--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 17 Juni 2009 14:40 UTC ** VONIS PENJARA AULIA POHAN ** KORBAN TEWAS SAWAHLUNTO MENINGKAT ** DEMONSTRAN KEMBALI BERAKSI DI IRAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MILITER BELANDA TEMBAK PASUKAN SENDIRI ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KETIDAK PASTIAN DI BUNER, PAKISTAN ** GEMA WARTA ULASAN PERS: PENGANGGURAN DI BELANDA GAWAT DAN KOMNAS HAM LINDUNGI TKI ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: AULIA POHAN DIVONIS EMPAT TAHUN PENJARA * VONIS PENJARA AULIA POHAN Aulia Pohan, besan presiden SBY divonis empat setengah tahun penjara karena kasus korupsi. Mantan deputi gubernur BI, Aulia Pohan terlibat dalam kasus aliran dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia YPPI. Vonis itu lebih lama setengah tahun dari tuntutan. Presiden SBY berjanji untuk memberantas korupsi. Vonis itu dapat memberi pengaruh positif terhadap SBY dalam pilpres bulan depan. Presiden SBY tidak pernah berupaya menghalangi tuntutan atas kasus itu. Ia justru mendesak agar proses tersebut berlangsung lancar. * KORBAN TEWAS SAWAHLUNTO MENINGKAT Jumlah korban tewas akibat ledakan tambang batubara di Sawahlunto meningkat. Sampai saat ini ada 17 mayat ditemukan. Sekitar 20 buruh masih terperangkap di kedalaman sekitar 100 meter. Dikhawatirkan mereka sudah tewas. Ledakan tersebut juga melukai sembilan buruh, dan menimbulkan lubang kawah. Tambang batubara itu milik penduduk setempat. Indonesia merupaka eksportir kedua terbesar batubara sedunia setelah Australia. * DEMONSTRAN KEMBALI BERAKSI DI IRAN Para pendukung pemimpin oposisi Iran, Mir Hossein Mousavi kembali berdemonstrasi Rabu menentang hasil pemilihan presiden. Puluhan ribu demonstran akan turun ke jalan dalam protes yang sudah berlangsung empat hari berturut-turut di ibukota Teheran dan wilayah lainnya. Presiden yang berkuasa Mahmud Ahmadinejad, kembali terpilih dengan mayoritas dalam Pilpres yang berlangsung Jumat lalu. Namun menurut kubu Mousavi, terjadi kecurangan dalam pilpres itu. Otoritas Iran akhirnya sepakat untuk kembali menghitung ulang sebagian hasil pemungutan suara. Namun protes terus berlangsung karena oposisi ingin terus menekan pemerintah. Teheran menegur dutabesar Ceko, yang saat ini menjadi pemimpin Eropa. Alasannya karena para menteri luar negeri Uni Eropa melontarkan kekhawatiran mereka dan menuntut adanya penyelidikan dalam penyelenggaran pilpres di Iran. Iran menamakan itu adalah tindakan tidak sopan dan terlampau turut campur tangan. Selain itu presiden Amerika Barack Obama sekali lagi melontarkan kekhawatirannya. * BELANDA SERUKAN PENYELIDIKAN INDEPENDEN Belanda menyerukan penyelidikan independen hasil perhitungan suara di Iran. Dalam wawancara dengan Radio Nederland, menteri luar negeri Maxime Verhagen mengatakan rakyat Iran berhah mendapatkan hasil perhitungan suara yang jurdil. Selain itu menlu Verhagen juga mengecam kekerasan terhadap para demonstran. Verhagen juga menyesalkan korban tewas yang jatuh dalam aksi protes dan menginginkan pembebasan para tahanan. Verhagen melontarkan hal tersebut kepada para wakil Iran di Belanda. Menlu Verhagen juga melontarkan kekhawatirannya atas pembatasan penggunaan internet menjelang pemilihan presiden di Iran. * WABAH PENYAKIT SAMPAR DI LIBYA Mesir menutup perbatasannya dengan Libya karena merebaknya wabah penyakit sampar di negara itu. Sekitar 20 kasus penyakit sampar ditemukan di pusat peristirahatan Libya Tobruk. Salah satu korban meninggal dunia. Kasus itu merupakan yang pertama kalinya dalam dua puluh tahun terakhir di Libya. Tim dari Organisasi Kesehatan Dunia WHO akan melakukan penelitian. Penyakit sampar merupakan salah satu penyakit yang mematikan. * KEPINGAN AIRBUS DI LAUTAN ATLANTIK Sekitar empat ratus keping pesawat naas Airbus milik maskapai penerbangan Air France ditemukan di Lautan Atlantik. Demikian diungkapkan dalam jumpa pers di Paris. Sampai saat ini belum ada petunjuk baru penyebab kecelakaan yang menewaskan 228 orang. Satu-satunya yang hampir pasti adalah alat pencatat kecepatan pesawat itu tidak berfungsi baik. Apakah hal itu menjadi penyebab kecelakaan, belumlah jelas. Sampai saat ini telah ditemukan 50 mayat. * MEKSIKO TARIS TURIS LEWAT INTERNET Pemerintah Meksiko mencoba kembali menarik turis melalui internet. Penyebabnya karena jumlah turis di negeri itu anjlok menyusul penyebaran flu meksiko. Ada beberapa kesepakatan yang dilakukan dengan situs internet Google. Dalam peta yang tampak di Google Earth, ditampilkan informasi rinci mengenai tempat-tempat yang diminati turis. Selanjutnya Institut Antropologi dan Sejarah akan menyajikan gambar di YouTube memuat tur virtual melewati piramida dan tempat-tempat istimewa lainnya. Presiden Meksiko Felipe Calderon menerapkan UU turis baru yang akan bakal memperbaiki kerjasama pemerintah dan sektor turisme. * PELUNCURAN ENDEAVOUR DITUNDA Peluncuran pesawat ulang-alik Amerika, Endeavour ditunda untuk waktu yang tidak ditentukan. Organisasi ruang angkasa NASA gagal memperbaiki lubang pada tangki bahan bakar. Lubang itu baru diketahui beberapa jam sebelum rencana peluncuran Endeavor. Juga Sabtu lalu, pesawat ulang-alik ini batal diluncurkan akibat kebocoran bahan bakar. Masih belum jelas kapan upaya peluncuran baru Endeavor. * BOB BOGLE MENINGGAL DUNIA Gitaris Amerika Bob Bogle meninggal dunia. Ia merupakan salah satu pendiri kelompok instrumental The Ventures. Di tahun 60 an kelompok tersebut meraih sukses dengan nomornya antara lain Walk, Don't Run, dan Wipeout. Kelompok itu juga menciptakan lagu untuk seri Hawai Five O. Tahun lalu, The Ventures juga ditampilkan di museum Rock and Roll Hall of Fame di Ohio Amerika. Bob Bogle saat itu sakit keras. Ia meninggal dalam usia 75 tahun. * POLISI ANTI TEROR TERTEMBAK DI YUNANI Di Athena, dua laki-laki bersenjata menembak mati seorang polisi anti teror Yunani. Setelah ditembak mati, pelaku lari naik sepeda motor. Polisi berpakaian sipil berada dalam mobil depan rumah saksi penting dalam kasus pengadilan terhadap kelompok gerilya Yunani, ELA. Tahun 1970an kelompok ini bertanggungjawab atas serangan bom terhadap beberapa gedung pemerintah Yunani dan Amerika di Yunani. Belum ada yang menyatakan bertanggungjawab atas serangan terhadap polisi. Tapi polisi Yunani menganggap ini adalah aksi teror. Sejak dalam kerusuhan Desember lalu polisi menembak mati seorang remaja, kekerasan terhadap aparat polisi Yunani meningkat tajam. * PERANG ETNIS DI INDIA Setidaknya 12 tewas dalam peperangan antar dua kelompok etnis di India timur laut. Para pemberontak menyerang desa suku lainnya. Lebih dari 20 rumah terbakar dan tembakan juga diarahkan ke penduduk desa yang sedang bekerja di perkebunan sekitar. Alasan kerusuhan itu karena perselisihan soal kepemilikan tanah. * BERITA BURSA Lantai bursa di Eropa dibuka dengan nada negatif. Indeks AEX dibuka dengan kerugian 2,2 persen pada 241 poin. Indeks Nikkei di Tokyo, ditutup dengan keuntungan 0,9 persen pada 9849,85 poin Nilai tukar euro tercatat $ 1.3868 Satu euro sama dengan Rp 14.128 Satu dolar setara dengan Rp 10.193 * MILITER BELANDA TEMBAK PASUKAN SENDIRI Militer Belanda di Afganistan seminggu lalu secara tak sengaja menembakkan granat fosfor ke arah pasukan sendiri. Dalam patroli tengah malam, pasukan tersebut meminta supaya diluncurkan mortir suar. Tapi yang ditembakkan adalah granat api. Koresponden David Poort, wartawan yang menyertai tentara, menyaksikan insiden ini. Ketika hari menjelang gelap, kami meninggalkan pintu gerbang masuk Combat Outpost, pangkalan militer kecil di Lembah Dorafshan, utara Tarin Kowt. Dengan teropong malam, saya ikut peleton militer Belanda ke salah satu desa di sekitarnya. Patroli malam hari dilakukan agar penduduk tahu, malam hari pun militer ISAF aktif di kawasan tersebut. Setelah berkeliling desa sebentar, tentara memberitahu penduduk, malam itu akan ditembakkan mortir suar dari pangkalan militer. "Banyak orang Afgan sudah sering melihat itu", ujar seorang militer. "Dulu mereka pikir itu adalah bom. Tapi itu bukan maksud kami." Patroli malam Dalam 'operasi pembersihan' besar terhadap Taliban bulan Mei lalu Lembah Dorafshan disisiri. Sejak itu situasi relatif tenang. Untuk mencegah Taliban tidak masuk wilayah pada malam hari juga, maka dilakukan patroli malam. Penembakan mortir suar sebagai tanda ISAF hadir di wilayah itu. Seusai kunjungan ke desa, peleton berkumpul di bukit tidak jauh dari situ. Di sini mereka berusaha menghubungi pangkalan militer. Markas besar Kamp Holland telah mengijinkan penembakan tiga mortir suar. Secara rutin, letnan kedua peleton memulai prosedur peluncuran. Kemudian memberi tanda aman. Dentuman "Sini Romeo. Kami bisa lanjut. Tembak." Dari jauh terdengar dentuman ringan. Beberapa detik kemudian meledak granat di atas kepala kami. Bagaikan pancuran, percikan api jatuh ke tanah. Langit menjadi terang. "Ini tidak baik," kata letnan. Dari jauh terdengar dentuman kedua. Lagi-lagi granat meledak di langit. "Itu FOSFOR!" teriak salah seorang militer. "WHISKY 1, CANCEL FIRE, SEIZE FIRE!" teriaknya melalui walkie-talkie. Dengan pandangan tak percaya, militer memandang ke percikan api yang di jarak 200 meter jatuh ke tanah. Timbullah tirai asap yang oleh angin perlahan-lahan ditiupkan ke arah desa. Kami sendiri tidak dikelilingi asap. Tirai asap "Godverdomme!," kata seorang militer menggumam. "Fuck!" teriak seorang lain. Langsung letnan mengirim tiga orang ke arah asap. Mereka harus periksa apakah fosfor tidak mengakibatkan kebakaran. Militer yang tinggal, berdiam, sampai tiga rekan mereka akhirnya kembali. Semuanya berakhir baik. Kembali di pangkalan militer, suasananya sangat sunyi. Tidak seorang pun berbicara sampai semuanya berkumpul membahas patroli. Bagaimana ini bisa terjadi? Militer yang bertanggungjawab ingin menjelaskan insiden. Ia memberi pernyataan dan memohon maaf. "Ini kesalahan manusia yang tidak boleh terjadi." Mortir salah Pada pemeriksaan terakhir mortir, dipakai apa yang disebut 'break lights", yakni pena plastik yang kalau dibengkokkan, mengeluarkan cahaya berpendar hijau. Mortir fosfor berwarna hijau muda. Mortir suar berwarna putih. Akibat cahaya hijau dari break lights, penembak tidak melihat telah meluncurkan mortir salah. "Sangat penting kami memetik pelajaran dari hal ini," kata salah seorang militer di kamp. "Insiden ini bisa berakibat sangat buruk." Letnan pertama peleton menganggap insiden ini relatif. "Ini berakhir baik karena kami memperhatikan semua tindakan preventif. Tempat peluncur mortir dipilih secara cermat. Tidak seorang pun dirugikan dalam hal ini. " Juga di markas besar Kamp Holland insiden tampak tidak begitu mengesankan. "Penembak mortir adalah orang-orang perfeksionis. Penembak bersangkutan sadar akan kesalahannya, jadi tidak ada nilai tambah untuk menghukumnya," kata letnan pertama. Fosfor merah Departemen Pertahanan Den Haag melaporkan memang terjadi suatu kesalahan. Tapi setelah kekeliruan itu, telah diambil tindakan keamanan yang diperlukan. Situasi tidak mengancam nyawa, ujar jubir departemen pertahanan. Mortir diisi fosfor merah. Kandungan racunnya lebih sedikit ketimbang varian fosfor putih yang awal tahun ini sering dipakai tentara Israel dalam perang di Jalur Gaza. * KETIDAK PASTIAN DI BUNER, PAKISTAN Awal bulan ini tentara Pakistan bergerak maju ke Lembah Swat, mengusir Taliban yang berkuasa di sana. Pada waktu yang sama ratusan ribu penduduk Lembah Swat dan sejumlah distrik berbatasan dengannya, mengungsi. Pemerintah Pakistan mengatakan telah menguasai kembali distrik Pakistan tersebut. Laporan koresponden Suzanna Koster. "Taliban di distrik Buner telah dikalahkan dan pengungsi bisa pulang," kata pihak berwenang Pakistan. Tapi baru sedikit pengungsi mau mengikuti imbauan. Gunung berbatu berwarna hijau yang sangat mengesankan berjejer sepanjang jalan beraspal berkelok-kelok. Jalan menandai perbatasan dengan Buner. Distrik ini terletak jauh lebih tinggi ketimbang ibukota Pakistan, Islamabad, sekitar 75 kilometer dari Buner. Hasil panen gandum berwarna kuning keemasan terlihat di lembah-lembah. Pemandangan luar biasa indah kayak surga, sampai tanda-tanda pertama perang muncul. Beberapa pengungsi yang berpikir bisa kembali ke rumah mereka, langsung urung niatnya ketika melihat desa. Ratusan ribu orang telah mengungsi dari Buner, distrik berpenduduk sekitar 700 ribu jiwa. Menangis Salah satu truk pengangkut barang adalah milik petani Akbar Khan. Ia mengungsi bersama putrinya serta beberapa penduduk Torwarsak, desa dekat ibukota Buner. Ketika saya mengajukan pertanyaan pertama kepada dirinya, ia langsung menutup mata dengan tangan dan menangis terisak-isak. Kemudian ia mulai bercerita. Penembakan tentara Pakistan beberapa pekan silam, menghancurkan rumah tetangga dan sebuah mesjid. "Taliban berhasil keluar mesjid. Tapi orang tak berdosa gagal keluar. Mereka tewas", katanya. Banyak sanak saudara mengungsi. "Tidak ada air, pangan, dokter, toko-toko tutup. Anak-anak takut. Kami terpaksa pergi," cerita Khan. Ibu dan kakaknya tetap tinggal di sana untuk memelihara ternak. Khan baru selesai panen. Ia berharap hasilnya cukup untuk menghidupi keluarga. Khan tidak memihak. "Taliban maupun tentara Pakistan berusaha agar kami kehilangan rumah," keluhnya. Ia tidak percaya aksi bantuan untuk pengungsi. Karena itu ia membawa tempat tidur, kipas angin dan batang pohon. "Saya menebang pohon ini dan membuat tenda darinya. Dari atap truknya ia berusaha memperingatkan penduduk desa akan Taliban. "Jangan lanjutkan perjalanan. Di sana ada Taliban. Mereka akan membunuh kalian." Sisa-sisa Tidak jauh dari situ, di lembah antara gunung strategis dan kota penting Ambela, terlihat sisa-sisa pertikaian. Sebuah mobil terbakar habis. Di dua truk hangus tercium bau bangkai, memualkan. Pompa bensin hancur total. Beberapa hari lalu, lapor kantor berita Pakistan, tempat itu menjadi sasaran bom. Di sebuah pos pemeriksaan militer, laki-laki diminta keluar mobil. Perempuan dan sopir tetap diperbolehkan duduk. Tidak seorang pun digeledah. Ambela tampak kota hantu. Hanya militer dan sejumlah pejalan kaki melewati jalan-jalan. Dari puncak gunung, militer memantau situasi di bawah. Di Sawari sejumlah toko tetap buka. "Situasi di sini sangat buruk. Toko-toko rusak berat", kata Arshad Ali, 26 tahun, di tokonya yang juga rusak berat. Toko kue di seberang jalan hancur. Pemilik toko lain, Naveed Alam tidak mengerti mengapa pejabat mengatakan pengungsi bisa pulang kembali. "Tidak ada listrik, air atau pangan", katanya. Pemerintah Pakistan menyatakan, dalam waktu dekat akan memperbaiki kembali persediaan listrik dan setelah itu semua pengungsi akan kembali ke rumah. Pejabat pemerintah diperintahkan kembali bekerja di Buner. Kemanusiaan Di Dagger, ibukota Buner, situasi sama buruknya. Iring-iringan kendaraan militer melewati kota, senapan terarah pada sejumlah pemilik toko. Di satu-satunya rumah sakit, kami bertemu Maqsood Ahmad, kepala dinas kesehatan Buner. Atas anjuran isteri, ia tetap di rumah sakit. "Saya sangat bangga dengan isteri saya," katanya. Rumah sakit Buner menampung tujuh korban jiwa dan 89 korban luka, termasuk 60 warga sipil, kata Ahmad. Terutama pemboman menewaskan banyak korban sipil. Ahmad bahkan merawat seorang militan. "Taliban mencuri 12 kendaraan - termasuk 3 ambulans- dan 7000 kilogram minyak. Mereka mengancam staf perempuan, terutama staf yang mengatur kelahiran. Tapi kami harus memperlakukan sama semua orang." Air Ketidakpastian dan amarah penduduk Buner sangat besar. Mereka takut terhadap tentara maupun Taliban. Tapi puluhan anak-anak tidak peduli. Mereka membagikan air kepada pengungsi yang lewat, di Ambela. Tanpa listrik pompa air tidak berfungsi, jelas Inam Ullah, murid 16 tahun. Karena itu orang sulit mendapatkan air. "Apalagi untuk para pengungsi. Karena itu kami memberikan mereka air. " * PENGANGGURAN DI BELANDA GAWAT DAN KOMNAS HAM LINDUNGI TKI Tinjaun pers kali ini mengulas pengangguran di Belanda lebih parah dari yang diduga dan upaya Komnas HAM lindungi TKI di luar negeri. Krisis ekonomi dunia berdampak pula di Belanda. Menurut harian Algemeen Dagblad, satu dari sepuluh warga Belanda tahun depan bakal kehilangan pekerjaannya. Peningkatan itu, ternyata lebih cepat dari yang diramalkan semula. Tingkat pengangguran itu juga tidak akan mereda setahun setelahnya. Menurut Biro Pusat Perencanaan CPB Belanda, ada sekitar 900 ribu orang yang menganggur di akhir tahun 2010. Kendati demikian pemerintah Belanda tampaknya tenang-tenang saja. Seperti diungkapkan oleh menteri keuangan Wouter Bos, dan dikutip oleh Algemeen Dagblad bahwa Belanda tidak perlu kelimpungan. Menurutnya jalan yang diambil pemerintah selama ini sudah benar dan tidak diperlukan lagi kebijakan tambahan untuk meredam tingkat pengangguran. Ketiga fraksi pemerintah, kristen demokrat CDA, partai buruh PvdA dan ChristenUnie mendesak agar kabinet segera menerapkan rencana yang telah ditetapkan untuk memberantas krisis ekonomi. Kendati demikian kubu oposisi menginginkan kebijakan-kebijakan tambahan. Sementara itu harian Trouw juga menampilkan topik yang sama. Belanda, tidak siap dengan krisis seperti ini. Rakyat Belanda tidak dapat mengandalkan pemerintah mencegah meningkatnya pengangguran. Dari Belanda kita beralih ke masalah Indonesia Komnas HAM menggelar kerjasama dengan negara-negara tetangga untuk mencegah penyiksaan terhadap para Tenaga Kerja Indonesia. The Jakarta Globe menulis bahwa komisi hak asasi manusia Malaysia misalnya akan membantu Komnas HAM mengumpulkan data pekerja migran Indonesia di negara itu. Namun sayangnya menurut Komnas HAM hanya ada empat negara Asean yang ada komisi hak-hak asasi manusia. Komnas HAM juga mengkritik reaksi pemerintah terhadap kasus penyiksaan para tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Menurut Komnas HAM, tanggung jawab seperti misalnya rekrutmen, pelatihan untuk para pekerja serta penyediaan surat-surat penting untuk mengirim para pekerja ke luar negeri ada di tangan pemerintah. Komnas HAM berkesimpulan bahwa pemerintah Indonesia tidak secara maksimal melindungi para pekerja Indonesia. Sekitar enam juta pekerja Indonesia mengadu nasib di luar negeri. Dua juta di antaranya tinggal dan bekerja di Malaysia, termasuk pekerja ilegal. Seorang pejabat pemerintah mengatakan ada 100 hingga 150 pengaduan yang diterima setiap pekannya dari para tenaga kerja Indonesia tersebut. Banyak di antaranya mengadukan dianiaya oleh majikan atau dipecat tanpa diberi tunjangan. Menurut para pengacara, kelompok pekerja migran itu sasaran karena mereka tidak memiliki pendidikan yang cukup dan tidak memiliki pengalaman untuk melindungi diri sendiri. Menurut Komnas HAM, para pekerja migran seharusnya mendapat perlindungan penuh dari pemerintah. Itu karena pemerintah tidak dapat menutup pintu bagi warganya yang ingin mengadu nasib di luar negeri. Demikian The Jakarta Globe dan sekian pula ulasan pers kali ini. * AULIA POHAN DIVONIS EMPAT TAHUN PENJARA Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menyatakan terdakwa Aulia Tantowi Pohan, Aslim Tadjudin, Maman Soemantri, dan Bun Bunan Hutapea terbukti telah memperkaya orang lain. Sementara Aulia menyatakan dirinya hanya menjadi korban politisasi. Apakah benar demikian? Apa motif dibalik vonis ini? Ikuti wawancara dengan Faisal Bahri, pengamat ekonomi Universitas Indonesia. Menurut Faisal Bahri, isu utamanya adalah Burhanuddin Abdullah yang sudah divonis lebih dahulu atas tindakan yang (menurut pengadilan) dia lakukan. Sementara faktanya Burhanuddin baru bekerja satu dua minggu di Bank Indonesia (BI), dan uang sudah bergulir. Jadi konsekuensinya, semua harus ikut dihukum karena ini adalah tindakan kolektif. Demikian Faisal. Yang dipertanyakan adalah Anwar Nasution yang tidak ikut dituntut, sementara Anwar termasuk dalam tim tersebut. Ini juga dipertanyakan oleh Aulia Pohan. Secara pribadi Faisal Bahri tidak tahu alasan Anwar Nasution tidak ikut dituntut. Namun dia berharap waktunya akan tiba. Menurut Faisal, kemungkinan belum cukup bukti untuk menyeret Anwar ke pengadilan. Faisal menambahkan, semua proses pencalonan dan perundang-undangan di BI dilakukan secara teratur. Faisal menambahkan ,"Semua ada 'uangnya' di DPR. BI memberikan dengan teratur, artinya ada memo dan sebagainya. Semenetara yang lain tidak demikian, " Menurut Faisal ini ironis, karena dari mereka yang dihukum, tidak ada yang memperkaya diri, tapi memang memperkaya orang lain. Apa artinya ini untuk pemberantasan korupsi di Indonesia? Menurut Faisal, kesannya baik, karena berarti pemberantasan korupsi tidak pandang bulu. Bahkan besan presiden saja bisa dihukum. Namun Faisal melanjutkan, kasus ini relatif lemah dibanding korupsi lain. Karena sekali lagi ini keputusan lembaga, keputusan BI, yang merupakan hasil rapat dan dinyatakan dalam risalah. Secara moral memang salah, demikian Faisal, tapi banyak yang lebih parah, dan tetap tidak ada kelanjutan. Menanggapi pertanyaan apa ini berkaitan dengan pilpres mendatang Faisal mengatakan tidak ada, karena kasus ini sudah lama prosesnya. Walaupun tidak mau menghubungkan kasus Aulia Pohan dengan pencalonan SBY, ketika didesak Faisal mengatakan, secara tidak langsung SBY bisa mengatakan pembatasan korupsi di matanya jalan terus, tidak pandang bulu. Jadi secara tidak langsung positif. Bagaimana kans mereka dengan naik banding? Menilik preseden Burhanuddin, tampaknya kesempatan mendapat hukuman lebih ringan hampir tidak ada. Demikian Faisal Bahri. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
