---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 16 Januari 2009 15:40 UTC



** GENCATAN SENJATA DI GAZA MASIH LAMA

** TETARA BELANDA MULAI AKSI MILITER DI AFGANISTAN

** BUSH BELA KEBIJAKANNYA SEBAGAI PRESIDEN

** TOPIK ULASAN PERS: DEMONSTRASI GAZA DI BELANDA DAN INDONESIA-BELANDA 
TINGKATKAN KERJASAMA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PARLEMEN EROPA TERUS MENEKAN ISRAEL SOAL 
PERANG GAZA 



* GENCATAN SENJATA DI GAZA MASIH LAMA

Gencatan senjata di Jalur Gaza masih belum bisa diwujudkan dalam waktu dekat. 
Demikian Sekjen PBB Ban Ki-moon. Israel saat ini tengah mempelajari usulan 
gencatan senjata yang diajukan oleh Mesir dan Hamas. Usulan itu mensyaratkan 
Israel mundur dari Gaza dan membuka blokade perbatasan. Sementara itu menteri 
luar negeri Israel Tzipi Livni saat ini tengah menuju Washington. Di sana ia 
akan membahas perjanjian dengan Amerika mengenai penghentian penyelundupan 
senjata melalui lorong bawah tanah dari Mesir untuk Hamas. Sementara itu, Kamis 
kemarin Mendagri pemerintah Hamas, Saeed Seyyam tewas dalam sebuah serangan 
udara di Gaza. Selain itu, serangan juga menghancurkan gedung Organisasi 
Bantuan PBB UNWRA, sebuah rumah sakit dan gedung media. Jumlah korban tewas di 
Jalur Gaza saat ini lebih dari 1100 orang. Korban luka-luka mencapai lebih dari 
lima ribu orang.


* TETARA BELANDA MULAI AKSI MILITER DI AFGANISTAN

Tentara Belanda memulai serangan militer besar-besaran di Lembah Baluchi, 
propinsi Uruzgan di Afganistan. Demikian disampaikan Menteri Pertahanan 
Belanda. Serangan tersebut dilakukan bersama tentara Afganistan dan Australia. 
Operasi yang diberi nama Tura Ghar itu melibatkan sekitar delapan ratus 
tentara. Beberapa peleton sudah masuk ke wilayah Lembah Baluchi sejak Sabtu 
kemarin yang didukung berbagai pesawat pengintai, helikopter tempur dan 
helikopter transport.


* BUSH BELA KEBIJAKANNYA SEBAGAI PRESIDEN

Presiden Amerika Serikat George W. Bush dalam pidato perpisahannya membela 
berbagai kebijakan yang diambilnya. Ia mengakui beberapa langkahnya 
kontroversial. Namun, menurut Bush sejak serangan September 2001 Amerika 
sekarang lebih aman. Tidak ada lagi serangan dalam tujuh tahun terakhir. Namun 
demikian, Bush mengingatkan serangan teroris masih menjadi tantangan yang harus 
dihadapi presiden mendatang, Barack Obama.  Selain itu ia juga membela 
kebijakannya tentang Irak dan Afganistan. Menurut Bush, kedua negara sekarang 
menjadi negara demokrasi muda.


* ZIMBABWE CETAK UANG KERTAS BERNILAI 100 MILYAR

Bank Central Zimbabwe kembali akan mengeluarkan uang baru bernilai luar biasa 
besar. Uang kertas senilai 100 milyar dolar Zimbabwe akan dicetak setelah 
sebelumnya Bank Sentral mengeluarkan uang kertas bernilai 20,10 dan 50 milyar. 
Uang baru 100 milyar  tersebut di pasar gelap saat ini berharga sekitar 230 
euro. Namun demikian, diduga besok harga akan turun drastis. Zimbabwe adalah 
negara dengan tingkat inflasi tertinggi di dunia. Menurut angka terakhir yang 
dikeluarkan Juli tahun lalu, inflasi mencapai 231 juta persen. Namun demikian, 
menurut beberapa sumber, inflasi nyata jauh lebih tinggi.


* AUSTRALIA DAN SELANDIA BARU BANTU FIJI

Australia memberi bantuan lebih dari satu setengah juta euro kepada Fiji yang 
dilanda banjir dan tanah longsor. Satu juta euro untuk pembangunan kembali dan 
selebihnya untuk penyediaan air, makanan dan sanitasi. Badai besar menyebabkan 
banjir di Fiji dan menelan sebelas korban tewas. Lebih dari sepuluh ribu orang 
dievakuasi. Australia sebenarnya tidak bersimpati kepada Fiji sejak pemimpin 
militer Frank Bainimarama mengambil alih kekuasaan melalui kudeta. Namun 
menurut Menlu Australia Stephen Smith hal itu tidak menghalangi pemberian 
bantuan kemanusiaan. Selandia Baru memberi bantuan kepada Fiji senilai hampir 
250 ribu euro.


* RIBUAN PENGUNGSI SRI LANKA TANPA BANTUAN

Puluhan ribu penduduk Sri Lanka mengungsi menyusul pecahnya kekerasan di 
wilayah Utara negara tersebut. Demikian dilaporkan oleh Palang Merah 
Internasional. Menurut organisasi tersebut, pengungsian masal terjadi dari 
wilayah yang masih dikuasai oleh Macan Tamil. Palang Merah Internasional 
mengkhawatirkan keadaan para pengungsi karena tidak mungkin membawa bantuan ke 
wilayah konflik. Sanitasi dan kesehatan pengungsi menjadi masalah utama. 
Tentara Sri Lanka saat ini tengah melakukan serangan besar-besaran terhadap 
Kelompok Macan Tamil. Wilayah di Semenanjung Utara Jaffna yang sebelumnya 
dikuasai oleh Macan Tamil telah diambil alih oleh tentara. Para pemberontak 
saat ini terkonsentrasi di Kabupaten Mullaittivu yang terletak di wilayah 
pantai.


* PESAWAT MENDARAT DARURAT DI NEW YORK

Sebuah pesawat komersial terpaksa melakukan pendaratan darurat di Sungai Hudson 
di kota New York sesaat setelah lepas landas. Pesawat Airbus 320 milik Maskapai 
Penerbangan US Airways itu membawa 155 penumpang, termasuk awak pesawat. Semua 
penumpang selamat. Diduga ini karena pesawat tetap terapung setelah mendarat. 
Beberapa penumpang yang kedinginan dan menderita luka ringan dibawa ke rumah 
sakit. Pesawat tersebut terbang dari New York ke Charlotte di Carolina Utara. 
Menurut otoritas bandar udara, kecelakaan terjadi karena pesawat menabrak 
burung.


* KURSI SENAT OBAMA DIISI KEMBALI

Kursi senat yang ditinggalkan Barack Obama sudah terisi kembali. Roland Burris 
dilantik sebagai senator negara bagian Illinois. Pelantikan ini sebelumnya 
ditentang karena Burris dipilih oleh Gubernur Illinois, Ron Blagojevich. 
Gubernur tersebut dituduh menjual kursi senat. Ia saat ini sedang menjalani 
proses hukum. Burris yang berusia 71 tahun adalah satu-satunya anggota kulit 
hitam dari seratus senator di Amerika.


* PEREMPUAN CINA INGIN LEBIH DARI SATU ANAK

Sebagian besar perempuan di Cina menginginkan lebih dari satu anak. Demikian 
hasil penelitian yang dilakukan oleh pemerintah Cina. Dua pertiga ingin punya 
dua anak, satu laki-laki satu perempuan. Saat ini di daerah perkotaan di Cina 
orang hanya diperbolehkan punya satu anak. Kebijakan satu anak yang diterapkan 
sejak 1979 menurut pemerintah Cina berhasil menekan laju pertumbuhan penduduk. 
Namun demikian kebijakan tersebut banyak ditentang. Aborsi selektif menyebabkan 
di Cina kekurangan anak perempuan. Penelitian tersebut dilakukan pada 2006. 
Tidak jelas apa tujuan penelitian ini. Cina menyatakan tidak akan mengubah 
kebijakan satu anak.


* VIRUS FLU BURUNG DITEMUKAN DI NEPAL

Variasi flu burung yang membahayakan manusia ditemukan di Nepal. Virus H5N1 
menyerang ayam dan bebek di wilayah Kakarvitta, Nepal Timur. Saat ini daerah 
tersebut dinyatakan sebagai wilayah darurat. Ribuan ternak akan dimusnahkan. 
Kakarvitta berbatasan dengan Negara Bagian Bengalen Barat, India. Di sana 
sebelumnya juga ditemukan virus berbahaya tersebut. Otoritas Nepal menempatkan 
polisi tambahan di perbatasan guna mencegah impor ayam dari India. Menurut WHO 
sejak 2003 sidaj 15 negara terjangkit Virus H5N1, terutama di Asia. 247 orang 
meninggal akibat virus tersebut.


* BERITA BURSA

Berbagai bursa saham di Eropa dibuka lebih tinggi setelah menderita rugi secara 
beruntun. Para penanam modal menyambut positif kebijakan pemerintah Amerika 
untuk menekan dampak krisis ekonomi. Index AEX di Amsterdam naik 2,1 persen 
pada 249. Bursa di Frankfurt,  London dan Paris naik 1,2 sampai 1,8 persen. 

Bursa di Tokyo juga bereaksi positif terhadap rencana Amerika. Setelah rugi 
besar pada Kamis kemarin, Index Nikkei Jumat ini ditutup untung 2,5 persen pada 
8230,15.

Index Dow Jones di New York Kamis ditutup untuk 0,1 persen pada 8212,49. Nasdaq 
naik 1,4 persen pada 1511,84.

Satu euro tercatat 1,3228 dolar atau Rp. 14.742

Satu dolar tercatat Rp. 11.169.


* DEMONSTRASI GAZA DI BELANDA DAN INDONESIA-BELANDA TINGKATKAN KERJASAMA

Berbagai harian Belanda pagi ini mengulas rangkaian demonstrasi di Belanda 
menentang kekerasan di Gaza yang sudah berlangsung berminggu-minggu ini di 
berbagai kota di Belanda. Para pengunjuk rasa terdiri dari generasi muda Muslim 
Belanda yang didominasi oleh remaja keturunan Maroko. Mereka mengutuk Israel 
dan menyatakan simpati pada warga Palestina. Mereka juga mengecam pemerintah 
Belanda yang belum juga mengutuk aksi Israel di Gaza. 

Harian Trouw mengulas pertanyaan kenapa para pemuda Belanda keturunan Maroko 
bersimpati kepada Palestina? Alasan pertama karena agama. Para pemuda keturunan 
Maroko yang beragama Islam merasakan solidaritas dengan penderitaan kaum muslim 
Palestina.

Namun menurut Trouw, simpati itu juga muncul karena perasaan tertindas. Maroko 
lama menjadi jajahan Prancis. Sejarah itu masih membekas pada generasi muda 
keturunan Maroko, bahkah bagi mereka yang lahir dan besar di negara lain. Oleh 
karena itu mereka bersimpati pada Palestina yang menurut mereka tertindas oleh 
Israel. 

Sementara itu, Harian de Volkskrant mengulas aksi pengamanan demontrasi. Dalam 
demonstrasi terakhir, Kota Utrecht menurunkan satuan keamanan dalam jumlah 
besar. 'Lebih besar dari jumlah demonstrannya', kata salah seorang pengunjuk 
rasa. 'Apa semua ini perlu?' tanya de Volkskrant.

Dalam beberapa demonstrasi sebelumnya keluar berbagai pernyataan diskriminatif 
terhadap kaum Yahudi. Itu melanggar hukum di Belanda. Para demonstran boleh 
mengeluarkan pernyataan mengutuk negara Israel tapi tidak terhadap Kaum Yahudi, 
karena itu bisa digolongkan pernyataan diskriminasi. Aparat keamanan diturunkan 
untuk  mencegah keluarnya pernyataan-pernyataan diskriminatif. Demikian, de 
Volkskrant. 

Harian berbahasa Inggris The Jakarta Globe mengulas kunjungan Menlu Belanda 
Maxime Verhage ke Indonesia. Dalam kunjungan tersebut dibahas berbagai 
kerjasama bilateral antara Indonesia dan Belanda. 

Kedua negara siap meningkatkan kerjasama luas mencakup masalah perdagangan, 
keamanan, hukum dan hubungan internasional. Salah satunya, Belanda menawarkan 
bantuan teknis kepada Indonesia agar bisa terbang lagi ke Eropa. 

Garuda Indonesia dilarang terbang ke Eropa karena tidak memenuhi standar 
keamanan. Menteri Luar Negeri Belanda Maxime Verhage menyatakan Belanda siap 
membantu Indonesia meningkatkan standar keamanan penerbangan maskapai 
Indonesia. Menanggapi bantuan ini, Menlu Hassan Wirajuda menyatakan optimis 
masalah larangan terbang ke Eropa tersebut akan segera bisa diselesaikan. 

Selain itu, kedua negara juga menyatakan saling membutuhkan. Belanda menyatakan 
Indonesia sebagai mitra penting. Indonesia memegang peran penting di Asia. 
Sementara Indonesia menyatakan Belanda sebagai pintu gerbang perdagangan dengan 
Uni Eropa.

Demikian The Jakarta Globe dan sekian pula ulasan pers kali ini.


* PARLEMEN EROPA TERUS MENEKAN ISRAEL SOAL PERANG GAZA

Di Eropa, kritik terhadap Israel makin besar, paling tidak di Parlemen Eropa. 
Parlemen Eropa yang tengah membahas situasi di Gaza, Kamis kemarin menyerukan 
gencatan senjata seketika dalam resolusi yang diterima luas. Juga anggapan 
bahwa perundingan dengan Hamas tak bisa dielakkan, didukung luas. Laporan 
redaktur Eropa, Johan Huizinga. 


Apakah itu partai sosialis, partai hijau atau partai konservatif, semua datang 
dengan pesan yang sama: suka atau tidak, kita harus berunding dengan Hamas. 
Kendati pertemuan langsung dengan Hamas tidak disebut dalam resolusi akhir 
Parlemen Eropa, sejumlah besar anggota parlemen selama ini cuma menganggap 
Hamas teroris, kini menyimpulkan gerakan ini perlu diajak berunding. 

Kesan umum dalam debat parlemen adalah bahwa mayoritas anggota parlemen 
menyalahkan Israel karena telah menggunakan kekerasan berlebihan terhadap 
Palestina. Demikian kata ketua fraksi sosialis parlemen Eropa, politikus Jerman 
Martin Schulz. 

Martin Schulz: "Israel berhak membela diri. Tapi semua negara demokratis selalu 
harus mempertimbangkan apakah cara yang dipakai membela diri itu memang 
sebanding. Menurut saya dan saya pikir kebanyakan anggota Parlemen Eropa 
sependat, cara yang dipakai sudah tidaklah sebanding lagi."

Menurut Joost Lagendijk, anggota Parlemen Eropa dari partai hijau Belanda, 
parlemen Eropa sudah kehilangan kesabaran terhadap Israel.

Joost Lagendijk: "Resolusi menunjukkan mayoritas anggota parlemen Eropa telah 
kehilangan kesabaran pada taktik dan strategi Israel. Kendati resolusi juga 
mengkritik Hamas, tapi jelas Israellah yang kini menjadi soalnya. Ada seruan 
kuat untuk gencatan senjata seketika." 

Lagipula, tidak melibatkan Hamas dalam perundingan serta menyerang Gaza seperti 
dilakukan Israel, hanya menambah dukungan bagi kelompok-kelompok radikal 
seperti Hamas, tegas Lagendijk. 

Joost Lagendijk: "Israel tidak akan berhasil memusnahkan Hamas. Hamas tetap 
bertahan. Di Tepi Barat Sungai Yordan, dukungan bagi Hamas makin besar, jadi 
berdampak sebaliknya. Jadi sejak awal Israel harus menyikapinya secara lain 
serangan Hamas. Cara yang diterapkan sekarang di satu sisi menambah dukungan 
warga Palestina untuk Hamas. Kedua, dukungan masyarakat internasional untuk 
Israel malah berkurang."

Atau seperti dikatakan Daniel Cohn Bendit, pemimpin fraksi hijau dalam Parlemen 
Eropa, "makin banyak peluru dan makin banyak korban tewas di Gaza, itu malah 
menguntungkan Hamas. Itulah yang mereka kehendaki."


* GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BISAKAH ISRAEL BANGKIT DARI SISA-SIA 
HOLOCAUST?

BISAKAH ISRAEL BANGKIT DARI SISA-SIA HOLOCAUST?

Avraham Burg mantan politikus Israel menguak diskusi dan refleksi masyarakat 
Yahudi dengan buku keduanya "Holocaust atau Pembantaian Orang Yahudi Sudah 
Berlalu, Bangkitlah Dari Abu-abunya". Burg berpendapat, Holocaust adalah 
tonggak sejarah besar bagi orang Yahudi, tetapi Israel telah menggunakan 
pemusnahan bangsa Yahudi tersebut sebagai alat politik. Laporan redaktur siaran 
Arab Abir Sarras.

Menurut Avraham Burg trauma pembantaian massal warga Yahudi semasa Perang Dunia 
Kedua, lebih dari 60 tahun lalu masih membayang-bayangi masyarakat Israel. Itu 
tampak pada retorika maupun kosa-kata orang Israel. Itu berarti bahwa trauma 
holocaust masih saja menghantui orang Israel, termasuk mereka yang tidak 
mengalami sendiri pembantaian massal tersebut.

Avraham Burg: Memang baik untuk mengenang holocaust, bahkan perbuatan suci 
untuk memperingatinya. Tetapi pembunuhan massal orang Yahudi itu tidak bisa 
dipakai sebagai dalih politik untuk berbuat apa saja. Sudah saatnya untuk 
berpikir, mungkin belum berbuat, tapi secara perlahan-lahan meninggalkan trauma 
menuju pada kepercayaan.

Menjiplak trauma
Berpikir tentang masyarakatnya, Avraham Burg berpendapat bahwa berlanjutnya 
trauma menyebabkan masyarakat Israel terus-terusan dilanda ketakutan, bahkan 
paranoia menahun. Ini menyebabkan Israel secara berlebihan menggunakan kekuatan 
militernya, seperti terlihat pada operasi militer Cast and Lead yang tengah 
berlangsung di Gaza. 

Nyaris tidak mungkin untuk berlanjut hidup di Israel tanpa terus-terusan 
diingatkan soal holocaust. Burg berpendapat, trauma perorangan dan trauma 
bersama harus dihormati. Tetapi di lain pihak, negara tidak seharusnya 
meneruskan pengalaman mengerikan ini pada generasi muda. Menarik pelajaran dari 
pengalamannya sendiri, menurut Avraham Burg pemerintah Israel sekarang 
menjiplak trauma masa lampau untuk diterapkan pada generasi muda. Kementerian 
pendidikan Israel mengirim semua murid sekolah menengah ke kamp konsentrasi 
Nazi selama Perang Dunia Kedua di Eropa Timur.

Avraham Burg: Saya punya enam anak, sebagian besar pada kelas dua SMU, pergi ke 
Auschwitz. Dengan lima anak pertama saya gagal, tetapi berhasil pada anak 
keenam. Saya katakan, salah kalau kalian ke sana. Memang kamp konsentrasi itu 
adalah pengalaman yang traumatis dan bab penting pada sejarah Yahudi, tapi saya 
melihatnya sebagai manipulasi perasaan.

Sebagai alternatif, Avraham Burg mengusulkan supaya kementerian pendidikan 
Israel melaksanakan program yang berwawasan luas. Misalnya mengirim murid 
sekolah Arab dan Israel ke Spanyol, melihat peninggalan zaman ketika Yudaisme 
dan Islam hidup damai bersama. Baru setelah itu melihat bagaimana kalangan 
Yahudi menderita di Eropa selama Perang Dunia Kedua. Tapi mereka juga harus 
menekuni tragedi orang Palestina zaman sekarang.

Jangan sampai berulang
Baik kalangan kanan mau pun kiri Israel tahu satu-satunya penyelesaian masalah 
Palestina dan Israel. Yaitu bahwa Israel harus mundur ke perbatasan tahun 1967, 
membongkar sebagian besar wilayah pendudukan Israel, dan bertukar pengungsi. 
Tetapi, menurut Avraham Burg itu hanya penyelesaian politik. 

Ia justru menawarkan pendekatan kemanusiaan untuk memecahkan konflik ini. Motto 
"jangan sampai berulang", jangan hanya diterapkan pada trauma Yahudi selama 
Perang Dunia Kedua, tetapi juga bagi penderitaan warga Palestina. 

Avraham Burg: Ciri khas konflik Timur Tengah dalam 60 tahun terakhir adalah 
terjadinya persaingan trauma. Dan kearifan seorang pemimpin bukannya 
memperberat trauma ini dan membesarkan bara api, tetapi harus duduk dan 
berkata, ya anda punya trauma dan saya menghormati trauma itu. Saya akan datang 
lusa, karena besok kami harus terlebih dahulu memprihatinkan masa depan, dan 
tidak bertempur bagi masa lampau yang lebih baik. 

Pembawa Pesan
Kalangan yang mengkritik Avraham Burg berpendapat ia tidak terlalu perduli pada 
pengalaman Israel. Ini bukan pesan pertama yang disampaikan Burg pada 
masyarakat Israel. Pada tahun 2003 terbit bukunya yang berjudul "Berakhirnya 
Zionisme". Antara lain pada buku itu Burg menulis, "Setelah tidak perduli lagi 
pada anak-anak Palestina, Israel seharusnya tidak terkejut kalau orang 
Palestina diliputi kebencian bahkan sampai meledakkan diri sendiri di 
tengah-tengah masyarakat Israel yang tidak perduli itu."

Dengan buku barunya tentang holocaust Avraham Burg berkata bahwa bukanlah 
pesannya yang kontroversial, tetapi si pembawa pesan itu. Sebagai bekas anggota 
dan ketua Knesset, yaitu parlemen Israel, juga kepala Jewish Agency yaitu 
organisasi Yahudi pertama di Israel, serta calon pemimpin partai Buruh, Burg 
adalah salah satu politikus yang paling dihormati di Israel. Ia juga pernah, 
secara singkat, menjabat presiden Israel, ketika Ezer Weizman mundur. Pada 
tahun 2003, ia mundur dari dunia politik sebagai protes karena tidak adanya 
wawasan masa depan Israel. Sejak itu ia menulis dua buku yang membahas 
faktor-faktor yang menyebabkan mengapa masyarakat Israel seperti sekarang ini.


* GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KETUA BARU MAHKAMAH AGUNG TIDAK MEMBAWA ANGIN 
PERUBAHAN

KETUA BARU MAHKAMAH AGUNG TIDAK MEMBAWA ANGIN PERUBAHAN

intro : Pengangkatan wakil ketua Mahkamah Agung bidang non-yudisial Harifin A. 
Tumpa sebagai ketua baru Mahkamah Agung tidak membawa angin perubahan yang 
signifikan dalam tubuh lembaga hukum tertinggi negara ini. Tantangannya masih 
sama. Banyak perkara penting menumpuk. Tidak ada transparansi. Suka menimbulkan 
kontroversi seperti dalam kasus Munir. Dan sejak era reformasi tahun 1998, 
Makmahah Agung masih belum berhasil mengatasi pelanggaran berat hak-hak asasi 
manusia. Demikian Hendardi dari PBHI Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Jakarta. 

Hendardi: Begini ini sebetulnya penerus dari ketua rezim ketua MA yang lama ya, 
pak Bagir Manan dan sebetulnya kita tidak terlalu berharap banyak hal dari 
kepemimpinan yang baru. Karena sebetulnya tidak ada pembaharuan yang signifikan 
di situ. Kecuali bahwa ditetapkannya usia pensiun hakim 70 sehingga memang yang 
tua-tua termasuk pak Harifin Tumpa, ia yang paling senior dipilih menjadi ketua 
Mahkamah Agung yang baru. 

Dari segi harapan-harapan kemajuan terhadap lembaga ini sendiri, seperti pada 
masa pak Bagir Manan, tidak terlampau banyak yang bisa diharapkan. 
Tantangan-tantangannya pun masih sama, perkara yang menumpuk dan kemudian 
prioritas-prioritas terhadap perkara semacam itu ya.

Radio Nederland Wereldomroep[RNW]: Bung Hendardi, mengapa Anda begitu pesimis 
mengenai citra Mahkamah Agung?

Hendardi: Transparansi atau juga pengurangan perkara-perkara yang menumpuk itu 
tidak terlampau signifikan, kendati sudah dibantu dengan sistim yang lebih 
canggih, lebih baik. 

RNW: Salah satu test caste dari pak Harifin Tumpa adalah misalnya kasus Munir?

Hendardi: Menurut saya ya itu, dan saya kira jika dilihat putusan PK 
Pollycarpus sebelumnya dan dikaitkan dengan putusan kasasi nantinya atau proses 
dan putusan kasasi nantinya terhadap apa kasus di DPR, tentunya Mahkamah Agung 
tidak bisa bergerak di dalam dua cara pandang yang berbeda. Ia harus berada 
dalam satu kerangka pandang, di dalam konteks semacam itu. 

Semestinya ini menjadi prioritas juga bagi Mahkamah Agung, itu yang pertama. 
Yang kedua, juga tidak menciptakan kontroversi baru dengan cara pandang yang 
berbeda dengan cara pandang yang dianut di dalam konteks ketika mengambil 
keputusan PK terhadap Pollycarpus. 

RNW: Jadi penegakan hukum sampai saat ini belum serius ya?

Hendardi: Kalau kita lihat pekerjaan rumah kita sejak masa reformasi tahun '98 
itu paling utama adalah dua hal, pemberantasan korupsi, penegakan hukum atas 
kasus-kasus korupsi yang menjadi penyakit di masyarakat dan di negara ini. Yang 
kedua adalah menyangkut pelanggaran hak asasi manusia berat atau kejahatan HAM. 
Masalah korupsi kita harus akui bahwa banyak kemajuan-kemajuan di situ. 

Baik dari segi perundang-undangan, segi institusionalisasi maupun dari sudut 
penegakan hukumnya sendiri. Kendati memang kita lihat masih ada banyak kasus 
yang tebang pilih atau semacam itu, tetapi itu relatif berjalan. Ketimbang 
kasus-kasus pelanggaran atau kejahatan hak asasi manusia berat. Yang umumnya 
kita lihat bahwa bukan saja tersendat-sendat tapi bahkan kalaupun ada 
pengadilan, para tersangkanya seperti peradilan Timor-Timur lepas, atau seperti 
kasus Munir ini yang begitu tersendat dan sulit begitu banyak batu 
sandungannya.   

RNW: Dengan kata lain sejak era reformasi penegakan hukum di Indonesia masih 
berjalan sangat seret?

Hendardi: Ya, begitulah kira-kira.

RNW: Oke, terimakasih bung Hendardi.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke