---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 29 Desember 2008 17:00 UTC



** PERAHU TERBALIK DI PEMALANG

** KRISIS THAILAND TERUS BERLANJUT

** GEMBONG NARKOBA AUSTRALIA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: OPOSISI BELANDA KECEWA SIKAP PEMERINTAH 
DALAM SOAL GAZA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: STALIN PAHLAWAN BESAR SEJARAH RUSIA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: LADANG GAS MEMECAH DESA IRLANDIA

** GEMA WARTA TINJAUAN PERS: DUNIA KECAM SERANGAN ISRAEL KE JALUR GAZA DAN 
PROSPEK PEMILU SERTA PILPRES 2009 DI INDONESIA 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: NOMOR POKOK WAJIB PAJAK, JUGA UNTUK WNI DI LUAR 
NEGERI



* PERAHU TERBALIK DI PEMALANG

Dua perahu terbalik di perairan Asem Doyong, Pemalang, Jawa Tengah, dalam acara 
sedekah laut, sehubungan dengan tahun baru. Dalam acara ini penduduk setempat 
memberi sesajen di tengah laut. Dua kapal diberitakan terbalik karena kelebihan 
penumpang dan hantaman gelombang. Sejauh ini dipastikan sepuluh orang tewas dan 
duabelas orang lainnya dinyatakan hilang.


* KRISIS THAILAND TERUS BERLANJUT

Di bawah tekanan demonstran, Perdana Mentri baru Thailand, Abhisit Vejjajiva 
mengundurkan pidato pertamanya di parlemen. Menurut rencana, Abhisit akan 
mengucapakan pidato perdana Senin pagi tadi. Jadwal pidato tersebut diundurkan 
hingga Selasa besok. Situasi krisis politik Thailand tampaknya kini semakin 
parah. Jalan-jalan di sekitar gedung parlemen di Bangkok diblokade oleh ribuan 
pengunjuk rasa. Kali ini, para pengunjuk rasa yang berpakaian merah menyala 
tersebut adalah pendukung mantan perdana mentri yang sudah disingkirkan, 
Thaksin Shinawatra. Abhisit muncul menjadi perdana mentri baru, menyusul aksi 
demonstrasi selama beberapa pekan, yang dilancarkan oleh para penentang 
Thaksin, yang berpakaian kuning.


* GEMBONG NARKOBA AUSTRALIA

Australia menahan seorang pria dengan tuduhan memimpin sindikat narkoba 
internasional. Pria ini baru saja diekstradisi dari Belanda ke Australia. 
Menurut polisi Australia, pria ini mengepalai jaringan penyelundup narkoba 
dunia. Di Australia, ia bisa mendapat hukuman penjara hingga 25 tahun. Menurut 
tersangka, nyawanya berada dalam bahaya. Karena itu ia tidak mau namanya 
diumumkan. Sejauh ini, pemerintah Australia berusaha mengikuti keinginan pria 
tersebut. Namun, jika ia pada tanggal 8 Januari nanti muncul di pengadilan, 
namanya harus diumumkan.


* INDONESIA BANTU PALESTINA

Pemerintah Indonesia akan mengirim bantuan obat-obatan senilai dua milyar 
rupiah, bagi korban serangan udara Israel di jalur Gaza. Dua ton obat-obatan 
yang akan dikirim merupakan produk Indonesia, dan selebihnya akan dibeli di 
Kairo, Mesir. Menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia, harga obat di 
Mesir lebih murah, dan biaya transportasi ke wilayah tujuan juga lebih rendah. 
Karena memang lebih dekat.


* SERANGAN BOM DI PAKISTAN

Jumlah korban tewas akibat serangan bom pada tempat pemungutan suara di 
Pakistan Baratlaut bertambah menjadi 41 jiwa. Menurut pemerintah Pakistan 
serangan tersebut dilancarkan oleh seorang pejuang Taliban. Pelaku serangan 
meledakkan mobil penuh bahan peledak, yang ia kendarai, di dekat sebuah 
sekolah, yang digunakan sebagai tempat pemungutan suara, bagi pemilu lokal ini. 
Ledakan yang terjadi sangat keras, sehingga juga menghancurkan kompleks 
pertokoan yang berada di dekatnya.


* PENDARATAN DARURAT A380

Pesawat penumpang terbesar, Airbus A380, untuk kali pertama mendarat di Pulau 
Fiji. Pesawat milik maskapai Australia, Qantas, terpaksa melakukan pendaratan 
darurat di bandara Nadi, Fiji, menyusul sakitnya seorang penumpang. Landasan 
pacu Nadi, sebenarnya terlalu pendek bagi pendaratan pesawat sebesar A380. 
Walaupun demikian, pendaratan berlangsung mulus. Ketika pilot akan kembali 
menerbangkan pesawat, terjadi kerusakan teknis. Dan ketika kesulitan tersebut 
akhirnya berhasil diatasi, awak pesawat tidak boleh terbang, karena sudah 
melampaui jam kerja harian. Akhirnya, para penumpang penerbangan dari Los 
Angeles menuju Sydney ini, harus menginap semalam di Fiji.


* KABINET BARU BELGIA

Di Belgia, formatur Herman van Rompuy memulai pembicaraan dengan wakil-wakil 
lima anggota partai koalisi. Herman van Rompuy berbicara secara terpisah dengan 
lima ketua partai. Mungkin, pekan ini Belgia sudah akan berhasil mempunyai 
kabinet baru. Dan diperkirakan, Herman van Rompuy akan menjadi perdana mentri 
menggantikan Yves Leterme. Formatur kabinet saat ini juga sedang mencari 
pengganti Mentri Kehakiman, Johan van Deurzen. Awal bulan ini, Leterme dan Van 
Deurzen terpaksa harus mengundurkan diri, setelah terbukti mencoba mempengaruhi 
vonis hakim dalam perkara penjualan perusahaan Fortis. Pada prinsipnya, kabinet 
baru ini akan berfungsi hingga tahun 2011.


* AKSI JUNTA MILITER GUINEA

Junta militer yang berkuasa di Guinea sejak meninggalnya mendiang Presiden 
Lansana Conte, memecat 22 orang perwira. Di antaranya Kepala Staf Tentara, 
Diarra Camara, yang dikenal setia pada mendiang presiden, tetapi bersikap 
sangat kritis pada para pelaku kudeta. Dalam suatu pengumuman di radio, para 
pemimpin junta menyatakan, para perwira tersebut diberhentikan karena telah 
mencapai usia pensiun.


* BERITA BURSA

Pada saat pembukaan pasar bursa Eropa Senin pagi tadi, nilai indeks saham 
gabungan AEX Amsterdam naik 0,7 persen pada 244 poin. Bursa di London, Paris 
dan Frankfurt juga mencatat kenaikan antara 0,9 hingga 1,7 persen.

Sementara pasar bursa di Tokyo juga ditutup dengan kenaikan harga saham. Indeks 
Nikkei naik 0,09 persen, pada 8.747,17 poin. Selebihnya, pasar bursa Tokio 
tampak lesu, karena para pialang sudah banyak yang pergi berlibur

1 euro = 1,4276 dolar,
1 euro = 15.686 rupiah,
1 dolar = 10.985 rupiah.


* OPOSISI BELANDA KECEWA SIKAP PEMERINTAH DALAM SOAL GAZA

Robert Chesal 
Menteri Luar Negeri Belanda Maxime Verhagen dikritik soal tanggapannya mengenai 
pemboman udara di Gaza. Beberapa jam setelah Israel memulai serangan terhadap 
sasaran Hamas, Verhagen mengecam provokasi Hamas yang menimbulkan situasi 
sekarang. Menlu Verhagen "mengimbau Israel berusaha keras menahan diri untuk 
menghindari korban sipil." 
Sikap ini bukan yang diharapkan pemimpin oposisi Agnes Kant. Pemimpin Partai 
Sosial itu menilai bahwa menteri luar negeri Belanda memberikan tanggapan yang 
tidak berguna dan berpihak. Agnes Kant menuntut agar sang menlu tidak hanya 
mengecam provokasi Hamas saja, tetapi juga serangan udara Israel. 

Tidak Proporsional
"Seruannya terhadap Israel tidak sepenuhnya memadai," ungkap Kant. 'Ini adalah 
tanggapan yang tidak tepat untuk kekerasan Israel yang berlebihan. Satu-satunya 
reaksi yang tepat adalah mengecam tindakan Israel dan memaksa negeri itu 
menghentikan kekerasan." Partai Sosialis bukan satu-satunya yang tidak puas. 
Partai moderat D66 dan bahkan seorang anggota Partai Buruh, koalisinya menteri 
sendiri juga menginginkan kecaman terang-terangan terhadap agresi Israel.

Kejahatan Perang
Mantan Perdana Menteri Belanda Dries van Agt, seorang demokrat kristen, yang 
sejak mundur dari panggung politik, berubah menjadi pengkritik lantang Israel. 
Kali inipun Van Agt mengecam pedas pemboman di Gaza. "Di hari pertama Israel 
membunuh 225 orang, angka itu sepuluh kali lebih besar dari korban Israel oleh 
mortir Qassam yang diluncurkan Palestina sejak 2004." Van Agt berulangkali 
mengecam keras upaya pemerintah Belanda dan pemerintah Barat lainnya untuk 
mengucilkan Hamas. Menurut pandangannya, serangan terbaru ini 'begitu serius 
dan berlebihan, mencapai kadar kejahatan perang."

Protes Meluas
Serangan Israel juga dicela oleh pihak-pihak di luar kancah politik. Cordaid, 
LSM Belanda yang hadir di Gaza, berseru kepada Israel dan dunia internasional 
agar mencabut isolasi politik Hamas. 
Cordaid mengatakan bahwa warga sipil di Gaza tidak mempunyai akses tempat 
perlindungan yang aman, karena itu LSM ini mendesak Israel dan Hamas 
menghentikan semua permusuhan dan menghormati undang-undang internasional dan 
kemanusiaan. 
Ahad malam (28/12) beberapa ratus orang melakukan unjuk rasa di Dam, Amsterdam, 
memprotes serangan Israel. Aksi unjuk rasa itu diselenggarakan oleh NPK, Komite 
Palestina Belanda. 

Medan Ranjau 
Politik Timur Tengah sudah lama merupakan medan ranjau bagi para menlu Belanda. 
Menlu Maxime Verhagen mewakili sebuah negara yang terpecah karena konflik 
Arab-Israel. Walaupun mendesak Israel menahan diri, ia tetap menyinggung pihak 
lain. Geert Wilders, pemimpin partai ekstrim kanan PVV, membela serangan 
besar-besaran Israel itu. Dia mengatakan akan bertindak seperti Israel: 
"Apabila ada teroris seperti itu di Belgia atau Jerman, yang menembakkan rudal 
ke arah Maastricht atau Breda.' 

Reaksi Internasional:
Walaupun Maxime Verhagen memancing kecaman dari banyak lawan politiknya di 
dalam negeri, reaksinya sebenarnya sama dengan banyak sejawat Eropa lainnya.
Angela Merkel menyalahkan Hamas atas eskalasi kekerasan. Dalam pembicaraan 
lewat telpon dengan PM Israel Ehud Olmert, Merkel "setuju bahwa tanggung jawab 
atas perkembangan keadaan di wilayah itu berada di pihak Hamas," ujar juru 
bicara Merkel.  Menlu Perancis Bernard Kouchner mengatakan 'Ini episode tragis 
yang berlangsung saat ada kekosongan kekuasaan di Israel dan Amerika Serikat 
... Prancis dan Eropa harus berupaya agar penembakan dengan rudal secepatnya 
dihentikan, mengakhiri pemboman balas dendam dan membuka pintu Gaza ... Eropa 
bisa berperan di sini.'  Menlu Inggris David Miliband mengatakan 'Meningkatnya 
serangan terhadap Israel sejak 19 Desember, dan jatuhnya banyak korban tewas 
kemarin, membuat ini saat yang berbahaya yang seharusnya mencemaskan seluruh 
kalangan internasional.' Ia selanjutnya mengatakan bahwa 'Inggris mendukung 
gencatan senjata darurat dan penghentian segera semua kekerasan.'


* STALIN PAHLAWAN BESAR SEJARAH RUSIA

"Represi Stalin adalah sebuah dongeng, yang tidak berdasarkan fakta. Banyak 
orang diadili dengan tuduhan yang legitim, mereka memang benar melakukan 
kejahatan." Demikian jendral Valentin Varennikov, 85 tahun dalam pidato 
sambutannya mengenai Stalin yang dibacakan sewaktu acara televisi yang memilih 
'Warga Rusia Terbesar Sepanjang Jaman'. Stalin akhirnya duduk di peringkat 
ketiga. Ulasan koresponden Geert Groot Koerkamp dari Moskow:

Bersama dengan sepertiga penduduk Rusia Jendral Varennikov meremehkan 
'pemutihan' rejim Stalin dan menekankan sisi-sisi positif dari pemerintah ini. 
Menurut mereka Stalin berhasil menjaga keamanan Rusia, mengalahkan Nazi-Jerman 
dan menjadikan Rusia negara adi kuasa dalam waktu singkat, setelah perang dunia 
II.

Sementara sepertiga warga Rusia lainnya memandang Stalin sebagai pembunuh yang 
tidak kenal ampun, yang tidak ragu menekan dan memenjarakan jutaan warga Rusia 
lainnya. Selain itu rejim Stalin bertanggung jawab langsung atas kekalahan 
besar Uni Sovyet sewaktu berperang melawan Hitler. Jumlah korban tewas ketika 
itu jauh melebihi korban perang dunia II secara keseluruhan. Pada prinsipnya 
generasi muda Rusia lebih kritis dibanding generasi tua.

Hasil dari lomba layar televisi mencari 'warga Rusia terhebat sepanjang jaman' 
sangatlah berbeda dengan hasil jajak pendapat yang dilakukan setiap tahun. Jadi 
tidak bisa dikatakan bahwa hasil penghitungan suara itu obyektif. Stalin 
dikalahkan oleh pemimpin negara yang sangat disegani Aleksandr Nevski dan 
perdana menteri yang pro-revolusioner Pjotr Stolypin. Sementara di tempat 
keempat, penyair besar Rusia Aleksandr Poesjkin, yang boleh dibilang tidak 
masuk akal.

Stalin sebagai pahlawan televisi
Nomor pertama dan kedua serta posisi ketiga untuk Stalin. pada prinsipnya 
menarik perhatian. malah boleh dibilang aneh. Perbedaan di antara mereka 
kira-kira setengah juta suara, walaupun mungkin hanya sedikit orang yang 
berulang kali memberikan suaranya. Kemenangan Aleksandr Nevksi kemungkinan 
besar ada hubungannya dengan film kolossal yang baru saja ditayangkan mengenai 
tokoh tersebut. Selain itu Stalin juga berulang kali ditayangkan di berbagai 
serial televisi dan boleh dibilang juga menjadi pahlawan televisi.

Kebanyakan warga Rusia di sekitar koresponden Radio Nederland, bahkan tidak 
tahu akan lomba 'warga Rusia terhebat' ini, apalagi memberikan suara mereka. 
Diskusi mengenai sejarah Rusia yang dilancarkan acara tersebut, terutama hanya 
hidup di layar televisi dan di studio.

Menjadi Besar
Hal ini disayangkan, karena diskusi itu sangatlah perlu di sebuah negara di 
mana masa lalu mereka semakin didikte oleh realitas politik saat ini. Kata-kata 
kunci yang digunakan Vladimir Putin mengenai Rusia adalah 'adi kuasa', Rusia 
bangkit lagi, lahir kembali, dan dihormati oleh negara lain di dunia.

Rusia sebagai negara besar dan berkuasa juga digunakan di acara-acara televisi 
lainnya seperti 'Atas nama Rusia'. Acara-acara ini kebanyakan semakin kurang 
kritis atas sejarah Rusia sekarang.

Dan sekarang semua itu dapat dibaca di dalam buku-buku sejarah sekolah dasar 
yang diterbitkan atas permintaan Kremlin. Di dalamnya tertera bahwa di masa 
Stalin memang ada teror terhadap warga Rusia. Stalin memerintah dengan tangan 
keras, karena proses modernisasi Rusia yang cepat membutuhkan aparat pemerintah 
yang sesuai, dan bisa menjalankan kebijakan. Dan hasilnya Stalin adalah salah 
satu pemimpin Uni Sovyet yang paling berhasil, karena kesuksesan membutuhkan 
pengorbanan.

Saksi Bisu
Sekarang anak-anak sekolah Rusia bisa berkenalan dengan periode sejarah Rusia 
yang paling berdarah, tapi tanpa mempelajari lebih jauh sisi-sisi berdarah 
tersebut. Sementara kemenangan atas Nazi-Jerman semakin bertambah megah. 
Padahal Rusia masih punya museum nasional Gulag.

Sekarang ini berbagai buku, arsip yang tersebar di seluruh Rusia, patung 
peringatan yang biasanya kecil dan tidak menarik perhatian, salib-salib di 
berbagai tempat menjadi saksi bisu masa rejim Stalin. Mereka sekarang 
membutuhkan perhatian dari anak-anak sekolah Rusia.


* LADANG GAS MEMECAH DESA IRLANDIA

Penduduk desa Rossport di Irlandia bisa mengambil manfaat peringatan Natal. 
Desa cantik yang jarang penduduknya dan terletak di pantai Barat Irlandia itu, 
mengalami banyak kejadian penting setahun belakangan. Aksi mogok makan, 
rangkaian bentrok dengan polisi, bahkan tawuran antar siswa sekolah desa 
tersebut. Itu karena kandungan bumi desa Rossport yang bernilai sampai milyaran 
euro. Laporan Maurice Laparliere:

Imy van den Berg, seorang perempuan Belanda jatuh cinta pada desa ini ketika 
menginjak kaki pertama kali 12 tahun lalu. Gunung-gunungnya yang berbatu 
terjal, ombak lautnya yang besar, lumba-lumba yang berenang dekat pantai, 
tetapi terutama karena wilayah itu tenang dan damai.

Selain itu perempuan muda ini jatuh cinta pada kapten kapal ferry, yang membawa 
penduduk ke daratan Irlandia. Imy van den Berg meninggalkan keluarga di Belanda 
untuk memulai hidup baru di wilayah miskin Irlandia Baratlaut ini. "Saya masih 
ingat ketika bercerita kepada kakak mengenai desa ini. Ia bilang, kamu telah 
menemukan surga di bumi. Dan saya menjawab: ya, benar."

Tapi setelah tiga tahun, kehidupan itu berubah total. Orang menemukan kekayaan 
alam bernilai milyaran euro berupa cadangan minyak dan gas berjumlah besar.

Dan semuanya itu akan digali. Jadi tidak hanya satu pengilangan, tapi tiga 
sekaligus ditambah dengan lima pipa minyak dan gas. Ini menghancurkan kehidupan 
kami.

Sebagian besar penduduk Rossport cemas, suasana dan lingkungan desa mereka 
berubah total. Apalagi ditambah kemungkinan terjadi kesalahan saat penggalian.

Para penduduk desa ini memang dikenal patuh pada pemerintah dan tidak begitu 
kritis. Tetapi di bawah pimpinan seorang petani, Willie Corduff muncul gerakan 
menentang penggalian minyak dan gas di desa itu. Corduff menolak mengijinkan 
perusahaan minyak Shell masuk ke tanah pertaniannya. Dan walaupun setelah itu 
ia sempat mendekam 90 hari di penjara, Corduff tidak berniat sedikit pun untuk 
menyerah.

Saya rasa mereka harus membunuh seseorang, apabila mereka tetap melanjutkan 
penjagaan. Bahkan juga dibicarakan kemungkinan penugasan militer. Kami bersedia 
untuk mati. Karena apabila Shell masuk, semua akan dihancurkan. 

Tapi ada juga sejumlah penduduk yang percaya bahwa Shell akan menjalankan tugas 
dengan baik dan wilayah itu akhirnya dapat berkembang atas dorongan ladang gas 
baru tersebut. Fiona Togher, ibu dua anak, bahkan sengaja memilih bekerja untuk 
Shell. Tapi itu bukan sesuatu yang mudah.

Kami dicaci maki sebagai pengkhianat, sampah masyarakat. Saya rasa alasan 
terpenting ada di sejarah wilayah ini. Desa kami memang agak terpencil dari 
Irlandia dan juga Eropa. Saya kira banyak orang akhirnya akan mengakui 
keuntungan proyek tersebut.

Proses pengeboran minyak dan gas di wilayah ini diawasi dengan ketat. Shell 
berulang kali menyatakan, bahwa proses itu tidak membahayakan para penduduk 
maupun hewan di wilayah tersebut. Direktur Shell bahkan menyatakan inilah 
sistim pipa gas teraman yang pernah dibangun. Dinding pipa itu jauh lebih tebal 
dari yang diperlukan, dan proyek ini memenuhi semua persyaratan lingkungan yang 
ketat.

Shell menambahkan baik Irlandia maupun Rossport akan menikmati keuntungan 
milyaran euro yang dikandung wilayah tersebut. Tetapi Betty, ibu tiga anak 
melihat bahwa sudah banyak kerusakan yang terjadi. Padahal sampai sekarang 
belum ada gas yang dibor. Ia melihat konflik ini juga mempengaruhi permainan 
anak-anak di sekolah.

Banyak anak dilahirkan di masa konflik, karena ini sudah berlangsung cukup 
lama, Misalnya mereka bermain sebagai polisi dan aksi protes, dan saling 
mendorong satu sama lain. Saya tidak ingin ini diwariskan ke generasi berikut. 
Sebagian orang khawatir efeknya juga dirasakan di masa datang, seperti konflik 
di Irlandia Utara.

Masih belum jelas siapa yang benar diantara keduanya. Apakah benar membahayakan 
manusia atau lebih reaksi penentang yang histeris? Paling tidak reaksinya 
berbeda dengan Belanda 50 tahun lalu. Ketika itu juga ditemukan cadangan gas, 
dan orang justru menyambutnya positif. Itu adalah hadiah terbaik untuk Belanda 
yang miskin ketika itu. Mungkin suatu saat ini juga berlaku untuk wilayah barat 
laut Irlandia yang miskin.


* Mengapa Israel Menggunakan Kekerasan Berlebihan?

Intro: Israel tampaknya tidak menghiraukan protes kalangan internasional 
terhadap pemboman udara di Jalur Gaza Palestina, menewaskan 300 orang. Israel 
bahkan tidak menutup kemungkinan mengerahkan pasukan darat untuk menduduki 
wilayah Palestina sebesar pulau Nusa Kambangan itu. Mengapa Israel menggunakan 
kekerasan yang terkesan berlebihan? Berikut penjelasan Gerry van Klinken, 
pengamat politik di Belanda.


Gerry van Klinken[GvK]: Pertama karena memang sudah 60 tahun ini, Israel 
melancarkan serangan ke tetangganya dan ini telah menjadi kebijakan fundamental 
selama berpuluh-puluh tahun, jadi ini tidak di luar kebiasaan. 

Tetapi jangka pendek memang yang paling penting diingat adalah pemilu sebentar 
lagi di Israel. Perdana Menteri Ehud Olmert dari Partai Buruh memiliki sikap 
yang relatif pro perdamaian. Tetapi dia lemah dan kurang dukungan terutama dari 
sayap kanan.  Dia akan menghadapi pemilu dan memang dia sendiri tidak mungkin 
survive. Rupanya fraksi-fraksi lain di dalam politik Israel, ingin membuktikan 
kegagahannya.   

Radio Nederland Wereldomroep[RNW]: Tetapi mengapa kemudian Jalur Gaza sebagai 
sasarannya?

GvK: Jalur Gaza memang dikuasai oleh Hamas, yang oleh Israel dan juga oleh 
negara-negara barat dianggap organisasi teroris. Dan memang Hamas juga mencoba 
memprovokasi serangan dari Israel dengan cara menembak rudal ke Israel.

RNW: Kalau dibandingkan serangan antara yang dilakukan oleh Hamas yang berupa 
paralon-paralon yang diisi dengan karbit begitu ya, yang nilai dari kerusakan 
tidak sebanding dengan apa yang dibalas oleh Israel. Mengapa berlebihan?

GvK: Memang serangan yang berat sebelah seperti ini, atau balasan berat sebelah 
ini memang menjadi cara Israel sejak dulu. Dan dia juga memberi peringatan 
sebelumnya bahwa 'kami bisa memukul dengan cara yang sangat mematikan, kalau 
penembakan roket Hamas ini tidak segera berhenti.' 

Memang itulah gaya militeristik dari Israel dari dulu, tidak suka dengan 
diplomasi tetapi tembak dulu. Saya kira ini pun tidak akan berhasil, karena 
dengan penalaran di belakangnya adalah memberikan pelajaran kepada orang 
Palestina yang hanya mengerti kekerasan begitu. 

Tetapi di Libanon Selatan juga tidak berhasil. Pemikiran bahwa membuat rakyat 
Palestina menderita, akan membuat mereka menolak pemerintahan Hamas, itu tidak 
akan terjadi dengan cara begitu. Justru sebaliknya yang akan terjadi. 

Hamas adalah gerakan nasionalis bukan gerakan teroris. Gerakan nasionalis yang 
banyak mendapat dukungan dari rakyatnya dan saya kira gerakan itu justru 
diperkuat dengan serangan dari Israel ini. 

RNW: Reaksi di Indonesia juga sangat meluas, partai-partai politik juga ikut 
berbicara, pemerintah juga, lalu ada yang berdemonstrasi, mengumpulkan 
sumbangan, mengirimkan orang ke sana. Apakah itu berguna? 

GvK: Sangat bagus dan sangat berguna. Indonesia adalah sahabat baik rakyat 
Palestina, beda dengan banyak pemerintahan di dunia Arab di mana masyarakat 
memang bersimpati dengan rakyat Palestina tetapi pemerintahannya tidak, karena 
dia takut dengan Israel sebuah negara yang bersenjata nuklir. 

Tapi Indonesia bisa memainkan peran yang sangat positif walaupun jaraknya jauh 
justru karena simpati politis yang diungkapkan melalui demo-demo itu di 
Indonesia. Dan juga karena Indonesia mempunyai pendekatan mediatif.        

RNW: Siapa sebenarnya yang bisa menghentikan pertumpahan darah ini menurut Anda?

GvK: Justru karena semua pihak seolah-olah merasa beruntung dengan kekerasan, 
itulah yang membuat masalah sangat sulit diselesaikan dengan segera. Israel 
sudah berpuluh-puluh tahun menggunakan kekerasan, negara barat mendukung 
kekerasan itu dan Hamas sendiri juga memerlukan kekerasan, seluruh ideologinya 
berdasarkan kekerasan. 

Nah, untuk memecahkan itu bagaimana mengalihkan konflik ini memasuki jalur 
diplomatik itu yang menjadi tantangan bagi seluruh dunia juga buat Indonesia. 
Dan saya kira juga Indonesia bisa menyumbang sesuatu yang berarti dalam suasana 
ini.

Demikian Gerry van Klinken, pengamat politik di Belanda.


* DUNIA KECAM SERANGAN ISRAEL KE JALUR GAZA DAN PROSPEK PEMILU SERTA PILPRES 
2009 DI INDONESIA

Pekan lalu, pihak Hamas menolak perpanjangan kesepakatan gencatan senjata 
dengan Israel. Sebagai reaksi, Israel langsung melancarkan serangan udara di 
Jalur Gaza. Diperkirakan, sejauh ini jumlah korban tewas di pihak Palestina 
telah mencapai 300 jiwa. Serangan ini langsung memancing reaksi dari seluruh 
penjuru dunia.

Menurut harian The International Herald Tribune, sebagai protes, pemerintah 
Suriah langsung menghentikan semua bentuk pembicaraan damai dengan Israel. 
Bahkan pemerintah, Turki, salah satu negara muslim yang punya hubungan 
diplomatik dengan Israel, menyebut serangan tersebut sebagai 'kejahatan 
terhadap kemanusiaan'.

Di Madrid, demikian lanjut The International Herald Tribune, para pengunjuk 
rasa membawa poster-poster yang menuduh Israel melakukan genosida. Di Paris, 
selain demonstrasi anti perang, Presiden Nicolas Sarkozy juga mengecam 
penggunaan kekuaTan militer secara berlebihan.

Sementara seluruh dunia mengecam Israel, Amerika Serikat, sekutu utama Israel, 
justru membelanya. Pemerintah Bush, demikian The International Herald Tribune, 
menyalahkan pihak Hamas yang lebih memilih jalan kekerasan dan tetap 
menembakkan rudal dari Gaza ke Israel. Berapa lama pembantaian warga Gaza akan 
berlangsung, masih tanda tanya. Yang jelas, tidak usah berharap akan ada 
tekanan dari Amerika terhadap Israel. Soalnya pemerintahan Bush sudah 
bersiap-siap untuk berhenti, sementara Barack Obama belum resmi dilantik.

Dari Timur Tengah kita beralih ke Indonesia. Dengan pelaksanan pemilu dan 
pilpres 2009, menurut mingguan The Economist, Indonesia akan menjadi ajang 
proses demokrasi luar biasa. Tidak kurang dari 170 juta pemilih, yang tersebar 
di 14.000 pulau, akan memilih seorang presiden baru dan 560 anggota DPR.

Dua calon utama presiden, menurut The Economist adalah Presiden Susilo Bambang 
Yudhoyono, dan pendahulunya, Megawati Sukarnoputri. Dari sekian banyak bakal 
calon lain yang muncul di media, The Economist menyebut nama jendral 
purnawirawan Wiranto.

Menurut Wiranto sendiri, demikian The Economist, Indonesia kini perlu orang 
kuat lagi. Namun, mingguan ini meragukan kepopuleran Wiranto di Indonesia. Akan 
merupakan suatu kejutan, jika Wiranto mampu mencapai kedudukan nomor tiga, 
demikian The Economist.

Yang lebih menarik lagi persaingan merebut 560 kursi DPR. Jumlah kursi tersebut 
akan diperebutkan oleh sekitar 12.000 caleg, mewakili 38 partai. Walaupun 
banyak partai ikut serta, namun DPR tampaknya tidak akan menjadi tempat operasi 
partai-partai gurem. Berdasarkan aturan sekarang, suatu partai paling sedikit 
harus menguasai 2,5 persen suara di tingkat nasional, untuk memperoleh satu 
kursi di DPR.

Menurut The Economist, mengingat pengalaman proses pemilu tahun 2004, pemilu 
dan pilpres mendatang akan berlangsung dengan damai. Demikian The Economist, 
dan sekian tinjauan pers kali ini.


* NOMOR POKOK WAJIB PAJAK, JUGA UNTUK WNI DI LUAR NEGERI

Mulai 1 januari 2009 berlaku aturan baru yang mewajibkan semua warga negara 
Indonesia untuk memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP. Dengan ini 
pemerintah Indonesia mencoba meningkatkan pemasukan negara di tahun 2009. 
Selain itu NPWP ini juga dikaitkan dengan pembayaran fiskal ke luar negeri yang 
jumlahnya akan dinaikkan dalam waktu dekat. Firdaus Dahlan, atase penerangan 
KBRI Den Haag, menjelaskan mengapa NPWP ini juga wajib untuk WNI yang tinggal 
di luar negeri.


Firdaus Dahlan [FD]: Sampai hari ini KBRI Den-Haag itu belum mendapat informasi 
secara resmi dari Indonesia, dari Jakarta. Pada intinya kenapa peraturan baru 
itu keluar, menurut hemat kami adalah, karena dalam rangka untuk meningkatkan 
penerimaan negara di bidang pajak, kita kan memasuki APBN tahun 2009. 

Jadi agar penerimaan negara tahun 2009 itu bisa lebih kita amankan dan 
penerimaan pajak itu juga bisa lebih transparan, lebih adil. Nah, berbicara 
tentang pajak setiap warga negara Indonesia itu kan mempunyai kewajiban. 
Kewajibannya itu adalah salah satunya membayar pajak kalau pendapatan yang 
bersangkutan itu sudah memenuhi aturan yang ditetapkan oleh pemerintah.   

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Peraturan ini juga berlaku untuk warga 
Indonesia yang di luar negeri ya pak?

FD: Ya, jadi pada prinsipnya setiap warga negara itu kan punya kewajiban. 
Walaupun dia berada di dalam negeri, walaupun dia berada di luar negeri, dia 
mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Termasuk juga warga negara Indonesia 
yang bekerja di luar negeri ini. Dia juga harus mempunyai nomor pokok wajib 
pajak, NPWP. Nah, sebagai pertanda kewajibannya juga kepada negara gitu. 

Nah, bagaimana peraturan tekhnisnya, tekhnis pembayarannya mungkin nanti ada 
juklaknya ya. Tapi yang jelas, prinsipnya adalah setiap warga negara itu punya 
hak dan kewajiban. Nah, salah satu kewajiban kita juga adalah membayar pajak, 
termasuk juga kita yang berada di luar negeri ini. 

RNW: Seperti saya pak ya, saya tinggal dan bekerja di luar negeri, dan saya 
juga membayar pajak di negeri di mana saya tinggal. Kan ada peraturan pak, 
orang tidak membayar pajak dua kali kalau di negara tempat dia tinggal itu 
sudah membayar resmi begitu?

FD: Nah, itu ada juga namanya penghindaran pajak berganda. Jadi memang 
seyogianya kita juga tidak akan membayar pajak secara dua kali. Nah, itu juga 
akan diatur nanti undang-undang penghindaran pajak berganda juga. Juklak dari 
undang-undang itu di mana tekhnis pembayarannya barangkali yang termasuk diatur 
adalah bagi warga negara yang sudah membayar pajak di luar negeri. Apakah juga 
dikecualikan di dalam hal ini, saya pikir ada pertimbangannya kearah itu.       
 

RNW: NPWP ini, nomornya ini dihubungkan dengan pembayaran fiskal kalau kita 
misalnya mau ke luar negeri, karena pemerintah berencana untuk menaikkan fiskal 
dari satu juta, menjadi dua setengah juta. Jadi kalau kita punya NPWP dan 
terbukti sudah membayar pajak, itu kita tidak usah lagi membayar fiskal. Saya 
tidak punya NPWP, bagaimana saya harus memintanya?

FD: Nomor NPWP itu bisa kita minta melalui kantor pajak. Di Departemen Pajak 
itu ada, di Direktorat Pajak Departemen Keuangan itu ada blangkonya, semuanya 
ya. Blangko yang kita isi untuk mendapatkan NPWP itu. Jadi merekalah, yang 
instansi yang bertanggungjawab untuk mengeluarkan NPWP kepada WNI, pada setiap 
masyarakat Indonesia gitu.

RNW: Agak lucu juga pak ya, karena bapak sebagai wakil pemerintah Indonesia di 
Belanda sini yang resmi, belum mendengar apa pun penjelasan resmi dari 
pemerintah Indonesia, padahal peraturan ini sudah akan mulai berlaku 1 Januari 
2009. Bagaimana ini pak?

FD: Ya, begini mungkin peraturannya sudah ada ya, cuma karena banyak hari libur 
di akhir-akhir tahun ini, kita bisa memahami lah. Peraturannya pasti ada, cuma 
delay proses saja menurut hemat saya. Cuma memang kita di kedutaan juga di 
perwakilan sudah mendengar juga berita tentang itu, tentunya tidak bisa kita 
rilis secara resmi, sebelum kita mendapatkan yang formal dari Jakarta.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke