--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 01 Mei 2009 13:10 UTC ** PELAKU PENYERANGAN APELDOORN MENINGGAL ** FLU MEKSIKO ** KEBEBASAN PERS MENURUN ** TINJAUAN PERS: PERAYAAN HARI RATU PASKA TRAGEDI APELDOORN DAN HOBBIT FLORES ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MTV KAMPANYEKAN PEMILU EROPA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KELUARGA KERAJAAN YANG SUKA BERSEPEDA, AKAN BERUBAHKAH TRADISI INI? ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PETANI POLANDIA TETAP MENENTANG UNI EROPA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KOALISI BESAR TERBENTUK, PARA KORBAN HAM MEMPERINGATKAN * PELAKU PENYERANGAN APELDOORN MENINGGAL Kast T, pelaku percobaan penyerangan terhadap keluarga kerajaan Belanda pada Koninginnedag kamis kemarin, meninggal di rumah sakit. Jumlah korban meninggal dalam tragedi pesta Hari Ratu dipastikan enam orang, sedangkan sebelas orang luka-luka. Dengan mobilnya, pelaku berniat menabrak bus yang dinaiki keluarga kerajaan untuk berkeliling Apeldoorn. Dalam aksinya, pelaku membantai publik ketika berusaha menabrak bus. Keluarga kerajaan yang sekaligus menjadi saksi mata tragedi tersebut sangat terkejut. Di seluruh Belanda, bendera dikibarkan setengah tiang dan acara Hari Ratu dibatalkan atau dipersingkat. Motif pelaku tidak jelas, aksi ini dipastikan dilakukan oleh satu orang dan tidak ada hubungannya dengan politik. * FLU MEKSIKO Lima hari ke depan semua kegiatan di tempat umum akan dihentikan di Meksiko demi mencegah epidemi flu babi. Yang berwajib telah membatalkan perayaan-perayaan umum, seperti pesta Hari Buruh. Daerah-daerah pariwisata, restoran, dan fasilitas umum ditutup. Penduduk disarankan tinggal di rumah. Di Meksiko dipastikan 300 orang terkena virus dan 12 orang meninggal. Masyarakat internasional meminjamkan dana kepada Meksiko sebesar tiga milyar dolar untuk memerangi epidemi tersebut. Beberapa negara telah mengirimkan vaksin pencegah virus. Organisasi Kesehatan Dunia WHO menyatakan virus H1N1 ini terus menyebar ke seluruh dunia. Sampai sekarang 12 negara - di antaranya Belanda - dinyatakan positif memiliki pasien flu babi. * KEBEBASAN PERS MENURUN Tahun lalu, kebebasan pers menurun di seluruh dunia. Hal itu tertera dalam laporan tahunan Freedom House atau Rumah Kebebasan sebuah organisasi Amerika yang meneliti kebebasan media. Menuruh Freedom House, tujuh tahun terakhir kebebasan pers berturut-turut menurun. Namun ini adalah pertama kalinya penurunan kebebasan pers serentak terjadi di semua regio di dunia. Di Rusia, Afrika Utara, dan Timur Tengah ada kampanye yang mengintimidasi media mandiri. Freedom House menyebut Israel, Italia, Hongkong sebagai contoh negara-negara di mana kebebasan jurnalistik menurun drastis tahun lalu. Dari 195 negara yang diteliti, 36% dinyatakan sebagai negara ber-pers "bebas", 31% "tidak terlalu bebas"dan sisanya 33% "sama sekali tidak bebas."Negara-negara yang ada di peringkat terbawah ini antara lain Cina, Kuba, Iran, Myanmar, dan Zimbabwe. Sejak 1980 Freedom House mengadakan penelitian mengenai kebebasan pers. Laporan ini dikeluarkan untuk memperingati Hari Kebebasan Pers pada 3 Mei mendatang. * PEMBUNUH DAN PEMERKOSA DIBEKUK DI LA Seorang lelaki berusia 72 tahun dibekuk di Los Angeles. Ia didakwa memperkosa dan mambunuh sekitar tiga puluh perempuan. Polisi berhasil menemukan pelaku tersebut ketika sedang mengadakan penyelidikan baru pada lima kasus pembunuhan tahun 1970-an yang dilakukan di Inglewood, Los Angeles. DNA yang ditemukan dalam kasus itu cocok dengan DNA tersangka. Lelaki ini juga dikaitkan dengan 25 pembunuhan lain pada tahun 1970-1980 di Los Angeles. Sebelumnya, ia pernah ditahan karena penabrakan. Korban kekejian pria yang dikenal sebagai Pemerkosa Westside ini berusia antara 56-80 tahun. * KUBA TETAP DI DAFTAR HITAM Kuba tetap berada di daftar hitam Amerika Serikat sebagai negara pendukung terorisme. Selain Kuba, Iran, Suriah, dan Sudan juga tercatat dalam daftar yang merupakan bagian dari laporan tahunan tentang terorisme dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Menurut Amerika, Kuba masih menjadi daerah persembunyian aman bagi para teroris. Tahun lalu, misalnya, anggota gerakan pemberontak Kolombia FARC dan gerakan separatis Baskia ETA bersembunyi di negara komunis ini. Menanggapi hal ini, Kuba menyebut laporan tahunan tersebut ditulis oleh "penjahat internasional." Kehadiran Kuba dalam daftar ini sangat mencolok. Terutama karena Presiden Amerika Barack Obama beberapa waktu lalu berusaha menjalin kedekatan dengan Havana. Obama menyatakan dua minggu lalu, Amerika keturunan Kuba akan lebih mudah mengirim uang atau mengunjungi keluarga mereka di kampung halaman. * BAJAK LAUT DIBEBASKAN Youssef Magied al-Molgi, pemimpin pembajakan Kapal Pesiar Italia Achille Lauro pada 1985, dibebaskan dari penjara di Palermo. Lelaki 47 tahun ini dibebaskan karena berkelakuan baik. Pada 7 Oktober 1985 empat anggota Front Pembebasan Palestina dengan persenjataan penuh membajak kapal Achille Lauro di Laut Tengah, dekat pantai Mesir. Mereka menuntut pembebasan lima tawanan Palestina di Israel. Selama aksi pembajakan seorang turis jompo Yahudi dari Amerika ditembak mati. Lengkap dengan kursi rodanya, lelaki tua tersebut dilempar ke laut. Tak lama kemudian, tiga pelaku - salah satunya Al-Molqi - ditangkap di Sisilia. Al-Molqi diganjar tiga puluh tahun hukuman penjara dan telah mendekam selama lebih dari 24 tahun. * BERITA BURSA Bursa Tokyo ditutup Jumat dengan untung besar. Indeks Nikkei ditutup 1.7% lebih tinggi pada hampir 9000 poin. Bursa Jepang akan ditutup sampai 7 Mei berkaitan dengan hari raya yang berturut-turut. Hari ini Bursa Eropa ditutup karena merayakan Hari Buruh. 1 Eur = 1,32 USD 1 Eur = Rp. 14.214,- 1 USD = Rp. 10.715,- * PERAYAAN HARI RATU PASKA TRAGEDI APELDOORN DAN HOBBIT FLORES Seperti hampir semua harian Belanda, hari ini Trouw juga mengangkat berita perayaan Hari RAtu atau Koninginnedag paska percobaan penyerangan terhadap keluarga Kerajaan di Apeldoorn. Banyak penyelenggara acara yang mempersingkat bahkan membatalkan pesta besar-besaran. Amsterdam Pesta di Museumplein Amsterdam, misalnya, dihentikan dua jam lebih awal. Pukul delapan malam speaker konser sudah dimatikan dan lapangan sepi ditinggalkan penonton. Menurut penyelenggara dari Radio 538 para penonton memahami keputusan ini. Hal yang sama terjadi di Rembrandtplein, Wateringcircuit, dan Max Euweplein. Sedangkan di Leidseplein acara tetap jalan terus. Toh mereka menyisakan momen mengheningkan cipta. Beberapa pesohor Belanda yang dijadwalkan mengisi acara-acara konser pun tak kalah berduka: mereka membatalkan penampilan dalam rangka menghormati keluarga kerajaan yang baru saja mengalami tragedi. Kota-kota Lain Di kota-kota lain - seperti Rotterdam, Den Haag, dan Utrecht - acara pada malam hari bahkan dibatalkan sama sekali. Vrijmarkt, atau pasar bebas, memang masih terus berlangsung, tapi lebih dikarenakan alasan praktis. Alasannya antara lain karena tidak mungkin menyuruh ribuan pengunjung pasar untuk pulang. Di Arnhem, Belanda Timur, acara dihentikan selama lima menit pada pukul enam sore untuk mengheningkan cipta, kembang api tradisional yang biasa digelar di de Rijn tidak dilaksanakan. Hal yang sama terjadi di Tilburg dan Maastricht, Belanda Selatan. Di semua kantor pemerintah bendera dikibarkan setengah tiang. Hobbit Flores Beralih ke topik Indonesia. Penemuan kerangka hobbit, atau manusia mini, di Flores membangkitkan perdebatan baru. Demikian angkat The Global Edition of The New York Times. Enam tahun setelah penemuannya hobbit asal Flores tetap menjadi misteri dalam evolusi manusia. Belum jelas apakah jenis ini berasal dari Afrika atau malah Asia, dan hidup sebelum Homo Erectus bermigrasi - sekitar 1.8 juta tahun lalu. William L. Jungers dari Stony Brook University menyatakan hobbit yang ditemukan di Flores ini memang masih jadi misteri dan keberadaannya tidak bisa diduga. Beda Ukurannya sangat kecil, sekitar semeter, dan tidak sama dengan manusia modern. Mereka berjalan tegak, namun jejak kaki mereka berbeda dengan manusia biasa. Kepala mereka cuma sebesar buah jeruk, dan ukuran otaknya diperkirakan tiga kali lebih kecil dari otak manusia. Peter Brown, seorang pakare paleotologi dari University of New England Australia, menyatakan: sangat jelas bahwa hobbit ini adalah jenis manusia "di tempat yang salah pada waktu yang salah." Jenis tengkoraknya berbeda dengan Homo Sapiens atau Homo Erectus. Kemungkinan besar, hobbit ini bahkan berjenis lain dengan homo sapiens atau homo erectus. Bagaimana pun juga, "Suatu hari nanti, misteri ini pasti akan terpecahkan," kata pakar paleontologi mengakhiri wawancara. Demikian The New York Times. * MTV KAMPANYEKAN PEMILU EROPA Generasi muda adalah masa depan, juga di Eropa. Tetapi bagaimana menggiring generasi pemirsa MTV untuk memilih? Brussel akhirnya mendekati sendiri MTV. Anak muda Eropa dirayu dengan teriakan. Di Berlin, Praha dan Milano stasiun musik MTV mengumpulkan ratusan anak muda yang diminta untuk meneriakkan sekeras mungkin: "Can you hear me Europe?" atau "Apakah kamu mendengar saya Eropa?" Generasi muda Eropa memang dikenal enggan memberikan suara dalam pemilu Eropa. Apakah MTV bisa menggiring pemirsanya ke TPS kelak? Laporan Perro de Jong: Inisiatif untuk kampanye MTV 'Can You Hear Me Europe', datang dari Komisi Eropa. Begitu pula dananya. Cukup mengejutkan untuk pertama kali Komisi Eropa memusatkan diri pada pemilihan umum. Karena itu perlu bersikap hati-hati, demikian juru bicara Joe Hennon: Joe Hennon: "Kami tidak ingin mereka berpikir bahwa ini semua adalah inisiatif orang-orang kantoran yang sok tahu. Karena itu kami tidak mau ikut campur soal isinya. Kami hanya menerangkan apa yang kami kehendaki, dan mengundang orang untuk mengajukan ide-ide mereka." Rasa Lega Pendaftaran sudah dibuka. Bahwa salah satu calon yang maju ternyata Mostra, salah satu rekanan stasiun televisi terkemuka MTV, melegakan banyak orang, demikian Hennon: Joe Hennon: "Mayoritas anak muda tidak membaca koran. Mereka nonton TV, tetapi bukan acara-acara berita. Kami ingin memusatkan pada saluran-saluran komunikasi yang digunakan orang sehari-hari. Musik adalah salah satu bentuk komunikasi, dan MTV ditayangkan di jutaan rumah warga Eropa. Ini menurut kami kesempatan yang sangat baik." Media dan Pesan Lebih dari 30 juta warga Eropa untuk pertama kalinya bisa memberikan suara. Untuk menggiring anak muda ke TPS sudah pekerjaan sulit. Apalagi untuk memberikan suara dalam pemilu Eropa, yang memang sudah dikenal sangat tidak populer. Sewaktu pemilu Eropa tahun 2004, mayoritas anak muda di bawah 24 tahun tinggal di rumah. Masalah terbesar bukannya sarana media komunikasi tetapi pesan yang disampaikan. Demikian Sanna Franssen dari Dewan Generasi Muda Nasional. Sebagai wakil di bidang urusan Eropa, organisasi ini menyelenggarakan ceramah-ceramah di sekolah, agar anak muda sadar apa manfaat dari Eropa. Awal yang Baik? Franssen sendiri tidak ikut dalam manifestasi di Berlin, Praha dan Milano. "Sayang, itu diselenggarakan bersamaan dengan Hari Ratu di Belanda." Tetapi organisasinya diberi tahu tentang hal ini. Begitu pula berbagai organisasi anak muda Eropa lainnya. Sehingga MTV tidak pulang dengan tangan kosong. Sanna Franssen: "Saya pikir kampanye ini sangat menarik, tetapi saya pikir ini hanya awal saja. Mungkin kita harus bertindak lebih jauh dari kampanye ini saja. Seharusnya anak muda harus lebih banyak tertarik mengenai Eropa, juga setelah pemilu. Untuk kami ini berarti memberikan informasi kepada generasi muda, apa arti Eropa untuk mereka." Anak Muda untuk Anak Muda Di Praha, Berlin dan Milano puluhan anak muda berkumpul pada saat yang dijanjikan. Setelah mendapat aba-aba dari para presenter MTV, datanglah teriakan yang dijanjikan. Walaupun begitu gema teriakan mereka tidak meruntuhkan tembok terkenal Alexanderplatz di Berlin. Remaja Berlin: "Saya tidak tahu partai mana yang terbaik untuk dipilih. Alasan mengapa banyak anak muda tidak memilih karena mereka juga tidak tahu." Demikian salah satu anak muda di lapangan itu. Sementara yang lainnya berkomentar, "Anak muda bisa dimotivasi oleh anak muda juga." MTV membuat berbagai reklame tentang pemilu Eropa dari rekaman teriakan anak-anak muda ini. Kampanye ini diharapkan bisa menaikkan persentase jumlah anak muda yang datang memberikan suara. Paling tidak lebih banyak dari lima tahun lalu, yang jumlahnya lebih sedikit dari usia mereka. * KELUARGA KERAJAAN YANG SUKA BERSEPEDA, AKAN BERUBAHKAH TRADISI INI? Seorang ratu yang naik sepeda dan membiarkan diri dicium kalau berada di tengah masyarakat. Dari dulu luar negeri melihat kebiasaan ini suatu hal yang aneh. Apakah Keluarga Oranje, setelah tragedi Apeldoorn, masih tetap merupakan keluarga kerajaan yang "biasa"? Cobalah jelaskan kepada orang Inggris, orang Peru atau orang Malaysia apa itu Hari Ratu De Koninginnedag. Pesta di mana masyarakat boleh melakukan hampir semua yang dilarang di sepanjang tahun. Semacam anarki demi menghormati monarki. Suasana santai Sejak sebuah mobil mau menambrak keluarga kerajaan, yang menyebabkan meninggalnya lima warga di Apeldoorn, pertanyaan pun muncul: berapa banyak suana santai seperti itu bersisa di masa mendatang. Dan terutama mengenai keikutsertaan Ratu dan keluarganya. "Masyarakat terutama datang untuk dia, " ucap pengamat keluarga kerajaan royaltywatcher Ben Kolster. "Dan dalam jarak sekitar dua puluh meter ada orang meninggal ketika kendaraannya lewat. Ini tidak akan terlupakan oleh Ratu." Naik sepeda "Berprilaku biasa-biasa saja" adalah mantra terutama ibunda dari Ratu sekarang, Juliana. Ketika ia mengunjungi pulau Terschelling pada 1967, ia memasuki kasawan alam bebas bersama keluarga. Naik sepeda. Dan foto-fotonya pun menyebar di seluruh dunia. Beatrix yang berpribadi lebih dingin pun terlihat foto-fotonya besepeda ke sekolah. Yang masih segar di ingatan adalah foto-foto masyarakat di kawasan rakyat di Amsterdam spontan mencium Ratu. Malah ada yang mencium sambil menepuk bahu Ratu. Lalu Pangeran Claus, suami Ratu, yang mengajak seorang gadis dari publik mombonceng di belakang. Memalukan Terutama media Inggris menyebut kata memalukan. "Saya mengingikan monarki yang asik ikut bermain, bukan yang naik sepeda, " tulis kolumnis terkenal Keith Waterhouse. Tapi situsi seperti tahun 1997, ketika Ratu Inggris Elizabeth nyaris dikeroyok karena reaksi dinginnya terhadap kematian puteri Diana yang dicintai masyarakat, tidak pernah terjadi di Belanda. Sentimen Oranje Menurut sejarawan, orang Belanda sebenarnya bukan pendukung kerajaan tapi pencipta Oranje, nama keluarga kerajaan Belanda. Orang tidak gila keluarga kerajaan seperti orang Britania. Tapi Oranje dari dulu tetap merupakan lambang rasa kebangsaan. Terutama pada saat diancam oleh penguasa asing seperti Napoleon atau Hitler. "Dari dulu ikatan selalu sangat kuat. Mereka juga keluarga kerajaan yang sangat sosial yang saling membantu pada waktu sulit seperti Perang Dunia II. Ini tercermin pada hari istimewa itu, Hari Ratu pada 30 April, saat kita senang melihat Ratu dan keluarganya berbicara dengan warga dan ikut bermain. Mereka merayakan hari besar nasional ini seolah mereka bagian dari publik Belanda, katakanlah," Sepuluh tahun "Rasa nyaman dan lugas antara anggota keluarga kerajaan dan warga yang menonton dari di balik pagar, sekarang sudah tidak ada lagi, " tandas menteri dalam negeri Guursje Ter Horst setelah pristiwa yang menyedihkan di Apeldoorn. Ia menduga perlu waktu sepuluh tahun baru para penonton bisa lagi merasa nyaman seperti dulu. Selain itu ia berpendapat, keluarga kerajaan hendaknya sekarang sudah memikirkan bagaimana untuk mengubahnya kedepannya. Namun Ter Horst menilai cara merayakan Hari Ratu diuasahakan tetap seperti biasa. * PETANI POLANDIA TETAP MENENTANG UNI EROPA Polandia merupakan salah satu dari sepuluh negara yang menjadi anggota Uni Eropa 1 Mei 2004. Keanggotaan itu menguntungkan perekonomian negara-negara tersebut. Tapi apakah itu juga membuat penduduknya antusias terhadap Uni Eropa? Godziszow tidak pernah sepi. Traktor-traktor berlalu-lalang dan itu tidak aneh, mengingat hampir separoh angkatan kerja desa Polandia ini adalah petani. Lima tahun lalu Godziszow menjadi sorotan media karena sangat menentang Uni Eropa. Hampir 90% dari 6000 penduduk menolak keanggotaan Uni Eropa dalam sebuah referendum. Tapi itu sia-sia saja karena mayoritas besar warga Polandia mendukung keanggotaan. Tapi andaikata petani Godziszow bisa memilih, maka Polandia luput dari jangkauan Brussel. Lima tahun kemudian, petani Tadeusz tidak ada alasan mengeluh. Kala itu dia juga menentang keanggotaan Uni Eropa. Tapi dia berubah pendapat, karena terus terang saja kehidupan tidak menjadi buruk seperti diduga sebelumnya. "Sekarang saya mendapat 600 zloty per hektar per tahun, kali tujuh hektar jadi sekitar seribu euro extra per tahun." Ketakutan tanpa alasan Mayoritas rakyat Polandia masih tetap puas dengan keanggotaan Uni Eropa. Ketakutan semula bahwa Brussel akan menentukan semua perundang-undangan Polandia, bahwa warga Jerman secara massal akan membeli tanah di Polandia, ternyata tidak benar. Polandia justru mendapat subsidi puluhan milyar euro untuk memperbaiki infrastruktur, seperti jalan-jalan raya dan perusahaan Kereta Api. Subsidi pertanian juga membuat Polandia lebih kaya. Dan karena para petani di Godziszow massal menggunakan subsidi pertanian Uni Eropa ini, maka desa petani yang bersikap skepsis terhadap Uni Eropa ini juga diuntungkan. Desa di bagian timur Polandia itu juga melihat dana masuk melalui jalan lain. "Coba lihat rumah-rumah bagus yang baru dicat di atas bukit itu," kata pastor Jozef Krawczyk. "Rumah-rumah itu dipugar dengan uang yang diperoleh orang-orang di luar negeri tahun-tahun belakangan." Gereja sang pastor juga dipugar berkat sumbangan-sumbangan warga Polandia yang mengadu nasib di Irlandia dan Inggris. Skepsis terhadap Eropa Tetapi, demikian pastor Krawczyk, andaikata saat ini digelar referendum, mayoritas tetap akan menentang Uni Eropa. Menurutnya sikap menentang itu berkaitan dengan ketakutan kehilangan nilai-nilai moral yang berlaku di Polandia tetapi tidak di bagian Eropa lainnya. Desa Godziszow bisa saja maju lima tahun belakangan, tapi penduduknya masih curiga. Menurut petani Kaziemierz subsidi apa pun tidak berarti dibanding sisi-sisi negatif keanggotaan Uni Eropa: "Mereka menutup pabrik gula, galangan kapal. Imbalannya memang uang, tapi itu bukan kompensasi. Dan Anda tahu berapa harganya pupuk buatan saat ini? Kami samasekali tidak untung." Kaziemierz kembali membajak ladangnya, karena penduduk Godziszow enggan berbicara mengenai Uni Eropa. Mereka harus mengurus ladang. * KOALISI BESAR TERBENTUK, PARA KORBAN HAM MEMPERINGATKAN Koalisi Besar, antara PDI-P, Golkar, Gerindra dan Hanura akhirnya terbentuk, namun kubu yang melawan Demokrat, PKS dan PKB ini, belum menetapkan satu atau dua paket Capres/Cawapres, mau pun siapa saja calon calon yang mereka usung. Proses koalisi yang berkepanjangan, terutama soal pembagian posisi, dan imbalan milyaran rupiah untuk memastikan kemenangan dalam pilpres - itu menjenuhkan publik. Permainan kedua kubu itu "seperti perdagangan ternak". Uang dan kuasa menjadi dasar perundingan. Tak peduli lagi harkat berpolitik, martabat bernegara, dan nilai nilai HAM. Orde Baru seperti hidup kembali. Demikian suara suara protes dari kalangan pengamat dan para keluarga korban HAM. Lebih jauh laporan koresponden Aboeprijadi Santoso "Awas ada pembunuh di sekitar kita". Seruan ini beredar pesat belakangan ini di jejaring sosial Facebook di dunia maya yang makin populer. Akhirnya mereka pun berkumpul dan curhat. Sasarannya: dua jenderal yang cacat HAM dan para koruptor. Suciwati, istri Munir, misalnya, mengingatkan Suciwati Munir: "Kita bisa lihat, karena dia banyak uang, Prabowo tiba-tiba tiap hari dia muncul menyatakan dialah pahlawan, dialah yang pro kepada petani, kepada buruh. Sementara saya sangat ingat pada 98, Prabowo ini Pankostrad. Ia dicopot jabatannya oleh Wiranto waktu itu, karena kasus penculikan. Di websitenya Departemen Pertahanan juga disebutkan: pemimpin ABRI tidak pernah memerintahkan penangkapan terhadap aktivis radikal. Pangab menjatuhkan hukuman terhadap mantan Danjen Kopassus TNI Prabowo Subiyanto, Danjen Kopassus TNI Muchdi Purwoprandjono, yang kita juga tahu dia termasuk pembunuh Munir. Jadi ini hal yang menyakitkan. Juga bagi Ibu Tuti yang putranya diculik tahun 97, tampilnya jenderal-jenderal itu menyakitkan. Ibu Tuti: "Tentang Prabowo ini waktu disidang Kopassus dulu, itu saya ikuti terus hampir sebulan. Jadi dia mengakui menculik sebelas atau sembilan orang. Dia mengakunya udah dipulangkan semuanya. Ternyata yang pulang-pulang itu nemuin saya .... kalau dia ketemu sama anak saya. Kenapa belum pulang sampai saat sekarang? Jadi, kita berhati-hatilah memilih untuk memimpin negara kita ini. Prabowo kenapa dia mau ingin jadi capres, itu kan dak masuk di akal. Kalau buat rakyat kecil, itu sudah benar-benar mempermainkan semuanya. Tolonglah bagaimana negara ini benar-benar penegak hukum yang adil." Maka kesimpulannya pun jelas: jangan pilih mereka yang cacat HAM, demikian Ibu Sumarsih, yang putranya ditembak mati Mei tahun 98 Ibu Sumarsih: "Bagi kami keluarga korban sangat prihatin. Kalau dulu ada partai politik yang mendukung penuntasan kasus-kasus pelanggaran HAM di DPR. Tetapi sekarang mereka bergandeng tangan dengan para pelaku pelanggar HAM, baik Prabowo maupun Wiranto. Kami keluarga korban mengingatkan. Berkoalisilah dengan etika dan moral yang baik." Menurut Romo Sandyawan, semua ini tidak hanya melukai hati rakyat, tapi juga mencerminkan tampilnya kekuatan kekuatan lama yang disebutnya "Orde Baru Bablasan", dengan dua jenderal sebagai penumpang gelap. Romo Sandyawan: "Ternyata ada juga para penumpang gelap yang luar biasa karena mereka itu adalah para operator Orde Baru yang masih berbau anyer darah dan telah melukai hati rakyat kecil. Agenda Orde Baru bablasan ini akan ditolak dan akan diuji oleh sejarah." Faisal Basri, ekonom, bahkan memperingatkan, semua itu merupakan ancaman nyata, fysik mau pun batin bagi republik ini Faisal Basri: "Masalah ini semua karena kita tidak melakukan proses truth and reconciliation (kebenaran dan rekonsiliasi,red). Tiba-tiba hantu-hantu masa lalu hidup kembali. Ini membuat transisi demokrasi terancam mundur kembali sebagai akibat dari kekuatan lama mampu membangun kekuatan yang lebih dahsyat kalau mereka sempat berkuasa. Jadi, mulai muncullah benih-benih otoritarianisme baru. Kehidupan berekonomi pun terancam. Karena Indonesia akan dipakai sebagai wahana eksperimen ekonomi baru yang nggak jelas bentuknya. Ini bahaya sekali." Walhasil, nilai nilai kemanusiaan dan masa depan republik ini dapat terancam, sambung penulis Goenawan Mohamad.. Goenawan Mohamad: "Karena sekarang dengan uang segalanya seolah bisa dibeli. Itu ejekan pada manusia yang bukan main. Sehingga seoal-olah manusia itu dan proses demokrasi adalah pasar ternak. Karena itu jangan asal pilih, tapi yang mereka yang punya komitmen: satu, menyelesaikan pembongkaran pembunuhan Munir, kedua, mengusut ketidakadilan yang terjadi dalam peristiwa Semanggi dan dalam peristiwa penculikan dan ketiga, dalam memberantas korupsi." --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
