--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Sabtu 09 Mei 2009 11:50 UTC ** PERINGATAN KEMENANGAN TENTARA MERAH ** SRI PAUS DI YORDANIA ** GELOMBANG NASIONALISASI DI VENEZUELA * PERINGATAN KEMENANGAN TENTARA MERAH Dengan parade militer di Lapangan Merah Moskow, Rusia memperingati hari kemenangan perang melawan Nazi Jerman, pada Perang Dunia Kedua. Parade militer sehubungan dengan peringatan ini, merupakan yang terbesar sejak runtuhnya Uni Sovyet. Ikut berparade di antaranya tank-tank dan roket-roket terbaru. Di tembok Kremlin berdiri Presiden Dimitri Medvedev dan Perdana Menteri, Vladimir Putin, menyaksikan jalannya parade. Pada pidato penyambutan Presiden Dimitri Medvedev menyatakan kekuatan milter Rusia mampu menhadapi segala serangan. Selanjutnya sang presiden menganggap kemenangan Rusia atas fasisme dulu, menjadi teladan bagi semua bangsa di dunia. Menurut perkiraan, selama Perang Dunia Kedua sekitar 27 juta warga Rusia tewas. * SRI PAUS DI YORDANIA Pada hari lawatan kedua di Timur Tengah, Sri Paus Benedictus ke XVI, mengunjungi gunung Nebo, di Yordania. Menurut Kitab Injil, Nabi Musa naik ke gunung ini, untuk melihat Israel, Tanah Yang Dijanjikan. Gunung ini merupakan tempat bersejarah, baik bagi kalangan Yahudi, Kristen mau pun Muslim. Sri Paus berharap, kalangan Yahudi dan Kristen bisa bekerja sama untuk menciptakan perdamaian dunia. Sri Paus juga akan bertemu dengan beberapa pemimpin Muslim dan wakil Universitas Yordania. * GELOMBANG NASIONALISASI DI VENEZUELA Presiden Venezuela, Hugo Chavez, mengambil langkah langkah baru dalam rangka nasionalisasi industri minyak. Setelah menasionalisasi ladang dan kilang minyak, Hugo Chavez kini mengarahkan sasaran pada berbagai perusahaan pemasok yang melayani sektor minyak. Di daerah kaya minyak, di sekitar danau Maracaibo, kini pemerintah telah menyita ratusan kapal dan beberapa galangan kapal. Menurut dugaan, gelombang nasionalisasi baru ini dilancarkan, karena merosotnya pendapatan dari ekspor minyak. * FLU MEKSIKO DI KANADA Setelah Meksiko dan Amerika Serikat, juga Kanada kini mengalami kasus meninggal pasen penderita penyakit flu Meksiko. Korban adalah seorang wanita berusia 35 tahun, dari propinsi Alberta. Departemen Kesehatan Kanada sebenarnya belum bisa memastikan apakah penyebab kematian memang virus flu Meksiko. Karena, mungkin saja, kondisi wanita tersebut, sejak semula memang sudah sangat lemah. Yang jelas, wanita ini, tidak mengunjungi Meksiko. Sementara hampir semua korban meninggal lainnya, memang baru saja berkunjung ke Meksiko. Virus flu Meksiko kini juga ditemukan di banyak negeri lain: di antaranya di Panama, Brasil dan Argentina. * MEKSIKO KELUAR DARI ORGANISASI SEPAKBOLA Persatuan Sepakbola Meksiko memutuskan semua hubungan dengan Organisasi Sepakbola Amerika Latin. Dengan demikian, Meksiko tidak akan ikut serta dalam Copa Libertadores, kejuaraan sepakbola antar klub, dan Copa Amerika, kejuaraan sepakbola antar negara. Meksiko mengambil tindakan ini, menyusul penolakan dua klub dari Amerika Latin untuk bermain di Meksiko, sehubungan dengan merebaknya wabah flu Meksiko. Dua klub sepakbola, dari Uruguay dan Brasil, pada saat saat terakhir, membatalkan kedatangan mereka, karena khawatir ketularan virus flu Meksiko. * KEBAKARAN HUTAN DI CALIFORNIA Kebakaran hutan besar di sekitar kota pantai Santa Barbara, di California, Amerika, telah menghanguskan 75 buah rumah. Lebih dari 30.000 orang penduduk mendapat perintah untuk segera meninggalkan rumah mereka. Dan jika situasi memburuk, diperkirakan 23.000 orang penduduk lainnya, juga akan mendapat perintah mengungsi. Sejauh ini, barisan pemadam kebakaran belum mampu menjinakkan api. Menurut dugaan, penyebab kebakaran adalah suhu panas dan angin kering. Sejauh ini belum ada laporan mengenai korban tewas. * BAKU TEMBAK DI SELANDIA BARU Pengepungan sebuah rumah seorang pria asal Belanda, di kota Napier, di Pulau Utara, Selandia Baru, yang telah berlangsung selama dua hari, berakhir. Pria tersebut, bernama Jan Molenaar, usia 51 tahun, ditemukan dalam keadaan tewas. Diduga ia melakukan bunuh diri. Pengepungan bermula sejak Kamis lalu, ketika Jan Molenaar menembak mati seorang petugas polisi, membuat tiga orang polisi lainnya luka parah. Para petugas polisi ini mendapat perintah untuk menggeledah rumah, karena ada dugaan pria ini menanam ganja. Ketika lalu terjadi baku tembak, polisi langsung mengepung rumah. Dengan berbagai macam senjata api, Jan Molenaar menembak segala sesuatu yang tampak bergerak. Ketika polisi berhasil masuk ke dalam rumah, mereka mendapatkan Jan Molenaar sudah tewas. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
