---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 23 September 2008 14:30 UTC



** PENANGKAPAN PENGIBAR "BINTANG KEJORA"

** MAKIN BANYAK NEGARA LARANG SUSU CINA

** SEMBILAN TEWAS DI SEKOLAH FINLANDIA 

** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: PM JEPANG YANG BARU SERTA LANGKAH BERANI KPK

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MOBIL LISTRIK DARI CINA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: AMPUNAN UMUM BAGI MIGRAN BERKASUS KABUR

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MUSEUM YAHUDI DI BERLIN SOROT PERAMPOKAN 
BENDA SENI

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KORUPSI ANCAM TUJUAN MILENIUM PBB

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BENDERA BINTANG KEJORA KEMBALI BERKIBAR DI PAPUA



* PENANGKAPAN PENGIBAR "BINTANG KEJORA"

Delapan belas orang ditangkap dalam aksi pengibaran bendera Bintang Kejora di 
Papua. Perlawanan terhadap kekuasaan Jakarta di Papua tampaknya kembali 
meningkat. Pekan lalu, seribu orang memenuhi jalanan ibukota Jayapura menuntut 
digelarnya referendum soal kemerdekaan Papua. Beberapa hari sebelumnya terdapat 
serangan bom di bandara Papua.


* MAKIN BANYAK NEGARA LARANG SUSU CINA

Semakin banyak negara-negara di Asia melarang impor produk susu dari Cina. 
Indonesia merupakan salah satu di antaranya. Sementara Vietnam memperketat 
pengawasan. Sampai sejauh ini diketahui, skandal melamin dalam susu formula 
belum menimbulkan korban di luar Cina. Namun hampir seluruh otoritas kesehatan 
di luar negeri diperingatkan. Sementara di Cina sendiri, dilakukan upaya 
pencarian sumber pencemaran. Tuduhan antara lain tertuju di pusat pengumpulan 
tempat para petani menyerahkan susunya. Di pusat pengumpulan itu susu tersebut 
diencerkan dengan air dan dicampur dengan melamin untuk memenuhi persyaratan 
kadar protein. Praktek tersebut beberapa bulan lamanya sudah diketahui oleh 
otoritas tingkat rendah Cina namun mereka selama ini membungkam.


* SEMBILAN TEWAS DI SEKOLAH FINLANDIA

Sembilan orang tewas dalam insiden penembakan yang berlangsung di sebuah 
sekolah di Finlandia. Menurut polisi Finlandia, penembaknya dicurigai adalah 
seorang murid laki-laki berusia 20 tahun. Ia, menurut otoritas mencoba bunuh 
diri setelah melakukan aksinya, namun gagal. Pelaku menembak kepalanya sendiri 
dan dilarikan ke rumah sakit dengan luka parah. Sekolah itu terletak di 
Kauhajoki, Finlandia barat. November tahun lalu, terjadi pula insiden serupa di 
sebuah sekolah di Finlandia. Ketika itu pelakunya, anak laki-laki berusia 18 
tahun menembak mati delapan orang. Selanjutnya ia bunuh diri.


* TAHANAN MYANMAR BEBAS

Sembilan ribu tahanan di Myanmar dibebaskan. Di antaranya adalah tahanan 
politik yang sudah lama dipenjara, yaitu wartawan Win Tin. Ia mendekam di 
penjara selama 19 tahun karena antara lain menyatakan pendapatnya menentang 
rezim militer. Setelah dibebaskan, Win Tin, 79 tahun mengatakan tetap akan 
berjuang untuk perbaikan demokrasi di Myanmar. Sementara itu rezim militer 
masih tetap menerapkan tahanan rumah untuk pemenang hadiah Nobel, Aung San Suu 
Kyi.


* FEDAYEEN BERTANGGUNGJAWAB ATAS SERANGAN BOM

Kelompok yang belum banyak dikenal di Pakistan, Fedayeen menyatakan 
bertanggungjawab atas serangan di hotel Marriott di Islamabad. Seorang 
jurubicara kelompok tersebut menyatakan dalam pembicaraan telepon dengan 
stasiun televisi Al Arabiya. Kelompok muslim militan itu menuntut agar Amerika 
tidak lagi mencampuri urusan Pakistan. Kendati sudah ada pernyataan itu namun 
otoritas Pakistan tetap beranggapan bahwa serangan itu dilakukan oleh Al Qaida. 
Hampir enam puluh orang tewas dalam serangan bunuh diri Sabtu pekan lalu. 
Sementara ratusan lainnya terluka. Di Pakistan barat yang bergejolak, seorang 
diplomat Afganistan diculik, Senin. Kendaraan yang ditumpangi konsul itu dari 
Peshawar diserang hingga menewaskan supirnya. Tidak jelas siapa yang berada di 
balik serangan itu.


* TURIS HILANG BELUM DITEMUKAN

Sebelas turis dan delapan pemandunya yang hilang di Mesir belum ditemukan. 
Kelompok itu diculik ketika sedang melakukan wisata ke wilayah terpencil di 
perbatasan dengan Sudan. Menurut pemerintah Mesir, para pembajak menuntut uang 
tebusan sekitar enam juta dolar. Kairo mengatakan melakukan perundingan dengan 
penyandera mengenai pembebasan kelompok turis itu. Menteri luar negeri Mesir 
Ahmed Abdul Gheit mengatakan Senin, bahwa para turis tersebut aman. Namun 
pernyataan itu akhirnya dicabut. Kelompok turis itu terdiri atas lima warga 
Italia, lima Jerman, seorang Rumania dan delapan pemandu wisata Mesir.


* WARGA PALESTINA TABRAK KERUMUNAN MASSA

Sebuah mobil yang dikendarai warga Palestina menubrukkan diri ke kerumunan 
orang di Yerusalem barat. Akibatnya dua puluh orang terluka. Pelakunya warga 
Palestina langsung ditembak mati setelah beraksi. Sudah dua kali Yerusalem 
dikejutkan oleh insiden serupa dalam beberapa waktu terakhir. Pada 2 Juli lalu 
seorang Palestina yang mengendarai buldozer menabrak sejumlah mobil. Peristiwa 
itu menewaskan tiga orang dan melukai tigapuluh lainnya. Tiga pekan setelahnya, 
kembali peristiwa sama dengan sebuah buldozer terjadi. Namun insiden itu tidak 
menimbulkan korban. Kedua pelaku langsung ditembak mati usai beraksi.


* KOLOMBIA TEASKAN ANGGOTA PENTING FARC

Pemerintah Kolombia menyatakan telah menewaskan seorang anggota penting gerakan 
pemberontak FARC. Menurut kementerian pertahanan, Yesus Agudelo tewas pekan 
lalu, dalam peristiwa pemboman di Kolombia barat. Gerakan FARC dicurigai 
memberi perintah untuk mengeksekusi dua sandera penting pada 2003. Mereka 
adalah mantan menteri pertahanan Gilberto Echeverry dan gubernur Guillermo 
Gaviria. Eksekusi itu mengakibatkan gelombang kemarahan di Kolombia. 
Selanjutnya Agudelo dianggap bertanggungjawab atas 400 penculikan. Menurut 
militer Kolombia, mereka berhasil mendapatkan data komputer yang memuat 
jatidiri dan foto lebih dari sembilan ribu anggota FARC.


* LIVNI BERHARAP BENTUK PEMERINTAHAN NASIONAL

Pemimpin partai baru Kadima, Tzipi Livni berharap dapat membentuk pemerintahan 
berdasarkan persatuan nasional. Demikian diungkapkan Livni setelah ia dibebani 
tugas oleh presiden Shimon Peres untuk membentuk kabinet baru. Livni juga 
mengatakan akan berupaya menarik partai kanan Likud dalam pemerintahan. 
Pemimpin partai tersebut Benyamin Netanyahu, mencoba untuk menggelar pemilihan 
umum yang dipercepat. Menurut jajak pendapat yang baru digelar Likud diramalkan 
dapat meraih kemenangan dalam pemilu. Jika Livni tidak berhasil membentuk 
pemerintahan dalam waktu enam pekan maka, pemilu akan dipercepat. Pekan lalu, 
Livni terpilih sebagai pemimpin baru Kadima. Ia menggantikan Ehud Olmert yang 
turun gara-gara skandal korupsi.


* BERITA BURSA

Indeks AEX di Amsterdam dibuka untung 0,4 persen dibanding penutupan yang 
berada pada 375,19 poin.

Ketidakpastian masih melanda lantai bursa Wall Street. Krisis kredit masih jauh 
dari penyelesaian. Indeks Dow Jones ditutup rugi 3,3 persen pada 11.016,48 
poin. Indeks Nasdaq berada pada titik 2.178, 98 opin atau kerugian 4,2 persen.

Nilai tukar euro tercatat $ 1,4378
Satu dolar sama dengan Rp 9.292
Sementara satu euro senilai Rp 13.733


* PM JEPANG YANG BARU SERTA LANGKAH BERANI KPK

Ulasan pers kali ini menyorot: Perdana menteri baru Jepang serta 
langkah-langkah berani yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi KPK

Harian pagi Belanda de Volkskrant menulis, perdana menteri Jepang baru Taro Aso 
yang populer ingin lebih banyak mengalirkan anggaran setelah selama 
bertahun-tahun negerinya harus berhemat. Ia juga ingin membatasi peran 
pemerintah. Perdana menteri Aso yang berpenampilan terbuka dan tangkas tersebut 
mengatakan bahwa investasi baru merupakan satu-satunya cara  untuk merangsang 
ekonomi Jepang yang selama ini dinilai macet. Selain untuk ia ingin memperkecil 
jurang antara perekonomian pedesaan dan kota-kota di Jepang.

Perdana meteri Taro Aso juga mengungkapkan, langkah itu lebih penting ketimbang 
 mengurangi defisit anggaran. Namun di sisi lain Aso yang sering menyatakan 
kekhawatirannya soal peningkatan anggaran pertahanan ekonomi Cina ternyata 
merupakan tokoh kontroversial di negara-negara sekitar Jepang. 

Setelah berkunjung ke Taiwan pada 2006, Aso yang sudah dua kali menjabat 
menteri luar negeri mengatakan bahwa pulau itu harus berterima kasih kepada 
Jepang. Kualitas pendidikan tinggi yang dicapai di pulau itu adalah  berkat 
kebijakan dinamis mantan kolonial Jepang. Komentarnya itu menimbulkan kemarahan 
negara-negara di sekelilingnya. 

Tidak jelas apa kebijakan Aso terhadap hubungan luar negerinya. Namun tidak 
tertutup kemungkinan hubungan dengan Cina dan Korea Selatan yang berhasil 
diperbaiki oleh pendahulunya Fukuda, di bawah Taro Aso akan memburuk.

Dari Jepang kita beralih ke Indonesia. Asian Times Online menulis Komisi 
Pemberantasan Korupsi KPK berhasil menyeret sejumlah politisi dan pejabat 
tinggi ke pengadilan dalam beberapa bulan terakhir. KPK yang baru saja bangkit 
tersebut secara agresif melakukan pengejaran terhadap para pejabat dan bahkan 
berencana untuk menembus DPR. 

Orang dibalik KPK Antasari Azhar, dalam delapan bulan terakhir bahkan telah 
menyeret lima anggota parlemen, seorang mantan Kapolri dan dutabesar untuk 
Malaysia, seorang jaksa senior serta tiga pejabat bank termasuk ketuanya. 
Beberapa di antara terdakwa telah divonis oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi 
Tipikor. 

Kendati demikian upaya KPK itu bukannya tanpa kritik. Dalam wawancara dengan 
Asia Times Online, ketua Antasari Azhar menyangkal semua kritikan yang 
dilontarkan. Ia bahkan mengatakan bahwa pihaknya kini sedang memerangi korupsi 
yang sudah membudaya. KPK justru sekarang berupaya membentuk Tipikor di tingkat 
propinsi.

Selanjutnya ketua KPK  juga mengatakan bahwa KPK tidak bermaksud untuk bersaing 
dengan polisi dan atau kejaksaan agung. KPK menurutnya lebih merupakan pemberi 
semangat bagi lembaga lainnya untuk memerangi korupsi di Indonesia. 

Kendati demikian langkah KPK belum seluruhnya sempurna dan melepaskan para 
koruptor kelas kakap. Contohnya KPK gagal menuntut dua anggota kabinet SBY. 
Mereka adalah menteri Perencanaan Pembangunan Paskah Suzetta dan Menteri 
Kehutanan Malem Sambat Kaban--yang diduga juga terlibat dalam kasus penyuapan 
BI. Namun KPK terus melanjutkan langkahnya dan ketuanya Azhar menyatakan KPK 
mengetahui apa yang akan dilakukan dan berupaya untuik menciptakan pemerintahan 
yang bersih. 

Demikian Asian Times Online dan sekian pula ulasan pers kali ini.


* MOBIL LISTRIK DARI CINA

Dengan menciptakan mobil listrik baru, Cina ingin menyaingi Toyota dan Generals 
Motor. Perusahaan Belanda Autobinck akan menjadi importirnya di Eropa. 

Saat Olimpiade digelar di Beijing, sponsor utama Volkswagen banyak menarik 
perhatian ketika menampilkan Lingyu, mobil versi hidrogen. Tapi beberapa ribu 
kilometer ke arah Selatan, dekat Hongkong, kami boleh mengujicoba mobil listrik 
pertama  BYD. Produsen mobil yang bernama Build Your  Dreams (Bangun Mimpi 
Anda),  tengah memproduksi mobil listerik masa depan itu. Dengan daya capai 
lebih luas dan kecepatan lebih tinggi daripada para pesaingnya.  Selain itu 
harganya separoh lebih murah. 

Hak Paten

Di perjalanan menuju kawasan industri kami melewati beberapa model dari merek 
pesaing, yang ditiru di Cina. Maklum hak paten atau copy right di Cina 
diartikan dengan the right to copy, hak menjiplak. Pemimpin BYD Henry Z. Li 
berbicara terus terang. "Merek-merek besar juga melakukan itu. Lebih susah 
menciptakan hal yang baru, seperti menciptakan FO, mobil listerik pertama 
dengan jangkauan jarak yang lumayan."

Sementara Volkswagen menjadi pusat perhatian di Beijing, di luar perhatian 
publik BYD giat membangun reputasinya di bidang mobil ramah lingkungan. Setelah 
beberapa kali meminta, kami pun boleh mencoba mengendarai mobil itu. Meski baru 
merupakan prototipe, tapi mobilnya benar-benar bisa jalan. Warnanya hijau 
mencolok, agak kaku di atas roda-rodanya dan dilengkapi dengan rem darurat. 
Saya, reporter jangkung dari Belanda, adalah orang asing pertama yang boleh 
naik mobil ini dan ternyata pas. Tapi itu setelah ketingian kursinya dicocokkan.

Seperti tank

Pada saat hujan deras turun, kami mengemudi mobil di atas batu-batu ubin yang 
licin, di kawasan industri yang luas, mengelilingi kantor utama yang baru. 
Setirnya agak berat. Lingkar putarannya terlalu besar bagi mobil kecil seperti 
FO ini. Setirnya seperti setir tank. Aki besar di ruang belakang menganggu 
keseimbangan. Pedalnya agak kekecilan. Dan kaki kita kadang-kadang nyangkut 
kalau menancap gas. Namun mobil ini lebih sigap dari dugaan. Kalau baru jalan, 
FO bisa meluncur lebih cepat dari saingannya yang menggunakan mesin pembakaran. 

Autobinck di Den Haag berhasil meraih hak sebagai importir. Tapi tidak gampang 
untuk menerobos pasar Eropa yang manja. "Jepang memerlukan waktu 25 tahun, 
Korea Selatan sekitar sepuluh tahun dan Cina pasti akan lebih cepat.  Dalam 
waktu dua tahun mobil ini dipasarkan di Cina dan setelah itu masuk Eropa.


Pasar Eropa

Direktur Pieter Gabriels, yang menjalin hubungan dengan BYD, tidak takut gagal 
seperti yang dialami berbagai merek Cina di masa silam. Tahun 2007, mobil Cina, 
Landwind 4 x 4 ditolak ANWB, klub kenderaan bermotor Belanda, setelah hasil uji 
tabrak yang buruk. 

Gabriels tidak ingin membuat kesalahan yang sama. Mengenai peluang BYD, ia 
berkata: "Perusahaan tersebut tidak perlu menginvestasi milyaran dolar dalam 
pengembangan mobil bensin. Mereka melangkahi tahap itu. Dengan teknologi 
baterai, mereka jelas unggul." BYD bekerja keras. "Di Shenzhen mereka bahkan 
menggali gunung untuk membangun ban berjalan sepanjang 1,8 kilometer. 
Peribahasa Cina berbunyi: jangan membuat hal lebih sulit."


* AMPUNAN UMUM BAGI MIGRAN BERKASUS KABUR

Kasus-kasus kabur tidak boleh dilupakan. Dengan ungkapan ini  berbagai LSM 
Belanda mengimbau pemberian ampunan kepada para pencari suaka yang dua tahun 
lalu tidak dikabulkan permohon suakanya. Jumlahnya sekitar 2500 orang. Beberapa 
orang dari mereka akan menggelar aksi naik bis keliling Belanda pada hari-hari 
mendatang. 

Pada tahun 2006 pemerintah Belanda mengumumkan pengampunan umum, sehingga 
berakhirlah ketidakpastian sejumlah besar pencari suaka di Belanda. Setiap 
orang yang mengajukan permohonan suaka di Belanda sebelum 1 April 2001 dan bisa 
membuktikan sudah tinggal di Belanda, diberi izin tinggal. 


Di luar negeri

Sekitar 27.000 pencari suaka memenuhi syarat dan sekarang sudah menjadi legal. 
Tapi sekitar 2500 yang masih ilegal bakal terlupakan, karena ketika mereka 
meminta suaka, sempat tinggal di luar negeri. Akibatnya mereka tidak memenuhi 
syarat untuk mendapat pengampunan umum. Ini tidak benar, tegas Petra Schultz 
dari organisai pengungsi ASKV.

Petra Schultz: "Sekarang masih ada sisa kelompok kecil,yang menurut kami harus 
dilihat alasannya kenapa mereka keluar Belanda, ketimbang mengambil kesimpulan 
buru-buru. Tentu saja ada yang benar-benar tidak memenuhi syarat. Kami tidak 
berbicara tentang semua kelompok. Tapi kami merasa aneh, kenapa kelompok ini 
tidak berhak mendapat pengampunan umum."

Menurut  Schultz banyak yang keluar Belanda untuk beberapa minggu mengunjungi 
keluarga atau karena mereka tidak bisa berobat di Belanda. Ada juga yang 
terpaksa meninggalkan Belanda, tapi dikirim balik ke Belanda lagi.

Paman Sakit

Warga Kurdi Ali Haydar adalah contoh yang kasusnya kabur. Ia tiba di Belanda 11 
tahun lalu dari Turki, karena dia sebagai orang Kurdi tidak mau ikut dinas 
militer Turki. Setibanya di Belanda ia memohon suaka. Pada 2003 ia pergi ke 
Jerman untuk beberapa hari.

Ali Haydar: "Lalu pada 2003 saya ke Jerman, karena paman saya sakit parah. Ia 
mengidap kanker. Saya hanya tiga hari di sana. Tapi sayang sekali, akibatnya 
saya tidak mendapat izin tinggal. Saya tidak bisa kembali ke Turki, karena, 
kalau kembali, saya harus ikut wajib militer. Lalu saya harus ikut perang 
melawan PKK dan pasti saya bakal mati."

Perlawanan Baru

Banyak politisi yang menentang pengampunan umum 2006. Para penentang khawatir, 
kelompok yang berhak diberi pengampunan umum tidak akan terkendali. Dan 
akhirnya 27000 orang sudah diberi izin tinggal.

Permintaan untuk memberi pengampunan kepada 2500 lagi akan banyak ditentang. 
Kalau batasnya ditentukan, pasti ada kasus yang berada di perbatasan. Tapi 
Alice Beldman, penyelenggara kampanye nasional, berpendapat, aturannya tidak 
jelas.

Alice beldman: "Kalau aturannya tidak bisa dijelaskan, maka tidak usah 
dilaksanakan dan berarti aturan ini tidak bisa dijelaskan. Kan kita tidak bisa 
bilang, orang sempat dipenjara satu bulan karena melakukan perbuatan kriminil, 
masih termasuk dalam aturan pengampunan umum. Ini sangat tidak adil.."

Turne naik bis keliling Belanda berakhir Kamis nanti di Den Haag, tempat akan 
digelar debat besar-besaran.


* MUSEUM YAHUDI DI BERLIN SOROT PERAMPOKAN BENDA SENI

Pameran Raubkunst und Restitution, yang artinya Benda Seni dan Gantirugi, di 
Museum Yahudi di Berlin dibuka dengan presentasi video. Presentasi tersebut 
perlu, untuk menjelaskan latar-belakang proyek ini: dalam berbagai perdebatan 
mengenai pengembalian benda-benda seni yang dirampok kaum Nazi pada masa Perang 
Dunia Kedua, ada suara-suara kecemburuan bernada anti-semit.

Kurator museum, Michael Dorrmann, menceritakan suatu contoh kejadian belum lama 
berselang, sehubungan dengan sebuah lukisan yang dicuri: "Seorang pemilik 
galeri Jerman ikut nimbrung, dengan komentar 'Mereka ngomong tentang Holocaust, 
tapi maksudnya uang'. Dan itu, tentu saja anti-semit".

Dengan penyelenggaraan pameran yang dibuka mulai Senin 22 September 2008 hingga 
awal tahun depan, Museum Yahudi ingin menyajikan fakta-fakta. Ruangan seluas 
600 meter persegi memamerkan 15 benda seni. Dan museum menceritakan sejarah 
benda-benda seni tersebut. Suatu upaya untuk menjelaskan bahwa masalah 
perampokan benda seni sebenarnya sangat kompleks.

Barang Rampokan?

Jika keturunan suatu keluarga mengaku sebagai pewaris sebuah lukisan, ini 
menyangkut berbagai dokumen dari zaman Nazi Jerman. "Sulit untuk mengumpulkan 
dokumen-dokumen seperti itu. Dan lebih sulit lagi untuk menilainya", kata 
Michael Dorrmann. "Karena, apa maknanya, jika seorang pemilik Yahudi pada tahun 
1934 melelang sebuah lukisan, untuk membiayai pelariannya dari Jerman". Apakah 
itu suatu perampokan? Sejak kaum Nazi merampas barang-barang seni tersebut dari 
seluruh Eropa, upaya pengembalian sering terbentur pada hal-hal seperti itu.

Museum di Berlin ini bukan hanya ingin mempersoalkan kepemilikan bangsa Yahudi, 
tapi juga masalah ideologi. Bangsa Yahudi tidak boleh mengikuti kehidupan 
budaya. Dan identitas budaya mereka dirampok. Dengan demikian, mereka bukan 
lagi anggota masyarakat. Stadium awal bagi Holocaust.

Goudstikker
Museum ini juga menyajikan kisah seorang kolektor seni warga Belanda, Jacques 
Goudstikker. Bagaimana Jacques Stikker pada tahun 1940, secara tergesa-gesa 
berusaha melarikan diri ke Inggris menggunakan kapal. Namun malang, ia jatuh, 
dan meninggal. Koleksi Goudstikker jatuh ke tangan tentara pendudukan Jerman. 
Baru pada tahun 2002, para ahli warisnya menerima kembali sebagian kecil 
koleksi.

Mungkin cucu dan cicit atau para ahli waris selanjutnya masih akan mencari 
bagian koleksi lainnya, kata Marei von Saher, salah seorang ahli waris 
Goudstikker melalui pesan video di ajang pameran. Di Berlin ini antara lain 
bisa dilihat lukisan "Landschap musim dingin bersama beberapa peseluncur dan 
hotel" karya Jan van Goyen, dari tahun 1641, dan buku catatan Goudstikker yang 
merupakan katalog koleksi benda-denda seni yang dimilikinya.

Sebenarnya cukup mengherankan, perang sudah lama berlalu, tapi masih banyak 
pertanyaan yang belum terjawab. Walaupun ada undang-undang ganti rugi, yang 
langsung disusun setelah perang oleh Tentara Sekutu. Pameran juga menaruh 
perhatian pada hal satu ini: bertahun-tahun berbagai museum sengaja 
menyembunyikan berbagai koleksi tersebut. Karena khawatir, ahli waris Yahudi 
akan menuntut balik koleksi tersebut.

Disembunyikan
Kekhawatiran tersebut diungkapkan secara terang-terangan oleh seorang direktur 
museum di Hannover, dalam sepucuk surat pada tahun 1950. Ia menyatakan, 
beberapa lukisan sebaiknya tidak dipamerkan, 'karena ada kemungkinan lukisan 
tersebut harus dikembalikan'.

Untung, sikap banyak museum kini sudah membaik, kata Museum Yahudi. Sepuluh 
tahun lalu, di Washington telah dibuat kesepakatan. Museum-museum sepakat akan 
memeriksa koleksi mereka sendiri dari kemungkinan adanya benda seni rampokan. 
Dan berjanji akan bersikap jujur, jika menemukan benda seni rampokan.

Sementara itu, hal ini di Jerman sudah menjadi kebiasaan. Walaupun demikian, 
posisi hukum para ahli waris tidak kuat. Memang ada komisi penengah, tapi 
komisi ini hanya bisa bertindak, jika kedua belah pihak setuju memerlukan 
penengah. Menurut Uwe Hartmann, salahseorang peneliti resmi benda-benda seni 
rampokan, itu bukan masalah. 

"Tentu saja kita bisa menyusun undang-undang yang lebih keras lagi", katanya. 
"Tapi, dengan demikian, kita hanya mengalihkan persoalan menjadi urusan 
pengadilan". Lembaga seperti ini bisa memaksa. Tapi mereka pun harus melakukan 
penelitian arsip, sebagaimana yang kini dilakukan oleh sejarawan seni. "Kita 
perlu lebih banyak waktu untuk mencari sumber-sumber arsip, dan kemudian 
menilainya", lanjut Uwe Hartmann.

Permainan
Untuk memahami berbagai pilihan yang harus dibuat, Musium Yahudi mengembangkan 
suatu permainan komputer. Berdasarkan contoh-contoh nyata, pengunjung bisa 
menentukan sendiri apakah suatu benda seni harus dikembalikan atau tidak. 

Dan simulasi komputer ini juga bisa dimainkan pada situs internet museum: 
www.jmberlin.de/raub-und-restitution/de/spiel.html 
<http://www.jmberlin.de/raub-und-restitution/de/spiel.html>.


* KORUPSI ANCAM TUJUAN MILENIUM PBB

Kalau tidak dilakukan apa-apa dalam memberantas korupsi, tujuan milenium akan 
terancam. Demikian pesan penting dalam laporan tahunan Transparency 
International tentang korupsi di dunia, yang diluncurkan Selasa kemarin. Kalau 
situasi tidak berubah, tujuan pembangunan PBB di bidang air dan prasarana 
sanitasi akan lebih mahal hingga puluhan milyar euro.

Negara-negara seperti Somalia, Irak, Haiti dan Myanmar berada di peringkat 
paling bawah daftar Transparancy International. Juga pertumbuhan ekonomi 
negara-negara ini bisa dikatakan buruk. Bagi Transparancy International, ini 
menjadi alasan untuk menyelidiki lebih mendalam kaitan antara korupsi dan 
pembangunan. 

Di negara-negara miskin, korupsi bisa menjadi penentu hidup atau mati. 
Christiaan Poortman dari Transparancy International menjelaskan bagaimana 
korupsi bisa berpengaruh pada tingkat kematian anak. 

Christiaan Poortman: "Misalnya karena orang tua tidak mampu membayar 
obat-obatan, karena obat-obatan itu dibeli dengan harga terlalu mahal. Atau 
obat-obatan itu berkualitas rendah akibat korupsi. Tapi bisa juga bahwa hanya 
orang-orang kayalah yang bisa menikmati pelayanan kesehatan, akibat korupsi. 
Kalau anda miskin, anda lebih rentan terhadap korupsi. Kaum miskin tidak mampu 
menentang pemerintahan. Mereka tidak mampu menuntut hak mereka. Ada kaitan kuat 
antara korupsi dan kemiskinan."

Tujuan milenium

Korupsi yang merajalela di negara-negara berkembang, jelas sangat mengganggu 
pemberantasan kemiskinan internasional. Menurut Transparancy International, 
kalau masalah korupsi ini tidak diatasi, upaya mencapai tujuan Milenium PBB 
akan membutuhkan biaya sedikitnya puluhan milyaran euro tambahan.  Tujuan 
Milenium ini merupakan upaya besar untuk dalam aspek-aspek penting, mengurangi 
tingkat kemiskinan, kematian anak, kelaparan dan penyakit-penyakit mematikan. 
Hanya untuk air bersih saja serta prasarana sanitasi, dibutuhkan 35 milyar euro 
tambahan. 

Menurut Transparancy International, hanya di Afrika saja, sekitar 100 milyar 
euro per tahun hilang akibat korupsi. Padahal, bantuan pembangunan tahunan 
kepada benua tersebut mencapai sekitar 72 milyar euro. 


Aksi Terkoordinir

Donor Internasional harus memusatkan perhatian pada pengembangan pemerintah 
yang transparan dan dapat dipercaya, simpul Transparency. Dengan demikian dana 
bantuan bisa dimanfaatkan dan diawasi lebih baik. Karena pemberantasan korupsi 
betul-betul berguna, tegas Christiaan Poortman dari Transparency. Terutama di 
Barat.

Christiaan Poortman: "Ketika Transparency International didirikan, korupsi saat 
itu tidak lagi diagendakan. Karenanya, korupsi dipertanyakan. Terutama di 
sejumlah negara Barat, kesediaan untuk memberantas korupsi bertambah. Kalau 
melihat Jerman, yang belum lama beselang sempat diusik sejumlah skandal, dapat 
dikatakan, mereka lancar menangani masalah koruspi dan skandal suap."

Akhirnya, demikian simpul laporan itu, untuk melakukan perubahan, rasa urgensi 
sangat diperlukan baik di pihak perusahaan maupun pemerintah untuk menggunakan 
dana sesuai tujuan.


* BENDERA BINTANG KEJORA KEMBALI BERKIBAR DI PAPUA

Polisi di Timika menangkap 18 orang yang mengibarkan bendera Bintang Kejora. 
Bintang Kejora menjadi lambang Organisasi Papua Merdeka, OPM. Apa artinya 
pengibaran bendera ini? Dan apa yang ingin dicapai dengannya? Ikuti lebih jauh 
penjelasan Thaha al Hamid, Sekjen Dewan Presidium Papua. 

Thaha al Hamid [TaH]: Dulu memang tuntutan mengenai ekspresi dengan pengibaran 
bendera selalu terjadi di mana-mana. Dan sebelum di Timika, saya kira dalam 
tahun ini terjadi di Fak-Fak, di Wamena, di Manokwari dan di berbagai daerah 
lain di Jayapura. 

Artinya apa? Artinya orang Papua masih tetap menyuarakan keinginannya untuk 
berpisah dari Republik Indonesia. Artinya bendera dikibarkan sebagai suatu 
pemberitahuan bahwa kami ada di sini dan kami mau kamu dengar kami punya 
pikiran, kami punya aspirasi. Jangan paksakan kami ikut kamu punya mau. 

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Jadi itu menjadi pesan bagi pemerintah RI 
di Jakarta?

TaH: Ini menjadi pesan sekaligus menjadi warning [peringatan, Red.] bagi Susilo 
Bambang Yudhoyono dan Yusuf Kalla, yang empat tahun yang lalu, atau lima tahun 
yang lalu berjanji akan betul-betul mengoptimalkan pelaksanaan otonomi khusus 
dan berjanji bahwa rakyat Papua akan sejahtera. Dan setelah lima tahun hasilnya 
tidak ada. 

Mereka harus bertanggungjawab. Mereka harus konsisten. Bendera berkibar ini 
adalah tuntutan terhadap janji mereka. Dan sekaligus untuk memberitahukan 
kepada mereka bahwa mereka telah gagal menata pembangunan dan menata 
pemerintahan di Papua. 

RNW: Tapi apakah pesan ini juga sampai ke pemerintah RI?

TaH: Selama ini pemerintah selalu menghindar. Ketika ada bendera mereka begitu 
antusias sekali. Sama seperti di Jayapura, polisi di Papua, Polda Papua dan 
seluruh jajarannya akan sangat sibuk dan cepat bergerak ketika yang terjadi 
adalah pengibaran bendera. Tapi kalau terjadi kasus korupsi di pemerintah 
daerah di DPRD dan di berbagai bupati-bupati dan seterusnya, polisi diam. 
Polisi terkesan diam dan ikut bermain dan tidak mau tahu. 

Jadi saya kira, kalau bicara soal Jakarta tahu, pasti tahu. Karena memang 
mereka sangat peka dengan yang namanya bendera. Mereka sangat peka dengan yang 
namanya disintegrasi. Mereka tidak pernah mau pusing dengan kesejahteraan 
rakyat Papua. Mereka tidak pernah mau tahu dengan pemerintahan yang kotor, yang 
tidak berwibawa. Itu mereka tenang-tenang saja. Tapi kalau sudah menyangkut 
bendera pasti mereka sibuk. Jadi saya jakin pasti SBY dengar, pasti Yusuf Kalla 
dengar. 

RNW: Selain itu pelaku pengibaran bendera Bintang Kejora dapat dijatuhi hukuman 
penjara 15 sampai 20 tahun ya. Apakah menurut Anda hukuman ini bisa mengatasi 
masalah yang ada di Papua?

TaH: Sejak Orde Baru itu memang yang diterapkan adalah pendekatan hukum. 
Tangkap setiap orang yang mengibarkan bendera, masukkan dia ke penjara, hukum 
dia dan tidak pernah menyelesaikan masalah. Orang tidak pernah jera. Orang 
tidak pernah bosan. Oorang tidak pernah takut karena orang merasa bahwa mereka 
melaksanakan apa yang memang mereka harus lakukan. 

Dari dulu pemerintah hanya mampu melakukan pendekatan dua: tembak di tempat, 
kalau tidak tangkap dan masukkan di penjara. Dan mereka tidak pernah mundur 
toh, itu selalu terjadi. Jadi saya kira itu sama sekali tidak efektif. Dan apa 
soal dengan bendera Bintang Kejora. Tidak ada soal. Otsus sudah mengatakan 
bahwa itu adalah bendera kultural dan itu hasil negosiasi. Kenapa mesti 
presiden mengeluarkan lagi peraturan perintah nomor 77, yang kemudian men-deny 
hasil negosiasi politik. Itu sebenarnya mereka kehilangan pekerjaan. 

Sebab kalau bendera itu kemudian menjadi bendera kultural, dan ketika 
dikibarkan di mana-mana tidak ada masalah toh. Tentara merasa kalau tidak ada 
masalah nanti kami kerja apa di Papua. Polisi merasa kalau tidak ada apa-apa 
nanti kami kerja apa di Papua. Jadi ya sudah, dibikin itu jadi masalah. Ada 
atau tidak, dengan atau tanpa bendera, orang Papua tetap menyuarakan 
keinginannya untuk mau merdeka. 

RNW: Lalu apa yang diharapkan dari pemerintah dalam hal ini?

TaH: Dari dulu semua komponen Papua sudah bicara, sudah bersuara, sudah 
menyampaikan dokumen-dokumen, sudah menyampaikan surat kepada presiden SBY, 
maaf waktu itu masih menkopolkam, kepada Megawati, kepada hampir semua 
presiden, Gus Dur dan seterusnya. Dan semua di Jakarta tahu bahwa yang rakyat 
Papua mau lakukan dan minta sekarang harus dilakukan adalah dialog politik, 
peaceful dialog [dialog damai, Red.] untuk penyelesaian masalah Papua. 

Jangan kirim pasukan, jangan kirim senjata, tapi mari kita duduk sama-sama dan 
kita bicara apa sebenarnya masalah Papua. Kenapa sudah ada otonomi khusus orang 
Papua masih berteriak merdeka? Kenapa masih ada bendera? Kenapa masih ada 
banyak orang Papua ditembak, dibunuh oleh aparat militer Indonesia misalnya. 
Mari kita duduk bicara tentang sejarah politik, tentang pelanggaran HAM, 
tentang hak-hak dasar, tentang pembangunan. Jakarta tidak pernah mau menggubris 
itu. Jakarta tidak pernah mau tahu dengan itu. Ini soal.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke