--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Kamis 31 Maret 2005 14:20 UTC ** GEMPA SUSULAN HEBAT DI NIAS ** BENCANA KIMIA BESAR DI CINA ** LEDAKAN DI GUDANG MESIU KAMBOJA MENEWASKAN 5 ORANG ** RENCANA ASIA UNTUK MEMEBRANTAS PERDAGANGANGAN MANUSIA ** GEMA WARTA: TOPIK INDONESIA: TERDAKWA KORUPSI BNI ADRIAN WOWORUNTU DIHUKUM SEUMUR HIDUP ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: WARGA AUSTRALIA ANTI KEBIJAKAN LUAR NEGRI AMERIKA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SITUASI DI NIAS SANGAT BURUK * GEMPA SUSULAN HEBAT DI NIAS Salah satu gempa susulan ini berkuatan 6,3 di skala Richter. Hari Senin lalu gempa kuat menyebabkan panik dan kerusakan hebat di Nias. Situasi di pulau ini masih tetap memprihatinkan. Hampir tidak ada aliran listrik dan air minum langka sekali. Berbagai negara mengirim regu penyelamat, sementara 600 korban yang tewas sudah ditemukan. Dikhawatirkan jumlah korban yang tewas akan naik sampai 2 ribu orang. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Kamis ini mengunjungi daerah yang dilanda gempa ini. Ia menjanjikan akan membangun kembali kerusakan di Nias. Sementara itu 12 warga asing diketemukan kembali di Nias. Mereka berasal dari Inggris, Prancis, Jerman, Swedia, Kanada dan Amerika Serikat. Para turis surfing ini berada di pusat wisata surfing Lagunduri di Nias dan dikabarkan hilang sejak gempa Senin lalu * BENCANA KIMIA BESAR DI CINA Kecelakan transportasi bahan kimia di propinsi Jiangsu meminta 28 orang tewas. 350 orang dirawat di rumah sakit, 17 di antara mereka dengan luka parah. Dua mobil tangki bertabrakan akibat ban meledak. Satu mobil tangki mengangkut 30 ton gas khlorida, dua kali jumlah yang diijinkan. Para sopir ditahan. Sementara itu hampir 10 ribu orang diungsikan dari kawasan kecelakaan. Regu penyelamat mencoba menutup gas yang mengalir keluar, namun para petani mengkhawatirkan tanaman mereka sudah rusak dan tidak bisa diselamatkan lagi. * LEDAKAN DI GUDANG MESIU KAMBOJA MENEWASKAN 5 ORANG Ledakan ini terjadi di barat laut Kamboja dan memblokir jalan utama ke perbatasan Thailand. Sekitar 10 orang luka-luka, ledakan ini menyebabkan senjata rudal melayang di udara. Saat ini api belum dipadamkan dan terdengar ledakan-ledakan, yang meyebabkan seorang serdadu tewas. Ledakan ini trjadi di dekat Andong Chenh yang terletak 300 kilometer dari ibukota Phnom Phenh. * RENCANA ASIA UNTUK MEMEBRANTAS PERDAGANGANGAN MANUSIA 6 negara Asia menyusun rencana ini: Cina, Kambodja, Vietnam, Thailand , Birma dan Laos. Mereka menyepakati untuk bekerjasama dalam mencegah dan membantu para korban. Bank Pembangunan Asia mengeluarkan 100 ribu dolar untuk mendirikan pusat regional pemberantasan perdagangan manusia. Badan kerjasama pembangunan PBB UNDP menyatakan daerah sekitar sungai Mekong adalah tempat para pedagang manusia ini beroperasi. Diperkirakan, setiap tahun 200 ribu orang diselundupkan keluar, mayoritas adalah anak dan perempuan. Jurang antara miskin dan kaya disebut UNDP sebagai salah satu sebab utama masalah perdagangan manusia ini. * SERANGAN BOM BUNUH DIRI DI IRAK UTARA Serangan ini meminta korban 3 orang tewas, diantaranya seorang anak dan 16 luka-luka. Serangan bom bunuh diri ini terjadi di dekat pos militer dekat kota Kirkuk. Kawasan ini adalah tempat ziarah warga muslim Syiah. * TELEVISI ARABAL-JAZEERA MENANYANGKAN VIDEO IHWAL WARGA RUMANIA YANG DICULIK Mereka adalah 3 wartawan Rumania yang diculik di Irak oleh kelompok yang tidak dikenal. Sampai saat ini para penculik belum menyebut tuntutan mereka. Mereka juga tidak meminta uang sebagaimana diumumkan seorang usahawan Suriah. Mereka yang disandera ini tampak sehat, dalam video ini juga tampil orang keempat yang diduga adalah warga Amerika asal Irak yang diculik bersama kelompok Rumania ini. * PEMILU DI ZIMBABWE Sekitar 6 juta pemilu berhak memilih parlemen baru, namun diduga partai presiden Mugabe Zanu-PF akan menang. Belum dipastikan apakah partai pemerintah ini akan mendapat suara mutlak sebagaimana diharapkan oleh presiden Mugabe. Kampanye pemilu berjalan aman, dua pemilu sebelumnya, pada tahun 2000 dan 2002 diwarnai oleh intimidasi oleh partai pemerintah Zanu PF. Namun dunia internasional meragukan kejujuran pemilu kali ini. * BERITA BURSA Bursa Eropa dibuka dengan positif, nilai indeks AEX di Amsterdam naik 0,6 persen dibandingkan dengan penutupan Rabu kemarin. Bursa London dan Frankfurt juga naik 0,6 persen, Sedangkan bursa Paris ditutup lebih tinggi, naik 0,8 persen. Hal ini juga terajdi dengan bursa di Tokio yang ditutup 0,9 persen lebih tinggi dengan 11 ribu 669 poin. Situasi laba ini juga dialami bursa efek di New York, indeks Dow Jones ditutup 0,9 persen lebih tinggi pada 10 ribu 541 poin. Bursa nasdaq naik 2 persen dan ditutup pada 2 ribu 5 poin. Nilai tukar euro: 1 euro= 1 dolar, 2934 * EKONOMI BELANDA MEMBAIK Pertumbuhan ekonomi tahun lalu 1,4 persen, ini berarti 0,1 persen lebih besar dibandingkan dengan prediksi semula. Hal ini diungkapkan Biro Statistik Belanda, yang selanjutnya melaporkan turunnya defisit anggara belanja negara sebesar 2, 3 persen, tahun sebelumnya defisit ini masih satu persen lebih tinggi. Hal ini terutama disebabkan oleh pendapatan pajak negara yang lebih besar. * HUBUNGAN SPANYOL DENGAN VENEZUELA MEMBAIK Dalam kunjungannya ke Venezuela perdana menteri Spanyol, Jose Luis Rodrigues Zapatero, mengubahkan sikap Madrid dalam hubungannya dengan Venezuela, pimpinan presiden Chavez yang anti Amerika Serikat. Ketika pendahulu Zapatero, mantan perdana menteri Aznar masih berkuasa hubungan kedua negara buruk sekali.Spanyol dan Venezuela menandatangani perjanjian militer dan enerji. Spanyol akan mengekspor pesawat transport militer dan kapal-kapal untuk penjagaan pantai, seharga 1,3 miliar euro. Selanjutnya Venezuela juga memesan 3 kapal tangki minyak, Spanyol pada gilirannya mendapat peluang berpartisipasi dalam industri minyak Venezuela. * SERANGAN BOM BUNUH DIRI DI IRAK UTARA Serangan ini meminta korban sekurang-kurangnya 7 orang tewas, diantaranya seorang anak dan 10 luka-luka. Serangan bom bunuh diri ini terjadi di dekat pos militer dekat kota Kirkuk. 3 anggota garda nasional tewas. Kawasan ini adalah tempat ziarah warga muslim Syiah. Sementara di Samara pasukan keamanan Irak menjadi sasaran teror, dua militer tewas. Serangan teror ini dilakukan tidak jauh dari mesjid Syiah. * PEJUANG HUTU BERSEDIA MELETAKKAN SENJATA Hal ini diumumkan gerakan pemberontak Hutu FDLR di Rwanda yang dituduh terlibat genosida. Mereka menyatakan bersedia meletakkan senjata setelah berunding dengan pemerintah Konggo di Roma. Kelompok pemberontak Hutu ini juga mengutuk genosida terhadap pembantaian kelompok Tutsi di Rwanda pada tahun 1994, yang meminta korban 800 ribu orang tewas.Setelah kejadian ini para pemberontak kelompok FDLR ini melarikan diri ke negara tetangga Republik Demokratis Konggo. Menurut Rwanda para pemebrontak Hutu ini lalu melanjutkan serangan mereka lewat negara tetangga Konggo. Sebaliknya Konggo menuduh tentara Rwanda mengejar-kejar para pemberontak Hutu ini. * UNI EROPA MEMPERLUAS SANGSI EKONMINYA TERHADAP AMERIKA SERIKAT Hal ini adalah reaksi Uni Eropa pada subsidi untuk dunia usaha Amerika yang meminta proteksi pemerintah terhadap impor murah. Belum ditentukan barang impor apa yang akan ditambah bea oleh Uni Eropa. Namun kalau dihitung uangnya, maka sangsi ini bisa diabaikan saja, perdagangan Uni Eropa Amerika Serikat hanya sekitar 28 juta dolar, sedangkan Uni Eropa diijinkan WTO menerapkan sangsi terhadap produk impor Amerika maksimum 150 juta dolar. * GEMA WARTA: TOPIK INDONESIA: TERDAKWA KORUPSI BNI ADRIAN WOWORUNTU DIHUKUM SEUMUR HIDUP Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada Adrian Herling Waworuntu. Adrian merupakan otak pembobol Bank Negara Indonesia Cabang Kebayoran Baru Jakarta senilai Rp1,2 triliun. Adrian merupakan terdakwa kelima yang dijatuhi vonis dalam kasus ini. Terdakwa lain rata-rata menerima hukuman antara delapan tahun, hingga hukuman penjara seumur hidup. Namun seorang tersangka utama lain, Maria Lumowa hingga kini masih tak tentu rimbanya. Tim Liputan 68H melaporkan Berakhir sudah petualangan Adrian Woworuntu. Terdakwa kasus korupsi yang pernah melarikan diri hingga keluar negeri itu akhirnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menjatuhkan vonis juga mewajibkan Adrian membayar denda 1 milyar rupiah serta wajib mengganti kerugian negara sebesar 300 milyar rupiah. Suasana vonis adrian Majelis hakim yang diketuai Rocky Panjaitan menilai Adrian terbukti secara sah dan meyakinkan terlibat tindak pidana korupsi yang merugikan negara hingga Rp 1,2 triliun tersebut. Di mata hakim, korupsi yang dilakukan Adrian berdampak luas terhadap perekonomian Indonesia. Uang yang dikorupsi Adrian semestinya bisa digunakan menggerakkan roda perekonomian serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat luas. Begitu vonis selesai dibacakan, Adrian langsung menyatakan banding. Adrian Woworuntu: Tadinya saya mengharapkan lebih berbobot yang disampaikan majelis hakim. Tapi saya sangat kecewa sebab sama saja dengan dakawaan jaksa. Dan sudah diuji di persidangan. Saya tidak tahju apakah - banyak saksi ahli yang lebih ahli dari saya say baru encioba memperlajari hukum dalam beberapa bulan ini tapi pada saksi ahli itu yang tadi disinikan Prof Lobby Lukman menyebutkan by definition saja tak bisa. . Kuasa hukum Adrian, Yan Djuanda Saputra menyokong pendapat itu. Menurut Yan terdapat sejumlah kejanggalan terkait putusan majelis hakim. Yan Juanda: Beliau sangat kecewa. Di samping itu beliau juga melihat yang anehnya kok para direksi hukumannya lebih ringan dari Adrian. Padahal dengan tegas mereka adalah direksi, direktur dari Gramarindo Group. Yang secara formal bertangung jawab. Sedangkan Adrian tuidak dalam struktur dalam perusaahn dalam Gramarindo Group kecuali hanya satu pt di mana beliau sebagai komisaris Kasus korupsi dengan Adrian selaku pesakitan dimulai sejak Oktober dua tahun lalu. Ia menjadi tersangka pembobol Bank BNI senilai 1,2 triliun rupiah dengan modus penggunaan surat jaminan kredit alias letter of credit LC palsu. Dalam proses pemberkasannya, kasus ini mesti lima kali bolak-balik antara kepolisian dan kejaksaan. Bahkan dalam penyidikan kepolisian Adrian sempat kabur ke Singapura sebelum akhrnya ditangkap pada Oktober tahun lalu. Kasus ini juga sempat menelan kredibilitas jajaran penyidik Markas Besar Kepolisian yang diduga menerima suap Adrian. Kasus korupsi BNI ini telah melahirkan lima terpidana. Di luar Adrian terdapat Direktur Utama PT Sagared Team Ollah Agam dan Direktur Utama PT Magnetiq Usaha Esa Adrian P Lumowa. Keduanya dihukum 15 tahun penjara. Sementara dari jajaran direksi BNI yang telah mendapat hukuman adalah bekas pejabat sementara Kepala Cabang BNI Kebayoran Baru Nirwan Ali yang mendapat vonis 8 tahun penjara. Juga bekas Kepala Cabang BNI Kebayoran Baru Kusadi Yuwono yang mendapat vonis 16 tahun. Terakhir ada bekas Kepala Customer Service Luar Negeri Bank BNI Kebayoran Baru Edy Santoso yang juga mendapat vonis penjara seumur hidup. Adapun Maria Paulina Lumowa, salah satu tersangka utama pembobolan BNI, hingga kini belum tersentuh hukum. Sejumlah kalangan menilai positif vonis hakim terhadap Adrian. Kepala Divisi Monitoring Peradilan lembaga pemantau korupsi ICW Emerson Yunto menilai, dibandingkan vonis pada kasus-kasus korupsi lain, vonis terhadap Adrian cukup baik. Emerson Yunto: Saya pikir ini sebuah terobosan yag bagus dari PN Jaksel. Memang di catatan kita ada beberapa kasus korupsi yang divonis seumur hidup, terutama kasus korupsi BLBI. Di catatan kita ada Hendra Rahardja, Babang Sutrisno dan Andrian Kiki Ariawan. Mereka divonis seumur hidup cuma ada problemnya ada dua hal. Pertama vonis itu tidak disertai penahanan. Kedua vons itu tak ada gunanya karena pelaku melarikan diri. Emerson menilai selama ini putusan pengadilan terkait kasus-kasus korupsi masih banyak yang mengecewakan. Misalnya, meski telah dinyatakan bersalah koruptor tidak langsung dipenjarakan. Akibatnya banyak yang kemudian kabur. Emerson curiga, ada tawar menawar putusan hakim di balik vonis-vonis yang merugikan masyarakat tersebut. Tim Liputan 68H melaporkan untuk Radio Nederland di Hilversum * GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: WARGA AUSTRALIA ANTI KEBIJAKAN LUAR NEGRI AMERIKA Kekhawatiran warga Australia terhadap kebijakan luar negri Amerika Serikat sedalam kekhawatiran mereka terhadap fundamentalisme Islam. Demikian hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh think-thank Australia Lowy Institut. Hasil tersebut jelas mengejutkan banyak pihak di negara itu yang selama lebih dari 50 tahun ini dipandang sebagai sekutu dekat Amerika. Ivan Cook dari Lowy Institut mengatakan bahwa mereka tidak menduga hasil yang sangat anti Amerika itu. Kami terkejut dengan rendahnya sikap positip warga Australia terhadap Amerika Serikat. Dalam banyak benak warga Australia, fundamentalisme Islam dan kebijakan luar negri Amerika Serikat nampaknya berkaitan. Ini karena perang Irak. Hasil yang mengejutkan ini akan berguna bagi para pembuat kebijakan. Sejak perang Irak dimulai, ada oposisi besar terhadap keterlibatan Australia dalam perang tersebut. Walaupun bukan mayoritas besar, hanya sekitar 54 persen dan sekarang telah sedikit turun menjadi 51 persen, tapi perang tersebut menjadi isu yang memecah Australia. Walau demikian, rakyat Australia memilih kembali John Howard sebagai perdana menteri. Ia adalah sekutu dekat Amerika yang mendukung perang Irak. Namun berbicara tentang pemilihan John Howard, harus pula dilihat faktor-faktor lain yang turtut bermain di dalamnya. Isu perang Irak hanyalah salah satu elemen dalam pemilihan Australia baru-baru ini, dan ternyata itu bukanlah isu yang cukup penting. Ada banyak isu domestik yang lebih berpengaruh. Jadi tidak bisa dikaitkan begitu saja antara terpilihanya kembali John Howrad dengan sikap anti Amerika itu. Warga Australia memahami kebijakan luar negri negaranya. Dalam jajak pendapat itu, 68 persen responden mengatakan bahwa kebijakan luar negri Australia sangat dipengaruhi oleh kebijakan luar negri Amerika. Satu hal lagi yang mengejutkan dari hasil survei itu adalah pendapat warga terhadap Cina. Cina menduduki tempat yang jauh lebih baik dibandingkan Amerika Serikat dalam survei ini. Ini mengejutkan, mengingat persekutuan panjang Australia dengan Amerika serta pentingnya Amerika sebagai mitra dagang. Jadi hasil tersebut mencerminkan betapa perntingnya pertumbuhan ekonomi Cina bagi Australia. Cina telah menempati posisi tiga besar mitra dagang Australia. Sungguh menarik mengetahui bahwa warga Australia bersikap positip terhadap Cina, dan tidak merasa terancam oleh pertumbuhan ekonomi Cina. Australia baru-baru ini mengikat perjanjian perdagang bebas dengan Amerika. Dalam hal ini, Australia hanyalah pihak penerima saja walaupun dikatakan bahwa perjanjian itu akan menguntungkan Australia. Dan hanya 34 persen yang berpendapat demikian. Australia juga sedang dalam proses mewujudkan perjanjian perdagangan bebas dengan Cina. Sebanyak 51 persen warga Australia berpendapat bahwa perjanjian seperti itu akan menguntungkan Australia. Itu jumlah yang jauh lebih besar. Tampaknya ada pendapat di Australia bahwa perjanjian perdagangan dengan Amerika itu justru akan merugikan Australia. * GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SITUASI DI NIAS SANGAT BURUK Hari ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkunjung ke Nias. Ia ikut berdoa untuk para korban gempa kuat yang Senin lalu melanda pulau di lepas pantai barat Sumatera Utara ini. Sejauh ini terhitung sekitar 700 gempa susulan. Rumah sakit di ibukota Nias, Gunung Sitoli hancur berat sehingga korban terluka tidak bisa dirawat. Banyak orang masih tertimbun di bawah puing-puing reruntuhan. Dominius Hia koordinator pos bantuan kemanusiaan untuk Nias di Medan bahkan melaporkan terjadinya penjarahan. Dominius Hia [DH]: Sampai sekarang ini bantuan yang sangat dibutuhkan itu, makanan, tenda dan dokter itu masih sangat kurang. Tenaga-tenaga relawan itu masih sangat kurang, sehingga tingkat kelaparan itu sudah mulai terjadi. Dan penjarahan misalnya barang-barang logistik yang sudah datang sebagian itu, sudah mulai terjadi. Keadaan pengungsi, masih mereka berada di gunung-gunung, trauma. Karena masih sampai sekarang ini, masih ada gempa-gempa susulan dalam skala yang sangat kecil. Tapi itu sangat membuat ketakutan warga. Proses pembongkaran bangunan-bangunan yang runtuh itu sangat kurang dengan tenaga-tenaga mesin yang sudah ada. Begitu juga di Nias Selatan, kota Teluk Dalam, di mana di sana sangat susah untuk mendapatkan informasi, di mana telkom dan segala fasilitas yang bisa digunakan untuk komunikasi terputus. Listrik juga sudah hancur. Nggak bisa lagi ada lampu malam hari. Kemudian masalah air juga. Air bersih juga memang sudah sangat susah didapatkan. Bau busuk dari mayat-mayat yang sudah tertimbun oleh reruntuhan bangunan itu, sudah mulai tercium. Radio Nederland [RN]: Pak Dominius, jenazah-jenazahnya ditampung di mana? Sudah dimakamkan? DH: Ada sebagian yang sudah dimakamkan. Jenazah yang sudah dievakuasi itu, kebanyakan diletakkan di gereja-gereja, di depan gereja seperti gereja Katolik Santa Maria. Kemudian juga di depan mesjid-mesjid yang ada di Gunung Sitoli. RN: Sudah jelas tentang berapa korban meninggal? DH: Kalau kejelasan korban meninggal di Nias, sampai sekarang belum ada pasti. Karena masih banyak lagi korban-korban yang masih tertimbun. Karena belum bisa diarahkan semua tenaga untuk membongkar itu. Di mana alat-alat yang seharusnya misalnya seperti buldoser yang membongkar-bongkar bangunan, misalnya alat-alat mesin itu, sangat kurang. RN: Kemudian tentang korban terluka. Mereka dirawat di mana? DH: Korban terluka juga sangat susah juga dirawat di Gunung Sitoli. Kebanyakan sekarang ini harus diterbangkan ke Medan, di mana ada rumah sakit di sini yang bersedia membiayai perobatan gratis. Nah, yang paling susah juga di sana adalah pengangkutan. Pengangkutan seperti pesawat terbang, bandara di situ hancur. Begitu juga pengangkutan laut. Pelabuhan itu sudah sebagian hancur. RN: Lalu pesawat atau helikopter mendarat di mana? DH: Kalau helikopter, itu yang lebih tepat untuk diarahkan ke sana. Karena helikopter kan bisa mendarat di lapangan-lapangan yang biasa. Ada lapangan-lapangan yang masih belum hancur kan, bisa mendarat di situ. RN: Jakarta sudah mengirim pesawat atau helikopter ke Nias? DH: Ya, sudah tapi masih mendarat di Sibolga, pesawat yang besar. Tapi kalau helikopter sudah banyak, sudah ada yang diarahkan ke Nias. Tetapi mereka hanya bawa bantuan. Nah bantuan itupun sudah tidak mencukupi. RN: Bantuan apa saja yang dikirim? DH: Bantuan obat-obatan dulu yang terutama, dengan bahan-bahan kebutuhan seperti makanan, beras. RN: Bagaimanan dengan bantuan dari luar negeri? DH: Bantuan dari luar negeri, semalam dari Australia, sudah ada yang berangkat ke Nias, tapi singgah dulu ke Jakarta. Nah, informasi yang kita dapat, belum ada yang nyampai di Nias. RN: Belum sampai di Nias? DH: Ya, tapi ini susah, karena tempat pendaratan di Nias ini nggak ada. RN: Kalau kapal, lewat laut? DH: Kalau kapal, lewat laut sudah ada, tapi tidak bisa setiap hari. Hanya tiga kali seminggu dia bisa. Karena pelabuhan juga di Gunung Sitoli itu telah mengalami retak-retak patah gitu. Demikian Dominius Hia kepada Radio Nederland. * GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: RUSIA HALANGI KONTRIBUSI UNTUK OSCE Rusia sudah bertahun-tahun suka menghambat tugas Organisasi Kerjasama dan Keamanan Eropa OSEC. Kali ini pemerintah Rusia menolak membayar kontribusi tahunan dan dengan demikian menghambat anggaran tahun 2005. Dalam sebuah dokumen rahasia, Uni Eropa menyatakan kecemasannya dan memperingatkan akan kemungkinan pecahnya OSCE. Menurut Moskow tugas organisasi ini terlalu banyak membatasi diri pada pengawasan hak-hak asasi manusia serta proses demokratisasi di Rusia dan negara-negara sekutunya. Lebih jauh laporan redaktur Nicolien den Boer. Rusia bersama 54 anggota lainnya adalah anggota 'keluarga besar' OSCE. Tujuan organisasi Kerjasama dan Keamanan Eropa ini adalah mendorong kerja sama antar negara-negara anggotanya di bidang kemanusiaan, ekonomi dan militer. Dalam praktek OSCE terutama mengawasi apakah hak-hak asasi manusia dan demokrasi ditaati, serta pemilu berjalan bebas dan jurdil. Tapi pemerintah Rusia makin merasa dikambinghitamkan. Menurut pakar OSCE Bert Bomert, perasaan ini dapat dimengerti. Bert Bomert: Rusia merasa diperlakukan tidak adil. Menurut Moskow, OSCE bersikap ganda. Rusia dan sekutu-sekutunya dikritik di bidang hak-hak asasi manusia dan pemilu demokratis. Tapi Moskow menunjuk pada beberapa kasus lain di mana Rusia dirugikan, seperti misalnya di negara-negara Baltik, di mana warga Rusia diperlakukan buruk. OSCE tidak mengatasi masalah ini. Selain itu Moskow menuduh para pengamat yang dikirim OSCE untuk memantau pemilu republik-republik tetangga Rusia yang pro Rusia, selalu memihak kepada oposisi. Dengan secara terbuka meragukan hasil pemilu, maka OSCE jelas mendukung pihak oposisi dan dengan demikian menjatuhkan pemerintah-pemerintah sekutu Rusia. Hal ini juga telah terjadi di Ukraina, Georgia dan pekan belakangan di Kirgizia. Untuk apa harus ikut membiayai sebuah organisasi yang sebenarnya anti-Moskow? Setiap tahun Rusia ikut membayar sembilan juta euro kepada OSCE, sekitar 5% dari jumlah total anggaran OSCE. Selain itu, Moskow dengan hak vetonya, sudah berbulan-bulan menghalangi persetujuan untuk anggaran tahun ini. Ini juga dilakukan tahun 2002. Tanpa anggaran, OSCE tidak bisa memulai kegiatan-kegiatan baru, dan akhirnya juga tidak bisa membayar gaji stafnya. Bert Bomert: Organisasi ini bekerja berdasarkan konsensus. Ini berarti bahwa setiap pihak harus menyetujui suatu keputusan. Ini sebenarnya semacam hak veto, yang berlaku bagi setiap anggota, dari Rusia sampai San Marino atau Vatikan. Uni Eropa menyatakan kecemasannya melalui sepucuk surat rahasia yang ditujukan kepada para duta besar Uni Eropa. Surat ini yang diterbitkan oleh harian Amerika The Herald Tribune, mengimbau negara-negara Uni Eropa menyetujui anggaran OSCE dan membayar kontribusi yang seharusnya dibayar Rusia. Kalau tidak, maka organisasi tersebut terancam pecah. Surat ini tidak hanya menunjuk pada dampak-dampak keuangan akibat langkah Rusia, tapi juga pada struktur konsensus. Kesepakatan-kesepakatan dalam OSCE, secara yuridis mengikat dan tidak bisa dipaksakan kepada satu anggota yang tidak bersedia memberi persetujuan. Jadi konsensus sangat penting. Para anggota berbagi norma dan nilai. Menurut para analis, di sinilah letak masalahnya. Karena Rusia ingin agar OSCE menetapkan nilai-nilai yang lain. OSCE seharusnya tidak terlalu sibuk menjaga hak-hak-asasi manusia dan demokrasi, tapi lebih mementingkan ekonomi, lingkungan hidup dan terorisme. Bomert sependapat dengan Rusia karena hanya beberapa persen dari anggaran disediakan untuk pemberantasan terorisme dan lingkungan hidup. Bert Bomert: Alasan Rusia itu memang benar. Tapi dipertanyakan apakah OSCE adalah organisasi yang tepat untuk menangani masalah-masalah tersebut. Organisasi-organisasi seperti Uni Eropa dan NATO lebih berurusan dengan masalah lingkungan hidup dan pemberantasan terorisme. Tapi Rusia tidak tergabung dalam dua organisasi tersebut. Karena itu Rusia berupaya memanfaatkan OSCE untuk mendengarkan suaranya. * GEMA WARTA: ULASAN PERS Tiga topik ulasan pers kali ini, tanggapan Eropa atas pencalonan Paul Wolfowitz, wakil menteri pertahanan Amerika Serikat sebagai presiden Bank Dunia, bantuan untuk Nias tersendat-sendat, serta Suciwati janda pejuang hak-hak asasi manusia Indonesia Munir di Belanda. Paul Wolfowitz dikenal publik Eropa sebagai jagonya kelompok garis keras kanan di Washington. Itulah sebabnya publik di Eropa menganggap pencalonannya oleh presiden Bush sebagai provokasi dan sikap arogan Washington, demikian tulis harian Prancis Le Monde. Wolfowitz sadar akan citra buruknya di kalangan politisi Eropa, iapun melobi untuk dirinya sendiri di Brussel pekan ini. Wolfowitz mencoba memberi kesan positif, ia menyatakan benar-benar merasa terlibat dalam penyelesaian masalah kemiskinan di dunia, yang adalah tugas utama Bank Dunia. The International Herald Tribune menulis Wolfowitz menunjuk pada karirnya sebagai duta besar di Indonesia, ia saat itu lebih mencurahkan perhatiannya pada penanggulangan kemiskinan katimbang memerangi pemerintah diktatur yang saat itu berkuasa di Jakarta. Hal ini disinggung Paul Wolfowitz tentu saja karena bagi Eropa ia adalah simbol perang sepihak Amerika Serikat menggulingkan diktator Sadam Husein tanpa meminta pendapat Eropa. Namun Eropa bersikap pragmatis, mereka mendukung pencalonannya sebagai jawaban terhadap usaha pemerintah di Washington memperbaiki hubungannya dengan Eropa. Namun Eropa punya persyaratannya juga, salah seorang wakil yang mendampingi Paul Wolfowitz harus berasal dari Eropa, Prancis memiliki calon kuat untuk jabatan ini. Topik gempa laut di Nias dan pulau Simeuleu serta Banyak tetap menjadi sorotan pers internasional. Koran Belanda NRC Handelsblad melaporkan dari Jakarta ihwal kemacetan masuknya bantuan untuk Nias. Para regu penyelamat susah menyelamatkan korban karena mereka harus menunggu peralatan besar dari luar. Pulau Banyak yang terletak di pusat gempa sama sekali belum bisa dihubungi dan tidak diketahui jumlah korban di sana. Situasi kacau balau di Nias juga dilaporkan harian pagi Belanda De Volkskrant. Penduduk mencoba menyelamatkan korban dengan tangan mereka karena langkanya peralatan teknis. Rabu kemarin seorang pria dan wanita masih diselamatkan setelah 40 jam terjebak reruntuhan tanpa makan dan minum. Untungnya berbagai organisasi bantuan internasional masih berada di Aceh dan segera mengirim regu penyelamatnya ke Nias kedua pulau tetangganya. Harian pagi Belanda Trouw mengangkat topik Indonesia lain yang juga masuk media internasional: pembunuhan Munir dan proses hukumnya. Saat ini jandanya Suciwati berada di Eropa antara lain Belanda, dan diwawancara harian ini. Suciwati menyatakan puas dengan perhatian para delegasi Komisi HAM PBB di Jenewa yang ia temui. Bahkan ketuanya Makarim Wibisono dari Indonesia mendukungnya, walaupun Suciwati meragukan apakah ia bisa menembus kekuatan militer dan politik di Jakarta untuk membongkar kasus ini. Trouw menulis pemerintah Indonesia sebenarnya kurang senang dengan aktivitas Suciwati di Eropa. Menlu Hasan Wirajuda menyatakan sebaiknya Suciwati menekan polisi di Indonesia untuk menyelesaikan kasusnya, namun Suciwati tidak menggubris kritik ini. Ia menyatakan kepada Trouw, tujuannya hanya satu semoga Munir adalah aktivis HAM terakhir yang dibunuh di Indonesia. Demikian Trouw mengakhiri wawancaranya dan sekian ulasan pers untuk kali ini. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
