---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 18 Juli 2007 14:30 UTC



** KECELAKAAN PESAWAT DI SAO PAULO : 200 TEWAS

** DINAS RAHASIA AMERIKA TENTANG AL-QAEDA

** LEMBAGA NUKLIR BANTU REAKTOR NUKLIR JEPANG 

** SWISS KEMBALIKAN HARTA MANTAN PENGUASA KONGO

** TOPIK TINJAUAN PERS : BENARKAH JUSUF KALLA KEMBALI HADAPI AKBAR TANDJUNG 
DALAM PEMILU UNTUK JABATAN WAPRES DAN KEKHAWATIRAN RADIKALISME DI ARAB SAUDI

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : HUKUMAN SEUMUR HIDUP BAGI TERTUDUH KASUS 
HIV LIBIA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : JEPANG DIGONCANG GEMPA HEBAT

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : MESKI TRAVEL WARNING JUMLAH WISATA KE BALI 
MENINGKAT

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : PRESIDEN DENGAN MILITER - ANTARA MEGAWATI DAN 
SBY



* KECELAKAAN PESAWAT DI SAO PAULO : 200 TEWAS


Kecelakaan pesawat di Sao Paulo - Brazil menewaskan 200 orang. Yang pasti 
ke-176 penumpang dan awak pesawat Airbus 320 dari perusahaan penerbangan Brazil 
- TAM, semua tewas. Di darat 25 orang tewas.

Pesawat tersebut bertolak dari Porto Allegre. Landasan bandar udara Congohas 
licin akibat hujan deras. Pesawat tidak bisa di-rem  setelah mendarat, kemudian 
berusaha terbang kembali. Upaya tersebut gagal dan menabrak gedung dari 
perusahaan penerbangan yang sama. Akibatnya terjadi ledakan hebat. Api 
kebakaran mencapai ketinggian sampai 20 meter. Suhu dalam pesawat yang terbakar 
melebihi seribu derajat celius.

Bandar udara Congohas langsung ditutup untuk semua penerbangan. 10 mobil 
pemadam kebakaran dikerahkan.

Pabrik pesawat terbang Eropa Airbus mengirim 5 petugas khusus untuk menyelidiki 
kecelakaan tersebut. Bandar udara Congohas - bandara paling ramai di Brazil, 
dikenal memiliki landasan yang pendek. Bandara tersebut terletak dekat pusat 
kota Sao Paulo.


* MILITER DISERBU DI PAKISTAN BARAT


Di Pakistan barat, 16 militer tewas ketika iring-iringan kendaraan yang mereka 
tumpangi diserbu. Insiden terjadi di wilayah Waziristan-tengah yang rusuh, 
berbatasan dengan Afghanistan. Awalnya, terjadi ledakan di pinggir jalan, 
kemudian terjadi tembak-menembak dengan gerombolan. Sejumlah gerombolan tewas. 
Sejak otoritas Pakistan minggu lalu dengan kekerasan mengakhiri pendudukan 
Masjid Merah di Islamabad, hampir setiap hari terjadi kerusuhan di Pakistan.


* DINAS RAHASIA AMERIKA TENTANG AL-QAEDA 


Dinas-dinas rahasia Amerika menerbitkan laporan bersama yang memperingatkan 
adanya serbuan baru dari al-Qaeda. Dalam laporan yang diberi nama "National 
Intelligence Estimate" dilaporkan, kekuatan organisasi teror al-Qaeda pimpinan 
Osama bin Ladin sama seperti tahun 2001, ketika penyerbuan gedung World Trade 
Centre di New York. Menurut dinas-dinas rahasia Amerika, basis kekuatan 
al-Qaeda terutama terpusat di perbatasan Pakistan-Aghanistan.
Partai demokrat yang merupakan kubu oposisi di Amerika menganggap laporan dinas 
rahasia tersebut sebagai bukti kegagalan pemerintahan presiden Bush. Terutama 
perang di Irak merupakan duri dimata partai demokrat. Presiden Bush selalu 
membela politik dan perang di Irak. Menurut Bush, tanpa operasi militer 
Amerika, kekuatan al-Qaeda akan jauh lebih besar.


* LEMBAGA NUKLIR BANTU REAKTOR NUKLIR JEPANG


Lembaga energi nuklir internasional akan membantu Jepang untuk melacak 
kecelakaan di reaktor nuklir Kahsiwazaki. Senin lalu reaktor tersebut mengalami 
kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan 6,8 skala Richter. Akibat kerusakan 
terebut, terjadi kebocoran radio aktif, ke udara dan ke laut, namun menurut 
otoritas Jepang tidak menganggu kesehatan manusia. Sementara ini, reaktor 
nuklir tersebut ditutup. Apabila keamanan sudah terjamin, reaktor tersebut akan 
berfungsi kembali.

Gempa bumi di Jepang barat-laut Senin lalu menewaskan 9 orang.


* REAKTOR NUKLIR KOREA UTARA TUTUP


Semua reaktor nuklir di kompleks Yongbyon - Korea Utara, ditutup. Hal itu 
diumumkan oleh Lembaga Energi Nuklir Internasional. Dengan penutupan 
reaktor-rektor nuklir tersebut, maka Korea Utara tidak akan bisa memproduksi 
senjata nuklir. Reaktor nuklir Yongbyon menghasilkan bahan yang bisa dibuat 
menjadi plutonium, bahan dasar untuk memproduksi senjata nuklir.

Korea Utara menutup reaktor-reaktor nuklirnya untuk mendapatkan 5 ribu ton 
bahan bakar minyak. Minggu lalu mulai diekspor minyak dari Korea Selatan. 
Bersama-sama dengan Amerika Serikat, Cina, Jepang, Rusia dan Korea Selatan 
dijajaki kemungkinan untuk menutup reaktor nuklir Yongbyon untuk selama-lamanya.


* SWISS KEMBALIKAN HARTA MANTAN PENGUASA KONGO


Swiss bersedia mengembalikan sekitar 5 juta Euro kepada Republik Demokratik 
Kongo. Dana tersebut merupakan harta kekayaan para mantan penguasa Kongo 
seperti mantan diktator Mobutu Sese Seko yang diblokir disebuah rekening bank. 
Pengembalian tersebut diumumkan oleh presiden Swiss, Michelline Calmy-Remy 
kepada presiden Kongo Joseph Kabila. Presiden Kabila sendiri kecewa atas hal 
tersebut karena diperkirakan harta kekayaan bekas penguasa Kongo di bank-bank 
Swiss mencapai lebih dari 1 miliar dollar.

Menurut presiden Calmy-Rey sendiri harta kekyaan mantan para penguasa Kongo di 
rekening-rekening bank di Swiss hanya mencapai 8 juta Frank saja atau sekitar 
4,8 juta Euro.


* BERITA BURSA 


Pasar-pasar bursa Eropa dibuka hari Rabu dengan sedikit penurunan. Di Amsterdam 
nilai index AEX dibuka dengan 0,6% lebih rendah pada 560.79 poin.

Pasar-pasar bursa di London,Paris dan Frankfurt juga dibuka dengan 0,8% lebih 
rendah

Pasar bursa di Tokio nilai index Nikkei ditutup dengan 1,1% lebih rendah pada 
18.015,18 poin

Sebaliknya di New York Selasa kemarin ditutup dengan sedikit kenaikan. Nilai 
index Dow Jones naik dengan 0,1% pada 13.971,55 poin. Nilai index Nasdaq naik 
0,6% pada 2.712,29 poin

Nilai tukar mata uang Euro tercatat 1,3804 dollar  

DAN

Cuaca di Belanda cukup cerah. Suhu berkisar diantara 19 derajat Celsius


* BENARKAH JUSUF KALLA KEMBALI HADAPI AKBAR TANDJUNG DALAM PEMILU UNTUK JABATAN 
WAPRES DAN KEKHAWATIRAN RADIKALISME DI ARAB SAUDI


Tiga minggu lalu mendagri Arab Saudi pangeran Nayef bin Abdelaziz mendesak para 
imam dan ulama supaya berusaha sekuat tenaga menjaga umatnya, terutama kalangan 
remaja, agar tetap berada di jalan yang benar dan tidak tergoda rayuan 
melakukan aksi-aksi bunuh diri. Demikian sorotan koran NRC Handelsblad. Bahwa 
menteri dalam negeri Pangeran Nayef bin Abdelaziz mengeluarkan peringatan 
kepada para imam, menurut koran sore Belanda ini, mencerminkan gawatnya situasi 
di kalangan ekstremis Arab saudi.

Dalam sebuah wawancara dengan koran Saudi Okaz hari Selasa, penasihat keamanan 
Irak Muwafaq al Rubaie mengatakan, sejauh ini sudah 160 orang warga Saudi 
diadili di Irak karena soal terorisme. Dan ratusan warga Saudi lain dipenjara, 
menunggu peradilan. Selain itu, puluhan lain tewas akibat aksi-aksi bunuh diri. 
Sementara itu, awal bulan ini 45 pemuda Saudi bertolak ke Libanon, bergabung 
dengan kelompok ekstrim Sunni "Fatah al-Islami" di kamp pengungsi Nahr al-Bared 
berperang melawan tentara Libanon.

Yang dicemaskan pemerintah Saudi, para pemuda ekstremis yang tidak sempat 
melakukan aksi bunuh-diri dan tidak tertangkap, kembali ke Arab Saudi dan 
melanjutkan terorisme disana. Tanpa bantuan imam dan ulama, para pemuda dengan 
ide-ide ekstrim atau mati syahid, bisa mengacaukan Arab Saudi, tegas pangeran 
Nayef bin Abdelaziz. 

Penasihat keamanan Irak Al-Rubaie berkunjung ke Arab Saudi karena banyak ulama 
Saudi mengeluarkan fatwa tentang aksi bunuh diri. Ia cukup optimis dengan hasil 
kunjungannya, namun tidak memberikan rincian. Demikian koran sore Belanda NRC 
Handelsblad.

Kita beralih ke topik Indonesia. Koran Singapura The Straits Times menganalisa 
pertemuan Golkar dengan PDI-P bulan lalu di Medan. Pertemuan itu merupakan 
prakarsa Golkar dan akan dilanjutkan dengan pertemuan balasan di Palembang atas 
prakarsa PDI-P. Pertemuan di Medan menghasilkan persiapan kedua partai untuk 
pemilu presiden 2009. Menurut Taufik Kiemas di Medan, kalau kedua partai 
menang, maka akan bisa dibicarakan siapa calon presiden keduanya. Ini rupanya 
membuat gelisah wapres Jusuf Kalla. Ia sendiri tidak hadir di Medan dan menutup 
kemungkinan pertemuan berikut di Palembang. 

Jusuf Kalla menyebut pertemuan di Medan ibarat silahturahim kedua partai. Surya 
Paloh dari Golkar menambahkan pertemuan bukan untuk membicarakan pembentukan 
koalisi hasil pemilu 2009, tetapi hanya untuk memperkuat proses pembentukan 
kemitraan di DPR. Golkar punya 128 kursi dan PDI-P 109 kursi dari ke 550 kursi 
DPR. 

Yang menarik, demikian The Straits Times, rupanya ada persaingan antara Surya 
Paloh dengan Jusuf Kalla. Pertemuan di Medan digunakan Surya Paloh untuk 
membuktikan kegagalan Jusuf Kalla memperoleh lebih banyak pos menteri dalam 
kabiney SBY. Di pihak lain Jusuf Kalla berusaha terus mendekatkan Golkar dengan 
PDI-P supaya SBY tetap mengikut sertakan dirinya dalam pemilu 2009.

Sementara itu Akbar Tandjung dan ketua DPR Agung Laksono diberitakan berusaha 
mendongkel wapres Jusuf Kalla sebagai ketua Golkar. Akbar yang dekat dengan SBY 
menurut para pengamat bisa mendampingi SBY dalam pemilu 2009. Menurut pengamat 
politik Arbi Sanit, Akbar rupanya mau mengikuti jejak Jusuf Kalla yang menjadi 
ketua partai karena posisinya sebagai wapres. Paling tidak kalau Akbar sendiri 
tidak menjadi presiden.

Demikian The Straits Times dan sekian Tinjauan Pers kali ini.


* HUKUMAN SEUMUR HIDUP BAGI TERTUDUH KASUS HIV LIBIA



Sambutan terhadap keputusan Libia mengubah hukuman mati menjadi hukuman penjara 
seumur hidup terhadap para perawat Bulgaria dan dokter Palestina, tidak begitu 
bersemangat. Uni Eropa tetap berusaha agar para perawat dan dokter itu 
dibebaskan. Laporan redaktur internasional Sebastiaan Gottlieb.

Menurut Libia, enam orang medisi itu dengan sengaja mencemari anak dengan HIV, 
virus penyebab AIDS. Lebih dari 50 anak-anak sudah meninggal dunia akibat AIDS. 
Mahkamah Agung Libia memutuskan mengubah vonis mati menjadi hukuman seumur 
hidup, setelah tercapai persetujuan santunan ganti rugi dengan para kerabat 
anak-anak yang tercamar. Tiap anak diberi kompensasi satu juta euro. Kompensasi 
ini merupakan persetujuan antara Uni Eropa dengan sanak saudara anak-anak tadi. 
Semula ada tuntutan ganti ruga senilai 10 juta euro per anak. Imbalannya adalah 
agar para perawat dan dokter dibebaskan. 

Pengacara para perawat kecewa mendengar berita tentang vonis baru ini. Dia 
semula berharap, Mahkamah Agung Libia akan membebaskan para kliennya, karena 
kompensasi sudah dibayar. Amerika Serikat menilai keputusan itu sebagai 
'langkah positif' dan berharap semoga para medisi itu segera pulang ke 
negara-negara masing-masing.

Hubungan antara Amerika Serikat dengan Libia tahun-tahun belakangan sangat 
membaik, setelah Tripoli memutuskan untuk menyerahkan senjata pemusnah 
massalnya. Kasus para perawat dan dokter Palestina tersebut sempat 
mengakibatkan hubungan kedua negara tegang. Namun demikian, presiden Amerika, 
George W. Bush minggu lalu memutuskan untuk mengirim dubes Amerika ke Libia, 
setelah 35 puluh tahun tanpa dubes Amerika di Libia. 

Organisasi hak-hak azasi manusia Amnesty International "lega, karena ancaman 
eksekusi terhadap keenam medisi itu kini tiada lagi", tapi Amnesty juga tetap 
kecewa karena para tertuduh tetap harus menjalani hukuman penjara seumur hidup. 
Amnesty juga tetap mendesak agar para perawat dan dokter Palestina itu 
dibebaskan. 

Menurut pakar hukum internasional Saad Jebbar, penyelesaian ini memang 
bermanfaat bagi Libia.

Saad Jabbar: Pada batas tertentu penyelesaian ini bermanfaat bagi Libia. Tapi 
ini adalah kasus yang tidak ada yang menang. Dan ini adalah tragedi bagi 
anak-anak, para perawat dan dokter Palestina tersebut..

Keenam tenaga medis itu dipenjarakan di Libia sejak tahun 1999, tapi mereka 
tetap menyatakan diri tidak bersalah. Mereka terpaksa mengaku bersalah, karena 
disiksa.

Menurut Jabbar sangat sulit untuk mengetahui apa sebenarnya yang menyebabkan 
anak-anak itu terjangkit AIDS. Kalau ternyata ceritanya berbeda dari versi 
pemerintah Libia, maka sulit bagi pemerintah Libia untuk mengakui versi baru 
itu. 

Saad Jabbar: Kalau mereka mengubah ceritanya, maka ini akan menghancurkan 
kebenaran proses peradilan Libia.


* JEPANG DIGONCANG GEMPA HEBAT



Sekitar 10% dari aktivitas seisme di dunia terjadi di Jepang. Karena itu orang 
Jepang sudah terbiasa. Tetapi, ketika Senin lalu, gempa berkekuatan 6,8 pada 
Skala Richter menggoncang provinsi Niigata banyak orang Jepang kaget. Maklum, 
di Niigata terdapat reaktor nuklir. Maka Jepang bergetar soal kemungkinan 
reaktor nuklir yang bocor. Laporan koresponden Kjels Duits dari Tokyo.

Tiga kali diguncang gempa dahsyat di lokasi yang sama dalam tiga tahun sudah 
cukup seram, namun tayangan terbakarnya pusat pembangkit tenaga nuklir membuat 
semua itu kian mengerikan. Ini ditambah lagi dengan kabar yang muncul pada 
malam harinya bahwa bahan radioaktif dari reaktor bocor ke laut Jepang. Itu 
hanya sedikit saja dan tak berbahaya bagi alam dan manusia, ujar seorang juru 
bicara. Ucapan tersebut tidak menenangkan orang.  

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Kashiwazaki-Kariwa merupakan PLTN terbesar 
dunia dan dibangun kedap gempa besar. Namun pusat gempa kemarin itu berjarak 
hanya sembilan kilometer dari PLTN dengan kedalaman 17 km. Untuk gempa bumi, 
kedalaman itu cukup dekat dengan permukaan tanah.

Getarannya dua kali lebih hebat dari yang diperkirakan. Empat dari tujuh 
reaktor yang ada di situ serta merta berhenti. Reaktor-reaktor lain kebetulan 
sedang dimatikan, karena perawatan berkala. Sekalipun pengendalian situasi tak 
terduga itu berjalan seperti yang sudah ditetapkan, PLTN Kashiwazaki Kariwa 
mengalami kebocoran. Kebakaran yang kemudian terjadi merupakan kejutan.  

Ini untuk pertama kali kebakaran terjadi di PLTN Jepang. Jelas pengelola sama 
sekali tak siap. Juru bicara TEPCO, perusahaan yang mengelola pusat tenaga 
nuklir, dua hari lalu mengatakan api tersebut benar-benar tak diperkirakan 
sebelumnya. 

Kebakaran baru dilaporkan 15 menit setelah gempa dan bara api setidaknya 
berlangsung satu jam sebelum pemadam kebakaran tiba. PLTN, demikian sang juru 
bicara, tak punya petugas yang mampu memadamkan kebakaran. Dua jam setelah 
gempa, api baru padam. 

Banyak warga Jepang kaget setengah mati atas tayangan televisi yang 
memperlihatkan kebakaran tapi tak ada upaya apapun untuk memadamkannya. 
Parahnya lagi tidak terlihat orang sama sekali, tempat itu seperti ditinggalkan 
sepenuhnya. 

Sektor energi nuklir Jepang tahun-tahun belakangan berulang kali tak terbuka 
atau tak jujur dan sering juga bohong dalam memberikan informasi. Karenanya 
kebanyakan warga Jepang sedikit, bahkan tidak percaya lagi pada perusahaan 
energi nuklir. Kebakaran lalu meneguhkan ketidakpercayaan ini.   

Direktur TEPCO Katsumata kemarin segera ditegur pemerintah Jepang. Jepang 
memiliki 55 reaktor nuklir di 17 lokasi. Lebih dari 30 persen listrik Jepang 
berasal dari energi atom. Negara itu tidak punya sumber energi sendiri, 
sementara minyak dan gas tergantung dari impor luar negeri. Pemerintah Jepang 
jelas tidak ingin warga menentang energi nuklir.

Walau begitu, korban gempa yang berhasil menyelamatkan diri untuk sementara 
tidak sempat lagi mengkhawatirkan persoalan PLTN. Hujan deras terjadi hingga 
dua sampai tiga sentimeter per jam. Sekarang rangkaian gempa telah 
menjungkirbalikan tanah, dengan hujan deras seperti ini mudah terjadi tanah 
longsor dan banjir lumpur di propinsi Niigata yang sedang terisolir. Warga 
daerah yang terkena bencana itu sekali lagi harus mengalami masa-masa sulit.


* MESKI TRAVEL WARNING JUMLAH WISATA KE BALI MENINGKAT


Meski ada peringatan pemerintah Australia kepada warganya untuk tidak 
mengunjungi Indonesia, jumlah kunjungan wisata ke Bali belakangan malah 
meningkat. Apa yang disebut travel warning itu berkaitan dengan kemungkinan 
terjadinya serangan teroris terhadap orang asing. Dr I Nyoman Erawan, pakar 
ekonomi dan wisata di Bali, berharap pemulihan kembali jumlah kunjungan akan 
tetap bertahan. Dia juga berharap agar pembaikan itu tidak hanya dari segi 
kuantitatif tetapi juga kualitatifnya. Nyoman Erawan juga menambahkan bahwa 
masyarakat Bali memberlakukan sistem banjar untuk mengamati kemungkinan 
serangan teroris. Apakah pemulihan kunjungan wisata berkaitan dengan tindakan 
pengamanan itu dan apa itu sistem banjar? Ikutilah keterangan pakar ekonomi dan 
wisata Dr. I Nyoman Erawan kepada Radio Nederland Wereldomroep.

Nyoman Erawan [NE]: Masyarakat kita, masyarakat pariwisata di Bali khususnya, 
saya kira sudah bisa mengantipasi segala macam peringatan seperti itu, sehingga 
secara mandiri sebenarnya kita ingin berusaha membuktikan bahwa masyarakat Bali 
sudah mencoba untuk betul-betul memulihkan situasi keamanan yang ada di sini. 

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Bagaimana masyarakat mengantisipasi hal itu?

NE: Secara formal itu kan memang dikoordinasikan oleh aparat keamanan di Bali 
yaitu kepolisian, tapi selalu kemudian melibatkan bagaimana sistem pengamanan 
daripada masyarakat tradisional kita yaitu khususnya yang ada di banjar-banjar. 
Memang dulu kita ada aturan bahwa kalau ada tamu yang datang itu kan harusnya 
dalam tempo kurang dari 24 jam harus dilaporkan. Dan mereka harus bisa 
menunjukkan kartu penduduk mereka. Dan untuk daerah-daerah tertentu seperti 
Denpasar yang padat itu dikenakan uang jaminan.

Nah ini harus tegas dan ini jelas dilakukan. Kalau dia tidak membawa kartu 
penduduk, kemudian tidak mempunyai tujuan yang jelas, dan tidak memberi jaminan 
itu saya kira harus dipulangkan ke daerah masing-masing. 

RNW: Orang Australia tahu bahwa pemerintah Indonesia terutama pemerintah di 
Bali mengambil tindakan seperti ini. Apakah itu disosialisasikan di Australia?

NE: Mungkin ke Australia tidak, tapi yang jelas itu lewat media massa dan 
elektronik. Kita sudah luncurkan itu, bagaimana pemberlakuan perda seperti itu. 
Memang sebenarnya masyarakat internasional itu dengan segala macam tindakan 
kita yaitu mencoba kemudian mempromosikan bagaimana keamanan yang ada di Bali, 
saya kira sudah mulai didengarlah. Mereka tahu bahwa kita serius menangani 
masalah keamanan ini. 

Penjelasan Dr Nyoman Erawan selengkapnya dapat anda ikut lewat situs web kami : 
http://www.ranesi.nl/arsipaktua/indonesia060905/wisatawan_bali_naik070718


* PRESIDEN DENGAN MILITER : ANTARA MEGAWATI DAN SBY


Intro: Cepatnya penggantian Kapolda Maluku dan Pangdam Pattimura menunjukkan 
dalam soal militer SBY bisa tegas dan cepat dalam mengambil keputusan. Sekarang 
tinggal Danpaspampres yang disebut-sebut juga mau diganti. Benarkah insiden 
bendera RMS merupakan cara SBY untuk merangkul tentara, supaya bisa seperti 
Megawati yang dulu dikenal dekat dengan tentara? Berikut penjelasan pakar 
militer Hariyono, dari Universitas Negeri Malang.

Hariyono: Kita juga bisa melihat dari sisi lain kenapa insiden RMS itu terjadi. 
Karena justru ketika presidennya purnawirawan militer, banyak 
kepentingan-kepentingan militer yang tidak terakomodasi, atau tidak diuntungkan 
oleh posisinya SBY. Karena saya dengar dari beberapa teman perwira militer, 
khususnya Angkatan Darat, mereka lebih suka ketika Megawati yang jadi presiden 
dibanding dengan SBY. Ini yang menjadikan beberapa perwira di lapangan kurang 
begitu tunduk kepada perintah presiden selaku panglima tertinggi TNI. 

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Mungkin Pak Hariyono bisa menggambarkan 
dahulu sebenarnya kenapa banyak perwira tidak puas dengan SBY. Apakah karena 
SBY tidak memperjuangkan kepentingan tentara?

Hariyono: Iya, sebagian besar iya. Karena identitas simbolik, sampai dengan 
kepetingan yang praktis di jajaran TNI, itu justru tidak bisa diperjuangkan 
oleh militer. Hanya oleh SBY. Kita ambil contoh saja yang sebenarnya kalau 
dikaitkan dengan masyarakat sipil itu bagus, itu justru pada masa SBY anggaran 
untuk militer tidak bertambah secara signifikan. Tetapi kasus-kasus konflik 
yang disadari atau tidak bahwa selama ini juga banyak memberikan keuntungan 
pada kelompok-kelompok militer tertentu, dengan itu selesai anggaran justru 
tidak ada, dan kita sendiri banyak kasus konflik, baik di Aceh, Maluku maupun 
Poso, penyelesaiannya justru lebih banyak ditangani oleh wakil presiden Jusuf 
Kalla, bukan presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Dan kita lihat bahwa Jusuf Kalla di dalam menangani permasalahan lebih 
mengutamakan pertimbangan-pertimbangan ekonomi. Sehingga kita lihat kasus di 
Aceh dia rela mengorbankan berapa trilyun rupiah, asal kemudian pengeluaran 
untuk anggaran keamanan di militer turun drastis. Demikian pula di kasus Maluku 
dan di kasus yang lain.

Kondisi inilah yang menjadi salah satu pemantik perwira-perwira militer yang 
sejak era reformasi itu kepentingan anggaran keamanan sudah banyak beralih ke 
pihak Polri, di samping juga ada tuntutan-tuntutan regulasi yang mengharuskan 
militer enggak boleh berbisnis, ini kesulitan mencari celah untuk meningkatkan 
kesejahteraan, di samping bargaining power justru di masa kepemimipinan SBY 
menjadi lemah karena beberapa perwira purnawirawan, baik mulai Wiranto mau pun 
Sayidiman itu jelas tidak memihak para pendukungnya SBY dan saya lihat masih 
banyak perwira-perwira aktif yang mengagumi atau bahkan punya hubungan baik 
dengan perwira-perwira yang tidak sejalan dengan SBY.

Ini yang rupanya juga berpengaruh dan KSAD dan Panglima TNI rupanya ingin 
mencoba mengendalikan itu, walau pun banyak rintangan-rintangan yang enggak 
mudah diselesaikan dalam jangka pendek, menurut saya. 

RNW: Kenapa kalau Megawati dulu kok jadi lebih dekat dengan militer, katimbang 
SBY sekarang, menurut Pak Haryono.

Hariyono: Nah, ini yang menarik. Rupanya justru Megawati selaku ketua 
PDI-Perjuangan yang nota bene juga pro NKRI, itu justru lebih berusaha untuk 
mengakomodasi dan meningkatkan kekuatan mereka, salah satu cara untuk 
penyelesaian berbagai konflik itu lebih mengedepankan militer. Sementara pada 
masa SBY penyelesaian-penyelesaian konflik justru lebih diselesaikan oleh 
orang-orang non-militer. Seperti kita lihat saja keadaan darurat di Maluku, 
kemudian pula keadaan darurat yang pernah diberlakukan di Aceh, itu justru 
diterapkan pada masa Megawati, bukan pada masa SBY.

Dan ini yang menarik bagi kita, kenapa Megawati lebih dekat dengan militer, 
karena saya lihat Megawati melihat NKRI ini masih membutuhkan tokoh-tokoh 
pendukung ataupun institusi militer. Sementara SBY itu lebih banyak 
mempertimbangkan partai-partai politik. Dan partai-partai politik yang 
mendukung SBY itu justru sangat beragam. Ini yang menjadikan posisi militer 
tidak sekuat pada masa Megawati. 

RNW: Bagaimana pendapat anda terhadap kalangan yang menyatakan bahwa insiden 
RMS ini hanya sebuah rekayasa yang dipakai untuk menjadi dalih supaya SBY 
tampil tegas.

Jawaban Hariyono bisa anda dengar pada situs web kami :
http://www.ranesi.nl/arsipaktua/indonesia060905/presiden_dan_militer070718


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke