---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 10 Februari 2009 15:10 UTC



** KEBAKARAN HUTAN DI AUSTRALIA

** PRESIDEN CINA KUNJUNGI TIMUR TENGAH DAN AFRIKA

** PERINGATAN REVOLUSI IRAN

** GEMA WARTA, ULASAN PERS: KEBAKARAN HUTAN  DI AUSTRALIA DAN SIAPA CALON WAKIL 
PRESIDEN PILIHAN SBY? 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TIMOR LESTE STABIL - TAPI AKAR PERSOALAN 
BELUM TERSELESAIKAN

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: PERAN SENTRAL SAKSI MAHKOTA DALAM PENGADILAN MAFIA 
BELANDA 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: HUBUNGAN IRAN-AMERIKA, AKANKAH PULIH 
KEMBALI? 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PEKERJA PABRIK BERJUANG SELAMATKAN KRISTAL 
IRLANDIA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SBY: ANTARA JUSUF KALLA DAN SRI MULYANI



* KEBAKARAN HUTAN DI AUSTRALIA

Polisi Australia melacak para penyulut api kebakaran hutan. Pihak yang berwajib 
memperkirakan kebakaran ini sengaja disulut dan berusaha sekuat tenaga melacak 
pelakunya. Perdana menteri Kevin Rudd menyebut para pelaku penyulutan kebakaran 
hutan ini pembunuh massal. Kebakaran hutan ini menewaskan 170 orang, dan angka 
ini diperkirakan akan naik. Api masih berkobar di  sekitar 25 tempat di negara 
bagian Victoria. Sekitar 3400 anggota pemadam kebakaran mencoba memadamkan 
kebakaran hutan ini. Di Melbourne didirikan rumah jenazah  yang dicontoh dari 
rumah jenazah di London ketika terjadi serangan teroris di kendaraan umum. 
Menyusul Ratu Britania Raya Elizabeth serta presiden Amerika Serikat, Barack 
Obama, Ratu Belanda Beatrix menyatakan bela sungkawa. Presiden Obama menawarkan 
bantuan Amerika Serikat kepada Perdana Menteri Kevin Rudd.


* PRESIDEN CINA KUNJUNGI TIMUR TENGAH DAN AFRIKA

Presiden Hu Jintao hari Selasa ini memulai kunjungan ke Arab Saudi selama tiga 
hari. Negara ini adalah pengekspor minyak terbesar ke Cina. Selanjutnya Hu akan 
mengunjungi Mali, Senegal, Tanzania dan Mauritius. Keempat negara ini dipilih 
karena tidak memiliki sumber daya alam yang bermanfaat untuk Beijing. Dengan 
demikian Cina membantah hanya memperhatikan negara-negara yang penting untuk 
kebutuhan minyak dan energinya. Jurubicara  presiden Hu Jintao menunjuk pada 
tradisi hubungan baik Cina dengan negara-negara Afrika. Ini adalah kunjungan 
keempat presiden Hu ke Afrika, sejak pemimpin Cina ini berkuasa pada tahun 2003.


* PERINGATAN REVOLUSI IRAN

Hari ulang tahun ke 30 Revolusi Iran dirayakan besar-besaran, di berbagai 
penjuru Iran diselenggarakan peringatan yang akan dihadiri jutaan orang. 
Presiden Ahmadinejad berpidato di taman Asadi di pusat  kota Teheran. Ia 
menyatakan terbuka terhadap politik luar negari baru Amerika Serikat. 
Washington menyatakan akan mengubah politiknya terhadap Teheran dan kalau 
benar-benar ada perubahan, maka Iran akan menanggapinya secara positif, 
demikian presiden Ahmadinejad. Selama pemerintahan presiden Bush hubungan 
Amerika Serikat dengan Iran memburuk. Para pengamat memperkirakan dibawah 
pimpinan presiden Barack Obama hubungan ini akan membaik. Setiap tahun Iran 
merayakan kedatangan ayatollah Khomeini pada 1 februari 1979 dari pengasingan 
yang mempercepat proses revolusi Iran. Saat itu Syah Iran sudah meninggalkan 
negaranya.


* MENLU JEPANG TIBA DI KOREA SELATAN

Menteri luar negri Jepang Hirofumi Nakasone, akan berembuk dengan Korea Selatan 
ihwal persenjataan nuklir Korea Utara dan akan memperbaiki hubungan dengan 
Seoul. Ia akan menjumpai sejawatnya Yu Myung-Hwan dan akan mengadakan kunjungan 
kehormatan kepada presiden Lee Myung-Bak. Januari lalu presiden Korea Selatan 
dan perdana menteri Jepang Taro Aso bersepakat untuk mengakhiri perselisihan 
kedua negara sekitar sejarah masa silam dan akan bekerjasama di berbagai 
bidang, dari penanganan resesi ekonomi sampai pembangunan Afghanistan. 
Pemerintah Korea Utara bersikap dingin terhadap pemerintah konservatif Korea 
Selatan pimpinan presiden Lee Myung-Bak dan pemerintah Jepang.


* KEBAKARAN DI BEJING

Kebakaran di hotel Mandarin Oriental disebabkan oleh pertunjukan kembang api 
dan petasan ilegal oleh badan penyiaran negara Cina CCTV. Dalam perayaan Cap 
Gomeh, CCTV menyewa perusahaan profesional untuk menyulut petasan berat. Namun 
ijin penyulutan petasan berat ini tidak ada. Seorang pemadam kebakaran tewas 
dan enam orang luka-luka. Hotel Mandarin Oriental adalah bagian gedung CCTV 
milik badan penyiaran televisi negara Cina, gedung utama CCTV yang berada 
disampingnya luput kebakaran ini. Kedua gedung ini dirancang oleh arsitek 
Belanda, Rem Koolhaas.


* AMNESTY INTERNATIONAL KECAM BOM SRILANKA

LSM hak asasi manusia Amnesty International mengecam aksi bom bunuh diri di 
kamp pengungsi perang saudara Sri Lanka. Serangan ini jangan dibalas dengan 
serangan balik, demikian Amnesty International. Aksi kekerasan ini meminta 
korban 20 tentara dan delapan warga sipil tewas dan 64 orang luka-luka. Pelaku 
bom bunuh diri meledakkan bomnya ketika digeledah oleh tentara wanita di dekat 
kamp pengungsi Visuamadu di Sri Lanka Utara. Daerah ini baru direbut kembali 
oleh tentara Sri Lanka.


* RENCANA PENANGANAN RESESI AMERIKA

Senat Amerika Serikat akan menyetujui rencana perbaikan ekonomi senilai 838 
miliar dolar. Dewan Perwakilan sudah  menyetujui setelah rencana ini dipotong 
20 miliar. Rencana ini akan didukung oleh mayoritas senator Amerika, setelah 
tiga senator partai Republik menyatakan setuju. Presiden Barack Obama akan 
secepat mungkin menekennya, begitu rencana ini disetujui Kongres Amerika yang 
akan berlibur minggu depan. Sebelum masa reses persetujuan rencana tersebut 
sudah harus selesai.


* PARA USKUP ITALIA KECAM EUTHANASIA

Eluana Englara yang sudah dalam keadaan koma akhirnya meninggal setelah infus 
makanan dan minuman dihentikan hari Jumat lalu. Para uskup Italia menyebutnya 
pembunuhan. Hakim menjatuhkan vonis yang mengizinkan Englara, 38 tahun, 
meninggal karena tidak ada harapan lagi. Vonis ini mengundang kontroversi 
antara pro dan kontra eutanasia. Kedua belah pihak berdemonstrasi di depan 
klinik pada malam meninggalnya Englara. Polisi turun tangan untuk mencegah baku 
hantam. Pemerintah Italia mempersiapkan undang-undang darurat yang akan 
mencegah eutanasia Englara. Saat ini pemerintah Italia menggantikannya dengan 
undang-undang yang mengatur wasiat seorang pasien.


* PENINJAU EROPA DITAHAN DI GEORGIA

Kedua peninjau Eropa ini sudah bebas, mereka adalah staf organisasi keamanan 
dan kerjasama Eropa OSCE. Keduanya ditahan di perbatasan dengan Osetia Selatan. 
Daerah separatis ini menentang pemerintah pusat Georgia dan mendapat dukungan 
Rusia. Sejak 1992, OSCE mengirim peninjau ke Georgia, dan berpatroli di Osetia 
Selatan. Sejak perang dengan Georgia tahun lalu, Osetia Selatan menolak para 
peninjau OSCE. Tugas OSCE di daerah ini akan berakhir minggu ini dan Rusia 
menentang pembaruan mandatnya.


* KEBAKARAN HUTAN  DI AUSTRALIA DAN SIAPA CALON WAKIL PRESIDEN PILIHAN SBY?

Kebakaran hutan yang muncul tanpa dinyana, itulah yang dialami penduduk negara 
bagian Victoria, di Australia tenggara. Koran The International Herald Tribune 
menerbitkan laporan ihwal kebakaran hutan yang menjebak para korban, orang 
tidak bisa lari lagi. Menurut laporan pemerintah 131 orang tewas. Yang mencolok 
polisi mencurigai kebakaran ini sengaja disulut oleh pihak-pihak yang tidak 
bertanggung jawab, dua orang sudah ditahan di Sydney.

Perdana menteri Australia, Kevin Rudd marah. Menurutnya tak ada julukan lain 
untuk mereka kecuali pembunuh massa. Polisi Australia juga menyatakan, setiap 
korban yang tewas akan diperlakukan sebagai seorang yang mungkin menjadi korban 
pembunuhan. Hal ini menuntut penyidikan yang memakan banyak waktu, sementara 
pihak yang berwajib menutup berbagai tempat yang dinyatakan sebagai tempat 
kejadian kriminalitas.

Sebenarnya, penduduk Australia setiap tahun dihadapkan pada kebakaran hutan. 
Tapi para ilmuwan memperkirakan perubahan iklim yang sedang terjadi akan 
memperparah kebakaran hutan di masa depan, karena hujan akan berkurang. Bisa 
jadi, demikian The International Herald Tribune menutup laporannya, apa yang 
dialami penduduk negara bagian Victoria saat ini adalah pratanda bagi apa yang 
akan terjadi dimasa depan.

Kita beralih ke topik Indonesia. Dukungan untuk Partai Demokrat pimpinan 
presiden Susilo Bambang Yudhoyono semakin besar, itulah berita Indonesia yang 
disemaikan harian Singapura The Straits Times dan koran Australia, The 
Australian. Perkembangan yang menggembirakan bagi presiden SBY ini berdampak 
juga bagi hubungan Partai Demokrat dengan Golkar. Jajak pendapat menunjukkan 
Partai Demokrat bisa meraih 24 persen suara, dan menurut undang-undang pemilu, 
partai yang meraih seperempat suara DPR bisa mencalonkan presiden dan wakilnya. 
Partai Demokrat tidak butuh Golkar. 

Presiden SBY meminta partainya untuk tidak menyebut nama calon wakil presiden 
yang akan berduet dengannya. Padahal, demikian tulis The Straits Times lebih 
lanjut, wapres Jusuf Kalla yang waktu itu sedang berkunjung di Belanda 
menyatakan berharap kemitraannya dengan SBY akan berlanjut. Posisi Golkar 
memang lemah, tulis koran ini. Sultan Hamengku Buwono X yang mencalonkan diri 
dan seruan berbagai pemimpin partai di daerah untuk menujuk calon Golkar untuk 
pemilihan presiden menunjukkan kelemahan Golkar itu.

Lalu siapa yang akan dicalonkan SBY sebagai wakilnya? Kedua koran tadi menyebut 
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Pasalnya dalam pandangan presiden SBY, Sri 
Mulyani adalah teknokrat yang berhasil menggebrak sistim ekonomi dan perpajakan 
Indonesia. Ia adalah simbol dalam kampanye melawan korupsi. Ia juga bisa 
mendobrak sistim kapitalis yang mengandalkan para kroni seperti yang 
dipraktekkan Jusuf Kalla, seorang pengusaha suskes asal Makassar. Ini akan 
membantu strategi kampanye SBY.

Demikian The Australian dan sekian tinjauan pers untuk kali ini.


* TIMOR LESTE STABIL - TAPI AKAR PERSOALAN BELUM TERSELESAIKAN

Hari ini tepat satu tahun lalu terjadi upaya makar terhadap Presiden Timor 
Leste, Jose Ramos-Horta dan PM, Xanana Gusmao. Bagaimana keadaan Timor Leste 
sekarang? Ikuti wawancara Radio Nederland dengan Nuno Rodriguez pengamat 
politik di Dili.

Nuno Rodriguez[NR]: Kalau dilihat dari segi keamanan stabilitas itu aku pikir 
menjadi lebih baik sekarang, dibandingkan dengan tahun 2008 kemarin. Karena 
masalah-masalah seperti petisioner dan mayor Alfredo sebenarnya nggak 
diselesaikan, tapi seakan-akan telah diselesaikan. 

Jadi aku pikir dalam hal itu, tidak ada persoalan-persoalan lagi misalnya 
pengungsi yang semuanya dulu masih tinggal di kamp-kamp pengungsian sekarang 
pada kembali semua. Tapi akar persoalan itu aku pikir masih hidup di tengah 
masyarakat, misalnya orang-orang yang petisioner dulu kan mereka memperjuangkan 
adanya keadilan. Katanya ada diskriminasi yang terjadi dalam tubuh Angkatan 
Bersenjata Timor Leste FDTL. 

Apa bedanya solusi yang diberikan pemerintahan Fretelin dulu yang mengatakan 
bahwa yang sudah keluar dari barak nggak boleh kembali lagi. Nah, ini juga yang 
terjadi bahwa mereka tidak kembali lagi FDTL. Katanya dikasih uang 8000 dolar, 
masalah persoalan diskriminasi dibiarkan saja.

Apakah itu benar-benar terjadi apa nggak, itu nggak diselesaikan. Demikian juga 
dengan apa yang terjadi dengan para pengungsi. Para pengungsi sampai sekarang 
ada yang belum bisa kembali ke tempat asalnya karena ada persoalan tanah-tanah, 
rumah mereka telah diduduki lagi. Dan ada yang nggak menerima orang-orang dari 
sektor timur. Nah, ini persoalan-persoalan.

Radio Nederland Wereldomroep[RNW]: Lalu bisa dikatakan dengan terbunuhnya 
pemimpin pemberontak Alfredo Reinado, pemberontakan sudah teredam?

NR: Nah, aku pikir ini yang harus diluruskan ya. Kalau pada saat krisis yang 
terjadi 2006, dia disebut sebagai suatu pahlawan dengan memperjuangkan 
keadilan. Tapi ketika pemerintahan Fretelin itu diturunkan, dalam hal ini 
perdana menteri Mari Alkatiri, tidak lagi menjadi pahlawan, dianggap sebagai 
pemberontak. Karena kekuasaan sudah ada di tangan orang-orang ini.

Ini yang terjadi sebenarnya. Kenapa pada saat 2006, Alfredo dan petisioner itu 
dianggap sebagai orang-orang memperjuangkan keadilan. Tapi ketika orang-orang 
yang sekarang berkuasa ini yang bersama-sama dengan Alfredo terlibat dalam 
kasus krisis yang terjadi itu dan sekarang justru mereka menganggap Alfredo dan 
petisioner sebagai pemberontak. 

Ini politik semua bahwa petisioner dan Alfredo itu mereka dipakai oleh 
kepentingan tertentu, untuk mencapai kepentingan mereka. Dan setelah 
kepentingan itu tercapai maka orang-orang disingkirkan. Proses inilah, proses 
yang terjadi seperti itu. 

RNW: Bisakah peristiwa berdarah setahun lalu itu kembali berulang di Timor 
Leste?

NR: Aku pikir masyarakat menjadi sadar semua sekarang ya. Bahwa nggak akan 
mudah dipakai untuk kepentingan-kepentingan tertentu. Tapi masyarakat menjadi 
sadar seperti itu. Bahwa ternyata pada akhirnya masyarakat sipil menjadi alat 
saja dari kepentingan politik dari para pemimpin politik di negeri ini. 

RNW: Lalu apa yang bisa dilakukan pemerintah untuk tetap mempertahankan keadaan 
stabil Timor Leste?

NR: Kalau ingin menyelesaikan persoalan itu dengan sesungguhnya, sebenarnya 
kalau dulu krisis itu katanya dimulai karena adanya diskriminasi di tubuh 
Angkatan Bersenjata, maka itu harus benar-benar diselesaikan, apakah 
benar-benar terjadi. Ada diskriminasi dalam tubuh FDTL, jangan mendiamkan hal 
seperti itu. 

Aku pikir persoalan ini untuk sementara boleh "diselesaikan". Tapi aku pikir 
ini hanya semacam bom waktu saja yang suatu saat bisa meledak, karena persoalan 
yang sesungguhnya tidak diselesaikan. Jadi kalau pemerintah menyelesaikan 
persoalan krisis yang terjadi di 2006, ya selesaikan secara politik. 

Bukan dengan mudah misalnya memberikan uang. Oke, untuk petisioner ambil 8000 
dan terima itu, dan kembali ke kehidupan sipil, kehidupan sebelumnya, sebelum 
menjadi anggota Angkatan Bersenjata. Dan juga yang untuk para pengungsi itu 
juga bukan dengan memberikan 4500 dolar bagi orang-orang yang rumahnya hancur, 
dan 1500 bagi rumah yang rusak, terus masalah selesai.           

Persoalan-persoalan ini harus diselesaikan. Dan juga lebih utama adalah adanya 
kesatuan dari pemimpin Timor ini untuk melihat bahwa kita membangun sebuah 
bangsa. Bangsa Timor yang perlu partisipasi dari semua orang. Bukan 
mendiskriminasikan atau mendiskreditkan satu kelompok dan memberikan peluang 
kepada kelompok yang lain. 

Ini salah satu cara untuk meredam persoalan-persolan untuk muncul lagi, 
terutama bagaimana agar rakyat sendiri yang selama 24 tahun berjuang untuk 
mencapai kemerdekaan, mereka sendiri menjadi subyek dari pembangunan ini. Bukan 
dijadikan sebagai obyek dari pembangunan ini. 

Aku pikir ini beberapa hal yang mungkin perlu lebih dipikirkan atau dilihat 
untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di Timor Leste.


* PERAN SENTRAL SAKSI MAHKOTA DALAM PENGADILAN MAFIA BELANDA

Intro: Pengadilan 11 terdakwa dalam tujuh kasus pembunuhan di Amsterdam Senin 
kemarin menandai dimulainya apa yang disebut Kasus Passage di Belanda. Inilah 
perkara pembunuhan terbanyak yang untuk pertama kalinya ditangani oleh 
kejaksaan Belanda dengan terdakwa yang terbanyak pula. Lebih dari itu, semuanya 
dalam satu perkara besar. Media massa Belanda menyebut perkara ini sebagai 
proses mafia. Laporan redaktur Belanda Eelco van Walraven.

Di pengadilan dengan penjagaan ekstra, disebut bunker di bilangan Osdorp 
Amsterdam barat, Senin kemarin tidak ada lagi kursi yang kosong. Para pengacara 
tidak bisa duduk berdampingan dengan klien mereka. Wilayah publik peminat juga 
penuh sesak. Jelas, seantero Belanda ingin tahu jalan proses mafia ini dan apa 
yang terungkap daripadanya.

Dunia kriminal Amsterdam
Tampaknya sebutan proses mafia terlalu dibesar-besarkan. Walau pun pengamanan 
sudah ditingkatkan dan walau pun perkara ini menyangkut tujuh pembunuhan dan 
sekelompok terdakwa, tak seorang pun tahu terdakwa utama yang bernama Jesse R. 
Juga tak seorang pun kenal para korbannya. Mungkin khalayak Belanda hanya 
pernah mendengar nama Kees Houtman dan Peter van der Bijl yang berkali-kali 
muncul dalam penyidikan terhadap penjahat besar Belanda lain, Willem Holleeder. 

Harus diakui memang ada perbedaan antara pembunuhan yang berlangsung pada dunia 
kriminal Amsterdam dan pengadilan kalangan mafia seperti yang terjadi di 
Amerika Serikat. Pentolan mafia Amerika John Gotti memang terkenal, nama tokoh 
ini juga dikenal.

Walau begitu ada satu persamaan juga. Seperti pengadilan mafia Amerika, 
penyidikan Kasus Passage ini juga mengetengahkan apa yang disebut saksi 
mahkota, persisnya penjahat yang ganti haluan dengan memihak kejaksaan. Ketika 
pada tahun 2006 Peter la S. melaporkan diri pada polisi, baru kasus mulai 
bergulir. Berikut Hanneke Festen, jurubicara kejaksaan Amsterdam.

Hanneke Festen: Ya, saksi ini melaporkan diri pada polisi dan kejaksaan, serta 
berdasarkan kesaksiannya banyak kasus bisa disidik. Banyak kasus pembunuhan 
yang menubruk jalan buntu, kami tidak bisa menangkap terdakwa, tapi akhirnya 
diluruskan oleh pernyataan tertuduh ini. 

Rambut palsu
Sebagai imbalan atas kesaksiannya, Peter La S. bersepakat dengan kejaksaan. Apa 
persisnya isi kesepakatan tidak diumumkan. Konon, La S meminta kehakiman uang 
sebesar satu setengah juta euro, serta tempat tinggal rahasia untuk menjamin 
keselamatannya. Kini jelas sudah, saksi mahkota termasuk program perlindungan 
saksi pihak kehakiman. Ia tampil di ruang pengadilan dengan wajah yang dirias 
dan rambut palsu, masih juga disekat dari media massa dan publik. 

Peter La S. adalah seorang tokoh kontroversial. Pengacara 10 terdakwa 
mengatakan, sedikitnya 80 butir dalam kesaksian La S. tidak benar; konon ia 
hanya ingin menyelamatkan diri sendiri. Selain itu La S sendiri pun terlibat 
pembunuhan Kees Houtman serta persiapan pembunuhan Peter van der Bijl. Kendati 
demikian, ia tetap dapat diajukan sebagai saksi, kata Festen, jurubicara 
kejaksaan Amsterdam.

Hanneke Festen: "Orangnya kalem, mendetil dan konsisten. Kesaksiannya sudah 
mencapai lebih dari 100 jam dan ia tahu betul detil-detil perkaranya. Beberapa 
butir penting juga sering mendukung bukti yang ada. Kami tidak begitu saja 
bersepakat dengannya."

Banyak data
Tergantungkah kasus Passage pada kesaksian utama Peter la S.? Pengacara 
tersangka menyatakan ya. Kejaksaan menyangkalnya. Untuk kasus ini Kejaksaan 
melakukan 50 penyidikan pendahuluan. Berkas setebal 250 map besar berisi 
kesaksian 257 saksi serta 30 tersangka. Selain itu dibuat sebanyak 10 ribu 
berita acara. Dengan semua data ini, kejaksaan akan berupaya mengadili 
tersangka. Baru satu mengaku, yakni saksi mahkota Peter La. S tadi. Ia akan 
divonis delapan tahun penjara dan akan memperoleh jati diri baru begitu 
hukumannya berakhir.


* HUBUNGAN IRAN-AMERIKA, AKANKAH PULIH KEMBALI?

Akankah hubungan Iran-Iblis Besar Amerika bisa berubah 30 tahun setelah 
revolusi? Berbicara pada jumpa pers resmi pertama, Presiden Amerika Serikat, 
Barack Obama, menjelaskan kini tiba waktunya untuk melakukan pendekatan yang  
berbeda. Laporan redaktur siaran Inggris, Louise Dunne. 

Barack Obama: "Saya berharap, bulan-bulan mendatang kami berhasil mencari 
pelbagai peluang diplomatik yang bisa membawa kebijakan kami ke arah yang baru. 
Tahun-tahun belakangan terjadi banyak kesalahpahaman. Jadi semua ini tidak bisa 
tercapai dalam waktu satu malam saja. Kami memang punya beberapa tuntutan, tapi 
saya pikir ada kesempatan membangun hubungan saling menghormati. Inilah 
waktunya, Iran menunjukkan keinginannya untuk juga berubah, serta  mengakui 
bahwa walaupun memiliki hak sebagai anggota masyarakat internasional, hak itu 
juga berarti tanggungjawab."

Demikian Barack Obama. Sementara itu, Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad 
sependapat dengan beberapa butir yang disampaikan Obama. Demikian terdengar 
pada pidato Selasa kemarin, digelar terkait peringatan revolusi Iran. 

Menurutnya, Iran siap berbicara dengan Amerika Serikat, yakni dalam suasana 
kesetaraan dan saling menghormati. 

Tapi masa yang menghadiri pidatonya, termasuk puluhan ribu warga Iran yang 
meneriakkan yel-yel anti Amerika. Jadi seberapa realistiskah akhirnya 
permusuhan 30 tahun antara kedua negara? 

Massa pemuda yang memenuhi alun-alun kebebasan Azadi di Teheran meneriakkan 
yel-yel seperti hancur Amerika dan hancur Israel. Mereka juga membeli 
pernak-pernik kecil pada pedagang lokal sepanjang jalan menuju tempat Presiden 
Ahmadinejad berpidato. 

Banyak warga maupun pemimpin politik Iran sependapat, negara mereka harus 
berupaya menjalin hubungan dengan Amerika Serikat. Hubungan kedua negara putus 
setelah mahasiswa Islam Iran menyandera 52 staf Kedutaan Besar Amerika Serikat 
pada tahun 1979. Mereka ditahan selama 440 hari. Sementara itu kedua negara 
tidak lagi saling kirim wakil diplomatik. Tapi kini orang merasa, setelah 30 
tahun, sudah waktunya memulihkan kembali hubungan kedua negara.

Pidato Presiden Iran, adalah yang paling jujur yang pernah disampaikannya soal 
isyu ini. Ia menegaskan "kami siap berunding dengan Amerika Serikat". Ini 
dikatakannya di hadapan massa yang justru tengah memperingati revolusi, 
penyebab putusnya hubungan Iran-Amerika Serikat itu. Sebuah perkembangan 
menarik. 

Sejak Barack Obama mulai tampil sebagai capres yang serius dengan slogannya 
tentang perubahan, pejabat Iran mengatakan ingin perubahan yang mengarah pada 
pengurangan kehadiran Amerika di kawasan. 

Amerika misalnya harus menarik pasukan dari Irak dan Afganistan. Selain itu 
juga harus menarik kapal induk pengangkut pesawat tempur di Teluk Persia. Jadi 
tidak jelas apa yang sebenarnya diinginkan Iran. Mereka terutama ingin Amerika 
minta maaf atas tindakan-tindakan sebelumnya terhadap Iran. Masih harus dilihat 
apakah itu juga dilakukan Amerika. 

Namun yang jelas, pada jumpa pers resmi pertamanya, Presiden Obama juga 
menunjuk pada program nuklir Iran serta pendanaan organisasi teroris. Seberapa 
jauh Iran bersedia berkonsesi? 

Pertama, Iran menegaskan tidak melanjutkan program nuklirnya. Iran juga heran 
dengan pernyataan Obama soal pendanaan organisasi teroris. Yang oleh satu 
negara dianggap teroris, bagi negara lain justru dianggap pejuang kebebasan. 
Menurut Iran, Hamas di Palestina dan Hizbullah di Libanon adalah organisasi 
sah, yang berjuang menentang penduduk. Iran bertekad terus mendukung 
kelompok-kelompok ini.


* PEKERJA PABRIK BERJUANG SELAMATKAN KRISTAL IRLANDIA

Kristal dari Waterford di Irlandia sangat termasyur. Tapi karena krisis 
ekonomi, Januari lalu, produksi kristal di Irlandia dihentikan. Sejak saat itu 
para pekerja menduduki pabrik di Kilbarry. Ini untuk menghalangi penjualan 
perusahaan yang berarti hilangnya sejarah Irlandia dan Eropa. Laporan redaktur 
Eropa Perro de Jong

Tony Kelly adalah buruh pabrik kristal Waterford yang tengah menduduki pabrik 
tempatnya bekerja. 

Tony Kelly: "Saya mulai kerja disini ketika masih berumur 15 tahun, mengiris 
kristal. Buat saya ini bukan hanya sebuah pekerjaan. Saya bangga dengan 
pekerjaan ini. Gaji kami baik, juga kondisi kerjanya. Perubahan apa saja yang 
terjadi di Irlandia, tidak akan berdampak, melihat keterlibatan kita pada pasar 
Amerika".

Orang Kaya Amerika
Sampai akhir tahun 1980an Irlandia adalah salah satu negara paling miskin 
Eropa. Sekarang keadaan sudah lain. Walau begitu, warga Amerika keturunan 
Irlandia masih merupakan pembeli terpenting perhiasan kristal. Bencana yang 
melanda Waterford dimulai dengan jatuhnya dolar. Krisis ekonomi dunia 
memperparah keadaan. Akhirnya, tanggal 31 Januari lalu pabrik di Kilbarry 
ditutup. 400 orang buruh kena PHK.

Begitu mendengar berita, para pegawai berbondong-bondong datang ke pabrik. 
Mereka ingin menghalangi peminat yang hanya akan beli nama Waterford dan 
memindahkan produksi ke tempat lain, dengan upah buruh yang lebih murah. "Tanpa 
ciri khas Irlandia, Waterford pasti akan runtuh," kata Kelly. "Bukan 
sembarangan kalau perusahaan ini bernama Waterford Crystal.

Produksi kristal di Waterford dimulai sejak akhir abad delapan belas. Namun 
menurut senator Irlandia, Ivana Bacik, cerita bahwa pabrik kristal ini adalah 
simbol sejarah Irlandia tidaklah benar.

Ivana Bacik: "Kakek saya datang dari Ceko tahun 1946, setelah Perang Dunia 
Kedua dan setelah bebas dari penjara Nazi, tapi kabur meninggalkan komunisme. 
Ia datang ke Irlandia untuk membangun kembali pabrik kristal Waterford Glass. 
Ia tahu di Waterford sudah ada pabrik gelas. Kami bicara banyak soal 
pengalamannya mendirikan pabrik kristal di Ceko. Ia juga mengajak kakak dan 
saya keliling ke tempat pengunjung. Jadi, jelas saya merasakan hubungan ini, 
karena itu saya juga mengeluarkan pernyataan mendukung para buruh Waterford."

Saat pindah, Karel Bacik, begitu kakek Ivana, membawa temannya, Miroslav Havel. 
Ia tahu cara pembuatan kristal tradisional a la Ceko. Bersama-sama mereka 
berhasil mendirikan perusahaan kristal yang maju. "Mereka adalah pekerja 
keras", kata Tony Kelly. "Para imigran Ceko itu sangat penting artinya bagi 
kita. Itu yang selalu kami tekankan."

Sebagian besar produksi kristal sekarang sudah pindah ke Eropa Timur. Bahkan 
kelak mungkin semuanya pindah ke sana. "Itu ironis, tapi lingkarannya bundar 
sudah," kata senator Ivana Bacik. 

Sebagai anggota senat, Bacik mendukung pendudukan pabrik. "Sebagai politisi 
kita bersalah. Penghentian produksi dan pendudukan pabrik seharusnya tidak 
terjadi." Namun demikian, Irlandia tidak bisa berbuat banyak. Saat ini defisit 
anggaran mencapai sepuluh persen, persentase paling tinggi di Eropa. "Kami 
mengalami kemunduran," sesal Bacik.

Penyelamatan diduga akan datang dari Amerka walau krisis dimulai dari sana. 
Seorang pembeli Amerika sudah menawar akan tetap mempertahankan pabrik dan 
sebagian pekerjanya. "Masih banyak perundingan antara para pembeli dan direksi 
perusahaan," kata Tony Kelly. "Kami akan tetap bertahan."


* SBY: ANTARA JUSUF KALLA DAN SRI MULYANI

Intro: Partai Golkar seperti kelimpungan ketika Ahad lalu SBY tidak bersedia 
memastikan apakah masih akan melanjutkan duetnya dengan Jusuf Kalla. Di Den 
Haag, di depan masyarakat Indonesia yang tinggal di Belanda, wapres Jusuf Kalla 
menegaskan tetap berharap bisa terus berduet dengan SBY. Tapi, apa pasal, tiada 
gayung yang menyambut seruan Kalla. SBY baru akan menentukan pilihan sesudah 
pemilu legislatif April mendatang. Sementara itu kabar burung yang sudah 
tersebar ke mana-mana menyebut bahwa SBY lebih memilih Sri Mulyani sebagai 
pasangannya. Apa makna pilihan ini? Berikut penjelasan pengamat politik Arbi 
Sanit.

Arbi Sanit [AS]: Itu beberapa faktor menentukan apakah duet itu akan berlanjut, 
dalam pemilu 2009. Pertama kali adalah soal pencapaian target di dalam 
pemilihan umum 2009. Kalau masing-masing partai mencapai targetnya, maka bisa 
jadi akan maju masing-masing. Karena bukan saja memenuhi syarat undang-undang 
pemilu, tetapi juga oleh karena desakan kepentingan elit masing-masing partai 
yang berambisi untuk memperbanyak posisi kekuasaan. 

Nah, hanya saja tidak ada jaminan terpisah itu mendapat kemenangan. Kecuali 
kalau siapa saja yang mendapat wakil presiden Sultan, nah itu ada kemungkinan 
menjadi pemenang. Apakah itu Kalla, apakah itu SBY dan apakah itu Megawati. 
Nah, kalau Megawati duluan mendapat pasangan Sultan, maka perpecahan antara 
SBY-JK akan kalah dua-duanya. 

Dalam politik Indonesia sekarang Sultan adalah potensi untuk memperbesar suara, 
partai mana pun yang mendapatkan Sultan sebagai wakil presiden. Jadi tidak 
gampang bagi kedua partai. Partai Demokrat dan partai Golkar untuk maju sendiri 
sebagai calon presiden. Malah lebih aman kalau SBY-JK itu berlanjut.

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Mengapa Anda mengatakan bahwa Sultan itu 
berpotensi untuk membesarkan suara bung Arbi Sanit?

AS: Ya, karena Sultan di samping dia sebagai pentolan Golkar, di mana di dalam 
Golkar itu sekarang semakin banyak yang mendukung dia, tetapi dia juga adalah 
raja Jawa. Di Jawa masih mendapat dukungan dan di luar Jawa oleh orang 
transmigran spontan dan transmigrasi negara itu, dianggap pulang kampung kalau 
milih Sultan.

RNW: Tapi menariknya bung Arbi Sanit, ini Sultan sendiri tidak mengincar 
jabatan wakil presiden. Dia mengincarnya RI satu nih?

AS: Ya, itu yang jadi persoalan. Tapi masalahnya adalah dari mana Sultan dapat 
hak untuk menjadi presiden. Kalau dia masih berkiprah melalui pemilu 2009, dia 
harus berkompromi, untuk sementara 2009 menjadi wakil presiden, baru dia bisa 
menekan calon presidennya supaya 2014 dia bisa dimajukan sebagai calon 
presiden. 

RNW: Di lain pihak terbetik berita beberapa koran di luar negeri koran 
Singapura, The Straits Times maupun koran Australia, The Australian 
memberitakan bahwa sebenarnya SBY lebih melirik Sri Mulyani untuk dijadikan 
pasangannya. Anda mendengar itu?

AS: Ya, itu salah satu kemungkinan buat SBY. Tapi masalahnya adalah untuk 
menjalankan pemerintahan Sri Mulyani lebih hebat. Tetapi untuk menjadi 
politikus, Sri Mulyani tidak hebat. Nah, Sultan lebih hebat dan juga Jusuf 
Kalla lebih hebat dari Sri. Nah, jadi mana untuk memenang pemilu Sri Mulyani 
tidak punya potensi yang lebih kuat dibanding Kalla dan Sultan. 

RNW: Maksudnya Sri Mulyani tidak punya basis dukungan gitu menurut Anda?

AS: Ya, jelas itu yang saya maksudkan. Tidak punya organisasi, tidak punya 
basis sosial kecuali dia sebagai seorang ilmuwan dan intelektual, yang biasanya 
basisnya kecil.

RNW: Tapi menurut Anda kenapa nih bung Arbi Sanit, SBY lebih memilih Sri 
Mulyani?

AS: Ya, karena secara teknokratik, Sri Mulyani memang lebih hebat daripada 
Sultan dan Kalla. Tetapi secara politik SBY yakin dia akan mencapai target 24%. 
Masalahnya adalah target itu tercapai apa tidak? Itu jadi persoalan. 

RNW: Kalau bicara soal target ini bung Arbi Sanit, SBY begitu PD, begitu 
percaya diri, karena di dalam jajak pendapat itu terlihat bahwa Partai Demokrat 
bisa meraih 24% suara. Apakah ini menurut Anda riil ini?

AS: Tidak riil menurut saya. Karena begini, survei juga memperlihatkan bahwa 
60% pemilih sudah menentukan pilihan. Berarti mereka itu sudah terbagi kepada 
partai-partai yang ada di parle,em sekarang ini. Berarti jatahnya SBY, hanya 
jatahnya Partai Demokrat hanya sekitar 30%. Dia kan mengambil dari 40% pemilih 
yang belum menentukan sikap.

Nah, mereka itu menurut survei-survei adalah orang-orang yang kritis. Karena 
mereka terdiri dari intelektual, kelas menengah dan elit. Atau mungkin target 
40-30% tercapai dari 7% sekarang Partai Demokrat, menurut hemat saya nggak, 
kurang masuk akal ya. 

RNW: Lalu bagaimana menurut Anda supaya pencapaian itu bisa lebih diperbesar 
kalau gitu?

AS: Ya, satu-satunya memperbesar adalah kalau golongan intelektual yang belum 
punya pilihan tetap memastikan pilihan mereka. Kalau sekarang SBY bisa 
membuktikan bahwa dia mampu mengatasi masalah. Krisis ekonomi, krisis uang lalu 
sarana untuk publik. Nah, kalau itu dilakukan mungkin yang 40% itu akan lari 
pada SBY. Kalau tidak ada yang meyakinkannya, termasuk SBY, maka mereka akan 
golput.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke