--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Minggu 28 Desember 2008 13:30 UTC ** SERANGAN ISRAEL DAPAT DICEGAH ** ENAM TEWAS DI SRILANKA ** MILITER KANADA TEWAS DI AFGANISTAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TRIBUNAL INTERNASIONAL RAMPUNGKAN KASUS SECEPATNYA * SERANGAN ISRAEL DAPAT DICEGAH Gerakan Palestina, Hamas sebetulnya dapat mencegah serangan udara Israel di Jalur Gaza. Demikian menurut presiden Palestina, Mahmoud Abbas dalam pembicaraan dengan presiden Hosni Mubarak di Kairo. Abbas mengatakan bahwa ia mendesak Hamas untuk memperpanjang gencatan senjata yang habis masa berlakunya bulan ini. Namun Hamas tidak peduli dan kembali melancarkan serangan rudal. Presiden Palestina juga mengatakan bahwa Hamas menghalangi warga Palestina yang terluka untuk dibawa ke rumah sakit di Mesir. Ahad ini, sebuah rudal yang diluncurkan dari jalur Gaza menimpa wilayah Israel, Ashdod. Rudal tersebut diluncurkan dari jarak 38 kilometer. Sampai saat ini belum ada rudal yang ditembakkan dari jarak sejauh itu. Israel membalasnya dengan menembakkan rudal dengan sasaran kelompok Hamas. Sebuah mesjid menjadi sasaran. Usai mengadakan sidang darurat, Dewan Keamanan PBB menyerukan agar Israel dan Hamas menghentikan kekerasan. Menurut sumber-sumber Hamas ada 270 orang tewas. Sekitar 700 orang terluka. Serangan tersebut merupakan serangan udara terbesar Israel dalam beberapa puluhan tahun terakhir. Perdana menteri Ehud Olmert mengatakan bahwa serangan itu akan terus berlanjut. Tidak tertutup kemungkinan Israel juga akan mengerahkan pasukan darat. Hamas menyerukan gerakan intifada ketiga. * ENAM TEWAS DI SRILANKA Enam orang tewas dan lima belas terluka dalam sebuah serangan di Sri Lanka. Seorang laki-laki meledakkan diri di sebuah pos pengawasan militer di luar ibukota Kolombo. Serangan tersebut justru terjadi saat militer Srilanka berupaya keras memerangi pemberontak Macan Tamil. Belum dipastikan apakah serangan itu dilakukan oleh gerakan Macan Tamil. * MILITER KANADA TEWAS DI AFGANISTAN Dua militer Kanada, anggota pasukan perdamaian internasional ISAF tewas akibat serangan bom. Serangan itu juga menewaskan seorang polisi dan seorang penerjemah Afganistan. Empat anggota militer Kanada lainnya terluka dalam serangan di propinsi Kandahar tersebut. Serangan terjadi saat kunjungan menteri pertahanan Kanada di Afganistan. Di Afganistan timur tepatnya di Khost, tujuh orang tewas di antaranya remaja dalam sebuah serangan bunuh diri. Seorang laki-laki meledakkan diri di dalam mobil yang diparkir dekat sekolah menengah dan kantor pemerintahan Afganistan. Puluhan lainnya terluka. Di ibukota Kabul, tiga gadis tewas dalam serangan rudal. Rudal tersebut menimpa sebuah rumah yang dihuni oleh tiga anak gadis tersebut. Empat anggota keluarga lainnya terluka. * KAPAL WILD OATS MENANG DI HOBART Kapal layar Australia Wild Oats XI menang dalam lomba layar tradisional Hobart, Australia. Dengan demikian, kapal layar yang dikemudikan Mark Richards itu merebut kemenangan yang keempat kalinya berturut-turut. Lomba layar dari Sydney ke Hobart itu merupakan salah satu lomba layar terberat di dunia. Kapal layar Wild Oats mengarungi jarak 600 mil laut dalam satu hari selama 20 jam. * PERMOHONAN WARGA NEGARA SPANYOL Anak-anak kelompok pengasingan Spanyol dapat mengajukan permohonan kewarganegaraan mulai Senin. Hal itu dapat terlaksana dengan adanya UU Ingatan Sejarah yang baru saja diterapkan. Sekitar 500 ribu orang berhak atas kewarganegaraan Spanyol. Ribuan orang melarikan diri dari Spanyol saat berlangsungnya perang saudara tahun 1936 hingga 1939. Setelahnya pun banyak warga Spanyol yang pergi ke luar negeri karena pemerintahan regim Franco. Jumlah anak-anak terbesar dari kelompok pengasingan warga Spanyol adalah yang tinggal di Argentina yaitu sekitar 300 ribu orang. * GHANA GELAR PILPRES PUTARAN KEDUA Pemilihan presiden putaran kedua yang menentukan berlangsung Ahad ini di Ghana. Tiga pekan lalu belum ada satu kandidat pun yang mencapai mayoritas. Kedua calon yang meraih suara terbanyak di putaran pertama kini saling berhadapan. Mereka adalah Nana Akufo-Addo dari Partai Patriot Baru NPP dan lawannya John Atta-Mills dari partai Konggres Demokratis Baru NDC. Kedua kandidat saling menuduh masing-masing berencana melakukan kecurangan. Sementara itu persiden John Kufuor yang tidak dapat turut serta dalam pemilihan kali ini menyerukan agar penduduk tetap tenang dan menerima hasil pemungutan suara. * WASSERMAN MENINGGAL DUNIA Penulis skenario musikal terkenal Dale Wasserman meninggal dunia di kediamannya di Arizona. Ia terkenal dengan tulisannya dalam musikal Man of La Mancha. Cerita soal petualangan Don Quichotte itu mencapai sukses di tahun 60 an di Broadway dan dimainkan di berbagai negara. Drama musikal itu dipertunjukkan lebih dari 2300 kali dan berhasil menggaet penghargaan bergengsi Tony Award. Wasserman menulis lebih dari 80 skenario untuk teater, film dan televisi di antaranya One Flew over the Chuckoo's Nest. Dale Wasserman berusia 94 tahun. * LAKI-LAKI BUNUH KELUARGA ISTRI Laki-laki berpakaian Santa Claus yang menimbulkan pertumpahan darah di pinggiran kota Los Angels, membunuh keluarga mantan istrinya. Dalam pesta yang dihadiri oleh beberapa anggota keluarga, laki-laki itu menembak mati mantan istrinya disusul mantan mertuanya, dua mantan ipar laki-laki bersama istrinya serta ipar perempuannya beserta anaknya laki-lakinya. Sementara tamu-tamu lainnya selamat. Setelahnya laki-laki tersebut membakar rumah dan bunuh diri. Sepekan sebelumnya pasangan tersebut resmi bercerai. * TRIBUNAL INTERNASIONAL RAMPUNGKAN KASUS SECEPATNYA Tidak pernah sebelumnya begitu banyak kasus yang harus diselesaikan bersamaan di tribunal Yugoslavia di Den Haag dan tribunal Rwanda di Arusha. Kasus-kasus tersebut harus cepat ditangani agar sebanyak mungkin diselesaikan sebelum tahun 2010. Di tahun itu kedua tribunal baik di Den Haag maupun di Arusha ditutup. Hanya kasus banding dapat terus diselesaikan sampai 2012. Masalahnya lagi, banyak di antara karyawan tribunal yang sudah melirik pekerjaan lain. Kedua tribunal berupaya dengan segala cara mempertahankan pegawai-pegawai penting mereka, mencegah keterlambatan dalam penanganan kasus-kasus pengadilan terakhir. Laporan Sebastiaan Gottlieb. Di tribunal Yugoslavia ada delapan kasus yang saat ini secara bersamaan diproses di tiga ruang pengadilan yang dimiliki tribunal. Ada 28 terdakwa secara total. Ketua tribunal Patrick Robinson mengatakan bahwa Dewan Keamanan PBB bangga dengan hasil yang dicapai tribunal. Alasannya tidak ada satupun tribunal di dunia yang mencapai hasil semaksimal itu. Selain itu, tribunal Yugoslavia juga memainkan peran yang sangat besar dalam pengembangan hukum internasional. Kendati ada peningkatan kecepatan untuk menyelesaikan kasus, ada pula keterlambatan yang bukan merupakan kesalahan tribunal. Robinson: Kendati demikian kami pernah mengalami keterlambatan karena ada situasi di luar batas kemampuan. Pertama keterlambatan berdampak, sementara keterlambatan selanjutnya kini menanti. Itu berasal dari penahanan para pelarian yang lamban. Lambannya penahanan Alasan yang yang paling utama adalah penahanan yang lamban dari banyak tersangka sehingga penyelesaian kasus-kasus itu tidak dapat saling digabungkan. Contohnya saja kasus dakwaan terhadap Vlastimir Dordevic mengenai kejahatan perang Serbia di Kosovo, yang seharusnya dapat digabungkan dengan kasus enam terdakwa lainnya dalam kasus Milutinovic. Mereka menerima dakwaan sama. Namun karena Dordevic baru ditahan ketika kasus Milutinovic sudah dimulai, dengan demikian dakwaan terhadap Dordevic harus ditangani terpisah. Hal seperti itu menghabiskan banyak waktu buat tribunal. Selain itu sejumlah besar saksi harus didatangkan kembali ke Den Haag dalam kasus yang lain. Untuk itu Robinson berharap jenderal Bosnia Serbia Ratko Mladic dapat segera ditahan sebelum kasus terhadap Radovan Karadic dimulai. Kedua terdakwa dapat ditangani dalam satu proses hingga dapat menghemat waktu. Juga jika saja Mladic ditangkap sesaat sebelum dimulainya kasus terhadap Karadzic maka Robinson ingin pula menunda kasus itu hingga kedua kasus dapat dimulai sekaligus. Robinson: Jika saja Mladic yang masih kabur ditangkap sekarang, maka kasusnya dapat digabungkan dengan kasus Karadzic. Kendati menggabungkan kedua kasus itu dapat mengakibatkan keterlambatan penanganan kasus Karadzic yang saat ini persiapan pengadilannya sedang dijalankan. Namun di sisi lain jika ada keterlambatan lebih jauh akan penangkapan Mladic maka mau tidak mau pengadilannya akan dipisahkan. Arusha Selain itu Tribunal Rwanda di Arusha juga bekerja secepat-cepatnya. Hampir tiga puluh kasus yang saat ini ditangani. Dalam beberapa bulan terakhir lebih banyak vonis yang dihasilkan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Vonis yang paling penting adalah penjara seumur hidup untuk kolonel Theoneste Bagosora. Ia divonis penjara seumur hidup atas perannya memimpin genosida terhadap suku Tutsi dan Hutu pada tahun 1994. Ketua tribunal Rwanda, Dennis Byron dalap laporan setengah tahunnya kepada Dewan Keamanan PBB mengatakan bahwa beban kerja tribunal sangat berat dalam rangka menyelesaikan seluruh kasus pada 2010. Pekerjaan lain Masalah tambahan lainnya adalah banyak diantara karyawan di kedua tribunal kini melirik pekerjaan lain. Di tribunal Rwanda tujuh hakim akan meninggalkan tribunal. Sementara di tribunal Yugoslavia juga banyak pegawainya yang lari. Diramalkan sekitar 65 persen dari karyawan mencari pekerjaan baru karena mereka tidak yakin apakah kontrak kerja mereka akan diperpanjang. Menurut sumber-sumber dalam tribunal Yugoslavia, hal itu mengakibatkan kelancaran proses terhadap Radovan Karadzic terancam. Ketua tribunal Robinson mendesak agar PBB segera mengambil langkah drastis untuk mencegah agar orang-orang penting di tribunal Yugosalvia tidak pergi. Robinson: Ada ancaman bahwa jika langkah tidak diterapkan saat ini yaitu dengan memberi karyawan insentif untuk tetap bertahan sebelum ditutup, maka kami bakal kehilangan staf hukum yang berkualitas. Untuk itu saya minta bantuan anda untuk mempertahankan komitmen terhadap tribunal yang harus kita selesaikan bersama. Sekjen PBB Ban Ki-moon mendukung agar para karyawan tribunal diberi insentif khusus jika mereka tetap tinggal sampai akhir tahun depan. Namun wakil Amerika di komisi PBB yang membahas anggaran tidak setuju. Ia khawatir hal itu akan menimbulkan preseden di organisasi PBB lainnya. Diharapkan keputusan pasti tentang bonus tambahan akan ditangguhkan sampai presiden Barack Obama dilantik. Tetap tinggal di Belanda Banyak di antara pegawai tribunal Yugoslavia ingin tetap tinggal di Belanda, bahkan kalau kontrak mereka sudah selesai. Sebagian di antara mereka sudah terbiasa dengan Belanda dan memiliki yang pergi ke sekolah Belanda. Mereka yang berasal dari mantan Yugoslavia tersebut di negara mereka sendiri disebut pengkhianat. Alasannya karena mereka diangap juga turut menghukum rekan satu tanah airnya. Mereka khawatir jika kembali pulang ke negaranya akan dipersulit dan khawatir tidak akan mendapatkan pekerjaan. Demikian menurut Fraser McIlwaright wakil ketua serikat buruh karyawan tribunal PBB. McIlwraight: Mereka ingin tetap tinggal di Belanda karena mereka khawatir dengan keadaan mereka jika harus kembali ke Yugoslavia. Karena tribunal tidak disukai di mantan Yugoslavia. Untuk mendapatkan izin tinggal di Belanda, maka seseorang harus bekerja selama sepuluh tahun di tribunal Yugoslavia selain itu mereka harus memiliki kontrak selama 12 bulan. Bagi banyak karyawan tribunal hal itu tak dapat dipenuhi. Untuk itu mereka berunding dengan menteri sosial Piet Hein Donner soal kemungkinan kelonggaran peraturan bagi mereka. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
