--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 16 Desember 2008 15:10 UTC ** WABAH KOLERA ZIMBABWE ** PEMENANG NOBEL FISIKA JADI MENTERI ENERGI ** PROTES IKLIM AUSTRALIA ** TINJAUAN PERS: THAILAND PUNYA PERDANA MENTERI BARU DAN BENCANA LAPINDO TAK KUNJUNG BERAKHIR ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BANDIT MERUPAKAN BAHAYA TERBESAR DI PERBATASAN CAD ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: OBAMA ANGKAT PENELITI ENERGI SINAMBUNG SEBAGAI MENTERI ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : GUATEMALA : PUSAT PERDAGANGAN NARKOBA BARU ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PENYAKIT KUTUK DAN PERDA HIV/AIDS DI PAPUA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: TKI DI LUAR NEGERI KENA DAMPAK KRISMON * WABAH KOLERA ZIMBABWE Jumlah korban wabah kolera Zimbabwe mencapai seribu jiwa, demikian PBB. Koban terbanyak, 200 orang meninggal, ada di ibukota Harare. Lebih 18 ribu orang tertular kolera di negara itu. Wabah kolera ini membuat presiden Robert Mugabe kembali didesak untuk lengser. Inggris dan Amerika meminta Dewan Keamanan PBB untuk meningkatkan tekanan terhadap Mugabe. Sementara politik Zimbabwe masih buntu. Pemerintahan Mugabe menuduh Botswana mendukung partai oposisi pimpinan Morgan Tsvangirai. Menurut mereka Botswana memberi pelatihan militer atas pendukung oposisi. Menteri Luar Negeri Botswana mengatakan Zimbabwe tidak punya bukti untuk mendukung tuduhan. * PEMENANG NOBEL FISIKA JADI MENTERI ENERGI Presiden terpilih Amerika Barack Obama mengangkat pemenang penghargaan Nobel Steven Chu sebagai menteri energi. Dr Chu menang hadih Nobel Fisika tahun 1997 dan seorang ahli di bidang sumber energi alternatif. Carol Browner seperti diperkirakan menjadi pengatur kebijakan iklim. Di bawah pemerintahan Bill Clinton Browner adalah Kepala Badan Perlindungan Lingkungan Amerika. Mantan calon presiden Demokrat John Kerry diangkat sebagai kepala komisi senat urusan luar negeri. Kerry menggantikan Joe Biden, yang akan menjabat wakil presiden. Caroline Kennedy, putri presiden terbunuh John F Kennedy juga punya ambisi politik. Dikabarkan dia akan mengambil kursi senat negara bagian New York menggantikan Hillary Clinton yang akan menjabat menteri luar negeri. * PROTES IKLIM AUSTRALIA Kelompok pencinta lingkungan hidup berdemonstrasi di berbagai kota di Australia. Mereka menentang kebijakan iklim pemerintah. Senin kemarin perdana menteri Kevin Rudd mengumumkan akan menurunkan pengeluaran gas rumah kaca sebanyak lima persen hingga tahun 2020. Menurut kelompok lingkungan hidup hal ini sama sekali tidak cukup. Mereka menuntut Rudd memimpin dalam bidang iklim dan saat ini Rudd terlalu banyak menyerahkan tanggung jawab pada masyarakat internasional. Menurut para demonstran, kebijakan lunak ini bisa membahayakan suaka alam Australia seperti muras Kakadu dan Karang Great Barrier. Ratusan orang turun ke jalan di Brisbane, Hobart dan Sydney. Sementara di Adelaide pengunjuk rasa melempar sepatu ke boneka Kevin Rudd, mencontoh wartawan Irak yang melempar sepatu ke presiden George W Bush Ahad lalu. * GUBERNUR ILLINOIS DIMINTA LENGSER Dewan Perwakilan Amerika dengan suara bulat mendukung pemeriksaan atas gubernur Rod Blagojevich. Jika terbukti bersalah, Blagojevich terancam dipecat. Gubernur dari partai Demokrat ini ditahan dengan tuduhan korupsi. Dia dituduh akan mejual kursi senat yang kosong ditinggalkan Barack Obama kepada penawar tertinggi. Komisi khusus akan menyelidiki apakah gubernur harus mundur. Blagojevich sendiri menyangkal semua tuduhan dan menolak lengser, walaupun sudah ada seruan dari Obama sendiri. * PERANG OBAT BIUS MEKSIKO Kembali terjadi perang obat bius yang menewaskan 44 di Meksiko akhir pekan lalu. Korban terbanyak jatuh di Ciudad Juarez, kota yang berbatasan dengan Amerika. Termasuk diantara korban empat polisi. Ditemukan sebuah daftar nama 28 polisi pada lima jenazah. Meksiko sudah lama berupaya memberantas bentrok antar geng obat bius. Selama tahun 2008 saja bentrokan seperti ini menewaskan 5400. * FLU BURUNG INDIA Di India timur kembali ditemukan kasus flu burung. Peneliti di negara bagian Benggala Barat menemukan virus H5N1 pada ribuan ayam yang ditemukan mati. Dua minggu lalu 250 ribu unggas dibawa ke pejagalan di negara bagian Assam untuk mencegah penyebaran virus. Tidak ada korban manusia pada kasus flu burung India. Di seluruh dunia sudah jatuh 250 korban tewas akibat flu burung, terutama di Asia Tenggara. Hari ini seorang gadis 16 tahun tewas akibat flu burung di Mesir. * PEJABAT MILITER ZIMBABWE DITEMBAK Seorang pejabat tinggi militer Zimbabwe cedera akibat tembakan. Media pemerintah mengatakan dia ditembak orang tak dikenal ketika berada di perkebunannya. Korban adalah kepala staf angkatan udara Perence Shiri, orang kepercayaan presiden Robert Mugabe. Menurut partai oposisi MDC, Shiri yang memimpin kampanye Mugabe tahun ini berlebihan dalam menggunakan kekerasan terhadap pendukung pimpinan oposisi Morgan Tsvangirai. Pemerintah Zimbabwe menyebut serangan sebagai percobaan mengacaukan keamanan negara. Keadaan Shiri membaik di sebuah rumah sakit di Harare. * DANA BANTUAN TSUNAMI TIDAK JELAS Tidak ada pemeriksaan memadai apakah bantuan internasional untuk korban tsunami empat tahun lalu sampai ke tujuan. Demikian kesimpulan para auditor 17 negara. Menurut penyelidikan tidak ada informasi yang aktual dan terpercaya. Tiga ratus ribu orang tewas pada tsunami di Asia dan Afrika tahun 2004. Belanda memberi bantuan setengah milyar euro yang terdiri dari bantuan pemerintah 300 juta euro, dan organisasi swasta 200 juta. Badan Pemeriksa Keuangan Belanda juga mengatakan tujuan dan hasil bantuan tidak jelas. * BERITA BURSA Selasa pagi, bursa Eropa dibuka dengan tidak banyak perubahan. Para pialang masih menunggu-nunggu hasil keputusan bunga Amerika hari ini dan laporan kuartalan kelompok perbankan Goldman Sachs. Setelah pembukaan indeks AEX Amsterdam naik 0,2% pada 247,49 poin. Bursa di London, Paris dan Frankfurt naik 0,2 hingga 0,5 persen. Sementara bursa di Tokyo ditutup dengan rugi. Kerugian diderita terutama para eksportir akibat kekhawatiran soal ekonomi dunia yang melemah dan yen yang kuat. Para pialang di Asia juga menunggu keputusan bunga Amerika. 1 EUR = 1,36629 dolar 1 EUR = 15.247.50 rupiah 1 dolar = 11.160.20 rupiah * THAILAND PUNYA PERDANA MENTERI BARU DAN BENCANA LAPINDO TAK KUNJUNG BERAKHIR Pimpinan Partai Demokrat Thailand yang beroposisi, Abhisit Vejjajiva diangkat menjadi perdana menteri. Dalam setahun terakhir, Thailand sudah menghabiskan tiga perdana menteri. Partai Demokrat menang setelah sejumlah pimpinan koalisi lama bergabung dengan koalisi pimpinan Abhisit. Mereka mau bergabung dengan iming-iming jabatan menteri dan janji indah lainnya. Demikian dilaporkan harian Belanda de Volkskrant. Menurut koran petang NRC Handelsblad, terpilihnya Abhisit adalah kemenangan besar oposisi yang selama enam bulan terakhir berunjukrasa. Puncaknya adalah huru hara dan penutupan dua bandara internasional Bangkok selama seminggu. Namun kritisi mengatakan, ketenangan mungkin tak akan lama, karena pendukung Thaksin Shinawatra diperkirakan akan turun ke jalan. Partai Demokrat didukung tentara, kelas menengah, dan banyak pengusaha. Tapi Thaksin masih didukung penuh masyarakat pedesaan dan urban miskin, yang jumlahnya sangat signifikan di Thailand. Pengamat memperkirakan Abhisit, 44 tahun merupakan perdana menteri termuda Thailand, hanya akan bertahan beberapa minggu hingga enam bulan, dan tidak ada yang yakin kabinet mampu bertahan hingga pemilu 2011. Demikian NRC Handelsblad lagi. Dari Bangkok kita ke Surabaya. Bencana lumpur Lapindo berlanjut terus. Tidak seperti bencana alam lain, hal ini seperti tanpa akhir. Lumpur terus mengalir dari dalam tanah, kawasan tenggelam hingga 13 meter pertahun, dan 46 ribu penduduk mengeluh sakit pernapasan sejak bencana terjadi tahun 2006. Gas yang timbul dari aliran lumpur memang beracun dan bisa menyebabkan kanker. Demikian harian The International Herald Tribune. Enam puluh ribu warga harus mengungsi dan hingga sekarang tak jelas nasibnya. Banyak warga yang tadinya adalah kalangan kelas menengah di kampungnya, sekarang terpaksa mengemis di jalanan. Ganti rugi berjalan seret. Sementara pelbagai usaha menghentikan lumpur belum ada yang berhasil. Perdebatan soal siapa yang bertanggungjawab sangat menghambat proses ganti rugi. Setelah membayar 20 persen dari yang dijanjikan, Lapindo milik keluarga Menko Kesra Aburizal Bakrie, setuju untuk mulai lagi pembayaran bulanan senilai 2500 dolar kepada 8000 keluarga. Tapi karena kena krisis keuangan, pengamat pesimis hal itu akan berjalan mulus. The International Herald Tribune berlanjut, bukti baru dari konferensi geologis di Cape Town Afrika Selatan menunjukkan pengeboran dan pengamanan yang tidak memadai oleh Lapindo Brantaslah yang menyebabkan ledakan air, gas dan lumpur yang hingga sekarang mengalir hingga 100 ribu meter kubik perhari. Lilik, seorang penduduk mengatakan kunjungan anak-anaknya ke bekas kampung halaman mereka membuat mereka tenang. Di sana anak-anak bisa mengekspresikan kemarahan mereka dengan melempar batu ke lumpur dan berteriak "Lapindo". Demikian The International Herald Tribune, demikian pula tinjauan pers kali ini. * BANDIT MERUPAKAN BAHAYA TERBESAR DI PERBATASAN CAD Gerombolan bandit membuat organisasi pemberi bantuan besar hengkang dari wilayah perbatasan tenggara Cad dengan Sudan. Korps marinir Belanda yang berpatroli, bagian pasukan pengamat perdamaian Eropa di Cad, di kota Dogdore menemui kamp kosong milik organisasi bantuan seperti Palang Merah Internasional dan Dokter Nir Batas. Laporan spesialis pertahanan Hans de Vreij. Dogdore terletak 20 kilometer dari perbatasan Sudan dan menampung 26 ribu pengungsi Cad. Kawasan ini adalah wilayah kerja batalyon Irlandia-Belanda yang menjadi bagian EUFOR, misi perdamaian Uni Eropa pertama di luar Eropa. Perlindungan Luar Negeri EUFOR terdiri dari 3700 militer, batalyon Irlandia-Belanda terdiri dari 450 personil, 60 di antaranya marinir Belanda. Tidak banyak untuk wilayah sebesar Belanda. Tugas EUFOR adalah melindungi kamp-kamp pengungsi dan organisasi pemberi bantuan. Karena sedikitnya jumlah militer, mereka tidak bisa senantiasa berada di sana. Tapi memang sebagian besar kawasan dikunjungi marinir atau militer angkatan darat Irlandia setiap minggu. Suara pasar Dogdore Dengan atau tanpa pasukan keamanan Cad atau Eropa, kehidupan jalan terus. Kamp pengungsi di kawasan ini tampak seperti kamp yang biasa ditayangkan televisi atau foto: sebuah desa tradisional, sebagian besar dibangun sendiri oleh pengungsi dengan sedikit bantuan dari luar. Pengungsi Cad tetap berpartisipasi dalam kehidupan publik, sementara pengungsi Sudan lebih tergantung pada bantuan. Perempuan ini mengungsi ke Cad dari Sudan lima tahun lalu. Perempuan: "Saya sendiri bekerja di usaha fotokopi. Tiap bulan saya mendapat sedikit uang. Tapi yang lain punya pekerjaan, bahkan para pedagang - sebelumnya keadaan baik tapi sekarang ini tidak ada cara untuk berdagang, karena situasinya buruk." Para bandit Cad merupakan ancaman terbesar bagi pengungsi dan karyawan organisasi bantuan. Kelompok pemberontak bersenjata tidak campur tangan: mereka konon terlalu sibuk dengan fron satuan terhadap pemerintah Cad. Pada kamp lain, tidak jauh dari kota Goz Beida, seorang pengungsi Cad bertutur bahwa dua tahun silam ia melarikan diri bersama keluarganya. Hussein: Saya Hussein Isak Akula dari Cad timur. Desa asal saya adalah Marena Gombatu, saya datang dari Marena tahun 2006 karena desa saya diserbu milisi Janjaweed. Juga para perampok datang. Semua desa diberondong senjata. Saya ada di sini Habile 3. Keluarga saya juga, begitu pula anak saya. Ibu saya tinggal di Dogdore, karena sudah tua dan tidak bisa datang ke sini karena tidak ada keledai yang bisa mengangkutnya. Bagi organisasi bantuan, kerja di sana juga berbahaya. Pastor Maurice Joyeux bekerja bagi sebuah organisasi bantuan Yesuit. Maurice Joyeux: Yang kami takutkan adalah para bandit. Saya diserang Juni lalu, kami kehilangan banyak uang, dan bisa kehilangan banyak orang juga. Kehadiran pasukan Eropa jelas tidak terlalu membantu. Menurut para pengungsi situasi daerah itu tetap berbahaya, tetapi para pejabat pemda setempat melihat perbaikan yang jelas. EUROFOR akan tetap bertugas sampai Maret tahun depan. Pada saat itu satuan kepolisian PBB harus mengambil alih tugas mereka. * OBAMA ANGKAT PENELITI ENERGI SINAMBUNG SEBAGAI MENTERI Amerika harus melepaskan diri dari ketergantungan terhadap minyak. Inilah yang menyebabkan presiden terpilih Barack Obama menunjuk Steven Chu sebagai menteri energi. Chu pemenang hadiah nobel fisika merupakan orang yang berjuang untuk perkembangan dan penggunaan sebanyak mungkin energi sinambung. Apa artinya itu, jika Amerika menggunakan energi matahari, energi angin, energi bio dan geometris dalam jumlah besar? Laporan redaktur ilmu pengetahuan Thijs Westerbeek van Eerten. Penunjukkan Steven Chu, direktur laboratorium terkenal Berkeley Laboratories, di California disambut hangat para ahli lingkungan seluruh dunia. Demikian juga oleh Heleen de Konink pada Pusat penelitian Energi ECN di Petten di Belanda utara. Heleen de Konink: Itu adalah isyarat jelas bahwa makin banyak ilmuwan yang datang di lingkungan politik Obama. Itu berarti lebih banyak energi sinambung yang digunakan, karena Obama adalah seorang yang fanatik dalam hal energi sinambung. Demikian juga ahli lingkungan Lucas Reijnders sepakat dengan penunjukan Chu. Lucas Reijnders: Saya rasa ia merupakan ahli yang sangat baik dalam soal energi. Dan ia juga sudah memperlihatkan dapat memimpin organisasi besar. Masalahnya adalah untuk orang seperti Chu maka ia juga harus selamat dengan gonjang ganjing lobby dan apakah dia bisa, itu masih harus dibuktikan. Bertujuan untuk masa depan Baik Reijnders maupun De Konink pernah bertemu Chu. Ia digambarkan sebagai ilmuwan yang antusias dan juga berfikir untuk jangka panjang. Chu terutama terlibat urusan energi bersih untuk masa depan. Chu tidak terlampau setuju dengan penggunaan dan penerapan cepat dan luas dari teknologi yang sudah ada. Tampaknya bagi Obama, Chu yang tidak berpengalaman menentukan kebijakan dapat dikompensasi oleh Carol Browner yang secara bersamaan diangkat sebagai Kepala Badan Perlindungan Lingkungan Amerika. Browner bertugas merancang kebijakan energi, iklim dan lingkungan. Browner dianggap sebagai orang yang berbuat, bagi lainnya ia adalah pejuang lingkungan yang tidak omong kosong. Itu dibuktikan pada pemerintahan Presiden Bill Clinton. Ia diharap mengatur penerapan besar-besaran panel matahari, turbin angin dan instalasi biogas. T Ford Penunjukan duet Chu-Browner merupakan sinyal jelas bahwa Obama serius dalam soal energi sinambung. Amerika yang sekarang masih dianggap sebagai kekuatan ekonomi terbesar dunia, dan dalam energi sinambung dapat menjadi pemimpin maka hal itu dapat berdampak di seluruh dunia dalam hal energi sinambung. Bio energi, energi panas bumi, energi angin, panel matahari, merupakan teknologi sinambung yang akan dapat menjadi lebih baik, dan sekarang sudah mulai digunakan. Hanya harga yang tinggi menahan laju industri itu untuk menjadi besar. Dan itulah yang akan dikerjakan oleh pemerintah Obama. Ia menganut prinsip Henry Ford dengan model T yaitu penawaran besar akan menekan harga. Dampak itu akan dapat mencapai seluruh dunia, dan pada akhirnya T Ford di Jerman sama murahnya dengan di Detroit. Namun apakah perubahan dengan jumlah besar itu memang dapat menurunkan harga? Lucas Reijnders berpendapat demikian, kendati kita semua harus bersabar. Lucas Reijnders: Untuk sementara dalam masalah perubahan iklim kita hanya terpusat pada efek rumah kaca di udara. Tak dapat dihindari dalam beberapa waktu mendatang akan lebih panas, namun perbedaan itu datang jika anda bekerja keras -- terutama pada paruh kedua abad ini. Nanti akan dapat anda saksikan bahwa itu dapat membantu. Barack Obama ingin perubahan pemakaian energi sinambung dibayar dengan pajak dari keuntungan besar yang diraih perusahaan-perusahaan minyak. * GUATEMALA : PUSAT PERDAGANGAN NARKOBA BARU Negara Amerika Tengah Guatemala seperti dijepit oleh mafia narkoba negara tetangga, Meksiko dan Kolombia. Dalam wawancara dengan Radio Nederland, Rafael Espada, wakil presiden Guatemala, tidak menutup-nutupi bahwa pemerintahnya kewalahan menghadapi kejahatan terorganisir yang menguasai perdagangan narkoba. Salah satu organisasi kriminal ini bertanggung jawab atas serangan terdahulu terhadap sebuah bis di Guatemala yang menewaskan seorang wisatawan Belanda. Laporan editor siaran Amerika Latin Pablo Gamez. Kartel obat bius Meksiko terdesak oleh langkah-langkah pemerintah Presiden Felipe Calderon. Karena itu mereka mengalihkan operasi ke Amerika tengah. Di negara-negara ini korupsi, pemutihan uang narkoba, kekerasan dan pembunuhan sedang meningkat. Guatemala jadi korban perdagangan obat bius, demikian wakil presiden Rafael Espada. Walau pun bukan tetangga langsung, letak Guatemala tidak jauh dari Kolombia. Di sinilah narkoba dihasilkan dan dalam perjalanan ke Amerika, obat bius Kolombia melewati Guatemala. Rafael Espada: Kami mengkaitkan kejahatan terorganisir dengan penyelundupan narkoba, yang merupakan gerakan antara Amerika dengan Kolombia. Amerika membeli narkoba, dan Kolombia menjualnya. Ini adalah bisnis antara penjual dan pembeli. Kami di tengah-tengah dan tidak mendapat keuntungan apa pun. Paling sedikit Kolombia memperoleh uang karena Amerika beli narkoba dan kena masalah dengan obat bius itu. Dua negara berbisnis dan di tengah kami kena dampaknya. Kami harus menanggung akibat karena lemahnya infrastuktur. Kehakiman kami sangat lemah dan korup, kepolisian kami juga, dan militer kami sangat tidak teratur dan lemah. Bis sasarannya November lalu, tujuh belas orang tewas dalam serangan terhadap sebuah bis di Guatemala. Salah satunya adalah turis Belanda. Sementara korban lain adalah rakyat biasa dari Nikaragua. Dicurigai bis itu mengangkut narkoba. Bis tersebut akhirnya ditemukan di sebuah jalan 140 kilometer di timur Guatemala City. Penyelidikan membuktikan bahwa para korban lebih dahulu ditembak dan setelahnya dibakar. Espada: Yang terjadi bis itu datang dari Nikaragua melalui Guatemala dan sebagian menuju Meksiko dan Amerika Serikat. Saya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, karena semua orang terbunuh termasuk supirnya. Satu-satunya yang saya tahu ada jalanan kecil yang tidak aman, di sebuah peternakan di mana pemiliknya mencurigakan. Mereka kemungkinan memiliki hubungan dengan kejahatan teroganisir. Orang-orang di bis itu, di tengah malam, di tempat terpencil, dibunuh dengan pistol tangan dan dibakar. Ini kejahatan yang keji, tidak beradab, dan memuakkan, yang dapat dilakukan oleh organisasi kejahatan. Produksi kokain berkembang Menurut laporan terakhir Badan Narkoba dan Kejahatan PBB, produksi kokain Amerika Latin tidak pernah setinggi sekarang, kendati sudah diluncurkan Rencana Kolombia, sebuah gagasan ambisius Amerika membasmi produksi dan perdagangan narkoba. Dari 994 ton kokain yang diproduksi di seluruh dunia, sebagian besar berasal dari Kolombia. Tahun depan pemerintah negara-negara Amerika Latin akan kembali ke meja perundingan melanjutkan pembicaraan soal penanganan bersama kartel narkoba. Pertanyaan apakah perdagangan narkoba menang di negaranya, Espada menjawab. Espada: Ingat mereka menyebutnya kejahatan teroganisir, karena mereka memang terorganisasi dengan rapi. Mereka menghasilkan banyak uang dan tidak terjangkau hukum. Sementara kami tidak punya uang, kami tidak terorganisir dan kami harus mematuhi hukum. Itu ada dua kubu yang sangat berbeda, dan kami pertama-pertama harus bekerja dalam hukum. Kami seharusnya mendapat peralatan yang lebih lengkap dan lebih teroganisir, dan seharusnya mendapat lebih banyak uang dan lebih banyak sumber daya untuk menciptakan kelompok yang kuat, terorganisir, berada di bawah hukum yang akan menghentikan pelaku kejahatan teroganisir. Kesimpulannya jelas: polisi dan kehakiman di Guatemala telah gagal menangani perdagangan narkoba. * PENYAKIT KUTUK DAN PERDA HIV/AIDS DI PAPUA Rencana DPR Papua untuk meloloskan sebuah perda HIV/AIDS untuk sementara ditunda. Maklum, rencana meloloskan Perda itu menjadi kontroversial karena mengandung pasal yang mewajibkan penderita AIDS untuk dipasangi chips. Ini bisa melanggar hak-hak asasi manusia. Mengapa Papua butuh perda HIV AIDS? Berikut penjelasan Frits Ramenday, pelaksana tugas Komnas HAM Papua. Fritz Ramenday [FR]: Itu kan sebenarnya perda tentang penanggulangan HIV/AIDS. Ini kan perda hak inisiatif yang dibuat oleh DPR. Jadi bukan diusulkan oleh pihak eksekutif. Karena itu baru dua hari lalu saya melakukan konsultasi dengan pihak eksekutif, dalam hal ini dinas kesehatan propinsi Papua, bahwa bagian itu, bagian yang tidak menyelesaikan persoalan, persoalan penularan HIV. Itu yang pertama. Yang kedua adalah, itu akan sangat berpotensi pelanggaran hak asasi. Jadi misalnya kalau pemasangan chip dan ada alat proteksi misalnya, ketika orang yang usia 20 tahun suka sama suka melakukan hubungan sex, berpotensi melanggar hak-hak asasi manusia. Itu yang kedua. Yang ketiga adalah, pihak korban sendiri mengaggap bagian itu membuat mereka terpojok. Ini hubungan masyarakat umum. Jadi ini alasan-alasan yang dipandang oleh pelbagai pihak, termasuk legislatif dan masyarakat di Papua bahwa ini berpotensi melanggar hak-hak asasi manusia. Tetapi pihak DPR memandang harus ada proteksi terhadap mereka yang terinfeksi HIV, sehingga aktivistasnya ke mana-mana tetapi juga ketika mereka melakukan hubungan sex. Itu bisa terpantau. Alasannya di sana. Jadi alasan-alasan mereka bahwa atas nama hak-hak asasi, demi menekan laju dan tingkat pencegahan yang lebih besar, itu harus dilakukan sebagai sebuah tindakan hukum yang diatur dalam sebuah peraturan daerah. Begitu. Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Apa yang ingin dicapai dengan perda ini, membatasi penularan penyakit AIDS dan HIVnya, virus AIDSnya, begitu? FR: Sebenarnya kalau kita baca drafnya, yang dicapai adalah ingin melakukan proteksi terhadap para ODA. Tetapi ketika saya melakukan konsultasi dengan ketua DPR, ada dua hal. Pertama melakukan proteksi, yang kedua adalah akan ada upaya untuk menyiapkan sejumlah dana untuk para peneliti supaya bisa melakukan penelitian di hutan Papua, untuk mencari terobosan kesehatan dalam bentuk obat yang lain. Jadi ada dua substansi yang didapat dari asumsi dasar yang dikembangkan oleh pihak DPRP. RNW: Sekarang tampaknya itu tidak jadi, yang chips itu. Lalu ini apa yang terjadi sebenarnya? FR: Sebenarnya pihak legislatif menghendaki ada perda. Tetapi pasal yang dianggap krusial dan berpotensi konflik dan berpotensi terjadi pelanggaran hak-hak asasi, pasal itu bisa diabaikan. Dibatalkan. RNW: Tetapi apakah itu yang memang sudah dikerjakan, jadi pasal-pasal yang memasang chips segala macam itu akhirnya dicabut, begitu? FR: Terutama peraturan daerah khusus Papua tentang penanggulangan HIV itu bukan dibatalkan, tetapi ditunda pembahasannya untuk mencari formulasi baru dalam rangka penetapan. Itu bisa diagendakan kembali untuk dibahas dalam sidang DPR sebagai agenda. Mungkin pada masa sidang tahun depan. RNW: Jadi itu bukan berarti bahwa soal chips ini sudah selesai ya? FR: O tidak. Jadi belum selesai. RNW: Tapi apakah menurut anda masih ada kemungkinan bahwa itu muncul kembali? FR: Dari opini publik yang berkembang di Papua dan dari tanggapan saya, Perdanya itu tetap kita butuhkan tetapi dari pasar yagn mengatur tentang pemasangan chip itu mungkin harus ditinjau kembali. Tegasnya mungkin ditiadakan. RNW: Anda mengatakan bahwa Perdanya dibutuhkan, jadi anda sependapat bahwa harus ada perda soal HIV/AIDS ini? FR: Iya. Kita membutuhkan sebuah peraturan daerah yang memungkinkan partisipasi publik dalam rangka penanggulanan. Jadi kita membutuhkan sebuah peraturan daerah tentang penanggulangan dan partisipasi. Itu yang harus diiingat. Dan yang kedua kita tidak cukup bergantung pada instrumen nasional. Misalnya ada KPAD yang terpusat dari Jakarta sampai ke kabupaten, kota. Tetapi itu kan lebih pada lembaga-lembaga pemerintah dan tidak memungkinkan partisipasi publik. Karena itu kita di tingkat lokal membutuhkan sebuah instrumen daerah untuk menentukan bagaimana keterlibatan publik di tingkat lokal dan bagaimana daerah bisa mengakomodasi biaya dalam rangka penyelesaian kasus-kasus HIV, paling tidak penanggulangannya dan penyadaran. Nah, di Papua orang telah menganggap HIV sebagai sebuah penyakit kutuk. Tidak dianggap sebagai sebuah penyakit. Ini harus ada penyadaran. Nah, dengan adanya perda seperti itu harus ada sosialisasi bahwa HIV/AIDS adalah penyakit. Bukan sebatas kutukan. Atau aib, misalnya, begitu. Jadi perda itu sangat dibutuhkan, sebenarnya. Tetapi harus dipertimbangkan pasal-pasal yang berpotensi pelanggaran HAM dan multi tafsir, begitu. * TKI DI LUAR NEGERI KENA DAMPAK KRISMON Dampak krisis keuangan dunia juga melanda para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Jumlah terbanyak yang terancam Pemutusan Hubungan Kerja PHK menimpa para TKI di Malaysia. Sekitar 300 ribu TKI di negara jiran itu potensial terkena PHK. Sementara di negara lainnya seperti di Korea Selatan ada 30 sampai 50 ribu orang yang terkena PHK. Padahal sebelumnya diserukan lonjakan permintaan TKI di Korea Selatan. Apa yang seharusnya dilakukan pemerintah Indonesia terhadap para TKI yang nasibnya tidak menentu itu? Ikuti wawancara Radio Nederland dengan Wahyu Susilo, analis kebijakan migran CARE. Wahyu Susilo [WS]: Sebenarnya info yang saya terima lebih dari tiga ratus orang yang di PHK di Korea Selatan. Dan saya kira belum ada langkah-langkah strategis yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk menghadapi PHK sebenarnya, bukan hanya TKI kita yang di Korea tetapi juga ada potensi PHK, para TKI kita di negara-negara yang lain dan itu belum difirkan begitu. Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Kabarnya hanya punya waktu dua bulan untuk tinggal di Korea Selatan, berarti harus dicari pemecahan yang selekasnya? WS: Betul, karena sebenarnya kami sudah sebulan yang lalu memperingatkan potensi PHK pada TKI kita. Tetapi sampai sekarang itu belum direspon secara serius. Bahkan Jumhur Hidayat (Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia BNP2TKI--red) menyatakan tidak ada PHK bagi TKI kita di Korea. Bahkan dia mengatakan ada permintaan kenaikan seribu persen TKI kita di Korea. Tapi nyatanya yang terjadi adalah PHK. Itu artinya ada kekeliruan yang fatal dalam perencanaan penempatan buruh migran kita ke luar negeri. Itu yang sekarang ini terjadi. Nah saya kira yang paling penting dilakukan oleh pemerintah Indonesia adalah memastikan mereka yang sudah ter PHK tetap terpenuhi hak-haknya karena ketika mereka berangkat ke tempat kerjanya, mereka sudah membayar asuransi. Saya kira asuransi harus meng cover mereka. RNW: Kalau begitu apa usulan yang paling baik supaya TKI tersebut dapat memperoleh kembali pekerjaan mereka? WS: Saya kira yang paling penting adalah menegosiasikan kembali mengapa mereka ter PHK. Jangan-jangan juga perusahaan-perusahaan yang di sana hanya membonceng isu krisis global. Kan di sini pun, cara-cara PHK sebenarnya juga adalah perusahaan yang benar-benar failit dan itu ditunjukkan oleh pengadilan. Saya kira kita juga harus memakai mekanisme seperti itu. Karena banyak sekali pemboncengan-pemboncengan yang dilakukan oleh industri-industri untuk merampingkan tenaga kerjanya padahal dia sebenarnya tidak bangkrut amat dalam krisis seperti ini begitu. Yang penting juga pemerintah Indonesia tidak boleh lepas tangan dalam soal ini. Artinya mulailah mengurus asuransi-asuransi yang kewajibannya telah dibayarkan oleh para pekerja kita. Yang kedua presiden Republik Indonesia bisa memberikan sanksi kepada ketua BNP2TKI yang memberikan informasi yang palsu. RNW: Pak Wahyu tadi anda mengatakan ada perusahaan yang membonceng dengan adanya krisis ekonomi ini. Jadi tidak benar-benar bangkrut, bagaimana cara mengeceknya? WS: Ya saya kira bisa ditanyakan pemerintah setempat. Pemerinta Korea harus memastikan perusahaan mana yang benar-benar bangkrut atau yang masih sebenarnya bisa eksis. Karena motif ini atau modus ini pernah juga dilakukan oleh perusahaan-perusahaan di Malaysia ketika dia mem PHK besar-besaran TKI kita. Sementara pada saat yang sama perusahaan itu tetap melakukan rekrutmen terhadap pekerja-pekerja yang baru. Karena kalau dia mem PHK dia akan berhemat biaya. Karena ketika dia memperkerjakan pekerja-pekerja baru, upah yang diberikan tidak sebesar buruh mereka yang di PHK. Buruh tersebut bekerja di sektor otomotif yang merupakan sektor yang sangat rentan dalam krisis global ini. Dan juga industri manufaktur elektronik. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
