--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Kamis 05 Februari 2009 15:11 UTC ** INDONESIA, THAILAND DAN AS LATIHAN PERANG ** PM PALESTINA UMUMKAN BANTUAN PEMBANGUNAN KEMBALI GAZA ** ASKES UNTUK JUTAAN ANAK MISKIN AMERIKA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: EROPA INGIN LINDUNGI IKAN HIU ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: RUSIA BANGKIT LAGI AGAK NORAK ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: RENCANA EROPA MENINDAK PENDATANG ILEGAL DIJAMIN GAGAL ** TOPIK GEMA WARTA: MACAN TAMIL KEHILANGAN BASIS KEKUASAANNYA ** TOPIK PERS: KORUT MENDZOLIMI KRISTEN DAN BELANDA BANTU JAKARTA KERUK KALI ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BELAJAR SOAL KERAGAMAN DI SANGGAR KREATIVITAS ANAK ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: ABU KARIM YANG IDEALIS DAN BERWAWASAN LUAS * INDONESIA, THAILAND DAN AS LATIHAN PERANG Thailand menjadi tuan rumah latihan perang bersama Amerika Serikat. Latihan perang di Thailand Utara itu diberi nama Cobra Gold. Selain Thailand dan Amerika Serikat, Indonesia, Jepang dan Singapura juga ikut serta. Seluruhnya 12 ribu serdadu terlibat dalam simulasi operasi besar-besaran menjaga perdamaian dan bantuan kemanusiaan. Latihan militer bersandi Cobra Gold itu berlangsung selama dua pekan dan tahun ini latihan yang ke 28. * PM PALESTINA UMUMKAN BANTUAN PEMBANGUNAN KEMBALI GAZA Perdana Menteri Palestina, Salam Fayyad mengumumkan paket bantuan untuk membangun kembali Jalur Gaza. Dana 600 juta euro itu diharapkan cukup untuk membangun kembali rumah dan wilayah yang hancur dibom. Sebagian besar dana berasal dari sumbangan. Amerika Serikat dan organisasi donor Barat mengucurkan bantuan tidak melalui Hamas, tetapi lewat Pemerintahan Presiden Mahmoud Abbas. Masalahnya pemerintah Abbas tidak punya wewenang di Jalur Gaza. * ASKES UNTUK JUTAAN ANAK MISKIN AMERIKA Pemerintah Amerika Serikat memberikan asuransi kesehatan pada tiga setengah juta anak miskin negeri itu. Presiden Barack Obama menandatangani undang-undang yang memperluas sarana kesehatan bagi anak-anak. Undang-undang ini adalah bagian janji kampanye Obama. Kebijakan yang membutuhkan 33 milyar dolar itu akan didanai dari tambahan kutipan pajak tembakau. Pendahulu Obama, George W. Bush sudah dua kali menghalangi rancangan bantuan kesehatan untuk kaum miskin ini. Bush berdalih, undang-undang ini akan menambah beban pajak dan membuka peluang penyalahgunaan. Sekitar 45 juta penduduk Amerika tidak punya asuransi kesehatan. Obama menjadikan reformasi sektor kesehatan sebagai salah satu target utama pemerintahannya. * SRI LANKA TAWARKAN AMNESTI PADA MACAN TAMIL Pemerintah Sri Lanka menawarkan amnesti pada pemberontak Macan Tamil kalau mereka menyerah. Demikian Perdana Menteri Ratnasiri Wickremanayake. Ia menangkap tanda-tanda bahwa berbagai kelompok pejuang Tamil yang bersedia menyerahkan diri. "Kami siap menyambut mereka dengan baik," demikian Wickremanayake. Sejauh ini masih belum dibicarakan soal persyaratan mendapatkan pengampunan. Tidak jelas apakah pemimpin Macan Tamil juga mendapat pengampunan serupa. Sebelumnya pemerintah Sri Lanka mengatakan pemimpin Tamil seperti Velupillai dan komandan-komandannya tidak mendapat pengampunan. Aksi militer besar-besaran tentara Sri Lanka bulan-bulan belakangan ini merebut hampir semua wilayah Macan Tamil di Utara dan Timur negeri itu. Macan Tamil kini hanya melakukan gerilya di kawasan hutan belantara. * PEMIMPIN FARC TIDAK DIEKSTRADISI KE AMERIKA Pemimpin pemberontak Kolombia, FARC yang diyakini menculik tiga sandera warga Serikat, tidak akan diekstradisi ke Amerika Serikat. Dengan demikian mahkamah agung Kolombia menolak permohonan yang diajukan pemerintah Amerika Serikat. Alexander Farfan, pemimpin FARC yang dijuluki Kaca Mata itu ditangkap Juli tahun lalu pada operasi militer. Amerika Serikat ingin mengadili Farfan dengan tuduhan terorisme. Mahkamah Agung di Kolombia menyatakan bahwa ia diadili di Colombia tempat kejahatan terjadi. Tiga warga Amerika disandera ketika pesawat mereka jatuh di hutan Kolombia. * KEADAAN DARURAT KEPULAUAN SOLOMON Kepulauan Solomon memberlakukan keadaan darurat akibat banjir. Luapan air diakibatkan hujan lebat. Sejauh ini banjir menewaskan delapan orang penduduk. 13 orang dilaporkan hilang. Pemerintah Kepulauan Solomon meminta bantuan kalangan internasional. Negeri kepulauan ini terletak di wilayah setalan Samudra Teduh. Sejak Desember lalu negara-negara di kawasan seperti Fiji, Papua Nugini, Mikronesia, Kepulauan Marshall dan Australia Timur Laut dilanda bancir. * PENEMUAN FOSIL ULAR RAKSASA Pakar arkeologi menemukan fosil kerangka ular raksasa di tambang batu bara Kolombia. Binatang merayap itu konon berukuran sepanjang 13 meter dan memiliki berat 700 kg. Menurut para pakar ular raksasa itu memakan buaya dan penyu air. Reptiel besar itu diperkirakan hidup sekitar 60 juta thun silam. Habitatnya diduga diwilayah hutan tropis Amerika Latin. * KAPAL UKRAINA TERSANDERA DI SOMALIA BEBAS Kapal Ukraina pengangkut senjata yang disandera di Somalia, dilepas. Latar belakang pembebasan ini masih belum diketahui. Seorang Somalia yang terlibat perundingan dengan pihak perompak mengatakan bahwa Ukraina membayar tebusan sua setengah juta euro. Sementara itu pemerintah Ukraina di Kiev menyebutkan kapal berhasil dilepas berkat aksi pembebasan oleh militer Ukraina dan pasukan asing. Mereka tidak menyinggung soal uang tebusan. Kapal MV Faina disekap sejak September 2008. Kapal pengangkut kendaraan lapis baja itu membawa 20 awak. Selain perompakannya sendiri, muatan kapal juga menjadi pusat perhatian. Resminya kendaraan perang itu ditujukan untuk angkatan bersenjata Kenia. Namun kalangan diplomat menduga muatan itu untuk pemberontak Sudan. * EROPA INGIN LINDUNGI IKAN HIU Apakah terperangkap jala nelayan, atau sengaja ditangkap untuk sup sirip hiu, yang jelas, makin banyak ikan hiu dimangsa pemburu. Eropa ingin menjadi pelopor perlindungan ikan hiu dari praktek-praktek biadab, seperti pemotongan sirip hidup-hidup. Tapi untuk itu Eropa harus terlebih dahulu mengaku turut bersalah. Laporan redaktur Eropa, Perro de Jong. Yang pasti, ikan hiu bukan mesin pembunuh seperti bisa dilihat dalam film Jaws, ujar Michael Laterveer, kurator Dunia Laut Blijdorp, Rotterdam. Seperti anjing Michael Laterveer melatih ikan hiu mendorong cakram dengan hidungnya, sehingga menghasilkan bunyi tertentu. Kalau berhasil, hiu itu diberi makan ikan haring. Tujuannya untuk melihat apakah ikan hiu cukup cerdas untuk misalnya menghindari jala nelayan. Mereka sering terperangkap jala, secara kebetulan. Michael Laterveer: "Saya tidak mau melatih ikan hiu bisa berbuat segala macam. Saya hanya ingin memperlihatkan bahwa kecerdasan ikan hiu bisa dibandingkan dengan kecerdasan anjing. Telah kami buktikan ikan hiu mampu membedakan dua cakram yang berbeda. Kemudian kami lihat bagaimana bisa mencegah supaya ikan hiu tidak terperangkap jala nelayan. Kalau memasang gelombang elektromagnet pada jala, yang bisa dicerap ikan hiu, maka dia bisa mengambil kesimpulan: ada sesuatu yang tak beres di sini, sesuatu yang tidak normal." Memotong sirip Tapi cerdas atau tidak, ancaman terbesar ikan hiu tetap saja 'pemotongan sirip': setelah memotong sirip hidup-hidup, ikan hiu dilempar kembali ke laut. Di pasar Asia, sirip ikan hiu bisa menghasilkan ratusan dolar. Sup sirip hiu meningkatkan gengsi seseorang dan dikenal sebagai obat mujarab mengatasi kepala botak sampai kemandulan. Sementara itu bangkai ikan hiu bertumpuk-tumpuk. Terutama restoran Italia, Jerman dan Britania-Raya, seringkali menyajikan masakan daging ikan hiu. Di kedai ikan goreng Fish & Chips misalnya. Eropa sudah bertahun-tahun melarang pemotongan sirip ikan hiu. Tapi menurut Irene Kingma, juru bicara Shark Alliance cabang Belanda, sejauh ini, larangan tersebut tidaklah memadai. Irene Kingma: "Undang undang ikan hiu Eropa, sebenarnya yang paling lemah di dunia. Eropa kurang memperhatikan rekomendasi ilmiah. Ditambah lagi masalah pemotongan sirip ikan hiu. Itu resmi dilarang. Tapi, ada peraturan yang memperbolehkan nelayan memotong sirip ikan hiu di kapal, serta mengimpor bangkai serta sirip itu lewat pelbagai pelabuhan. Itu tidak diperiksa, jadi undang undang itu sebenarnya juga tidak ada gunanya." Rencana aksi Akhirnya diluncurkan rencana aksi baru oleh komisaris Eropa Joe Borg, walaupun Komisi Eropa butuh waktu 10 tahun untuk menyusun peraturan baru. Menurut rencana ini, pendapat para ilmuwan harus lebih diperhatikan. Lubang jala nelayan juga harus diperkecil, sehingga mereka tidak bisa lagi sembarangan menangkap ikan hiu hanya untuk siripnya. Itu kalau Brussel mendapatkan apa yang diinginkannya. "Ini baru rencana, bukan undang undang", aku Irene Kingma. Kendati demikian, ia puas. Peran Eropa tidak harus diremehkan, tegasnya. Michael Laterveer yang bekerja pada Dunia Laut Blijdorp di Rotterdam sependapat. Kalau mendengar cerita-cerita seram tentang ikan hiu yang makan manusia, orang cenderung melihat ke Amerika atau Australia. Tapi juga perairan Eropa penuh ikan hiu, sesuatu yang ingin dipertahankan Brussel. * RUSIA BANGKIT LAGI AGAK NORAK Dengan gegap gempita, Presiden Rusia Dmitri Medvedev memulihkan lagi hubungan negaranya dengan para pemimpin Amerika Latin. Kemudian presiden Kirghizia juga memperoleh paket bantuan ekonomi. Kemudian diumumkan pesan penting: Rusia kembali tampil di pentas dunia. Tetapi ada kesan Rusia sendiri tidak terlalu percaya diri, sehingga upaya itu juga tampak norak. Laporan koreponden Geert Groot Koerkamp dari Moskow. Akhir Desember lalu, pemirsa televisi Rusia disuguhi tayangan yang mencengangkan, terutama ketika mereka menonton kilas balik tahun 2008. Pada tayangan itu terlihat bagaimana pesawat tempur strategis Tupolev 160 mengudara dari pangkalan Wolga dan menempuh jarak 13 ribu kilometer ketika mendarat di Venezuela. Lalu tampak Armada Utara Angkatan Laut Rusia menyeberangi Samudra Atlantik ke Amerika Selatan. Armada lain yang bersenjata nuklir Pyotr Veliki merapat di pelabuhan Nikaragua dan Kuba. Juga terlihat bagaimana Presiden Dmitri Medvedev memeluk Hugo Chavez dan Raul Castro, dan pertemuan sang presiden dengan Fidel Castro. Juga ditayangkan parade pertama perlengkapan militer di Lapangan Merah setelah lebih dari 10 tahun, dan apa yang disebut kemenangan Rusia atas Georgia Agustus lalu. Tayangan itu harus menegaskan bahwa Rusia adalah kekuatan yang tetap harus diperhitungkan. Pameran Amerika Selatan Amerika Serikat yang sebenarnya merupakan sasaran pameran itu, jelas tidak terkesan, bahkan tersinggung. Seorang jurubicara Washington mengolok-olok dengan mengatakan, armada Pyotr Veliki terus-terusan dikawal kapal tunda, untuk jaga-jaga kalau ada bahaya. Pameran Amerika Selatan dilanjutkan di Moskow. Sudah bertahun-tahun Presiden Venezuela Hugo Chavez merupakan tamu yang disukai. Pertama-tama karena bermilyar-milyar dolar yang dibelanjakannya di Rusia untuk beli senjata. Desember lalu datang Presiden Argentina Cristina Fernandez Kirchner dan Presiden Nikaragua Daniel Ortega. Akhir bulan silam Raul Castro datang. Inilah kunjugan pertama seorang pemimpin Kuba dalam 30 tahun. Kunjungan berikut adalah Presiden Bolivia Evo Morales dan Presiden Ekuador Rafael Correa. Zaman Baru "Kehadiran kita di Amerika Selatan tidak bersifat sementara," kata Medvedev ketika bertemu Daniel Ortega di Kremlin. "Ini sengaja dipilih. Dan kami akan membangun kontak ini pada semua sektor." Ortega berbicara tentang zaman baru bagi hubungan Rusia - Amerika Latin. Baginya hubungan masa kini Moskow - Managua lebih erat katimbang pada zaman Uni Soviet dulu. Satu hal mempersatukan sebagian pemimpin Amerika Selatan, itulah kebencian mereka terhadap Amerika Serikat. Dan mereka memperoleh saudara tua pada Rusia. Seperti Soviet dulu, Rusia suka mengambil alih peran adi kuasa yang anti Amerika. Jelas ini tidak berbeda dari zaman perang dingin, sekalian dengan krisis Kubanya. Tetapi tidak ada lagi yang mirip. Rusia jelas bukan Uni Soviet. Pameran Kekuatan Dapat dimengerti kenapa Rusia ingin mempererat hubungan ekonomi dengan pihak yang bersedia membayar mahal. Tapi bahwa itu harus diiringi dengan pameran kekuatan sedemikian besarnya, berarti Rusia ingin lebih dari hanya sekedar mempererat hubungan ekonomi saja. 'Rusia bangkit' merupakan semboyan Kremlin sejak pelantikan Presiden Vladimir Putin tahun 2000. Angka pertumbuhan ekonomi turut mendukung. Menjelang krisis keuangan, Rusia tembus masuk peringkat 10 negara ekonomi terbesar di dunia. Tapi moto ini juga mengandung kesan, Rusia bangkit sebagai kekuatan militer. Namun, anehnya, ini tidak tampak. Proses ganti arsenal senjata nuklir yang sangat dibutuhkan itu, berjalan lamban. Sampai sekarang, modernisasi armada angkatan udara dan angkatan darat tidak juga terlaksana. Sebagian besar senjata 'termoderen' yang dimiliki Rusia sudah berusia puluhan tahun. Jelas sudah ketinggalan zaman. Tidaklah mungkin menggantinya untuk jangka pendek. Ini bukan kabar baru bagi pakar Rusia. Justru karena itulah, pameran kekuatan Rusia sangat mengherankan. Paket Bantuan Permainan ini bukan hanya dilakukan di Amerika Selatan, melainkan juga di Asia Tengah. Awal pekan ini Presiden Kirghizia mengumumkan akan menutup pangkalan militer Amerika, yang sejak 2001 dipakai untuk membekali pasukan di Afghanistan. Niat ini menimbulkan amarah Amerika. Pernyataan ini disampaikan setelah berunding dengan Medvedev di Kremlin. Dalam kesempatan ini Presiden Rusia menawarkan paket bantuan ekonomi besar. "Ini tidak lain dari pameran kekuatan Rusia," ujar Paul Quinn-Judge, pakar International Crisis Group di Bishkek, ibukota Kirghizia. "Ini bukti bagi Presiden Obama, bahwa Rusia kembali tampil sebagai pemain besar di kawasan. Tapi soal penutupan pangkalan militer di Kirghizia sama sekali lepas dari itu." * RENCANA EROPA MENINDAK PENDATANG ILEGAL DIJAMIN GAGAL Majikan yang mempekerjakan buruh ilegal akan didenda berat di masa depan bahkan bisa dipenjara, demikian UU baru yang disetujui parlemen Eropa Rabu kemarin. Apa yang disebut peraturan sanksi ini merupakan upaya mengurangi pendatang ilegal ke Eropa dan menghentikan pemerasan jutaan buruh bawah tanah. Tetapi para pengecam meramalkan langkah ini akan lebih memberatkan para buruh migran katimbang majikan mereka. Selain itu, arus imigran gelap yang ingin mencari kehidupan lebih baik di Eropa juga dikhawatirkan tidak akan berkurang. Laporan koresponden Eropa Vanessa Mock dari Brussel. Sabine Craenen adalah aktivis Organisasi untuk Pekerja Migran yang Tidak Berdokumen, sebuah LSM yang berkantor pusat di Brussel. Sabine Craenen: Apa yang akan terjadi adalah kaum buruh ini kena inspeksi mendadak. Kalau tidak punya izin tinggal, mereka akan dideportasi. Tapi akan lebih sulit untuk menghukum majikan yang begitu lihai dalam menyembunyikan tanggung jawab mereka. Banyak Aturan, Tak Ada Denda Rancangan undang-undang, yang disetujui Parlemen Eropa di Strassbourg Rabu kemarin, adalah usaha untuk mengharmonisasi berbagai aturan yang berlaku di negara-negara anggota, sekaligus memperketatnya. Kendala terbesar, adalah implementasi aturan tersebut, demikian Craenen. Sambil menunjuk ke sebuah kompleks besar yang sedang dibangun, di wilayah perkampungan kumuh di Brussel Utara, Craenen melanjutkan,"Di tempat itu banyak dijumpai pekerja ilegal dari seluruh penjuru dunia dan mereka bisa dijumpai di setiap proyek bangunan di kota ini, walaupun para prinsipnya peraturan itu sudah lama berlaku di Belgia. Hampir tidak mungkin menunjuk siapa yang bersalah, karena para majikan tidak mengaku memperkerjakan seorang ilegal. Terlalu banyak sub-kontraktor yang terlibat. Dan tidak ada gunanya mendenda para majikan, karena mereka tidak akan merugi secara finansial. Mereka sudah untung banyak dengan memperkerjakan para ilegal. Para pekerjalah yang menjadi korbannya karena tidak mampu menuntut hak-hak mereka." Seorang buruh bangunan asal Kosovo terlihat mendorong gerobaknya. Menurutnya, selama bertahun-tahun bekerja di Eropa ia sudah menyaksikan banyak pemeriksaan mendadak. "Saya untung bisa bekerja di sini secara resmi. Banyak teman menghilang begitu saja. Tapi, setiap kali juga datang pekerja baru, karena lowongan kerja memang sangat banyak." 'Berikan Kami Surat Ijin Resmi' Di sebuah gedung parkir yang terletak beberapa kilometer di selatan Brussel, sekitar 120 pekerja gelap dari Afrika, Asia dan Amerika Latin melakukan aksi protes menuntut ijin kerja resmi Belgia. Aksi duduk di dekat Universitas Brussel oleh apa yang dinamakan 'sans papier' artinya tanpa dokumen, berulang kali membuat pusing pemerintah setempat. Pemerintah Belgia mengakui besarnya permintaan akan pekerja, tetapi tidak dapat meregularisasi sekitar 100.000 migran ilegal di negara tersebut. Omar Diara, 33 tahun, berasal dari Pantai Gading. Omar Diarra: Saya bekerja dari subuh sampai magrib mencabuti daun bawang dengan gaji kecil, sampai ijin kerja saya tidak berlaku lagi. Saya ingin tinggal di sini, bekerja dan bayar pajaknya. Tapi tidak mungkin kami bisa dapat ijin kerja. Karena itu kami akan mogok makan. 'Saya Tidak Eksis' Berdiri di samping Diarra, di sebuah kamar di dalam garasi yang penuh kasur dan alat pemanas listrik kecil, adalah Francis, asal Nigeria. ia menceritakan bagaimana pertama-tama bekerja di sebuah rumah jagal dengan cara meminjam ijin kerja temannya. Tetapi sekarang ia sudah lima tahun menganggur. "Sudah biasa berbagai ijin kerja dengan orang lain. Kami semua melakukannya. Inilah cara bertahan hidup. Tetapi saya tahu menurut undang-undang saya tidak ada." Francis menambahkan saat ini banyak majikan takut menerima pekerja ilegal, tetapi menurutnya ini tidak menghalangi orang untuk datang ke Eropa. "Kami punya berbagai alasan mengapa meninggalkan negara asal dan memulai hidup baru di sini. Kami akan tetap datang." Aturan sanksi Uni Eropa ini akan diberlakukan dalam waktu dua tahun. Sementara itu berbagai lsm dan organisasi HAM tetap berjuang memperbaiki hak-hak para pekerja ilegal. "Undang-undang ini berdampak negatif. Eropa seharusnya mendenda para majikan karena tidak memenuhi hak-hak para pekerja", demikian Sabine Craenen. * MACAN TAMIL KEHILANGAN BASIS KEKUASAANNYA Pemerintah Sri Lanka menawarkan amnesti kepada pemberontak Macan Tamil. Tetapi pemimpin pemberontak Tamil akan diadili dan dijatuhi hukuman mati, demikian Menteri Pertahanan Gotabhaya Rajapakse dalam wawancara dengan koran Sri Lanka The Island. Pengumuman ini menyusul ofensi tentara pemerintah yang berhasil, sehingga dalam waktu singkat wilayah besar Tamil bisa direbut. Tetapi perang masih belum berakhir, demikian Macan Tamil. Laporan redaktur pertahanan Hans de Vreij. Secara militer, kalangan Tamil sudah benar-benar terpojokkan. Sudah sejak tahun 1970an gerakan pemberontak ini memperjuangkan wilayah Tamil otonom. Bulan silam tentara pemerintah mengambil alih Kilinochchi yang sering disebut sebagai ibukota Tamil. Semenanjung Jaffna yang strategis sekarang juga sudah jatuh di tangan pemerintah dan kalangan Tamil kehilangan bandar udara kecil mereka. Amerika Serikat, Uni Eropa, Jepang dan Norwegia awal pekan ini sudah berseru kepada kalangan Macam Tamil supaya meletakkan senjata. Setelah kapitulasi ini, sebagai partai politik, Macan Tamil harus ambil bagian dalam proses perdamaian untuk bisa sampai pada penyelesaian yang adil dan langgeng, demikian negara-negara yang terlibat itu. Empat negara tadi sebelumnya sudah terlibat dalam upaya mewujudkan perdamaian, upaya yang akhirnya gagal. Sipil Terjepit Sementara itu sangat diprihatinkan nasib warga sipil di wilayah pertempuran, atau yang sekarang sudah damai. Sekitar seperempat juta orang dikabarkan berada di wilayah bahaya. Sebelumnya dilaporkan rakyat tak bersalah sudah menjadi korban, misalnya akibat pemboman Angkatan Udara Sri Lanka. Di lain pihak, baik Macan Tamil mau pun pasukan pemerintah tidak mau tahu soal gencatan senjata. Pemerintah sekarang menuntut supaya Macan Tamil menyerah tanpa syarat, sedangkan Macan Tamil sendiri menyatakan akan terus bertempur. Itu juga pendirian pelbagai organisasi Tamil di luar negeri, seperti Forum Tamil di Britania. Berikut Suren Surendiran, jurubicara Forum Tamil di London. Suren Surendiran: Orang bisa menang perang. Sampai aspirasi rakyat Tamil dipenuhi dan jalan keluar politik yang bisa diterima oleh kalangan Tamil terlaksana, tidak ada perang tidak ada pertempuran yang bisa dimenangi. Gerilya Skenario militer yang diharapkan adalah, setelah kehilangan wilayah yang begitu besar, sekarang Macan Tamil akan menghadapi tentara pemerintah Sri Lanka dengan mengobarkan perang gerilya dari hutan-hutan. Selain itu tampaknya juga akan terjadi peningkatan serangan di luar dan di dalam Sri Lanka. Karena aksi seperti itu, kalangan Macan Tamil masuk dalam daftar organisasi teroris internasional. Tamil Forum di Inggris menyatakan, semua cara akan digunakan untuk mewujudkan tujuan politik kalangan Tamil. Dan itu, demikian Suren Surendiran, jurubicara Forum Tamil di London, bukanlah terorisme. Suren Surendiran: Perjuangan kemerdekaan dan berdiri untuk mempertahankan diri, dalam bahasa, pengertian dan aliran pikiran saya, bukanlah terorisme. Yang terjadi di Sri Lanka adalah genosida terbuka tapi masyarakat internasional diam saja. Lalu apa yang anda harapkan dari kami? Di Sri Lanka utara masih terjadi pertempuran berat. Situasi setempat tidak bisa dipastikan secara obyektif, karena wartawan dilarang masuk wilayah ini. * KORUT MENDZOLIMI KRISTEN DAN BELANDA BANTU JAKARTA KERUK KALI Korea Utara adalah negara yang paling kejam terhadap umat Kristen. Demikian organisasi Kristen Open Doors mengenai situasi umat kristen di seluruh dunia yang ditulis harian Belanda Trouw. Korena Utara, negara komunis stalinis itu tidak mengijinkan penyembahan lain kecuali pemimpin Kim Jong-il dan ayahanda Kim Il Sung. Padahal seratus tahun lalu Pyongyang adalah kota pertama di Asia Timur yang menerima kristen, demikian Trouw. Di Pyongyang hanya ada empat gereja, dan itu hanya untuk pameran. Gereja itu baru dipakai kalau ada orang asing yang menggunakannya. Umat kristen dianggap musuh terbesar. Pengungsi Korea Utara yang dipulangkan dari Cina dicurigai. Mereka dicegat dengan dua pertanyaan. Sempatkah bertemu orang barat dan berhubungan dengan orang kristen. Demikian Trouw. Orang kristen Cina dikhawatirkan mempengaruhi pengungsi Korea Utara supaya memberontak. Kalau ada yang ketahuan membawa Injil maka dia dijebloskan ke kamp kerja paksa. Organisasi Open Doors menduga sekitar 50 sampai 100 ribu umat kristen dihukum kerja paksa dalam kondisi memprihatinkan. Walau demikian warga kristen Korea Utara tidak gentar. Mereka tetap yakin pada firman Tuhan. Open Doors dan kaum Kristen Korea Utara menanti kapan rejim King Jong-il segera tumbang. Beralih ke topik Indonesia, Belanda mengajari Indonesia mengeruk kanal. Pakar Belanda membantu pemerintah daerah Jakarta mengeruk kanal dan sungai. Menggunakan perahu khusus menelusuri sungai dan parit sempit di ibukota, demikian harian Algemeen Dagblad. Diharapkan banjir bisa berkurang 40 persen. Ahli keruk Belanda, Michael de Boer, tersentak mencium aroma menusuk hidung dan menyaksikan bermacam perabot muncul dari dasar kali Jakarta yang berwarna hitam legam. "Kalau di Belanda, kami mengeruk lumpur tapi di sini kami menemukan batu beton, batang pohon, meubel dan segala macam plastik." Ungkap Michael de Boer. Dibantu Pak Ujang Sukardi ia menggunakan perahu keruk kecil menelusuri sungai-sungai sempit. Lumrah saja Indonesia minta bantuan pakar pengerukan Belanda, demikian Algemeen Dagblad. Banjir tahun 2007 sudah menggenangi tiga perempat wilayah Jakarta. Pemimpin proyek Belanda sadar pengerukan tidak akan bisa memecahkan masalah banjir. Jakarta banjir karena permukaan tanah ambles beberapa senti pertahun. Akibat pembangunan perkotaan yang pesat dan air tanah yang disedot habis. Pengerukan kanal bertujuan memperlancar arus air menuju muara. Bantuan pengerukan dari Belanda ini merupakan percontohan. Proyek ambisius Bank Dunia bertujuan mengeruk 13 sungai besar. Sekitar 9 juta kubik lumpur dan sejenisnya diangkat dari dasar sungai. Masalah utama adalah logistik. Akan dikemanakan jutaan kubik sampah dan lumpur itu? Demikian Algemeen Dagblad bertanya-tanya. Michael de Boer dan Pak Ujang Sukardi baru berhasil mengangkat lumpur dari parit sepanjang 400m. "Tapi hasilnya sudah mulai kelihatan. Airnya mulai mengalir dan warnanya sudah hijau." Demikian Algemeen Dagblad dan demmikian pula tinjauan pers kali ini. * BELAJAR SOAL KERAGAMAN DI SANGGAR KREATIVITAS ANAK Indonesia adalah keberagaman. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika, berbeda tapi tetap satu, tak bisa begitu saja terwujud tanpa kesadaran pada perbedaan dan keberagaman itu. Salah satu cara menumbuhkan kesadaran tentang perbedaan adalah pendidikan, seperti yang dilakukan di Sanggar Kreativitas Anak, bagi anak-anak jalanan. Reporter KBR68H Anto Sidharta melongok pelajaran soal perbedaan di kelas kecil itu. Suasana kelas: Tetap satu bangsa? Bangsa apa? Bangsa Indonesia. Ada suku apa saja yah? Aceh, Bali, Ambon. Semua ada di negara Indonesia tetap satu bangsa. Belasan anak kisaran tujuh tahun di daerah Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, sigap mengacungkan jari. Mereka ingin segera menjawab pertanyaan guru atau kakak pendidik. Suasana kelas: Ada Medan, ada Jawa, jadi gak boleh saling ngejek. Jadi ngak boleh saling ngejek. Tuti matanya kecil, boleh gak ngejek-ngejek, eh sipit-sipit? Gak boleh. Angel belo-belo boleh gak? Gak bolehakarena semua ciptaan? Allaha Pendidikan Perbedaan: Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau, sambung menyambung menjadi satu, itulah Indonesia. Ini bukan di sekolah, tapi di sebuah rumah kontrakan sederhana. Ruang tempat mereka belajar sempit, hanya tiga kali tiga meter. 10 meja dan kursi kecil disediakan untuk anak-anak ini. Ruangan yang agak pengap tertolong dengan sebuah kipas angin. Suasana kelas: Ada agama apa di Indonesia? Hindu, Kristen, Islam, Budhaa Di ruang kelas berdinding biru kusam itulah anak-anak belajar tentang perbedaan: suku, agama, ras dan golongan. Anak-anak ini di bawah asuhan organisasi Anak Jalanan Indonesia, ISCO. Pelajaran hari itu berjudul 'Berdamai dalam Perbedaan'. Ini cukup berat bagi anak-anak kecil. Karena itu digunakan media gambar serta nasihat, kata Siti Khodijah, salah satu pendidik. Siti Khodijah: Ngasih arahan dulu, baru media gambar. Tadi TK jadi ngasih arahan biar paham, apa sih yang akan dikejakan pada dia sebelum ke gambar. Kita jelasin agama apa aja. Kalau ada ras, keriting, rambut lurus, ada yang sipit emang ada wujudnya yah aslinya, seperti ini nih. Salah satu gambar yang biasa dipakai untuk mewakili perbedaan adalah pelangi. Suasana pendidikan: Jadi seperti apa? Pelangi yang apa? Banyak warna jadi indah, siapa yang mau jadi pelangi? Saya! Anak-anak mulai menggambar pelangi seperti contoh kakak pendidik. Sesudah itu mereka bersama-sama menyanyikan lagu 'Pelangi'. Lagu Pelangi Pelangi-pelangi alahkah indahmuamerah kuning hijau di langit yang biru. Pelukismu agung siapa gerangan? Pelangi-pelangi, ciptaan Tuhan. Selain teori di dalam kelas, anak-anak juga diajak turun ke lapangan melihat bagaimana perbedaan pada kehidupan sehari-hari. Rita Handayani, penanggung jawab program ISCO di Cipinang. Rita Handayani: Kenapa harus beda sih gambar mesjid dengan gereja, kenapa mesjid ada kubahnya? Biasanya langsung kita cari mesjid atau gereja deket sini, nah anak-anak kunjungan. Masuk terus nanya sama orang yang ada di situ. Lalu dibahas apa yang udah kalian dapatkan saat nanya ke pendeta, ustad, biksunya? Pelajaran ini juga diselipkan di pelajaran lain, seperti matematika. Rita Handayani: Kalau perbedaan pada matematika di bilangan-bilangan. Kadang mereka suka menggambar, gambar orang. Kadang anak bingung juga. Itu kak, dua laki-laki. Terus ini apa? Dua perempuan. Kan ada perbedaan gambarnya. Pelajaran menghargai perbedaan ini diberikan oleh ISCO, lembaga yang menampung anak-anak jalanan. Sebagai anak jalanan, mereka terus bersinggungan dengan kelompok lain. Perbedaan, kata Marryah, Manajer ISCO Jakarta, adalah makanan sehari-hari mereka. Tapi perbedaan seringkali membuat masyarakat terkotak-kotak. Marryah: ISCO kan melihat ada perbedaan. Contoh perbedaan orang atas dan bawah, nanti melebar ke keadaan anak. Misalnya anak yang hidup di tempat kumuh gambaran fisiknya jorok, beda dengan yang di komplek mungkin lebih bersih. Yang membuat ada perbedaan ada masyarakat dan orang-orang tertentu, yang menjadikan kotak. Semua manusia sama, tapi dalam komunitas mana ada kotak, ini Jawa, Sunda. Karena itulah, nilai hidup bermasyarakat ditekankan oleh Sanggar Kreativitas Anak, kata Rita Handayani, penanggung jawab program ISCO di Cipinang. Rita Handayani: Kita ada modulnya. Namanya sosial, sos kalau kita bilang. Jadi di situ diajarkan semua perbedaan, walau semua beda, kita tetep warga negara Indonesia! Kita tetap anak ISCO, kita tetap bisa belajar di Sanggar ISCO. Selain soal perbedaan, nilai-nilai lain secara bergiliran juga diajarkan. Misalnya, penghargaan dan hormat, toleransi dan kerjasama. Para pendidik di ISCO berpendapat, inilah nilai dasar yang tidak banyak diajarkan di sekolah dan keluarga, terutama di kalangan yang kurang mampu. Rara dan Siti Khodijah, pendidik di Sanggar Kreativitas Anak. Rara: Belum tentu ini diajarkan di rumah mereka, melihat ekonomi keluarga mereka dan orang tua mereka. Kita harapkan ini lebih baik lagi. Siti Khodijah: Kesadaran orang tua untuk pendidikan kurang, kalau kebersamaan merka lebih solid. Karena di tempat tinggal mereka ada non muslim dan mereka menghargai juga. Ratih yang duduk di bangku SMP berbagi pemahaman soal perbedaan. Ratih: Gak milih-milih temen karena semua suku bangsa sama. Jadi enggak boleh milih-milih temen. Bisa saling berkenalan walau beda agama dan suku. Sikap positif ini juga harus dibawa ke rumah dan keluarga. Jumirah dan Karyati sudah membuktikan perubahan sikap anak-anak mereka. Jumirah: Alhamdulilah gak dibeda-bedakan. Jangan milih orang lain dia agama Kristen, islam, agama lain-lain, biarin sama ajah. Karyati: Gak beda-bedain. Sama ajah sih, bareng-bareng mau. Perbedaan adalah kekayaan yang harus dihormati. Manajer ISCO Jakarta Marryah mengatakan, sejak dini nilai ini sudah harus ditanamkan, sebagai tameng untuk menjaga keberagaman di tanah air. Marryah: Kita berangkat ke fisik manusia, misalnya orang negro dan Indonesia. Tapi kita lihat persamaan, sama-sama mata dua, hidung satu. Ramuan yang kita sajian pada akhirnya dia yang memilih. Ah kita gak cocok dengan orang Cina karna kecederungan seperti ini. Tapi pada akhirnya apa pun yang dia lihat dia tidak jadi pemicu perbedaan. Tim Liputan KBR 68H melaporkan untuk Radio Nederland Wereldomroep di Hilversum. * ABU KARIM YANG IDEALIS DAN BERWAWASAN LUAS Hari-hari belakangan dua anggota Komisi Peralihan Aceh KPA ditembak mati dan satu lagi luka-luka. Mereka ditembaki orang tak dikenal. Salah satu korban jiwa adalah Dedi Novandi alias Abu Karim. Siapa sebenarnya tokoh ini? Lebih jauh penjelasan Abdul Mukti, wartawan harian Serambi Aceh. Abdul Mukti [AM]: Dedi Novandi alias Abu Karim seorang anggota KPA, kabupaten Bireuen, Selasa tanggal 3 Februari sekitar pukul 23.00 meninggal dunia dalam mobil, begitu tiba di depan rumahnya. Keterangan yang kami himpun di lapangan, dia baru saja pulang dari luar rumah namun setibanya di depan rumahnya, dari tempat parkir mobil biasa tiba-tiba pada saat itu ada suara dentuman yang agak keras. Namun pada saat itu warga tidak ada yang berkeliaran di kawasan itu. Hanya saja mereka mendengar suara letusan. Namun beberapa saat kemudian baru warga keluar rumah melihat ada suara gaduh, orang yang mengecek di tempat terjadinya ledakan. Warga mendekat, begitu mendekat. Begitu mendekat, terlihatlah kepulan asap, kemudian dilihat Abu Karim ini dalam mobil, dalam kondisi yang berlumuran darah. Beberapa saat warga yang curiga dengan kejadian itu, pertamanya mereka memperkirakan Abu Karim itu menjadi korban ledakan mobil. Mobilnya yang ada onderdil di dalamnya yang korslet, sehingga dia meledak. Kemudian warga belum meyakini bahwa itu ditembak. Kemudian baru warga baru membawanya ke rumah sakit umum dokter Fauziah Bireuen. Beberapa saat kemudian aparat keamanan langsung ke TKP dan ke rumah sakit Bireuen. Siapa Abu Karim Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Apa sebenarnya jabatan Abu Karim ini? AM: Kalau di organisasi KPA, menurut informasi yang kami himpun, dia menjabat sebagai sekretaris KPA wilayah Batee Illiek. RNW: Jadi sekretaris KPA ya, latarbelakangnya apa? Dia adalah orang GAM ya? AM: Ya, dia memang mantan kombatan. Tetapi selama ini hampir semua kalangan dia bergaul. Dia akrab dengan pihak aparat keamanan, sering berkomunikasi. Bahkan dia orangnya idealis. Jadi dengan pihak kami wartawan yang ada di Bireuen juga dia sering berkomunikasi bahkan sering kami bertukar pikiran. Pada saat sebelum kejadian itu, beberapa jam sebelumnya dia sempat duduk ngobrol dengan bupati Bireuen, Tengku Nurdin Abdurahman dan gubernur yang kebetulan lagi mengunjungi kabupaten Bireuen. Pada saat itu gubernur sempat menyampaikan bahwa bagaimana nih caranya kita memberi pemahaman kepada masyarakat tentang hal-hal yang menyangkut dengan pemilu. Supaya masyarakat tidak awam, dan tidak ada yang tidak mengerti tentang pemilu yang akan datang. Bahkan pada saat itu Abu Karim ini dengan kerelaannya bahwa dia ingin membantu pihak pemerintah dalam mensosialisasi pemilu legislatif. Siapa Pembunuhnya RNW: Tampaknya dia tidak punya musuh ya, sebenarnya? AM: Dilihat sepintas memang dia orangnya berwawasan luas. Dan setelah terjadinya damainya Aceh, dia saya lihat lebih cenderung banyak berkawan dengan semua kalangan. Bahkan sebelumnya ada waktu masih eksisnya pihak kombatan GAM, memang kita nggak ketahui bahwa dia apa ada musuh sebelum damainya Aceh. Yang jelas, setelah damainya Aceh, Abu Karim ini sudah bergaul dengan semua kalangan. Termasuk dengan pihak Kapolres sering berunding. Bahkan kalau ada anggota KPA ada yang kira-kira keliru atau kesalahan di lapangan, dia sendiri mau menjembatani dan akan menyampaikan nasehat-nasehat yang kira-kira itu tak benar. Kemudian dia sering menasehati apabila memang ada hal-hal yang keliru. Dia orangnya bisa diajak diskusi, bisa diajak bicara tentang wawasan bahkan termasuk politik gitu. Kejutan Bagi Masyarakat Aceh RNW: Ya, jadi dengan demikian bung Mukti, bisa disimpulkan bahwa sebenarnya sekarang kematian Abu Karim ini betul-betul kejutan besar, dan juga orang masih bertanya-tanya siapa yang membunuhnya gitu ya, sangat tidak jelas ini ya? AM: Ya, memang demikian, tapi masyarakat tidak bisa menebak siapa yang membunuh, atau kenapa dia dibunuh. Inilah yang masih bertanya-tanya dengan masyarakat. Bahkan kami sebagai jurnalis belum ada titik terang yang mengarah ke sesuatu kelompok, atau seseorang yang dicurigakan belum mencuat ke permukaan, bahkan belum ada yang melaporkan demikian kepada kami media. Dampak Pembunuhan RNW: Apa dampak pembunuhan ini terhadap perdamaian Aceh? AM: Kapolres Bireuen mengharapkan musibah yang dialami oleh Abu Karim ini supaya tidak terpancing. Ada pihak-pihak tertentu yang ingin mengeruhkan suasana kembali Aceh supaya Aceh tetap kacau apalagi menjelang, menghadapi pemilu legislatif beberapa bulan kemudian. Jadi saya kira sampai saat ini reaksi masyarakat ya, sekedar hanya memperlihatkan kok bisa ya. Karena selama ini Abu Karim sering berjalan sendiri, bahkan dia sering aktif baca internet. Jadi ada pertemuan misalnya antara tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh GAM, itu kadang-kadang Kapolres sering mengundang beliau yang mewakili pihak KPA. Reintegrasi Kombatan RNW: Salah satu masalah umum yang dihadapi KPA dan semua orang tahu adalah bahwa reintegrasi kombatan ini menghadapi kesulitan ya, bagaimana reintegrasi kombatan di Bireuen menurut Anda bang Mukti? AM: Memang masalah reintegrasi kalau kita bilang masalah ketidakadilan, masalah ketidakmerataan itu memang sulit kita nilai, tapi mungkin ada pihak yang belum terkoordinir atau pun belum terorganisir sehingga ada yang belum mendapat perhatian. Tapi saya lihat itu bukan unsur kesengajaan dari pihak pemerintah atau pun dari pihak KPA sendiri. Itu bahkan sering saya lihat di kedua daerah sendiri di mana masyarakat yang belum mendapatkannya sehingga mereka diverifikasi ulang, kemudian didata ulang. Jadi ada pihak, misalnya pemerintah kalau dikritik oleh masyarakat, saya lihat itu tanggap. Bahkan oleh pihak BRDA sendiri diketuai oleh Nur Djuli juga pernah mewakili pihak GAM dalam perundingan kemarin di Helsinki, saya lihat beliau salah tanggap. Makanya kalau ada laporan dari masyarakat tentang ada pemotongan bantuan sedikit pun, beliau bereaksi. Beliau mengatakan di koran, menjawab bahwa itu tidak boleh dipotong. Kalau memang ada pihak kombatan GAM yang belum mendapat bantuan, itu mungkin bukan unsur kesengajaan dari mereka, bahkan kadang-kadang ada yang disuruh lapor, ataupun ada mereka yang belum terdata sehingga inilah yang mencuat seakan-akan kesenjangan di antara mereka. Padahal saya lihat itu bukan unsur kesengajaan dari pemerintah dan dari pihak KPA-nya sendiri. Intergrasi Aceh RNW: Anda mengatakan itu bukan unsur kesengajaan, tapi masalah ini banyak timbul di Aceh ya, soal integrasi ini kembali disinggung-singgung gitu, apakah sekarang kematian Abu Karim juga dikaitkan dengan integrasi yang tidak beres-beres itu? AM: Kalau saya lihat kayaknya tidak ada kaitan dengan masalah reintegrasi. Bahkan saya sendiri belum bisa menebak, belum bisa menjawab yang pas karena kebetulan saya belum ada yang saya temukan satu indikasi yang mengarah kesitu. Tanggapan Aparat Keamanan RNW: Dan juga tidak ada indikasi sebaliknya kan dari aparat keamanan gitu yang berkaitan dengan kematian ini kan? AM: Saya lihat aparat keamanan paling respon. Begitu mereka mendengar ada musibah, mereka langsung terjun ke lapangan. Karena saya lihat Abu Karim selama ini - saya nggak tahu di dalam batin beliau itu - tetapi kalau saya lihat dari permukaan luar, beliau itu kalau saya lihat kayaknya semua kalangan bergaul. Kemudian dari pihak TNI maupun dengan pihak polisi, sering komunikasi bahkan ada sesuatu hal yang terjadi tentang masalah keamanan, itu kadang-kadang Kapolres sering duduk-duduk dengan pihak-pihak. Bahkan mereka merespon. Bahkan waktu kepemimpinan Saladin sekarang di polres Bireuen, itu saya lihat pak Saladin ini merangkul semua elemen masyarakat untuk menciptakan bagaimana perdamaian ini berjalan langgeng dan sukses. Bahkan Bireuen ini pernah dijadikan satu model untuk menciptakan damai Aceh, sehingga yang selama ini ada terjadi kesenjangan, selama ini terjadi ketidakmerataan, ketidakadilan atau ketidakpedulian pihak pemerintah yang selama ini dinilai oleh sebagian kalangan masyarakat, sangat lebih dominan. Bahkan lebih depan beliau maju untuk merangkul semua elemen masyarakat. Bahkan saya lihat pak Saladin dengan semua unsur KPA, saya lihat beliau tetap menjalin hubungan yang sangat harmonis. Bahkan kadang-kadang ada pertemuan di situ, ada TNI, ada KPA, itu biasa. Dan bahkan Saladin ini sering menjembatani, sering memfasilitasi ada hal-hal yang kira-kira akan menjadi sesuatu yang mengganggu ketertiban atau atau pun keamanan lingkungan, atau pun stabilitas keamanan. Itu Saladin kadang-kadang memanggil untuk duduk bersama bagaimana ini jalannya. Istilahnya ayo kita sama-sama mempertahankan damai Aceh ini. Mari kita sama-sama kita menjaga perdamaian ini. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
