---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 18 Desember 2008 15:50 UTC



** KOMISI EROPA SAMBUT UU PENERBANGAN INDONESIA

** CINA LANJUTKAN REFORMASI EKONOMI

** SELANDIA BARU ALAMI DEFISIT ANGGARAN

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: MELACAK OSAMA BIN LADEN DAN MEMBERANTAS 
KORUPSI

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: JERITAN KAWULA MUDA BEOGRAD: BAWALAH AKU 
PERGI DARI SINI

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DALANG GENOSIDA RWANDA DIGANJAR PENJARA 
SEUMUR HIDUP

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BERSEKOLAH UNTUK MENYELAMATKAN LINGKUNGAN HIDUP

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: EROPA HARUS CABUT LARANGAN TERBANG MASKAPAI 
INDONESIA



* KOMISI EROPA SAMBUT UU PENERBANGAN INDONESIA

Komisi Eropa menyambut positif undang-undang penerbangan baru Indonesia. 
Undang-undang ini dimaksud untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan 
penerbangan. Undang-undang ini membuka jalan perundingan dengan Uni Eropa 
tentang pencabutan larangan mendarat maskapai penerbangan Indonesia. Setelah 
serangkaian kecelakaan terbang di Indonesia, maskapai penerbangan Indonesia, 
sejak 1 Juli 2007, dilarang terbang ke negara-negara Uni Eropa. Maskapai 
penerbangan nasional, Garuda Indonesia termasuk salah satunya. Komisi Eropa 
menyebut undang-undang baru itu, langkah penting dalam memperbaiki keamanan 
penerbangan di Indonesia. Undang-undang ini antara lain memungkinkan menindak 
lebih keras pelanggaran peraturan keamanan.


* CINA LANJUTKAN REFORMASI EKONOMI

Cina akan melanjutkan reformasi ekonomi dan membuka negerinya untuk 
negara-negara lain di dunia. Demikian tandas Presiden Hu Jintao dalam upacara 
perayaan 30 tahun reformasi ekonomi di Cina. Sang presiden juga menegaskan 
Partai Komunis akan tetap pegang kendali dan tidak mentolerir pembangkangan. 
"Tanpa stabilitas kami tidak bisa berbuat apa-apa dan kami akan kehilangan 
semua yang berhasil dicapai", kata Hu dalam pidato, yang diwarnai teori-teori 
marxis. 18 Desember 1978 pimpinan Partai Komunis menyetujui rencana reformasi 
pemimpin ketika itu, Deng Xiaoping. Rencana tersebut disusul pertumbuhan 
ekonomi besar.


* SELANDIA BARU ALAMI DEFISIT ANGGARAN

Dalam dua tahun mendatang, Selandia Baru akan menghadapi tingkat pengangguran 
tinggi serta defisit apbn. Demikian Menteri Keuangan Selandia Baru, Bill 
English. Pada paruh pertama tahun 2008, perekonomian negeri tersebut mengalami 
resesi. Kendati demikian, Departemen Keuangan meramalkan pertumbuhan sebesar 
0,3 persen untuk tahun anggaran ini, yang berakhir Maret mendatang. Tahun 
berikutnya pertumbuhan ekonomi akan mencapai 0,8 persen. Baru setelah itu 
pertumbuhan diperkirakan akan kembali mencapai tiga atau empat persen.


* PENANGKAPAN IRAK TERKAIT KUDETA

Sekitar 50 pegawai kementerian dalam negeri Irak ditangkap karena merencanakan 
kudeta. Demikian sumber dari dinas keamanan Irak. Sebelumnya, surat kabar The 
New York Times melaporkan penangkapan sekitar 35 orang. Kelompok ini kabarnya 
ingin menggulingkan pemerintah mayoritas Syiah pimpinan perdana menteri Nuri 
al-Maliki, sehingga partai Baath pimpinan bekas diktator Saddam Hussein bisa 
kembali berkuasa. Di antara mereka yang ditangkap adalah kepala keamanan 
departemen dalam negeri, Jenderal Ahmad Abul Rif. Menurut pegawai negeri lain, 
penangkapan tidak mungkin terkait ancaman kudeta. Menurut oposisi, PM Maliki 
memerintahkan penangkapan lawannya, untuk memperkuat posisinya menjelang 
pemilihan propinsi Januari depan.


* FUSI BRITISH AIRWAYS-QANTAS DIBATALKAN

Fusi antara British Airways dan maskapai penerbangan Australia, Qantas, 
dibatalkan. Awal bulan ini, dua maskapai penerbangan mengumumkan menyelidiki 
kemungkinan fusi. Mereka menemukan sejumlah besar rintangan. Pemerintah 
Australia misalnya menuntut supaya mayoritas saham Qantas tetap di tangan 
Australia. Dua perusahaan akan tetap mengadakan kerja sama penerbangan antara 
Inggris dan Australia.


* EROPA SERET TIROL KE MAHKAMAH EROPA

Komisi Eropa menyeret negara bagian Austria, Tirol ke Mahkamah Eropa. Mulai 1 
Januari mendatang, truk pengangkut baja, marmer, keramik dan mobil dilarang 
melewati jalan raya A12, pintu masuk terpenting Italia. Menurut Tirol, 
pelarangan ini dimaksud untuk melindungi kawasan Alpen. Tapi komisaris Eropa 
urusan Industri, Gunter Verheugen, menganggap langkah ini berlebihan. 
Organisasi Transportasi dan Logistik Belanda, TLN, menyambut positif keputusan 
Uni Eropa, tapi lebih menginginkan pengadilan singkat. Kasus yang ditangani 
Mahkamah Eropa di Luxemburg biasanya berlangsung lebih dari satu tahun. 
Keputusan kontroversial Tirol berdampak terhadap puluhan perusahaan 
transportasi Belanda. Berjalan memutar lewat Prancis terlalu mahal, kata TLN. 
Mengangkut barang menggunakan lalu lintas kereta api tidak bisa, karena tidak 
cukup kereta api kargo.


* KARYAWAN CHRYSLER DIHARUSKAN AMBIL CUTI

Perusahaan otomotif Amerika, Chrysler sudah pasti menghentikan produksi 
mobilnya akhir pekan ini untuk satu bulan. Langkah ini terkait masalah 
finansial serta tak kunjung datangnya rencana penyelamatan pemerintah untuk 
sektor otomotif. Jum'at mendatang, semua karyawan Chrysler diharuskan mengambil 
cuti sampai 19 Januari. Penghentian produksi kemungkinan akan berlangsung lebih 
lama lagi.


* BRAM VERMEULEN, WARTAWAN 2008

Majalah De Journalist memilih Bram Vermeulen sebagai Wartawan Tahun 2008. 
Vermeulen adalah koresponden di Afrika bagian selatan. Ia bekerja bagi Radio 
Nederland Wereldomroep, NOS dan harian NRC Handelsblad. Menurut tim juri, ia 
mengaitkan keberanian kepada kualitas. Ia misalnya berani tetap bertolak ke 
Zimbabwe. Selain itu Vermeulen adalah contoh koresponden modern yang bekerja 
untuk berbagai media, kata tim juri. Awal tahun depan, Vermeulen, 34 tahun, 
akan bekerja sebagai koresponden di Turki.


* BERITA BURSA

Hari ini kebanyakan bursa saham Eropa dibuka lebih tinggi. Indeks AEX dibuka 
pada 247,80 poin. Bursa saham di Paris dan Frankfurt naik 0,4%. Bursa saham di 
London dibuka lebih rendah. 

Di Asia, bursa saham di Jepang ditutup lebih tinggi. Indeks Nikkei di Tokyo 
naik 0,6% pada 8667,23 poin. 

Satu euro tercatat 1,4566 dolar Amerika. 
Satu dolar Amerika bernilai 10.852,50 rupiah. 
Satu euro sama dengan 15.701,07 rupiah. 

Cuaca di Hilversum mendung. Suhu di luar sekitar 4 derajat Celsius.


* MELACAK OSAMA BIN LADEN DAN MEMBERANTAS KORUPSI

Menonaktifkan pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden, akan menjadi prioritas utama 
presiden baru Amerika Serikat, Barack Obama. Kami harus membunuhnya, kata 
Obama. Tapi tujuh tahun setelah serangan 11 September, operasi pelacakan tetap 
menemui jalan buntu. 

Apa sebenarnya kesalahan terbesar Amerika dalam pemburuan Osama? "Irak!" jawab 
pakar Al Qaeda, Paul Cruickshank, seperti dikutip harian pagi de Volkskrant. 
Invasi ke Irak, kebodohan strategis. Kekuatan militer penting harus dipindahkan 
dari Afganistan, markasnya Osama. Prioritas Washington pun bergeser. Daripada 
menangkap Osama bin Laden dan memusnahkan Al Qaeda, Washington menganggap lebih 
penting melengserkan Saddam Hussein. 

Kaum jihadis jelas memanfaatkan perang Irak. Penelitian menunjukkan jumlah 
serangan teror di dunia, meningkat dengan faktor lima. Terlihat radikalisasi di 
Eropa. Juga Guantanamo Bay tidak ada gunanya. "Kami masih harus lama merasakan 
dampak Irak", kata pakar Al Qaeda, Paul Cruickshank, seperti dikutip harian 
pagi de Volkskrant. 

Kita beralih ke topik Indonesia. Ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pada 
pidato di parlemen, menegaskan pentingnya memberantas korupsi, jelas, ia tengah 
bertatap muka dengan pelaku terbesarnya. Di Indonesia, adalah anggota parlemen 
yang paling lihai dalam hal korupsi. Demikian tulis kantor berita Reuters. 

Media menyebut mereka 'kucing garong' yang berkeliling lingkungan mencari 
sesuatu yang bisa dicuri. Pejabat korup yang terlibat penyuapan, pencurian dan 
pemerasan menjadi berita sehari-hari. Sudah puluhan tahun lamanya, korupsi 
menjadi cara hidup di negara ekonomi terbesar Asia Tenggara. 

Korupsi merembes ke hampir semua lapisan masyarakat, menghambat daya tarik 
Indonesia bagi investor asing, pertumbuhan ekonomi dan pembangunan, sehingga 
ketinggalan jauh dengan pesaing Asianya, seperti Cina dan Malaysia. 

Menurut beberapa usahawan, sejak jatuhnya pemerintahan presiden Soeharto tahun 
1998, situasi makin parah saja. Memang, dasawarsa belakangan, Indonesia telah 
melakukan reformasi politik, ekonomi dan sosial, tapi sebenarnya belum lama ini 
negeri tersebut mencapai kemajuan dalam memberantas korupsi. Ini antara lain 
berkat kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi KPK. 

Kendati demikian, masih banyak yang perlu dilakukan, terutama di parlemen yang 
menangani bidang legislasi. Pihak berwenang tetap mencari cara menangani 
korupsi, termasuk merancang seragam khusus bagi tersangka koruptor, ketika 
dihadirkan ke ruang pengadilan. Tapi menurut kalangan tertentu ini tidak cukup 
untuk memberantas korupsi. 

Demikian kantor berita Reuters dan sekian pula Tinjauan Pers untuk kali ini.


* JERITAN KAWULA MUDA BEOGRAD: BAWALAH AKU PERGI DARI SINI

Bagaimana rasanya menjadi dewasa di tengah-tengah perang saudara? Lalu, 
bagaimana pula rasanya hidup di negara yang wilayahnya menyusut lebih cepat 
katimbang datangnya model terbaru telpon genggam? Di Serbia lapangan kerja 
langka, demikian pula martabat warganya sangat rendah dan karena ketatnya 
kebijakan visa negara-negara barat, warga Serbia tidak bisa ke mana-mana. 
Perupa Belanda Annelys de Vet bertandang ke Beograd untuk bekerjasama dengan 
mahasiswa akademi seni rupa setempat untuk mencari tahu bagaimana rasanya 
menjadi orang muda di Serbia. Laporan redaktur masyarakat multikultural Martijn 
van Tol

Annelys de Vet meminta mahasiswa Beograd untuk merancang peta dan bendera 
Serbia; bukan seperti apa yang tampak, tetapi menurut pandangan mereka. 
Hasilnya dipamerkan di galeri bawah tanah Magacin. Tembok galeri ini dipenuhi 
bendera dan peta Serbia, khususnya sebagai negara yang terus menyusut mennjadi 
kecil, sampai akhirnya tidak lebih dari sebuah lubang hitam Eropa.

Ketika ditanya mana yang paling disukainya, Annelys de Vet menunjuk pada sebuah 
peta Serbia yang dibuat dari plester dan menunjukkan di mana seharusnya batas 
Bosnia dan Kosovo. "Sedih, peka dan rentan, dan tidak ada pendapat. Yang 
terbaca hanya: ini menyakitkan."

Iva Spasojevic, pencipta peta ini berujar, klips

"Ini semua adalah luka-luka yang masih kita rasakan dampaknya. Saya pasang 
plester tambahan di perbatasan Kosovo, karena luka yang masih berdarah."

Bendera Serbia ciptaan Dmitar Vukanovic menunjukkan semboyan nasional Serbia, 
"hanya persatuan yang bisa menyelamatkan Serbia." Tetapi Dmitar memasang 
kelompok-kelompok yang mencoba pisah dari persatuan itu. Kalangan muslim 
Serbia, Yahudi Serbia, Gay Serbia, Pesatuan sepak bola Sebria, tetangga Serbia, 
Serbia tua. Ketika bersama-sama melihat peta Serbia, Dmitar geleng-geleng, ia 
berkesimpulan, klips, 

"Orang Serbia tidak bisa bergaul satu sama lain."

Raut Serbia seperti tercermin dari karya para seniman ini berkisar dari muram 
sampai ironis, tetapi pesannya jelas: bawa aku keluar dari sini! Mobilitas, 
atau tepatnya tidak adanya mobilitas, adalah keprihatinan utama kawula muda 
Serbia. Mereka bisa pergi ke Bosnia dan Kroasia, tetapi sangat sulit untuk bisa 
berkunjung ke Eropa Barat.

Banyak kawula muda Serbia merasa terperangkap dalam apa yang mereka lihat 
sebagai kesalahan para pemimpin politik mereka. Dalam soal ini, Iva Spasojevic 
tidak menyalahkan Eropa, tetapi ia menyalahkan negaranya sendiri. 

Namun bersamaan dengan itu mereka merasa dihina oleh Uni Eropa, terutama karena 
syarat ketat yang diterapkan pada Serbia untuk menjadi anggota Uni Eropa. Kata 
Dmitar: "Bagi saya Uni Eropa seperti restoran yang tarifnya kelewat mahal, 
sementara pelayannya meremehkan anda". 

Dusan Spasojevic ikut serta dalam gerakan mahasiswa yang menggulingkan rejim 
Slobodan Milosevic pada tahun 2000. Delapan tahun kemudian tidak banyak 
perubahan dan keanggotaan Uni Eropa tampaknya masih jauh. "Kadang-kadang 
rasanya seperti warganegara kelas dua, misalnya ketika harus menunggu di depan 
kedutaan-kedutaan antri memperoleh visa. Kami diperiksa sampai sepuluh kali di 
bandara, karena kami datang dari Serbia dan bukan dari Polandia, misalnya".

Sejenak bersama pemuda Serbia membuat seseorang sadar Uni Eropa punya dua 
citra. Satu dari dalam dan yang lain dari luar. Dari dalam Uni Eropa melihat 
dunia luar seperti jalan menurun yang enak dilalui. Namun betapa pun dari luar 
dan melihat ke atas Eropa tampak seperti tembok yang dijaga ketat. Jadi 
citranya samasekali lain. Bagi banyak warga Serbia menantikan keanggotaan Uni 
Eropa seperti menanti kematian. Itu hanya pasti terjadi di masa depan, orang 
hanya bisa menanti sampai itu terjadi.


* DALANG GENOSIDA RWANDA DIGANJAR PENJARA SEUMUR HIDUP

Intro: Setelah proses pengadilan selama enam tahun, tribunal PBB untuk Rwanda 
menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup terhadap dalang genosida Rwanda 
Theoneste Bagosora, untuk peranannya dalam perrsekongkolan genosida tahun 1994. 
"Kolonel Kematian" bersama dua kaki tangannya dinyatakan bersalah karena 
merancang pembunuhan massal Rwanda yang membantai sebanyak 800.000 jiwa dalam 
100 hari.  Berikut  laporan redaltur hukum internasional Thijs Bouwknegt.

Kolonel purnawirawan Theoneste Bagosora, 67 tahun, memerinci rencana cermat 
untuk membasmi suku Tutsi dan memusnahkan anggota oposisi, dengan demikian 
gerakannya Hutu Power bisa tetap berkuasa di Rwanda. Di dalam kerangka itu ia 
memerintahkan serdadunya membunuh kaum Tutsi dan memperkosa anak-anak gadis 
serta para isteri mereka. Karenanya ia dinyatakan bersalah melakukan genosida, 
melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang.

Alison Des Forges dari Human Rights Watch, yang juga tampil sebagai saksi ahli 
dalam pengadilan Bagosora, mengatakan bahwa pengadilan dengan benar 
menghukumnya sebagai pemain kunci dalam genosida itu

Alison Des Forges: Saya kira genosida itu terjadi pada periode ketika pangkat 
resmi terkadang kurang penting ketimbang hubungan politik dan janji kepada Hutu 
Power. Dalam kaitan itu Bagosora adalah orang yang paling kuat.

Bagosora menyatakan akan naik banding. Ia menolak semua tuduhan dan menyatakan 
diri sebagai korban propaganda pemerintah Rwanda yang sekarang, yang didominasi 
Tutsi. Dua sekutu langsung Bagosora juga mendapat ganjaran penjara seumur hidup.

Rencana pembunuhan bangsa Bagosora muncul di akhir 1990, ketika ratusan orang 
Tutsi ditangkap setelah serangan pemberontakan. Rencana Bagorosa termasuk 
membangkitkan kebencian dan kekerasan etnik, mempersenjatai milisi dan menyusun 
daftar nama orang-orang  yang dibasmi.

Rencana membasmi orang Tutsi kian mencuat. Di tahun 1991 Bagosora yang memimpin 
sebuah panel beranggotakan 10 orang, dibentuk oleh mantan presiden Juvenal 
Habyarimana, mengeluarkan difinisi musuh. Komisi dengan terang-terangan 
menganggap "orang Tutsi, orang Hutu yang tidak mendukung rejim yang berkuasa 
dan orang asing yang menikah dengan wanita Tutsi  sebagai musuh". 

Laporan Komisi dibagikan di kalangan tentara untuk membangkitkan kebencian 
etnik dan kekerasan. Bagorosa menyiapkan senjata dan parang yang menjadi 
senjata utama dalam genosida itu. Ia juga membagikan daftar orang-orang yang 
dianggap musuh dan teman-temannya. 

Setelah pembunuhan terhadap Presiden Juvenal Habyarimana pada tanggal 6 April 
1994, Bagosora mengambil alih kekuasaan. Sehari kemudian Bagorosa secara 
pribadi mengatakan telah memerintahkan sekelompok milisia Hutu di Rennnera, 
untuk mulai membasmi orang Tutsi. Daftar musuhnya yang disebut 'daftara kerja' 
berada di tangan anggota-angota milisia yang dikenal jahat, ketika genosida 
dilaksanakan.

Bagosora ditangkap di Bameroon di tahun 1996. Sidang pengadilannya  dimulai 
April 2002 sebelum sidang Tribunal Rwanda di Arusha, Tanzania. Diperlukan waktu 
beberapa bulan sebelum sidang digelar. Sebanyak 242 saksi didengar keterangan 
mereka. Alison des Foges dari Human Rights Watch menyatakan Tribunal belumlah 
selesai.

Alison Des Forges: Genosida adalah tindakan bersama partai politik, 
pemerintahan dan militer. Sampai sekarang yang sudah dihukum adalah kalangan 
militer, pemerintahan, termasuk Perdana Menteri, tetapi tokoh-tokoh pimpinan 
politik masih dalam proses pengadilan.

Pekerjaan akan dipercepat, karena Tribulnal Rwanda harus berakhir tahun 2010.


* BERSEKOLAH UNTUK MENYELAMATKAN LINGKUNGAN HIDUP

Sekolah Lapangan dibuat untuk menyelamatkan lingkungan kawasan Lembang, 
Bandung. Para pegiat lingkungan yang menggantungkan hidup pada sektor 
perkebunan dan peternakan belajar cara hidup bersih dan lestari. Hasilnya 
diharapkan bisa menular ke warga sekitar. Reporter KBR68H Irvan Imamsyah sempet 
mengikuti Sekolah Lapangan akhir September lalu.

Suasana Perjalanan Lembang


Semua orang yang pernah berwisata ke Lembang Bandung, boleh jadi setuju, 
pemandangan alam di kawasan itu terbilang asri. Hamparan perkebunan sayur 
menghijau tertata rapi di bukit-bukit. Udaranya masih sejuk dan dingin. Sekilas 
panorama seperti itu nyaman dipandang. Tapi coba susuri jalan-jalan desa di 
Lembang. Bersiaplah menutup hidung karena bau kotoran sapi tak sedap. Kotoran 
sapi itu mengendap sedalam satu meter lebih di sepanjang saluran air. 

Di desa-desa Lembang, kotoran sapi tak dikelola dengan baik. Akibatnya, kotoran 
itu mencemari air tanah dan mata air. Salah satunya adalah Sungai Cikapundung, 
yang bermuara di Sungai Citarum, Bandung. Padahal, ini adalah sumber air utama 
bagi Perusahaan Daerah Air Minum, PDAM, Bandung. Mata air pun banyak yang 
tercemar kotoran sapi. Contohnya, Mata Air Citamiang dan Cihaliwung, di Desa 
Cibogo. Ketua RW 11, Rahmat mengatakan, urusan kotoran sapi ini tak jadi 
perhatian peternak di Lembang. 

Rahmat: Harusnya peternak punya resapan untuk limbah sapi. Jadi jangan sampai 
ke sungai. Pemanfaatannya untuk kebun dan biogas. Idealnya tapi pelaksanaannya 
memang sulit. Dulu masih bisa dipakai mandi meski jaraknya 1,5 kilometer. Dulu 
bisa dipakai mandi dan minum. Sekarang sudah hijau aja. Sudah tercemar.

Kalau kotoran sapi mencemari air, jelas kesehatan warga jadi taruhan, kata Asep 
Mulyana Pakar Pengelolaan Sumber Daya Air dari Jasa Layanan Lingkungan Lembaga 
Bantuan Amerika Serikat, USAID. 

Asep Mulyana: Kalau lihat dari bahan organik kotoran sapi, itu mengandung 
bakteri coli. Kalau diminum pertama tak menimbulkan diare. Tapi setelah 
melewati pencernaan manusia. Bakteri tersebut kalau masuk lagi ke pencernaan 
manusia akan berubah menjadi bakteri ecoli. Dan itu sangat kronis dan 
menimbulkan masalah kesehatan.

Memang begitulah. Kotoran sapi sebetulnya juga sudah digunakan sebagai pupuk, 
tapi ini tidak jadi pilihan utama. Petani lebih suka menggunakan pupuk kimia. 
Kotoran sapi menumpuk, tak diolah, terbuang percuma. 

Suasana obrolan sepanjang selokan kotoran sapi

Kualitas lingkungan di Lembang pun makin buruk karena hutan disulap jadi lahan 
perkebunan. Kawasan hutan yang semula kantong penyimpan air terus menyusut. 
Akibatnya, debit air pada 70 mata air mengering di musim kemarau, terlihat pada 
keringnya sumur-sumur warga. Ketua RW 11, Desa Cibogo Lembang, Rahmat. 

Rahmat: Banyak yang sudah merasakan di musim kemarau sumur yang kering. Itu 
sangat ironis. Kering ada yang kering, minta sama tetangga. Ironis, kita daerah 
pegunungan kekurangan air. Sudah ada laporan? Saya pernah kering. Kemarau yang 
dulu kering. September. Agustus - September air sumur berkurang.

Sumber air juga masih terancam berbagai kegiatan sehari-hari warga setempat 
yang seenaknya membuang sampah ke mata air atau parit. Dari shampoo sampai 
deterjen, dari rokok sampai sampah makanan, seperti diceritakan Ella, warga 
Desa Cibogo. 

Ella: Pas giliran saya lihat, daerah Cilumber lain lagi. Ada yang sengaja buang 
ke selokan bersatu dengan kotoran ternak, bersatu dengan kotoran pemukiman. Itu 
sendiri, yang saya lihat di Cilumber gak buat septik tank. Kalau untuk kotoran 
pemukiman. Bersatu dalam satus selokan kecil.

Suasana Perjalanan Lembang

Untuk memulihkan lingkungan Lembang, Jasa Layanan Lingkungan ESP - USAID 
melansir program Desa Konservasi. Salah satunya adalah sekolah lapangan, tempat 
warga belajar dan menerapkan pola hidup lestari. Supaya lingkungan bisa 
dikelola oleh warga sendiri sesuai dengan kondisi setempat, kata Spesialis 
Pembangunan Usaha Kehutanan dan Perkebunan ESP - USAID, Aditiajaya. 

Aditiajaya: ESP tugasnya menyiapkan kelompok warganya. Jadi Sekolah Lapangan 
sebetulnya menemukan pengetahuan yang baru, bukan menerima. Jadi bukan 
penyuluhan. Penyuluhan itu memberi kalau ini mereka membangun, untuk itu mereka 
pelajari apa yang mereka lakukan itu bersama kelompoknya.

Saat ini Sekolah Lapangan telah digelar di sepuluh desa, di antaranya Desa 
Cibogo, Cikole, Cikidang, Jayagiri, dan juga Desa Suntenjaya. Warga yang 
menuntut ilmu di Sekolah Lapangan belajar banyak tentang cara rehabilitasi 
lahan supaya bisa kembali menangkap air.

Ibadah Shalat Maghrib baru saja usai. Dalam ruang kelas di Madrasah Desa 
Cikole, Lembang, terlihat 12 petani dan peternak. Di Sekolah Lapangan mereka 
mendengarkan Didin Rosyidin, dari Yayasan Peduli Citarum. Ini adalah sebuah 
lembaga pelestarian lingkungan di daerah aliran sungai Citarum Bandung. Kepada 
para peserta Sekolah Lapangan, Didin menjelaskan pentingnya peran perempuan 
dalam pelestarian lingkungan di Lembang. 

Didin Rosyidin: Seperti tadi, yang hero dalam keseharian itu perempuan. 
Perempuan dalam melakukan sesuatu sangat rinci sangat detil dan sangat 
bertahap. Kalau laki-laki beda. Dalam konteks Sekolah Lapangan yang ingin kita 
bangun, 50 persen kalau perempuan tidak dilibatkan itu sudah kekalahan. Makanya 
bapak-bapak kalau ada materi apa pun di sebarkan ke perempuan sehingga 
perempuan bisa berdiskusi. Kita juga mesti sensitif terhadap perempuan karena 
perempuan bukan objek. Sama mulianya dengan laki-laki.

Suasana Sekolah Lapangan di Lembang

Para petani dan peternak ini juga mendapat penjelasan dari Ridwan, seorang guru 
Sekolah Dasar. Ridwan adalah pelopor Sekolah Lapangan untuk Kelompok Masyarakat 
Cikole Kampung Lestari, CIKAL. Ridwan berbicara mengenai kebersihan lingkungan. 
Hari itu Ridwan menjelaskan rantai penyebaran penyakit karena lingkungan yang 
tidak bersih. Dia mengatakan kesehatan manusia akan terganggu jika pemukiman 
kotor penuh dengan sampah. 

Ridwan: Langsung. Misalnya ada makanan. Nanti dibuat rantainya bagaimana si 
bakteri ini bisa menyebarkan. Penyebarannya bisa diceritakan siklusnya. Bisa 
dipahami. Tiap kelompok biasa aja di bagi dua.

Konsep bersih dan gender adalah dua dari 10 pokok yang diajarkan kepada para 
peserta Sekolah Lapangan di 10 desa Kecamatan Lembang. Sekolah Lapangan digelar 
dua kali sepekan. 

Sebagai pembuka yang diajarkan adalah Daerah Aliran Air. Tentang ini, para 
peserta diajar bagaimana mencari dan mengetahui asal sumber air di kawasan 
Lembang. Saat praktek di lapangan, ditemukan berbagai persoalan yang mengganggu 
sumber daya air. Misalnya lahan kritis karena hutan disulap menjadi perkebunan 
dan peternakan, pencemaran sampah dan kotoran ternak sapi serta buruknya sistem 
sanitasi air warga sekitar. 

Didin Rosyidin, pegiat lingkungan dari Yayasan Peduli Citarum mengatakan, para 
perserta perlu paham persoalan lingkungan yang mengganggu sumber daya air agar 
tahu cara memulihkannya kembali. 

Didin Rosyidin: Dari mulai satu gelas aqua ini, dari mana sumbernya nanti dia 
lacak sendiri. Sampai siklus alam, ada hujan, sungai gunung dan laut. Kalau 
unsur - unsur itu terganggu misalnya hutan, itu otomatis semua akan terganggu. 

Hasil temuan berbagai kerusakan lingkungan direkam lewat foto dan catatan. 
Lantas dibahas bersama di Sekolah Lapangan untuk mencari cara ampuh memulihkan 
lingkungan Desa. 

Didin Rosyidin: Mereka juga memetakan kampung sediri. Bikin peta, bagaimana 
kawasan komunitas, pemukiman kawasan hutan. Kemudian melakukan susur kampung. 
Lihat kiri - kanannya di data. Para peserta tanya ke warga sekitar soal 
kesuburan tanah. 

Singkatnya, kata Didin Rosyidin, semua yang dipelajari di Sekolah Lapangan 
mesti dibuktikan lewat rencana aksi. Semua urun rembuk membuat rencana 
memulihkan lingkungan Lembang. Rencana aksi adalah menanam pohon, membuat sumur 
resapan dan biopori untuk menyelamatkan sumber daya air, serta kotoran sapi 
untuk pupuk perkebunan. Menurut Didin, para peserta juga akan mensosialisasikan 
pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan pola berkebun dan 
beternak secara lestari.

Didin Rosyidin: Kurikulum selesai, waktu sudah dilupakan, yang tersisa dari 
pendidikan itu perubahan perilaku. Kalau tercermin misalkan. Dulu tak sukai 
menyemai sekarang sukai menyemai. Itulah proses akhir sebuah pendidikan. 

Sekolah pun usai. Para peserta Sekolah Lapangan mengaku siap mengajar 
masyarakat petani dan peternak. Ridwan bersama teman-teman Sekolah Lapangan 
CIKAL siap mengajarkan cara mengawetkan rumput untuk pakan ternak atau Silase. 

Ridwan: Yang jelas saya akan buat percontohan dalam segala hal. Yang penting 
kita positif dan akan saya jalankan dengan kelompok. Saya kan peternak, saya 
mulai uji coba silase. Untuk pembudidayaan pengawetan rumput supaya kalau 
kemarau tak merambah ke hutan. Karena ada stok. Tapi dari mulai penghujan 
dioleh rumputnya. Saya cenderung jalan keluarnya ke arah sana. Sayang belum 
merata. Bagaimana tugas saya menanamkan kesadaran masyarakat untuk mencobanya.

Itu yang baru dilakukan oleh kelompok Sekolah Lapangan CIKAL. Sekolah Lapangan 
lainnya juga sudah punya rencana sendiri. Sekolah Lapangan Kelompok Tunas 
Harapan Desa Cibogo misalnya, berencana membuat limia sumur resapan untuk skala 
individu, satu sumur resapan berskala komunal dan dua sumur resapan untuk 
menyelamatkan lahan kritis. Ella, pelopor Sekolah Lapangan Tunas Harapan Desa 
Cibogo mengatakan, untuk menghijaukan kembali lahan kritis yang tekah disulap 
jadi perkebunan, Kelompoknya menargetkan penanaman ribuan bibit pohon. 

Ella: Penghijauan akan dilakukan sebelum musim hujan. Sekitar November dan 
Desember. Masyarakat sudah tahu? Alhamdullilah sudah pada tahu dan bahkan 
kelompok kami sudah pergi ke hutan dan bibit-bibitnya sudah dapat. Kita cari 
lagi ke hutan. Meski di gunung putri atau lingkungan di sekitars sini. 
Jenisnya, kopi, suren dan nangka dan alpukat.

Langkah berikut setiap Sekolah Lapangan adalah meyakinkan masyarakat bahwa 
peternakan dan perkebunan bisa dikelola secara ramah lingkungan. Menurut Ella, 
petani mesti disadarkan agar tidak bergantung pada pupuk kimia. Pemakaian pupuk 
kimia yang berlebihan, kata Ella, akan merusak kualitas tanah yang pada 
akhirnya akan mencemari sumber air bersih.  

Harapan harus terus disemai. Semua peserta Sekolah Lapangan yakin, rencana aksi 
mereka bakal berhasil dan segera ditiru masyarakat petani dan peternak Lembang. 
 Ridwan pelopor Sekolah Lapangan untuk Kelompok Masyarakat Cikole, Kampung 
Lestari, CIKAL.

Ridwan: Ini dianggap ilmu baru. Awam. Masyarakat kalau kita tak bisa 
sosialisasi. Pasti negatif dulu. Pesimis dulu, takut usahanya terganggu. Ini 
gimana di kampung kita akan gimana. Tapi setelah saya coba, kalau masyarakat 
mengerti mereka akan lebih terbuka. Apa ini SL tujuannya gimana, visi misinya 
juga mereka akan nerima.


Tim Liputan KBR68H melaporkan untuk Radio Nederland Wereldomroep di Hilversum.


* EROPA HARUS CABUT LARANGAN TERBANG MASKAPAI INDONESIA

Intro: Menteri Perhubungan Indonesia Jusman Syafii Djamal  mendesak Uni Eropa 
untuk mencabut larangan terbang terhadap maskapai penerbangan Indonesia, 
setelah revisi Undang-Undang Penerbangan Rabu kemarin disahkan DPR RI. Revisi 
dilakukan atas permintaan ICAO dan Uni Eropa. Sudahkah Indonesia memenuhi 
syarat minimum internasional bagi keselamatan penerbangan? Berikut uraian 
Kartono Sujatman dari LSM Avia tentang kasus tersebut.  

Kartono Sujatman[KS]: Kenapa yang dulu RUU itu tidak memenuhi harapan sebagai 
satu undang-undang yang mengatur semuanya tidak hanya safety tapi juga aturan 
main bagaimana ekonominya, bagaimana laporan keuangannya dan sebagainya. Nah, 
mudah-mudahan itu sudah masuk dalam RUU yang baru, yang 400 pasal. Tapi 
undang-undang nomor 15 tahun 1992 tidak membawa solusi dari permasalahan dan 
banyak masalah-masalah dunia penerbangan waktu itu. Nah, sekarang mudah-mudahan 
ini yang 400 pasal itu sudah banyak bisa memenuhi apa yang menjadi harapan 
sebagai satu undang-undang yang mampu memecahkan berbagai masalah, itu yang 
kita harapakan. 

Radio Nederland Wereldomroep[RNW]: Diberitakan juga bahwa menteri perhubungan 
Indonesia ya, pak Jusman Syafii Djamal mengatakan bahwa Uni Eropa tidak ada 
alasan  lagi untuk tidak mencabut larangan terbang terhadap maskapai Indonesia. 
Apakah dari pihak maskapai Indonesia sendiri setahu bapak sudah cukup berupaya 
untuk  meningkatkan kwalitas keamanan penerbangannya pak?

KS: Memang banyak sudah dilakukan, terutama sebetulnya Garuda Maret atau April 
2008 itu kan sebetulnya Garuda has no problem. Dan juga selama ini Garuda juga 
terbang ke Eropa berapa tahun tidak pernah ada masalah. Jadi kalau dari Garuda 
tekhnis operasional itu saya kira tidak ada masalah. Nah, tidak tahu bagaimana 
tapi banyak yang sudah dilakukan oleh perusahan-perusahan misalnya seperti 
Mandala, nah itu bagus management-nya kemudian dari Lion juga ada. Tapi untuk 
persisnya apakah the inside, gambaran dari itu karena kita tidak pernah ada 
laporan. 

Atau seharusnya memberikan laporan sebagaiamana sebuah perusahan diharuskan 
membuat laporan misalnya the uniform system of account record en report, nah 
itu belum ada persisnya belum tahu jadi saya belum bisa mengatakan apakah itu 
baik ataukah tidak. Yang saya bisa mengatakan Garuda has no problem sebetulnya. 
Apalagi waktu itu sudah ada berita juga bahwa KLM kan mengirim pesawatnya ke 
GMF kan. Itu saya bicara juga dengan wawancara waktu itu dikirim untuk GMF 
untuk menjadi maintenance untuk pesawat-pesawat KLM. Padahal GMF juga merupakan 
back up Netherlands dari Garuda. Jadi sebetulnya Garuda dan KLM itu sama saja 
sebetulnya has no problem sebetulnya Garuda. 

RNW: Nah, itu antara lain dimuat juga di media Indonesia antara lain 
perubahan-perubahan itu juga masalah prosedur investigasi. Ini dikatakan bahwa 
dalam pasal 357, pelaksanaan investigasi dilakukan oleh Komite Nasional yang 
dibentuk dan bertanggungjawab kepada presiden?

KS: Memang dari dulu itu ada dua masalah yang krusial. Pertama sejak 1992 itu 
sudah kelihatan bahwa dulu itu mengenai investigasi itu ada kontradiksi 
intermanage segala tidak sesuai dengan annex 13 hanya investigasi kecelakaan. 
Bahkan apriori sudah memberikan label kepada penerbangan Garuda melakukan 
kejahatan kalau terjadi kecelakaan. Nah, ini yang sebetulnya menjadi 
kontradiksi. Yang satu lagi itu adalah mengenai hukum ekonomi aturan main. Yang 
sebetulnya hukum ekonomi itu kan sebagai extensions. Extensions dari hukum 
persaingan misalnya. Nah, ini juga masih belum jelas.

RNW: Ada kesan yang timbul pak ya, bahwa standar keamanan Uni Eropa tampaknya 
lebih tinggi ketimbang standar keamanan ICAO?

KS: International Civil Aviation  Organization. Ya, itu sebetulnya boleh saja. 
Tapi selama ada airline atau negara sudah memenuhi the minimum standard. 
Sebetulnya ICAO itu kan annexs-annexsnya itu merupakan minimum standard lebih 
kurang dari itu  tidak boleh. Tapi tidak berarti bahwa yang sudah memenuhi 
minimum standard itu tidak memenuhi persyaratan ICAO, sudah dari kita sudah 
jelas. Kalau sudah bisa memenuhi minimum standardnya saja sebetulnya sudah 
baik. Tapi tidak berarti bahwa yang lebih itu bisa melarang mereka yang sudah 
memenuhi minimum standard ICAO.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke