--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 16 Januari 2009 15:40 UTC ** GENCATAN SENJATA DI GAZA MASIH LAMA ** TETARA BELANDA MULAI AKSI MILITER DI AFGANISTAN ** BUSH BELA KEBIJAKANNYA SEBAGAI PRESIDEN ** TOPIK ULASAN PERS: DEMONSTRASI GAZA DI BELANDA DAN INDONESIA-BELANDA TINGKATKAN KERJASAMA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PARLEMEN EROPA TERUS MENEKAN ISRAEL SOAL PERANG GAZA * GENCATAN SENJATA DI GAZA MASIH LAMA Gencatan senjata di Jalur Gaza masih belum bisa diwujudkan dalam waktu dekat. Demikian Sekjen PBB Ban Ki-moon. Israel saat ini tengah mempelajari usulan gencatan senjata yang diajukan oleh Mesir dan Hamas. Usulan itu mensyaratkan Israel mundur dari Gaza dan membuka blokade perbatasan. Sementara itu menteri luar negeri Israel Tzipi Livni saat ini tengah menuju Washington. Di sana ia akan membahas perjanjian dengan Amerika mengenai penghentian penyelundupan senjata melalui lorong bawah tanah dari Mesir untuk Hamas. Sementara itu, Kamis kemarin Mendagri pemerintah Hamas, Saeed Seyyam tewas dalam sebuah serangan udara di Gaza. Selain itu, serangan juga menghancurkan gedung Organisasi Bantuan PBB UNWRA, sebuah rumah sakit dan gedung media. Jumlah korban tewas di Jalur Gaza saat ini lebih dari 1100 orang. Korban luka-luka mencapai lebih dari lima ribu orang. * TETARA BELANDA MULAI AKSI MILITER DI AFGANISTAN Tentara Belanda memulai serangan militer besar-besaran di Lembah Baluchi, propinsi Uruzgan di Afganistan. Demikian disampaikan Menteri Pertahanan Belanda. Serangan tersebut dilakukan bersama tentara Afganistan dan Australia. Operasi yang diberi nama Tura Ghar itu melibatkan sekitar delapan ratus tentara. Beberapa peleton sudah masuk ke wilayah Lembah Baluchi sejak Sabtu kemarin yang didukung berbagai pesawat pengintai, helikopter tempur dan helikopter transport. * BUSH BELA KEBIJAKANNYA SEBAGAI PRESIDEN Presiden Amerika Serikat George W. Bush dalam pidato perpisahannya membela berbagai kebijakan yang diambilnya. Ia mengakui beberapa langkahnya kontroversial. Namun, menurut Bush sejak serangan September 2001 Amerika sekarang lebih aman. Tidak ada lagi serangan dalam tujuh tahun terakhir. Namun demikian, Bush mengingatkan serangan teroris masih menjadi tantangan yang harus dihadapi presiden mendatang, Barack Obama. Selain itu ia juga membela kebijakannya tentang Irak dan Afganistan. Menurut Bush, kedua negara sekarang menjadi negara demokrasi muda. * ZIMBABWE CETAK UANG KERTAS BERNILAI 100 MILYAR Bank Central Zimbabwe kembali akan mengeluarkan uang baru bernilai luar biasa besar. Uang kertas senilai 100 milyar dolar Zimbabwe akan dicetak setelah sebelumnya Bank Sentral mengeluarkan uang kertas bernilai 20,10 dan 50 milyar. Uang baru 100 milyar tersebut di pasar gelap saat ini berharga sekitar 230 euro. Namun demikian, diduga besok harga akan turun drastis. Zimbabwe adalah negara dengan tingkat inflasi tertinggi di dunia. Menurut angka terakhir yang dikeluarkan Juli tahun lalu, inflasi mencapai 231 juta persen. Namun demikian, menurut beberapa sumber, inflasi nyata jauh lebih tinggi. * AUSTRALIA DAN SELANDIA BARU BANTU FIJI Australia memberi bantuan lebih dari satu setengah juta euro kepada Fiji yang dilanda banjir dan tanah longsor. Satu juta euro untuk pembangunan kembali dan selebihnya untuk penyediaan air, makanan dan sanitasi. Badai besar menyebabkan banjir di Fiji dan menelan sebelas korban tewas. Lebih dari sepuluh ribu orang dievakuasi. Australia sebenarnya tidak bersimpati kepada Fiji sejak pemimpin militer Frank Bainimarama mengambil alih kekuasaan melalui kudeta. Namun menurut Menlu Australia Stephen Smith hal itu tidak menghalangi pemberian bantuan kemanusiaan. Selandia Baru memberi bantuan kepada Fiji senilai hampir 250 ribu euro. * RIBUAN PENGUNGSI SRI LANKA TANPA BANTUAN Puluhan ribu penduduk Sri Lanka mengungsi menyusul pecahnya kekerasan di wilayah Utara negara tersebut. Demikian dilaporkan oleh Palang Merah Internasional. Menurut organisasi tersebut, pengungsian masal terjadi dari wilayah yang masih dikuasai oleh Macan Tamil. Palang Merah Internasional mengkhawatirkan keadaan para pengungsi karena tidak mungkin membawa bantuan ke wilayah konflik. Sanitasi dan kesehatan pengungsi menjadi masalah utama. Tentara Sri Lanka saat ini tengah melakukan serangan besar-besaran terhadap Kelompok Macan Tamil. Wilayah di Semenanjung Utara Jaffna yang sebelumnya dikuasai oleh Macan Tamil telah diambil alih oleh tentara. Para pemberontak saat ini terkonsentrasi di Kabupaten Mullaittivu yang terletak di wilayah pantai. * PESAWAT MENDARAT DARURAT DI NEW YORK Sebuah pesawat komersial terpaksa melakukan pendaratan darurat di Sungai Hudson di kota New York sesaat setelah lepas landas. Pesawat Airbus 320 milik Maskapai Penerbangan US Airways itu membawa 155 penumpang, termasuk awak pesawat. Semua penumpang selamat. Diduga ini karena pesawat tetap terapung setelah mendarat. Beberapa penumpang yang kedinginan dan menderita luka ringan dibawa ke rumah sakit. Pesawat tersebut terbang dari New York ke Charlotte di Carolina Utara. Menurut otoritas bandar udara, kecelakaan terjadi karena pesawat menabrak burung. * KURSI SENAT OBAMA DIISI KEMBALI Kursi senat yang ditinggalkan Barack Obama sudah terisi kembali. Roland Burris dilantik sebagai senator negara bagian Illinois. Pelantikan ini sebelumnya ditentang karena Burris dipilih oleh Gubernur Illinois, Ron Blagojevich. Gubernur tersebut dituduh menjual kursi senat. Ia saat ini sedang menjalani proses hukum. Burris yang berusia 71 tahun adalah satu-satunya anggota kulit hitam dari seratus senator di Amerika. * PEREMPUAN CINA INGIN LEBIH DARI SATU ANAK Sebagian besar perempuan di Cina menginginkan lebih dari satu anak. Demikian hasil penelitian yang dilakukan oleh pemerintah Cina. Dua pertiga ingin punya dua anak, satu laki-laki satu perempuan. Saat ini di daerah perkotaan di Cina orang hanya diperbolehkan punya satu anak. Kebijakan satu anak yang diterapkan sejak 1979 menurut pemerintah Cina berhasil menekan laju pertumbuhan penduduk. Namun demikian kebijakan tersebut banyak ditentang. Aborsi selektif menyebabkan di Cina kekurangan anak perempuan. Penelitian tersebut dilakukan pada 2006. Tidak jelas apa tujuan penelitian ini. Cina menyatakan tidak akan mengubah kebijakan satu anak. * VIRUS FLU BURUNG DITEMUKAN DI NEPAL Variasi flu burung yang membahayakan manusia ditemukan di Nepal. Virus H5N1 menyerang ayam dan bebek di wilayah Kakarvitta, Nepal Timur. Saat ini daerah tersebut dinyatakan sebagai wilayah darurat. Ribuan ternak akan dimusnahkan. Kakarvitta berbatasan dengan Negara Bagian Bengalen Barat, India. Di sana sebelumnya juga ditemukan virus berbahaya tersebut. Otoritas Nepal menempatkan polisi tambahan di perbatasan guna mencegah impor ayam dari India. Menurut WHO sejak 2003 sidaj 15 negara terjangkit Virus H5N1, terutama di Asia. 247 orang meninggal akibat virus tersebut. * BERITA BURSA Berbagai bursa saham di Eropa dibuka lebih tinggi setelah menderita rugi secara beruntun. Para penanam modal menyambut positif kebijakan pemerintah Amerika untuk menekan dampak krisis ekonomi. Index AEX di Amsterdam naik 2,1 persen pada 249. Bursa di Frankfurt, London dan Paris naik 1,2 sampai 1,8 persen. Bursa di Tokyo juga bereaksi positif terhadap rencana Amerika. Setelah rugi besar pada Kamis kemarin, Index Nikkei Jumat ini ditutup untung 2,5 persen pada 8230,15. Index Dow Jones di New York Kamis ditutup untuk 0,1 persen pada 8212,49. Nasdaq naik 1,4 persen pada 1511,84. Satu euro tercatat 1,3228 dolar atau Rp. 14.742 Satu dolar tercatat Rp. 11.169. * DEMONSTRASI GAZA DI BELANDA DAN INDONESIA-BELANDA TINGKATKAN KERJASAMA Berbagai harian Belanda pagi ini mengulas rangkaian demonstrasi di Belanda menentang kekerasan di Gaza yang sudah berlangsung berminggu-minggu ini di berbagai kota di Belanda. Para pengunjuk rasa terdiri dari generasi muda Muslim Belanda yang didominasi oleh remaja keturunan Maroko. Mereka mengutuk Israel dan menyatakan simpati pada warga Palestina. Mereka juga mengecam pemerintah Belanda yang belum juga mengutuk aksi Israel di Gaza. Harian Trouw mengulas pertanyaan kenapa para pemuda Belanda keturunan Maroko bersimpati kepada Palestina? Alasan pertama karena agama. Para pemuda keturunan Maroko yang beragama Islam merasakan solidaritas dengan penderitaan kaum muslim Palestina. Namun menurut Trouw, simpati itu juga muncul karena perasaan tertindas. Maroko lama menjadi jajahan Prancis. Sejarah itu masih membekas pada generasi muda keturunan Maroko, bahkah bagi mereka yang lahir dan besar di negara lain. Oleh karena itu mereka bersimpati pada Palestina yang menurut mereka tertindas oleh Israel. Sementara itu, Harian de Volkskrant mengulas aksi pengamanan demontrasi. Dalam demonstrasi terakhir, Kota Utrecht menurunkan satuan keamanan dalam jumlah besar. 'Lebih besar dari jumlah demonstrannya', kata salah seorang pengunjuk rasa. 'Apa semua ini perlu?' tanya de Volkskrant. Dalam beberapa demonstrasi sebelumnya keluar berbagai pernyataan diskriminatif terhadap kaum Yahudi. Itu melanggar hukum di Belanda. Para demonstran boleh mengeluarkan pernyataan mengutuk negara Israel tapi tidak terhadap Kaum Yahudi, karena itu bisa digolongkan pernyataan diskriminasi. Aparat keamanan diturunkan untuk mencegah keluarnya pernyataan-pernyataan diskriminatif. Demikian, de Volkskrant. Harian berbahasa Inggris The Jakarta Globe mengulas kunjungan Menlu Belanda Maxime Verhage ke Indonesia. Dalam kunjungan tersebut dibahas berbagai kerjasama bilateral antara Indonesia dan Belanda. Kedua negara siap meningkatkan kerjasama luas mencakup masalah perdagangan, keamanan, hukum dan hubungan internasional. Salah satunya, Belanda menawarkan bantuan teknis kepada Indonesia agar bisa terbang lagi ke Eropa. Garuda Indonesia dilarang terbang ke Eropa karena tidak memenuhi standar keamanan. Menteri Luar Negeri Belanda Maxime Verhage menyatakan Belanda siap membantu Indonesia meningkatkan standar keamanan penerbangan maskapai Indonesia. Menanggapi bantuan ini, Menlu Hassan Wirajuda menyatakan optimis masalah larangan terbang ke Eropa tersebut akan segera bisa diselesaikan. Selain itu, kedua negara juga menyatakan saling membutuhkan. Belanda menyatakan Indonesia sebagai mitra penting. Indonesia memegang peran penting di Asia. Sementara Indonesia menyatakan Belanda sebagai pintu gerbang perdagangan dengan Uni Eropa. Demikian The Jakarta Globe dan sekian pula ulasan pers kali ini. * PARLEMEN EROPA TERUS MENEKAN ISRAEL SOAL PERANG GAZA Di Eropa, kritik terhadap Israel makin besar, paling tidak di Parlemen Eropa. Parlemen Eropa yang tengah membahas situasi di Gaza, Kamis kemarin menyerukan gencatan senjata seketika dalam resolusi yang diterima luas. Juga anggapan bahwa perundingan dengan Hamas tak bisa dielakkan, didukung luas. Laporan redaktur Eropa, Johan Huizinga. Apakah itu partai sosialis, partai hijau atau partai konservatif, semua datang dengan pesan yang sama: suka atau tidak, kita harus berunding dengan Hamas. Kendati pertemuan langsung dengan Hamas tidak disebut dalam resolusi akhir Parlemen Eropa, sejumlah besar anggota parlemen selama ini cuma menganggap Hamas teroris, kini menyimpulkan gerakan ini perlu diajak berunding. Kesan umum dalam debat parlemen adalah bahwa mayoritas anggota parlemen menyalahkan Israel karena telah menggunakan kekerasan berlebihan terhadap Palestina. Demikian kata ketua fraksi sosialis parlemen Eropa, politikus Jerman Martin Schulz. Martin Schulz: "Israel berhak membela diri. Tapi semua negara demokratis selalu harus mempertimbangkan apakah cara yang dipakai membela diri itu memang sebanding. Menurut saya dan saya pikir kebanyakan anggota Parlemen Eropa sependat, cara yang dipakai sudah tidaklah sebanding lagi." Menurut Joost Lagendijk, anggota Parlemen Eropa dari partai hijau Belanda, parlemen Eropa sudah kehilangan kesabaran terhadap Israel. Joost Lagendijk: "Resolusi menunjukkan mayoritas anggota parlemen Eropa telah kehilangan kesabaran pada taktik dan strategi Israel. Kendati resolusi juga mengkritik Hamas, tapi jelas Israellah yang kini menjadi soalnya. Ada seruan kuat untuk gencatan senjata seketika." Lagipula, tidak melibatkan Hamas dalam perundingan serta menyerang Gaza seperti dilakukan Israel, hanya menambah dukungan bagi kelompok-kelompok radikal seperti Hamas, tegas Lagendijk. Joost Lagendijk: "Israel tidak akan berhasil memusnahkan Hamas. Hamas tetap bertahan. Di Tepi Barat Sungai Yordan, dukungan bagi Hamas makin besar, jadi berdampak sebaliknya. Jadi sejak awal Israel harus menyikapinya secara lain serangan Hamas. Cara yang diterapkan sekarang di satu sisi menambah dukungan warga Palestina untuk Hamas. Kedua, dukungan masyarakat internasional untuk Israel malah berkurang." Atau seperti dikatakan Daniel Cohn Bendit, pemimpin fraksi hijau dalam Parlemen Eropa, "makin banyak peluru dan makin banyak korban tewas di Gaza, itu malah menguntungkan Hamas. Itulah yang mereka kehendaki." * GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BISAKAH ISRAEL BANGKIT DARI SISA-SIA HOLOCAUST? BISAKAH ISRAEL BANGKIT DARI SISA-SIA HOLOCAUST? Avraham Burg mantan politikus Israel menguak diskusi dan refleksi masyarakat Yahudi dengan buku keduanya "Holocaust atau Pembantaian Orang Yahudi Sudah Berlalu, Bangkitlah Dari Abu-abunya". Burg berpendapat, Holocaust adalah tonggak sejarah besar bagi orang Yahudi, tetapi Israel telah menggunakan pemusnahan bangsa Yahudi tersebut sebagai alat politik. Laporan redaktur siaran Arab Abir Sarras. Menurut Avraham Burg trauma pembantaian massal warga Yahudi semasa Perang Dunia Kedua, lebih dari 60 tahun lalu masih membayang-bayangi masyarakat Israel. Itu tampak pada retorika maupun kosa-kata orang Israel. Itu berarti bahwa trauma holocaust masih saja menghantui orang Israel, termasuk mereka yang tidak mengalami sendiri pembantaian massal tersebut. Avraham Burg: Memang baik untuk mengenang holocaust, bahkan perbuatan suci untuk memperingatinya. Tetapi pembunuhan massal orang Yahudi itu tidak bisa dipakai sebagai dalih politik untuk berbuat apa saja. Sudah saatnya untuk berpikir, mungkin belum berbuat, tapi secara perlahan-lahan meninggalkan trauma menuju pada kepercayaan. Menjiplak trauma Berpikir tentang masyarakatnya, Avraham Burg berpendapat bahwa berlanjutnya trauma menyebabkan masyarakat Israel terus-terusan dilanda ketakutan, bahkan paranoia menahun. Ini menyebabkan Israel secara berlebihan menggunakan kekuatan militernya, seperti terlihat pada operasi militer Cast and Lead yang tengah berlangsung di Gaza. Nyaris tidak mungkin untuk berlanjut hidup di Israel tanpa terus-terusan diingatkan soal holocaust. Burg berpendapat, trauma perorangan dan trauma bersama harus dihormati. Tetapi di lain pihak, negara tidak seharusnya meneruskan pengalaman mengerikan ini pada generasi muda. Menarik pelajaran dari pengalamannya sendiri, menurut Avraham Burg pemerintah Israel sekarang menjiplak trauma masa lampau untuk diterapkan pada generasi muda. Kementerian pendidikan Israel mengirim semua murid sekolah menengah ke kamp konsentrasi Nazi selama Perang Dunia Kedua di Eropa Timur. Avraham Burg: Saya punya enam anak, sebagian besar pada kelas dua SMU, pergi ke Auschwitz. Dengan lima anak pertama saya gagal, tetapi berhasil pada anak keenam. Saya katakan, salah kalau kalian ke sana. Memang kamp konsentrasi itu adalah pengalaman yang traumatis dan bab penting pada sejarah Yahudi, tapi saya melihatnya sebagai manipulasi perasaan. Sebagai alternatif, Avraham Burg mengusulkan supaya kementerian pendidikan Israel melaksanakan program yang berwawasan luas. Misalnya mengirim murid sekolah Arab dan Israel ke Spanyol, melihat peninggalan zaman ketika Yudaisme dan Islam hidup damai bersama. Baru setelah itu melihat bagaimana kalangan Yahudi menderita di Eropa selama Perang Dunia Kedua. Tapi mereka juga harus menekuni tragedi orang Palestina zaman sekarang. Jangan sampai berulang Baik kalangan kanan mau pun kiri Israel tahu satu-satunya penyelesaian masalah Palestina dan Israel. Yaitu bahwa Israel harus mundur ke perbatasan tahun 1967, membongkar sebagian besar wilayah pendudukan Israel, dan bertukar pengungsi. Tetapi, menurut Avraham Burg itu hanya penyelesaian politik. Ia justru menawarkan pendekatan kemanusiaan untuk memecahkan konflik ini. Motto "jangan sampai berulang", jangan hanya diterapkan pada trauma Yahudi selama Perang Dunia Kedua, tetapi juga bagi penderitaan warga Palestina. Avraham Burg: Ciri khas konflik Timur Tengah dalam 60 tahun terakhir adalah terjadinya persaingan trauma. Dan kearifan seorang pemimpin bukannya memperberat trauma ini dan membesarkan bara api, tetapi harus duduk dan berkata, ya anda punya trauma dan saya menghormati trauma itu. Saya akan datang lusa, karena besok kami harus terlebih dahulu memprihatinkan masa depan, dan tidak bertempur bagi masa lampau yang lebih baik. Pembawa Pesan Kalangan yang mengkritik Avraham Burg berpendapat ia tidak terlalu perduli pada pengalaman Israel. Ini bukan pesan pertama yang disampaikan Burg pada masyarakat Israel. Pada tahun 2003 terbit bukunya yang berjudul "Berakhirnya Zionisme". Antara lain pada buku itu Burg menulis, "Setelah tidak perduli lagi pada anak-anak Palestina, Israel seharusnya tidak terkejut kalau orang Palestina diliputi kebencian bahkan sampai meledakkan diri sendiri di tengah-tengah masyarakat Israel yang tidak perduli itu." Dengan buku barunya tentang holocaust Avraham Burg berkata bahwa bukanlah pesannya yang kontroversial, tetapi si pembawa pesan itu. Sebagai bekas anggota dan ketua Knesset, yaitu parlemen Israel, juga kepala Jewish Agency yaitu organisasi Yahudi pertama di Israel, serta calon pemimpin partai Buruh, Burg adalah salah satu politikus yang paling dihormati di Israel. Ia juga pernah, secara singkat, menjabat presiden Israel, ketika Ezer Weizman mundur. Pada tahun 2003, ia mundur dari dunia politik sebagai protes karena tidak adanya wawasan masa depan Israel. Sejak itu ia menulis dua buku yang membahas faktor-faktor yang menyebabkan mengapa masyarakat Israel seperti sekarang ini. * GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KETUA BARU MAHKAMAH AGUNG TIDAK MEMBAWA ANGIN PERUBAHAN KETUA BARU MAHKAMAH AGUNG TIDAK MEMBAWA ANGIN PERUBAHAN intro : Pengangkatan wakil ketua Mahkamah Agung bidang non-yudisial Harifin A. Tumpa sebagai ketua baru Mahkamah Agung tidak membawa angin perubahan yang signifikan dalam tubuh lembaga hukum tertinggi negara ini. Tantangannya masih sama. Banyak perkara penting menumpuk. Tidak ada transparansi. Suka menimbulkan kontroversi seperti dalam kasus Munir. Dan sejak era reformasi tahun 1998, Makmahah Agung masih belum berhasil mengatasi pelanggaran berat hak-hak asasi manusia. Demikian Hendardi dari PBHI Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Jakarta. Hendardi: Begini ini sebetulnya penerus dari ketua rezim ketua MA yang lama ya, pak Bagir Manan dan sebetulnya kita tidak terlalu berharap banyak hal dari kepemimpinan yang baru. Karena sebetulnya tidak ada pembaharuan yang signifikan di situ. Kecuali bahwa ditetapkannya usia pensiun hakim 70 sehingga memang yang tua-tua termasuk pak Harifin Tumpa, ia yang paling senior dipilih menjadi ketua Mahkamah Agung yang baru. Dari segi harapan-harapan kemajuan terhadap lembaga ini sendiri, seperti pada masa pak Bagir Manan, tidak terlampau banyak yang bisa diharapkan. Tantangan-tantangannya pun masih sama, perkara yang menumpuk dan kemudian prioritas-prioritas terhadap perkara semacam itu ya. Radio Nederland Wereldomroep[RNW]: Bung Hendardi, mengapa Anda begitu pesimis mengenai citra Mahkamah Agung? Hendardi: Transparansi atau juga pengurangan perkara-perkara yang menumpuk itu tidak terlampau signifikan, kendati sudah dibantu dengan sistim yang lebih canggih, lebih baik. RNW: Salah satu test caste dari pak Harifin Tumpa adalah misalnya kasus Munir? Hendardi: Menurut saya ya itu, dan saya kira jika dilihat putusan PK Pollycarpus sebelumnya dan dikaitkan dengan putusan kasasi nantinya atau proses dan putusan kasasi nantinya terhadap apa kasus di DPR, tentunya Mahkamah Agung tidak bisa bergerak di dalam dua cara pandang yang berbeda. Ia harus berada dalam satu kerangka pandang, di dalam konteks semacam itu. Semestinya ini menjadi prioritas juga bagi Mahkamah Agung, itu yang pertama. Yang kedua, juga tidak menciptakan kontroversi baru dengan cara pandang yang berbeda dengan cara pandang yang dianut di dalam konteks ketika mengambil keputusan PK terhadap Pollycarpus. RNW: Jadi penegakan hukum sampai saat ini belum serius ya? Hendardi: Kalau kita lihat pekerjaan rumah kita sejak masa reformasi tahun '98 itu paling utama adalah dua hal, pemberantasan korupsi, penegakan hukum atas kasus-kasus korupsi yang menjadi penyakit di masyarakat dan di negara ini. Yang kedua adalah menyangkut pelanggaran hak asasi manusia berat atau kejahatan HAM. Masalah korupsi kita harus akui bahwa banyak kemajuan-kemajuan di situ. Baik dari segi perundang-undangan, segi institusionalisasi maupun dari sudut penegakan hukumnya sendiri. Kendati memang kita lihat masih ada banyak kasus yang tebang pilih atau semacam itu, tetapi itu relatif berjalan. Ketimbang kasus-kasus pelanggaran atau kejahatan hak asasi manusia berat. Yang umumnya kita lihat bahwa bukan saja tersendat-sendat tapi bahkan kalaupun ada pengadilan, para tersangkanya seperti peradilan Timor-Timur lepas, atau seperti kasus Munir ini yang begitu tersendat dan sulit begitu banyak batu sandungannya. RNW: Dengan kata lain sejak era reformasi penegakan hukum di Indonesia masih berjalan sangat seret? Hendardi: Ya, begitulah kira-kira. RNW: Oke, terimakasih bung Hendardi. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
