---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 12 Desember 2008 15:30 UTC



** SENAT AMERIKA TOLAK SUNTIK DANA INDUSTRI MOBIL 

** KTT UNI EROPA CAPAI KESEPAKATAN PENTING

** BANK OF AMERICA UMUMKAN PHK MASSAL 

** TOPIK-TOPIK ULASAN PERS: THAILAND MENANTI PERGANTIAN KEKUASAAN DAN ALI 
ALATAS DIPLOMAT KELAS ATAS YANG REDAH HATI 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SWIS MASUK SCHENGEN TAPI TIDAK IKUT UNI 
DUANE 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KRISMON DAN UPAYA MENGATASI PERUBAHAN IKLIM 



* SENAT AMERIKA TOLAK SUNTIK DANA INDUSTRI MOBIL

Senat Amerika menolak rencana penyuntikan dana 14 milyar dolar untuk 
menyelamatkan tiga pabrik mobil besar. Setelah berjam-jam berunding rancana 
Partai Demokrat itu gagal meraih dukungan mayoritas. Dana Suntikan itu sedianya 
akan diberikan pada Perusahaan General Motors, Ford dan Chrysler. Dengan itu 
diharapkan berbagai perusahaan tersebut akan bisa tetap beroperasi. Langkah 
lebih lanjut akan ditetapkan pada pemerintahan Presiden Barack Obama. 
Sebelumnya, Dewan Perwakilan Amerika Rabu lalu menyetujui rencana penyelamatan 
tersebut.


* KTT UNI EROPA CAPAI KESEPAKATAN PENTING

KTT Uni Eropa di Brussel akan menghasilkan berbagai kesepakatan penting. 
Kebijakan iklim, Traktat Uni Eropa Baru dan rencana pemulihan ekonomi sebesar 
200 milyar euro adalah kesepakatan yang akan ditetapkan Jumat ini. Masalah 
penurunan emisi CO2 sebesar 20 persen pada 2020 menjadi debat sengit. Polandia 
menentang rencana tersebut karena tingginya biaya yang harus dikeluarkan. 
Prancis sebagai ketua bergilir Uni Eropa telah menawarkan kompromi. Anggota Uni 
Eropa menyepakati garis besar pemulihan ekonomi sebesar 200 milyar. Dengan itu 
diharapkan Eropa akan sesegera mungkin lepas dari krisis ekonomi. Kesepakatan 
terakhir tentang Traktat Lisabon juga menjadi terobosan baru. Sebelumnya 
traktat ini terancam gagal karena referendum di Irlandia menolaknya. Dublin 
sepakat untuk menggelar referendum baru. Sebagai gantinya, Irlandia boleh 
menentukan sendiri kebijakan tentang aborsi, pertahanan dan pajak.


* BANK OF AMERICA UMUMKAN PHK MASSAL

Bank of America, salah satu bank terbesar di Amerika Serikat, mengumumkan 
pemecatan massal. Ini adalah untuk kesekian kalinya bank di Amerika mengumumkan 
PHK besar-besaran. Dalam tiga tahun ke depan bank tersebut akan menghapus tiga 
ribu lapangan kerja. Ini akibat pengambilalihan Bank Merril Lynch September 
lalu dan juga karena krisis ekonomi. Bulan lalu Bank Citigroup mengumumkan 
pemecatan 50 ribu karyawan.


* RUMSFELD BERTANGGUNG JAWAB SKANDAL ABU GHRAIB

Mantan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Donald Rumsfeld bertanggung jawab 
atas kekerasan yang terjadi di Penjara Abu Ghraib di Bagdad. Demikian isi 
laporan komisi penyelidikan yang dibentuk oleh Senat Amerika. Menurut para 
penyelidik, Rumsfeld mengizinkan pemakaian cara interogasi agresif yang 
menyebabkan berbagai penyiksaan terhadap napi. Pada 2004 muncul berbagai foto 
yang memperlihatkan para sipir penjara Amerika menyiksa dan melakukan pelecehan 
sexual terhadap tahanan. Setelah itu Rumsfeld mengajukan pengunduran diri 
sampai dua kali tapi Presiden George W. Bush menolaknya. Pada 2006 ia akhirnya 
mundur untuk alasan lain. Sampai saat ini sudah sebelas militer Amerika 
dijatuhi hukuman karena berbagai pelanggaran di Abu Ghraib. Namun belum ada 
seorang pun pejabat tinggi yang dihukum.


* MILYARAN DANA INFRASTRUKTUR AUSTRALIA

Australia kembali mengeluarkan dana besar untuk menyelamatkan ekonomi. Perdana 
Menteri Kevin Rudd mengumumkan akan berinvestasi sekitar 2,7 milyar euro untuk 
membangun infrastruktur. Sebagain besar dana akan dipakai untuk memperbaiki 
pelabuhan dan jalur kereta api. Investasi besar-besaran pada sektor perhubungan 
ini diharapkan bisa meningkatkan ekspor. Sebelumnya Australia sudah 
mengeluarkan tujuh milyar euro. Dana itu dipakai untuk membantu berbagai 
perusahaan, keluarga dan pensiunan. Dengan berbagai suntikan dana ini, 
Australia berharap bisa menciptakan sekitar 32 ribu lapangan kerja untuk 
melawan resesi.


* JEPANG PERPANJANG MISI AFGANISTAN

Jepang memperpanjang misi di Afganistan dengan satu tahun. Pemerintah Jepang 
tetap mengambil keputusan tersebut walau mendapat tentang keras pihak oposisi. 
Angkatan Laut Jepang memberikan dukungan logistik bagi Pasukan Internasional di 
Afganistan, seperti pemasokan bahan bakar untuk kapal perang di Samudra Hindia. 
Amerika Serikat meminta Jepang menyediakan pesawat untuk perang di Afganistan. 
Namun permintaan ini tidak dipenuhi karena konstitusi Jepang melarang tentara 
negeri itu beroperasi di luar negeri.


* SWIS BUKA PERBATASAN SCHENGEN

Swis hari ini secara resmi memberlakukan Traktat Schengen. Dengan ini tidak 
dilakukan lagi kontrol paspor di perbatasan dengan negara-negera Schengen 
lainnya. Namun demikian, dinas bea cukai masih akan tetap dibuka karena Swis 
bukan anggota Uni Eropa. Setiap harinya wilayah perbatasan dilewati sekitar 300 
ribu mobil pribadi dan 20 ribu truk. Dalam beberapa tahun terakhir kontrol 
paspor hanya dilakukan secara acak. Tapi, sejak hari Jumat ini hal itu tidak 
akan dilakukan lagi.


* TENTARA SRILANGKA AMBIL ALIH WILAYAH MACAN TAMIL

Tentara Srilangka menyatakan telah mengambil alih Kota Kilinochchi yang 
sebelumnya diduduki oleh Macan Tamil. Pertempuran sengit mengakibatkan jatuhnya 
puluhan korban tewas dan luka-luka dari kedua belah pihak. Dalam aksi militer 
besar-besaran dalam beberapa hari terakhir dipastikan lima kota berhasil 
dikuasai oleh tentara pemerintah. Macan Tamil berjuang untuk kemerdekaan 
wilayah Utara dan Timur Srilangka. Perang saudara kembali pecah setelah 
pemerintah awal tahun ini membatalkan gencatan senjata dengan Macan Tamil.


* DELAPAN TERSANGKA TERORIS BELGIA BEBAS

Delapan tersangka anggota al-Qaeda yang ditangkap di Belgia Kamis lalu kembali 
dibebaskan. Enam tersangka lainnya tetap ditahan karena menurut hakim ada cukup 
bukti yang memberatkan. Mereka diduga mempersiapkan serangan teroris dan 
menjadi anggota organisasi kriminal. Para tersangka terdiri dari lima pria dan 
seorang wanita. Semuanya berkewarganegaraan Belgia. Satu di antara mereka 
sedianya akan melakukan serangan bunuh diri. Di rumah tersangka tersebut 
ditemukan sebuah video perpisahannya. Ia belum lama ini diduga berada di kamp 
latihan di Afganistan atau Pakistan. Menurut media Belgia, pemuda muslim 
tersebut berasal dari lingkungan kriminal dan beberapa tahun terakhir menjadi 
anggota kelompok radikal.


* PULUHAN RIBU WARGA MUMBAI BERDEMONSTRASI

Puluhan ribu orang kembali berdemonstrasi di Mumbai India menentang serangan 
teroris akhir bulan lalu. Para pengunjuk rasa membuat rantai manusia yang 
panjangnya mencapai 80 kilometer dan menghubungkan berbagai tempat serangan. 
Demonstrasi tersebut melibatkan sekitar 200 kelompok masyarakat. Panitia 
demonstrasi menyatakan dengan pawai ini mereka ingin menunjukkan bahwa rakyat 
India tidak bisa dipecah-pecah oleh teroris. Sejak serangan yang menewaskan 170 
orang tersebut berbagai kegiatan digelar untuk mengenang para korban. Protes 
juga diarahkan pada aparat keamanan yang tidak bisa mencegah serangan.


* MANTAN PRESIDEN TAIWAN DITUDUH KORUPSI

Mantan Presiden Taiwan Chen Shui-bian resmi dituntut ke pengadilan karena 
korupsi. Chen dan istrinya dituduh menggelapkan jutaan dollar uang negara. 
Mereka juga dituduh menerima suap dari berbagai transaksi. Anak dan menantu 
mereka juga dituntut karena pemutihan uang. Mantan presiden yang berusia 58 
tahun itu ditangkap bulan lalu. Apabila terbukti bersalah ia bisa dihukum 
penjara seumur hidup. Sebagai presiden dan pemimpin Partai Demokrat Progresif, 
Chen memperjuangkan kemerdekaan Taiwan. Ia menyatakan diri tidak bersalah dan 
menuduh ini semua komplotan politik yang didalangi Cina.


* BERITA BURSA

Berbagai bursa di Eropa Jumat dibuka lebih rendah menyusul jatuhnya pasar saham 
di Asia. Index AEX di Amsterdam setelah pembukaan rugi 5,2 persen pada 241,47. 
London, Frankfurt dan Paris juga dibuka turun antara 4 sampai 5 persen.

Index Nikkei di Tokyo turun 5,56 persen pada 8.235,87. Berbagai perusahaan 
Jepang menderita rugi setelah mata uang yen untuk pertama kalinya dalam 13 
tahun berada di bawah 90 yen per dolar. Berbagai bursa lain di Asia Jumat juga 
ditutup rugi.

Satu euro tercatat pada 1,3275 dolar atau Rp.14.737.
Satu dolar sama dengan Rp 11.050

Cuaca Hilversum cerah, tetapi suhunya cuma tiga derajat Celcius


* THAILAND MENANTI PERGANTIAN KEKUASAAN DAN ALI ALATAS DIPLOMAT KELAS ATAS YANG 
REDAH HATI

Sekarangkah saatnya Thailand lepas dari pengaruh mantan perdana Menteri Thaksin 
Shinawatra? Demikian pertanyaan yang dilontarkan oleh harian Belanda de 
Volkskrant. Setelah Mahkamah Konstitusi Thailand minggu lalu memutuskan Perdana 
Menteri Somchai Sinawat harus mundur dan partainya PPP bubar, sekarang terbuka 
kesempatan pergantian kekuasaan di Thailand.

Walau melarikan diri keluar negeri, Thaksin masih mengendalikan dua 
pemerintahan terakhir yang berkuasa di Thailand. Bubarnya Partai PPP tidak 
menyurutkan keinginannya berkuasa. Ia sudah menyiapkan partai baru lagi. Namun 
demikian, menurut de Volkskrant saat ini keadaan sudah berubah. Berbagai tanda 
menunjukkan berakhirnya cengkeraman Thaksin.

Keputusan Mahkamah Konstitusi minggu lalu membuka pintu bagi perubahan. Anggota 
parlemen dari partai yang dibubarkan boleh pindah ke partai mana saja yang 
mereka mau. Banyak yang pindah ke Partai Demokrat yang beroposisi. Dengan ini 
kemungkinan Thaksin untuk membentuk koalisi baru menjadi semakin sulit.

Partai Demokrat menyatakan punya cukup dukungan untuk memerintah di Thailand. 
Hanya tinggal satu langkah saja mereka akan berhasil membentuk pemerintahan 
baru yang bebas dari pengaruh Thaksin. Demikian harian de Volkskrant.

Berbagai koran mengulas profil Ali Alatas, mantan menteri luar negeri yang 
kemarin tutup usia. Ali Alatas, 76 tahun, adalah diplomat kelas atas. 

Harian Bangkok The Nation menyebut Ali Alatas sebagai negarawan besar Asia. 
Dalam masa jabatannya dari 1988 sampai 1999, Ali Alatas selalu terbuka kepada 
pers. Ia tidak pernah menghindari pertanyaan para wartawan, sesulit apapun 
pertanyaan itu.

Di kawasan Asia, Ali Alatas telah memberikan sumbangan sangat berharga dalam 
menyelesaikan konflik Kamboja. Walau demikian ia sangat rendah hati. 
Meninggalnya Ali Alatas adalah kehilangan yang besar bagi Indonesia dan ASEAN. 
Demikian tulis harian The Nation.

Harian Belanda Trouw mewawancarai Mantan Menteri Luar Negeri Belanda Pieter 
Kooijmans, yang pada masa jabatannya banyak bertemu dengan Ali Alatas. 
Kooijmans mengenang Ali Alatas sebagai seorang yang tenang.

Kooijmans tersentuh dengan pendekatan manusiawi yang selalu dipakai oleh Ali 
Alatas. Tidak bisa dipungkiri Alatas tetap bagian Orde Baru. Namun demikian, 
mantan menlu Belanda Pieter Kooijmans tidak meragukan ketulusan Alatas dalam 
upaya menyelesaikan berbagai masalah kemanusiaan di Indonesia. Ali Alatas 
adalah 'wajah bermartabat rejim Soeharto'.


* SWIS MASUK SCHENGEN TAPI TIDAK IKUT UNI DUANE

Mohon perhatian bagi para warga non Eropa. Mulai hari ini, 12 Desember 2008,  
Swis menjadi anggota perjanjian Schengen. Ini berarti: siapa memiliki visa, 
misalnya visa Belanda, bisa membawa kendaraan dari Amsterdam ke Zurich tanpa 
kontrol paspor di perbatasan. Tapi membawa 12 dos anggur tetap dilarang. Kok 
bisa begitu ya? Ikutilah laporan koresponden Laurens Boven dari Bern.

'Tidak, tidak ada pesta rakyat hari ini. Kami tidak suka pesta. Silakan saja 
orang Belanda datang ke sini untuk berpesta." Adrian Sollberger adalah juru 
bicara Integrationsburo, yaitu biro pemerintah Swis yang bertugas memelihara 
hubungan dengan Uni Eropa. Ia menjelaskan perbedaan antara pencabutan 
pemeriksaan paspor dan pencabutan pemeriksaan perbatasan. Yang disebut pertama 
itu sesuai dengan perjanjian Schengen, sementara yang kedua tidak demikian.

Uni Duane
'Schengen' adalah perjanjian antar sejumlah negara Eropa yang mengatur lalu 
lintas manusia. Berkat 'Schengen', di perbatasan Belanda Jerman sudah 
bertahun-tahun tidak ada lagi pos penjagaan dan orang bisa bebas lewat. Tapi 
Swis merupakan kasus tersendiri. Karena Republik Alpen ini bukan anggota Uni 
Eropa. Berarti tidak termasuk uni duane Eropa.

"Uni duane tidak penting bagi kami, " jelas Sollberger. Swis tetap mau mandiri 
dalam menjalankan kebijakan ekonominya dan ingin tetap bisa melakukan 
perjanjian dagang sendiri. Suatu hal yang tidak bisa dilakukan anggota Uni 
Eropa. Karena Komisi Eropa telah mengambil alih tugas itu untuk 17 anggotanya. 
Kalau Swis ikut uni duane juga, maka berarti Swis seolah sudah menjadi anggota 
Uni Eropa. Dan perjalanan ke sana masih jauh.

Oleh karena itu, pos-pos penjagaan perbatasan tetap dipertahankan. Karena lalu 
lintas barang masih harus diperiksa seperti biasa. Mobil-mobil pribadi masih 
tetap dikontrol apakah tidak menyelundupkan barang. Manusia baru boleh 
diperiksa kalau ada kecurigaan kongkret.

Yang jelas para turis masih diperbolehkan membawa 200 batang rokok, dua liter 
anggur dan satu liter minuman keras. Lebih dari itu tidak boleh.

Pelacakan internasional
Kalau pemeriksaan tetap ada,  lalu kenapa Swis menjadi anggota Schegen? Ada 
beberapa keuntungan, yang membuat Swis tertarik, dan memang kurang diketahui 
orang. Misalnya kebijakan visa bersama, sehingga warga non Eropa tidak perlu 
lagi minta visa tersendiri untuk bisa masuk Swis. Tapi terutama kerjasama 
polisi Eropa dan melihat data para buron, juga sangat penting bagi Swis.

Pada 2005 Swis menggelar referendum tentang Schengen. Mayoritas warga (56%) 
mendukung. Argumen penting untuk meyakinkan Swis yang selama ini dikenal 
sebagai penentang Eropa adalah dengan 'Schengen' Swis akan lebih mampu 
memerangi krimintalitas. Polisi Swis sebenarnya sudah beberapa bulan bekerja 
dengan data Eropa. Menurut Sollberger, hasil pertama cukup menggembirakan. 
"Tiap hari kami mencapai 20 hit. Ini berkaitan dengan kasus barang curian atau 
orang-orang yang kehilangan hak izin tinggal di Eropa. Banyak orang berhasil 
ditangkap berkat sistem ini."

Liechtenstein
Meski pemeriksaan perbatasan tetap ada, perbatasan Swis mulai hari ini secara 
resmi bukan lagi sebagai perbatasan luar Eropa. Sebagai gantinya akan ada 
perbatasan lain yang 'asli' di dekat Alpen. Yaitu antara Swis dan 
Liechtenstein. Negara mungil ini tidak ikut Schengen. Ini berarti sejak 1923 
diberlakukan lagi pemeriksaan perbatasan antara Swis dan Liechtenstein. Namun 
tidak akan dibangun palang jalan atau gardu duane. Uni Eropa setuju dengan usul 
Swiss untuk memasang beberapa kamera.


KADER

Persetujuan Schengen.

Di Schengen, Luxemburug,  pada 1985 Belanda, Belgia, Luxemburg, Jerman dan 
Prancis menandatangani perjanjian untuk berangsur-angsur memungkinkan lalu 
lintas bebas bagi manusia. Persetujuan itu mulai berlalu pada 1995 dan pada 
1997 menjadi bagian Uni Eropa melalui perjanjian Asmterdam. 

Selain lalulintas bebas manusia, Schengen juga mengatur masalah kerjasama 
antara polisi, kehakiman, kebijakan bisa bersama dan prosedur permohonan suaka 
antar negara-negara Eropa.

Jumlah negara ikut perjanjian Schengen makin bertambah. Dengan keikutsertaan 
Swis jumlahnya sekarang menjadi 25: Uni Eropa (kecuali Britania Raya, Irlandia, 
Rumania dan Bulgaria), Islandia dan Norwegia. Akhir tahun depan Liechtenstein 
akan bergabung.


* KRISMON DAN UPAYA MENGATASI PERUBAHAN IKLIM

Intro: Konperensi perubahan iklim di Poznan, Polandia merumuskan lebih rinci 
target yang sudah disepakati dalam konferensi terdahulu di Bali, yang disebut 
'Bali Road Map'. Bali Road Map belum menentukan secara rinci besaran penurunan 
emisi gas asam arang CO2. Tidaklah mengherankan kalau dalam pidatonya di 
Poznan, Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar mendesak supaya semangat Bali 
dilanjutkan. "Kita harus menembus jalan buntu dan mendorong terobosan. Mari 
kita pertahankan semangat Bali. Mari kita capai kesepakatan dan mari kita 
berbuat sekarang", demikian Rachmad Witoelar. Terobosan itu penting bagi REDD 
yaitu pengurangan emisi bagi penggundulan dan penurunan hutan di negara-negara 
berkembang. Bagaimana Indonesia menyikapi REDD ini? Berikut penjelasan Menteri 
Lingkungan Hidup Indonesia Rachmat Witoelar dari Poznan, Polandia.

Rachmat Witoelar [RW]: Inti REDD ini adalah negara-negara yang punya hutan 
mesti menjaga hutannya dan untuk itu dapat kompensasi dan dukungan dari dunia, 
multirateral funds. Karena dengan banyak hutan, tentunya CO2 kita akan resap. 
Kita harapkan di sini bisa berhasil, Indonesia sangat mendukung. 

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Apa keuntungannya bagi Indonesia pak?

RW: Selama ini hutan kita kan kena degradasi, karena itu kita mesti atasi. Kita 
mengatasi dengan dana-dana sendiri itu empat trilyun itu untuk lima tahun, kita 
tidak bisa lebih lanjut dari itu. Karena dananya itu terbatas. Dengan ada REDD 
ini negara-negara lain ini berkesempatan untuk menyumbang. Jadi kita dukung. 
Ini adalah satu asistensi dunia agar supaya kita bisa melestarikan hutan kita. 

RNW: Yang lalu itu diributkan bahwa negara-negara maju itu membeli kuota emisi 
dari negara-negara berkembang. Apakah Indonesia juga akan menempuh penjualan 
emisi semacam itu? 

RW: Kita ikut di sana, karena yang dijual itu bukan apa-apa. Yang dijual itu 
hanya sertifikasi saja kan. Sertifikat itu dijual dan itu untuk memotivasi 
mereka itu mengurangi polusinya. Untuk kita uang itu dipakai menanam pohon 
untuk mengadakan mitigasi terhadap climate change. Jadi dana itu dikeluarkan 
untuk Climate change juga. Nah, ini adalah suatu sistim yang berputar di dunia 
ini kita akan ikut dengan itu. 

RNW: Tapi melalui mekanisme REDD ini ya, apakah benar negara-negara besar itu 
benar-benar akan mengurangi gas rumah kaca pak? Apakah tidak mereka justru 
mengalihkannya ke negara-negara berkembang?

RW: Deeper cuts (pengurangan lebih banyak, red.) itu adalah kewajiban dari 
negara-negara maju. Dia mesti ambil deeper cut. Sebagian dari itu dapat 
kompensasi. Tapi kalau mereka tidak lakukan tidak bisa, itu dalam syarat-syarat 
konperensi UNFDC mau pun konperensi di sini. Ini jangan ada semacam Green wash, 
ya atau suatu money laundring, nggak boleh. Mereka itu mesti memotong emisinya. 
Sambil memotong emisinya, juga mereka bisa mengembali certificate emission gas. 
Jadi ini kerja bersamaan bukan pengganti.

RNW: Konon ada kalangan LSM pak ya, mengkhawatirkan REDD ini. Ini akan 
menyingkirkan peranan masyarakat adat yang selama sudah berpuluh tahun menjaga 
kelestarian hutan kita ini. Apakah menurut pak Rachmat kekhawatiran LSM-LSM itu 
beralasan?

RW: Itu beralasan, saya setuju dengan pendapat itu. Tidak boleh 
masyarakat-masyarakat yang dinamakan indigenious people itu disingkirkan. Tapi 
indigenous people itu kan tidak di mana-mana. Di tempat yang dia ada kita 
amati. Karena itu saya di depan sidang, menyatakan itu persis yang 
dikhawatirkan LSM.

Saya bicara kemarin dengan LSM Indonesia, maupun LSM dunia dari CAN, dari 
Climate Action Network bicara soal ini dan saya jamin bahwa Indonesia, saya 
Menteri Lingkungan Hidupnya, akan menjaga itu. Dan mendorong supaya REDD itu 
tidak mengorbankan bio diversity (keragaman hayati, red.) mau pun people's 
right (hak masyarakat adat, red.) yang granted by law (dijamin hukum, red.) 
yang ada di sana. 

RNW: Yang masyarakat adat itu pak ya, antara lain ya?

RW: Ya, masyarakat adat itu. Mereka akan tetap dijaga di sana dan mereka akan 
dikasih kehidupan yang sesuai dengan apa yang mau dia. 

RNW: Persoalannya ini kan memang diantara masyarakat adat itu dengan pemerintah 
masih ada ketidakberesan, ada konfliklah soal hutan mereka itu. Apakah dari 
situ tidak menimbulkan kesulitan dalam melakukan solusi tadi?

RW: Mungkin ada kesulitan. Tapi dalam hal ini, pemerintah ataupun bupati itu 
musti ngalah. Musti mengalah terhadap kehidupan indigenous people yang ada di 
hutan itu. Mereka kan bisa lakukan dua-duanya. Indigenous people kan untuk 
menyelesaikan hutan. Yang dijual itu adalah kelestarian hutan, jadi kan sama. 
Kalau itu ada logging (pembalakan, red.) ya, tentunya dia terkorbankan. 
Mestinya justru tidak boleh ada logging. Mesti hutan-hutan itu tetap lestari, 
dijaga oleh indigenous, tribes (suku, red.) atau rakyat yang ada di sana. 
Menurut hemat saya itu sejalan tuh. 

RNW: Masih ada yang ingin Anda tambahkan dalam konperensi Poznan ini?

RW: Jadi saya berpendapat dan dengan beberapa pihak juga, bahwa adanya 
financial crisis (krisis keuangan, red.) sekarang ini tidak boleh menghilangkan 
fokus kita untuk mengatasi climate change efforts (perubahan iklim, red.) kita 
ini. Tidak boleh. Ini bukan pengganti. Mesti dilakukan bersamaan, mesti 
sinergical.

Malahan menurut hemat saya, penyelesaian masalah-masalah climate ini justru 
turut akan menyelesaikan masalah-masalah keuangan ini. Karena akan bikin 
solusi-solusi yang jangka panjang. Mungkin pesan itu yang saya ingin sampaikan 
lewat saudara.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke