---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Sabtu 13 Desember 2008 12:30 UTC



** KTT IKLIM DI POZNAN BERAKHIR TANPA HASIL BESAR

** MANTAN PRESIDEN TAIWAN DIBEBASKAN BERSYARAT

** PYONGYANG MUNGKIN AKAN TUNDA PERLUCUTAN INSTALASI NUKLIRNYA

** GEWA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: YUNANI TIDAK NYAMAN 

** GEMA WARTA TOPIK INTENRNASIONAL: PARA PENENTANG MENANG DI KTT EROPA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SULTAN YOGYA : KUDA HITAM PILPRES 2009?

** TOPIK AKHIR PEKAN: NEGARA BERKEMBANG BERKIBAR DI KTT IKLIM



* KTT IKLIM DI POZNAN BERAKHIR TANPA HASIL BESAR

KTT Iklim di Poznan, Polandia, ditutup terlambat dan tanpa hasil-hasil besar. 
Selama hampir dua minggu berunding KTT ini hampir tidak menghasilkan kemajuan 
nyata untuk memerangi pemanasan bumi. Wakill-wakil dari 192 negara berhasil 
berjanji untuk sering bertemu di masa mendatang. Konferensi Iklim PBB keempat 
belas ini bertujuan untuk menyusun persiapan-persiapan lebih jauh bagi 
perjanjian lingkungan internasional baru.  Perjanjian itu dijadwalkan tuntas 
akhir tahun depan dan akan dijadikan sebagai dasar untuk menggantikan protokol 
Kyoto, yang berakhir pada 2012.  Pertemuan di Poznan semestinya ditutup 
kemarin, tapi karena tidak berhasil mencapai kesepakatan sempat diperpanjang. 
Akhirnya Sabtu pagi pertemuan berakhir.


* MANTAN PRESIDEN TAIWAN DIBEBASKAN BERSYARAT

Mantan presiden Taiwan Chen-Shui-bian dibebaskan bersyarat. Setelah 
dipenjarakan satu bulan ia baru kemarin resmi didakwah melakukan korupsi. Chen, 
yang menjabat presiden dari 2000 sampai 2008, tidak boleh ke luar negeri dan 
harus selalu memberi tahu polisi di mana ia berada. Mantan presiden, 58 tahun, 
dan isterinya dituduh menggelapkan jutaan dana pemerintah dan mengantongi uang 
sogok dalam berbagai transaksi tanah. Ketika menjabat presiden dan memimpin 
Partai Demokratik Progresif, Chen berusaha untuk memerdekakan Taiwan. Chen 
menyatakan dirinya tidak bersalah dan mengatakan adanya upaya para penentangnya 
untuk menjelekkan namanya. Menurut Chen mereka itu dipengaruhi Cina.


* PYONGYANG MUNGKIN AKAN TUNDA PERLUCUTAN INSTALASI NUKLIRNYA

Korea Utara mungkin akan menunda perlucutan intalasi nuklirnya. Hal tersebut 
dikatakan menteri Kim Kye-gwam sebagai reaksi terhadap keputusan Amerika 
Serikat yang mau menunda pemasokan bahan bakar ke negeri itu. Washignton 
mengumumkan hal itu atas nama empat negara lain yang sudah bertahun-tahun 
terlibat dalam perundingan dengan Korea Utara. Mereka menilai, negara berfaham 
Stalin itu terlebih dahulu harus mengizinkan pengawasan program nuklirnya, 
sebelum bahan bakar mulai dipasok lagi.  Korea Utara sebelumnya telah berjanji 
dengan Barat, pihaknya akan menghentikan program nuklir dengan imbalan diberi 
bantuan pangan untuk penduduk miskin dan energi.


* GENERAL MOTORS AKAN TUTUP 20 PABRIKNYA

General Motors akan menutup sementara 20 pabriknya dan akan mengurangi produksi 
mobil. Selama tiga bulan mendatang jumlah produksi akan berkurang sebanyak 
seperempat juta di Amerika, Kanada dan Meksiko. Sejumlah karyawan akan 
dirumahkan sementara. Mereka akan diberi tunjangan. General Motors banyak 
memproduksi mobil yang banyak menghabiskan bensin dan permintaan untuk itu 
turun drastis akibat krisis keuangan belakangan. Senat Amerika kemarin tidak 
menyetujui injeksi modal 14 milyar dolar untuk GM dan Chysler, yang berada di 
ambang kebangkrutan. Presiden Bush kini mempertimbangkan untuk membantu 
industri otomotif Amerika dengan menggunakan dana bantuan khusus bagi sektor 
finansial.


* BADAI SALJU MELANDA AMERIKA TIMUR LAUT

Amerika Timur Laut dilanda badai salju. Turunnya salju yang dahsyat dan hujan 
es mengganggu kawasan itu. Jalan raya dan rel kereta api tertutup karena 
tangkai-tangkai pohon dan kabel listerik patah dan putus karena dibebani es. Di 
tujuh negara bagian termasuk New York, New Hampshire dan Massachusetts, sekitar 
sejuta warga kehilangan sarana listrik. Di berbagai negara bagian diberlakukan 
keadaan darurat. Di Maine semua gedung pemerintah ditutup dan sebagian besar 
kegiatan sehari-hari terhenti. Orang dianjurkan untuk tidak membuka pintu, 
kecuali kalau sangat diperlukan.


* PERDANA MENTERI YUNANI TIDAK MAU TURUN

Perdana menteri Yunani Costas Karamanlis menolak untuk turun dan untuk 
menggelar pemilu dipercepat. Oposisi mengimbau hal tersebut setelah negeri itu 
dilanda protes keras selama seminggu. Justru pada saat krisis ekonomi, Yunani 
memerlukan seorang bertangan besi sebagai pemimpin, tegas Karamanlis. 
Serangkaian protes terjadi Sabtu minggu lalu setelah polisi menembak mati 
demonstran berusia 15 tahun.  Jumat sore Athena kembali dipenuhi para pengunjuk 
rasa sehingga terjadi lagi kekacauan parah. Remaja kiri melempari polisi dengan 
bom molotov dan batu. Kota-kota Eropa lain hari-hari belakangan juga sempat 
rusuh, karena banyak remaja juga turun ke jalan menunjukkan rasa solidernya 
terhadap teman sebaya mereka di Yunani.


* EMPAT TENTARA INGGRIS TEWAS DI AFGANISTAN

Akibat dua serangan di Afganistan, empat tentara Inggris anggota pasukan 
internasional ISAF meninggal. Kedua insiden itu terjadi di Helmand, Afganistan 
Selatan, tempat Taliban bercokol. Seorang serdadu tewas akibat ledakan bom 
ketika berpatroli. Tidak lama setelah itu tiga sejawatnya tewas akibat bom yang 
disembunyikan di sebuah gerobak dorong. Britania Raya memiliki pasukan di 
Afganistan sebanyak 8300 orang . Selama tujuh tahun keberadaan mereka di sana, 
sudah 132 serdadu Inggris tewas.


* MONUMEN PEMBEBASAN BORNEO DIRESMIKAN

Enam veteran Australia meresmikan monumen peringatan pembebasan pulau Borneo di 
Brunei. Enam orang ini mewakili 20 ribu tentara Australia yang ikut operasi 
OBOE pada Juni 1945 melawan pendudukan Jepang. Lebih dari seratus orang 
Australia meninggal dalam operasi itu. Peresmian monumen itu dihadiri antara 
lain oleh menteri urusan veteran Ausralia Bill Corey dan wakil menteri 
pertahanan Brunei Mohammad Yasmin. Selain itu banyak warga Ausralia yang 
tinggal di Brunei juga hadir.


* YUNANI TIDAK NYAMAN

Intro: Berhari-hari jalan-jalan Thessaloniki menjadi panggung kerusuhan, 
penjarahan dan perusakan. Sekarang ketika keamanan sudah bisa dikatakan pulih, 
orang membersihkan puing-puing dan reruntuhan. Yang tersisa tinggal pertanyaan 
kenapa ketidakpuasan orang Yunani bisa begitu gawat? Laporan koresponden Thijs 
Papot dari Thessaloniki.

Di wilayah pertokoan ramai kota Thessaloniki, Yunani utara, kehidupan tampak 
pulih kembali. Orang-orang terlihat membawa tas belanja yang penuh sesak, 
maklum natal hampir tiba. Tetapi sisa-sisa penjarahan hari-hari belakangan 
masih terlihat. Bangunan kantor pos mendapat kaca baru, dan di tengah-tengah 
puing yang masih berasap, orang meruntuhkan bangunan rusak untuk mulai 
membangun kembali.

Anarki total, demikian Costas, salah seorang buruh bangunan, menyebut situasi 
kota pelabuhan Yunani Thessaloniki. Tapi ia tidak kaget.

Costas: Ini juga terjadi di Prancis. Dan tampaknya juga akan terjadi di bagian 
dunia lain. Kematian anak muda berusia 15 tahun oleh peluru polisi cuma 
penyebab langsungnya. Eskalasi ini terjadi karena masalah yang lebih besar lagi.

Ketidakpuasan besar masyarakat Yunani punya pelbagai sebab. Kemiskinan, 
pengangguran besar kalangan muda, dan krisis keuangan. Inilah himpunan pebagai 
faktor, kata Angeliki Alvanoudi, aktivis mahasiswa Thessaloniki.

Korupsi politisi, marah terhadap reformasi pendidikan. Semua frustrasi yang 
sudah lama ada sekarang tampil ke permukaan, dan semua itu ditumpahkan pada 
pundak perdana menteri Kostas Karamanlis yang beraliran liberal konservatif. 
Tapi pantaskah mereka melampiaskan amarah pada bangunan bank dan toko-toko 
internasional?

Angeliki Alvanoudi: Saya bisa mengerti motivasi orang-orang yang membakar 
gedung-gedung ini. Ini merupakan perjuangan melawan kapitalisme. Dan mereka 
melihat toko-toko ini sebagai simbul gengsi, kekayaan, ekonomi neo liberal, 
pasar bebas, dan mereka memprotesnya.

Demonstran Yunani kebanyakan mahasiswa kiri, ditambah kaum anarkis urakan dan 
perusuh kampungan. Tetapi mereka sulit dibedakan. 

Pria: Orang-orang yang membakar rumah dan mobil ini, mungkin saja pendukung 
pemerintah yang justru ingin memburuk-burukkan para demonstran. 

Apostolis, remaja berusia 20 tahun, ikut berdemonstrai melawan pemerintah dan 
ia masih belum puas juga.

Apostolis: Bahkan kalau pemerintah ini sudah mundur, saya akan tetap 
berdemonstrasi. Harus terjadi lebih banyak lagi sebelum Yunani bisa disebut 
negara sehat. Masalah yang dihadapi Yunani begitu besar, sehingga pemerintah 
barupun tidak akan bisa mengatasinya.

Para mahasiswa Thessaloniki dan Athena masih tetap menduduki kampus mereka.


* PARA PENENTANG MENANG DI KTT EROPA

Tambahan kompensasi buat negara-negara yang memiliki pusat tenaga listerik batu 
bara tua. Dan hak mengemisi gratis buat industri-industri yang menghadapi 
kesulitan. Dengan kompromi ini, KTT Eropa tentang iklim di Brussel akhirnya 
mencapai kesepakatan. Tidak ada persetujuan yang menjadi pencoreng muka. Toh 
kanselir Jerman Angela Merkel sempat secara terbuka mengancam akan menghalangi 
perjanjian jika keinginannya tidak dipenuhi. Laporan redaktur Eropa Perro de 
Jong dari Brussel.

"Ini bersejarah," kata presiden Nicolas Sarkozy lega sebagai ketua bergilir Uni 
Eropa. "Tidak ada benua yang berhasil memutuskan paket aturan seperti ini."

Kanselir Jerman Angela Merkel dan presiden Prancis Nicolas Sarkozy tahun lalu 
sempat muncul seperti pasangan raja. Mereka bersama-sama membuat janji tentang 
masa depan Eropa, berkas rumit seperti Traktat Lisabon. Lalu muncul krisis 
keuangan. Sementara Sarkozy memanfaatkan kesempatan untuk tampil sebagai 
pemimpin Eropa, tapi krisis justru hampir menyulitkan Merkel di dalam negeri. 
Atas desakan partainya sendiri, ia pun bangkit sebagai pelindung industri 
Jerman yang merupakan pencemar itu dan penentang Sarzoky.

Masuk kantong pemegang saham.
Persetujuan ini merugikan Eropa, tegas Claude Turmes dari partai hijau Jerman, 
perunding iklim di parlemen Eropa. Dengan kompromis ini, berbagai industri 
tidak ditindak kalau mereka harus bersaing dengan negara-negara di luar Eropa 
yang tidak perlu menuruti kesepakatan iklim. Contohnya industri kimia atau baja 
Jerman. Industri-industri ini diberi hak mengemisi gratis, ketimbang membeli 
mereka dengan harga mahal di pelelangan, seperti direncanakan semula.

"Uang yang semula bisa dihemat para pencemar akan masuk kantong para pemegang 
saham," kata Turmes. Padahal semula tujuannya tidaklah demikian. Semestinya 
uang ini bisa dimanfaatkan untuk energi ramah lingkungan, "tandas Turmes. 

Perdana menteri Belanda Jan Peter Balkenende melihatnya tidak begitu negatif. 

Jan Peter Balkenende: "Kita sekarang berada pada tahap pertumbuhan. Ini berarti 
kita dapat mengatakan: inilah sistemnya, dan ini bisa banyak menyumbang 
pengurangan CO2. Di beberapa sektor, hal itu terjadi cukup banyak, misalnya di 
bidang energi. Di bidang industri, masih terbatas, tapi kita sekarang berada 
dalam tahap pertumbuhan. Jadi, lama kelamaan ini akan banyak menghasilkan 
sarana."

Lanjutan KTT Iklim Eropa
Balkenende menekankan tidak ada kesepakatan yang sempurna. Sarkozy mengatakan 
akan melakukan apa saja untuk menghasilkan kesepakatan. Dengan ini ia 
memberikan senjata pada negara-negara penentang kesepakatan. 

Namun demikian, menurut penasehat CO2-Albert de Haan dampak yang ditimbulkan 
dari komitmen Prancis itu tidak separah yang dibayangkan. 'Yang paling penting 
adalah target penurunan CO2 sebesar 20 persen pada 2020 masih tetap dipakai. 
Untuk itu semakin sedikit hak emisi yang bisa dibagi. Ini akan memaksa 
negara-negara industri untuk menyesuaikan diri dan membatasi emisi mereka".

Pendapat lain disampaikan pelobi iklim Claude Turmes. Berbagai kompensasi yang 
diberikan itu menghilangkan mendesaknya penurunan emisi gas asam arang. Inovasi 
energi alternatif bisa terhambat karenanya.

Claude Turmes: "Kekuatan ekonomi Eropa adalah kemampuannya berinovasi, 
khususnya di bidang efisiensi energi dan hal-hal yang diperbarui. Kalau banyak 
'pintu belakang' dipakai, tekanan untuk mencari sumber energi ramah lingkungan 
akan makin turun. Undang-undang yang keras kadang diperlukan untuk menghasilkan 
inovasi". 

Berbagai pegiat lingkungan kecewa dengan kesepakatan yang dicapai Brussel.


* KUDA HITAM PILPRES 2009?

Sultan Hamengku Buwono X disebut-sebut bisa menjadi kuda hitam menuju pemilihan 
presiden 2009. Tapi, bagaimana mungkin seorang Raja Jawa dapat meraih dukungan 
dari luar Jawa, dan mengancam dua capres yang paling berpeluang, yaitu SBY-JK, 
dan Megawati dan pasangannya? Ada dua pintu bagi Sultan. Yaitu, krisis 
kepemimpinan Partai Golkar, dan krisis PDI-P jika Megawati Soekarnoputri 
berhadapan dengan SBY-JK. Kedua opsi ini dapat melahirkan dinamika politik 
baru. Namun, kuncinya satu: yaitu menjadi sandaran untuk ketenteraman publik. 
Demikian menurut pengamat Sukardi Rinakit, anggota Tim Pelangi Perubahan, 
gerakan masyarakat yang menjadi motor pemenangan Sultan Yogya. Laporan 
koresponden Aboeprijadi Santoso.

Rekam-jejak Sultan Hamengku Buwana X  mirip ayahnya, Hamengku Buwana IX. 
Keduanya, betapa pun, adalah Raja Jawa, yang bersedia turun ke lapangan ketika 
republik ini genting di simpang jalan. Ayahnya, HB IX, menyediakan Yogyakarta 
sebagai ibukota perjuangan. Hamengku Buwana ke X pun turun ke kancah saat 
Soeharto jatuh, dan mampu menjaga suasana protes yang damai. Tak satu pun kaca 
pecah di Yogya ketika Surakarta rusuh dan Jakarta berdarah-darah Mei 1998 itu.

Modal moral dan kharisma inilah yang membuat Sultan Jawa ini menjadi panutan 
publik, sebuah bekal penting untuk memasuki ajang Pilpres. Dengan kata lain, 
Sultan ini dapat menjadi sandaran demi ketentreraman, dibanding para pesaingnya.

Sukardi Rinakit [SR]: Nah, figur Sultan bisa menjadi sandara publik untuk bisa 
tenteram. Pak SBY itu karena ketegasannya menjadi pertanyaan publik begitu. 
Akibatnya tidak bisa menjadikan publik itu bersandar pada beliau untuk bisa 
merasa tenteram. mBak Mega meskipun punya partai sangat kuat, sentimennya tidak 
sekuat sebelum jadi presiden. Memang beras tidak naik, minyak tidak naik. 
Tetapi orang itu butuh mimpi baru, dan mBak Mega tidak bisa memberikan mimpi 
baru lagi. Karena kan sudah pernah menjadi presiden, gitu kan. Dan itu menjadi 
ukuran publik. Nah, Yogya misalnya, mungkin pertumbuhan ekonomi tidak tinggi. 
Dari sisi kemakmuran rakyat tidak luar biasa. Tetapi indeks harapan hidup 
Yogyakarta itu tertinggi di Indonesia. Artinya orang tidak kaya sekali, tetapi 
orang bisa tenteram. Nah, aspek kepemimpinannya itu mesti memainkan peranan 
penting.

Menurut Sukardi Rinaikit, bahkan Soeharto yang diktator pun mengakui wibawa 
moral Sultan.

SR: Sultan itu orangnya tulus. Punya keberanian untuk keluar dari kerangkeng 
rasa amannya. Reformasi 1998 itu sangat luar biasa. Tiba-tiba keluar dari 
kerangkengnya. Waktu Pak Harto sudah turun, saya tanya Pak Harto, bapak mengapa 
akhirnya memutuskan turun. Jawaban Pak Harto adalah, karena raja Jawa itu sudah 
turun ke gelanggang. Itu sebagai simbul Pak Harto harus tahu diri, mundur.

Ada kesan, Sultan yang Raja Jawa ini pun mampu meraih simpati dan dukungan dari 
publik di luar Jawa.

SR: Justru dukungan terbesar dan paling mudah itu dari luar Jawa, ternyata. 
Kita sudah keliling ke seluruh luar Jawa, dan itu ternyata selalu disambut luar 
biasa sebagai orang yang bisa dijadikan sandaran mereka untuk rasa aman, untuk 
tetap tegak dengan pluralismenya, dengan kebhinekaannya. Dan yang paling 
penting mereka menginginkan seorang pemimpin yang bisa menginspirasi mereka 
bahwa Indonesia harus berubah. 

Namun jalan menuju kursi RI Satu, tentu, tak pernah mulus, demikian juga bagi 
Sultan Yogya ini. Yang menarik, justru dua hambatannya, yaitu SBJ-JK yang 
didukung Golkar, dan Megawati dgn PDI-P-nya dapat melahirkan peluang bagi 
Sultan. Di Golkar, kelompok Jusuf Kalla, bisa menjadi penghalang.

SR: Nah, kelompok ini yang mempertahankan pasangan Pak SBY-JK, ini akan 
menghadapi tantangan luar biasa apabila, misalnya suara Partai Demokrat nanti 
turun, maka akan terjadi dinamika luar biasa. Golkar akan mengkritik Pak Jusuf 
Kalla, bahwa untuk apa kita berpasangan dengan figur yang perolehan partainya 
turun. Sebaliknya kalau Golkar yang suaranya turun, langsung terjadi dinamika 
internal dalam Golkar yang juga luar biasa yagn akan bisa memojokkan Pak Jusuf 
Kalla. Jadi, pada dasarnya Pak Jusuf Kalla itu sedang maju kena mundur kena. 
Itu yang itu yang jadi problem di tubuh Golkar, karena enggak ada pemimpin yang 
memang bisa menjadi nomer satu. Dan pilihannya enggak ada lain kecuali Sultan 
sebenarnya.

Dialektika serupa juga bisa terjadi di dalam PDI-P

SR: Karena PDI Perjuangan itu, semua orang memperkirakan legislatif pasti akan 
dominan. Pasti akan menang. Tetapi eksekutif bisa jadi lepas. Kalau misalnya 
terjadi persaingan sengit antara mBak Mega dengan Pak SBY, banyak orang 
memperkirakan akan kalah mBak Mega. Jadi tidak tertutup kemungkinan akan ada 
kombinasi baru yang terjadi di PDI Perjuangan. Akan ada dinamika internal gitu. 
Dan itu ada peluang Sultan juga di sana. Menjadi King Maker yang sangat-sangat 
berwibawa mBak Mega. Itu juga bisa. 

Walhasil nasib dan peluang Sultan Hamengku Buwana X ini boleh jadi bergantung 
pada krisis Golkar yang dapat memaksa partai ini mencalonkan Sultan, atau 
krisis PDI-Perjuangan yang dapat menjadikan Megawati berperan Queen Maker dalam 
memilih capres PDI-Perjuangan. Demikian Sukardi Rinakit.


* NEGARA BERKEMBANG BERKIBAR DI KTT IKLIM
Menjelang KTT di Poznan, organisasi lingkungan dan bantuan serta berbagai 
pemerintah negara berusaha sekuat tenaga untuk menekankan pentingnya Konferensi 
Lingkungan PBB di Polandia ini. Di bawah pimpinan Uni Eropa mereka akan 
mengambil langkah-langkah baru untuk mencegah dunia dari bencana lingkungan. 
Dan memang begitu kenyataannya. Negara-negara berkembang justru memegang 
peranan penting di sana. 
Suasana tertutup dan aman di pusat konferensi, yang jarang disinari matahari di 
waktu siang dan di mana alat penyegar udara menyala bertentangan dengan hujan 
rintik-rintik di Polandia dan bau batu kawi di jalan-jalan Poznan. Seolah kita 
berada di dunia lain. 
Dunia di mana para pembuat kebijakan dan pengunjuk rasa memenuhi gang dan 
jalanan. Organisasi-organisasi lingkungan hidup menggelar aksi-aksi dengan cara 
lucu dan menyebar pamflet-pamflet untuk menyatakan bahwa perundingan berjalan 
terlalu lamban. Sementara itu para pegawai senior dan menteri dari 
negara-negara Barat berusaha sekuat tenaga untuk menunjukkan bahwa ada kemajuan 
tercapai dan bahwa konferensi tidak akan berakhir begitu dramatis seperti 
diduga semua orang. 
Lesu
Meski semua usaha dilakukan agar proses konferensi tetap bergairah, persiapan 
pertemuan ini diliputi kelesuan. Amerika Serikat kini dalam tahap masa 
peralihan presiden dan tidak ikut serta. Uni Eropa pecah belah tentang rencana 
iklim mereka sendiri. Oleh karena itu mata Poznan lebih terarah pada 
perundingan iklim di Brussel, ketimbang menfokuskan keberhasilan konferensi 
Poznan sendiri. 
Perdangangan emisi - kebanggaan Uni Eropa- yang sangat penting bagi pengurangan 
CO2 dan unik di dunia- selama konferensi gagal digolkan. Dengan demikian Uni 
Eropa menjadi korban konferensi. Karena, kalau Eropa sendiri tidak mampu 
mencapai kesepakatan, bagaimana mereka bisa memberi petunjuk kepada 
negara-negara lain. 
Pesta
Karenanya KTT di Poznan menjadi pesta negara-negara berkembang. Tidak 
sepenuhnya mengagetkan dan malah dengan tegas, negara-negara berkembang 
meluncurkan berbagai rencana dan memberikan janji-janji kongkret. Meksiko 
mengumumkan akan memulai melakukan pengurangan emisi CO2, padahal negara 
berkembang ini secara resmi belum perlu berbuat apa-apa. Brasil berjanji akan 
mengambil tindakan terhadap penggundulan hutan dan India meluncurkan proyek 
energi surya yang menelan dana milyaran. 
Cina sudah siap memegang peranan penting dalam debat soal iklim. Menjelang KTT 
ini Cina sudah berjanji akan mengalokasikan 600 milyar dolar untuk tehnologi 
bersih dan pengurangan CO2. Dengan demikian negeri ini tidak lagi berada di 
pinggiran perundingan. Malah delegasi pegawai senior mereka melakukan lobi dan 
berdebat dengan sangat aktif yang tak ada taranya. Dan ini menjadi perhatian 
mantan wakil presiden Amerika Al Gore. Ia memuji Cina atas kemampuannya 
bertindak, dan sekaligus menekankan pentingnya kesigapan. 
Juga ketika merinci Adaptation Funds - dana yang bisa digunakan negara-negara 
berkembang untuk menghadapi dampak perubahan iklim seperti kemarau, banjir dan 
badai, negara-negara berkembang juga memperdengarkan suaranya. Mereka tidak mau 
bergantung pada lembaga-lembaga Barat seperti Bank Dunia. Mereka berpendapat, 
semua negara harus punya hak suara yang sama. 
Sinyal
Negara-negara berkembang yang besar berhasil memberikan sinyal dengan tindakan 
mereka tersebut. Mereka menunjukkan kepemimpinan pada saat negara-negara lain 
tidak mampu berbuat demikian. Memang Meksiko, Brasil dan negara-negara serupa 
tergantung pada bantuan keuangan Barat untuk bisa menjalankan rencana mereka. 
Tapi mereka tidak lagi berpangku tangan dan menunggu apa yang akan dilakukan 
Negara-negara industri. Supaya jangan malu, negara-negara Barat harus mencontoh 
mereka. 
Kesalahan
Tindakan tegas negara-negara berkembang di KTT di Poznan ini bertentangan 
dengan sikap negara-negara Eropa Timur yang ekonominya mulai maju. Mereka masih 
berpendapat, bahwa tindakan-tindakan soal iklim itu suatu hal yang buruk bagi 
ekonomi dan terlalu banyak menelan beaya. Padahal negara-negara ini justru bisa 
mencegah agar kesalahan-kesalahan yang dilakukan Barat sejak revolusi Industri, 
tidak terulang lagi. 
Kalau Eropa Timur sekarang mau berinvestasi di " Revolusi Hijau" - sebagaimana 
disebutkan sekjen PBB Ban Ki-moon-, dan pusat-pusat tenaga listerik tua akan 
digantikan oleh tehnologi hijau atas bantuan Barat, maka kawasan itu bisa maju 
pesat. Karena, lama kelamaan Eropa Timur juga harus mengambil tindakan untuk 
iklim. Kalau sekarang sudah bisa, kenapa menungu sampai nanti.




---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke