---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 05 Februari 2009 15:11 UTC



** INDONESIA, THAILAND DAN AS LATIHAN PERANG

** PM PALESTINA UMUMKAN BANTUAN PEMBANGUNAN KEMBALI GAZA

** ASKES UNTUK JUTAAN ANAK MISKIN AMERIKA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: EROPA INGIN LINDUNGI IKAN HIU

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: RUSIA BANGKIT LAGI AGAK NORAK

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: RENCANA EROPA MENINDAK PENDATANG ILEGAL 
DIJAMIN GAGAL

** TOPIK GEMA WARTA: MACAN TAMIL KEHILANGAN BASIS KEKUASAANNYA

** TOPIK PERS: KORUT MENDZOLIMI KRISTEN DAN BELANDA BANTU JAKARTA KERUK KALI

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BELAJAR SOAL KERAGAMAN DI SANGGAR KREATIVITAS 
ANAK

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: ABU KARIM YANG IDEALIS DAN BERWAWASAN LUAS



* INDONESIA, THAILAND DAN AS LATIHAN PERANG

Thailand menjadi tuan rumah latihan perang bersama Amerika Serikat. Latihan 
perang di Thailand Utara itu diberi nama Cobra Gold. 

Selain Thailand dan Amerika Serikat, Indonesia, Jepang dan Singapura juga ikut 
serta. Seluruhnya 12 ribu serdadu terlibat dalam simulasi operasi besar-besaran 
menjaga perdamaian dan bantuan kemanusiaan. 

Latihan militer bersandi Cobra Gold itu berlangsung selama dua pekan dan tahun 
ini latihan yang ke 28.


* PM PALESTINA UMUMKAN BANTUAN PEMBANGUNAN KEMBALI GAZA

Perdana Menteri Palestina, Salam Fayyad mengumumkan paket bantuan untuk 
membangun kembali Jalur Gaza. Dana 600 juta euro itu diharapkan cukup untuk 
membangun kembali rumah dan wilayah yang hancur dibom. 

Sebagian besar dana berasal dari sumbangan. Amerika Serikat dan organisasi 
donor Barat mengucurkan bantuan tidak melalui Hamas, tetapi lewat Pemerintahan 
Presiden Mahmoud Abbas. Masalahnya pemerintah Abbas tidak punya wewenang di 
Jalur Gaza.


* ASKES UNTUK JUTAAN ANAK MISKIN AMERIKA

Pemerintah Amerika Serikat memberikan asuransi kesehatan pada tiga setengah 
juta anak miskin negeri itu. Presiden Barack Obama menandatangani undang-undang 
yang memperluas sarana kesehatan bagi anak-anak. Undang-undang ini adalah 
bagian janji kampanye Obama.

Kebijakan yang membutuhkan 33 milyar dolar itu akan didanai dari tambahan 
kutipan pajak tembakau.  Pendahulu Obama, George W. Bush sudah dua kali 
menghalangi rancangan bantuan kesehatan untuk kaum miskin ini. Bush berdalih, 
undang-undang ini akan menambah beban pajak dan membuka peluang penyalahgunaan. 

Sekitar 45 juta penduduk Amerika tidak punya asuransi kesehatan. Obama 
menjadikan reformasi sektor kesehatan sebagai salah satu target utama 
pemerintahannya.


* SRI LANKA TAWARKAN AMNESTI PADA MACAN TAMIL

Pemerintah Sri Lanka menawarkan amnesti pada pemberontak Macan Tamil kalau 
mereka menyerah. Demikian Perdana Menteri Ratnasiri Wickremanayake. Ia 
menangkap tanda-tanda bahwa berbagai kelompok pejuang Tamil yang bersedia 
menyerahkan diri. 

"Kami siap menyambut mereka dengan baik," demikian Wickremanayake. Sejauh ini 
masih belum dibicarakan soal persyaratan mendapatkan pengampunan.

Tidak jelas apakah pemimpin Macan Tamil juga mendapat pengampunan serupa. 
Sebelumnya pemerintah Sri Lanka mengatakan pemimpin Tamil seperti Velupillai 
dan komandan-komandannya tidak mendapat pengampunan. 

Aksi militer besar-besaran tentara Sri Lanka bulan-bulan belakangan ini merebut 
hampir semua wilayah Macan Tamil di Utara dan Timur negeri itu. Macan Tamil 
kini hanya melakukan gerilya di kawasan hutan belantara.


* PEMIMPIN FARC TIDAK DIEKSTRADISI KE AMERIKA

Pemimpin pemberontak Kolombia, FARC yang diyakini menculik tiga sandera warga 
Serikat, tidak akan diekstradisi ke Amerika Serikat. Dengan demikian mahkamah 
agung Kolombia menolak permohonan yang diajukan pemerintah Amerika Serikat. 

Alexander Farfan, pemimpin FARC yang dijuluki Kaca Mata itu ditangkap Juli 
tahun lalu pada operasi militer. Amerika Serikat ingin mengadili Farfan dengan 
tuduhan terorisme. 

Mahkamah Agung di Kolombia menyatakan bahwa ia diadili di Colombia tempat 
kejahatan terjadi. Tiga warga Amerika disandera ketika pesawat mereka jatuh di 
hutan Kolombia.


* KEADAAN DARURAT KEPULAUAN SOLOMON

Kepulauan Solomon memberlakukan keadaan darurat akibat banjir. Luapan air 
diakibatkan hujan lebat. Sejauh ini banjir menewaskan delapan orang penduduk. 
13 orang dilaporkan hilang. Pemerintah Kepulauan Solomon meminta bantuan 
kalangan internasional. 

Negeri kepulauan ini terletak di wilayah setalan Samudra Teduh. Sejak Desember 
lalu negara-negara di kawasan seperti Fiji, Papua Nugini, Mikronesia, Kepulauan 
Marshall dan Australia Timur Laut dilanda bancir.


* PENEMUAN FOSIL ULAR RAKSASA

Pakar arkeologi menemukan fosil kerangka ular raksasa di tambang batu bara 
Kolombia. Binatang merayap itu konon berukuran sepanjang 13 meter dan memiliki 
berat 700 kg. Menurut para pakar ular raksasa itu memakan buaya dan penyu air. 

Reptiel besar itu diperkirakan hidup sekitar 60 juta thun silam. Habitatnya 
diduga diwilayah hutan tropis Amerika Latin.


* KAPAL UKRAINA TERSANDERA DI SOMALIA BEBAS

Kapal Ukraina pengangkut senjata yang disandera di Somalia, dilepas. Latar 
belakang pembebasan ini masih belum diketahui. Seorang Somalia yang terlibat 
perundingan dengan pihak perompak mengatakan bahwa Ukraina membayar tebusan sua 
setengah juta euro. 

Sementara itu pemerintah Ukraina di Kiev menyebutkan kapal berhasil dilepas 
berkat aksi pembebasan oleh militer Ukraina dan pasukan asing. Mereka tidak 
menyinggung soal uang tebusan. 

Kapal MV Faina disekap sejak September 2008. Kapal pengangkut kendaraan lapis 
baja itu membawa 20 awak. Selain perompakannya sendiri, muatan kapal juga 
menjadi pusat perhatian. Resminya kendaraan perang itu ditujukan untuk angkatan 
bersenjata Kenia. Namun kalangan diplomat menduga muatan itu untuk pemberontak 
Sudan.


* EROPA INGIN LINDUNGI IKAN HIU

Apakah terperangkap jala nelayan, atau sengaja ditangkap untuk sup sirip hiu, 
yang jelas, makin banyak ikan hiu dimangsa pemburu. Eropa ingin menjadi pelopor 
perlindungan ikan hiu dari praktek-praktek biadab, seperti pemotongan sirip 
hidup-hidup. Tapi untuk itu Eropa harus terlebih dahulu mengaku turut bersalah. 
Laporan redaktur Eropa, Perro de Jong. 

Yang pasti, ikan hiu bukan mesin pembunuh seperti bisa dilihat dalam film Jaws, 
ujar Michael Laterveer, kurator Dunia Laut Blijdorp, Rotterdam. 

Seperti anjing
Michael Laterveer melatih ikan hiu mendorong cakram dengan hidungnya, sehingga 
menghasilkan bunyi tertentu. Kalau berhasil, hiu itu diberi makan ikan haring.

Tujuannya untuk melihat apakah ikan hiu cukup cerdas untuk misalnya menghindari 
jala nelayan. Mereka sering terperangkap jala, secara kebetulan.

Michael Laterveer: "Saya tidak mau melatih ikan hiu bisa berbuat segala macam. 
Saya hanya ingin memperlihatkan bahwa kecerdasan ikan hiu bisa dibandingkan 
dengan kecerdasan anjing. Telah kami buktikan ikan hiu mampu membedakan dua 
cakram yang berbeda. Kemudian kami lihat bagaimana bisa mencegah supaya ikan 
hiu tidak terperangkap jala nelayan. Kalau memasang gelombang elektromagnet 
pada jala, yang bisa dicerap ikan hiu, maka dia bisa mengambil kesimpulan: ada 
sesuatu yang tak beres di sini, sesuatu yang tidak normal." 

Memotong sirip
Tapi cerdas atau tidak, ancaman terbesar ikan hiu tetap saja 'pemotongan 
sirip': setelah memotong sirip hidup-hidup, ikan hiu dilempar kembali ke laut. 

Di pasar Asia, sirip ikan hiu bisa menghasilkan ratusan dolar. Sup sirip hiu 
meningkatkan gengsi seseorang dan dikenal sebagai obat mujarab mengatasi kepala 
botak sampai kemandulan. Sementara itu bangkai ikan hiu bertumpuk-tumpuk. 
Terutama restoran Italia, Jerman dan Britania-Raya, seringkali menyajikan 
masakan daging ikan hiu. Di kedai ikan goreng Fish & Chips misalnya.

Eropa sudah bertahun-tahun melarang pemotongan sirip ikan hiu. Tapi menurut 
Irene Kingma, juru bicara Shark Alliance cabang Belanda, sejauh ini, larangan 
tersebut tidaklah memadai. 

Irene Kingma: "Undang undang ikan hiu Eropa, sebenarnya yang paling lemah di 
dunia. Eropa kurang memperhatikan rekomendasi ilmiah. Ditambah lagi masalah 
pemotongan sirip ikan hiu. Itu resmi dilarang. Tapi, ada peraturan yang 
memperbolehkan nelayan memotong sirip ikan hiu di kapal, serta mengimpor 
bangkai serta sirip itu lewat pelbagai pelabuhan. Itu tidak diperiksa, jadi 
undang undang itu sebenarnya juga tidak ada gunanya."

Rencana aksi
Akhirnya diluncurkan rencana aksi baru oleh komisaris Eropa Joe Borg, walaupun 
Komisi Eropa butuh waktu 10 tahun untuk menyusun peraturan baru. 

Menurut rencana ini, pendapat para ilmuwan harus lebih diperhatikan. Lubang 
jala nelayan juga harus diperkecil, sehingga mereka tidak bisa lagi sembarangan 
menangkap ikan hiu hanya untuk siripnya. Itu kalau Brussel mendapatkan apa yang 
diinginkannya. "Ini baru rencana, bukan undang undang", aku Irene Kingma. 
Kendati demikian, ia puas. Peran Eropa tidak harus diremehkan, tegasnya. 

Michael Laterveer yang bekerja pada Dunia Laut Blijdorp di Rotterdam 
sependapat. Kalau mendengar cerita-cerita seram tentang ikan hiu yang makan 
manusia, orang cenderung melihat ke Amerika atau Australia. Tapi juga perairan 
Eropa penuh ikan hiu, sesuatu yang ingin dipertahankan Brussel.


* RUSIA BANGKIT LAGI AGAK NORAK

Dengan gegap gempita, Presiden Rusia Dmitri Medvedev memulihkan lagi hubungan 
negaranya dengan para pemimpin Amerika Latin. Kemudian presiden Kirghizia juga 
memperoleh paket bantuan ekonomi. Kemudian diumumkan pesan penting: Rusia 
kembali tampil di pentas dunia. Tetapi ada kesan Rusia sendiri tidak terlalu 
percaya diri, sehingga upaya itu juga tampak norak. Laporan koreponden Geert 
Groot Koerkamp dari Moskow.

Akhir Desember lalu, pemirsa televisi Rusia disuguhi tayangan yang 
mencengangkan, terutama ketika mereka menonton kilas balik tahun 2008. Pada 
tayangan itu terlihat bagaimana pesawat tempur strategis Tupolev 160 mengudara 
dari pangkalan Wolga dan menempuh jarak 13 ribu kilometer ketika mendarat di 
Venezuela.

Lalu tampak Armada Utara Angkatan Laut Rusia menyeberangi Samudra Atlantik ke 
Amerika Selatan. Armada lain yang bersenjata nuklir Pyotr Veliki merapat di 
pelabuhan Nikaragua dan Kuba. Juga terlihat bagaimana Presiden Dmitri Medvedev 
memeluk Hugo Chavez dan Raul Castro, dan pertemuan sang presiden dengan Fidel 
Castro.

Juga ditayangkan parade pertama perlengkapan militer di Lapangan Merah setelah 
lebih dari 10 tahun, dan apa yang disebut kemenangan Rusia atas Georgia Agustus 
lalu. Tayangan itu harus menegaskan bahwa Rusia adalah kekuatan yang tetap 
harus diperhitungkan.

Pameran Amerika Selatan
Amerika Serikat yang sebenarnya merupakan sasaran pameran itu, jelas tidak 
terkesan, bahkan tersinggung. Seorang jurubicara Washington mengolok-olok 
dengan mengatakan, armada Pyotr Veliki terus-terusan dikawal kapal tunda, untuk 
jaga-jaga kalau ada bahaya.

Pameran Amerika Selatan dilanjutkan di Moskow. Sudah bertahun-tahun Presiden 
Venezuela Hugo Chavez merupakan tamu yang disukai. Pertama-tama karena 
bermilyar-milyar dolar yang dibelanjakannya di Rusia untuk beli senjata. 
Desember lalu datang Presiden Argentina Cristina Fernandez Kirchner dan 
Presiden Nikaragua Daniel Ortega. Akhir bulan silam Raul Castro datang. Inilah 
kunjugan pertama seorang pemimpin Kuba dalam 30 tahun. Kunjungan berikut adalah 
Presiden Bolivia Evo Morales dan Presiden Ekuador Rafael Correa.

Zaman Baru
"Kehadiran kita di Amerika Selatan tidak bersifat sementara," kata Medvedev 
ketika bertemu Daniel Ortega di Kremlin. "Ini sengaja dipilih. Dan kami akan 
membangun kontak ini pada semua sektor." Ortega berbicara tentang zaman baru 
bagi hubungan Rusia - Amerika Latin. Baginya hubungan masa kini Moskow - 
Managua lebih erat katimbang pada zaman Uni Soviet dulu.

Satu hal mempersatukan sebagian pemimpin Amerika Selatan, itulah kebencian 
mereka terhadap Amerika Serikat. Dan mereka memperoleh saudara tua pada Rusia. 
Seperti Soviet dulu, Rusia suka mengambil alih peran adi kuasa yang anti 
Amerika. Jelas ini tidak berbeda dari zaman perang dingin, sekalian dengan 
krisis Kubanya. Tetapi tidak ada lagi yang mirip. Rusia jelas bukan Uni Soviet. 

Pameran Kekuatan
Dapat dimengerti kenapa Rusia ingin mempererat hubungan ekonomi dengan pihak 
yang bersedia membayar mahal. Tapi bahwa itu harus diiringi dengan pameran 
kekuatan sedemikian besarnya, berarti Rusia ingin lebih dari hanya sekedar 
mempererat hubungan ekonomi saja. 'Rusia bangkit' merupakan semboyan Kremlin 
sejak pelantikan Presiden Vladimir Putin tahun 2000. Angka pertumbuhan ekonomi 
turut mendukung. Menjelang krisis keuangan, Rusia tembus masuk peringkat 10 
negara ekonomi terbesar di dunia.

Tapi moto ini juga mengandung kesan, Rusia bangkit sebagai kekuatan militer. 
Namun, anehnya, ini tidak tampak. Proses ganti arsenal senjata nuklir yang 
sangat dibutuhkan itu, berjalan lamban. Sampai sekarang, modernisasi armada 
angkatan udara dan angkatan darat tidak juga terlaksana. Sebagian besar senjata 
'termoderen' yang dimiliki Rusia sudah berusia puluhan tahun. Jelas sudah 
ketinggalan zaman. Tidaklah mungkin menggantinya untuk jangka pendek. Ini bukan 
kabar baru bagi pakar Rusia. Justru karena itulah, pameran kekuatan Rusia 
sangat mengherankan.

Paket Bantuan
Permainan ini bukan hanya dilakukan di Amerika Selatan, melainkan juga di Asia 
Tengah. Awal pekan ini Presiden Kirghizia mengumumkan akan menutup pangkalan 
militer Amerika, yang sejak 2001 dipakai untuk membekali pasukan di 
Afghanistan. Niat ini menimbulkan amarah Amerika. Pernyataan ini disampaikan 
setelah berunding dengan Medvedev di Kremlin. Dalam kesempatan ini Presiden 
Rusia menawarkan paket bantuan ekonomi besar.

"Ini tidak lain dari pameran kekuatan Rusia," ujar Paul Quinn-Judge, pakar 
International Crisis Group di Bishkek, ibukota Kirghizia. "Ini bukti bagi 
Presiden Obama, bahwa Rusia kembali tampil sebagai pemain besar di kawasan. 
Tapi soal penutupan pangkalan militer di Kirghizia sama sekali lepas dari itu."


* RENCANA EROPA MENINDAK PENDATANG ILEGAL DIJAMIN GAGAL

Majikan yang mempekerjakan buruh ilegal akan didenda berat di masa depan bahkan 
bisa dipenjara, demikian UU baru yang disetujui parlemen Eropa Rabu kemarin. 
Apa yang disebut peraturan sanksi ini merupakan upaya mengurangi pendatang 
ilegal ke Eropa dan menghentikan pemerasan jutaan buruh bawah tanah. Tetapi 
para pengecam meramalkan langkah ini akan lebih memberatkan para buruh migran 
katimbang majikan mereka. Selain itu, arus imigran gelap yang ingin mencari 
kehidupan lebih baik di Eropa juga dikhawatirkan tidak akan berkurang. Laporan 
koresponden Eropa Vanessa Mock dari Brussel.

Sabine Craenen adalah aktivis Organisasi untuk Pekerja Migran yang Tidak 
Berdokumen, sebuah LSM yang berkantor pusat di Brussel.

Sabine Craenen: Apa yang akan terjadi adalah kaum buruh ini kena inspeksi 
mendadak. Kalau tidak punya izin tinggal, mereka akan dideportasi. Tapi akan 
lebih sulit untuk menghukum majikan yang begitu lihai dalam menyembunyikan 
tanggung jawab mereka.

Banyak Aturan, Tak Ada Denda
Rancangan undang-undang, yang disetujui Parlemen Eropa di Strassbourg Rabu 
kemarin, adalah usaha untuk mengharmonisasi berbagai aturan yang berlaku di 
negara-negara anggota, sekaligus memperketatnya. Kendala terbesar, adalah 
implementasi aturan tersebut, demikian Craenen.

Sambil menunjuk ke sebuah kompleks besar yang sedang dibangun, di wilayah 
perkampungan kumuh di Brussel Utara, Craenen melanjutkan,"Di tempat itu banyak 
dijumpai pekerja ilegal dari seluruh penjuru dunia dan mereka bisa dijumpai di 
setiap proyek bangunan di kota ini, walaupun para prinsipnya peraturan itu 
sudah lama berlaku di Belgia. Hampir tidak mungkin menunjuk siapa yang 
bersalah, karena para majikan tidak mengaku memperkerjakan seorang ilegal. 
Terlalu banyak sub-kontraktor yang terlibat. Dan tidak ada gunanya mendenda 
para majikan, karena mereka tidak akan merugi secara finansial. Mereka sudah 
untung banyak dengan memperkerjakan para ilegal. Para pekerjalah yang menjadi 
korbannya karena tidak mampu menuntut hak-hak mereka."

Seorang buruh bangunan asal Kosovo terlihat mendorong gerobaknya. Menurutnya, 
selama bertahun-tahun bekerja di Eropa ia sudah menyaksikan banyak pemeriksaan 
mendadak. "Saya untung bisa bekerja di sini secara resmi. Banyak teman 
menghilang begitu saja. Tapi, setiap kali juga datang pekerja baru, karena 
lowongan kerja memang sangat banyak."

'Berikan Kami Surat Ijin Resmi'
Di sebuah gedung parkir yang terletak beberapa kilometer di selatan Brussel, 
sekitar 120 pekerja gelap dari Afrika, Asia dan Amerika Latin melakukan aksi 
protes menuntut ijin kerja resmi Belgia. Aksi duduk di dekat Universitas 
Brussel oleh apa yang dinamakan 'sans papier' artinya tanpa dokumen, berulang 
kali membuat pusing pemerintah setempat. Pemerintah Belgia mengakui besarnya 
permintaan akan pekerja, tetapi tidak dapat meregularisasi sekitar 100.000 
migran ilegal di negara tersebut.

Omar Diara, 33 tahun, berasal dari Pantai Gading.

Omar Diarra: Saya bekerja dari subuh sampai magrib mencabuti daun bawang dengan 
gaji kecil, sampai ijin kerja saya tidak berlaku lagi. Saya ingin tinggal di 
sini, bekerja dan bayar pajaknya. Tapi tidak mungkin kami bisa dapat ijin 
kerja. Karena itu kami akan mogok makan.

'Saya Tidak Eksis'
Berdiri di samping Diarra, di sebuah kamar di dalam garasi yang penuh kasur dan 
alat pemanas listrik kecil, adalah Francis, asal Nigeria. ia menceritakan 
bagaimana pertama-tama bekerja di sebuah rumah jagal dengan cara meminjam ijin 
kerja temannya. Tetapi sekarang ia sudah lima tahun menganggur.

"Sudah biasa berbagai ijin kerja dengan orang lain. Kami semua  melakukannya. 
Inilah cara bertahan hidup. Tetapi saya tahu menurut undang-undang saya tidak 
ada." Francis menambahkan saat ini banyak majikan takut menerima pekerja 
ilegal, tetapi menurutnya ini tidak menghalangi orang untuk datang ke Eropa. 
"Kami punya berbagai alasan mengapa meninggalkan negara asal dan memulai hidup 
baru di sini. Kami akan tetap datang."

Aturan sanksi Uni Eropa ini akan diberlakukan dalam waktu dua tahun. Sementara 
itu berbagai lsm dan organisasi HAM tetap berjuang memperbaiki hak-hak para 
pekerja ilegal. "Undang-undang ini berdampak negatif. Eropa seharusnya mendenda 
para majikan karena tidak memenuhi hak-hak para pekerja", demikian Sabine 
Craenen.


* MACAN TAMIL KEHILANGAN BASIS KEKUASAANNYA

Pemerintah Sri Lanka menawarkan amnesti kepada pemberontak Macan Tamil. Tetapi 
pemimpin pemberontak Tamil akan diadili dan dijatuhi hukuman mati, demikian 
Menteri Pertahanan Gotabhaya Rajapakse dalam wawancara dengan koran Sri Lanka 
The Island. Pengumuman ini menyusul ofensi tentara pemerintah yang berhasil, 
sehingga dalam waktu singkat wilayah besar Tamil bisa direbut. Tetapi perang 
masih belum berakhir, demikian Macan Tamil. Laporan redaktur pertahanan Hans de 
Vreij.

Secara militer, kalangan Tamil sudah benar-benar terpojokkan. Sudah sejak tahun 
1970an gerakan pemberontak ini memperjuangkan wilayah Tamil otonom. Bulan silam 
tentara pemerintah mengambil alih Kilinochchi yang sering disebut sebagai 
ibukota Tamil. Semenanjung Jaffna yang strategis sekarang juga sudah jatuh di 
tangan pemerintah dan kalangan Tamil kehilangan bandar udara kecil mereka.

Amerika Serikat, Uni Eropa, Jepang dan Norwegia awal pekan ini sudah berseru 
kepada kalangan Macam Tamil supaya meletakkan senjata. Setelah kapitulasi ini, 
sebagai partai politik, Macan Tamil harus ambil bagian dalam proses perdamaian 
untuk bisa sampai pada penyelesaian yang adil dan langgeng, demikian 
negara-negara yang terlibat itu. Empat negara tadi sebelumnya sudah terlibat 
dalam upaya mewujudkan perdamaian, upaya yang akhirnya gagal.

Sipil Terjepit
Sementara itu sangat diprihatinkan nasib warga sipil di wilayah pertempuran, 
atau yang sekarang sudah damai. Sekitar seperempat juta orang dikabarkan berada 
di wilayah bahaya. Sebelumnya dilaporkan rakyat tak bersalah sudah menjadi 
korban, misalnya akibat pemboman Angkatan Udara Sri Lanka.

Di lain pihak, baik Macan Tamil mau pun pasukan pemerintah tidak mau tahu soal 
gencatan senjata. Pemerintah sekarang menuntut supaya Macan Tamil menyerah 
tanpa syarat, sedangkan Macan Tamil sendiri menyatakan akan terus bertempur. 
Itu juga pendirian pelbagai organisasi Tamil di luar negeri, seperti Forum 
Tamil di Britania. Berikut Suren Surendiran, jurubicara Forum Tamil di London.

Suren Surendiran: Orang bisa menang perang. Sampai aspirasi rakyat Tamil 
dipenuhi dan jalan keluar politik yang bisa diterima oleh kalangan Tamil 
terlaksana, tidak ada perang tidak ada pertempuran yang bisa dimenangi.

Gerilya
Skenario militer yang diharapkan adalah, setelah kehilangan wilayah yang begitu 
besar, sekarang Macan Tamil akan menghadapi tentara pemerintah Sri Lanka dengan 
mengobarkan perang gerilya dari hutan-hutan. Selain itu tampaknya juga akan 
terjadi peningkatan serangan di luar dan di dalam Sri Lanka. Karena aksi 
seperti itu, kalangan Macan Tamil masuk dalam daftar organisasi teroris 
internasional. Tamil Forum di Inggris menyatakan, semua cara akan digunakan 
untuk mewujudkan tujuan politik kalangan Tamil. Dan itu, demikian Suren 
Surendiran, jurubicara Forum Tamil di London, bukanlah terorisme.

Suren Surendiran: Perjuangan kemerdekaan dan berdiri untuk mempertahankan diri, 
dalam bahasa, pengertian dan aliran pikiran saya, bukanlah terorisme. Yang 
terjadi di Sri Lanka adalah genosida terbuka tapi masyarakat internasional diam 
saja. Lalu apa yang anda harapkan dari kami?

Di Sri Lanka utara masih terjadi pertempuran berat. Situasi setempat tidak bisa 
dipastikan secara obyektif, karena wartawan dilarang masuk wilayah ini.


* KORUT MENDZOLIMI KRISTEN DAN BELANDA BANTU JAKARTA KERUK KALI

Korea Utara adalah negara yang paling kejam terhadap umat Kristen. Demikian 
organisasi Kristen Open Doors mengenai situasi umat kristen di seluruh dunia 
yang ditulis harian Belanda Trouw. Korena Utara, negara komunis stalinis itu 
tidak mengijinkan penyembahan lain kecuali pemimpin Kim Jong-il dan ayahanda 
Kim Il Sung. Padahal seratus tahun lalu Pyongyang adalah kota pertama di Asia 
Timur yang menerima kristen, demikian Trouw.

Di Pyongyang hanya ada empat gereja, dan itu hanya untuk pameran. Gereja itu 
baru dipakai kalau ada orang asing yang menggunakannya. Umat kristen dianggap 
musuh terbesar. Pengungsi Korea Utara yang dipulangkan dari Cina dicurigai. 
Mereka dicegat dengan dua pertanyaan. Sempatkah bertemu orang barat dan 
berhubungan dengan orang kristen. Demikian Trouw.

Orang kristen Cina dikhawatirkan mempengaruhi pengungsi Korea Utara supaya 
memberontak. Kalau ada yang ketahuan membawa Injil maka dia dijebloskan ke kamp 
kerja paksa. Organisasi Open Doors menduga sekitar 50 sampai 100 ribu umat 
kristen dihukum kerja paksa dalam kondisi memprihatinkan. Walau demikian warga 
kristen Korea Utara tidak gentar. Mereka tetap yakin pada firman Tuhan. Open 
Doors dan kaum Kristen Korea Utara menanti kapan rejim King Jong-il segera 
tumbang.

Beralih ke topik Indonesia, Belanda mengajari Indonesia mengeruk kanal. Pakar 
Belanda membantu pemerintah daerah Jakarta mengeruk kanal dan sungai. 
Menggunakan perahu khusus menelusuri sungai dan parit sempit di ibukota, 
demikian harian Algemeen Dagblad. Diharapkan banjir bisa berkurang 40 persen.

Ahli keruk Belanda, Michael de Boer, tersentak mencium aroma menusuk hidung dan 
menyaksikan bermacam perabot muncul dari dasar kali Jakarta yang berwarna hitam 
legam. "Kalau di Belanda, kami mengeruk lumpur tapi di sini kami menemukan batu 
beton, batang pohon, meubel dan segala macam plastik." Ungkap Michael de Boer. 
Dibantu Pak Ujang Sukardi ia menggunakan perahu keruk kecil menelusuri 
sungai-sungai sempit.

Lumrah saja Indonesia minta bantuan pakar pengerukan Belanda, demikian Algemeen 
Dagblad. Banjir tahun 2007 sudah menggenangi tiga perempat wilayah Jakarta. 
Pemimpin proyek Belanda sadar pengerukan tidak akan bisa memecahkan masalah 
banjir.

Jakarta banjir karena permukaan tanah ambles beberapa senti pertahun. Akibat 
pembangunan perkotaan yang pesat dan air tanah yang disedot habis. Pengerukan 
kanal bertujuan memperlancar arus air menuju muara.

Bantuan pengerukan dari Belanda ini merupakan percontohan. Proyek ambisius Bank 
Dunia bertujuan mengeruk 13 sungai besar. Sekitar 9 juta kubik lumpur dan 
sejenisnya diangkat dari dasar sungai. Masalah utama adalah logistik. Akan 
dikemanakan jutaan kubik sampah dan lumpur itu? Demikian Algemeen Dagblad 
bertanya-tanya.

Michael de Boer dan Pak Ujang Sukardi baru berhasil mengangkat lumpur dari 
parit sepanjang 400m. "Tapi hasilnya sudah mulai kelihatan. Airnya mulai 
mengalir dan warnanya sudah hijau."

Demikian Algemeen Dagblad dan demmikian pula tinjauan pers kali ini.


* BELAJAR SOAL KERAGAMAN DI SANGGAR KREATIVITAS ANAK

Indonesia adalah keberagaman. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika, berbeda tapi tetap 
satu, tak bisa begitu saja terwujud tanpa kesadaran pada perbedaan dan 
keberagaman itu. Salah satu cara menumbuhkan kesadaran tentang perbedaan adalah 
pendidikan, seperti yang dilakukan di Sanggar Kreativitas Anak, bagi anak-anak 
jalanan. Reporter KBR68H Anto Sidharta melongok pelajaran soal perbedaan di 
kelas kecil itu. 

Suasana kelas: Tetap satu bangsa? Bangsa apa? Bangsa Indonesia. Ada suku apa 
saja yah? Aceh, Bali, Ambon. Semua ada di negara Indonesia tetap satu bangsa.

Belasan anak kisaran tujuh tahun di daerah Cipinang Besar Selatan, Jakarta 
Timur, sigap mengacungkan jari. Mereka ingin segera menjawab pertanyaan guru 
atau kakak pendidik. 

Suasana kelas: Ada Medan, ada Jawa, jadi gak boleh saling ngejek. Jadi ngak 
boleh saling ngejek. Tuti matanya kecil, boleh gak ngejek-ngejek, eh 
sipit-sipit? Gak boleh. Angel belo-belo boleh gak? Gak bolehakarena semua 
ciptaan? Allaha 

Pendidikan Perbedaan: Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau, sambung 
menyambung menjadi satu, itulah Indonesia.

Ini bukan di sekolah, tapi di sebuah rumah kontrakan sederhana. Ruang tempat 
mereka belajar sempit, hanya tiga kali tiga meter. 10 meja dan kursi kecil 
disediakan untuk anak-anak ini. Ruangan yang agak pengap tertolong dengan 
sebuah kipas angin. 

Suasana kelas: Ada agama apa di Indonesia? Hindu, Kristen, Islam, Budhaa

Di ruang kelas berdinding biru kusam itulah anak-anak belajar tentang 
perbedaan: suku, agama, ras dan golongan. Anak-anak ini di bawah asuhan 
organisasi Anak Jalanan Indonesia, ISCO. Pelajaran hari itu berjudul 'Berdamai 
dalam Perbedaan'. Ini cukup berat bagi anak-anak kecil. Karena itu digunakan 
media gambar serta nasihat, kata Siti Khodijah, salah satu pendidik. 

Siti Khodijah: Ngasih arahan dulu, baru media gambar. Tadi TK jadi ngasih 
arahan biar paham, apa sih yang akan dikejakan pada dia sebelum ke gambar. Kita 
jelasin agama apa aja. Kalau ada ras, keriting, rambut lurus, ada yang sipit 
emang ada wujudnya yah aslinya, seperti ini nih.

Salah satu gambar yang biasa dipakai untuk mewakili perbedaan adalah pelangi. 

Suasana pendidikan: Jadi seperti apa? Pelangi yang apa? Banyak warna jadi 
indah, siapa yang mau jadi pelangi? Saya! 

Anak-anak mulai menggambar pelangi seperti contoh kakak pendidik. Sesudah itu 
mereka bersama-sama menyanyikan lagu 'Pelangi'. 

Lagu Pelangi Pelangi-pelangi alahkah indahmuamerah kuning hijau di langit yang 
biru. Pelukismu agung siapa gerangan? Pelangi-pelangi, ciptaan Tuhan. 

Selain teori di dalam kelas, anak-anak juga diajak turun ke lapangan melihat 
bagaimana perbedaan pada kehidupan sehari-hari. Rita Handayani, penanggung 
jawab program ISCO di Cipinang. 

Rita Handayani: Kenapa harus beda sih gambar mesjid dengan gereja, kenapa 
mesjid ada kubahnya? Biasanya langsung kita cari mesjid atau gereja deket sini, 
nah anak-anak kunjungan. Masuk terus nanya sama orang yang ada di situ. Lalu 
dibahas apa yang udah kalian dapatkan saat nanya ke pendeta, ustad, biksunya?

Pelajaran ini juga diselipkan di pelajaran lain, seperti matematika. 

Rita Handayani: Kalau perbedaan pada matematika di bilangan-bilangan. Kadang 
mereka suka menggambar, gambar orang. Kadang anak bingung juga. Itu kak, dua 
laki-laki. Terus ini apa? Dua perempuan. Kan ada perbedaan gambarnya.

Pelajaran menghargai perbedaan ini diberikan oleh ISCO, lembaga yang menampung 
anak-anak jalanan. Sebagai anak jalanan, mereka terus bersinggungan dengan 
kelompok lain. Perbedaan, kata Marryah, Manajer ISCO Jakarta, adalah makanan 
sehari-hari mereka. Tapi perbedaan seringkali membuat masyarakat 
terkotak-kotak. 

Marryah: ISCO kan melihat ada perbedaan. Contoh perbedaan orang atas dan bawah, 
nanti melebar ke keadaan anak. Misalnya anak yang hidup di tempat kumuh 
gambaran fisiknya jorok, beda dengan yang di komplek mungkin lebih bersih. Yang 
membuat ada perbedaan ada masyarakat dan orang-orang tertentu, yang menjadikan 
kotak. Semua manusia sama, tapi dalam komunitas mana ada kotak, ini Jawa, 
Sunda. 

Karena itulah, nilai hidup bermasyarakat ditekankan oleh Sanggar Kreativitas 
Anak, kata Rita Handayani, penanggung jawab program ISCO di Cipinang. 

Rita Handayani: Kita ada modulnya. Namanya sosial, sos kalau kita bilang. Jadi 
di situ diajarkan semua perbedaan, walau semua beda, kita tetep warga negara 
Indonesia! Kita tetap anak ISCO, kita tetap bisa belajar di Sanggar ISCO. 

Selain soal perbedaan, nilai-nilai lain secara bergiliran juga diajarkan. 
Misalnya, penghargaan dan hormat, toleransi dan kerjasama. Para pendidik di 
ISCO berpendapat, inilah nilai dasar yang tidak banyak diajarkan di sekolah dan 
keluarga, terutama di kalangan yang kurang mampu. Rara dan Siti Khodijah, 
pendidik di Sanggar Kreativitas Anak. 

Rara: Belum tentu ini diajarkan di rumah mereka, melihat ekonomi keluarga 
mereka dan orang tua mereka. Kita harapkan ini lebih baik lagi.

Siti Khodijah: Kesadaran orang tua untuk pendidikan kurang, kalau kebersamaan 
merka lebih solid. Karena di tempat tinggal mereka ada non muslim dan mereka 
menghargai juga. 

Ratih yang duduk di bangku SMP berbagi pemahaman soal perbedaan. 

Ratih: Gak milih-milih temen karena semua suku bangsa sama. Jadi enggak boleh 
milih-milih temen. Bisa saling berkenalan walau beda agama dan suku.

Sikap positif ini juga harus dibawa ke rumah dan keluarga. Jumirah dan Karyati 
sudah membuktikan perubahan sikap anak-anak mereka. 

Jumirah: Alhamdulilah gak dibeda-bedakan. Jangan milih orang lain dia agama 
Kristen, islam, agama lain-lain, biarin sama ajah.

Karyati: Gak beda-bedain. Sama ajah sih, bareng-bareng mau.

Perbedaan adalah kekayaan yang harus dihormati. Manajer ISCO Jakarta Marryah 
mengatakan, sejak dini nilai ini sudah harus ditanamkan, sebagai tameng untuk 
menjaga keberagaman di tanah air. 

Marryah: Kita berangkat ke fisik manusia, misalnya orang negro dan Indonesia. 
Tapi kita lihat persamaan, sama-sama mata dua, hidung satu. Ramuan yang kita 
sajian pada akhirnya dia yang memilih. Ah kita gak cocok dengan orang Cina 
karna kecederungan seperti ini. Tapi pada akhirnya apa pun yang dia lihat dia 
tidak jadi pemicu perbedaan. 

Tim Liputan KBR 68H melaporkan untuk Radio Nederland Wereldomroep di Hilversum.


* ABU KARIM YANG IDEALIS DAN BERWAWASAN LUAS

Hari-hari belakangan dua anggota Komisi Peralihan Aceh KPA ditembak mati dan 
satu lagi luka-luka. Mereka ditembaki orang tak dikenal. Salah satu korban jiwa 
adalah Dedi Novandi alias Abu Karim. Siapa sebenarnya tokoh ini? Lebih jauh 
penjelasan Abdul Mukti, wartawan harian Serambi Aceh. 

Abdul Mukti [AM]: Dedi Novandi alias Abu Karim seorang anggota KPA, kabupaten 
Bireuen, Selasa tanggal 3 Februari sekitar pukul 23.00 meninggal dunia dalam 
mobil, begitu tiba di depan rumahnya. 

Keterangan yang kami himpun di lapangan, dia baru saja pulang dari luar rumah 
namun setibanya di depan rumahnya, dari tempat parkir mobil biasa tiba-tiba 
pada saat itu ada suara dentuman yang agak keras.

Namun pada saat itu warga tidak ada yang berkeliaran di kawasan itu. Hanya saja 
mereka mendengar suara letusan. Namun beberapa saat kemudian baru warga keluar 
rumah melihat ada suara gaduh, orang yang mengecek di tempat terjadinya 
ledakan. 

Warga mendekat, begitu mendekat. Begitu mendekat, terlihatlah kepulan asap, 
kemudian dilihat Abu Karim ini dalam mobil, dalam kondisi yang berlumuran 
darah. 

Beberapa saat warga yang curiga dengan kejadian itu, pertamanya mereka 
memperkirakan Abu Karim itu menjadi korban ledakan mobil. Mobilnya yang ada 
onderdil di dalamnya yang korslet, sehingga dia meledak. 

Kemudian warga belum meyakini bahwa itu ditembak. Kemudian baru warga baru 
membawanya ke rumah sakit umum dokter Fauziah Bireuen. Beberapa saat kemudian 
aparat keamanan langsung ke TKP dan ke rumah sakit Bireuen. 

Siapa Abu Karim

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Apa sebenarnya jabatan Abu Karim ini?

AM: Kalau di organisasi KPA, menurut informasi yang kami himpun, dia menjabat 
sebagai sekretaris KPA wilayah Batee Illiek. 

RNW: Jadi sekretaris KPA ya, latarbelakangnya apa? Dia adalah orang GAM ya?

AM: Ya, dia memang mantan kombatan. Tetapi selama ini hampir semua kalangan dia 
bergaul. Dia akrab dengan pihak aparat keamanan, sering berkomunikasi. Bahkan 
dia orangnya idealis. 

Jadi dengan pihak kami wartawan yang ada di Bireuen juga dia sering 
berkomunikasi bahkan sering kami bertukar pikiran. 

Pada saat sebelum kejadian itu, beberapa jam sebelumnya dia sempat duduk 
ngobrol dengan bupati Bireuen, Tengku Nurdin Abdurahman dan gubernur yang 
kebetulan lagi mengunjungi kabupaten Bireuen. 

Pada saat itu gubernur sempat menyampaikan bahwa bagaimana nih caranya kita 
memberi pemahaman kepada masyarakat tentang hal-hal yang menyangkut dengan 
pemilu. Supaya masyarakat tidak awam, dan tidak ada yang tidak mengerti tentang 
pemilu yang akan datang. 

Bahkan pada saat itu Abu Karim ini dengan kerelaannya bahwa dia ingin membantu 
pihak pemerintah dalam mensosialisasi pemilu legislatif. 

Siapa Pembunuhnya

RNW: Tampaknya dia tidak punya musuh ya, sebenarnya?

AM: Dilihat sepintas memang dia orangnya berwawasan luas. Dan setelah 
terjadinya damainya Aceh, dia saya lihat lebih cenderung banyak berkawan dengan 
semua kalangan. Bahkan sebelumnya ada waktu masih eksisnya pihak kombatan GAM, 
memang kita nggak ketahui bahwa dia apa ada musuh sebelum damainya Aceh. 

Yang jelas, setelah damainya Aceh, Abu Karim ini sudah bergaul dengan semua 
kalangan. Termasuk dengan pihak Kapolres sering berunding. Bahkan kalau ada 
anggota KPA ada yang kira-kira keliru atau kesalahan di lapangan, dia sendiri 
mau menjembatani dan akan menyampaikan nasehat-nasehat yang kira-kira itu tak 
benar.    

Kemudian dia sering menasehati apabila memang ada hal-hal yang keliru. Dia 
orangnya bisa diajak diskusi, bisa diajak bicara tentang wawasan bahkan 
termasuk politik gitu. 

Kejutan Bagi Masyarakat Aceh

RNW: Ya, jadi dengan demikian bung Mukti, bisa disimpulkan bahwa sebenarnya 
sekarang kematian Abu Karim ini betul-betul kejutan besar, dan juga orang masih 
bertanya-tanya siapa yang membunuhnya gitu ya, sangat tidak jelas ini ya?

AM: Ya, memang demikian, tapi masyarakat tidak bisa menebak siapa yang 
membunuh, atau kenapa dia dibunuh. Inilah yang masih bertanya-tanya dengan 
masyarakat. 

Bahkan kami sebagai jurnalis belum ada titik terang yang mengarah ke sesuatu 
kelompok, atau seseorang yang dicurigakan belum mencuat ke permukaan, bahkan 
belum ada yang melaporkan demikian kepada kami media. 

Dampak Pembunuhan

RNW: Apa dampak pembunuhan ini terhadap perdamaian Aceh? 

AM: Kapolres Bireuen mengharapkan musibah yang dialami oleh Abu Karim ini 
supaya tidak terpancing. Ada pihak-pihak tertentu yang ingin mengeruhkan 
suasana kembali Aceh supaya Aceh tetap kacau apalagi menjelang, menghadapi 
pemilu legislatif beberapa bulan kemudian. 

Jadi saya kira sampai saat ini reaksi masyarakat ya, sekedar hanya 
memperlihatkan kok bisa ya. Karena selama ini Abu Karim sering berjalan 
sendiri, bahkan dia sering aktif baca internet. Jadi ada pertemuan misalnya 
antara tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh GAM, itu kadang-kadang Kapolres sering 
mengundang beliau yang mewakili pihak KPA.

Reintegrasi Kombatan

RNW: Salah satu masalah umum yang dihadapi KPA dan semua orang tahu adalah 
bahwa reintegrasi kombatan ini menghadapi kesulitan ya, bagaimana reintegrasi 
kombatan di Bireuen menurut Anda bang Mukti?

AM: Memang masalah reintegrasi kalau kita bilang masalah ketidakadilan, masalah 
ketidakmerataan itu memang sulit kita nilai, tapi mungkin ada pihak yang belum 
terkoordinir atau pun belum terorganisir sehingga ada yang belum mendapat 
perhatian. 

Tapi saya lihat itu bukan unsur kesengajaan dari pihak pemerintah atau pun dari 
pihak KPA sendiri. Itu bahkan sering saya lihat di kedua daerah sendiri di mana 
masyarakat yang belum mendapatkannya sehingga mereka diverifikasi ulang, 
kemudian didata ulang. 

Jadi ada pihak, misalnya pemerintah kalau dikritik oleh masyarakat, saya lihat 
itu tanggap. Bahkan oleh pihak BRDA sendiri diketuai oleh Nur Djuli juga pernah 
mewakili pihak GAM dalam perundingan kemarin di Helsinki, saya lihat beliau 
salah tanggap. 

Makanya kalau ada laporan dari masyarakat tentang ada pemotongan bantuan 
sedikit pun, beliau bereaksi. Beliau mengatakan di koran, menjawab bahwa itu 
tidak boleh dipotong. 

Kalau memang ada pihak kombatan GAM yang belum mendapat bantuan, itu mungkin 
bukan unsur kesengajaan dari mereka, bahkan kadang-kadang ada yang disuruh 
lapor, ataupun ada mereka yang belum terdata sehingga inilah yang mencuat 
seakan-akan kesenjangan di antara mereka. Padahal saya lihat itu bukan unsur 
kesengajaan dari pemerintah dan dari pihak KPA-nya sendiri. 

Intergrasi Aceh

RNW: Anda mengatakan itu bukan unsur kesengajaan, tapi masalah ini banyak 
timbul di Aceh ya, soal integrasi ini kembali disinggung-singgung gitu, apakah 
sekarang kematian Abu Karim juga dikaitkan dengan integrasi yang tidak 
beres-beres itu?

AM: Kalau saya lihat kayaknya tidak ada kaitan dengan masalah reintegrasi. 
Bahkan saya sendiri belum bisa menebak, belum bisa menjawab yang pas karena 
kebetulan saya belum ada yang saya temukan satu indikasi yang mengarah kesitu. 

Tanggapan Aparat Keamanan

RNW: Dan juga tidak ada indikasi sebaliknya kan dari aparat keamanan gitu yang 
berkaitan dengan kematian ini kan?

AM: Saya lihat aparat keamanan paling respon. Begitu mereka mendengar ada 
musibah, mereka langsung terjun ke lapangan. Karena saya lihat Abu Karim selama 
ini - saya nggak tahu di dalam batin beliau itu - tetapi kalau saya lihat dari 
permukaan luar, beliau itu kalau saya lihat kayaknya semua kalangan bergaul. 

Kemudian dari pihak TNI maupun dengan pihak polisi, sering komunikasi bahkan 
ada sesuatu hal yang terjadi tentang masalah keamanan, itu kadang-kadang 
Kapolres sering duduk-duduk dengan pihak-pihak. Bahkan mereka merespon.

Bahkan waktu kepemimpinan Saladin sekarang di polres Bireuen, itu saya lihat 
pak Saladin ini merangkul semua elemen masyarakat untuk menciptakan bagaimana 
perdamaian ini berjalan langgeng dan sukses. 

Bahkan Bireuen ini pernah dijadikan satu model untuk menciptakan damai Aceh, 
sehingga yang selama ini ada terjadi kesenjangan, selama ini terjadi 
ketidakmerataan, ketidakadilan atau ketidakpedulian pihak pemerintah yang 
selama ini dinilai oleh sebagian kalangan masyarakat, sangat lebih dominan.

Bahkan lebih depan beliau maju untuk merangkul semua elemen masyarakat. Bahkan 
saya lihat pak Saladin dengan semua unsur KPA, saya lihat beliau tetap menjalin 
hubungan yang sangat harmonis. Bahkan kadang-kadang ada pertemuan di situ, ada 
TNI, ada KPA, itu biasa. 

Dan bahkan Saladin ini sering menjembatani, sering memfasilitasi ada hal-hal 
yang kira-kira akan menjadi sesuatu yang mengganggu ketertiban atau atau pun 
keamanan lingkungan, atau pun stabilitas keamanan. 

Itu Saladin kadang-kadang memanggil untuk duduk bersama bagaimana ini jalannya. 
Istilahnya ayo kita sama-sama mempertahankan damai Aceh ini. Mari kita 
sama-sama kita menjaga perdamaian ini.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke