--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Sabtu 17 Januari 2009 14:20 UTC ** PYONGYANG PANAS TERHADAP SEOUL ** BOM, DI DEPAN KEDUBES JERMAN DI KABUL ** BOMBARDEMEN ATAS GAZA KEMBALI BERLANGSUNG ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KHALAYAK BELANDA RAGU BERLIBUR ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KOGELO GILA OBAMA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PANDUAN PEMILIH ISRAEL, BANTU TENTUKAN SIKAP DALAM PEMILU ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: REKONSILIASI, YANG BELUDRU DAN YANG TERSENDAT * PYONGYANG PANAS TERHADAP SEOUL Korea Utara akan bersikap keras terhadap Korea Selatan, bahkan siap untuk konfrontasi dengan Seoul. Ucapan keras itu disampaikan juru bicara tentara Korea Utara. Menurut Pyongyang, penyebabnya adalah posisi bermusuhan presiden Korsel Lee Myang-Bak yang tak mau lagi rekonsiliasi. Hubungan kedua negara Korea kembali goyah, sejak tahun lalu, saat presiden Lee berkuasa. Berbeda dengan pendahulunya, ia menyatakan bantuan pangan untuk Korea Utara tergantung dari kesediaan Pyongyang membatalkan program nuklir. Pemerintah Korea Utara juga menegaskan tak bersedia menghentikan pengembangan senjata nuklir sekalipun hubungan dengan AS pulih kembali. Peneliti Amerika yang mengunjungi Korea Utara beberapa hari lalu, mendengar bawah rejim komunis memiliki sekitar 30 kilo plutonium. Itu cukup membuat empat atau lima rudal nuklir. * BOM, DI DEPAN KEDUBES JERMAN DI KABUL Ibukota Kabul diguncang bom bunuh diri di kedutaan besar Jerman. Setidaknya dua warga Afganistan tewas. Kabar sebelum ini menyebutkan dua tentara Amerika Serikat yang bertugas dekat situ turut jadi korban, ternyata tidak benar. Pusat pelatihan militer Kamp Eggers memang tak jauh dari lokasi kejadian. Pelaku meledakkan diri dengan mobil penuh bahan peledak di depan kedutaan. Oleh karena itu puluhan orang di sekitar itu menderita luka-luka. Serangan diduga keras dilakukan oleh Taliban. * BOMBARDEMEN ATAS GAZA KEMBALI BERLANGSUNG Gaza kembali dihujani bom oleh Israel setelah sebelumnya melewati malam cukup tenang. Menurut tentara Israel, ada 50 target hancur, yaitu terowongan, bunker dan ladang ranjau. Sumber di Palestina menyebut dua orang tewas dalam penembakan terhadap sekolah PBB di Beit Lahiya. Kabinet Israel rapat Sabtu ini di Tel Aviv membahas gencatan senjata sepihak. Pasukan Israel untuk sementara tetap di Jalur Gaza. Sebelumnya Amerika Serikat menawarkan bantuan untuk mencegah penyelundupan senjata kepada Hamas. Perundingan di Kairo dengan penengah Mesir soal serupa, turut mendorong rencana gencatan senjata. Gencatan senjata sepihak tidak memberi keuntungan politik bagi Hamas, karena blokade Gaza tetap berlangsung. Sementara itu Majelis Umum PBB menuntut gencatan dan penarikan mundur pasukan Israel dari Gaza. Pekan lalu Dewan Keamanan PBB juga meminta hal serupa. * BANJIR DI INDONESIA TELAN 14 ORANG Sedikitnya 14 orang tewas dan tiga lainnya hilang, setelah banjir melanda 13 propinsi di Indonesia. Banjir yang menimpa beberapa kota dan kabupaten di Nusa Tenggara Barat, Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan dan Sulawesi, juga memaksa evakuasi 50 ribu orang. Di Kalimantan Barat, air naik sampai 2,5 meter, sedang di Sulawesi Barat hingga 1,5 meter. Badan Meteorologi dan Geofisika Indonesia memperkirakan hujan deras masih akan terjadi di berbagai wilayah pada bulan ini. * ANCAM BUNUH OBAMA SEORANG LELAKI DITANGKAP Di kota Mississippi, Amerika Serikat, seorang lelaki ditangkap karena mengancam lewat internet, akan membunuh Barack Obama saat diinagurasi. Pria tersebut menulis, ia akan melakukan itu karena Obama menempatkan seorang Yahudi dalam kabinet. Kementrian Kehakiman menganggap ancaman tersebut serius. Kemungkinan pelaku diancam hukuman penjara maximal lima tahun. * OPTIMIS KONFLIK GAS EROPA AKAN CEPAT BERAKHIR Perdana mentri Vladimir Poetin dan rekan sejawatnya dari Jerman, Angela Merkel, optimis tentang pemulihan secepatnya gas Rusia ke Eropa lewat Ukraina. Demikian dikatakan setelah pertemuan di Berlin. Mereka berbicara, antara lain, rencana Poetin tentang pembentukan konsorsium Eropa yang akan membayar transit gas. Sabtu ini di Moskow diadakan pembicaraan tingkat tinggi soal konflik infrastruktur gas. Presiden Rusia Dmitri Medvedev berunding dengan perdana mentri Ukraina, Julia Timosjenko, yang juga dihadiri delegasi Eropa. * PERTEMUAN ANTI NARKOBA DI PANAMA Para pemimpin dari negara-negara Mexico, Kolombia, Guatemala dan Panama sepakat memperkuat kerja sama memberantas kartel narkoba. Dalam pertemuan puncak di ibukota Panama City, presiden tuan rumah Martin Torrijos mengatakan perdagangan obat bius mengancam keamanan nasional dan kehidupan demokrasi di Amerika Latin. Negara-negara itu akan saling bertukar infromasi intelejen. Mereka juga berupaya membentuk instrumen hukum bersama yang berlaku di kawasan. * PROSES GUGATAN BARU EROPA TERHADAP MICROSOFT Komisi Eropa memulai proses baru menggugat Microsoft, karena perusahaan piranti lunak raksasa tersebut melanggar prinsip persaingan usaha. Kali ini terkait dengan paket jelajah web, Internet Explorer dan sistem operasi Windows. Pengguna Windows terpaksa menggunakan Internet Explorer. Menurut Komisi Eropa, hal itu merugikan pengembang piranti lunak jelajah internet lainnya dan merugikan inovasi serta membatasi pilihan konsumen. Microsoft sudah pernah mendapat denda dalam kasus Windows Media Player. Waktu itu total Microsoft harus membayar 1,7 milyar Euro. * KHALAYAK BELANDA RAGU BERLIBUR "Menteri Sosial Khawatirkan PHK Massal," demikian salah satu kepala berita dalam perjalanan ke Bursa Liburan yang pekan ini berlangsung di Utrecht. Walau pun bursanya begitu penuh, liburan ke tempat-tempat jauh yang eksotis tidak terlalu disukai orang. Dengan bayangan resesi, paling banter orang memilih beribur di Prancis atau bahkan di dalam negeri saja. Laporan redaktur internasional Robert Chesal. Di ruang liburan ke tempat eksotis, negara-negara Amerika Latin berupaya mati-matian menarik perhatian. Seorang dari kementerian wisata Kuba memuji negaranya dihadapan para wartawan. Tidak jauh dari situ orang-orang Panama dengan pakaian berwarna-warni menari salsa. Bahkan ada stand Kolombia, sebuah negara yang dilanda perang saudara dengan banyak penyanderaan, berupaya menarik wisatawan. Mereka datang dengan slogan, "Kolombia satu-satunya bahaya adalah kalau kamu tidak ingin pergi lagi." Korting hotel Seorang pemilik biro perjalanan ke Amerika Latin menolak sudah terjadi penurunan jumlah pengunjung karena krisis kredit. Tetapi ia mengakui agennya di Amerika Selatan khawatir jumlah wisatawan akan berkurang. Karena itu mereka menurunkan harga. Boss Biro Perjalanan: Untuk tahun ini, kami baru mulai booking, brosur juga baru dibagikan. Kami duga kalangan muda tetap ingin liburan. Mereka tidak akan mengorbakan liburan itu. Jadi mereka tetap ingin pergi. Agen kami dari Amerika Selatan memang menyatakan khawatir karena perjalanan ke Amerika Latin mahal. Mereka memilih Amerika Tengah atau Asia yang lebih murah. Karena itu di Amerika Selatan banyak hotel yang memberi korting. Khawatir PHK Biro perjalanan lain, yang khususnya menyelenggarakan perjalanan ke Thailand dan Bali, secara terbuka menyatakan bahwa para pengunjung bursa wisata ini sangat memperhatikan uang mereka. "Karena orang ingin menunggu, bagaimana ini akan berlangsung. Bukankah orang menduga akan terjadi PHK. Karena itu orang jadi ragu-ragu dan menantinya. Walau demikian mereka tetap optimistis. Diharapkan booking akan terjadi lebih lambat, tapi mereka akan tetap melakannya. Dalam upaya menarik supaya orang booking secepatnya, pelbagai organisasi perjalanan menawarkan liburan secara keseluruhan, dengan potongan lima sampai sepuruh persen. Satu-satunya ruangan dalam bursa wisata pekan ini yang banyak pengunjungnya adalah tujuan Eropa dan Negeri Belanda sendiri. Banyak pengunjung mennyatakan bahwa mereka ingin beribur tidak jauh dari rumah. Dan itu bukan hanya kalangan pensiunan yang sering ke Austria misalnya, tetapi juga pasangan yang sama-sama bekerja. Tak seorangpun menyebut resesi sebagai alasan. Salah seorang pengunjung bahkan mengatakan, Belanda kan juga indah. Yang lain lagi mengaku tahun lalu sudah ke Sri Lanka. Makanya tahun ini ingin tetap di Belanda saja, atau kalau ingin keluar negeri ya ke Prancis, naik mobil. Orang ini mengaku tindakannya ini tidak berkait dengan krisis. Di Belanda saja Tetapi kepada biro perjalanan wisata banyak pelanggan yang menyatakan khawatir krisis ekonomi, seperti yang berikut dikatakan oleh biro wisata Flevoland. Perempuan Flevoland: Orang langsung menyatakannya. Kami akan naik mobil saja, atau naik sepeda. Itu yang menarik. Orang sekarang hanya ingin berlibur di dalam negeri. Hanya karena uang mereka lebih sedikit. * KOGELO GILA OBAMA Kogelo, sebuah desa kecil di Kenya barat, tergopoh-gopoh menyiapkan pelantikan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, tokoh yang mereka seorang 'anak dan pahlawan.' Akan digelar pentas budaya, sementara pelbagai tempat dihias untuk menyambut ratusan pengunjung yang diharapkan akan membanjiri desa kelahiran ayah Barack Obama. Laporan redaktur siaran Prancis Helene Michaud. Gegap gempita meliputi Kogelo. Banyak sukarelawan dan pejabat pemerintah melakukan persiapan akhir pagelaran festival budaya setempat untuk merayakan pelantikan Barack Obama. Ada rencana memasang televisi layar besar supaya orang bisa melihat sendiri upacara inaugurasi itu. Radio komunitas Radio Maendeleo akan merelai suara televisi itu. Manajer Radio Maendeleo, Fred Mariwa menyatakan pentas budaya itu meliputi drama, lomba, musik dan santapan setempat. Para tetua sudah mulai perayaan dengan minum Busaa, bir jagung tradisional Kenya. Warga desa juga menghimpun hewan korban yang akan disembelih pada saat upacara khusus di hari pelantikan. Demikian Fred Mariwa. Fred Mariwa: Kami sudah punya kambing dan sapi, sekitar lima ekor. Orang juga berjanji membawa ayam. Hewan-hewan ini tidak akan diberikan pada orang tertentu, tetapi akan disembelih dan disantap pada hari itu. Juga akan berlangsung lomba gulat, lomba makan buah pawpaw, adu jago dan pemenangnya akan diberi nama Barack Obama. Anggota keluarga Obama, termasuk Sarah Obama, yang oleh Barack disebut sebagai neneknya, akan hadir pada upacara pelantikan di Washington, sebagai tamu khusus. Sarah Obama adalah istri ketiga kakek presiden terpilih Amerika itu. Kogelo memang diuntungkan dengan kemenangan Barack Obama. Jalan-jalan di desa itu diperbaiki dan keamanan juga ditingkatkan, dengan pompa bensin baru di gerbang desa. Masyarakatnya menyumbangkan tanah sekitar 20 are untuk membangun museum nasional dan pusat budaya setempat, termasuk sebuah perpustakaan. Harapan tinggi akan dibangun fasilitas lain. Fred Mariwa sendiri berharap Obama akan memperhatikan pemancar radio di desa kelahiran ayahnya, bahwa kalau bisa ia minta disediakan dana untuk memperluas radio itu. Bagaimana pun juga, Radio Maendeleo, sudah melihat semua kejadian yang membawa Barack Obama ke puncak kekuasaan dan juga telah menyiarkan semua pidato pentingnya. Walau begitu, Fred Mariwa dan warga desa lain, tidak yakin seberapa besar Obama bisa mewujudkan janjinya. Fred Mariwa: Pemilihan Obama sangatlah menguntungkan kami dan rasanya masih akan ada lagi yang menguntungkan. Masyarakat kami sangat berharap dari Barack Obama atau dari Amerika, tapi kami tidak tahu apakah harapan itu akan terwujud. Banyak pengangguran di sini. Orang berharap bisa bekerja di Amerika, diberi sponsor supaya bisa melanjutkan studi ke sana. Itu memang banyak, karena kalau pun Obama akan memperhatikan kepentingan kami, yang paling utama ia harus memperhatikan kepentingan Amerika. Fred Mariwa juga punya harapan bagi negerinya, Presiden Obama bisa ikut menyelesaikan masalah pemerintahan Kenya. Fred Mariwa: Ini bisa membasmi korupsi yang berkecamuk dalam pemerintahan Kenya. Saya harap ia mengatasi korupsi ini dengan memanfaatkan bantuan internasional. Ini bisa membantu kami mengungkapkan banyak skandal dan menghalangi banyak sumber daya kami dibawa ke negara lain padahal rakyat Kenya sangat membutuhkannya. Jadi, bukan ikatan keluarga saja yang membuat orang Kenya begitu memperhatikan Obama. Ada juga harapan tinggi Kenya pada Obama. Pesta pora di Kogelo tidak hanya menandai tampilnya seorang anak orang Kenya pada jabatan presiden Amerika. Ini juga bisa berarti awal habisnya korupsi yang sudah begitu dirindukan warga Kenya. * PANDUAN PEMILIH ISRAEL BANTU TENTUKAN SIKAP DALAM PEMILU Mata dunia memandang aksi Israel di Gaza. Sementara 10 Februari kian dekat, di mana Israel bakal menyelenggarakan pemilu. Terlepas dari situasi yang ada, persiapan pemilihan umum jalan terus. Laporan Marijke van den Berg. Mulai Sabtu(17/01), panduan elektorat Israel dari Universitas Amsterdam online. Lewat internet, pemilih Israel, bisa melihat partai politik mana yang terbaik bagi mereka. Panduan tersebut tidak hanya dalam bahasa Ibrani, tapi juga dalam bahasa Inggris dan Belanda. Menurut sang pembuat, pemilu Israel juga menarik bagi pihak lain. Ini bukan kali pertama kieskompas, begitu istilah di negeri kincir angin ini, dibuat untuk pemilu di luar Belanda. Tetapi, menurut Andre Krouwel, bentuk untuk Israel merupakan satu dari yang tersulit dibangun. "Sistem politik Israel luar biasa rumit. Mereka, seperti di Belanda, juga meributkan isu-isu kiri dan kanan. Namun selain itu, masalah keamanan serta hubungan antara urusan keagamaan dan negara juga sangat penting," tukasnya. Topik-topik tercermin melalui sekitar 30 pertanyaan di mana pemilih atau pengguna internet harus menjawabnya secara online. "Pertanyaan berkisar isu-isu panas seputar pemilu sekarang. Tak heran kalau situasi di Jalur Gaza dan dataran tinggi Golan akan muncul. Demikian juga tentang masalah ekonomi seperti tunjangan anak dan pajak. Semua permasalahan yang berperan penting dalam pemilu kali ini, hadir dalam situs," ujar Krouwel menjelaskan. Ia dan timnya, tidak sendirian mencantumkan pertanyaan-pertanyaan pada panduan elektorat Israel. Institut Demokrasi Israel, sebuah lembaga pengetahuan yang fokus atas perkembangan politik negara itu, turut bekerja sama. Institut ini mendasari pertanyaan-pertanyaan panduan pemilih dengan program partai dan pernyataan politisi saat kampanye. Awalnya kieskompas ditujukan untuk elektorat Israel. Toch, menurut Krouwel, ada juga orang-orang lain. Mereka mengikuti berita soal Israel, tapi sebenarnya tidak begitu tahu tentang partai politik di negeri tersebut. "Jadi anda bisa melakukan tes kecil, untuk mengetahui kira-kira memilih apa kalau tinggal di Israel. Dan juga condong ke mana para pemilih Israel, serta partai mana yang mereka bicarakan. Di sini anda bisa melakukan tes sederhana dan melihat hasilnya." Universitas atau institut Belanda makin sering membuat wahana membantu penyelenggaraan pemilu bagi negara asing. Stemwijzer, panduan pertama pemilu Belanda, mulai bekerja sama dengan lembaga luar negeri pada tahun 2002. "Stemwijzer -petunjuk suara- tentang pemilu Belanda menarik jutaan pengunjung," kata Jochum de Graaf. "Kesuksessan itu menyedot perhatian luar negeri." "Seperti di Belanda, banyak orang bingung apa yang harus dipilih," kata Andre menerangkan mengapa panduan pemilih Belanda ini sukses. "Partai-partai lama kehilangan pijakan ideologi dan kian nggak jelas sikap mereka, sementara partai-partai baru terus bermunculan. Warga sebenarnya tidak tahu siapa yang harus dipilih." Dengan kata lain, ini cocok dengan tujuan Kieskompas atau Stemwijzer. Kekuatan panduan-panduan tersebut, menurut Jochum de Graaf, nampaknya sederhana. "Dengan mengisi, misalnya Stemwijzer, anda akan menemukan beberapa tema dan melalui panduan, anda melihat bahwa partai-partai dalam beberapa isu besar benar-benar berbeda satu sama lain, jadi dapat dengan yakin menjatuhkan pilihan." Panduan-panduan semacam itu di Belanda makin mengarahkan perhatiannya ke luar negeri. Andre Krouwel bermimpi, alat pencerahan pemilih tersebut digunakna di negara-negara rawan demokrasi. "Di mana warga sering bicara soal orang-orang tertentu dan kekuasaannya. Di sana, wahana ini dipakai supaya warga dan media melihat, ini tentang isi isu-isu tersebut dan bukan hanya tentang siapa yang berkuasa." Jochum de Graaf merasa Petunjuk Pemilih dapat dimanfaatkan di negara-negara bekas blok Timur. Ia ingin produknya digunakan untuk partai-partai memikirkan ulang identitas mereka, mengenai sikap mereka atas tema-tema tertentu dan di mana mereka menarik garis pembeda jelas dengan partai lain. "Sering partai-partai ini berpusat pada satu orang. Kesukuan kadang-kadang bermain peranan dan tentu saja populisme. Seperti sebuah partai di Rumania berkata, saya partai demokrat liberal sosial. Apa rtinya itu? Atas dasar apa partai ini berbeda dengan partai demokrat sosial lain, atau dengan partai sosial, atau dengan partai demokrat liberal. Dengan metode panduan pemilih, anda bisa dengan sendirinya membawa ideologi partai-partai semakin tajam," pungkas De Graaf. Kieskompas dalam bahasa Ibrani, Inggris dan Belanda dapat dilihat di israel.kieskompas.nl. * REKONSILIASI, YANG BELUDRU DAN YANG TERSENDAT "Suatu hari kita harus akui D.N. Aidit bermaksud baik" Banyak bangsa mengalami masa kelam di masa silam. Nelson Mandela berupaya mengatasi trauma Afrika Selatan lewat KKR, Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi, dengan mendengar kesaksian para korban apartheid. Di bekas negara fasis Spanyol, rekonsiliasi datang terlambat, tapi bergerak maju. Di Republik Ceko, rujuk bangsa dapat tercapai semulus beludru, meski tanpa KKR. Selepas Orde Baru, Indonesia pun memerlukan KKR, namun sampai kini masih tersendat-sendat. Baru kembali dari Praha, berikut catatan koresponden Aboeprijadi Santoso. Banyak negara mengalami halaman-halaman hitam. Selepas kediktaturan, beban masa silam harus ditanggung. Yang dulu kalah, tertindas dan kemudian berkuasa, dan yang dulu jaya, kini tersingkir, perlu kedamaian dan keadilan. Setidaknya semacam rujuk demi keselamatan bangsa ke depan. Di Eropa Barat setelah Perang Dunia II, mau pun setelah runtuhnya Tembok Berlin tahun 1989 berlaku Victor Justice, keadilan menurut pihak pemenang politik. Di Belanda, ini terungkap dari pemisahan tajam antara mereka yang pernah mendukung dan melawan Nazi dalam kategori "goed en fout", benar, dan salah, dan yang salah, dihukum. Akibatnya, rezim baru tak perlu membangun lembaga khusus untuk menata rujuk bangsa. Tapi bagaimana kalau peralihan politik itu tidak tajam dan tanpa kekerasan, sehingga warisan masa silam mudah teratasi - seperti di Ceko? Dan, bagaimana pula kalau sebaliknya, jika luka-luka masa lalu membekas seperti di Spanjol dan Indonesia, misalnya? Ceko atau Cekoslowakia adalah contoh di mana victor justice tidak menjadi isu besar, karena perubahan dari rezim komunis menuju rezim baru berlangsung damai, tanpa setetes darah. Ceko bahkan tak memerlukan upaya rujuk. Sejak dulu dikelilingi kekuatan kekuatan besar, dari Soviet, Polandia, Jerman sampai Austro-Hongaria. Bahkan lorong-lorong ibukota Praha mencerminkan keperluan pertahanan. Pola perangai publik dan elitnya pun selalu was was, dan waspada. Dan pola rezim yang menang dan berkuasa cenderung moderat. Semua itu, agar tetap selamat. Vaclav Havel, presiden pertama Ceko pasca komunis, mempertahankan perdana menteri dari Partai Komunis yang kalah dan menganggapnya guru. Dengan kata lain, negeri David yang kecil harus pintar bermain di tengah sejumlah raksasa Goliath. Di Eropa Barat, Spanyol adalah satu-satunya negara yang perlu berupaya rujuk. Luka luka akibat Perang Saudara dan kekuasaan diktatur Franco, membekas dan rekonsiliasinya dimulai sejak lima tahun lalu. Kini, publik dan penguasa menggali riwayat dan jasad para korban tersebut. Perubahan beludru di Ceko membuktikan tak semua bangsa membutuhkan upaya rekonsiliasi meski berganti rezim dan tatanan politiknya. Sebaliknya Mandela di Afrika Selatan justru memerlukan dan melakukaN rekonsiliasi dengan sukses. Spanyol adalah jenis ketiga, dan upayanya dapat menjadi pelajaran bagi Indonesia. Beban luka masa silam akibat rezim Orde Baru, dari peristiwa 1965-66 sampai kasus Timor Timur, ternyata tak mudah diatasi. KKR untuk berbagai kasus pelanggaran HAM akhirnya macet, atau menanti upaya revisi UU KKR. Tapi peneliti Priyambudi Sulistiyanto menunjuk, KKR sudah kehilangan momentum sejak lima tahun lalu. Di bawah Presiden Megawati, momentum reformasi pudar. Kasus TimTim akhirnya diselesaikan tanpa peradilan yang adil bagi pihak korban. Prospek upaya rekonsiliasi semacam KKR menjadi indikasi tingkat dan trayek peradaban. Upaya rujuk tak perlu menanti penyelenggara negara. Di Yogyakarta dua tahun lalu ada upaya Tarekat mempertemukan pihak pelaku dan korban peristiwa 65. Upaya semacam ini kecil tapi penting. Dutabesar RI untuk Republik Ceko, Salim Said, berkomentar "Suatu hari, kita harus mengakui bahwa orang seperti DN Aidit (Ketua Partai Komunis Indonesia, PKI), (Sekarmaji) Kartosuwirjo (pemimpin Darul Islam DI/TII), dan lain lain itu bermaksud baik bagi bangsa, namun (mengambil jalan yang) salah dan kalah," Menurut Salim yang juga pengamat politik militer itu, "salah dan kalah" itu karena memilih menggunakan kekerasan terhadap negara. Dan itu menunjukkan "tingkat peradaban kita." Demikian simpulnya. Namun arah kekerasan seringkali sebaliknya, dari negara terhadap masyarakat, seperti di TimTim, Aceh, dan Papua. Seperti Ceko, geopolitik mendikte nasib bangsa. Dari situ, Indonesia dapat belajar: tidak perlu menjadi Goliath, menindas David. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
