---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Sabtu 28 Februari 2009 13:30 UTC



** KUBURAN MASSAL KEDUA DI BANGLADESH

** AMERIKA SERIKAT BOIKOT KONFERENSI PBB

** KEKERINGAN BERKEPANJANGAN DI CALIFORNIA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DEWAN EROPA TANGGAPI SERIUS PENGADUAN 
FRIESLAND



* KUBURAN MASSAL KEDUA DI BANGLADESH

Di kuburan massal ini ditemukan para korban pembangkangan pasukan paramiliter 
yang bertugas menjaga perbatasan. Kuburan  massal ini ditemukan di markas besar 
pasukan penjaga perbatasan di ibukota Bangladesh, Dhaka. Pembangkangan diduga 
terjadi sebagai protes atas kecilnya gaji pasukan paramilter tersebut. Kamis 
lalu pembangkangan ini berakhir dengan pertumpahan darah ketika pasukan penjaga 
perbatasan membunuh para perwira mereka. Jum'at  kemarin ditemukan 66 mayat, 
sementara puluhan orang masih hilang. Dua ratus penjaga perbatasan ditangkap.


* AMERIKA SERIKAT BOIKOT KONFERENSI PBB

Konferensi anti-diskriminasi dan rasisme yang diselenggarakan di Jenewa 
mengeluarkan pernyataan awal yang dikecam Amerika Serikat. Konferensi ini akan 
berlangsung April mendatang. Dalam pernyataan ini Israel dikecam, hal yang 
ditentang Washington. Upaya Amerika Serikat menghalangi kecaman ini lewat 
perundingan gagal. Israel dan Kanada juga memboikot konferensi ini. Sementara 
Menteri Luar Negeri Belanda, Maxime Verhage, sudah menyatakan Belanda tidak 
akan hadir kalau konferensi ini bernada anti-Israel dalam pernyataan akhirnya. 
Konferensi internasional anti-rasisme ini adalah kelanjutan konferensi pertama 
yang diselenggarkan pada tahun 2001 di Durban, Afrika Selatan. Konferensi di 
Jenewa ini juga disebut 'Durban kedua'.


* KEKERINGAN BERKEPANJANGAN DI CALIFORNIA

Di negara bagian Amerika Serikat ini diumumkan keadaan darurat karena sudah 3 
tahun dilanda kekeringan berkepanjangan. Cadangan air minum turun sampai titik 
terendah dalam kurun waktu 17 tahun. Hal ini disebabkan musim dingin yang 
kering dengan curah hujan dan salju yang sedikit sekali. Gubernur Arnold 
Schwarzenegger menyatakan, krisis kekeringan ini tidak kalah dengan gempa bumi 
atau kebakaran hutan. Keadaan darurat memberi Pemerintah Negara Bagian wewenang 
untuk mengharuskan perusahaan air minum membantu Pemerintah Daerah dan berbagai 
perusahaan yang menjadi korban. Gubernur Schwarzenegger juga mengimbau penduduk 
California untuk menghemat air. California memiliki sektor pertanian yang besar 
dan akibat kekeringan ini banyak lahan pertanian yang tidak bisa digarap. 
Dampaknya, ribuan buruh tani menganggur.


* PENEMUAN TENGKORAK PURBA

Di Peru Selatan ditemukan tengkorak burung laut purba yang punah 3 juta tahun 
lalu. Hewan purba ini memiliki paruh bergigi dan sayap selebar 6 meter. Ini 
adalah dua kali lipat sayap burung Condor atau Albatros. Penemuan ini adalah 
kejadian yang jarang terjadi karena rapuhnya tulang burung purba ini.


* PROSES PENGADILAN TAHANAN TEROR

Ali Saleh Kahlah al-Mari yang dituduh teroris akan diseret ke meja hijau di 
Amerika Serikat. Ia adalah satu-satunya tahanan asing yang dituduh teroris dan 
tidak ditahan di Guantanamo Bay, Kuba. Al-Mari berkewarganegaraan Saudi dan 
Qatar, dan mendekam di penjara di negara bagian Carolina Selatan. Ia akan 
diadili oleh pengadilan sipil dengan tuduhan mendukung kelompok teroris 
Al-Qaeda. Al-Mari bisa diganjar 30 tahun penjara. Makamah Agung masih harus 
memberi izin untuk proses ini. Pengadilan Al-Mari merupakan perubahan kebijakan 
mantan presiden Bush yang mengizinkan penahanan tanpa proses untuk waktu tak 
terbatas bagi mereka yang dituduh teroris.


* PERINGATAN KORBAN KECELAKAAN TURKISH AIRLINES

Di kantor pusat Turkish Airlines di Istanbul diadakan peringatan untuk mereka 
yang tewas dalam kecelakaan pesawat Turkish Airlines di bandara Schiphol 
Belanda. Jenazah kelima korban asal Turki tiba kemarin malam di bandara Ataturk 
di Istanbul. Dalam kecelakaan Rabu lalu di Schiphol, 9 orang tewas: 5 warga 
Turki dan 4 warga Amerika Serikat.  Delapan puluh orang luka-luka, seorang di 
antaranya masih dalam keadaan kritis. Sementara itu, di antara para korban 
sudah ada yang mengambil inisiatif ganti rugi terhadap Turkish Airlines. Ada 
yang meminta ganti rugi secara perorangan atau kolektif. Yang terakhir sudah 
membuat situs web khusus dan meminta bantuan seorang pengacara. Turkish 
Airlines mengumumkan Jum'at akan membayar 50 ribu euro bagi mereka yang tewas, 
dan mereka yang luka-luka akan menerima antara  5 sampai 10 ribu euro.


* PENDARATAN DARURAT PESAWAT RUMANIA

Pesawat milik maskapai Romania Carpatair mengalami gangguan, roda tidak keluar 
ketika hendak mendarat di Timisoara. Regu pemadam kebakaran segera menyemprot 
bisa di landasan dan ambulan siap siaga. Pilot berhasil mendarat dengan 
spektakuler, dengan lambung pesawat di landasan berbusa. Pesawat ini datang 
dari Chisinau di Moldavia.


* ORANG HILANG SETELAH KEBAKARAN HUTAN DI AUSTRALIA

Di Australia Selatan, 37 orang masih hilang setelah kebakaran hutan besar tiga 
minggu lalu. Demikian jurubicara tentara yang mendampingi otoritas sipil dalam 
penanggulangan kebakaran hutan ini. Para ahli forensik masih akan menyisir 
tempat kebakaran karena diduga masih ada korban tewas yang belum ditemukan. Di 
negara bagian Victoria awal bulan ini 210 orang tewas akibat kebakaran hutan. 
Dicemaskan kebakaran di Australia Selatan akan berkobar lagi, suhu udara yang 
tinggi dan angin kencang akan mengembus api, ribuan orang sudah mengungsi dan 
sekolah ditutup.


* DEWAN EROPA TANGGAPI SERIUS PENGADUAN FRIESLAND

Penutur Bahasa Fries Merasa Didiskriminasi


Delegasi Dewan Eropa akan mengunjungi Belanda minggu ini untuk meneliti apakah 
pemerintah Belanda benar-benar mematuhi perjanjian internasional untuk 
memerangi diskriminasi terhadap kaum minoritas. Di Belanda, satu komunitas 
secara resmi tercantum sebagai minoritas: penduduk propinsi Friesland.

Berikut laporan Perro de Jong.

"Kunjungan pertama ke sebuah negara selalu istimewa," kata Giorgi Meladze. Pada 
perjalanan pulang dari ibukota propinsi Friesland, Leeuwaarden, pria asal 
Georgia ini ingin tahu tentang semua hal. Mulai dari petani keju Belanda, para 
imigran, sampai kelanjutan proses Geert Wilders.

Puncak Gunung Es
Di negaranya Meladze sedang sibuk menyusun karya tulis tentang agama. Tapi, 
bukan itu alasannya datang ke Belanda, ia mengunjungi negara kincir angin ini 
sebagai anggota komisi yang memberi saran kepada Dewan Eropa, organisasi 
politik tertua di benua Eropa. 

Masalah yang dihadapi Georgia memang lebih berat dari Friesland, negara ini 
baru saja menyelesaikan konflik dengan Rusia. Dan dari 170 pengaduan yang 
diterima Pusat Pengaduan Diskriminasi Tumba tahun lalu, hanya tiga yang 
berhubungan dengan Bahasa Fries. Walaupun begitu, Tumba memutuskan untuk 
melaporkan pengaduan tersebut kepada Dewan Eropa di Strasbourg.


Menurut Brenda Ottjes dari Pusat Pengaduan Diskriminasi Tumba, masalah yang 
dihadapi Friesland tidak bisa dianggap enteng. Komunitas Fries memiliki 
reputasi sebagai kelompok yang kuat dan tertutup, mereka hampir tidak pernah 
mengeluh. Mereka bersikap acuh tak acuh saja. Jadi, pengaduan yang diterima 
Tumba bisa jadi cuma puncak dari sebuah gunung es.

Pernyataan Menyinggung
Salah seorang yang melakukan pengaduan adalah Gerlof Kootstra dari desa 
Buitenpost. Pengaduannya berkaitan dengan salah satu bentuk diskriminasi yang 
ditangani Dewan Eropa.
"Saya harus memberikan data-data anak saya kepada Kantor Urusan Tenaga Kerja di 
Dokkum yang terletak di propinsi Friesland," Kootstra menjelaskan. "Saya 
menggunakan bahasa Fries, dan seorang petugas langsung bertanya apakah saya 
bisa berbahasa Belanda. Karena saya tidak ingin ribut-ribut, saya jawab, 
'baiklah, saya pakai Bahasa Belanda.' Ketika itu, petugas bereaksi, "Nah, 
begitu lebih baik!'" 
Reaksi petugas sangat menyinggungnya, begitu kata Kootstra. Dan ia mengetahui 
hak-nya: "Menurut undang-undang, seseorang minimal harus bisa jadi penutur 
pasif Bahasa Fries." Setelah sekali lagi berbicara dengan seorang petugas yang 
tidak bisa Bahasa Fries lewat telepon, ia menduga bahwa ini adalah kebijakan 
yang diterapkan secara sengaja oleh Kantor Urusan Tenaga Kerja Dokkum. Karena 
itulah, ia akhirnya melaporkan hal ini ke Tumba.

Lingkungan Radikal
Tapi, mengapa seorang warga Georgia yang baru saja selesai perang harus 
menangani ribut-ribut soal bahasa yang dipakai di kantor-kantor pemerintahan 
lokal untuk mengangkat telepon?
"Saya datang dari lingkungan di mana semua hal terpaksa ditentukan oleh ancaman 
dari luar," terang Giorgi Meladze. "Dan ancaman itu tidak boleh jadi titik 
awal. Pada situasi apa pun, hal-hal yang berkaitan dengan identitas adalah hal 
penting. Friesland memiliki sejarah panjang, dan menurut saya, sangat indah 
untuk melihat betapa orang-orang Friesland sangat peduli pada bahasa mereka."
Meladze juga sangat tertarik dengan sistem pendidikan dua-bahasa di Friesland. 
Bagi masyarakat Georgia yang terpecah-pecah, pendidikan dalam dua bahasa akan 
jadi tambah penting pada tahun-tahun mendatang, pikirnya. Friesland telah 
melakukan terobosan dalam hal ini.
Kacamata Lain
"Menurut pandangan mereka, keadaan di sini baik-baik saja," kata Brenda Ottjes 
dari Tumba. Toh, ia melihat, Dewan Eropa tetap bisa berperan penting di 
Friesland.
"Bahasa Fries diakui sebagai bahasa kedua di Belanda, hal itu tertera dalam 
undang-undang. Tapi dalam peraturan menentang diskriminasi, hal itu tidak 
pernah disebutkan sebagai dasar di mana seseorang bisa didiskriminasikan. Soal 
hal itu, kita harus bisa mendiskusikannya satu sama lain."
Apakah Eropa dibutuhkan dalam diskusi itu? Ya, menurut Ottjes. Di Belanda, 
banyak sekali lembaga yang mengurusi diskriminasi terhadap kaum minoritas, 
sedangkan tidak ada pihak yang memiliki gambaran umum mengenai diskriminasi 
sebagai satu masalah umum. 
"Eropa", katanya, "pasti punya pandangan berbeda dari pandangan negara yang 
bersangkutan. Kadang-kadang, memandang dari kacamata berbeda adalah hal terbaik 
yang bisa dilakukan."
LINKS:
Dewan Eropa: http://www.coe.int/t/nl/com/about_coe/ 
</exchweb/bin/redir.asp?URL=http://www.coe.int/t/nl/com/about_coe/>
Lembaga Tumba: http://www.tumba.nl 
</exchweb/bin/redir.asp?URL=http://www.tumba.nl> 
Hearing kasus Friesland (kontribusi dari Tumba (PDF)): 
http://www.tumba.nl/assets/files/Counsil%20of%20Europe,%20Kaderverdrag%20bescherming%20minderheden,%20Friese%20taal.pdf
 
</exchweb/bin/redir.asp?URL=http://www.tumba.nl/assets/files/Counsil%2520of%2520Europe,%2520Kaderverdrag%2520bescherming%2520minderheden,%2520Friese%2520taal.pdf>


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke