---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Minggu 14 Desember 2008 13:00 UTC



** PM BRITANIA BERKUNJUNG KE PAKISTAN

** SERANGAN AFGANISTAN TEWASKAN MILITER KANADA

** PENDAKI ASAL AUSTRALIA TEWAS DI SELANDIA BARU

** KEBERADAAN ANTILIA BELANDA BERAKHIR



* PM BRITANIA BERKUNJUNG KE PAKISTAN

Setelah berkunjung ke India, Perdana Menteri Britania, Gordon Brown tiba di 
Pakistan. Perlawatan keliling terkait serangan teror Mumbai. Dalam penerbangan 
menuju Islamabad, Brown mengatakan gerakan Pakistan, Laskhar-e-Taiba 
bertanggung jawab atas serangan. Juga India menuduh kelompok tersebut otak di 
balik teror Mumbai. Dalam pertemuan dengan Presiden Pakistan, Asif Ali Zardari, 
Brown menjanjikan bantuan keuangan tujuh milyar euro untuk pemberantasan teror. 
Kunjungan dibayangi insiden baru antara Pakistan dan India. Menurut pemerintah 
di Islamabad, pesawat tempur India telah melanggar kawasan udara. Kabarnya 
insiden terjadi di atas Kashmir dan kota Lahore. India membantah pesawat 
tempurnya menyeberangi perbatasan.


* SERANGAN AFGANISTAN TEWASKAN MILITER KANADA

Serangan bom di Afganistan Selatan menewaskan tiga militer Kanada. Mereka 
tengah berpatroli dalam mobil berlapis baja di propinsi Kandahar, ketika bom 
rakitan meledak. Seorang militer lainnya mengalami luka-luka. Pasukan Kanada di 
Afganistan berjumlah 2750 orang. Sejak ditempatkan enam tahun lalu, 103 militer 
Kanada gugur di medan perang. Hari ini di ibukota propinsi Kandahar, empat 
polisi Afgan terbunuh dalam serangan bunuh diri. Pelaku meledakkan diri di 
sebuah rumah sakit.


* PENDAKI ASAL AUSTRALIA TEWAS DI SELANDIA BARU

Dikabarkan seorang warga Australia tewas ketika mendaki gunung tertinggi 
Selandia Baru, Mount Cook. Laki-laki berusia 43 tahun kehilangan jejak, setelah 
jatuh ke jurang dari ketinggian 500 meter. Akibat cuaca buruk, ia serta saudara 
kandungnya, memutuskan turun. Kecelakaan terjadi dalam perjalanan turun itu. 
Saudara kandungnya berhasil diselamatkan dengan helikopter, setelah melewati 
dua hari tanpa tenda, di punggung gunung Mount Cook. Ini adalah kecelakaan maut 
kedua bulan ini di gunung tertinggi Selandia Baru. Delapan hari lalu, seorang 
warga Jepang meninggal dunia setelah terdampar di puncak gunung, akibat badai.


* IRAN TIDAK HADIRI KONPERENSI AFGANISTAN

Iran tidak menghadiri konperensi hari ini di Paris tentang keamanan Afganistan. 
Wakil Iran tidak datang, kemungkinan karena memprotes ungkapan Presiden 
Prancis, Nicolas Sarkozy. Pekan belakangan Sarkozy kembali mengkritik Iran, 
karena negeri tersebut berulangkali mengancam menghapus Israel dari peta dunia. 
Teheran kemudian menegur Duta Besar Prancis. Butir utama konperensi satu hari 
di Paris adalah kekerasan di Afganistan. Beberapa negara adidaya dan negara 
tetangga membahas bagaimana kekerasan bisa dikendalikan. Juga sejumlah negara 
Eropa, termasuk Belanda, ikut pertemuan.


* KAPAL AL RUSIA TIBA DI NICARAGUA

Tiga kapal angkatan laut Rusia berlabuh di depan pantai Karibia, Nicaragua. 
Kapal pemburu torpedo serta dua kapal pendamping berisi komputer, generator dan 
obat-obatan, antara lain dimaksud untuk tentara dan rumah sakit Nicaragua. Ini 
adalah kunjungan pertama angkatan laut Rusia ke Nicaragua sejak jatuhnya 
pemerintah Marxis tahun 1990, pimpinan Daniel Ortega, yang tahun lalu kembali 
berkuasa. Kedatangan kapal Rusia menimbulkan diskusi panas di negeri Amerika 
Tengah. Menurut pihak oposisi, Ortega tidak boleh mengijinkan kunjungan 
tersebut tanpa berunding dulu.


* BARACK OBAMA MENUNJUK MENTERI PERUMAHAN BARU

Presiden mendatang Amerika Serikat, Barack Obama menunjuk Shaun Donovan sebagai 
Menteri Perumahan. Donovan kini masih menjabat komisaris perumahan New York. 
Seperti banyak anggota lain tim menteri baru Obama, juga Donovan berpengalaman 
di pemerintahan mantan presiden Bill Clinton. Dalam tahun-tahun mendatang, 
jabatan yang akan dipegang Donovan ini, akan menjadi sangat penting di Amerika 
Serikat. Masalah di pasar hipotek salah satu penyebab krisis keuangan global.


* SITUASI ATHENA RELATIF TENANG

Setelah rusuh kembali Sabtu malam kemarin, situasi Athena kini relatif tenang. 
Protes terhadap pemerintah Yunani sudah berlangsung delapan hari. Di Athena, 
para pengunjuk melempari polisi, gedung pemerintah, bank dan toko dengan bom 
molotov. Polisi anti huru-hara berupaya membubarkan massa. Juga di kota penting 
kedua Yunani, Thessaloniki, kembali terjadi kerusuhan. Sebelumnya di Athena 
digelar upacara peringatan damai untuk anak laki-laki berusia 15 tahun, yang 
tepat seminggu sebelumnya ditembak mati polisi. Kematiannya memicu kerusuhan 
Yunani. Para demonstran mengatakan terus berunjuk rasa sampai pemerintah 
mundur. Tapi Perdana Menteri Costas Karamanlis menolak lengser.


* RIBUAN PENDUDUK ABYEI MENUNGSI

Ribuan penduduk kota Abyei, Sudan mengungsi, karena cemas atas pertempuran 
baru. Mereka mengungsi setelah baku tembak antara tentara dan polisi, yang 
terjadi setelah perselisihan dengan seorang pedagang pasar. Warga Abyei masih 
ingat betul insiden Mei lalu, ketika tentara pemerintah dan militer dari Sudan 
Selatan terlibat pertikaian. Separuh kota dibakar habis.


* OXFAM NOVIB PRIHATIN TENTANG SITUASI ZIMBABWE

Organisasi bantuan Oxfam Novib prihatin tentang jumlah kasus orang hilang 
Zimbabwe. Oxfam terutama khawatir tentang penculikan Jestina Mukoko awal bulan 
ini. Mukoko adalah direktur Zimbabwe Peace Project. Selain itu 38 anggota 
serikat buruh ditangkap setelah melakukan aksi mogok. Juga di pelbagai tempat 
lain Zimbabwe dilaporkan kasus orang hilang. Oxfam juga melaporkan karyawan 
organisasi bantuan berupaya meninggalkan negeri tersebut setelah menerima 
ancaman. Situasi di Zimbabwe makin parah, kata Oxfam. Menurut organisasi 
tersebut, Belanda harus mendorong Afrika Selatan meningkatkan tekanan terhadap 
Presiden Robert Mugabe.


* PRESIDEN SOMALIA PECAT PEMERINTAH

Presiden Somalia, Abdullahi Yusuf Ahmed memecat pemerintahnya. Menurutnya, 
pemerintah Perdana Menteri Nur Hassan Hussein tidak mampu menjalankan tugasnya. 
Keputusannya, kata sang presiden, demi kepentingan Somalia. Ini adalah 
perselisihan pertama dua tokoh politik. Mereka tidak sepakat tentang upaya 
rekonsiliasi dengan pihak oposisi islamis. Perdana Menteri Hussein langsung 
membantah keputusan presiden. Menurutnya sang presiden tidak boleh memecatnya 
tanpa berunding dulu dengan parlemen.


* KEBERADAAN ANTILIA BELANDA BERAKHIR
 
Kerajaan Belanda berada di ambang peristiwa bersejarah. Setelah 60 tahun, 
keberadaan Antilia Belanda berakhir. Sebaliknya akan ada dua negara otonom 
baru, yaitu Curacao dan Sint Maarten. Pulau-pulau lebih kecil Karibia, yakni 
Bonaire, Saba dan Sint Eustatius mendapatkan status 'kotapraja khusus Belanda'. 
Laporan Judith Janssen. 
 
Undang-undang sudah siap dan tinggal disetujui oleh para politisi Antilia 
Belanda dan Belanda, pada Konferensi Meja Bundar di Willemstad, Curacao, 15 
Desember mendatang. Dalam waktu dekat, Kerajaan Belanda akan terdiri dari 
Belanda, Aruba dan dua negara baru, yakni Curacao dan Sint Maarten. Tapi belum 
jelas kapan hal ini terwujud. Setelah terlewatinya tenggat waktu sebelumnya, 
semua mata kini tertuju pada 1 Januari 2010. Tapi 'kualitas lebih penting 
ketimbang kecepatan', ujar Menteri Muda urusan Dalam Negeri dan Hubungan 
Kolonial, Ank Bijveld. 
 
Kendati demikian masih ada beberapa rintangan besar yang harus dilewati. 
Demikian hasil debat pembubaran Antilia Belanda, yang pekan lalu digelar 
Wereldomroep. Rintangan terbesar adalah Pengadilan Tinggi bersama, perselisihan 
intern politisi Curacao serta penegakan hukum instabil Sint Maarten. 
 
Ladang tulip
Antilia Belanda sekarang terdiri dari lima pulau. Bonaire, Sint Eustatius dan 
Saba, yang juga disebut kepulauan BES, akan menjadi bagian Belanda. Dewan pulau 
mereka akan menjadi dewan kota, dan pemimpin pulau menjadi walikota. Di masa 
mendatang, masyarakat bisa memberi suara dalam pemilihan parlemen Belanda dan 
Eropa. 
 
Kendati demikian, status mereka tetap 'istimewa'. Itu bukan tanpa alasan. 
Kepulauan tersebut letaknya jauh dari Belanda. Atau seperti dikatakan Perdana 
Menteri Jan Peter Balkenende baru-baru ini: "Kami memang berbeda. Kami 
berbicara bahasa yang lain. Anda dibesarkan di tengah-tengah pohon kelapa, dan 
kami di antara ladang tulip." Ini berarti bahwa tidak seluruh sistem Belanda 
diambil alih secara integral. Sistem tunjangan hari tua dan tunjangan sosial 
lainnya disesuaikan pada tingkat Antilia. Selain itu masih dipertanyakan apakah 
warga di sana akan bisa membayar dengan euro. 
 
Korps polisi bersama
Tanggung jawab akhir kepulauan terletak di tangan Belanda. Belanda bertanggung 
jawab atas pemerintahan baik, jaminan sosial serta pentaatan hak-hak asasi 
manusia. Bonaire, Saba dan Sint Eustatius memperoleh korps polisi bersama dan 
Dewan Pengawasan Keuangan mengawasi keuangan publik. 
 
Bagi Curacao dan Sint Maarten, situasnya berbeda. Mereka akan menjadi negara 
terpisah dalam kerajaan. Mereka memperoleh korps polisi dan kejaksaan sendiri. 
Wewenang dan penjagaan ketertiban dan keamanan langsung di bawah tanggung jawab 
Menteri Kehakiman. Dua negara memperoleh satu bank sentral. Belanda untuk 
sementara tetap mengawasi urusan keuangan. 
 
Wilhelmina
Langkah pertama menuju otonomi telah diambil tahun 1942. Ketika itu Ratu 
Wilhelmina mengadakan pidato Natal bersejarah: 'Menopang pada kekuatan sendiri, 
tapi dengan keinginan saling membantu'. Yang dimaksud sri Ratu adalah bahwa 
jajahan Belanda akan memperoleh lebih banyak kemandirian. Tahun 1954, putrinya, 
Juliana definitif mengakhiri hubungan kolonial dengan menandatangani Statuta 
Kerajaan Belanda, yang memberikan otonomi kepada kepulauan tersebut.
 
Bendera sendiri
Suasana ramah antara Belanda dan bekas jajahannya di zaman dulu, menjadi 
tertekan di kemudian hari. Terutama tahun 1960an menjadi jelas bahwa bekas 
jajahan harus mandiri sepenuhnya. Suriname menjadi pelopor, dan tahun 1975 
mengibarkan bendera nasional sendiri. Juga Aruba mendesak lebih banyak otonomi 
dan mendapatkannya tahun 1986, dengan tujuan merdeka sepenuhnya. 
 
Pulau-pulau Antilia lainnya lebih memilih tetap bersama Belanda. Baru akhir 
abad lalu, seruan untuk lebih banyak otonomi makin kuat saja. Apalagi setelah 
masyarakat Sint Maarten dan Curacao memilih status khusus dalam referendum. 
 
Alot
Kendati demikian, diperlukan bertahun-tahun sebelum rancangan undang undang 
berlaku. Terutama perundingan dengan Curacao berjalan alot. Tenggat waktu terus 
saja dilewati, dan politisi saling menuduh menghambat, menyalahgunakan 
kekuasaan, korupsi dan campur tangan kolonial. 
 
Juga masyarakat Curacao mulai bergerak dengan menggelar aksi protes terhadap 
penguasaan Belanda. Titik terburuknya adalah penolakan Kesepakatan Akhir oleh 
Dewan Pulau tahun 2006. Belanda dan pulau-pulau Antilia lain sangat terkejut. 
"Aneh sekali mereka berwawasan sesempit itu," ujar anggota parlemen dari partai 
buruh PvdA, John Leerdam. 
 
Angket
Juga rakyat Belanda mulai merasa jenuh. Hasil angket menunjukkan, separuh 
masyarakat ingin lepas dari Antilia Belanda. Terutama pemberesan hutang 
milyaran euro, bagi banyak orang bagaikan duri di mata. 
 
Kendati sangat diinginkan Belanda, tidak semua negara akan secara bersamaan 
memperoleh status baru. "Kalau perbedaan dalam lajunya proses terlalu besar, 
maka kami harus merenungkan hal itu dulu," ujar Menteri Muda Bijleveld dalam 
debat Wereldmroep. Walau belum disebut tanggal definitif, tahun 2010 paling 
masuk akal. Saat itu peristiwa bersejarah yang sudah dibahas lebih dari 
setengah abad, akan menjadi kenyataan.




---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke