--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 03 Maret 2009 16:10 UTC ** KEBAKARAN VICTORIA ** SANTUNAN KORBAN TURKISH AIRLINES ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DUA PIHAK TIDAK HADIR PADA KONFERENSI GAZA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KRIKET DAN TEROR DI SRI LANKA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: TENTARA BICARA POLITIK -- BOLEH ATAU TIDAK? ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MEMPERTANYAKAN POLITIK ISLAM SBY ** TINJAUAN PERS: DOKUMENTER DALAI LAMA DAN SIAPA YANG AKAN MENANGANI HAMBALI? * KEBAKARAN VICTORIA Di negara bagian Victoria, Australia, ditakutkan kembali terjadi kebakaran hutan akibat tidak stabilnya perubahan cuaca. Suhu memang sudah mendingin, dan di beberapa tempat turun hujan, tapi angin juga makin kencang. Di Victoria terdapat empat titik besar api. Berminggu-minggu lalu, sekitar tiga ribu pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan api, tapi sampai sekarang belum berhasil. Bulan lalu, di Australia tenggara lebih dari dua ratus orang tewas akibat kebakaran hutan. * SANTUNAN KORBAN TURKISH AIRLINES Makapai penerbangan Turkish Airlines siap memberi santunan pada semua penumpang pesawat naas yang jatuh di Schiphol minggu lalu. Menurut Turkish Airlines, penumpang selamat menerima minimal lima ribu Euro, korban luka-luka 10 ribu Euro, dan keluarga korban meninggal 50 ribu Euro. Beberapa penumpang telah menyewa pengacara untuk menuntut Turkish Airlines. Selain itu, di Belanda sedang dibentuk organisasi korban yang akan menuntut maskapai Turkish Airlines secara kolektif. * TENTARA KOLOMBIA KEMBALI TUMPAS FARC Tentara Kolombia menuai sukses dalam pertempuran melawan gerakan pemberontak kiri, FARC, akhir pekan lalu. Jose de Jesus Guzman, alias Gaitan, tokoh penting FARC, terbunuh dalam pertempuran ini. Gaitan dianggap bertanggungjawab atas serangan bom di pelbagai pasar swalayan, di sekitar Bogota, ibukota Kolombia. Dinas Keamanan Kolombia berpendapat, FARC makin sering melakukan kekerasan, karena makin kesulitan menculik dan meminta uang tebusan. Akhir-akhir ini FARC makin terpojok akibat serangan balik tentara Kolombia. Minggu lalu salah satu anggota terpenting FARC ditangkap. Tahun lalu FARC juga kehilangan banyak tokoh pentingnya. Sedangkan sandera terpenting FARC, calon presiden Ingrid Betancourt, telah dibebaskan. * SERANGAN TERHADAP TIM KRIKET SRI LANKA Enam polisi dan dua warga sipil meninggal pada serangan terhadap tim kriket nasional Sri Lanka, di Pakistan. Enam anggota tim kriket dan seorang asisten pelatih berkebangsaan Inggris luka-luka. Agen-agen polisi yang akhirnya tewas bertugas mengawal bus tim kriket Sri Lanka menuju stadion Lahore. Di stadion itu, mereka akan bertanding melawan tim kriket Pakistan. Bus ditembaki puluhan orang di dekat stasiun. Granat juga dilempar ke arah bus tersebut. Menurut kepolisian, pelaku kemungkinan teroris terlatih. Pertandingan akhirnya dibatalkan. Para penyerang berhasil melarikan diri dan belum ada kalangan yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. * KERUSUHAN DI PARTAS, YUNANI Konfrontasi terjadi di Patras, kota pelabuhan Yunani, Senin malam. Akibat bentrokan antara polisi dan kaum migran, setidaknya empat orang luka-luka. Penyebabnya adalah kecelakaan yang mengakibatkan seorang Afghanistan terluka. Ia mencoba meloncat ke sebuah truk yang sedang melaju. Teman-teman senegaranya lalu mengancam supir truk dan polisi yang berdatangan. Kota pelabuhan Patras merupakan persinggahan migran ilegal ke negara-negara Uni Eropa. Dari kapal, para migran gelap ini biasanya melanjutkan perjalanan dengan menumpang truk. * PERUBAHAN KABINET KUBA Presiden Kuba, Raul Castro, mengubah susunan kabinetnya. Dengan ini, Castro ingin membentuk susunan pemerintahannya sendiri, setahun setelah ia secara resmi mengambil-alih kekuasaan dari kakaknya, Fidel Castro yang masih tergeletak sakit. Perubahan terpenting adalah penggantian Menteri Luar Negeri Kuba, Felipe Perez Roque dan sekretaris kabinet Carlos Lage. Keduanya adalah andalan Fidel Castro. Selain itu, masih ada delapan posisi lain yang diubah Raul Castro. Dalam setahun kepemimpinan Raul Castro, Kuba mengalami perkembangan ekonomi. Namun situasi hak-hak asasai manusia di negeri komunis ini masih memprihatinkan. * LUMBA-LUMBA SELAMAT DI AUSTRALIA Sekitar 50 dari 200 ekor ikan lumba-lumba berkepala bulat yang terdampar di Australia berhasil diselamatkan. Sukarelawan berhasil membantu lumba-lumba tersebut kembali ke laut. Ahad lalu, lebih dari 140 ekor ikan lumba-lumba mati, tak lama setelah terdampar di King Island, pulau di antara Tasmania dan Australia. Tiga bulan terakhir, lebih dari 400 ikan paus dan lumba-lumba terdampar di sekitar Tasmania. Pada bulan Januari lalu, 50 ekor ikan paus mati di daerah yang sama. Masih belum jelas mengapa ikan-ikan ini terdampar di Tasmania. * ANJING LAUT RUSIA Setelah protes berkepanjangan yang dilancarkan aktivis hewan, pemerintah Rusia akhirnya melarang perburuan bayi Anjing Laut di Laut Putih. Setiap tahun, ribuan bayi Anjing Laut diburu di wilayah sebelah timur Finlandia ini. Perdana Menteri Rusia, Vladimir Putin, menyebut perburuan bayi Anjing Laut ini sebagai "pembunuhan berdarah yang seharusnya sudah dilarang sejak dulu." Pemerintah juga menyediakan satu miliar euro sebagai kompensasi kepada para pemburu yang kehilangan mata pencaharian. * BERITA BURSA Bursa-bursa Eropa dibuka Selasa lebih tinggi menyusul kerugian besar Senin sore. Indeks AEX Amsterdam dibuka 0.4% lebih tinggi. London, Paris, Frankfurt juga dibuka 0.4 sampai 0.7% lebih tinggi. Bursa Tokyo ditutup lebih rendah Selasa, namun kerugiannya lebih sedikit dari hari Senin. Indeks Nikkei ditutup 0.7% lebih rendah pada 7.229,72 poin. Wall Street tertampar lagi Senin kemarin. Penurunan bursa diakibatkan kerugian besar asuransi AIG. Indeks Nasdaq ditutup 4% lebih rendah. Sedangkan Dow-Jones mengalami titik terendah selama 12 tahun terakhir dan ditutup 4,2% lebih rendah. 1 Euro = 1, 25 USD 1 Euro = 15.288 Rupiah 1 USD = 12.108 Rupiah * DUA PIHAK TIDAK HADIR PADA KONFERENSI GAZA Menghimpun dana untuk pembangunan kembali Gaza tidaklah sulit. Ini kentara selama konferensi internasional Gaza di Mesir, Senin kemarin. Yang susah adalah mengirim bantuan dan bahan lain yang dibutuhkan warga Gaza. Apalagi dua pihak tidak diwakili dalam pertemuan ini: Israel dan Hamas. Israel tidak diundang dan Hamas tidak boleh hadir. Apa gunanya mengadakan konferensi kalau dua pihak yang berkepentingan tidak hadir? Laporan redaktur politik John Tyler dari Sharm el-Sheik. Amir Musa, sekretaris jenderal Liga Arab tahu mengapa Israel tidak hadir di Sharm el-Sheik: Amir Musa: Israel tidak diundang dalam konferensi ini. Israel jago merusak, konferensi ini bertopik membangun. Dan Hamas dipojokkan, bukan mitra untuk diajak berembuk. Menteri Luar Negeri Belanda Maxime Verhagen juga memboikot Hamas. Belanda termasuk donor terbesar Palestina. Tahun lalu Den Haag menyumbang 70 juta euro dan dalam kurun waktu tiga tahun mendatang akan menyumbang 135 juta euro. Susah juga memberi dana sebesar ini tanpa mengacuhkan Hamas yang berkuasa di Gaza. Namun Maxime Verhagen tetap mempertahankan kebijakan ini: Maxime Verhagen: Kami tidak membantu Hamas. Projek-proyek yang kami sokong adalah demi kesejahteraan penduduk. Kami memberi bantuan lewat badan PBB UNWRA, lewat LSM setempat yang tidak berkaitan dengan Hamas dan lewat Uni Eropa. Jadi kami yakin memberi bantuan kepada rakyat Palestina dan bukannya kepada organisasi teroris. Inilah masalah yang dihadapi dunia internasional. Uang untuk membangun Gaza cukup. Ini jelas selama konferensi di Sharm el-Sheikh. Tuan rumah Mesir menyatakan sudah mengumpulkan setengan milyar dolar. Rencana Pembangunan Kembali Tapi yang membikin bengong delegasi yang hadir adalah kepada siapa uang ini harus diserahkan. Presiden Palestina Mahmoud Abbas serta delegasinya berhasil mempertahankan posisinya. Mereka menyerahkan rencana penggunaan dana pembangunan dan menyatakan bersedia mengikuti persyaratannya. Namun ini tidak akan berjalan semudah diharapkan. Pertama-tama, Otoritas Palestina harus sepakat dengan Hamas. Rembukan antara kedua belah pihak mecapai kemajuan dan diharapkan pemerintah kesatuan nasional akan tercapai. Untuk itu ditawarkan 4,5 juta dolar sebagai ganjaran. Menurut Menteri Luar Negeri Prancis Bernard Kouchner, uang tidak akan menyelesaikan masalah ini. Bernard Kouchner: Memang tidak cukup, Gaza tidak bisa dibangun tanpa Hamas. Proses kembali menuju pemecahan politik baru mulai. Selain uang, kemauan politik juga penting. Kemauan Politik Kedua Belah Pihak Manfaat yang akan diperoleh Israel juga jelas. Bantuan ini bertujuan menunjukkan kepada penduduk Gaza mereka bisa hidup enak, asal Hamas berhenti meluncurkan roket ke Israel selatan. Tanpa roket, Gaza makmur, tapi yang membayar orang lain bukan Israel. Tidak seorang pun tahu bagaimana kebijakan pemerintah baru Israel. Tanpa peran aktif Israel tidak banyak yang bisa dilakukan. Itulah sebabnya Israel diundang hadir di konferensi susulan yang akan diselenggarakan di Norwegia. Kalau seandainya Palestina berhasil membentuk pemerintah kesatuan nasional, sebelum pertemuan ini maka pembangunan kembali Gaza akan sukses dan proses perdamian akan berjalan lagi. Hanya kalau ini terjadi maka baru bisa dikatakan konperensi Sharm el-Sheikh sukses. ------------------------------------------------------------------ Belanda Sebagai Penengah Belanda berperan makin penting dalam konflik Israel-Palestina. Pada awalnya Belanda adalah sahabat Isreal selama puluhan tahun, namun sekarang Den Haag adalah donor besar Palestina. Bersama Denmark, pemerintah Belanda juga mengusulkan pengiriman tentara ke perbatasan Gaza yang akan mengontrol penyelundupan senjata. Menteri Luar Negeri Belanda Maxime Verhagen bertemu sejawat Suriah-nya Walid Muallem di konferensi Gaza. Ia meminta Muallem berusaha menarik Hamas ke meja perundingan. Suriah pada gilirannya meminta Belanda melakukan hal yang sama dengan Israel. Selanjutnya para diplomat Belanda sudah berhasil meminta Israel mengijinkan dua kali pengapalan bunga hias dari Gaza menuju Belanda. * KRIKET DAN TEROR DI SRI LANKA Sri Lanka dikejutkan oleh serangan terhadap tim kriket nasionalnya yang tengah dalam perjalanan ke Pakistan. Enam orang petugas polisi Pakistan dan dua warga sipil tewas. Enam anggota tim kriket dan seorang asisten pelatih, warga Inggris, cedera. Tim kriket Sri Lanka diundang ke Pakistan bagi pertandingan karena India menolak hadir, menariknya dengan alasan keamanan. Laporan redaktur Hans Jaap Melissen dari Kolombo. Bendera Sri Lanka masih berkibar setiang penuh, di atas stadion kriket Kolombo. Waktu itu jug amasih berlangsung pertandingan kriket. Kamar tidur Seorang pemain muda, Rajitha, berdiri dengan tongkat kriketnya di dekat kios makanan ringan. "Saya marah, mereka seenaknya saja menyerang tim nasional kami. Pemain favorit saya, Sangakkara, juga cedera. Di kamar tidur saya tergantung banyak fotonya." Khayalak yang hadir di tribun stadion tampak tidak sebanyak pemain di lapangan. "Sekarang yang main adalah tim sekolah, anak saya ikut," demikian Padma, yang bersama dua ibu lain tekun mengikuti pertandingan itu. "Pertandingan ini sudah lama dijadwalkan, jadi tidak bisa ditunda lagi karena serangan itu." Padma berpendapat tidak bodoh kalau tim kriket Sri Lanka bertolak ke Pakistan, sementara tim India tidak berani ke Pakistan karena alasan keamanan. "Ya, bagaimana harus menghadapi teroris?" Marah Padma tentu marah, tetapi ia tidak tahu harus marah pada siapa. Masih belum jelas siapa pelakunya. "Mungkin orang-orang utara, tapi bisa juga kalangan ekstrimis Pakistan. Tidak tahu ya." Yang dimaksud dengan orang utara adalah kalangan Macan Tamil. Di wilayah utara mereka terus kehilangan wilayah yang diduduki pasukan pemerintah. Justru Selasa pagi kemarin, koran-koran Sri Lanka ramai memberitakan bahwa Jalan A9 sudah kembali dibuka. Itulah yang terpenting ke semenanjung Jaffna, yang sudah lama diblokir oleh kalangan Tamil. Citra buruk Namun Macan Tamil pada umumnya melancarkan aksi terornya di Sri Lanka, jarang di luar negri. Makar tahun 1991 terhadap perdana menteri India Rajiv Ghandi mereka sesali, pasalnya aksi teror ini menyebabkan citra Macan Tamil buruk. Di sebuah sudut ibukota sekelompok pria berkerumun dekat halangan jalan. "Aku tidak mau bicara politik Sri Lanka lho,'' demikian kilah seorang di antara mereka ketika melihat mikrofon. Ledakan di Lahore, Pakistan ia sebut perbuatan jahat. "Ini 'kan masalah olah raga. Tidak ada kaitannya dengan perang apa saja.'' "Kriket," demikian tambahnya, "adalah olah raga paling penting Sri Lanka. Aduh kami senang sekali ketika menang Piala Dunia tahun 1966." Ia juga setuju dan tidak menganggap aneh ketika tim kriket nasional berangkat ke Pakistan. "Siapa kira ini bisa terjadi?" Bangga Di stadion, pertandingan jalan terus. Padma bangga dengan puteranya. "Ia berharap sama seperti saya, suatu saat ia bisa ikut tim nasional." * TENTARA BICARA POLITIK -- BOLEH ATAU TIDAK? Banyaknya jumlah partai politik peserta pemilu 2009, masa kampanye yang panjang serta banyaknya jumlah calon presiden dan wakil presiden dapat memicu gesekan, benturan dan konflik kepentingan terbuka. Demikian Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso pekan silam. Pernyataan semacam ini langsung menimbulkan komentar bahkan kritik. Indonesia seolah-olah akan dibawa kembali ke zaman orde baru, ketika tentara masih menganut dwifungsi dan mengutamakan pendekatan pertahanan keamanan. Bisakah pernyataan macam ini dibenarkan? Berikut penjelasan prof. Hariyono pakar militer pada Univesitas Negeri Malang. Hariyono: Kalau menurut saya statement panglima TNI, Pak Djoko Santoso itu kalau dilihat dari kacamata masyarakat itu bukan berlebihan. Karena justru ada suasana euforia yang sudah agak berlebihan di masyarakat kita. Sehingga masyarakat kadang-kadang juga merasa apa yang dikatakan oleh panglima tidak berlebihan. Apalagi kalau tadi dikatakan bahwa pernyataan panglima itu bertentangan atau sudah kembali ke Orde Baru, itu sebatas statement saya pikir masih kita pahami. Sebagai warning (peringatan, red.) karena nanti TNI dan Polisi bisa-bisa menjadi pemadam kebarakan kalau para elit politik Indonesia, politik si sipil sendiri tidak mencoba untuk mengakomodasi berbagai kepentingan yang lebih luas. Jadi kalau memang dalam undang-undang TNI, khususnya undang-undang pertahanan, militer hanya berwewenang di aspek pertahanan saja. Tetapi saya pikir statement yang dikatakan oleh pak Djoko Santoso itu juga hal yang menarik untuk kita cermati. Kalau sebatas itu statement itu saya pikir sekarang bukan lagi sebuah hal yang terlalu interfensi ke dunia sipil menurut saya. Kan sekarang banyak partai-partai politik, banyak calon-calon presiden yang sadar atau tidak, secara langsung atau tidak nanti juga akan berpengaruh terhadap pertahanan yang ada di Indonesia, terutama stabilitas politik kita di mana masing-masing calon itu cenderung mengutamakan kepentingan kelompok atau golongannya saja. Dan sebatas itu wacana dan pak Djoko Santoso sendiri saya dengar dari orang dekatnya, itu juga tidak punya komitmen atau kepentingan untuk melakukan intervensi, tapi justru bagi saya itu barangkali masukan atau warning kepada teman-teman politisi sipil agar kembali kepada habitatnya, agar kepentingan diri dan kelompok atau partai tidak terlalu ditonjolkan. Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Tapi dibalik benar atau tidaknya isi pernyataannya pak, apakah pada zaman reformasi ini seorang militer masih dibenarkan untuk bicara politik? Hariyono: Di sinilah yang memang kadang-kadang menarik. Statement-statement itu sudah banyak dikecam atau dikritik oleh para politisi sipil, tetapi saya lihat kasus demokrasi liberal yang pernah diterapkan di Indonesia tahun 50an dulu, nah ini kalau akomodasi-akomodasi kepentingan para politisi itu tidak mengarah pada kepentingan bangsa secara luas, itu akan banyak menimbulkan urunan, keprihatinan dari berbagai pihak termasuk militer. Dan dalam batas-batas tertentu kalau saya lihat, reaksi publik itu justru pernyataan yang disampaikan oleh panglima, yaitu pak Jenderal Djoko Santoso, banyak mendapatkan respon yang biasa-biasa saja. Berbeda dengan statement panglima militer pada awal-awal reformasi. Di sini memang ada bola bandul politik yang mengarah pada proses untuk mencari keseimbangan. Jadi memang dari undang-undang pertahanan, tidak selayaknya panglima TNI memberikan statement semacam itu, tapi dari suasana emosi kulutural masyarakat Indonesia, justru hal semacam itu sudah mulai dianggap tidak berlebihan. Nah, ini yang menarik untuk kita cermati. Jadi kalau saya lihat barangkali warning bagi kita, jangan sampai elit-elit sipil terlalu berlebihan sehingga masyarakat nanti kembali ingin memunculkan orang kuat dan orang kuat itu cendrung dikonotasikan dengan kelompok militer begitu. RNW: Menurut pak Hariyono sebenarnya pada wadah apa, kalangan militer ini bisa ngomong soal masalah-masalah politik? Hariyono: Menurut saya, jadi Departemen Pertahanan Keamanan itu. Nah ini yang kemarin menjadi banyak kritik dari kalangan akademisi dan itu pun tidak semua. Termaksud saya tidak mengkritik statement-nya panglima. Karena memang suasana sekarang ini jauh dengan harapan publik pada awal-awal reformasi, yaitu banyak politisi haus kekuasaan. Dalam kondisi semacam itu nanti pertahanan keamanan di Indonesia juga kurang menarik. Dan memang kelemahan pak Djoko Santoso adalah kenapa dia menyampaikan pada publik. Saya dengar informasi dari orang dekat beliaunya bahwa itu dibutuhkan bagi militer untuk tidak mempunyai opini kepada publik. Nah, ini yang kalau diteruskan memang tidak baik. tapi sebagai sebuah statement saya pikir kami yang orang sipil pun juga harus berani melakukan otokritiklah semacam kritik terhadap diri kita sendiri. * MEMPERTANYAKAN POLITIK ISLAM SBY Bagaimana sebenarnya politik islam pemerintahan Yudhoyono. Di satu pihak, SBY bisa dibilang merangkul kalangan Islam ketika meloloskan UU Pornografi. Tetapi di lain pihak, sekarang terbit RUU Perkawinan yang membatasi poligami dan perkawinan sirih. RUU ini jelas ditolak kalangan Islam yang semula mendukung UU Pornografi. Di satu pihak Islam dirangkul, tetapi di lain pihak mereka juga dipukul. Sekali lagi, bagaimana sebenarnya politik Islam SBY? Berikut penjelasan Gerry van Klinken pengamat politik pada KITLV di Leiden: Gerry van Klinken [GvK]: Ya, SBY harus menghadapi dilema sedikit memang. Di satu pihak ingin mendapat suara dari pihak Islam, termasuk yang konservatif. Tapi tidak lain mendapat kritik juga dari pihak yang lebih liberal. Saya kira sekali dia condong ke kanan, sekali dia condong ke kiri. Nah, inilah condong ke kiri rupanya. Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Lalu bisa dikatakan bahwa ini tidak ada garis merah dalam politik Yudhoyono dan pemerintahnya bagaimana ini, plin-plan begitu? GvK: Ya, agak plin plan. Ketika dia melarang atau setengah melarang Ahmadiyah tahun lalu, dia mendapat kritik yang tajam, termasuk dari nasihatnya sendiri. Nah, rupanya di antara penasihat ada yang liberal, ada yang konservatif. Rupanya kali ini dia lebih mendengarkan yang liberal. RNW: Mengapa menurut Anda dia mendengarkan liberal kali ini bung Gerry? GvK: Saya lihat MUI, Majelis Ulama Indonesia memang memberikan suara yang cukup keras dan berupaya untuk setengah mengambil alihlah medan politik. Dan itu yang ingin dihindari. Tahun lalu dia mendapat porsi yang terlalu besar, gara-gara masalah Ahmadiyah, masalah undang undang anti porno dan saya kira SBY ingin hati-hati jangan sampai terjebak oleh permainan MUI. Dan itu yang harus dijaga saya kira. RNW: Apakah Anda melihat keinginan yang sungguh-sungguh pemerintah SBY untuk mengurangi perkawinan siri dan poligami atau ini hanya politik saja, bagaimana ini bung Gerry? GvK: Saya kira serius. Setiap negara memiliki naluri untuk lebih memahami dan memetakan kebiasaan sosial, termasuk di bidang pernikahan. Nikah siri tidak terdaftar, tidak dilihat oleh negara dan ingin diatur dengan baik. Tidak hanya melindungi perempuan. Memang melindungi perempuan, melindungi anak juga karena banyak sekali nikah siri ini dengan anak di bawah umur. Sekaligus untuk menjaga prostitusi. Nikah siri kadang-kadang adalah semacam prostitusi terselubung. Tapi ya, juga untuk melindungi hak-hak perempuan. RNW: Jadi inilah upaya SBY untuk menekan situasi sekarang yang terlalu bebas dalam hal sexualitas dan sebagainya di Indonesia? GvK: Ya, saya kira baik di berbagai kalangan. Poligami memang tidak populer di kalangan perempuan, dan ini juga jelas bisa dibaca di media masa. Tapi di pihak lain prostitusi semua pihak tidak menyetujui itu dan undang-undang, RUU ini juga akan mengontrol masalah itu. Pernikahan di bawah umur juga hanya disukai oleh segelintir saja, yang tidak terlalu populer dan saya kira di semua pihak akan menambah popularitas SBY. RNW: Jadi ini bukannya golongan Islam merasa di anak tirikan lagi oleh pemerintah Indonesia begitu tapi justru positif begitu menurut Anda? GvK: Saya kira rata-rata positif. Hanya mungkin dari katakanlah kelompok Din Syamsudin yang tidak akan senang. Dia reaksi pertama adalah hati-hati, jangan sampai pemerintah mencampuri urusan agama katanya begitu. Nah, saya kira targetnya lebih ke MUI dan kelompok yang agak konservatif, yang semakin galak belakangan ini. RNW: Jadi peta politik di Indonesia ini kurang jelas, apakah pemerintah harus campur tangan dalam agama atau tidak sebagai negara sekuler. Itu kan belum jelas sekali sampai sekarang ini kan? GvK: Belum dan ini menjadi hot topik, justru pada saat ini. Kalau SBY hati-hati saya kira wajar juga. Di banyak negara lain pemerintah juga harus hati-hati tidak ingin anti demokratis, tidak ingin memakai represif tapi di sisi lain ingin menjaga hak-hak asasi manusia. Saya kira SBY berjalan cukup bijaksana dalam hal ini. RNW: Jadi Anda positif nih bung Gerry ya? GvK: Cukup positif, ya, terutama menjelang pemilu yang kadang-kadang bisa menimbulkan ekses-ekses retorik yang terlalu jauh ke mana. Itu saya kira dalam hal ini cukup hati-hati. RNW: Dan konkrit ya? GvK: Konkrit, konkrit, ya. * DOKUMENTER DALAI LAMA DAN SIAPA YANG AKAN MENANGANI HAMBALI? Harian pagi Trouw menurunkan artikel tentang film dokumenter Dalai Lama. Ya, siapa tidak kenal Dalai Lama? Pada musim dingin yang muram, 10 Maret 1959, Dalai Lama diundang Jenderal Cina Chiang Chin-wu untuk menghadiri pertunjukan tari Cina. Ketika undangan ini kemudian diikuti perintah bahwa Dalai Lama harus datang hampir tanpa kawalan, komunitas Lhasa pun panik. Benar saja, tujuh hari setelahnya, Dalai Lama pergi ke pengasingan. Sudut Pandang Lokal 50 tahun sudah berlalu sejak pengasingan tersebut, dan momen inilah tema sentral dokumenter berjudul Dalai Lama: 50 Tahun Setelah Kejatuhan Tibet. Cina dianggap telah merebut kemerdekaan Tibet dan dunia harus tahu itu, demikian misi dokumenter ini - seperti ditulis harian Trouw. Dokumenter ini dibuat oleh dua sineas Tibet. Keduanya dinilai membuat dokumenter Dalai Lama jadi lain daripada yang lain: sudut pandang dan alur cerita mereka sangat lokal. Mereka hanya menceritakan Dalai Lama dari perspektif Tibet. Sudut pandang ini sengaja diambil. Dokumenter internasional kebanyakan mengambil sudut pandang dari dua pihak. Tapi dokumenter tentang Tibet yang dibuat sendiri oleh orang Tibet tidak banyak. Dan analisis dua sisi sama sekali bukan budaya Tibet. Demikian Trouw. Hambali Beralih ke Indonesia. Topik panas dikeluarkan situs Asia Sentinel. Menyusul rencana presiden Barack Obama menutup Guantanamo Bay --kamp tahanan politik-- dunia bertanya-tanya: Apa yang akan terjadi pada Hambali, sang 'Osama bin Laden' dari Asia Tenggara? Hambali, lelaki kelahiran Jawa Barat, setidaknya buron di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Ia memiliki - sebut saja - 'jaringan jihad' di negara-negara tersebut. 'Karier'-nya dalam dunia terorisme tidak perlu dipertanyakan lagi: pengeboman gereja-gereja di Jawa Tengah, sampai aksi bom Bali yang menewaskan setidaknya 200 orang, tercantum dalam daftar 'Pengalaman Kerja'-nya sebagai teroris. Sampai sekarang, Hambali masih mendekam di Guantanamo, setelah sebelumnya ditahan di CIA selama tiga tahun. Tidak jelas juga, mengapa Amerika memilih 'memelihara' Hambali sebagai tahanan sementara di Guantanamo, ketimbang cepat-cepat mengadili dan menghukumnya. Demikian Asia Sentinel. Tugas Berat Lalu, bagaimana nasibnya nanti? Semua pihak masih menebak-nebak. Kejahatannya terlalu banyak. Ia bisa diadili di Thailand, Malaysia, Singapura, Indonesia, atau bahkan Amerika. Namun, siapa yang paling pantas mengganjarnya? Kalau ia diadili di Indonesia atau Amerika, penuntut harus bisa membuktikan Hambali lebih dari sekadar ustadz fanatik bermental teroris. Jika tidak, undang-undang Amerika dan toleransi Indonesia akan keberagaman interpretasi Islam akan menyelamatkannya dari hukuman setimpal. Bisa ditebak, mengadili Hambali adalah tugas berat. Lucunya, rata-rata negara Asia lega ketika Amerika mengambil-alih Hambali. Mereka tidak perlu repot. Namun sekarang, ketika Obama berniat menutup Guantanamo, setidaknya Indonesia harus bersiap menerima pelaku pengeboman ini. Dan jika ia benar-benar 'mudik' ke Indonesia, beranikah pemerintah tegas menghukum Hambali dengan ganjaran setimpal? Demikian Asia Sentinel. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
