereka dengan luka parah. Dua 
mobil tangki bertabrakan akibat ban meledak. Satu mobil tangki mengangkut 30 
ton gas khlorida, dua kali jumlah yang diijinkan. Para sopir ditahan. Sementara 
itu hampir 10 ribu orang diungsikan dari kawasan kecelakaan. Regu penyelamat 
mencoba menutup gas yang mengalir  keluar, namun para petani mengkhawatirkan 
tanaman mereka sudah rusak dan tidak bisa diselamatkan lagi.


* LEDAKAN DI GUDANG MESIU KAMBOJA MENEWASKAN 5 ORANG

Ledakan ini terjadi di barat laut Kamboja dan memblokir jalan utama ke 
perbatasan Thailand. Sekitar 10 orang luka-luka, ledakan ini menyebabkan 
senjata rudal melayang di udara. Saat ini api belum dipadamkan dan terdengar 
ledakan-ledakan, yang meyebabkan seorang serdadu tewas. Ledakan ini trjadi di 
dekat Andong Chenh yang terletak 300 kilometer dari ibukota Phnom Phenh.


* RENCANA ASIA UNTUK MEMEBRANTAS PERDAGANGANGAN MANUSIA

6 negara Asia menyusun rencana ini: Cina, Kambodja, Vietnam, Thailand , Birma 
dan Laos. Mereka menyepakati untuk bekerjasama dalam mencegah dan membantu para 
korban. Bank Pembangunan Asia mengeluarkan 100 ribu dolar untuk mendirikan 
pusat regional pemberantasan perdagangan manusia.

Badan kerjasama pembangunan PBB UNDP menyatakan daerah sekitar sungai Mekong 
adalah tempat para pedagang manusia ini beroperasi. Diperkirakan, setiap tahun 
200 ribu orang diselundupkan keluar, mayoritas adalah anak dan perempuan. 
Jurang antara miskin dan kaya disebut UNDP sebagai salah satu sebab utama 
masalah perdagangan manusia ini.


* SERANGAN BOM BUNUH DIRI DI IRAK UTARA

Serangan ini meminta korban 3 orang tewas, diantaranya seorang anak dan 16 
luka-luka. Serangan bom bunuh diri ini terjadi di dekat pos militer dekat kota 
Kirkuk. Kawasan ini adalah tempat ziarah warga muslim Syiah.


* TELEVISI ARABAL-JAZEERA MENANYANGKAN VIDEO IHWAL WARGA RUMANIA YANG DICULIK

Mereka adalah 3 wartawan Rumania yang diculik di Irak oleh kelompok yang tidak 
dikenal. Sampai saat ini para penculik belum menyebut tuntutan mereka. Mereka 
juga tidak meminta uang sebagaimana diumumkan seorang usahawan Suriah. Mereka 
yang disandera ini tampak sehat,  dalam video ini juga tampil orang keempat 
yang diduga adalah warga Amerika asal Irak yang diculik bersama kelompok 
Rumania ini.


* PEMILU DI ZIMBABWE


Sekitar 6 juta pemilu berhak memilih parlemen baru, namun diduga partai 
presiden Mugabe Zanu-PF akan menang. Belum dipastikan apakah partai pemerintah 
ini akan mendapat suara mutlak sebagaimana diharapkan oleh presiden Mugabe. 
Kampanye pemilu berjalan aman, dua pemilu sebelumnya, pada tahun 2000 dan 2002 
diwarnai oleh intimidasi oleh partai pemerintah Zanu PF. Namun dunia 
internasional meragukan kejujuran pemilu kali ini.


* BERITA BURSA

Bursa Eropa dibuka dengan positif, nilai indeks AEX di Amsterdam naik 0,6 
persen dibandingkan dengan penutupan Rabu kemarin. Bursa London dan Frankfurt 
juga naik 0,6 persen, Sedangkan bursa Paris ditutup lebih tinggi, naik 0,8 
persen.

Hal ini juga terajdi dengan bursa di Tokio yang ditutup 0,9 persen lebih tinggi 
dengan 11 ribu 669 poin. Situasi laba ini juga dialami bursa efek di New York, 
indeks Dow Jones ditutup  0,9 persen lebih tinggi pada 10 ribu 541 poin. Bursa 
nasdaq naik 2 persen dan ditutup pada 2 ribu 5 poin.

Nilai tukar euro: 1 euro= 1 dolar, 2934


* EKONOMI BELANDA MEMBAIK

Pertumbuhan ekonomi tahun lalu 1,4 persen, ini berarti 0,1 persen lebih besar 
dibandingkan dengan prediksi semula. Hal ini diungkapkan Biro Statistik 
Belanda, yang selanjutnya melaporkan turunnya defisit anggara belanja negara 
sebesar 2, 3 persen, tahun sebelumnya defisit ini masih satu persen lebih 
tinggi. Hal ini terutama disebabkan oleh pendapatan pajak negara yang lebih 
besar.


* HUBUNGAN SPANYOL DENGAN VENEZUELA MEMBAIK

Dalam kunjungannya ke Venezuela perdana menteri Spanyol, Jose Luis Rodrigues 
Zapatero, mengubahkan sikap Madrid dalam hubungannya dengan Venezuela, pimpinan 
presiden Chavez yang anti Amerika Serikat. Ketika pendahulu Zapatero, mantan 
perdana menteri Aznar masih berkuasa hubungan kedua negara buruk sekali.Spanyol 
dan Venezuela menandatangani perjanjian militer dan enerji. Spanyol akan 
mengekspor pesawat transport militer dan kapal-kapal untuk penjagaan pantai, 
seharga 1,3 miliar euro. Selanjutnya Venezuela juga memesan 3 kapal tangki 
minyak, Spanyol pada gilirannya mendapat peluang berpartisipasi dalam industri 
minyak Venezuela.


* SERANGAN BOM BUNUH DIRI DI IRAK UTARA

Serangan ini meminta korban sekurang-kurangnya 7 orang tewas, diantaranya 
seorang anak dan 10 luka-luka. Serangan bom bunuh diri ini terjadi di dekat pos 
militer dekat kota Kirkuk. 3 anggota garda nasional tewas. Kawasan ini adalah 
tempat ziarah warga muslim Syiah. Sementara di Samara pasukan keamanan Irak 
menjadi sasaran teror, dua militer tewas. Serangan teror ini dilakukan tidak 
jauh dari mesjid Syiah.


* PEJUANG HUTU BERSEDIA MELETAKKAN SENJATA

Hal ini diumumkan gerakan pemberontak Hutu FDLR di Rwanda  yang dituduh 
terlibat genosida. Mereka  menyatakan bersedia meletakkan senjata setelah 
berunding dengan pemerintah Konggo di Roma. Kelompok pemberontak Hutu ini juga 
mengutuk genosida terhadap pembantaian kelompok Tutsi di Rwanda pada tahun 
1994, yang meminta korban 800 ribu orang tewas.Setelah kejadian ini para 
pemberontak kelompok FDLR ini melarikan diri ke negara tetangga Republik 
Demokratis Konggo. Menurut Rwanda para pemebrontak Hutu ini lalu melanjutkan 
serangan mereka lewat negara tetangga Konggo. Sebaliknya Konggo menuduh tentara 
Rwanda mengejar-kejar para pemberontak Hutu ini.


* UNI EROPA MEMPERLUAS SANGSI EKONMINYA TERHADAP AMERIKA SERIKAT

Hal ini adalah reaksi Uni Eropa pada subsidi untuk dunia usaha Amerika yang 
meminta proteksi pemerintah terhadap impor murah. Belum ditentukan barang impor 
apa yang akan ditambah bea oleh Uni Eropa. Namun kalau dihitung uangnya, maka 
sangsi ini bisa diabaikan saja, perdagangan Uni Eropa Amerika Serikat  hanya 
sekitar 28 juta dolar, sedangkan Uni Eropa diijinkan WTO menerapkan sangsi 
terhadap produk impor Amerika maksimum 150 juta dolar.


* GEMA WARTA: TOPIK INDONESIA: TERDAKWA KORUPSI BNI ADRIAN WOWORUNTU DIHUKUM 
SEUMUR HIDUP

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis penjara 
seumur hidup kepada Adrian Herling Waworuntu. Adrian merupakan otak pembobol 
Bank Negara Indonesia Cabang Kebayoran Baru Jakarta senilai Rp1,2 triliun. 
Adrian merupakan terdakwa kelima yang dijatuhi vonis dalam kasus ini. Terdakwa 
lain rata-rata menerima hukuman antara delapan tahun, hingga hukuman penjara 
seumur hidup. Namun seorang tersangka utama lain, Maria Lumowa hingga kini 
masih tak tentu rimbanya. Tim Liputan 68H melaporkan


Berakhir sudah petualangan Adrian Woworuntu. Terdakwa kasus korupsi yang pernah 
melarikan diri hingga keluar negeri itu akhirnya dijatuhi hukuman penjara 
seumur hidup. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menjatuhkan 
vonis juga mewajibkan Adrian membayar denda 1 milyar rupiah serta wajib 
mengganti kerugian negara sebesar  300 milyar rupiah.
  
Suasana vonis adrian 

Majelis hakim yang diketuai Rocky Panjaitan menilai Adrian terbukti secara sah 
dan meyakinkan terlibat tindak pidana korupsi yang merugikan negara hingga Rp 
1,2 triliun tersebut. Di mata hakim, korupsi yang dilakukan Adrian berdampak 
luas terhadap perekonomian Indonesia. Uang yang dikorupsi Adrian semestinya 
bisa digunakan menggerakkan roda perekonomian serta membuka lapangan kerja bagi 
masyarakat luas.

Begitu vonis selesai dibacakan, Adrian langsung menyatakan banding.

Adrian Woworuntu: Tadinya saya mengharapkan lebih berbobot yang disampaikan 
majelis hakim. Tapi saya sangat kecewa sebab sama saja dengan dakawaan jaksa. 
Dan sudah diuji di persidangan. Saya tidak tahju apakah - banyak saksi ahli 
yang lebih ahli dari saya say baru encioba memperlajari hukum dalam beberapa 
bulan ini  tapi pada saksi ahli itu yang tadi disinikan Prof Lobby Lukman  
menyebutkan by definition saja tak bisa. . 

Kuasa hukum Adrian, Yan Djuanda Saputra menyokong pendapat itu. Menurut Yan 
terdapat sejumlah kejanggalan terkait putusan majelis hakim.  

Yan Juanda: Beliau sangat kecewa. Di samping itu beliau juga melihat yang 
anehnya kok para direksi hukumannya lebih ringan dari Adrian. Padahal dengan 
tegas mereka adalah direksi, direktur dari Gramarindo Group. Yang secara formal 
bertangung jawab. Sedangkan Adrian tuidak dalam struktur dalam perusaahn dalam 
Gramarindo Group kecuali hanya satu pt di mana beliau sebagai komisaris

Kasus korupsi dengan Adrian selaku pesakitan dimulai sejak Oktober dua tahun 
lalu. Ia menjadi tersangka pembobol Bank BNI senilai  1,2 triliun rupiah  
dengan modus penggunaan surat jaminan kredit alias letter of credit LC palsu. 
Dalam proses pemberkasannya, kasus ini mesti lima kali bolak-balik antara 
kepolisian dan kejaksaan. Bahkan dalam penyidikan kepolisian Adrian sempat 
kabur ke Singapura sebelum akhrnya ditangkap pada Oktober tahun lalu. Kasus ini 
juga sempat menelan kredibilitas jajaran penyidik Markas Besar  Kepolisian yang 
diduga menerima suap Adrian. 

Kasus korupsi BNI ini telah melahirkan lima terpidana. Di luar Adrian terdapat 
Direktur Utama PT Sagared Team Ollah Agam dan Direktur Utama PT Magnetiq Usaha 
Esa Adrian P Lumowa. Keduanya dihukum 15 tahun penjara. Sementara dari jajaran 
direksi BNI yang telah mendapat hukuman adalah bekas pejabat sementara Kepala 
Cabang BNI Kebayoran Baru Nirwan Ali yang mendapat vonis 8 tahun penjara. Juga 
bekas  Kepala Cabang BNI Kebayoran Baru Kusadi Yuwono yang mendapat vonis 16 
tahun. Terakhir ada bekas Kepala Customer Service Luar Negeri Bank BNI 
Kebayoran Baru Edy Santoso yang juga mendapat vonis penjara seumur hidup. 
Adapun Maria Paulina Lumowa, salah satu tersangka utama pembobolan BNI, hingga 
kini belum tersentuh hukum. 

Sejumlah kalangan menilai positif vonis hakim terhadap Adrian. Kepala Divisi 
Monitoring Peradilan lembaga pemantau korupsi ICW Emerson  Yunto menilai, 
dibandingkan  vonis pada kasus-kasus korupsi lain, vonis terhadap Adrian cukup 
baik.

Emerson Yunto: Saya pikir ini sebuah terobosan yag bagus dari PN Jaksel. Memang 
di catatan kita ada beberapa kasus korupsi yang divonis seumur hidup, terutama 
kasus korupsi BLBI. Di catatan kita ada Hendra Rahardja, Babang Sutrisno dan 
Andrian Kiki Ariawan.  Mereka divonis seumur hidup cuma ada problemnya ada dua 
hal. Pertama vonis itu tidak disertai penahanan. Kedua vons itu tak ada gunanya 
karena pelaku melarikan diri. 

Emerson menilai selama ini putusan pengadilan terkait kasus-kasus korupsi masih 
banyak yang mengecewakan. Misalnya, meski telah dinyatakan bersalah koruptor 
tidak langsung dipenjarakan. Akibatnya banyak yang kemudian kabur. Emerson 
curiga, ada tawar menawar putusan hakim di balik vonis-vonis yang merugikan 
masyarakat tersebut.

Tim Liputan 68H melaporkan untuk Radio Nederland di Hilversum



* GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: WARGA AUSTRALIA ANTI KEBIJAKAN LUAR NEGRI 
AMERIKA 

Kekhawatiran warga Australia terhadap kebijakan luar negri Amerika Serikat 
sedalam kekhawatiran mereka terhadap fundamentalisme Islam. Demikian hasil 
jajak pendapat yang dilakukan oleh think-thank Australia Lowy Institut. Hasil 
tersebut jelas mengejutkan  banyak pihak di negara itu yang selama lebih dari 
50 tahun ini dipandang sebagai sekutu dekat Amerika. Ivan Cook dari Lowy 
Institut mengatakan bahwa mereka tidak  menduga hasil yang sangat anti Amerika 
itu.

Kami terkejut dengan rendahnya sikap positip warga Australia terhadap Amerika 
Serikat. Dalam banyak benak warga Australia,  fundamentalisme Islam dan 
kebijakan luar negri Amerika Serikat  nampaknya berkaitan. Ini karena perang 
Irak. Hasil yang mengejutkan ini akan berguna bagi para pembuat kebijakan. 
Sejak perang Irak dimulai, ada oposisi besar terhadap keterlibatan Australia 
dalam perang tersebut. Walaupun bukan mayoritas besar, hanya sekitar 54 persen 
dan sekarang telah sedikit turun menjadi 51 persen, tapi perang tersebut 
menjadi isu yang memecah Australia. 

Walau demikian, rakyat Australia memilih kembali John  Howard sebagai perdana 
menteri. Ia adalah sekutu dekat Amerika yang mendukung perang Irak. Namun 
berbicara tentang pemilihan John Howard, harus pula dilihat faktor-faktor lain 
yang turtut bermain di dalamnya. Isu perang Irak hanyalah salah satu elemen 
dalam pemilihan Australia baru-baru ini, dan ternyata itu bukanlah isu yang 
cukup penting. Ada banyak isu domestik yang lebih berpengaruh. Jadi tidak bisa 
dikaitkan begitu saja antara terpilihanya kembali John Howrad dengan sikap anti 
Amerika itu.

Warga Australia memahami kebijakan luar negri negaranya. Dalam jajak pendapat 
itu, 68 persen responden mengatakan bahwa kebijakan luar negri Australia sangat 
dipengaruhi oleh kebijakan luar negri Amerika. Satu hal lagi yang mengejutkan 
dari hasil survei itu adalah pendapat warga terhadap Cina. Cina menduduki 
tempat yang jauh lebih baik dibandingkan Amerika Serikat dalam survei ini. Ini 
mengejutkan, mengingat  persekutuan panjang Australia dengan Amerika serta 
pentingnya Amerika sebagai mitra dagang. Jadi hasil tersebut mencerminkan 
betapa perntingnya pertumbuhan ekonomi Cina bagi Australia. Cina telah 
menempati posisi tiga besar mitra dagang Australia.  Sungguh menarik mengetahui 
bahwa warga Australia bersikap positip terhadap Cina, dan tidak merasa terancam 
oleh pertumbuhan ekonomi Cina. 

Australia baru-baru ini mengikat perjanjian perdagang bebas dengan Amerika. 
Dalam hal ini, Australia hanyalah pihak penerima saja walaupun dikatakan bahwa 
perjanjian itu akan menguntungkan Australia. Dan hanya 34 persen yang 
berpendapat demikian. Australia juga sedang dalam proses mewujudkan perjanjian 
perdagangan bebas dengan Cina. Sebanyak 51 persen warga Australia berpendapat 
bahwa perjanjian seperti itu akan menguntungkan Australia. Itu jumlah yang jauh 
lebih besar. Tampaknya ada pendapat di Australia bahwa perjanjian perdagangan 
dengan Amerika itu justru akan merugikan Australia.


* GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SITUASI DI NIAS SANGAT BURUK

Hari ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkunjung ke Nias. Ia ikut berdoa 
untuk para korban gempa kuat yang Senin lalu melanda pulau di lepas pantai 
barat Sumatera Utara ini. Sejauh ini terhitung sekitar 700 gempa susulan. Rumah 
sakit di ibukota Nias, Gunung Sitoli hancur berat sehingga korban terluka tidak 
bisa dirawat. Banyak orang masih tertimbun di bawah puing-puing reruntuhan. 
Dominius Hia koordinator pos bantuan kemanusiaan untuk Nias di Medan bahkan 
melaporkan terjadinya penjarahan. 

Dominius Hia [DH]: Sampai sekarang ini bantuan yang sangat dibutuhkan itu, 
makanan, tenda dan dokter itu masih sangat kurang. Tenaga-tenaga relawan itu 
masih sangat kurang, sehingga tingkat kelaparan itu sudah mulai terjadi. Dan 
penjarahan misalnya barang-barang logistik yang sudah datang sebagian itu, 
sudah mulai terjadi. 

Keadaan pengungsi, masih mereka berada di gunung-gunung, trauma. Karena masih 
sampai sekarang ini, masih ada gempa-gempa susulan dalam skala yang sangat 
kecil. Tapi itu sangat membuat ketakutan warga. 

Proses pembongkaran bangunan-bangunan yang runtuh itu sangat kurang dengan 
tenaga-tenaga mesin yang sudah ada. Begitu juga di Nias Selatan, kota Teluk 
Dalam, di mana di sana sangat susah untuk mendapatkan informasi, di mana telkom 
dan segala fasilitas yang bisa digunakan untuk komunikasi terputus. Listrik 
juga sudah hancur. Nggak bisa lagi ada lampu malam hari. Kemudian masalah air 
juga. Air bersih juga memang sudah sangat susah didapatkan. Bau busuk dari 
mayat-mayat yang sudah tertimbun oleh reruntuhan bangunan itu, sudah mulai 
tercium. 

Radio Nederland [RN]: Pak Dominius, jenazah-jenazahnya ditampung di mana? Sudah 
dimakamkan? 

DH: Ada sebagian yang sudah dimakamkan. Jenazah yang sudah dievakuasi itu, 
kebanyakan diletakkan di gereja-gereja, di depan gereja seperti gereja Katolik 
Santa Maria. Kemudian juga di depan mesjid-mesjid yang ada di Gunung Sitoli. 

RN: Sudah jelas tentang berapa korban meninggal? 

DH: Kalau kejelasan korban meninggal di Nias, sampai sekarang belum ada pasti. 
Karena masih banyak lagi korban-korban yang masih tertimbun. Karena belum bisa 
diarahkan semua tenaga untuk membongkar itu. Di mana alat-alat yang seharusnya 
misalnya seperti buldoser yang membongkar-bongkar bangunan, misalnya alat-alat 
mesin itu, sangat kurang. 

RN: Kemudian tentang korban terluka. Mereka dirawat di mana? 

DH: Korban terluka juga sangat susah juga dirawat di Gunung Sitoli. Kebanyakan 
sekarang ini harus diterbangkan ke Medan, di mana ada rumah sakit di sini yang 
bersedia membiayai perobatan gratis. Nah, yang paling susah juga di sana adalah 
pengangkutan. Pengangkutan seperti pesawat terbang, bandara di situ hancur. 
Begitu juga pengangkutan laut. Pelabuhan itu sudah sebagian hancur. 

RN: Lalu pesawat atau helikopter mendarat di mana? 

DH: Kalau helikopter, itu yang lebih tepat untuk diarahkan ke sana. Karena 
helikopter kan bisa mendarat di lapangan-lapangan yang biasa. Ada 
lapangan-lapangan yang masih belum hancur kan, bisa mendarat di situ. 

RN: Jakarta sudah mengirim pesawat atau helikopter ke Nias? 

DH: Ya, sudah tapi masih mendarat di Sibolga, pesawat yang besar. Tapi kalau 
helikopter sudah banyak, sudah ada yang diarahkan ke Nias. Tetapi mereka hanya 
bawa bantuan. Nah bantuan itupun sudah tidak mencukupi. 

RN: Bantuan apa saja yang dikirim? 

DH: Bantuan obat-obatan dulu yang terutama, dengan bahan-bahan kebutuhan 
seperti makanan, beras. 

RN: Bagaimanan dengan bantuan dari luar negeri?

DH: Bantuan dari luar negeri, semalam dari Australia, sudah ada yang berangkat 
ke Nias, tapi singgah dulu ke Jakarta. Nah, informasi yang kita dapat, belum 
ada yang nyampai di Nias. 

RN: Belum sampai di Nias? 

DH: Ya, tapi ini susah, karena tempat pendaratan di Nias ini nggak ada.

RN: Kalau kapal, lewat laut? 

DH: Kalau kapal, lewat laut sudah ada, tapi tidak bisa setiap hari. Hanya tiga 
kali seminggu dia bisa. Karena pelabuhan juga di Gunung Sitoli itu telah 
mengalami retak-retak patah gitu. 

Demikian Dominius Hia kepada Radio Nederland.


* GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: RUSIA HALANGI KONTRIBUSI UNTUK OSCE

Rusia sudah bertahun-tahun suka menghambat tugas Organisasi Kerjasama dan 
Keamanan  Eropa OSEC. Kali ini pemerintah Rusia menolak membayar kontribusi 
tahunan dan dengan demikian menghambat anggaran tahun 2005. Dalam sebuah 
dokumen rahasia, Uni Eropa menyatakan kecemasannya dan memperingatkan akan 
kemungkinan pecahnya OSCE. Menurut Moskow tugas organisasi ini terlalu banyak 
membatasi diri pada pengawasan hak-hak asasi manusia serta proses demokratisasi 
di Rusia dan negara-negara sekutunya. Lebih jauh laporan redaktur Nicolien den 
Boer. 

Rusia bersama 54 anggota lainnya adalah anggota 'keluarga besar' OSCE. Tujuan 
organisasi Kerjasama dan Keamanan Eropa ini adalah mendorong kerja sama antar 
negara-negara anggotanya di bidang kemanusiaan, ekonomi dan militer. Dalam 
praktek OSCE terutama mengawasi apakah hak-hak asasi manusia dan demokrasi 
ditaati, serta pemilu berjalan bebas dan jurdil. Tapi pemerintah Rusia makin 
merasa dikambinghitamkan. Menurut pakar OSCE Bert Bomert, perasaan ini dapat 
dimengerti.

Bert Bomert: Rusia merasa diperlakukan tidak adil. Menurut Moskow, OSCE 
bersikap ganda. Rusia dan sekutu-sekutunya dikritik di bidang hak-hak asasi 
manusia dan pemilu demokratis. Tapi Moskow menunjuk pada beberapa kasus lain di 
mana Rusia dirugikan, seperti misalnya di negara-negara Baltik, di mana warga 
Rusia diperlakukan buruk. OSCE tidak mengatasi masalah ini. 

Selain itu Moskow menuduh para pengamat yang dikirim OSCE untuk memantau pemilu 
republik-republik tetangga Rusia yang pro Rusia, selalu memihak kepada oposisi. 
Dengan secara terbuka meragukan hasil pemilu, maka OSCE jelas mendukung pihak 
oposisi dan dengan demikian menjatuhkan pemerintah-pemerintah sekutu Rusia. Hal 
ini juga telah terjadi di Ukraina, Georgia dan pekan belakangan di Kirgizia. 

Untuk apa harus ikut membiayai sebuah organisasi yang sebenarnya anti-Moskow? 
Setiap tahun Rusia ikut membayar sembilan juta euro kepada OSCE, sekitar 5% 
dari jumlah total anggaran OSCE. Selain itu, Moskow dengan hak vetonya, sudah 
berbulan-bulan menghalangi persetujuan untuk anggaran tahun ini. Ini juga 
dilakukan tahun 2002. Tanpa anggaran, OSCE tidak bisa memulai kegiatan-kegiatan 
baru, dan akhirnya juga tidak bisa membayar gaji stafnya. 

Bert Bomert: Organisasi ini bekerja berdasarkan konsensus. Ini berarti bahwa 
setiap pihak harus menyetujui suatu keputusan. Ini sebenarnya semacam hak veto, 
yang berlaku bagi setiap anggota, dari Rusia sampai San Marino atau Vatikan.

Uni Eropa menyatakan kecemasannya melalui sepucuk surat rahasia yang ditujukan 
kepada para duta besar Uni Eropa. Surat ini yang diterbitkan oleh harian 
Amerika The Herald Tribune, mengimbau negara-negara Uni Eropa menyetujui 
anggaran OSCE dan membayar kontribusi yang seharusnya dibayar Rusia. Kalau 
tidak, maka organisasi tersebut terancam pecah. 

Surat ini tidak hanya menunjuk pada dampak-dampak keuangan akibat langkah 
Rusia, tapi juga pada struktur konsensus. Kesepakatan-kesepakatan dalam OSCE, 
secara yuridis mengikat dan tidak bisa dipaksakan kepada satu anggota yang 
tidak bersedia memberi persetujuan. Jadi konsensus sangat penting. Para anggota 
berbagi norma dan nilai. Menurut para analis, di sinilah letak masalahnya. 
Karena Rusia ingin agar OSCE menetapkan nilai-nilai yang lain. OSCE seharusnya 
tidak terlalu sibuk menjaga hak-hak-asasi manusia dan demokrasi, tapi lebih 
mementingkan ekonomi, lingkungan hidup dan terorisme. Bomert sependapat dengan 
Rusia karena hanya beberapa persen dari anggaran disediakan untuk pemberantasan 
terorisme dan lingkungan hidup. 

Bert Bomert: Alasan Rusia itu memang benar. Tapi dipertanyakan apakah OSCE 
adalah organisasi yang tepat untuk menangani masalah-masalah tersebut. 

Organisasi-organisasi seperti Uni Eropa dan NATO lebih berurusan dengan masalah 
lingkungan hidup dan pemberantasan terorisme. Tapi Rusia tidak tergabung dalam 
dua organisasi tersebut. Karena itu Rusia berupaya memanfaatkan OSCE untuk 
mendengarkan suaranya.


* GEMA WARTA: ULASAN PERS

Tiga topik ulasan pers kali ini, tanggapan Eropa atas pencalonan Paul 
Wolfowitz, wakil menteri pertahanan Amerika Serikat sebagai presiden Bank 
Dunia, bantuan untuk Nias tersendat-sendat, serta Suciwati janda pejuang 
hak-hak asasi manusia Indonesia Munir di Belanda.

Paul Wolfowitz dikenal publik Eropa sebagai jagonya kelompok garis keras kanan 
di Washington. Itulah sebabnya publik di Eropa menganggap pencalonannya oleh 
presiden Bush sebagai provokasi dan sikap arogan Washington, demikian tulis 
harian Prancis Le Monde. Wolfowitz sadar akan citra buruknya di kalangan 
politisi Eropa, iapun melobi untuk dirinya sendiri di Brussel pekan ini. 
Wolfowitz mencoba memberi kesan positif, ia menyatakan benar-benar merasa 
terlibat dalam penyelesaian masalah kemiskinan di dunia, yang adalah tugas 
utama Bank Dunia.

The International Herald Tribune menulis Wolfowitz menunjuk pada karirnya 
sebagai duta besar di Indonesia, ia saat itu lebih mencurahkan perhatiannya 
pada penanggulangan kemiskinan katimbang memerangi pemerintah diktatur yang 
saat itu berkuasa di Jakarta. Hal ini disinggung Paul Wolfowitz tentu saja 
karena bagi Eropa ia adalah simbol perang sepihak Amerika Serikat menggulingkan 
diktator Sadam Husein tanpa meminta pendapat Eropa. 

Namun Eropa bersikap pragmatis, mereka mendukung pencalonannya sebagai jawaban 
terhadap usaha pemerintah di Washington memperbaiki hubungannya dengan Eropa. 
Namun Eropa punya persyaratannya juga, salah seorang wakil yang mendampingi 
Paul Wolfowitz harus berasal dari Eropa, Prancis memiliki calon kuat untuk 
jabatan ini.

Topik gempa laut di Nias dan pulau Simeuleu serta Banyak tetap menjadi sorotan 
pers internasional. Koran Belanda NRC Handelsblad  melaporkan dari Jakarta 
ihwal kemacetan masuknya bantuan untuk Nias. Para regu penyelamat susah 
menyelamatkan korban karena mereka harus menunggu peralatan besar dari luar. 
Pulau Banyak yang terletak di pusat gempa sama sekali belum bisa dihubungi dan 
tidak diketahui jumlah korban di sana.

Situasi kacau balau di Nias juga dilaporkan harian pagi Belanda De Volkskrant. 
Penduduk mencoba menyelamatkan korban dengan tangan mereka karena langkanya 
peralatan teknis. Rabu kemarin seorang pria dan wanita masih diselamatkan 
setelah 40 jam terjebak reruntuhan tanpa makan dan minum. Untungnya berbagai 
organisasi bantuan internasional masih berada di Aceh dan segera mengirim regu 
penyelamatnya ke Nias kedua pulau tetangganya. 

Harian pagi Belanda Trouw mengangkat topik Indonesia lain yang juga masuk media 
internasional: pembunuhan Munir dan proses hukumnya. Saat ini jandanya Suciwati 
berada di Eropa antara lain Belanda, dan diwawancara harian ini. Suciwati 
menyatakan puas dengan perhatian para delegasi Komisi HAM PBB di Jenewa yang ia 
temui. Bahkan ketuanya Makarim Wibisono dari Indonesia mendukungnya, walaupun 
Suciwati meragukan apakah ia bisa menembus kekuatan militer dan politik di 
Jakarta untuk membongkar kasus ini. 

Trouw menulis pemerintah Indonesia sebenarnya kurang senang dengan aktivitas 
Suciwati di Eropa. Menlu Hasan Wirajuda menyatakan sebaiknya Suciwati  menekan 
polisi di Indonesia untuk menyelesaikan kasusnya, namun Suciwati tidak 
menggubris kritik ini. Ia menyatakan kepada Trouw, tujuannya hanya satu semoga 
Munir adalah aktivis HAM terakhir yang dibunuh di Indonesia.

Demikian Trouw mengakhiri wawancaranya dan sekian ulasan pers untuk kali ini.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke