---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 01 April 2005 13:10 UTC



** PBB PERKIRAKAN JUMLAH KORBAN TEWAS GEMPA 1.300 ORANG 

** KONDISI PAUS YOHANES PAULUS II SANGAT MENGKUATIRKAN 

** BANK DUNIA DUKUNG BENDUNGAN DI LAOS 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: OPOSISI LIBANON MULAI TIDAK SABAR 

** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: KASUS KEMATIAN PASIEN KOMA TERRI SCHIAVO, 
KASUS KORUPSI BNI DAN JALANNYA BANTUAN NIAS 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KORBAN GEMPA TERANCAMA KELAPARAN DAN KURANG AIR 
BERSIH 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PARLEMEN BELANDA DAN EROPA HARUS MEMONITOR 
TERUS KASUS MUNIR, DESAK SUCIWATI



* PBB PERKIRAKAN JUMLAH KORBAN GEMPA TEWAS 1.300 ORANG 

Menurut ramalan Perserikatan Bangsa-Bangsa PBB, 1.300 orang tewas akibat gempa 
yang mengguncang Nias dan Simeuleu. Jumlah itu berada di antara ramalan 
sebelumnya yaitu 1.000 hingga 2.000 orang tewas. Di Nias, lebih dari 600 mayat 
ditemukan. Sementara Bandara di Nias, dipersiapkan untuk pendaratan pesawat 
bala bantuan. Sementara itu di Simeulue kerusakan terjadi lebih parah dari yang 
diramalkan. Menurut PBB seluruh desa di daerah itu hancur. Sampai saat ini 
dilaporkan 17 orang tewas karena sebelumnya daerah itu telah diberi peringatan.


* KONDISI PAUS YOHANES PAULUS II SANGAT MENGKUATIRKAN  

Kondisi kesehatan Paus Paulus Yohanes II sangat mengkuatirkan namun stabil dan 
sadarkan diri. Tekanan darahnya tidak teratur, demikian dilaporkan Vatikan 
setelah keadaan Paus Yohanes Paulus II semakin memburuk usai jantungnya 
berhenti sesaat kemarin. Namun menurut jurubicara kardinal Navarro Valls 
keadaan Paus kini tenang dan Jumat pagi berbicara dengan beberapa karyawan. 
Paus juga menyatakan tidak ingin dirawat lagi di rumah sakit. Sebelumnya datang 
tersebar berita Paus Paulus II telah meninggal dunia. Sebelumnya juga tersebar 
berita Paus Yohanes Paulus II terbaring koma. Sahabat baiknya kardinal 
Polandia,  Andrzej Maria Deskur menyatakan Paus dengan tenang menghadapi saat 
terakhirnya. Selain itu kunjungan kardinal Deskur --yang menurut tradisi 
tampaknya bertugas mengumumkan kematian Paus-- menjadi pertanda kematian Paus 
yang semakin mendekat. Paus, 84 tahun panas tinggi akibat infeksi saluran kemih 
yang dideritanya. Paus Yohanes Paulus II dirawat di rumah sakit dua kali dalam 
beberapa bulan terakhir dengan kesulitan pernafasan. Namun tampaknya ia segera 
membaik setelah menjalani operasi. Berat badannnya turun hampir 20 kilo. Karena 
Paus mengalami kesulitan untuk menelan, ia menerima infus makan cair.


* BANK DUNIA DUKUNG BENDUNGAN DI LAOS

Bank Dunia akhirnya sepakat untuk mendukung pembangunan bendungan raksasa di 
Laos, melalui perundingan alot selama 10 tahun. Proyek kontroversi Nam Theun 2 
itu menelan dana sebesar 1,2 milyar dolar. Bank Dunia mendukung seperempat dari 
pendanaan tersebut. Proyek itu akan menghasilkan 150 juta dolar per tahun buat 
Laos dengan produk bendungan itu antara lain penjualan saluran listrik ke 
Thailand. Namun organisasi lingkungan dan hak asasi manusia membunyikan signal 
dengan pembangunan itu. Pembangunan bendungan di tepian sungai Mekong yang 
diikuti dengan pembangunan reservasi seluas 450km persegi itu memaksa 
pemindahan ribuan orang dan merusak ekosistem di wilayah tersebut. Dukungan 
terhadap proyek bendungan raksaksa itu merupakan keputusan terakhir dari 
presiden Bank Dunia James Wolfensohn. Paul Wolfowitz menduduki posnya 1 Juni 
setelah Selasa kemarin secara resmi ditunjuk sebagai presiden Bank Dunia.


* KAMPANYE PEMILIHAN WILAYAH DI ITALIA DIHENTIKAN 

Perdana Menteri Silvio Berlusconi, menyatakan sebagai rasa simpati tehadap 
kondisi kesehatan Paus Yohanes Paulus II, maka seluruh partai politik Italia 
menghentikan kampanye pemilihan regional. Sementara pemilihannya sendiri akhir 
pekan ini tampaknya tidak akan mengalami perubahan. Para uskup di seluruh dunia 
diserukan untuk berdoa bagi Paus. Di negara asalnya Polandia, diselenggarakan 
misa tambahan terutama di daerah asalnya Krakau. Sementara itu masyarakat 
muslim di Polandia juga diumumkan pada sembayang Jumat kali ini untuk mendoakan 
Paus.


* PARTAI OPOSISI ZIMBABWE RAIH 31 KURSI 

Setelah perhitungan sepertiga suara yang masuk maka partai oposisi di Zimbabwe 
meraih 31 dari 39 kursi di perlemen. Hasil perhitungan suara itu datang 
terutama dari kota-kota milik partai oposisi MDC. Sementara partai presiden 
Robert Mugabe Zanu PF populer di daerah pedesaan dan sampai saat ini masih 
sedikit suara yang dihitung. Oposisi menuduh pemerintah melakukan kecurangan 
dan hanya menguntungkan partai Zanu PF. Sementara media masa  hanya meyiarkan 
kampanye Zanu PF. Presiden Robert Mugabe yakin partainya Zanu PF akan meraih 
suara mayoritas. Pemilihan parlemen di Zimbabwe kali ini berlangsung tenang. 
Semetnara beberapa pengamat mengatakan pada hari pemilihan pun tidak ditemukan 
adanya kerusuhan. Hal itu berbeda dengan apa yang terjadi di tahun 2000 dan 
2002.


* MAHKAMAH DI DEN HAAG TANYAI PEMERINTAH KOLOMBIA 

Mahkamah Pidana Internasional di Den Haag menanyakan kepada pemerintah Kolombia 
hukuman apa yang dijatuhi oleh para pelaku kejahatan kemanusiaan. Hal itu 
merupakan yang pertama kalinya sejak tiga tahun berdiri Mahkamah Pidana 
Internasional memperhatikan perang saudara di Kolombia. Para hakim ingin 
mengatahui tindakan apa saja yang diambil terhadap para pelaku penculikan. 
penyiksaan dan pembunuhan masal di negara tersebut. Pemberontak FARC dan ELN 
serta kelompok paramiliter selama satu dekade belakangan melakukan kejahatan 
tersebut. Pemerintah Kolombia saat ini melakukan perundingan mengenai 
kemungkinan gencatan senjata dengan paramiliter. Hal tersebut merupakan isu 
yang sensitif karena tidak adanya kurangnya informasi mengenai kejahatan yang 
dilakukan kelompok tersebut. Pekan ini di San Ofofre, 800km dari Bogota utara, 
ditemukan kuburan masal. Di dalamnya ditemukan puluhan mayat yang kemungkinan 
besar dibunuh oleh paramiliter.


* BRITANIA TUTUP KEDUTAANNYA DI PANTAI GADING 

Pemerintah Britania menutup kedutaan besarnya di Pantai Gading dan menyerukan 
warganya untuk meninggalkan negara tersebut. Pemerintah di London kuatir dengan 
adanya perpecahan baru antara pemerintah dan pemberontak. Pada kenyataannya 
Pantai Gading terbagi dua sejak gagalnya usaha penyingkiran Presiden Laurent 
Gbagbo tahun 2002. Sejak itu pemberontak menguasai bagian utara dan bagian 
selatan dikuasai oleh pasukan pemerintah. Beberapa usaha perdamaian mengalami 
kegagalan.


* PESAWAT MILITER AMERIKA JATUH DI ALBANIA 

Pesawat militer Amerika jatuh di Albaina, tepatnya 150km sebelah selatan 
ibukota Tirana. Dipastikan seluruh sembilan orang awaknya tewas. Penyebab 
kecelakaan itu belum ditemukan. Kemungkinan besar karena pilot menerbangkan 
pesawat terlampau rendah. Wilayah pegunungan di daerah kecelakaan menyulitkan 
kerja regu penyelamat. Pesawat militer Amerika itu berada di Albania untuk 
melakukan latihan militer bersama.


* BERITA BURSA 

Lantai bursa Amsterdam masih menanti berita pasar tenaga kerja di Amerika. 
Indeks AEX berada pada titik 370 poin atau keuntungan sekitar 0,2 persen. 

Sementara indeks Nikkei di Tokyo ditutup dengan 11.724 yang merupakan 
keuntungan sekitar 0,5 persen.

Indeks Dow Jones di New York ditutup 0,4 persen lebih rendah yaitu pada titik 
10.504. Sementara Nasdaq berakhir pada titik 1999 poin atau kerugian sebesar 
seperempat persen.

C 1 = $ 1, 2971 sen


* NATO DAN AUSTRALIA KERJASAMA PERANGI TERORISME 

Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO Jaap de Hoop Scheffer 
menandatangani perjanjian kerjasama memerangi terorisme dengan Australia. 
Kerjasama itu menyangkut pertukaran informasi terorisme internasional selain 
Australia akan menempatkan atase pertahanannya di markas NATO. Selanjutnya 
Australia akan memainkan peran penting mencegah tersebarnya senjata pemusnah 
masal. Kunjungan itu merupakan pertama kalinya bagi de Hoop Scheffer ke 
Australia dan berharap kerjasama itu akan meluas ke negara-negara Asia dan 
Timur Tengah.


* GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: OPOSISI LIBANON MULAI TIDAK SABAR 

Oposisi di Libanon mulai tidak sabar lagi karena sampai sekarang belum juga ada 
pemerintah baru. Oposisi menuduh pemerintah Suriah dan pemerintah demisioner 
Libanon sengaja menghambat pembentukan pemerintah baru sehingga bisa 
mensabotase pemilu mendatang. Lebih jauh laporan redaktur Timur Tengah Bertus 
Hendriks. 

Atas tekanan kuat masyarakat internasional maupun negara-negara Arab, maka 
Suriah tidak bisa berbuat lain kecuali melanjutkan penarikan mundur pasukan dan 
dinas rahasianya dari Libanon. Tapi ini tidak berarti bahwa Suriah bersedia 
menyerahkan begitu saja pengaruhnya di Libanon. Suriah malah berupaya 
mempengaruhi proses politik di negara tetangganya melalui cara lain. Langkah 
penting berikut dalam proses politik itu adalah pemilihan parlemen yang 
direncanakan digelar sebelum akhir Mei mendatang. 

Sejauh ini Libanon masih belum mempunyai pemerintah baru. Nampaknya situasi 
seperti ini tidak akan cepat berubah. Oposisi anti-Suriah menuduh Suriah serta 
sekutu-sekutunya dari Libanon, sengaja menghambat pembentukan pemerintah baru 
untuk mencegah kekalahan dalam pemilu mendatang. 

Oposisi cemas bahwa mayoritas anggota pro-Suriah dalam parlemen yang sekarang 
akan memperpanjang mandatnya di parlemen, seperti juga terjadi dengan mandat 
Presiden pro Suriah yang sekarang Emile Lahoud. Perdana Menteri demisioner 
sekaligus calon baru Perdana Menteri pro Suriah Omar Karami memainkan peranan 
penting di dalamnya. Pembunuhan terhadap pendahulunya Rafiq Hariri menimbulkan 
demonstrasi besar-besaran, sehingga Omar Karami tidak bisa berbuat lain kecuali 
lengser saja. 

Tapi situasi tampak berubah ketika demonstrasi anti Suriah itu disusul 
demonstrasi pro Suriah yang lebih besar lagi yang dipimpin Hezbollah. Mantan 
Perdana Menteri Omar Karami kemudian diminta Presiden pro Suriah Emile Lahoud, 
untuk membentuk pemerintah baru. Ini jelas menimbulkan kemarahan oposisi. 

Tetapi jarum berbalik lagi ketika demonstrasi besar Hezbollah diikuti oleh 
demonstrasi anti Suriah yang lebih besar lagi. Kedua kubu sekarang membuktikan 
bahwa mereka bisa memobilisasi warga ke jalan. Tetapi skornya masih 2-1 untuk 
keunggulan oposisi anti Suriah yang juga mendapatkan dukungan dari masyarakat 
internasional. Merasa diperkuat dengan keberhasilan ini, maka oposisi anti 
Suriah menolak bekerjasama dengan Omar Karami. 

Karimi menghendaki kubu oposisi bersama dengan partai-partai pemerintah pro 
Suriah membentuk suatu pemerintahan nasional bersama. Tetapi oposisi menolak 
karena mereka menganggap pemerintah sekarang turut bertnaggung jawab atas 
pembunuhan mantan perdana menteri Rafiq Hariri. Mereka juga menuntut turunnya 
jaksa penuntut umum serta ketua dinas keamanan Libanon. Keberhasilan pertama 
oposisi diraih melalui pengumuman bahwa ketua dinas keamanan akan mengambil 
cuti selama sebulan. 

Oposisi juga  merasa didukung dengan laporan sementara PBB mengenai pembunuhan 
Hariri. Laporan tersebut mengkritik keras pemerintahan Karami dan dinas rahasia 
termasuk Suriah. Kritik itu mencakup perlindungan yang tidak memadai terhadap 
Hariri sebelum pembunuhan serta mengacaukan penyelidikan pembunuhan itu. Dewan 
Keamanan PBB siap memerintahkan pembentukan komisi penyelidik internasional 
yang independen. Ini juga menjadi kemenangan bagi oposisi anti Suriah. 

Namun untuk mengubah kekuatan oposisi dari jalan ke kursi parlemen dibutuhkan 
pemilihan umum. Oleh karena itu, oposisi menuntut pemilu dan bukannya 
pemerintah kesatuan nasional yang terdiri dari para  teknokrat netral. Mereka 
tidak akan menjadi calon dalam pemilu parlemen mendatang dan satu-satunya tugas 
mereka adalah memastikan bahwa pemilu bebas dan adil digelar sebelum akhir Mei. 
Namun itu semua hanya bisa terwujud apabila segera ada pemerintah yang 
merancang undang-undang pemilihan baru serta mengambil langkah-langkah lain 
secara tepat waktu. 

Calon perdana menteri Omar Karimi pekan ini pertama-tama mengatakan telah 
mengembalikan perintah formasi, yang ketika itu ditunda lagi dan sekarang akan 
memberikannya kembali. Alasan mengapa oposisi menyebut tentang taktik tarik 
ulur dan sabotase. Sementara itu, berbagai serangan berlangsung dalam waktu 
pendek ini di Beirut. Tidak ada seorangpun yang mengaku bertanggung jawab  tapi 
bagi oposisi sudah jelas bahwa Suriah berada di belakangnya. Sebagai peringatan 
bahwa sikap anti Suriah yang terlalu kuat akan membawa resiko besar bagi 
stabilitas Libanon yang masih rapuh itu.


* KASUS KEMATIAN PASIEN KOMA TERRI SCHIAVO, KASUS KORUPSI BNI DAN JALANNYA 
BANTUAN NIAS 

Harian International Herald Tribune menulis, kasus hidup mati Terri Schiavo 
menimbulkan perbincangan di Amerika, baik dari segi etis maupun kedokteran 
serta benturan politik. Kasusnya menimbulkan pertanyaan  sampai sejauh mana 
pemerintah dapat turut campur tangan dalam kehidupan pribadi seseorang. 
Perjuangan "hidup mati" nya menimbulkan perdebatan di Amerika seperti apa yang 
dikatakan presiden George W Bush sebagai suatu kultur kehidupan.  Sementara itu 
harian sore NRC Handelsblad menulis, kaum konservatif menyatakan Presiden Bush 
dan senat terlampau mencampuri urusan pribadi. Hal itu juga menimbulkan 
perpecahan di antara kubu konservatif. Usaha politisi untuk memandang kasus itu 
dari sisi keagamaan konservatif justru menghasilkan sesuatu yang berlawanan. 

Dari kasus Terri Schiavo kita beralih ke masalah dalam negeri Indonesia:

Untuk pertama kalinya dalam lima bulan kepemimipnan presiden Susilo Bambang 
Yudhoyono, Indonesia memvonis pelaku pembobolan bank kelas kakap, demikian 
judul harian sore NRC Handelsblad. Presiden SBY benar-benar melaksanakan 
agendanya untuk memberantas korupsi. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akhirnya 
memvonis hukuman penjara seumur hidup kepada Adrian Herling Waworuntu yang 
membobol Bank BNI sebesar Rp 1,2 trilyun. Selain Waworuntu, 17 orang lainnya 
dinyatakan terlibat, lima di antaranya pegawai BNI. Sembilan di antara pelaku 
itu sudah diajukan ke pengadilan. Pelaku utama Waworuntu, juga harus membayar 
Rp1 miliar subsidier satu tahun kurungan penjara dan wajib mengganti kerugian 
negara sebesar 300 miliar rupiah. Ketua pengadilan Roki Pandjaitan seperti 
dikutip NRC Handelsblad, menyatakan kasus itu menjadi alasan utama mengapa  
Indonesia dikenal sebagai salah satu negara terkorup di dunia. Dengan keputusan 
itu Waworuntu mengajukan banding.

Dari kasus pengadilan Waworuntu kita beralih ke daerah yang tertimpa bencana 
gempa.

Koran yang sama NRC Handelsblad menyatakan, korban gempa diperkirakan kurang 
dari jumlah yang diramalkan semula yaitu sekitar 1.000 hingga 2.000 orang. 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di bawah curahan hujan mengunjungi Nias. 
Gempa susulan, cuaca buruk dan problem logistik menghambat regu penyalamat 
melaksanakan tugasnya. Sementara bantuan yang mengalir dari luar negeri saat 
ini sedang dalam perjalanan. Amerika mengirim dua kapal marinir dengan 
fasilitas medis. Jepang dan Australia mengirim pesawat militer yang membawa 
obat-obatan. Sementara helikopter SIngapura sudah datang dengan bantuan makanan 
dan air bersih.

Hal senada juga diungkapkan ABC Newsonline yang menyatakan regu penyelemat 
berupaya melakukan tugasnya kendati gempa susulan dan cuaca buruk menghambat 
pendistribusian barang bantuan. 

Demikian ABC Newsonline dan demikian pula ulasan pers kali ini.


* KORBAN GEMPA TERANCAMA KELAPARAN DAN KURANG AIR BERSIH 

Gempa Nias sempat timbulkan air pasang besar di pesisir barat pulau. Demikian 
dilaporkan Elisakti Halawa koordinator pos bantuan kemanusiaan Nias. Selain itu 
kelaparan dan kurangnya air bersih mulai mengancam para korban yang selamat 
dari gempa. Berikut penuturan Elisakti dari Gunung Sitoli, Nias. 

Elisakti: Sempat turun air. Makanya itu menakutkan semua orang, berlarian ke 
atas gunung. 

Radio Nederland [RN]: Tapi air tidak naik lagi ya? Tetap turun? 

Elisakti: Di Gunung Sitoli tidak naik. Tapi dia kembali kepada posisi normal. 
Tetapi daerah Mandrehe itu naik dan malah lebih dahsyat dibanding waktu 
tsunami. Yang dulunya itu paling adalah satu, dua kilometer, ini sampai ke lima 
kilometer. 

RN: Tetap terjadi tsunami sebenarnya?

Elisakti: Benar. Dan begitu juga di kota Lahewa. Kota Lahewa itu masuk air. Dan 
Sirombu juga masuk air. Itu sempat surut. Surut itu sampai nampak dasar pulau 
Hinako. Kemudian ... menghantam pelabuhan lagi dan satu orang anak-anak yang 
meninggal. 

RN: Listrik bagaimana? Komunikasi bagaimana?

Elisakti: Komunikasi masih syukur saat ini baru saja, baru saja bagus sinyal 
Simpati. Nggak tahu sampai beberapa jam lagi. Listrik padam, tidak ada lagi. 
Seluruh pulau Nias tidak ada lagi listrik. 

RN: Nah, ini kan dengan kata lain belum ketahuan pasti ya, berapa korban di 
Lahewa, berapa di Sirombu, berapa di Teluk Dalam, berapa di Mandrehe. Belum 
ketahuan? 

Elisakti: Yang bisa kita sampaikan dari data terakhir kita semalam, yaitu 215 
orang yang di kota Gunung Sitoli, yang sudah berhasil dievakuasi, itu di Gido 
ada 35 orang berhasil dievakuasi, kemudian Idano Gawo ada 41 orang, di Teluk 
Dalam telah 40 orang yang sudah dievakuasi. Di Lolomatua ada delapan orang, 
Lolowa'u itu ada tujuh orang, dari Tuhemberua ada sepuluh orang. 

Nah, masih banyak yang terkurung di bangunan-bangunan. Yang paling susahnya 
sekarang ini adalah daerah-daerah yang terpencil, kita sampai sekarang ini 
belum bisa dapatkan berapa jumlah korbannya.

RN: Taksiran pemerintah kan ada di kisaran angka 2000 yang mati. Taksiran Anda 
sendiri bersama relawan Anda berapa ini?

Elisakti: Kalau taksiran kita, barangkali tidak sampai 2000an tapi akan 
mencapai seribuan. 

RN: Bagaimana dengan transportasi darat? 

Elisakti: Semua putus. Kita tidak bisa. Kecuali hanya satu pilihan, yaitu ojek. 
Truk dan segala macam sudah tidak bisa lagi kita masuk ke dalam. 

RN: Bagaimana dengan bantuan? Ini kan simpang-siur sekali soal bantuan ini. Ada 
yang menyebut sudah masuk, ada yang bilang belum masuk, ada yang bilang 
penjarahan. Bagaimana benarnya?

Elisakti: Kita juga perlu sampaikan, yang terjadi di kantor Bupati hari yang 
lalu, penjarahan yang dilakukan oleh masyarakat adalah logistik yang tersedia, 
yang bertumpuk pada saat tsunami di pendopo itu. Bukan bantuan yang khusus 
untuk gempa ini. 

RN: Jadi belum ada bantuan pada saat satu hari sudah gempa ya? 

Elisakti: Belum ada. Makanya masyarakat ramai-ramai. Itu mendatangi kantor 
Bupati dan membongkar gudang kantor Bupati yang kebetulan itu masih bertumpuk 
bantuan yang waktu tsunami yang lalu. 

RN: Itu bantuan tsunami 26 Desember itu? Belum disalurkan tiga bulan itu?

Elisakti: Belum disalurkan. Belum.

RN: Itu yang diambil masyarakat?

Elisakti: Ya itulah yang diambil masyarakat. Air minum, apa segala macam. Itu 
hanya di Gunung Sitoli, dan hanya sebagian kecil yang terbackup dengan itu. 

Yang terakhir kita lihat, kebetulan posko kita itu adalah di depan pelabuhan. 
Baru hari ini mulai masuk bantuan. Itu pun bantuan dari TNI dan SBY. Tapi 
sampai sekarang ini masih belum disalurkan. Karena itu baru dibongkar muat dari 
pelabuhan. 

Jadi aku pikir tidak benar kalau bantuan sudah tersalur. Apalagi di 
kecamatan-kecamatan yang jauh dari Gunung Sitoli. Karena transportasi sampai 
sekarang ini sudah lumpuh total. 

RN: Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden datang ya di pulau Nias untuk memberikan 
perhatian. Bagaimana respon masyarakat? 

Elisakti: Respon masyarakat sampai sekarang ini malah tidak terlalu antusias 
dengan kedatangan Presiden. Ya, silakan aja presiden datang. Mereka juga sedang 
berduka. Mereka juga sedang mengurusi semua keluarga.

RN: Bagaimana dengan air bersih? 

Elisakti: Mana, jangankan air bersih, untuk air minum saja, sekarang ini susah 
benar. 

RN: Untuk sementara ambil air dari mana ini? 

Elisakti: Mereka harus cari air di mana-mana. Dan itu sangat jauh mas. 

RN: Jadi langsung ambil dari air gunung gitu?

Elisakti: Iya, itu mas. Di sini kan hujan sekarang ini. Nah itu mereka tampung. 

RN: Jadi air hujan ditampung untuk minum? 

Elisakti: Iya, untuk diminum. Hari ini saja sekian banyak orang yang sudah 
tidak makan. Berarti soal ancaman kelaparan sudah mengancam. Kapan kelaparan 
ini memakan korban, ya barangkali kita lihat dalam beberapa hari ke depan ini, 
kalau tidak ditanggulangi secepatnya.

Demikian Elisakti kepada Radio Nederland.


* PARLEMEN BELANDA DAN EROPA HARUS MEMONITOR TERUS KASUS MUNIR, DESAK SUCIWATI

Janda almarhum Munir, Suciwati, yang datang ke parlemen Belanda dengan 
berpakaian serba hitam dan lencana dengan foto Munir, tampak puas, setelah 
bertemu Komisi Luar Negeri Parlemen di Den Haag, kemarin. Terutama, wakil 
Fraksi Kiri Hijau Nyonya Karimi membuat Suci terharu, karena kepeduliannya yang 
mendalam, sampai Suci mengundang Karimi untuk hadir jika tiba saatnya sidang 
pengadilan kasus Munir nanti. Celakanya, Nyonya Karimi pernah ditolak visanya 
oleh pemerintah Jakarta tanpa alasan yang jelas. Sebelumnya, Suci yang diantar 
delegasi LSM Belanda dan Indonesia bertemu dengan Duta Besar RI Mohammad Jusuf 
di KBRI, dan besok akan menuju Parlemen Eropa di Brussel. Suci berharap agar 
parlemen dan pemerintah Belanda dan Uni Eropa terus memantau perkembangan 
penyidikan kasus Munir. Berikut ini, keterangan Nyonya Karimi dan Suciwati, 
kepada Radio Nederland:

Karimi: Paling tidak informasi mengenai penyelidikan hukum, apakah ia puas 
dengan penyelidikan tersebut. Ia mengatakan memang ada kemajuan tapi tidak 
begitu optimis apabila menyangkut mereka yang memberikan perintah untuk 
membunuh Munir. Bagi kami yang penting penyelidikan berjalan dengan baik sampai 
ke akarnya. Tidak hanya pelaku lapangan tetapi juga otak di belakangnya harus 
diminta pertanggung jawabannya.

Demikian Farah Karimi, anggota parlemen Belanda. Sementara Suciwati sendiri 
menerangkan kunjungannya ke parlemen Belanda:

Suciwati: Farah Karimi mewakili parlemen tadi itu sangat betul-betul membuat 
hati saya terharu.Dan saya dapat support yang sangat tinggi dari beliau. Kalau 
memang tidak akan ada halangan dari pemerintah Indonesia, dia juga akan ikut 
datang. Itu kongkritnya yang akan mereka lakukan.

Radio Nederland [RN]: Visanya ditolak tuh ..

Suciwati: Yah itu, karena bulan Januari kemarin dia mau ke sana. tapi karena 
visanya ditolak, akhirnya tidak jadi. Sebetulnya juga kepingin ketemu saya. 
Kemarin dia mulai coba lagi, ternyata kayaknya sudah bagus lagi.

RN: Ini sebetulnya pemerintah Belanda sudah cukup kooperatif, dengan mengirim 
bahan berkas perkara dan pemeriksaan di sini. Hanya organ alamarhum Munir belum 
dikirim. Tapi itu soal tehnis. Jadi apa lagi yang diharapkan dari pemerintah 
Belanda?

Suciwati: Saya harus berterima kasih juga yah kepada pemerintah Belanda. Mereka 
mulai baik. Mereka juga mulai bekerja sama dengan, dalam hal ini untuk 
secepatnya mempermudah kasus ini diusut secara tuntas. Tapi penting bagi saya, 
bahwasanya mereka tetap memonitor. Dan Kalau memang kasus ini dijadikan pelaku 
lapangan saja yang ditangkap, yah... . Itu penting untuk harus diingatkan. 
Bukan hanya itu, Munir adalah seorang aktivis yang kematiannya karena 
pembunuhan politik. Ini sebuah konspirasi yang pemerintah Belanda juga harus 
memonitor untuk itu, mengingatkan benar tidak sih, menanyakan terus juga. Agar 
kasus seperti ini jangan terulang lagi. Kalau misalnya hanya pelaku lapangannya 
yang ditangkap yah hak asasi dan demokrasi di Indonesia ini mundur lagi

RN: Hal yang sama nanti anada harapkan di Brussel? Anda mau ke parlemen Eropa?

Suciwati: Ya, ya. Agendanya sama deh kayaknya. Saya akan tetap mencari 
kebenaran itu ke manapun saya bisa cari. Kalau bisa kasus Munir ini yang 
terakhir. Jangan ada lagi pembunuhan.

RN: Tapi begini saudari Suci, anda berangkat dengan semangat cukup optimis. 
Kami mendengar pula bahwa sambutan dari ketua Komisi HAM PBB Makarim Wibisono 
cukup baik. Dan saya kira pertemuan dengan duta besar RI di Belanda Mohammad 
Yusuf juga baik bukan? 

Suciwati: Ya, ya.

RN:  Menteri luar negerinya barusan mengatakan bahwa masalah Munir ini masalah 
domestik. Bagaimana ini?

Suciwati: Mestinya sebagai seorang menteri. Kalau menurut saya sih, siapa pun 
boleh berpendapat. tapi bagi saya pribadi, selama lagi kebenaran itu. Di dalam 
negeri saya Tidak mendapat jawaban itu. Kemanapun aka saya cari kasus suami 
saya agar diusut tuntas, agar diadili secara jujur, transparan dan menjawab 
rasa keadilan saya. 

RN: Ini kemungkinan ada beberapa kesalahan dari pihak Belanda. Tidak semua 
penumpang ketika itu diperiksa. Kemudian masih ada dua tentunya warga Belanda 
itu. Apa hati kecil anda yang anda desak supaya tuntas?

Suciwati:  Saya tetap berharap kepada pemerintah Belanda, kalau memang dia 
concern ingin membantun kasus ini secepatnya dibuka, yah mereka dengan 
memberikan kepada kepolisian di Indonesia berkasnya. Tapi kan kalau untuk 
kesaksian dua warga Belanda yang katanya masih harus diperiksa, mestinya 
pemerintah Belanda juga memberikan kelonggaran agar investigasi ini bisa 
secepatnya juga.

RN: Tapi mereka mendapat perlindungan sebagai warga lho, selama belum ada ...

Suciwati: Saya tidak menegerti masalah hukum sama sekali. jadi intinya sih 
kalau memang pemerintah Belanda mau membantu yah bukalahruang itu untuk tim 
investigasi polisi kita.

Demikian janda almarhum Munir, Suciwati.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke