---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 01 Mei 2009 13:10 UTC



** PELAKU PENYERANGAN APELDOORN MENINGGAL

** FLU MEKSIKO

** KEBEBASAN PERS MENURUN

** TINJAUAN PERS: PERAYAAN HARI RATU PASKA TRAGEDI APELDOORN DAN HOBBIT FLORES

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MTV KAMPANYEKAN PEMILU EROPA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KELUARGA KERAJAAN YANG SUKA BERSEPEDA, AKAN 
BERUBAHKAH TRADISI INI?

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PETANI POLANDIA TETAP MENENTANG UNI EROPA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KOALISI BESAR TERBENTUK, PARA KORBAN HAM 
MEMPERINGATKAN 



* PELAKU PENYERANGAN APELDOORN MENINGGAL

Kast T,  pelaku percobaan penyerangan terhadap keluarga kerajaan Belanda pada 
Koninginnedag kamis kemarin, meninggal di rumah sakit. Jumlah korban meninggal 
dalam tragedi pesta Hari Ratu dipastikan enam orang, sedangkan sebelas orang 
luka-luka. Dengan mobilnya, pelaku berniat menabrak bus yang dinaiki keluarga 
kerajaan untuk berkeliling Apeldoorn. Dalam aksinya, pelaku membantai publik 
ketika berusaha menabrak bus. Keluarga kerajaan yang sekaligus menjadi saksi 
mata tragedi tersebut sangat terkejut. Di seluruh Belanda, bendera dikibarkan 
setengah tiang dan acara Hari Ratu dibatalkan atau dipersingkat. Motif pelaku 
tidak jelas, aksi ini dipastikan dilakukan oleh satu orang dan tidak ada 
hubungannya dengan politik.


* FLU MEKSIKO

Lima hari ke depan semua kegiatan di tempat umum akan dihentikan di Meksiko 
demi mencegah epidemi flu babi. Yang berwajib telah membatalkan 
perayaan-perayaan umum, seperti pesta Hari Buruh. Daerah-daerah pariwisata, 
restoran, dan fasilitas umum ditutup. Penduduk disarankan tinggal di rumah. Di 
Meksiko dipastikan 300 orang terkena virus dan 12 orang meninggal. Masyarakat 
internasional meminjamkan dana kepada Meksiko sebesar tiga milyar dolar untuk 
memerangi epidemi tersebut. Beberapa negara telah mengirimkan vaksin pencegah 
virus. Organisasi Kesehatan Dunia WHO menyatakan virus H1N1 ini terus menyebar 
ke seluruh dunia. Sampai sekarang 12 negara - di antaranya Belanda - dinyatakan 
positif memiliki pasien flu babi.


* KEBEBASAN PERS MENURUN

Tahun lalu, kebebasan pers menurun di seluruh dunia. Hal itu tertera dalam 
laporan tahunan Freedom House  atau Rumah Kebebasan  sebuah organisasi Amerika 
yang meneliti kebebasan media. Menuruh Freedom House,  tujuh tahun terakhir 
kebebasan pers berturut-turut menurun. Namun ini adalah pertama kalinya 
penurunan kebebasan pers serentak terjadi di semua regio di dunia. Di Rusia, 
Afrika Utara, dan Timur Tengah ada kampanye yang mengintimidasi media mandiri. 
Freedom House menyebut Israel, Italia, Hongkong sebagai contoh negara-negara di 
mana kebebasan jurnalistik menurun drastis tahun lalu. Dari 195 negara yang 
diteliti, 36% dinyatakan sebagai negara ber-pers "bebas", 31% "tidak terlalu 
bebas"dan sisanya 33% "sama sekali tidak bebas."Negara-negara yang ada di 
peringkat terbawah ini antara lain Cina, Kuba, Iran, Myanmar, dan Zimbabwe. 
Sejak 1980 Freedom House mengadakan penelitian mengenai kebebasan pers. Laporan 
ini dikeluarkan untuk memperingati Hari Kebebasan Pers pada 3 Mei mendatang.


* PEMBUNUH DAN PEMERKOSA DIBEKUK DI LA

Seorang lelaki berusia 72 tahun dibekuk di Los Angeles. Ia didakwa memperkosa 
dan mambunuh sekitar tiga puluh perempuan. Polisi berhasil menemukan pelaku 
tersebut ketika sedang mengadakan penyelidikan baru pada lima kasus pembunuhan 
tahun 1970-an yang dilakukan di Inglewood, Los Angeles. DNA yang ditemukan 
dalam kasus itu cocok dengan DNA tersangka. Lelaki ini juga dikaitkan dengan 25 
pembunuhan lain pada tahun 1970-1980 di Los Angeles. Sebelumnya, ia pernah 
ditahan karena penabrakan. Korban kekejian pria yang dikenal sebagai Pemerkosa 
Westside ini berusia antara 56-80 tahun.


* KUBA TETAP DI DAFTAR HITAM

Kuba tetap berada di daftar hitam Amerika Serikat sebagai negara pendukung 
terorisme. Selain Kuba, Iran, Suriah, dan Sudan juga tercatat dalam daftar yang 
merupakan bagian dari laporan tahunan tentang terorisme dari Departemen Luar 
Negeri Amerika Serikat. Menurut Amerika, Kuba masih menjadi daerah 
persembunyian aman bagi para teroris. Tahun lalu, misalnya, anggota gerakan 
pemberontak Kolombia FARC dan gerakan separatis Baskia ETA bersembunyi di 
negara komunis ini. Menanggapi hal ini, Kuba menyebut laporan tahunan tersebut 
ditulis oleh "penjahat internasional."
Kehadiran Kuba dalam daftar ini sangat mencolok. Terutama karena Presiden 
Amerika Barack Obama beberapa waktu lalu berusaha menjalin kedekatan dengan 
Havana. Obama menyatakan dua minggu lalu, Amerika keturunan Kuba akan lebih 
mudah mengirim uang atau mengunjungi keluarga mereka di kampung halaman.


* BAJAK LAUT DIBEBASKAN

Youssef Magied al-Molgi, pemimpin pembajakan Kapal Pesiar Italia Achille Lauro 
pada 1985, dibebaskan dari penjara di Palermo. Lelaki 47 tahun ini dibebaskan 
karena berkelakuan baik. Pada 7 Oktober 1985 empat anggota Front Pembebasan 
Palestina dengan persenjataan penuh membajak kapal Achille Lauro di Laut 
Tengah, dekat pantai Mesir. Mereka menuntut pembebasan lima tawanan Palestina 
di Israel. Selama aksi pembajakan seorang turis jompo Yahudi dari Amerika 
ditembak mati. Lengkap dengan kursi rodanya, lelaki tua tersebut dilempar ke 
laut. Tak lama kemudian, tiga pelaku - salah satunya Al-Molqi - ditangkap di 
Sisilia. Al-Molqi diganjar tiga puluh tahun hukuman penjara dan telah mendekam 
selama lebih dari 24 tahun.


* BERITA BURSA

Bursa Tokyo ditutup Jumat dengan untung besar. Indeks Nikkei ditutup 1.7% lebih 
tinggi pada hampir 9000 poin. Bursa Jepang akan ditutup sampai 7 Mei berkaitan 
dengan hari raya yang berturut-turut. Hari ini Bursa Eropa ditutup karena 
merayakan Hari Buruh.

1 Eur = 1,32 USD
1 Eur = Rp. 14.214,-
1 USD = Rp. 10.715,-


* PERAYAAN HARI RATU PASKA TRAGEDI APELDOORN DAN HOBBIT FLORES

Seperti hampir semua harian Belanda, hari ini Trouw juga mengangkat berita 
perayaan Hari RAtu atau Koninginnedag paska percobaan penyerangan terhadap 
keluarga Kerajaan di Apeldoorn. Banyak penyelenggara acara yang mempersingkat 
bahkan membatalkan pesta besar-besaran.  

Amsterdam
Pesta di Museumplein Amsterdam, misalnya, dihentikan dua jam lebih awal. Pukul 
delapan malam speaker konser sudah dimatikan dan lapangan sepi ditinggalkan 
penonton. Menurut penyelenggara dari Radio 538 para penonton memahami keputusan 
ini.

Hal yang sama terjadi di Rembrandtplein, Wateringcircuit, dan Max Euweplein. 
Sedangkan di Leidseplein acara tetap jalan terus. Toh mereka menyisakan momen 
mengheningkan cipta. Beberapa pesohor Belanda yang dijadwalkan mengisi 
acara-acara konser pun tak kalah berduka: mereka membatalkan penampilan dalam 
rangka menghormati keluarga kerajaan yang baru saja mengalami tragedi.

Kota-kota Lain
Di kota-kota lain - seperti Rotterdam, Den Haag, dan Utrecht - acara pada malam 
hari bahkan dibatalkan sama sekali. Vrijmarkt, atau pasar bebas, memang masih 
terus berlangsung, tapi lebih dikarenakan alasan praktis. Alasannya antara lain 
karena tidak mungkin menyuruh ribuan pengunjung pasar untuk pulang. 

Di Arnhem, Belanda Timur,  acara dihentikan selama lima menit pada pukul enam 
sore untuk mengheningkan cipta, kembang api tradisional yang biasa digelar di 
de Rijn tidak dilaksanakan. Hal yang sama terjadi di Tilburg dan Maastricht, 
Belanda Selatan. Di semua kantor pemerintah bendera dikibarkan setengah tiang.

Hobbit Flores
Beralih ke topik Indonesia.  Penemuan kerangka hobbit, atau manusia mini, di 
Flores membangkitkan perdebatan baru. Demikian angkat The Global Edition of The 
New York Times. Enam tahun setelah penemuannya hobbit asal Flores tetap menjadi 
misteri dalam evolusi manusia. 

Belum jelas apakah jenis ini berasal dari Afrika atau malah Asia, dan hidup 
sebelum Homo Erectus bermigrasi - sekitar 1.8 juta tahun lalu. William L. 
Jungers dari Stony Brook University menyatakan hobbit yang ditemukan di Flores 
ini memang masih jadi misteri dan keberadaannya tidak bisa diduga. 

Beda
Ukurannya sangat kecil, sekitar semeter, dan tidak sama dengan manusia modern. 
Mereka berjalan tegak, namun jejak kaki mereka berbeda dengan manusia biasa. 
Kepala mereka cuma sebesar buah jeruk, dan ukuran otaknya diperkirakan tiga 
kali lebih kecil dari otak manusia. 

Peter Brown, seorang pakare paleotologi dari University of New England 
Australia, menyatakan: sangat jelas bahwa hobbit ini adalah jenis manusia "di 
tempat yang salah pada waktu yang salah." Jenis tengkoraknya berbeda dengan 
Homo Sapiens atau Homo Erectus. Kemungkinan besar, hobbit ini bahkan berjenis 
lain dengan homo sapiens atau homo erectus. Bagaimana pun juga, "Suatu hari 
nanti, misteri ini pasti akan terpecahkan," kata pakar paleontologi mengakhiri 
wawancara. Demikian The New York Times.


* MTV KAMPANYEKAN PEMILU EROPA

Generasi muda adalah masa depan, juga di Eropa. Tetapi bagaimana menggiring 
generasi pemirsa MTV untuk memilih? Brussel akhirnya mendekati sendiri MTV. 
Anak muda Eropa dirayu dengan teriakan. 

Di Berlin, Praha dan Milano stasiun musik MTV mengumpulkan ratusan anak muda 
yang diminta untuk meneriakkan sekeras mungkin: "Can you hear me Europe?" atau 
"Apakah kamu mendengar saya Eropa?" Generasi muda Eropa memang dikenal enggan 
memberikan suara dalam pemilu Eropa. Apakah MTV bisa menggiring pemirsanya ke 
TPS kelak? Laporan Perro de Jong:

Inisiatif untuk kampanye MTV 'Can You Hear Me Europe', datang dari Komisi 
Eropa. Begitu pula dananya. Cukup mengejutkan untuk pertama kali Komisi Eropa 
memusatkan diri pada pemilihan umum. Karena itu perlu bersikap hati-hati, 
demikian juru bicara Joe Hennon:

Joe Hennon: "Kami tidak ingin mereka berpikir bahwa ini semua adalah inisiatif 
orang-orang kantoran yang sok tahu. Karena itu kami tidak mau ikut campur soal 
isinya. Kami hanya menerangkan apa yang kami kehendaki, dan mengundang orang 
untuk mengajukan ide-ide mereka."

Rasa Lega
Pendaftaran sudah dibuka. Bahwa salah satu calon yang maju ternyata Mostra, 
salah satu rekanan stasiun televisi terkemuka MTV, melegakan banyak orang, 
demikian Hennon:

Joe Hennon: "Mayoritas anak muda tidak membaca koran. Mereka nonton TV, tetapi 
bukan acara-acara berita. Kami ingin memusatkan pada saluran-saluran komunikasi 
yang digunakan orang sehari-hari. Musik adalah salah satu bentuk komunikasi, 
dan MTV ditayangkan di jutaan rumah warga Eropa. Ini menurut kami kesempatan 
yang sangat baik." 

Media dan Pesan
Lebih dari 30 juta warga Eropa untuk pertama kalinya bisa memberikan suara. 
Untuk menggiring anak muda ke TPS sudah pekerjaan sulit. Apalagi untuk 
memberikan suara dalam pemilu Eropa, yang memang sudah dikenal sangat tidak 
populer. Sewaktu pemilu Eropa tahun 2004, mayoritas anak muda di bawah 24 tahun 
tinggal di rumah.

Masalah terbesar bukannya sarana media komunikasi tetapi pesan yang 
disampaikan. Demikian Sanna Franssen dari Dewan Generasi Muda Nasional. Sebagai 
wakil di bidang urusan Eropa, organisasi ini menyelenggarakan ceramah-ceramah 
di sekolah, agar anak muda sadar apa manfaat dari Eropa.

Awal yang Baik?
Franssen sendiri tidak ikut dalam manifestasi di Berlin, Praha dan Milano. 
"Sayang, itu diselenggarakan bersamaan dengan Hari Ratu di Belanda." Tetapi 
organisasinya diberi tahu tentang hal ini. Begitu pula berbagai organisasi anak 
muda Eropa lainnya. Sehingga MTV tidak pulang dengan tangan kosong.

Sanna Franssen: "Saya pikir kampanye ini sangat menarik, tetapi saya pikir ini 
hanya awal saja. Mungkin kita harus bertindak lebih jauh dari kampanye ini 
saja. Seharusnya anak muda harus lebih banyak tertarik mengenai Eropa, juga 
setelah pemilu. Untuk kami ini berarti memberikan informasi kepada generasi 
muda, apa arti Eropa untuk mereka."

Anak Muda untuk Anak Muda
Di Praha, Berlin dan Milano puluhan anak muda berkumpul pada saat yang 
dijanjikan. Setelah mendapat aba-aba dari para presenter MTV, datanglah 
teriakan yang dijanjikan. Walaupun begitu gema teriakan mereka tidak 
meruntuhkan tembok terkenal Alexanderplatz di Berlin.

Remaja Berlin: "Saya tidak tahu partai mana yang terbaik untuk dipilih. Alasan 
mengapa banyak anak muda tidak memilih karena mereka juga tidak tahu." Demikian 
salah satu anak muda di lapangan itu. Sementara yang lainnya berkomentar, "Anak 
muda bisa dimotivasi oleh anak muda juga."

MTV membuat berbagai reklame tentang pemilu Eropa dari rekaman teriakan 
anak-anak muda ini. Kampanye ini diharapkan bisa menaikkan persentase jumlah 
anak muda yang datang memberikan suara. Paling tidak lebih banyak dari lima 
tahun lalu, yang jumlahnya lebih sedikit dari usia mereka.


* KELUARGA KERAJAAN YANG SUKA BERSEPEDA, AKAN BERUBAHKAH TRADISI INI?

Seorang ratu yang naik sepeda dan membiarkan diri dicium kalau berada di tengah 
masyarakat. Dari dulu luar negeri melihat kebiasaan ini suatu hal yang aneh. 
Apakah Keluarga Oranje, setelah tragedi Apeldoorn, masih tetap merupakan 
keluarga kerajaan yang "biasa"? 

Cobalah jelaskan kepada orang Inggris, orang Peru atau orang Malaysia apa itu 
Hari Ratu De Koninginnedag. Pesta di mana masyarakat boleh melakukan hampir 
semua yang dilarang di sepanjang tahun. Semacam anarki demi menghormati 
monarki. 

Suasana santai

Sejak sebuah mobil mau menambrak keluarga kerajaan, yang menyebabkan 
meninggalnya lima warga di Apeldoorn, pertanyaan pun muncul: berapa banyak 
suana santai seperti itu bersisa di masa mendatang. Dan terutama mengenai 
keikutsertaan Ratu dan keluarganya.


"Masyarakat terutama datang untuk dia, " ucap pengamat keluarga kerajaan 
royaltywatcher Ben Kolster. "Dan dalam jarak sekitar dua puluh meter ada orang 
meninggal ketika kendaraannya lewat. Ini tidak akan terlupakan oleh Ratu." 

Naik sepeda

"Berprilaku biasa-biasa saja" adalah mantra terutama ibunda dari Ratu sekarang, 
Juliana. Ketika ia mengunjungi pulau Terschelling pada 1967, ia memasuki 
kasawan alam bebas bersama keluarga. Naik sepeda. Dan foto-fotonya pun menyebar 
di seluruh dunia.

Beatrix yang berpribadi lebih dingin pun terlihat foto-fotonya besepeda ke 
sekolah. Yang masih segar di ingatan adalah foto-foto masyarakat di kawasan 
rakyat di Amsterdam spontan mencium Ratu. Malah ada yang mencium sambil menepuk 
bahu Ratu. Lalu Pangeran Claus, suami Ratu, yang mengajak seorang gadis dari 
publik mombonceng di belakang.  

Memalukan

Terutama media Inggris menyebut kata memalukan. "Saya mengingikan monarki yang 
asik ikut bermain, bukan yang naik sepeda, " tulis kolumnis terkenal Keith 
Waterhouse.

Tapi situsi seperti tahun 1997, ketika Ratu Inggris Elizabeth nyaris dikeroyok 
karena reaksi dinginnya terhadap kematian puteri Diana yang dicintai 
masyarakat, tidak pernah terjadi di Belanda. 

Sentimen Oranje

Menurut sejarawan, orang Belanda sebenarnya bukan pendukung kerajaan tapi 
pencipta Oranje, nama keluarga kerajaan Belanda. Orang tidak gila keluarga 
kerajaan seperti orang Britania. Tapi Oranje dari dulu tetap merupakan lambang 
rasa kebangsaan. Terutama pada saat diancam oleh penguasa asing seperti 
Napoleon atau Hitler.


"Dari dulu ikatan selalu sangat kuat. Mereka juga keluarga kerajaan yang sangat 
sosial yang saling membantu pada waktu sulit seperti Perang Dunia II. Ini 
tercermin pada hari istimewa itu, Hari Ratu pada 30 April, saat kita senang 
melihat Ratu dan keluarganya berbicara dengan warga dan ikut bermain. Mereka 
merayakan hari besar nasional ini seolah mereka bagian dari publik Belanda, 
katakanlah,"

Sepuluh tahun

"Rasa nyaman dan lugas antara anggota keluarga kerajaan dan warga yang menonton 
dari di balik pagar, sekarang sudah tidak ada lagi, " tandas menteri dalam 
negeri Guursje Ter Horst setelah pristiwa yang menyedihkan di Apeldoorn. 

Ia menduga perlu waktu sepuluh tahun baru para penonton bisa lagi merasa nyaman 
seperti dulu. Selain itu ia berpendapat, keluarga kerajaan hendaknya sekarang 
sudah memikirkan bagaimana untuk mengubahnya kedepannya. Namun Ter Horst 
menilai cara merayakan Hari Ratu diuasahakan tetap seperti biasa.


* PETANI POLANDIA TETAP MENENTANG UNI EROPA

Polandia merupakan salah satu dari sepuluh negara yang menjadi anggota Uni 
Eropa 1 Mei 2004. Keanggotaan itu menguntungkan perekonomian negara-negara 
tersebut. Tapi apakah itu juga membuat penduduknya antusias terhadap Uni Eropa? 
Godziszow tidak pernah sepi. Traktor-traktor berlalu-lalang dan itu tidak aneh, 
mengingat hampir separoh angkatan kerja desa Polandia ini adalah petani. Lima 
tahun lalu Godziszow menjadi sorotan media karena sangat menentang Uni Eropa. 
Hampir 90% dari 6000 penduduk menolak keanggotaan Uni Eropa dalam sebuah 
referendum. Tapi itu sia-sia saja karena mayoritas besar warga Polandia 
mendukung keanggotaan. Tapi andaikata petani Godziszow bisa memilih, maka 
Polandia luput dari jangkauan Brussel. 
Lima tahun kemudian, petani Tadeusz tidak ada alasan mengeluh. Kala itu dia 
juga menentang keanggotaan Uni Eropa. Tapi dia berubah pendapat, karena terus 
terang saja kehidupan tidak menjadi buruk seperti diduga sebelumnya. "Sekarang 
saya mendapat 600 zloty per hektar per tahun, kali tujuh hektar jadi sekitar 
seribu euro extra per tahun." 
Ketakutan tanpa alasan
Mayoritas rakyat Polandia masih tetap puas dengan keanggotaan Uni Eropa. 
Ketakutan semula bahwa Brussel akan menentukan semua perundang-undangan 
Polandia, bahwa warga Jerman secara massal akan membeli tanah di Polandia, 
ternyata tidak benar. Polandia justru mendapat subsidi puluhan milyar euro 
untuk memperbaiki infrastruktur, seperti jalan-jalan raya dan perusahaan Kereta 
Api. 
Subsidi pertanian juga membuat Polandia lebih kaya. Dan karena para petani di 
Godziszow massal menggunakan subsidi pertanian Uni Eropa ini, maka desa petani 
yang bersikap skepsis terhadap Uni Eropa ini juga diuntungkan. 
Desa di bagian timur Polandia itu juga melihat dana masuk melalui jalan lain. 
"Coba lihat rumah-rumah bagus yang baru dicat di atas bukit itu," kata pastor 
Jozef Krawczyk. "Rumah-rumah itu dipugar dengan uang yang diperoleh orang-orang 
di luar negeri tahun-tahun belakangan." 
Gereja sang pastor juga dipugar berkat sumbangan-sumbangan warga Polandia yang 
mengadu nasib di Irlandia dan Inggris. 
Skepsis terhadap Eropa
Tetapi, demikian pastor Krawczyk, andaikata saat ini digelar referendum, 
mayoritas tetap akan menentang Uni Eropa. Menurutnya sikap menentang itu 
berkaitan dengan ketakutan kehilangan nilai-nilai moral yang berlaku di 
Polandia tetapi tidak di bagian Eropa lainnya. 
Desa Godziszow bisa saja maju lima tahun belakangan, tapi penduduknya masih 
curiga. Menurut petani Kaziemierz subsidi apa pun tidak berarti dibanding 
sisi-sisi negatif keanggotaan Uni Eropa: 
"Mereka menutup pabrik gula, galangan kapal. Imbalannya memang uang, tapi itu 
bukan kompensasi. Dan Anda tahu berapa harganya pupuk buatan saat ini? Kami 
samasekali tidak untung." 
Kaziemierz kembali membajak ladangnya, karena penduduk Godziszow enggan 
berbicara mengenai Uni Eropa. Mereka harus mengurus ladang.


* KOALISI BESAR TERBENTUK, PARA KORBAN HAM MEMPERINGATKAN 
  
Koalisi Besar, antara PDI-P, Golkar, Gerindra dan Hanura akhirnya terbentuk, 
namun kubu yang melawan Demokrat, PKS dan PKB ini, belum menetapkan satu atau 
dua paket Capres/Cawapres, mau pun siapa saja calon calon yang mereka usung. 
Proses koalisi yang berkepanjangan, terutama soal pembagian posisi, dan imbalan 
milyaran rupiah untuk memastikan kemenangan dalam pilpres - itu menjenuhkan 
publik. Permainan kedua kubu itu "seperti perdagangan ternak". Uang dan kuasa 
menjadi dasar perundingan. Tak peduli lagi harkat berpolitik, martabat 
bernegara, dan nilai nilai HAM. Orde Baru seperti hidup kembali. Demikian suara 
suara protes dari kalangan pengamat dan para keluarga korban HAM.

Lebih jauh laporan koresponden Aboeprijadi Santoso 
 

 "Awas ada pembunuh di sekitar kita". Seruan ini beredar pesat belakangan ini 
di jejaring sosial Facebook di dunia maya yang makin populer. Akhirnya mereka 
pun berkumpul dan curhat. Sasarannya: dua jenderal yang cacat HAM dan para 
koruptor. Suciwati, istri Munir, misalnya, mengingatkan   

Suciwati Munir: "Kita bisa lihat, karena dia banyak uang, Prabowo tiba-tiba 
tiap hari dia muncul menyatakan dialah pahlawan, dialah yang pro kepada petani, 
kepada buruh. Sementara saya sangat ingat pada 98, Prabowo ini Pankostrad. Ia 
dicopot jabatannya oleh Wiranto waktu itu, karena kasus penculikan. Di 
websitenya Departemen Pertahanan juga disebutkan: pemimpin ABRI tidak pernah 
memerintahkan penangkapan terhadap aktivis radikal. Pangab menjatuhkan hukuman 
terhadap mantan Danjen Kopassus TNI Prabowo Subiyanto, Danjen Kopassus TNI  
Muchdi Purwoprandjono, yang kita juga tahu dia termasuk pembunuh Munir. Jadi 
ini hal yang menyakitkan.

Juga bagi Ibu Tuti yang putranya diculik tahun 97, tampilnya jenderal-jenderal 
itu menyakitkan.  

Ibu Tuti: "Tentang Prabowo ini waktu disidang Kopassus dulu, itu saya ikuti 
terus hampir sebulan. Jadi dia mengakui menculik sebelas atau sembilan orang. 
Dia mengakunya udah dipulangkan semuanya. Ternyata yang pulang-pulang itu 
nemuin saya .... kalau dia ketemu sama anak saya. Kenapa belum pulang sampai 
saat sekarang? Jadi, kita berhati-hatilah memilih untuk memimpin negara kita 
ini.  Prabowo kenapa dia mau ingin jadi capres, itu kan dak masuk di akal. 
Kalau buat rakyat kecil, itu sudah benar-benar mempermainkan semuanya. 
Tolonglah bagaimana negara ini benar-benar penegak hukum yang adil."

Maka kesimpulannya pun jelas: jangan pilih mereka yang cacat HAM, demikian Ibu 
Sumarsih, yang putranya ditembak mati Mei tahun 98   

Ibu Sumarsih: "Bagi kami keluarga korban sangat prihatin. Kalau dulu ada partai 
politik yang mendukung penuntasan kasus-kasus pelanggaran HAM di DPR. Tetapi 
sekarang mereka bergandeng tangan dengan para pelaku pelanggar HAM, baik 
Prabowo maupun Wiranto. Kami keluarga korban mengingatkan. Berkoalisilah dengan 
etika dan moral yang baik."

Menurut Romo Sandyawan, semua ini tidak hanya melukai hati rakyat, tapi juga 
mencerminkan tampilnya kekuatan kekuatan lama yang disebutnya "Orde Baru 
Bablasan", dengan dua jenderal sebagai penumpang gelap.

Romo Sandyawan: "Ternyata ada juga para penumpang gelap yang luar biasa karena 
mereka itu adalah para operator Orde Baru yang masih berbau anyer darah dan 
telah melukai hati rakyat kecil. Agenda Orde Baru bablasan ini akan ditolak dan 
akan diuji oleh sejarah."

Faisal Basri, ekonom, bahkan memperingatkan, semua itu merupakan ancaman nyata, 
fysik mau pun batin bagi republik ini   

Faisal Basri: "Masalah ini semua karena kita tidak melakukan proses truth and 
reconciliation (kebenaran dan rekonsiliasi,red). Tiba-tiba hantu-hantu masa 
lalu hidup kembali. Ini membuat transisi demokrasi terancam mundur kembali 
sebagai akibat dari kekuatan lama mampu membangun kekuatan yang lebih dahsyat 
kalau mereka sempat berkuasa. Jadi, mulai muncullah benih-benih otoritarianisme 
baru. Kehidupan berekonomi pun terancam. Karena Indonesia akan dipakai sebagai 
wahana eksperimen ekonomi baru yang nggak jelas bentuknya. Ini bahaya sekali."

Walhasil, nilai nilai kemanusiaan dan masa depan republik ini  dapat terancam, 
sambung penulis Goenawan Mohamad..   

Goenawan Mohamad: "Karena sekarang dengan uang segalanya seolah bisa dibeli. 
Itu ejekan pada manusia yang bukan main. Sehingga seoal-olah manusia itu dan 
proses demokrasi adalah pasar ternak. Karena itu jangan asal pilih, tapi yang 
mereka yang punya komitmen:  satu, menyelesaikan pembongkaran pembunuhan Munir, 
kedua, mengusut ketidakadilan yang terjadi dalam peristiwa Semanggi dan dalam 
peristiwa penculikan dan ketiga, dalam memberantas korupsi."


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke