--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 10 Februari 2009 15:10 UTC ** KEBAKARAN HUTAN DI AUSTRALIA ** PRESIDEN CINA KUNJUNGI TIMUR TENGAH DAN AFRIKA ** PERINGATAN REVOLUSI IRAN ** GEMA WARTA, ULASAN PERS: KEBAKARAN HUTAN DI AUSTRALIA DAN SIAPA CALON WAKIL PRESIDEN PILIHAN SBY? ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TIMOR LESTE STABIL - TAPI AKAR PERSOALAN BELUM TERSELESAIKAN ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: PERAN SENTRAL SAKSI MAHKOTA DALAM PENGADILAN MAFIA BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: HUBUNGAN IRAN-AMERIKA, AKANKAH PULIH KEMBALI? ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PEKERJA PABRIK BERJUANG SELAMATKAN KRISTAL IRLANDIA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SBY: ANTARA JUSUF KALLA DAN SRI MULYANI * KEBAKARAN HUTAN DI AUSTRALIA Polisi Australia melacak para penyulut api kebakaran hutan. Pihak yang berwajib memperkirakan kebakaran ini sengaja disulut dan berusaha sekuat tenaga melacak pelakunya. Perdana menteri Kevin Rudd menyebut para pelaku penyulutan kebakaran hutan ini pembunuh massal. Kebakaran hutan ini menewaskan 170 orang, dan angka ini diperkirakan akan naik. Api masih berkobar di sekitar 25 tempat di negara bagian Victoria. Sekitar 3400 anggota pemadam kebakaran mencoba memadamkan kebakaran hutan ini. Di Melbourne didirikan rumah jenazah yang dicontoh dari rumah jenazah di London ketika terjadi serangan teroris di kendaraan umum. Menyusul Ratu Britania Raya Elizabeth serta presiden Amerika Serikat, Barack Obama, Ratu Belanda Beatrix menyatakan bela sungkawa. Presiden Obama menawarkan bantuan Amerika Serikat kepada Perdana Menteri Kevin Rudd. * PRESIDEN CINA KUNJUNGI TIMUR TENGAH DAN AFRIKA Presiden Hu Jintao hari Selasa ini memulai kunjungan ke Arab Saudi selama tiga hari. Negara ini adalah pengekspor minyak terbesar ke Cina. Selanjutnya Hu akan mengunjungi Mali, Senegal, Tanzania dan Mauritius. Keempat negara ini dipilih karena tidak memiliki sumber daya alam yang bermanfaat untuk Beijing. Dengan demikian Cina membantah hanya memperhatikan negara-negara yang penting untuk kebutuhan minyak dan energinya. Jurubicara presiden Hu Jintao menunjuk pada tradisi hubungan baik Cina dengan negara-negara Afrika. Ini adalah kunjungan keempat presiden Hu ke Afrika, sejak pemimpin Cina ini berkuasa pada tahun 2003. * PERINGATAN REVOLUSI IRAN Hari ulang tahun ke 30 Revolusi Iran dirayakan besar-besaran, di berbagai penjuru Iran diselenggarakan peringatan yang akan dihadiri jutaan orang. Presiden Ahmadinejad berpidato di taman Asadi di pusat kota Teheran. Ia menyatakan terbuka terhadap politik luar negari baru Amerika Serikat. Washington menyatakan akan mengubah politiknya terhadap Teheran dan kalau benar-benar ada perubahan, maka Iran akan menanggapinya secara positif, demikian presiden Ahmadinejad. Selama pemerintahan presiden Bush hubungan Amerika Serikat dengan Iran memburuk. Para pengamat memperkirakan dibawah pimpinan presiden Barack Obama hubungan ini akan membaik. Setiap tahun Iran merayakan kedatangan ayatollah Khomeini pada 1 februari 1979 dari pengasingan yang mempercepat proses revolusi Iran. Saat itu Syah Iran sudah meninggalkan negaranya. * MENLU JEPANG TIBA DI KOREA SELATAN Menteri luar negri Jepang Hirofumi Nakasone, akan berembuk dengan Korea Selatan ihwal persenjataan nuklir Korea Utara dan akan memperbaiki hubungan dengan Seoul. Ia akan menjumpai sejawatnya Yu Myung-Hwan dan akan mengadakan kunjungan kehormatan kepada presiden Lee Myung-Bak. Januari lalu presiden Korea Selatan dan perdana menteri Jepang Taro Aso bersepakat untuk mengakhiri perselisihan kedua negara sekitar sejarah masa silam dan akan bekerjasama di berbagai bidang, dari penanganan resesi ekonomi sampai pembangunan Afghanistan. Pemerintah Korea Utara bersikap dingin terhadap pemerintah konservatif Korea Selatan pimpinan presiden Lee Myung-Bak dan pemerintah Jepang. * KEBAKARAN DI BEJING Kebakaran di hotel Mandarin Oriental disebabkan oleh pertunjukan kembang api dan petasan ilegal oleh badan penyiaran negara Cina CCTV. Dalam perayaan Cap Gomeh, CCTV menyewa perusahaan profesional untuk menyulut petasan berat. Namun ijin penyulutan petasan berat ini tidak ada. Seorang pemadam kebakaran tewas dan enam orang luka-luka. Hotel Mandarin Oriental adalah bagian gedung CCTV milik badan penyiaran televisi negara Cina, gedung utama CCTV yang berada disampingnya luput kebakaran ini. Kedua gedung ini dirancang oleh arsitek Belanda, Rem Koolhaas. * AMNESTY INTERNATIONAL KECAM BOM SRILANKA LSM hak asasi manusia Amnesty International mengecam aksi bom bunuh diri di kamp pengungsi perang saudara Sri Lanka. Serangan ini jangan dibalas dengan serangan balik, demikian Amnesty International. Aksi kekerasan ini meminta korban 20 tentara dan delapan warga sipil tewas dan 64 orang luka-luka. Pelaku bom bunuh diri meledakkan bomnya ketika digeledah oleh tentara wanita di dekat kamp pengungsi Visuamadu di Sri Lanka Utara. Daerah ini baru direbut kembali oleh tentara Sri Lanka. * RENCANA PENANGANAN RESESI AMERIKA Senat Amerika Serikat akan menyetujui rencana perbaikan ekonomi senilai 838 miliar dolar. Dewan Perwakilan sudah menyetujui setelah rencana ini dipotong 20 miliar. Rencana ini akan didukung oleh mayoritas senator Amerika, setelah tiga senator partai Republik menyatakan setuju. Presiden Barack Obama akan secepat mungkin menekennya, begitu rencana ini disetujui Kongres Amerika yang akan berlibur minggu depan. Sebelum masa reses persetujuan rencana tersebut sudah harus selesai. * PARA USKUP ITALIA KECAM EUTHANASIA Eluana Englara yang sudah dalam keadaan koma akhirnya meninggal setelah infus makanan dan minuman dihentikan hari Jumat lalu. Para uskup Italia menyebutnya pembunuhan. Hakim menjatuhkan vonis yang mengizinkan Englara, 38 tahun, meninggal karena tidak ada harapan lagi. Vonis ini mengundang kontroversi antara pro dan kontra eutanasia. Kedua belah pihak berdemonstrasi di depan klinik pada malam meninggalnya Englara. Polisi turun tangan untuk mencegah baku hantam. Pemerintah Italia mempersiapkan undang-undang darurat yang akan mencegah eutanasia Englara. Saat ini pemerintah Italia menggantikannya dengan undang-undang yang mengatur wasiat seorang pasien. * PENINJAU EROPA DITAHAN DI GEORGIA Kedua peninjau Eropa ini sudah bebas, mereka adalah staf organisasi keamanan dan kerjasama Eropa OSCE. Keduanya ditahan di perbatasan dengan Osetia Selatan. Daerah separatis ini menentang pemerintah pusat Georgia dan mendapat dukungan Rusia. Sejak 1992, OSCE mengirim peninjau ke Georgia, dan berpatroli di Osetia Selatan. Sejak perang dengan Georgia tahun lalu, Osetia Selatan menolak para peninjau OSCE. Tugas OSCE di daerah ini akan berakhir minggu ini dan Rusia menentang pembaruan mandatnya. * KEBAKARAN HUTAN DI AUSTRALIA DAN SIAPA CALON WAKIL PRESIDEN PILIHAN SBY? Kebakaran hutan yang muncul tanpa dinyana, itulah yang dialami penduduk negara bagian Victoria, di Australia tenggara. Koran The International Herald Tribune menerbitkan laporan ihwal kebakaran hutan yang menjebak para korban, orang tidak bisa lari lagi. Menurut laporan pemerintah 131 orang tewas. Yang mencolok polisi mencurigai kebakaran ini sengaja disulut oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, dua orang sudah ditahan di Sydney. Perdana menteri Australia, Kevin Rudd marah. Menurutnya tak ada julukan lain untuk mereka kecuali pembunuh massa. Polisi Australia juga menyatakan, setiap korban yang tewas akan diperlakukan sebagai seorang yang mungkin menjadi korban pembunuhan. Hal ini menuntut penyidikan yang memakan banyak waktu, sementara pihak yang berwajib menutup berbagai tempat yang dinyatakan sebagai tempat kejadian kriminalitas. Sebenarnya, penduduk Australia setiap tahun dihadapkan pada kebakaran hutan. Tapi para ilmuwan memperkirakan perubahan iklim yang sedang terjadi akan memperparah kebakaran hutan di masa depan, karena hujan akan berkurang. Bisa jadi, demikian The International Herald Tribune menutup laporannya, apa yang dialami penduduk negara bagian Victoria saat ini adalah pratanda bagi apa yang akan terjadi dimasa depan. Kita beralih ke topik Indonesia. Dukungan untuk Partai Demokrat pimpinan presiden Susilo Bambang Yudhoyono semakin besar, itulah berita Indonesia yang disemaikan harian Singapura The Straits Times dan koran Australia, The Australian. Perkembangan yang menggembirakan bagi presiden SBY ini berdampak juga bagi hubungan Partai Demokrat dengan Golkar. Jajak pendapat menunjukkan Partai Demokrat bisa meraih 24 persen suara, dan menurut undang-undang pemilu, partai yang meraih seperempat suara DPR bisa mencalonkan presiden dan wakilnya. Partai Demokrat tidak butuh Golkar. Presiden SBY meminta partainya untuk tidak menyebut nama calon wakil presiden yang akan berduet dengannya. Padahal, demikian tulis The Straits Times lebih lanjut, wapres Jusuf Kalla yang waktu itu sedang berkunjung di Belanda menyatakan berharap kemitraannya dengan SBY akan berlanjut. Posisi Golkar memang lemah, tulis koran ini. Sultan Hamengku Buwono X yang mencalonkan diri dan seruan berbagai pemimpin partai di daerah untuk menujuk calon Golkar untuk pemilihan presiden menunjukkan kelemahan Golkar itu. Lalu siapa yang akan dicalonkan SBY sebagai wakilnya? Kedua koran tadi menyebut Menteri Keuangan Sri Mulyani. Pasalnya dalam pandangan presiden SBY, Sri Mulyani adalah teknokrat yang berhasil menggebrak sistim ekonomi dan perpajakan Indonesia. Ia adalah simbol dalam kampanye melawan korupsi. Ia juga bisa mendobrak sistim kapitalis yang mengandalkan para kroni seperti yang dipraktekkan Jusuf Kalla, seorang pengusaha suskes asal Makassar. Ini akan membantu strategi kampanye SBY. Demikian The Australian dan sekian tinjauan pers untuk kali ini. * TIMOR LESTE STABIL - TAPI AKAR PERSOALAN BELUM TERSELESAIKAN Hari ini tepat satu tahun lalu terjadi upaya makar terhadap Presiden Timor Leste, Jose Ramos-Horta dan PM, Xanana Gusmao. Bagaimana keadaan Timor Leste sekarang? Ikuti wawancara Radio Nederland dengan Nuno Rodriguez pengamat politik di Dili. Nuno Rodriguez[NR]: Kalau dilihat dari segi keamanan stabilitas itu aku pikir menjadi lebih baik sekarang, dibandingkan dengan tahun 2008 kemarin. Karena masalah-masalah seperti petisioner dan mayor Alfredo sebenarnya nggak diselesaikan, tapi seakan-akan telah diselesaikan. Jadi aku pikir dalam hal itu, tidak ada persoalan-persoalan lagi misalnya pengungsi yang semuanya dulu masih tinggal di kamp-kamp pengungsian sekarang pada kembali semua. Tapi akar persoalan itu aku pikir masih hidup di tengah masyarakat, misalnya orang-orang yang petisioner dulu kan mereka memperjuangkan adanya keadilan. Katanya ada diskriminasi yang terjadi dalam tubuh Angkatan Bersenjata Timor Leste FDTL. Apa bedanya solusi yang diberikan pemerintahan Fretelin dulu yang mengatakan bahwa yang sudah keluar dari barak nggak boleh kembali lagi. Nah, ini juga yang terjadi bahwa mereka tidak kembali lagi FDTL. Katanya dikasih uang 8000 dolar, masalah persoalan diskriminasi dibiarkan saja. Apakah itu benar-benar terjadi apa nggak, itu nggak diselesaikan. Demikian juga dengan apa yang terjadi dengan para pengungsi. Para pengungsi sampai sekarang ada yang belum bisa kembali ke tempat asalnya karena ada persoalan tanah-tanah, rumah mereka telah diduduki lagi. Dan ada yang nggak menerima orang-orang dari sektor timur. Nah, ini persoalan-persoalan. Radio Nederland Wereldomroep[RNW]: Lalu bisa dikatakan dengan terbunuhnya pemimpin pemberontak Alfredo Reinado, pemberontakan sudah teredam? NR: Nah, aku pikir ini yang harus diluruskan ya. Kalau pada saat krisis yang terjadi 2006, dia disebut sebagai suatu pahlawan dengan memperjuangkan keadilan. Tapi ketika pemerintahan Fretelin itu diturunkan, dalam hal ini perdana menteri Mari Alkatiri, tidak lagi menjadi pahlawan, dianggap sebagai pemberontak. Karena kekuasaan sudah ada di tangan orang-orang ini. Ini yang terjadi sebenarnya. Kenapa pada saat 2006, Alfredo dan petisioner itu dianggap sebagai orang-orang memperjuangkan keadilan. Tapi ketika orang-orang yang sekarang berkuasa ini yang bersama-sama dengan Alfredo terlibat dalam kasus krisis yang terjadi itu dan sekarang justru mereka menganggap Alfredo dan petisioner sebagai pemberontak. Ini politik semua bahwa petisioner dan Alfredo itu mereka dipakai oleh kepentingan tertentu, untuk mencapai kepentingan mereka. Dan setelah kepentingan itu tercapai maka orang-orang disingkirkan. Proses inilah, proses yang terjadi seperti itu. RNW: Bisakah peristiwa berdarah setahun lalu itu kembali berulang di Timor Leste? NR: Aku pikir masyarakat menjadi sadar semua sekarang ya. Bahwa nggak akan mudah dipakai untuk kepentingan-kepentingan tertentu. Tapi masyarakat menjadi sadar seperti itu. Bahwa ternyata pada akhirnya masyarakat sipil menjadi alat saja dari kepentingan politik dari para pemimpin politik di negeri ini. RNW: Lalu apa yang bisa dilakukan pemerintah untuk tetap mempertahankan keadaan stabil Timor Leste? NR: Kalau ingin menyelesaikan persoalan itu dengan sesungguhnya, sebenarnya kalau dulu krisis itu katanya dimulai karena adanya diskriminasi di tubuh Angkatan Bersenjata, maka itu harus benar-benar diselesaikan, apakah benar-benar terjadi. Ada diskriminasi dalam tubuh FDTL, jangan mendiamkan hal seperti itu. Aku pikir persoalan ini untuk sementara boleh "diselesaikan". Tapi aku pikir ini hanya semacam bom waktu saja yang suatu saat bisa meledak, karena persoalan yang sesungguhnya tidak diselesaikan. Jadi kalau pemerintah menyelesaikan persoalan krisis yang terjadi di 2006, ya selesaikan secara politik. Bukan dengan mudah misalnya memberikan uang. Oke, untuk petisioner ambil 8000 dan terima itu, dan kembali ke kehidupan sipil, kehidupan sebelumnya, sebelum menjadi anggota Angkatan Bersenjata. Dan juga yang untuk para pengungsi itu juga bukan dengan memberikan 4500 dolar bagi orang-orang yang rumahnya hancur, dan 1500 bagi rumah yang rusak, terus masalah selesai. Persoalan-persoalan ini harus diselesaikan. Dan juga lebih utama adalah adanya kesatuan dari pemimpin Timor ini untuk melihat bahwa kita membangun sebuah bangsa. Bangsa Timor yang perlu partisipasi dari semua orang. Bukan mendiskriminasikan atau mendiskreditkan satu kelompok dan memberikan peluang kepada kelompok yang lain. Ini salah satu cara untuk meredam persoalan-persolan untuk muncul lagi, terutama bagaimana agar rakyat sendiri yang selama 24 tahun berjuang untuk mencapai kemerdekaan, mereka sendiri menjadi subyek dari pembangunan ini. Bukan dijadikan sebagai obyek dari pembangunan ini. Aku pikir ini beberapa hal yang mungkin perlu lebih dipikirkan atau dilihat untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di Timor Leste. * PERAN SENTRAL SAKSI MAHKOTA DALAM PENGADILAN MAFIA BELANDA Intro: Pengadilan 11 terdakwa dalam tujuh kasus pembunuhan di Amsterdam Senin kemarin menandai dimulainya apa yang disebut Kasus Passage di Belanda. Inilah perkara pembunuhan terbanyak yang untuk pertama kalinya ditangani oleh kejaksaan Belanda dengan terdakwa yang terbanyak pula. Lebih dari itu, semuanya dalam satu perkara besar. Media massa Belanda menyebut perkara ini sebagai proses mafia. Laporan redaktur Belanda Eelco van Walraven. Di pengadilan dengan penjagaan ekstra, disebut bunker di bilangan Osdorp Amsterdam barat, Senin kemarin tidak ada lagi kursi yang kosong. Para pengacara tidak bisa duduk berdampingan dengan klien mereka. Wilayah publik peminat juga penuh sesak. Jelas, seantero Belanda ingin tahu jalan proses mafia ini dan apa yang terungkap daripadanya. Dunia kriminal Amsterdam Tampaknya sebutan proses mafia terlalu dibesar-besarkan. Walau pun pengamanan sudah ditingkatkan dan walau pun perkara ini menyangkut tujuh pembunuhan dan sekelompok terdakwa, tak seorang pun tahu terdakwa utama yang bernama Jesse R. Juga tak seorang pun kenal para korbannya. Mungkin khalayak Belanda hanya pernah mendengar nama Kees Houtman dan Peter van der Bijl yang berkali-kali muncul dalam penyidikan terhadap penjahat besar Belanda lain, Willem Holleeder. Harus diakui memang ada perbedaan antara pembunuhan yang berlangsung pada dunia kriminal Amsterdam dan pengadilan kalangan mafia seperti yang terjadi di Amerika Serikat. Pentolan mafia Amerika John Gotti memang terkenal, nama tokoh ini juga dikenal. Walau begitu ada satu persamaan juga. Seperti pengadilan mafia Amerika, penyidikan Kasus Passage ini juga mengetengahkan apa yang disebut saksi mahkota, persisnya penjahat yang ganti haluan dengan memihak kejaksaan. Ketika pada tahun 2006 Peter la S. melaporkan diri pada polisi, baru kasus mulai bergulir. Berikut Hanneke Festen, jurubicara kejaksaan Amsterdam. Hanneke Festen: Ya, saksi ini melaporkan diri pada polisi dan kejaksaan, serta berdasarkan kesaksiannya banyak kasus bisa disidik. Banyak kasus pembunuhan yang menubruk jalan buntu, kami tidak bisa menangkap terdakwa, tapi akhirnya diluruskan oleh pernyataan tertuduh ini. Rambut palsu Sebagai imbalan atas kesaksiannya, Peter La S. bersepakat dengan kejaksaan. Apa persisnya isi kesepakatan tidak diumumkan. Konon, La S meminta kehakiman uang sebesar satu setengah juta euro, serta tempat tinggal rahasia untuk menjamin keselamatannya. Kini jelas sudah, saksi mahkota termasuk program perlindungan saksi pihak kehakiman. Ia tampil di ruang pengadilan dengan wajah yang dirias dan rambut palsu, masih juga disekat dari media massa dan publik. Peter La S. adalah seorang tokoh kontroversial. Pengacara 10 terdakwa mengatakan, sedikitnya 80 butir dalam kesaksian La S. tidak benar; konon ia hanya ingin menyelamatkan diri sendiri. Selain itu La S sendiri pun terlibat pembunuhan Kees Houtman serta persiapan pembunuhan Peter van der Bijl. Kendati demikian, ia tetap dapat diajukan sebagai saksi, kata Festen, jurubicara kejaksaan Amsterdam. Hanneke Festen: "Orangnya kalem, mendetil dan konsisten. Kesaksiannya sudah mencapai lebih dari 100 jam dan ia tahu betul detil-detil perkaranya. Beberapa butir penting juga sering mendukung bukti yang ada. Kami tidak begitu saja bersepakat dengannya." Banyak data Tergantungkah kasus Passage pada kesaksian utama Peter la S.? Pengacara tersangka menyatakan ya. Kejaksaan menyangkalnya. Untuk kasus ini Kejaksaan melakukan 50 penyidikan pendahuluan. Berkas setebal 250 map besar berisi kesaksian 257 saksi serta 30 tersangka. Selain itu dibuat sebanyak 10 ribu berita acara. Dengan semua data ini, kejaksaan akan berupaya mengadili tersangka. Baru satu mengaku, yakni saksi mahkota Peter La. S tadi. Ia akan divonis delapan tahun penjara dan akan memperoleh jati diri baru begitu hukumannya berakhir. * HUBUNGAN IRAN-AMERIKA, AKANKAH PULIH KEMBALI? Akankah hubungan Iran-Iblis Besar Amerika bisa berubah 30 tahun setelah revolusi? Berbicara pada jumpa pers resmi pertama, Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, menjelaskan kini tiba waktunya untuk melakukan pendekatan yang berbeda. Laporan redaktur siaran Inggris, Louise Dunne. Barack Obama: "Saya berharap, bulan-bulan mendatang kami berhasil mencari pelbagai peluang diplomatik yang bisa membawa kebijakan kami ke arah yang baru. Tahun-tahun belakangan terjadi banyak kesalahpahaman. Jadi semua ini tidak bisa tercapai dalam waktu satu malam saja. Kami memang punya beberapa tuntutan, tapi saya pikir ada kesempatan membangun hubungan saling menghormati. Inilah waktunya, Iran menunjukkan keinginannya untuk juga berubah, serta mengakui bahwa walaupun memiliki hak sebagai anggota masyarakat internasional, hak itu juga berarti tanggungjawab." Demikian Barack Obama. Sementara itu, Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad sependapat dengan beberapa butir yang disampaikan Obama. Demikian terdengar pada pidato Selasa kemarin, digelar terkait peringatan revolusi Iran. Menurutnya, Iran siap berbicara dengan Amerika Serikat, yakni dalam suasana kesetaraan dan saling menghormati. Tapi masa yang menghadiri pidatonya, termasuk puluhan ribu warga Iran yang meneriakkan yel-yel anti Amerika. Jadi seberapa realistiskah akhirnya permusuhan 30 tahun antara kedua negara? Massa pemuda yang memenuhi alun-alun kebebasan Azadi di Teheran meneriakkan yel-yel seperti hancur Amerika dan hancur Israel. Mereka juga membeli pernak-pernik kecil pada pedagang lokal sepanjang jalan menuju tempat Presiden Ahmadinejad berpidato. Banyak warga maupun pemimpin politik Iran sependapat, negara mereka harus berupaya menjalin hubungan dengan Amerika Serikat. Hubungan kedua negara putus setelah mahasiswa Islam Iran menyandera 52 staf Kedutaan Besar Amerika Serikat pada tahun 1979. Mereka ditahan selama 440 hari. Sementara itu kedua negara tidak lagi saling kirim wakil diplomatik. Tapi kini orang merasa, setelah 30 tahun, sudah waktunya memulihkan kembali hubungan kedua negara. Pidato Presiden Iran, adalah yang paling jujur yang pernah disampaikannya soal isyu ini. Ia menegaskan "kami siap berunding dengan Amerika Serikat". Ini dikatakannya di hadapan massa yang justru tengah memperingati revolusi, penyebab putusnya hubungan Iran-Amerika Serikat itu. Sebuah perkembangan menarik. Sejak Barack Obama mulai tampil sebagai capres yang serius dengan slogannya tentang perubahan, pejabat Iran mengatakan ingin perubahan yang mengarah pada pengurangan kehadiran Amerika di kawasan. Amerika misalnya harus menarik pasukan dari Irak dan Afganistan. Selain itu juga harus menarik kapal induk pengangkut pesawat tempur di Teluk Persia. Jadi tidak jelas apa yang sebenarnya diinginkan Iran. Mereka terutama ingin Amerika minta maaf atas tindakan-tindakan sebelumnya terhadap Iran. Masih harus dilihat apakah itu juga dilakukan Amerika. Namun yang jelas, pada jumpa pers resmi pertamanya, Presiden Obama juga menunjuk pada program nuklir Iran serta pendanaan organisasi teroris. Seberapa jauh Iran bersedia berkonsesi? Pertama, Iran menegaskan tidak melanjutkan program nuklirnya. Iran juga heran dengan pernyataan Obama soal pendanaan organisasi teroris. Yang oleh satu negara dianggap teroris, bagi negara lain justru dianggap pejuang kebebasan. Menurut Iran, Hamas di Palestina dan Hizbullah di Libanon adalah organisasi sah, yang berjuang menentang penduduk. Iran bertekad terus mendukung kelompok-kelompok ini. * PEKERJA PABRIK BERJUANG SELAMATKAN KRISTAL IRLANDIA Kristal dari Waterford di Irlandia sangat termasyur. Tapi karena krisis ekonomi, Januari lalu, produksi kristal di Irlandia dihentikan. Sejak saat itu para pekerja menduduki pabrik di Kilbarry. Ini untuk menghalangi penjualan perusahaan yang berarti hilangnya sejarah Irlandia dan Eropa. Laporan redaktur Eropa Perro de Jong Tony Kelly adalah buruh pabrik kristal Waterford yang tengah menduduki pabrik tempatnya bekerja. Tony Kelly: "Saya mulai kerja disini ketika masih berumur 15 tahun, mengiris kristal. Buat saya ini bukan hanya sebuah pekerjaan. Saya bangga dengan pekerjaan ini. Gaji kami baik, juga kondisi kerjanya. Perubahan apa saja yang terjadi di Irlandia, tidak akan berdampak, melihat keterlibatan kita pada pasar Amerika". Orang Kaya Amerika Sampai akhir tahun 1980an Irlandia adalah salah satu negara paling miskin Eropa. Sekarang keadaan sudah lain. Walau begitu, warga Amerika keturunan Irlandia masih merupakan pembeli terpenting perhiasan kristal. Bencana yang melanda Waterford dimulai dengan jatuhnya dolar. Krisis ekonomi dunia memperparah keadaan. Akhirnya, tanggal 31 Januari lalu pabrik di Kilbarry ditutup. 400 orang buruh kena PHK. Begitu mendengar berita, para pegawai berbondong-bondong datang ke pabrik. Mereka ingin menghalangi peminat yang hanya akan beli nama Waterford dan memindahkan produksi ke tempat lain, dengan upah buruh yang lebih murah. "Tanpa ciri khas Irlandia, Waterford pasti akan runtuh," kata Kelly. "Bukan sembarangan kalau perusahaan ini bernama Waterford Crystal. Produksi kristal di Waterford dimulai sejak akhir abad delapan belas. Namun menurut senator Irlandia, Ivana Bacik, cerita bahwa pabrik kristal ini adalah simbol sejarah Irlandia tidaklah benar. Ivana Bacik: "Kakek saya datang dari Ceko tahun 1946, setelah Perang Dunia Kedua dan setelah bebas dari penjara Nazi, tapi kabur meninggalkan komunisme. Ia datang ke Irlandia untuk membangun kembali pabrik kristal Waterford Glass. Ia tahu di Waterford sudah ada pabrik gelas. Kami bicara banyak soal pengalamannya mendirikan pabrik kristal di Ceko. Ia juga mengajak kakak dan saya keliling ke tempat pengunjung. Jadi, jelas saya merasakan hubungan ini, karena itu saya juga mengeluarkan pernyataan mendukung para buruh Waterford." Saat pindah, Karel Bacik, begitu kakek Ivana, membawa temannya, Miroslav Havel. Ia tahu cara pembuatan kristal tradisional a la Ceko. Bersama-sama mereka berhasil mendirikan perusahaan kristal yang maju. "Mereka adalah pekerja keras", kata Tony Kelly. "Para imigran Ceko itu sangat penting artinya bagi kita. Itu yang selalu kami tekankan." Sebagian besar produksi kristal sekarang sudah pindah ke Eropa Timur. Bahkan kelak mungkin semuanya pindah ke sana. "Itu ironis, tapi lingkarannya bundar sudah," kata senator Ivana Bacik. Sebagai anggota senat, Bacik mendukung pendudukan pabrik. "Sebagai politisi kita bersalah. Penghentian produksi dan pendudukan pabrik seharusnya tidak terjadi." Namun demikian, Irlandia tidak bisa berbuat banyak. Saat ini defisit anggaran mencapai sepuluh persen, persentase paling tinggi di Eropa. "Kami mengalami kemunduran," sesal Bacik. Penyelamatan diduga akan datang dari Amerka walau krisis dimulai dari sana. Seorang pembeli Amerika sudah menawar akan tetap mempertahankan pabrik dan sebagian pekerjanya. "Masih banyak perundingan antara para pembeli dan direksi perusahaan," kata Tony Kelly. "Kami akan tetap bertahan." * SBY: ANTARA JUSUF KALLA DAN SRI MULYANI Intro: Partai Golkar seperti kelimpungan ketika Ahad lalu SBY tidak bersedia memastikan apakah masih akan melanjutkan duetnya dengan Jusuf Kalla. Di Den Haag, di depan masyarakat Indonesia yang tinggal di Belanda, wapres Jusuf Kalla menegaskan tetap berharap bisa terus berduet dengan SBY. Tapi, apa pasal, tiada gayung yang menyambut seruan Kalla. SBY baru akan menentukan pilihan sesudah pemilu legislatif April mendatang. Sementara itu kabar burung yang sudah tersebar ke mana-mana menyebut bahwa SBY lebih memilih Sri Mulyani sebagai pasangannya. Apa makna pilihan ini? Berikut penjelasan pengamat politik Arbi Sanit. Arbi Sanit [AS]: Itu beberapa faktor menentukan apakah duet itu akan berlanjut, dalam pemilu 2009. Pertama kali adalah soal pencapaian target di dalam pemilihan umum 2009. Kalau masing-masing partai mencapai targetnya, maka bisa jadi akan maju masing-masing. Karena bukan saja memenuhi syarat undang-undang pemilu, tetapi juga oleh karena desakan kepentingan elit masing-masing partai yang berambisi untuk memperbanyak posisi kekuasaan. Nah, hanya saja tidak ada jaminan terpisah itu mendapat kemenangan. Kecuali kalau siapa saja yang mendapat wakil presiden Sultan, nah itu ada kemungkinan menjadi pemenang. Apakah itu Kalla, apakah itu SBY dan apakah itu Megawati. Nah, kalau Megawati duluan mendapat pasangan Sultan, maka perpecahan antara SBY-JK akan kalah dua-duanya. Dalam politik Indonesia sekarang Sultan adalah potensi untuk memperbesar suara, partai mana pun yang mendapatkan Sultan sebagai wakil presiden. Jadi tidak gampang bagi kedua partai. Partai Demokrat dan partai Golkar untuk maju sendiri sebagai calon presiden. Malah lebih aman kalau SBY-JK itu berlanjut. Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Mengapa Anda mengatakan bahwa Sultan itu berpotensi untuk membesarkan suara bung Arbi Sanit? AS: Ya, karena Sultan di samping dia sebagai pentolan Golkar, di mana di dalam Golkar itu sekarang semakin banyak yang mendukung dia, tetapi dia juga adalah raja Jawa. Di Jawa masih mendapat dukungan dan di luar Jawa oleh orang transmigran spontan dan transmigrasi negara itu, dianggap pulang kampung kalau milih Sultan. RNW: Tapi menariknya bung Arbi Sanit, ini Sultan sendiri tidak mengincar jabatan wakil presiden. Dia mengincarnya RI satu nih? AS: Ya, itu yang jadi persoalan. Tapi masalahnya adalah dari mana Sultan dapat hak untuk menjadi presiden. Kalau dia masih berkiprah melalui pemilu 2009, dia harus berkompromi, untuk sementara 2009 menjadi wakil presiden, baru dia bisa menekan calon presidennya supaya 2014 dia bisa dimajukan sebagai calon presiden. RNW: Di lain pihak terbetik berita beberapa koran di luar negeri koran Singapura, The Straits Times maupun koran Australia, The Australian memberitakan bahwa sebenarnya SBY lebih melirik Sri Mulyani untuk dijadikan pasangannya. Anda mendengar itu? AS: Ya, itu salah satu kemungkinan buat SBY. Tapi masalahnya adalah untuk menjalankan pemerintahan Sri Mulyani lebih hebat. Tetapi untuk menjadi politikus, Sri Mulyani tidak hebat. Nah, Sultan lebih hebat dan juga Jusuf Kalla lebih hebat dari Sri. Nah, jadi mana untuk memenang pemilu Sri Mulyani tidak punya potensi yang lebih kuat dibanding Kalla dan Sultan. RNW: Maksudnya Sri Mulyani tidak punya basis dukungan gitu menurut Anda? AS: Ya, jelas itu yang saya maksudkan. Tidak punya organisasi, tidak punya basis sosial kecuali dia sebagai seorang ilmuwan dan intelektual, yang biasanya basisnya kecil. RNW: Tapi menurut Anda kenapa nih bung Arbi Sanit, SBY lebih memilih Sri Mulyani? AS: Ya, karena secara teknokratik, Sri Mulyani memang lebih hebat daripada Sultan dan Kalla. Tetapi secara politik SBY yakin dia akan mencapai target 24%. Masalahnya adalah target itu tercapai apa tidak? Itu jadi persoalan. RNW: Kalau bicara soal target ini bung Arbi Sanit, SBY begitu PD, begitu percaya diri, karena di dalam jajak pendapat itu terlihat bahwa Partai Demokrat bisa meraih 24% suara. Apakah ini menurut Anda riil ini? AS: Tidak riil menurut saya. Karena begini, survei juga memperlihatkan bahwa 60% pemilih sudah menentukan pilihan. Berarti mereka itu sudah terbagi kepada partai-partai yang ada di parle,em sekarang ini. Berarti jatahnya SBY, hanya jatahnya Partai Demokrat hanya sekitar 30%. Dia kan mengambil dari 40% pemilih yang belum menentukan sikap. Nah, mereka itu menurut survei-survei adalah orang-orang yang kritis. Karena mereka terdiri dari intelektual, kelas menengah dan elit. Atau mungkin target 40-30% tercapai dari 7% sekarang Partai Demokrat, menurut hemat saya nggak, kurang masuk akal ya. RNW: Lalu bagaimana menurut Anda supaya pencapaian itu bisa lebih diperbesar kalau gitu? AS: Ya, satu-satunya memperbesar adalah kalau golongan intelektual yang belum punya pilihan tetap memastikan pilihan mereka. Kalau sekarang SBY bisa membuktikan bahwa dia mampu mengatasi masalah. Krisis ekonomi, krisis uang lalu sarana untuk publik. Nah, kalau itu dilakukan mungkin yang 40% itu akan lari pada SBY. Kalau tidak ada yang meyakinkannya, termasuk SBY, maka mereka akan golput. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
