---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 18 Februari 2009 16:10 UTC



** MENLU CLINTON TIBA DI JAKARTA

** TAMBAHAN TENTARA AMERIKA DI AFGHANISTAN

** VIRUS AIDS LANDA CINA

** TINJAUAN PERS: TUNGGAKAN TNI DAN PENGADILAN PELEMPAR SEPATU IRAK 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MENINDAK TERORISME MERONGRONG PENEGAKAN HUKUM

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PROSPEK EKONOMI BELANDA SURAM

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: WANITA SURINAME DI PERINGKAT PERTAMA DALAM 
URUSAN PARTISIPASI TENAGA KERJA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: HILLARY CLINTON AJAK INDONESIA BANGUN ERA 
BARU

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: UU PERADILAN MILITER DAN PELANGGARAN HAM MASA 
LAMPAU



* MENLU CLINTON TIBA DI JAKARTA

Menlu Amerika, Hillary Clinton, hari ini tiba di Indonesia. Ia antara lain akan 
mengadakan pembicaraan dengan rekan sejawatnya, Menlu Indonesia, Hassan 
Wirajuda. Kamis besok, Menlu Hillary Clinton akan menemui Presiden Susilo 
Bambang Yudhoyono. Banyak pihak memperkirakan, hubungan pemerintahan baru 
Amerika dengan Indonesia akan makin erat. Dulu, pada masa kecilnya, Presiden 
Barack Obama pernah tinggal selama empat tahun di Jakarta. Hal ini 
menggembirakan banyak warga Indonesia. Walaupun demikian, berbagai kelompok 
Islam garis keras memprotes kunjungan Hillary Clinton ini. Selanjutnya, 
beberapa pemuka muslim menolak undangan makan malam bersama Menlu Clinton dan 
rombongan. Menurut Ketua Muhammadiyah, Din Syamsudin, makan malam bersama tidak 
ada gunanya, jika tidak ada peluang untuk berdialog.


* TAMBAHAN TENTARA AMERIKA DI AFGHANISTAN

Presiden Amerika, Barack Obama, mengirim 17.000 tentara tambahan ke 
Afghanistan. Hal ini merupakan penambahan pertama jumlah kekuatan tentara 
Amerika di Afghanistan. Saat ini, kekuatan tentara Amerika di Afghanistan 
berjumlah 38.000 orang. Dalam beberapa bulan mendatang, jumlah tersebut akan 
meningkat hingga 60.000 orang. Sejak masa kampanye lalu, Presiden Obama 
berulang-kali menyatakan, pusat perhatian akan berubah, dari Irak ke 
Afghanistan. Sekarang situasi di Irak makin aman, sedang keamanan di 
Afghanistan terus memburuk. Bagian terbesar dari kekuatan tambahan tersebut 
akan ditempatkan di Afghanistan Selatan. Sejauh ini, pengaruh Taliban di 
wilayah tersebut makin besar. Kini, tentara Belanda, Britania Raya dan Kanada, 
juga bertugas di Afghanistan Selatan.


* VIRUS AIDS LANDA CINA

Tahun lalu di Cina, virus aids merupakan penyakit infeksi paling mematikan, 
ketimbang tbc dan penyakit anjing gila. Demikian pengumuman Departemen 
Kesehatan Cina. Selama sembilan bulan pertama tahun 2008, sekitar 7.000 orang 
meninggal dunia akibat penyakit aids. Sementara jumlah orang pengidap virus 
aids, bertambah dua kali lipat. Menurut perkiraan Perserikatan Bangsa Bangsa, 
jumlah pengidap aids di Cina, jauh lebih banyak ketimbang angka yang diumumkan 
pemerintah. Walaupun demikian, kini tampaknya pemerintah Cina menangani masalah 
aids ini lebih sungguh-sungguh. Ahad lalu, pemerintah Cina melancarkan 
kampanye, agar para pengidap penyakit seksual menular berusaha mencari bantuan 
tenaga kesehatan.


* BENCANA ALAM AUSTRALIA

Polisi memperkirakan jumlah korban tewas akibat kebakaran hutan di Australia 
Tenggara tidak akan bertambah lagi. Sejauh ini, korban tewas berjumlah 201 
orang. Korban terakhir adalah seorang petugas barisan pemadam kebakaran, di 
negara bagian Victoria, Selasa kemarin. Korban tewas tertimpah runtuhan pohon. 
Di bagian lain, Australia sedang menghadapi bencana hujan deras dan banjir. 
Dengan akibat banyak jalan tertutup. Di negara bagian Western Australia, 
perusahaan tambang, Rio Tinto, mengalami kesulitan dalam proses penambangan 
bijih besi. Banjir juga melanda negara bagian Queensland dan New South Wales.


* OBAMA BICARA DENGAN KARZAI

Presiden Amerika, Barack Obama, berjanji pada rekan sejawatnya di Afghanistan, 
Hamid Karzai, akan terus bekerja sama dalam upaya menghadapi terorisme. Sejak 
saat pelantikan, baru kali ini Presiden Obama berhubungan dengan Presiden 
Karzai. Menurut beberapa sumber, sebenarnya Presiden Obama meragukan kemampuan 
Presiden Karzai, menghadapi korupsi di Afghanistan. Sedang, menurut 
sumber-sumber dari kalangan pemerintah Afghanistan, dua pemimpin tersebut  
sepakat membuka lembaran baru dalam hubungan dua negara.


* BAKU TEMBAK DI GUINEA EKUATOR

Tentara Guinea Ekuatorial mengumumkan berhasil menggagalkan serangan pada 
istana presiden. Menurut pihak tentara, sekelompok pria bersenjata, datang ke 
ibukota Malabo, menggunakan perahu-perahu kecil. Mereka lalu mencoba bergerak 
menuju istana. Namun, tentara berhasil menghadang mereka. Kemudian berlangsung 
baku tembak selama tiga jam. Dalam pertempuran tersebut, tentara berhasil 
menewaskan seorang penyerang. Para penyerang lainnya mati tenggelam ketika 
pihak tentara menembaki perahu mereka. Sementara ini, keadaan di Malabo sudah 
kembali tenang. Diperkirakan para penyerang adalah kelompok pembajak dari 
wilayah delta kaya minyak di Nigeria. Namun, kelompok pemberontak MEND di 
Nigeria, membantah keterlibatan mereka dalam serangan ini.


* BANTUAN UNTUK PABRIK MOBIL AMERIKA

Dua pabrik mobil Amerika, General Motors dan Chrysler, kembali meminta bantuan 
dana darurat pada pemerintah. General Motors masih butuh pinjaman sebanyak 16,6 
milyar dolar, sedang Chrysler perlu lima milyar. Kebutuhan tersebut merupakan 
dana tambahan, dari pinjaman yang telah mereka terima, sebanyak tujuhbelas 
milyar dolar. Selasa kemarin, dua pabrik mobil yang sedang mengalami kesulitan 
ini, menyampaikan rencana perubahan mereka pada Menteri Keuangan. Dalam rencana 
tersebut, General Motors dan Chrysler menguraikan cara mereka, kembali meraih 
laba. General Motors antara lain akan mengurangi jumlah buruh mereka. Tahun 
ini, General Motors akan menghapus lapangan kerja bagi 47.000 buruh, di 
berbagai bagian dunia. Lebih dari separoh jumlah tersebut, berada di Amerika. 
Chrysler akan memberhentikan 3.000 tenaga kerja. Sejauh ini, pabrik mobil Ford, 
belum minta bantuan. Namun, Ford tidak menutup kemungkinan, pada masa 
mendatang, akan minta bantuan.


* BERITA BURSA

Pada saat pembukaan pasar bursa Eropa Rabu pagi tadi, nilai indeks saham 
gabungan AEX di Amsterdam naik 0,4 persen pada 238,17 poin. Bursa di London, 
Paris dan Frankfurt juga mencatat kenaikan antara 0,5 hingga 0,7 persen.

Sementara itu, pasar bursa di Tokyo ditutup dengan kemerosotan harga saham. 
Indeks Nikkei turun 1,45 persen, pada 7.534,34 poin. 

1 euro = 1,2636 dolar,
1 euro = 15.333 rupiah,
1 dolar = 11.128 rupiah.


* TUNGGAKAN TNI DAN PENGADILAN PELEMPAR SEPATU IRAK

Harian Algemeen Dagblad yang terbit di Rotterdam mengulas ulah wartawan Irak, 
Muntadar al Zaidi yang melemparkan sepasang sepatunya pada presiden George W. 
Bush. Kamis besok Muntadar al Zaidi, harus mempertanggung-jawabkan tindakan 
tersebut di muka pengadilan Baghdad.

Seluruh dunia menayangkan insiden pelemparan sepatu ini. Di Irak, Muntadar al 
Zaidi langsung menjadi pahlawan. Juga di dunia Arab, tindakan Muntadar al Zaidi 
mendapat sambutan hangat. Tawaran hadiah datang dari berbagai penjuru. Demikian 
ulas Algemeen Dagblad. Mulai mobil, rumah, hingga gadis molek untuk dijadikan 
istri. Seorang jutawan Arab Saudi, ingin menyimpan sepatu bersejarah tersebut, 
dan bersedia membayar sepuluh juta dolar. Sayang, sepasang sepatu tersebut, 
sudah langsung dimusnahkan oleh para petugas keamanan.

Proses pengadilan Muntadar al Zaidi menempatkan pemerintah Irak pada sebuah 
dilema. Bunyi dakwaan akan mempengaruhi vonis. Hukuman bagi tuduhan mengancam 
keselamatan kepala negara asing mencapai 15 tahun penjara. Namun, menurut 
Algemeen Dagblad, mengingat popularitas Muntadar al Zaidi, tampaknya kejaksaan 
Baghdad tidak akan mengajukan tuntutan tersebut. Yang jelas pemerintah Irak 
menghadapi dilema. Jika Muntadar al Zaidi dibebaskan, pihak Amerika tentu akan 
tersinggung. Tapi jika hukuman yang dijatuhkan terlalu berat, rakyat Iraklah 
yang akan marah.

Dari Baghdad kita ke Jakarta.  Harian The Jakarta Globe menyorot kesulitan yang 
dihadapi Tentara Nasional Indonesia. Sudah bertahun-tahun, Departemen Hankam 
mengajukan tambahan anggaran. Tampaknya tanpa hasil. Namun, Selasa kemarin, 
Bappenas dan Departemen Keuangan menyetujui mempercepat pengeluaran dana 
pinjaman sebesar 1,2 trilyun dolar, untuk pembelian senjata dan peralatan 
Hankam.

Dana tersebut merupakan bagian rencana anggaran tahun 2004-2009, yang harus 
dibelanjakan pada tahun anggaran 2009. Walau pun demikian, pemerintah 
memutuskan untuk memangkas beberapa rencana pengeluaran. Rencana pembelian 150 
kendaraan lapis baja buatan Renault Prancis, dipangkas menjadi 40 saja. Begitu 
juga dengan rencana pembelian kapal selam dari Rusia. Rencana ini akan ditinjau 
kembali, menyusul datangnya tawaran dari Korea Selatan dan Jerman.

Yang masih menjadi ganjalan bagi militer Indonesia, demikian The Jakarta Globe, 
adalah minimnya anggaran untuk belanja rutin. Misalnya permintaan Hankam untuk 
biaya pembelian BBM. Saat ini Angkatan Laut Republik Indonesia punya tunggakan 
sebanyak empat trilyun rupiah pada Pertamina. Kini, Pertamina menolak memasok 
BBM pada Angkatan Laut RI, selama tunggakan tersebut belum lunas.

Sejauh ini, Angkatan Laut RI mengajukan usul anggaran belanja BBM sebanyak Rp. 
533 milyar, untuk kebutuhan setiap tiga bulan. Sedang pemerintah, hanya mampu 
menyediakan anggaran sebanyak 16,8 persen dari usul tersebut. Menurut Kepala 
Staf Angkatan Laut Republik Indonesia, Laksamana Tedjo Edhy Purdijatno, 
kekurangan tersebut sangat membahayakan keamanan perairan Indonesia. Misalnya, 
dalam rangka menghadapi makin meningkatnya kegiatan penyelundupan.

Demikian The Jakarta Globe, dan sekian pula Tinjauan Pers kali ini.


* MENINDAK TERORISME MERONGRONG PENEGAKAN HUKUM

Terorisme menebar teror - dan banyak negara terjebak ke dalam perangkap yang 
dibuat para teroris. Demikian kesimpulan laporan yang baru terbit tentang 
dampak langkah melawan teror terhadap hak-hak asasi manusia dan penegakan 
hukum. Laporan redaktur bahasa Inggris Louis Dunne.

"Menilai kerusakan, mendesak aksi," merupakan laporan yang ditulis oleh Komisi 
Internasional Yuris, ICJ. Isinya peringatan bahwa banyak negara sekarang 
mengabaikan sejarah karena tergesa-gesa mengambil tindakan yang merongrong 
pentingnya hukum internasional.

Hasil penelitian selama tiga tahun yang dilaksanakan oleh para pakar hukum 
internasional, laporan ini merupakan salah satu penelitian menyeluruh soal 
langkah anti terorisme dan hak-hak asasi manusia. Para penulis menyatakan kaget 
melihat betapa langkah-langkah anti teror yang ditempuh setelah serangan 11 
September 2001 melanggar hak-hak asasi manusia.

Hina Jilani, seorang hakim Mahkamah Agung Pakistan dan bekas utusan hak-hak 
asasi manusia PBB, berseru supaya seruan "perang terhadap teror" ditolak saja. 
Menurutnya banyak negara menggunakan retorika perang untuk memberlakukan 
langkah-langkah yang merongrong penegakan hukum. 

Hina Jilani: Banyak UU yang diberlakukan setelah serangan 11 September tidak 
memberi jaminan khusus bagi proses peradilan yang jujur. Banyak orang lama 
ditahan tanpa dakwaan atau diadili. Kerangka peradilan sangat diperlemah karena 
semua upaya mengambil jalan pintas dengan tidak menyediakan jaminan yang 
diperlukan dalam mewujudkan keadilan.

Hina Jilani juga menunjuk bahwa paradigma perang ini diterapkan tanpa 
memperhatikan dan menghormati peraturan perang.

Para penyusun laporan mendengarkan kesaksian pejabat pemerintah, korban 
terorisme, korban selamat dan kalangan LSM. Salah satu butir yang berulang kali 
muncul dalam rangkaian pembicaraan adalah bahwa sistem hukum yang diterapkan 
seusai Perang Dunia II sudah cukup lengkap untuk menindak ancaman teror 
sekarang, tanpa perlu undang undang baru yang lebih tegas. 

Hina Jilani: "Penyusun laporan adalah para pengacara. Kami kebanyakan pakar 
hukum dan sistem pidana. Kami bukanlah kalangan yang tidak tahu. Kami juga tahu 
ancaman terorisme. Kami kebanyakan berasal dari negara dengan akar terorisme 
paling kuat. Jadi kami tahu betul apa ancamannya. Kami juga tahu kerangka hukum 
mana yang memadai untuk situasi yang dihadapi pemerintah. Dalam situasi ini 
kami tidak bisa membuat perkecualian." 

Laporan menggarisbawahi sistem hukum pidana harus menjadi acuan dalam menindak 
terorisme - bukannya dinas intelijen. Dengan makin luasnya peran dan kekuatan 
intel, mereka juga merongrong penegakan hukum. Masalahnya terutama menjadi 
gawat, ketika dinas intel pelbagai negara bekerja sama tanpa melibatkan sistem 
hukum nasional, ini dipastikan akan menyebabkan kolusi dan pelanggaran hukum. 
Dinas intelijen di seluruh dunia, ujar Jilani, kurang bertanggungjawab dan 
kerja sama antar pelbagai dinas rahasia dilakukan di luar hukum negara.

Laporan tidak menyebut negara tertentu, tapi secara tidak langsung menyebut 
demokrasi barat. 

Hina Jilani: "Kami lebih prihatin dengan trend yang ada. Kami rasa di negara 
tertentu, mulai terlhat kecenderungan buruk. Kendati demikian, kami percaya 
demokrasi dan negara-negara yang mengklaim dirinya juara penegakan hak-hak 
asasi manusia, tapi ketika mereka melakukan kegiatan yang tergolong pelanggaran 
HAM, jelas akan memprihatinkan. Dan ini juga memberi pembenaran bagi 
negara-negara lain untuk juga melanggar hak-hak asasi manusia yang menyimpang 
dari penegakan hukum. "

Laporan berakhir dengan serangkaian rekomendasi dan peringatan harus diambil 
tindakan sekarang juga, sebelum peraturan sementara terhadap teror diubah 
menjadi undang undang dan diterapkan. Pergantian pemerintah di Amerika Serikat 
menciptakan suasana politik baik untuk melakukan perubahan. Kesempatan itu 
perlu dimanfaatkan. Mary Robinson, mantan presiden Irlandia yang juga mantan 
Komisaris Hak-Hak Asasi Manusia PBB, yang kini menjabat Ketua ICJ, berseru agar 
semua negara memulihkan komitmen mereka terhadap penegakan hak-hak asasi 
manusia. Kalau kita gagal bertindak sekarang, demikian tegasnya, kerusakan yang 
terjadi pada hukum internasional akan bisa bersifat permanen.


* PROSPEK EKONOMI BELANDA SURAM

Prospek ekonomi Belanda suram, karena dilanda resesi. Menurut prakiraan 
terbaru, situasi terburuk masih akan datang. Ini jauh berbeda dari prakiraan 
Komisi Eropa, yang baru saja mengumumkan akan menindak enam negara karena gagal 
memenuhi aturan-aturan anggaran ketat seperti tertera dalam Pakta Stabilitas. 
Laporan redaktur politik John Tyler di Den Haag dan koresponden Eropa Tijn 
Sadee dari Brussel. 

Jan Peter Balkenende: "Belanda berada dalam resesi berat. Sudah lama Belanda 
tidak mengalami kemerosotan ekonomi seburuk sekarang. Dan cepatnya semua 
kejadian ini tidak pernah dikenal sebelumnnya. Ada generasi di negeri ini yang 
belum pernah mengalami resesi seperti sekarang. Kita berada di ambang cobaan 
baru dan berat." 

Demikian kata Perdana Menteri Belanda, Jan Peter Balkenende Selasa lalu. 

Defisit anggaran
Prospek suram itu berdasarkan prakiraan terbaru biro perencanaan pusat Belanda 
CPB. Tingkat pengangguran bisa meningkat dari 3% menjadi hampir 9%. Itu juga 
berarti defisit anggaran sebesar 5,5%. Ini jauh di atas batas 3% seperti 
ditetapkan untuk zona Euro, yang lebih fleksibel ketimbang aturan anggaran 
ketatnya Belanda sendiri.

Lebih dramatis lagi: penyusutan ekonomi diperkirakan mencapai 3,5%. Ini berarti 
situasi Belanda lebih buruk ketimbang Jerman, salah satu negara anggota Uni 
Eropa pertama yang menyatakan berada dalam resesi dengan pertumbuhan negatif 
sebesar 2,75%.

Bagaimana pemerintah Balkenende harus menghadapi krisis ini? Tidak seorang pun 
tahu. Bagaimana pun juga pemerintah bertekad menangani krisis ini. Semua jalan 
terbuka, termasuk tindakan yang sebelumnya ditolak tiga partai koalisi. 

Menteri Keuangan Wouter Bos akan berusaha meminimalisir defisit APBN. Tapi akan 
sangat sulit mengambil langkah-langkah yang benar-benar bisa membantu 
perekonomian Belanda. 

Wouter Bos: "Karena perekonomian Belanda terbuka, maka setiap rangsangan justru 
cenderung merangsang perekonomian luar negeri ketimbang perekonomian kita. 
Kalau memang penganggurang yang kita khawatirkan, maka kita harus berusaha 
memanfaatkan uang sedemikian rupa sehingga benar-benar berguna bagi lapangan 
kerja Belanda. Itu lebih mudah dikatakan daripada dilaksanakan."

Pakta stabilitas
Pemerintah Belanda akan meluncurkan rencana baru Maret depan. Tapi Komisi Eropa 
tidak mau menunggu sampai negara-negara Eropa yang dilanda krisis mengumumkan 
langkah mereka. 

Joaquin Almunia, Komisaris Eropa urusan Ekonomi dan Keuangan, mengambil langkah 
pertama Rabu kemarin. Ia menindak enam negara - Prancis, Yunani, Irlandia, 
Latvia, Malta dan Spanyol - karena melewati batas maksimal defisit anggaran 3% 
dari Produk Nasional Bruto.

Batas maksimal itu ditetapkan tahun 1997 dalam Pakta Stabilitas dan 
Pertumbuhan, dasar kebijakan keuangan Brussel. Tujuannya menjamin euro yang 
kuat dan stabil. Menurut Almunia, saat ini sangat penting pakta itu tetap 
dipertahankan. 

Joaquin Almunia: "Kita tidak bisa kehilangan kredibilitas kerangka fiskal. Akan 
merupakan bencana. Pakta ini harus membantu kita, bukan menghambat. Pakta ini 
akan membantu pemerintah dan negara anggota menghadapi resesi dalam jangka 
pendek, dan tidak akan memberi beban besar kepada generasi-generasi berikut. 
Ini sangatlah penting."

Informasi kedaluwarsa
Kecuali enam negara yang akan ditindak, Almunia optimis tentang negara anggota 
Eropa lainnya. Demikian hasil penelitian. Tapi mendasarkah optimisme itu? Dalam 
kasus Belanda misalnya, Almunia memperkirakan ekonomi merosot 2%, bukan 3,5%. 

Menjawab pertanyaan wartawan, komisaris ekonomi dan keuangan Eropa mengatakan 
baru mendengar prakiraan terbaru dramatis biro perencanaan pusat Belanda Selasa 
lalu. Ini memicu para pengkritik untuk mengatakan bahwa prakiraan Komisi Eropa 
sudah kedaluwarsa. 

Contoh lainnya adalah Bulgaria yang juga kena dampak krisis ini, separah negara 
Eropa timur lain. Kendati demikian komisaris Almunia menganjurkan warga 
Bulgaria "tetap melakukan apa yang tengah dilakukan." Ini memicu seorang 
wartawan Bulgaria untuk bertanya apakah ia mungkin, secara tak sengaja, memakai 
angka-angka tahun lalu.

Tampaknya tak dapat dihindari lagi bahwa bukan hanya enam negara yang akan 
ditindak Komisi, melainkan semua negara anggota Uni Eropa dipastikan akan 
melewati batas defisit anggaran. Termasuk Belanda, yang selama ini selalu 
tampil sebagai negara anggota Uni Eropa yang patut dicontoh.

Tapi bagi komisaris Almunia, Pakta Stabilitas tetap suci, bagaimana pun 
situasinya.


* WANITA SURINAME DI PERINGKAT PERTAMA DALAM URUSAN PARTISIPASI TENAGA KERJA

Dalam urusan lapangan kerja, prestasi wanita Suriname di Belanda lebih baik 
ketimbang wanita pribumi Belanda. Wanita Suriname lebih banyak yang punya 
pekerjaan. Dan dalam hal kemandirian ekonomi, mereka tercatat pada peringkat 
paling atas. Demikian menurut Monitor Emansipasi 2008. Setiap dua tahun, 
monitor ini memantau perkembangan proses emansipasi di Nederland. Laporan 
Myrtille van Bommel.

Monitor ini menunjukkan membaiknya partisipasi kerja wanita di Belanda, 
khususnya partisipasi wanita asal Suriname. Sebanyak 61 persen wanita asal 
Suriname punya pekerjaan. Sedang partipasi kerja wanita Belanda asli hanya 59 
persen. Dan tingkat partisipasi di kalangan wanita asal Antila, Turki dan 
Maroko, lebih rendah lagi.

Kebutuhan Hidup Minimal
Juga dalam hal kemandirian ekonomi, prestasi wanita Suriname lebih baik dari 
rata-rata. Tidak kurang dari 47 persen wanita asal Suriname berpenghasilan 
lebih tinggi dari batas kebutuhan hidup minimal, yang mencapai 900 euro per 
bulan. Di kalangan wanita Belanda, porsinya 45 persen, dan bagi wanita Turki 
dan Maroko, 20 persen. Menurut Ans Merens, dari Badan Perencanaan Sosial Budaya 
Belanda, sebabnya wanita Suriname lebih sering bekerja penuh waktu, atau 
bekerja paroh waktu lebih dari 24 jam per pekan. Badan tersebut, bersama Biro 
Pusat Statistik, setiap dua tahun, menerbitkan Monitor Emansipasi.

Selanjutnya, wanita asal Suriname menghargai kemandirian ekonomi. Para ibu, 
menekankan pada putri-putri mereka pentingnya ijazah, lanjut Ans Merens.

Ans Merens: "Sering dikatakan, ijazah itu suamimu. Dengan kata lain, jangan 
terlalu menggantungkan diri pada pendapat bahwa seorang pria akan menjamin 
kebutuhan hidupmu. Mungkin memang nikmat jika kamu punya suami. Tapi, kamu juga 
harus sanggup hidup mandiri".

Bukan Alasan Untuk Puas Diri
Walau pun tingkat partisipasi kerja wanita naik menjadi 57 persen, itu bukan 
alasan untuk puas. Karena, target semula, partisipasi kerja 65 persen pada 
tahun 2010, tidak akan tercapai. Dalam hal kemandirian ekonomi, prestasi wanita 
Belanda asli lebih buruk lagi. Hanya 43 persen yang mencapai kebutuhan minimal. 
Padahal target pemerintah 60 persen.

Sementara itu masih dipertanyakan, akankah angka-angka ini tetap bertahan. 
Resesi ekonomi sekarang mungkin akan merugikan. Ans Merens khawatir, dampak 
buruk kemunduran ekonomi, terutama akan menimpa kalangan wanita pendatang. 
Menurut Ans Merens, pada umumnya, kontrak kerja para wanita pendatang hanya 
kontrak sementara.

Ans Merens: "Merekalah sasaran pertama PHK, jika dunia usaha melaksanakan 
penciutan. Hal ini sudah pernah kita lihat pada masa kemunduran ekonomi, di 
masa lalu. Ketika itu, tingkat partisipasi kerja wanita pendatang langsung 
merosot. Padahal, tingkat partisipasi wanita asli Belanda, praktis tidak 
berubah".

Tapi, dampak resesi ekonomi sekarang pada tingkat partisipasi kerja kaum 
perempuan masih harus ditunggu.


* HILLARY CLINTON AJAK INDONESIA BANGUN ERA BARU

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat yang baru Hillary Rodham Clinton mengajak 
Indonesia bekerjasama dalam politik baru pemerintahan Presiden Barack Obama 
yang disebutnya robust and smart policy, kebijakan yang tegas dan cerdas. Suatu 
kebijakan mengulurkan tangan ke penjuru dunia. Menlu RI Hasan Wirayuda 
menyambutnya hangat dengan menunjuk bahwa Obama adalah presiden Amerika yang 
memiliki banyak pendukung di Indonesia. Maka kunjungan Menlu Clinton 
pertama-tama adalah simbolis yaitu menekankan persahabatan baru, dan kedua, 
merancang kemitraan di berbagai bidang. Laporan koresponden Aboeprijadi Santoso 
dari Jakarta.

Hillary Clinton: Terima kasih dengan sambutan hangat pada saya. Amerika Serikat 
mengakui peran penting Indonesia. Saya juga membawa salam dari Presiden Obama 
yang sudah menyatakan dan menulis betapa pentingnya saat-saat yang 
dilewatkannya di Indonesia sebagai bocah kecil. Itu memberinya wawasan bukan 
hanya pada keanekaragaman dan kebudayaan yang penuh semangat ini, tetapi juga 
kemampuan orang dari pelbagai latar belakang untuk hidup bersama dengan 
harmonis. Bukan kebetulan kalau dalam perjalanan pertama saya sebagai menteri 
luar negeri, saya datang ke negeri ini.

Dengan kata-kata hangat itu Menlu Hillary Clinton mengungkap persis apa yang 
diharapkan sanubari Indonesia, yaitu pengakuan sebagai negara Asia yang 
penting, dan pentingnya seorang presiden AS memiliki latar belakang pengalaman 
yang mengenal kebudayaan Indonesia. Maka gayung pun segera disambut Menlu 
Hassan Wirajuda.

Hassan Wirajuda: Sebagai negeri tuan rumah bagi tahun-tahun penuh kenangan yang 
dilewatkan oleh Presiden Obama, pemerintah dan rakyat Indonesia sangat berharap 
pemerintahannya akan berhasil.

Namun kedua menlu tidak sekadar berharap-harap. Keduanya secara kongkrit juga 
membicarakan banyak ihwal, soal bilateral, soal regional dan global. Hillary 
Clinton dan Hassan Wirajuda sepakat akan merancang kemitraan strategis meliputi 
berbagai bidang. Di bidang eonomi, Hasan menyebut tahun ini ekonomi masih baik, 
tapi khawatir dampak krisis moneter akan terasa tahun depan dan di sini 
mengharapkan bantuan Amerika.

Indonesia juga mengharapkan Amerika akan lebih berperan dalam kerjasama di 
Asia, khususnya dengan ASEAN dan dalam rangka APEC. ASEAN tengah dalam 
transformasi, ujar Hassan, dan Amerika akan mengangkat duta besarnya yang 
pertama untuk ASEAN. Peran Amerika pun diharapkan dalam mendorong integrasi 
Asia timur, terutama dengan peran negara negara yang baru negara dikunjungi 
Menlu Clinton, yaitu dua sekutu regional Amerika terpenting Korea Selatan dan 
Jepang. 

Menteri luar negeri Amerika pada gilirannya secara ringkas dan padat menunjuk 
beberapa program baru, yaitu memperkenalkan kembali Peace Corps, memperbarui 
program pendudikan Fullbright, kerjasama Tantangan Millenium dan kemitraan 
menyeluruh.

Peace corps menunjukkan babak baru yang unik karena program perngiriman pemuda 
Indonesia untuk menimba pengalaman di AS ini pernah distop di zaman Soekarno 
tahun 1960an, karena dinsinuasikan sebagai missi intelejens CIA, sedangkan 
kemitraan ini menunjukkan tekad baru kedua negara.

Namun tampak pula perbedaan mencolok antara kedua negara. Program tegas dan 
cerdas robust and smartnya Hillary tampak dalam pandanganya tentang Burma atau 
Myanmar. Hillary menyebut berbagai upaya dan cara telah gagal membujuk Burma 
menuju demokrasi termasuk upaya lunaknya ASEAN. Namun Hassan Wirajuda mencatat 
pentingnya terus bekerjasama menekan Myanmar sambil mengingatkan masalah 
kedaulatan. Maksudnya bahwa Myanmar ini tidak hanya bermasalah demokrasi dan 
HAM tapi negara kesatuannya pun terancam perpecahan.

Di situ Jakarta mengharapkan Amerika dalam berperan janganlah sampai mengancam 
kedaulatan dan integritas negara Asia yang bermasalah. Mungkin dalam soal 
Myanmar iinilah akan tampak beda pendekatan AS dan Indonesia di era yang baru 
sekalipun.


* UU PERADILAN MILITER DAN PELANGGARAN HAM MASA LAMPAU

Undang undang peradilan militer akan segera disahkan. Dengan adanya undang 
undang ini diharapkan impunitas militer akan menurun, karena akan diadakan 
suatu peradilan yang lebih adil dan lebih bisa diamati masyarakat sipil. Salah 
satunya adalah melalui pengadilan sipil. Tapi sejauh mana undang undang 
peradilan militer ini bisa menjangkau pelanggaran hak-hak asasi manusia di masa 
lampau yang dilakukan oleh tentara. Ikuti lebih jauh penjelasan Andi 
Widjajanto, pengamat militer pada Universitas Indonesia di Jakarta. 

Andi Widjajanto [AW]: Manfaat yang paling besarnya akan menghentikan impunitas 
militer yang selama ini terjadi. Jadi banyak kasus pelanggaran oleh militer, 
terutama mungkin pelanggaran HAM atau pelanggaran pidana-pidana lainnya, yang 
begitu diproses, prosesnya dilakukan secara tertutup dan tidak tampak putusan 
yang adil.

Kemudian muncul kesan terjadi impunitas yang sistematis di tubuh militer 
Indonesia. Dengan adanya undang-undang ini diharapkan impunitas itu akan 
menurun karena akan dilakukan suatu peradilan yang lebih adil, yang lebih bisa 
diamati oleh masyarakat sipil.

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Itu salah satunya adalah dengan pengadilan 
sipil biasa itu ya bung Andi?

AW: Ya, pemisahan antara tindak pidana umum dengan tindak pidana militer. 
Selama ini di Indonesia tidak ada pemisahan tersebut, sehingga militer yang 
melakukan tindak pidana apa pun, akan diadili lewat peradilan militer. 

RNW: Kalau kita bicara tentang impunitas yaitu posisi di atas hukum, itu 
kebanyakan yang terlihat adalah pelanggaran hukum yang dilakukan oleh TNI di 
masa lampau, sementara untuk masa sekarang sudah makin berkurang. Kalau begitu 
apakah sebenarnya bermanfaat undang-undang peradilan militer ini?

AW: Tetap bermanfaat karena Indonesia, satu, tetap memiliki daerah-daerah 
konflik. Masih ada konflik di Maluku Utara, di Papua dan wilayah-wilayah 
perbatasan. Lalu di wilayah-wilayah tersebut TNI digelar sampai ke level desa 
dan komando teritorial yang berubah menjadi komando kewilayahan. Itu pada 
dasarnya merupakan gelar TNI yang menguat dari tahun 2000 sampai sekarang.

Undang-undang peradilan militer ini diharapkan mampu memberikan gigi yang cukup 
tajam untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran yang dilakukan oleh 
anggota-anggota TNI yang tersebar begitu luas di Indonesia. 

RNW: Tapi selama ini kan mereka selalu berbicara ya, ini tugas negara, gitu?

AW: Nanti begitu adanya pemisahan yang tegas antara tindak pidana umum dengan 
tindak pidana militer maka TNI tidak lagi akan berhadapan dengan sesama 
militer, tapi akan berhadapan dengan aparat-aparat penegak hukum sipil seperti, 
polisi dan kejaksaan. 

Nah, dengan cara demikian maka tidak ada lagi argumentasi untuk negara atau pro 
patria itu, karena mereka akan dikenakan tuduhan melakukan tindak pidana umum. 
Jadi mereka akan dikenakan pasal-pasal yang berlaku sama untuk semua warga 
negara. 

RNW: Sejauh mana menurut Anda undang-undang peradilan militer ini bisa 
menjangkau pelanggaran hak asasi manusia di masa lampau yang dilakukan oleh 
tentara?      

AW: Itu yang sulit karena prinsip retroaktif tidak bisa berlaku di sini, jadi 
harus ada satu hukum khusus yang dibuat untuk menjangkau pelaku-pelaku 
pelanggaran HAM di masa lalu. Komnas Hamlah yang sekarang harus membuat 
rekomendasi lex spesialis, seperti apa yang perlu dirumuskan kalau 
pelanggaran-pelanggaran HAM di masa lalu itu mau dituntaskan. 

RNW: Reformasi militer sudah berjalan selama sepuluh tahun setelah jatuhnya 
Soeharto, di mana kita bisa menempatkan undang-undang peradilan militer ini 
dalam rangkaian reformasi militer itu?

AW: Ini memperkuat karakter TNI sebetulnya terutama definisi baru dari tentara 
rakyat. Kalau di masa Orde Baru tentara rakyat itu adalah tentara yang berasal 
dari rakyat, bekerja untuk rakyat dan demi kepentingan rakyat. Di undang-undang 
TNI, tahun 2004 konsep tentara rakyat itu didefinisikan sebagai tentara yang 
berasal dari warga negara. Jadi hanya warga negara Indonesia yang bisa direkrut 
menjadi TNI.

Dengan konsep tentara warga negara ini, maka prajurit-prajurit TNI harus 
mendapat perlakuan hukum yang sama dengan warga negara yang lain. Nah, kalau 
ini bisa berlangsung di mata hukum mereka sudah sama, nantinya ada masalah hak 
politik yang harus dikembalikan ke prajurit TNI. 

Dalam arti mereka harus diijinkan untuk memilih, maka jatidiri sebagai tentara 
warga negara akan lebih melekat ke identitas prajurit. Nanti di masa depan 
prajurit-prajurit TNI tidak akan lagi merasa dirinya entitas yang unik, entitas 
yang khusus berstatus lebih tinggi dari profesi-profesi warga negara yang lain.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke