---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 19 Juni 2009 14:20 UTC



** AMERIKA BERSIAP DENGAN SERANGAN KORUT 

** PEMIMPIN EROPA DUKUNG BARROSO 

** LEDAKAN BOM DI BASKIA

** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: MASALAH PENGUNGSI DAN PERSETERUAN MALAYSIA DAN 
INDONESIA DIPOLITISASI

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MAJIKAN MALAYSIA CEGAH PERBAIKAN NASIB TKI

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PRITA MULYASARI MENCICIPI PENJARA KARENA MENGELUH

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: DEBAT CAPRES: MENGECEWAKAN TAPI JADI PEMBELAJARAN



* AMERIKA BERSIAP DENGAN SERANGAN KORUT

Menteri pertahanan Amerika Robert Gates mengatakan negaranya bersiap dengan 
serangan nuklir Korea Utara di Hawai. Washington telah mempersiapkan senjata 
anti rudal dan radar ke pulau tersebut. Hal itu dipercaya Robert Gates dapat 
melindungi Hawai. Ketegangan antara Korea Utara dan masyarakat internasional 
semakin meningkat. Pekan lalu Pyongyang mengancam untuk kembali memproduksi 
senjata nuklir. Hal itu merupakan balasan atas sanksi baru PBB, yang 
dikeluarkan setelah Korut menggelar ujicoba nuklir dan rudal. Salah satu dari 
sanksi itu adalah larangan ekspor senjata. Kementrian pertahanan Amerika 
mengatakan akan mewaspadai sebuah kapal Korea Utara yang sedang berlayar di 
laut. Pentagon ingin agar sanksi itu tidak dilanggar.


* PEMIMPIN EROPA DUKUNG BARROSO

Para pemimpin 27 negara mendukung Manuel Barroso menduduki masa jabatan kedua 
sebagai ketua Komisi Eropa. Pada hari pertama KTT Uni Eropa di Brussel, 
negara-negara tersebut mendukung pemimpin asal Portugal tersebut. Parlemen 
Eropa harus menyepakati penunjukan tersebut. Hal itulah yang sampai saat ini 
belum terselesaikan. Kubu sosialis dan hijau menentang keras masa jabatan kedua 
Baroso yang berasal dari kubu kristen demokrat. Pada KTT tersebut para pemimpin 
Eropa juga sepakat pembentukan kembali badan pengawasan sistem keuangan. 
Nantinya akan dibentuk dewan khusus yang akan memperingatkan jika sebuah bank 
terjebak masalah yang dapat mengancam sistem keuangan Eropa. Sementara belum 
dicapai kesepakatan mengenai referendum Irlandia. Irlandia ingin agar Traktat 
Lisabon kembali diperkenalkan kepada penduduk yang tahun lalu menolaknya. Untuk 
mencegah penolakan rakyat maka, Dublin berharap berbagai jaminan dari Uni Eropa 
misalnya agar netralitas militer tidak dirusak.


* LEDAKAN BOM DI BASKIA

Seorang tewas dalam sebuah serangan di Baskia, Spanyol. Sebuah mobil dengan bom 
meledak di tempat parkir di Bilbao. Korban adalah seorang anggota polisi. 
Serangan bom di wilayah itu biasanya merupakan tanggungjawab kelompok separatis 
Baskia, ETA. Dalam beberapa waktu terakhir, kelompok tersebut melemah akibat 
serangkaian penahanan. Dengan berkuasanya pemerintahan sosialis enam pekan lalu 
di Baskia, maka ETA kembali mengancam serangan teror baru.


* PEMIMPIN IRAN INGIN AKHIRI KERUSUHAN

Pemimpin spiritual tertinggi Iran, Ayatollah Khameini ingin kerusuhan masal dan 
demonstrasi berakhir di Iran. Demikian dikatakannya dalam sholat Jumat di 
Teheran. Ia mengatakan para pemimpin bertanggungjawab jika terjadi lagi 
pertumpahan darah dalam demonstrasi. Para pendukung pemimpin oposisi Mousavi 
sudah sepekan lamanya berdemonstrasi menentang hasil perhitungan suara pekan 
lalu, ketika presiden Ahmadinejad kembali terpilih. Menurut demonstran, terjadi 
kecurangan besar-besaran. Khameini menyangkal hal itu namun berpendapat tuduhan 
kecurangan itu harus diselidiki.


* AMERIKA DAN EROPA SERUKAN PEMBEBASAN SUU KYI

Amerika dan Uni Eropa menyerukan junta militer Myanmar agar segera membebaskan 
pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi. Jumat, Suu Kyi merayakan ulang tahunnya yang 
ke 64 di penjara di Yangon. Ia ditahan karena menurut otoritas melanggar 
peraturan penahanan rumah. Kamis lalu, foto raksaksa Suu Kyi dipasang di gedung 
parlemen Eropa di Brussel, Belgia. Di internet ucapan selamat ulang tahun 
mengalir antara lain dari perdana menteri Inggris, Gordon Brown, pemain bola 
kondang David Beckham dan aktor George Clooney.


* OCEAN DREAM TIBA DI ARUBA

Kapal pesiar Ocean Dream yang mengangkut tiga awaknya yang terjangkit flu 
Meksiko akhirnya tiba di Aruba. Sebelum memutuskan siapa saja yang dapat ke 
darat, sebuah tim medis mengontrol seluruh penumpang dan awak. Jika ada yang 
memiliki gejala flu Meksiko maka mereka akan kembali diterbangkan ke Spanyol. 
Sementara penumpang yang sudah sakit harus tinggal di kapal. Selanjutnya 
otoritas Aruba mengatakan situasi di kapal pesiar itu tidak mengkhawtirkan dan 
seluruh penumpang dapat turun ke darat. Pekan lalu, diberitakan terdapat kasus 
flu meksiko di kapal tersebut. Saat itu kapal Ocean Dream sedang berada di 
pelabuhan Curacao. Kapal itu menangkut 1200 penumpang, di antaranya empat 
pemegang paspor Belanda yang akhirnya diperbolehkan merapat di Karibia. Hanya 
di pulau Isla Margarita di Venezuela, tiga ratus penumpang turun, sebagian 
besar adalah warga Venezuela.


* NASA LUNCURKAN ROKET

NASA melancarkan roket dari pangkalan Cape Canaveral di Florida yang mengangkut 
satelit dan alat penyelidikan ruang angkasa ke bulan. Upaya oganisasi ruang 
angkasa Amerika dimaksudkan untuk melicinkan jalan bagi pembuatan kapal berawak 
baru. Satelit tersebut akan merekam seluruh permukaan dan mengelilingi bulan 
setinggi lima puluh kilometer dalam satu tahun. Itu adalah jarak terdekat yang 
pernah dicapai sebuah satelit selama ini. Data yang diambil akan dapat 
digunakan antara lain untuk mencari tempat pendaratan yang cocok. Alat 
penyelidikan ruang angaksa juga akan digunakan untuk mencari mata air di sebuah 
kawah di kutub selatan. NASA berharap pada 2020 akan mengirim kembali astronot  
ke bulan. Bulan lalu, tepat empat puluh tahun Neil Armstrong sebagai orang 
pertama yang menjejakan kakinya di bulan. Astronot terakhir yang mencapai bulan 
terjadi tahun 1972.


* STANFORD SERAHKAN DIRI

Milyuner Allen Stanford menyerahkan diri negara bagian Virginia dan langsung 
ditahan. Ia melaporkan dirinya setelah dituduh menggelapkan dana sekitar 
delapan milyar dolar. Stanford tidak dapat ditemukan dan dicurigai menipu 
investor dengan memalsukan hasil investasi. Bahkan ia juga bermain dengan uang 
di olahraga kriket. Ia menyelenggarakan lima pertandingan kriket antara tim 
nasional Inggris pemain dari Karibia. Tim pemenang mendapat hadiah 20 jtua 
dolar. Menurut pengawas bursa Amerika SEC dana sekitar delapan milyar dolar 
digelapkan. Stanford menyangkal perbuatannya dan menyangkal menipu para 
investornya.


* MEDVEDEV MULAI KUNJUNGAN DI BELANDA

Presiden Rusia Dmitri Medvedev Jumat memulai kunjungan dua hari di Belanda. 
Medvedev akan membuka musium Hermitage di Amstel Amsterdam. Selain itu Medvedev 
juga akan berbicara dengan kabinet soal hubungan politik, ekonomi, dan 
kemasyarakatan. Menteri luar negeri Maxime Verhagen menyambut Medvedev di 
bandara Schiphol. Selanjutnya ratu  Beatrix akan menerima presiden Rusia itu di 
istana Huis ten Bosch di Den Haag. Medvedev akan membuka musium Hermitage 
petang harinya. Musium itu merupakan cabang dari musium di St Petersburg Rusia. 
Direktur musium Hermitage Michail Piotrvoski mengatakan kepada Volkskrant bahwa 
lukisan-lukisan Rembrandt di musium di Hermitage Rusia akan dapat diperlihatkan 
di Belanda. Museum Hermitage di Rusia memiliki sektitar dua puluh lukisan 
cerita injil milik Rembrant yang dibeli oleh Tsar Rusia Catharina Agung di abad 
18.


* DELAPAN TIM F1 LEPASKAN DIRI DARI FIA

Delapan tim balap Formula satu akan melepaskan diri dari lomba yang digelar 
Federasi Otomotif Internasional FIA dalam musim kompetisi berikutnya. Mereka 
akan menggelar kompetisi terpisah. Di antara delapan tim formula satu itu 
terdapat nama-nama besar seperti Ferrari, Renault, Brawn dan McLaren, tim juara 
dunia asal Inggris Lewis Hamilton. Kedelapan tim itu menolak menyepakati 
peraturan baru FIA yang antara lain akan merampingkan anggaran setiap tim 
menjadi 45 juta euro. Kedelapan tim tersebut mengumumkan rencana mereka di 
Silverstone, tempat penyelenggaran lomba balap formula satu di Britania.


* DIDENDA KARENA MENGUNDUH 
Di Minnesota, Amerika, seorang hakim memvonis hukuman denda 1,9 juta dolar pada 
nyonya Jammie Thomas-Rassett, karena mengunduh ilegal 24 lagu dari internet. 
Itu berarti denda sebesar 80.000 per lagu. Jammie Thomas-Rassett adalah seorang 
ibu tanpa suami, yang harus menghidupi empat orang anak. Uang denda harus 
dibayarkan pada enam perusahaan rekaman
Induk perusahaan rekaman Amerika, RIAA, menuntut ribuan orang karena mengunduh 
atau melakukan tukar-menukar musik tanpa izin. Dengan sebagian besar orang yang 
diseret ke pengadilan, pada akhirnya berhasil dicapai kesepakatan damai, dengan 
pembayaran ganti rugi antara tiga sampai lima ribu dolar. Nyonya Jammie 
Thomas-Rassett menolak usul pembayaran ganti rugi damai ini.
Sementara itu RIAA menyatakan, pada masa mendatang, mereka akan lebih 
mengarahkan aksi pada berbagai perusahaan provider internet, yang tidak 
bersedia melakukan upaya apa pun pada para pelanggan mereka, agar setiap kali 
mengunduh lagu, tidak lupa membayar pada perusahaan rekaman.




* BERITA BURSA

Pialang di lantai bursa Eropa tetap berharap akan adanya perbaikan ekonomi. 
Indeks AEX di Amsterdam dibuka dengan nada positif yaitu dengan keuntungan 1,2 
persen pada 256,45 poin. Sementara indeks Nikkei di Tokyo ditutup dengan 
keuntungan 0,9 persen pada 9786,26 poin.

Nilai tukar euro tercatat $ 1,3908
Satu euro sama dengan Rp 14.566
Satu dolar setara dengan Rp 10.459


* MASALAH PENGUNGSI DAN PERSETERUAN MALAYSIA DAN INDONESIA DIPOLITISASI

Harian de Volkskrant menulis, PBB harus mengurus para pengungsi dengan baik. 
Masa depan penuh damai bagi banyak negara tidaklah memungkinkan, jika masalah 
pengungsi tidak dibereskan. 

Di seluruh dunia ada 40 juta pengungsi. Pada hari pengungsi sedunia ada lebih 
dari seratus negara yang hadir memecahkan masalah pengungsi. Masalah yang 
merupakan pokok penting dalam sebuah misi perdamaian. Menurut penasihat 
pengungsi PBB Patrick Cammaert para pengungsi juga membutuhkan bahan bangunan 
selain makanan.

Jika keamanan di sebuah wilayah sudah kembali normal maka pasukan PBB 
seharusnya tidak ditugaskan lagi untuk menjaga keamanan kamp pengungsi. Untuk 
itu sangatlah penting jika para pengungsi ketika kembali ke tempat asalnya 
mendapatkan barang bantuan yang tidak saja berisi makanan namun juga barang 
untuk membangun rumahnya. 

Dipercayai, bantuan lengkap terhadap para pengungsi jika mereka kembali, tidak 
hanya menghapus akar permasalahan konflik namun juga mencegah konflik lainnya. 

Dari masalah pengungsi  kita beralih ke masalah Indonesia-Malaysia

Harian sore NRC Handelsblad menulis perselisihan klasik antara dua "saudara" 
Indonesia dan Malaysia. Masalah tersebut dipolitisasi oleh para calon presiden. 
Tema Ganyang Malaysia kini semakin nyaring terdengar menjelang pemilihan 
presiden bulan depan. Cocok jika memang para capres ingin mengambil keuntungan 
dari perasaan nasionalisme. Namun mengapa Malaysia dan Indonesia yang memiliki 
bahasa sama dan budaya yang hampir sama saling bermusuhan? 

Permusuhan itu bahkan meningkat akhir-akhir ini. Menyangkut soal Ambalat, kasus 
Manohara, soal lagu Rasa Sayang, sampai akhirnya Malaysia menggunakan batik dan 
reog Ponogoro sebagai promosi pariwisata mereka. Namun dengan mendekatnya 
pemilihan presiden para calon pun beramai-ramai menyampaikan masalah ini untuk 
merebut pemilih. Presiden SBY misalnya menyatakan tidak akan menempuh kompromi. 
Sementara Jusuf Kalla tidak mau kalah dan melontarkan siap untuk perang. 

Penyebab utama perselisihan itu menurut Rizal Sukma dari Pusat Studi Strategis 
dan Internasional CSIS seperti dikutip NRC Handelsblad karena Indonesia dulu 
selalu dianggap kakak laki-laki Malaysia. Namun Malaysia malah saat ini menjadi 
negara yang lebih sejahtera dibanding Indonesia. Sementara itu Indonesia 
menganggap Malaysia melupakan bantuan yang pernah diberikan kepada Malaysia di 
tahun 70an. Malaysia, menurut Indonesia kini menganggap rendah Indonesia. 

Sebaliknya Malaysia justru masih memiliki rasa rendah diri dengan Indonesia. 
Hal itu karena banyak sekali lagu-lagu  film dan buku Indonesia di Malaysia. 
Sementara barang-barang Malaysia tidak bisa didapat dengan mudah di Indonesia. 
Akibatnya tahun lalu Malaysia menetapkan seluruh stasiun radio di Malaysia 
hanya boleh memutar sepuluh persen lagu Indonesia dari waktu siarnya. Malaysia 
juga mempersalahkan TKI Indonesia yang menjadi sumber kriminalitas. Untuk itu 
lebih baik jika retorika dua saudara dihentikan saja. Karena hal itu 
menimbulkan harapan yang terlampau tinggi dan pada akhirnya menimbulkan 
perselisihan. 

Demikian NRC Handelsblad dan sekian pula ulasan pers kali ini.


* MAJIKAN MALAYSIA CEGAH PERBAIKAN NASIB TKI

Pemerintah Malaysia berencana mengeluarkan peraturan yang mewajibkan majikan 
untuk memberikan libur satu hari kepada para pembantu. Berbagai NGO di Malaysia 
menyambut positif peraturan tersebut. Namun menurut jajak pendapat Koran 
Malaysia, Star, para majikan menentang. Laporan Redaksi Indonesia RNW. 

Maria tinggal di Johor dan mempekerjakan seorang pembantu rumah tangga asal 
Indonesia, Siti. Dia setuju saja ada peraturan yang memberikan waktu libur 
kepada pembantu. Tapi ia juga mempertanyakan peraturan tersebut. 

"Kalau pembantu kita cutikan seminggu sekali, dia pun mau kemana? Baguskan 
kalau dia memang minta yang kita kasih", kata Maria.  

Siti, TKI yang bekerja untuk Maria, selama lima tahun bekerja belum pernah ada 
masalah dengan liburan. Namun ia tetap menganggap penting ada peraturan yang 
mengatur tentang hari libur pembantu. "Untuk para majikan yang tak mengerti hak 
pembantu itu perlu. Tapi buat saya tidak perlu karena Alhamdulilah majikan saya 
baik", jelas Siti. 

Tentangan
Sekitar 370 ribu TKI bekerja sebagai pembantu di Malaysia. Saat ini belum ada 
peraturan untuk melindungi hak-hak para pembantu Indonesia tersebut. Nasib 
mereka tergantung kepada para majikan. Peraturan ini bisa dianggap sebagai 
langkah untuk memperbaiki posisi TKI Indonesia. 

Namun demikian peraturan baru ini mendapat tentangan dari kalangan menengah ke 
atas Malysia, baik itu majikan maupun perbagai perusahaan penyalur tenaga 
kerja. Menurut jajak pendapat yang dilakukan oleh Koran Star lebih dari 70 
persen majikan menentang peraturan tersebut. Menurut Tian Chua dari Labour 
Resource Centre Malaysia, hal ini bisa menjadi batu sandungan bagi penerapan 
undang-undang ini. 

"Para majikan itu punya pengaruh politik yang cukup besar. Saya khawatir kalau 
pemerintah Malaysia tidak tegas, peraturan ini tidak akan disetujui," ungkap 
Tian Chua. 

Tidak cukup
Menurut Umu Hilmi  dari Universitas Brawijaya, perlindungan terhadap hak 
pembantu Indonesia tidak cukup hanya dengan peraturan satu hari seminggu libur 
ini.  "Peraturan itu harus dibarengi dengan kebebasan untuk berorganisasi,  
karena kalau tidak, hal itu tidak akan berguna."

Masalah lain yang perlu ditangani menurut Umu Hilmi adalah masalah mentalitas 
para majikan Malaysia. "Banyak yang masih menganggap mereka bisa semena-mena 
terhadap pembantu dari Indonesia, karena mereka datang dari negara yang lebih 
miskin", kata Umu.


* Normal;heading 1;heading 2;
GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: ORANG IRAN DI BELANDA MARAH DAN TAKUT

ORANG IRAN DI BELANDA MARAH DAN TAKUT

Orang Iran di Belanda sangat marah jika melihat kejadian di tanah airnya. 
Mereka khawatirkan keluarganya di Iran. Hari-hari terakhir mereka menyanyi dan 
berteriak "Di mana suaraku?" di depan kedutaan Iran di Den Haag.

Banyak pendemo adalah mahasiswa yang keluarganya ada di Iran, tetapi ada juga 
yang sudah lama di Belanda. Koresponden RNW Klaas den Tek berbicara dengan tiga 
orang pendemo yang bergantian emosional, marah, optimistis dan takut.

Perkelahian
Salah satu perempuan mengatakan dia yakin 70 persen suara untuk calon reformis 
Mir Hossein Mousavi. Mousavi memberikan rakyat Iran harapan, suatu hari Iran 
akan demokratis. Sebuah harapan yang dia pelihara sejak Revolusi Iran pada 
tahun 1979.



"Saya termasuk yang memperjuangkan hak azasi manusia dan kebebasan di Iran tiga 
puluh tahun lalu. Ketika itu, umur saya 16 tahun. Pada saat ini saya 
mendampingi anak perempuan yang umurnya 20 tahun, dan kami berjuang bersama. 
Beberapa tahun lalu ini tidak mungkin, namun sekarang saya yakin, kami bisa."

Optimis
Para demonstran di Den Haag menolak namanya disebut karena takut membahayakan 
keluarganya di Iran. Mereka kini sulit menghubungi keluarga, karena rezim Iran 
memutus komunikasi selular dan memblokir beberapa halaman internet yang penting.

Satu orang mengatakan seluruh sistem Iran memerlukan perubahan, dan ia yakin 
itu akan terjadi.

"Beberapa anggota keluarga saya dibunuh oleh rezim ini, tapi yang lain masih 
tinggal di Iran. Mereka ditekan dan dalam situasi yang buruk. Akan tetapi saya 
sangat optimis kali ini rakyat akan menang."

Tangan kosong
Tidak semua orang setuju dengan sentimen ini. Pendemo lain, yang orang tua dan 
saudara perempuannya tinggal di propinsi asal Mousavi, Azerbaijan, mengatakan, 
ia tidak mencoba menghubungi keluarganya. Ia anggap, hal itu terlalu berbahaya. 
Di Iran tidak ada yang pernah tahu apa yang bisa terjadi. Dia khawatir keamanan 
keluarganya. Menurutnya protes di Iran tidak akan memperbaiki keadaannya.

"Rakyat Iran sebenarnya tidak punya kemampuan untuk mengubah pemerintah. 
Semuanya ada di pemerintah: kekuasaan, senjata, semuanya. Rakyat tidak punya 
apa-apa, mereka berjuang dengan tangan kosong. Demo seperti ini juga terjadi 
sepuluh tahun lalu. Mereka turun ke jalan dan menyerukan hal-hal yang sama, 
tapi tidak terjadi perubahan apa pun."


* PRITA MULYASARI MENCICIPI PENJARA KARENA MENGELUH

Berhati-hatilah kalau mengeluh. Pesan ini yang membekas di benak banyak orang 
setelah kasus Prita Mulyasari mencuat. Siapa pernah menyangka, email ke 10 
teman berisi keluhan terhadap pelayanan RS Omni Internasional Tangerang 
berbuntut ke penjara. Prita yang karyawan bank, Prita yang ibu dari dua balita, 
tak pernah menyangka bakal mencicipi penjara atau berurusan dengan Pengadilan. 
Laporan Reporter KBR68H Irvan Imamsyah. 

'Ketemu anak, cuma itu. Mau minta maaf. Bundanya dah bohong kalau sakit, 
padahal bundanya di penjara." Cuma itu yang dipikirkan Prita Mulyasari dari 
balik jeruji Penjara Wanita Tangerang, Banten. Lekas keluar dari penjara. 

Tiga pekan Prita tak bisa bertemu suami dan kedua anak balitanya. Ia tak sempat 
berpamitan, apalagi menjelaskan kepada anak-anaknya kalau Bunda mereka harus 
menjalani ini semua karena mengeluh lewat surat elektronik. Padahal apa yang 
disampaikan Prita pada Agustus 2008 lalu semata-mata keluhan sebagai konsumen. 
Tapi Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutera Tangerang menggugat Prita 
karena merasa nama baiknya tercemar.

Salah diagnosis?
Pangkal mulanya adalah Jumat malam bertanggal 7 Agustus 2008. Pukul 20.30 
malam, Prita datang ke RS Omni Internasional Alam Sutera Tangerang dengan 
kondisi panas tinggi dan pusing. Suhu badan dicek, hasilnya 39 derajat Celcius. 
Prita lantas cek darah dengan hasil trombositnya anjlok sampai 27 ribu, jauh 
dari kondisi normal yang mestinya antara 150 sampai 200 ribu. Berdasarkan hasil 
tes laboratorium itulah, dokter di UGD, Indah Prameshwari mengatakan Prita 
wajib rawat inap.

Perawatan lantas diambil alih Dokter Spesialis Penyakit Dalam Hengky Gosal, 
yang menyatakan Prita positif demam berdarah. Sejak itulah, infus disuntikkan 
ke tubuhnya, tanpa penjelasan apalagi persetujuan dari Prita dan keluarga. 

Paginya, Dokter Hengky Gosal menginformasikan ada revisi hasil laboratorium. 
Hasil yang 27 ribu, kata Pak Dokter, tak valid. Ternyata hasil yang betul 
adalah trombosit Prita 181 ribu. Ini angka normal. Dengan angka itu, Prita tak 
semestinya dirawat inap.  

Belum lagi sembuh, Prita berkeras pindah rumah sakit. Ini dilakukan karena 
putus asa dengan bergemingnya Rumah Sakit Internasional Omni Tangerang. Seribu 
satu keluhan Prita tak ada yang ditanggapi. Bahkan suami Prita, Andri Nugroho, 
sulit mendapatkan informasi rekam medis dari rumah sakit. 

Tulis keluhan 
Ketika dirawat di RS Bintaro Internasional, Prita menuliskan semua keluhan yang 
dialaminya di RS Omni Tangerang. Ia menulis surat elektronik, tak lama setelah 
dokter di RS Bintaro menyatakan Prita terkena gondongan, bukan demam berdarah, 
seperti kata dokter di Omni. Prita lantas mengirimkan surat itu ke 10 
sahabatnya. Sebatas curhat. Email dikirim Prita pada Jumat, 15 Agustus 2008, 
pada pukul 15.51 WIB. 

Selang sebulan setelah emailnya beredar di berbagai milis, Prita mendapat surat 
pemeriksaan dari Kepolisian Jakarta. Rupanya RS Omni Internasional Tangerang 
keberatan dengan keluhan Prita yang tersebar di dunia maya. Prita dinyatakan 
sebagai tersangka ketika memenuhi panggilan kedua pada 22 Desember 2008. Ini 
untuk gugatan pidana dari RS Omni. 


Proses hukum
Hingga  pada 13 Mei lalu, kehidupan Prita sebagai ibu dua anak balita sekaligus 
karyawan seolah dicabut begitu saja. Usai pemeriksaan oleh Jaksa Rahmawati 
Utami, Prita langsung dijebloskan ke Penjara Khusus Perempuan Tangerang. Sebab 
Kejaksaan Tinggi Tangerang memasukkan pasal 27 dari Undang-undang Informasi dan 
Transaksi Elektronik untuk menjerat Prita. Di situ tertera ancaman hukuman 6 
tahun penjara dengan denda 1 miliar rupiah. RS Omni merasa dirugikan karena 
dalam emailnya Prita mencantumkan kata 'penipuan'. 

Pengacara rumah sakit, Heribertus Hartoyo juga menilai permintaan Prita 
mengada-ada. Sebab hasil tes yang menunjukkan angka trombosit 27 ribu itu tidak 
ada. Menurut dia, dokter memutuskan Prita mesti dirawat karena kondisi Prita 
yang lemah, pusing dan tak bisa makan. 

Masuk penjara 
Prita Mulyasari akhirnya mencicipi seperti apa rasanya menginap di hotel prodeo 
selama 22 hari. Dari luar penjara, Prita kebanjiran dukungan. Mulai dari 
pengguna situs jejaring sosial Facebook, Komnas HAM, Dewan Pers, politisi di 
DPR, serta calon kandidat Presiden yang sedang menjaring simpati dengan segala 
daya upaya. 

Komisioner Komnas HAM Nurcholis menyebut penahanan Prita dengan Undang-undang 
Informasi dan Transaksi Elektronik telah mengubur hak warga untuk berpendapat. 
Yayasan Lembaga Konsumen menilai, kriminalisasi terhadap Prita adalah 
kriminalisasi konsumen. Tak sejalan dengan UU Konsumen, kata pengurus YLKI 
Tulus Abadi. 

Seiring derasnya dukungan bagi Prita, Pengadilan Negeri Tangerang lantas 
mengabulkan penangguhan penahanan yang diajukan Prita dan keluarga. Lalu di 
mana celah bagi warga dan konsumen untuk mengeluh? Kalau menulis bisa masuk 
penjara, jangan-jangan yang tersisa hanya mengeluh dalam hati.


* DEBAT CAPRES MENGECEWAKAN TAPI JADI PEMBELAJARAN
Meski pun debat televisi pertama para capres itu mengecewakan segala penjuru, 
namun debat-tanpa-debat itu dapat menjadi pembelajaran politik bagi transisi 
demokrasi Indonesia. Tiga capres, Megawati, SBY, dan Jusuf Kalla, saling 
menyerang bila berkampanye sendiri sendiri, tapi berbicara senada ketika berada 
di forum yang sama. Namun mereka yang jeli dapat melihat bahwa SBY menguasai 
masalah, JK tangkas, dan Mega tampil spontan dan alami. Debat televisi itu 
menjadi tonggak baru politik Indonesia.  Laporan Aboeprijadi Santoso dari 
Jakarta.
Acara debat tanpa debat itu historis - inilah acara debat pertama dalam sejarah 
jatuh bangunnya demokrasi di Indonesia. Namun, acara itu jauh dari hiruk pikuk 
kampanye, bahkan hambar dan mengecewakan publik. 
Saling serang
Lebih dari seminggu sudah enam capres dan cawapres tampil setiap hari di 
pelosok Nusantara. Setiap kali tampil sendiri, masing masing dengan sengit 
menyerang para pesaingnya. Jusuf Kalla misalnya berulangkali mengklaim banyak 
prestasi pemerintahan SBY-JK adalah hasil keringatnya. Perdamaian Aceh itu 
kerja saya, semua hal diketahui presiden, tapi presiden cuma mengangguk-angguk 
saja, dan semua saya yang tandatangani, katanya. 
Pihak SBY tentu saja segera membalas. Prabowo berulangkali mencuri isu 
neo-liberalisme yang diangkat Amien Rais dan PKS, dan mendorong JK Wiranto 
mengangkat "ekonomi mandiri" dan SBY mengibarkan apa yang disebutnya "ekonomi 
jalan tengah". 
Pamer saja
Tetapi begitu mereka berada di forum yang sama, mereka terkesan saling 
mendukung. Maka debat televisi yang digelar KPU dan dipandu oleh Rektor 
Universitas Paramadina Anies Baswedan itu menjadi tontonan pamer kesantunan 
yang artifisial. Misalnya masalah 4 ½ juta tenaga kerja Indonesia di rantau, 
TKI, yang menghasilkan devisa 90 trilyun rupiah per tahun, tapi nasibnya 
seringkali buruk. Menurut Megawati, soal TKI harus diatur dari dalam negeri. 
Kontan SBY setuju, dan JK mengamini pula. 
Begitu juga soal alutsista, alat utama senjata, dan soal HAM. Rupanya KPU yang 
semula bermaksud menghadirkan sesi saling diskusi antar capres 'head to head', 
satu lawan yang lain, akhirnya membatalkan sesi tersebut. Salah satu kubu, 
diduga kubu SBY, menghimbau perubahan, sehingga acara debat itu menjadi sekadar 
pamer visi misi dan tanya jawab saja. 
Harus jeli 
Namun demikian, mereka yang jeli pun dapat mencatat bahwa SBY tampak menguasai 
masalah, mampu memaparkan secara sistimatis, namun selalu bernada datar dan 
membosankan. Sebaliknya JK jelas tokoh paling piawai, tangkas, menjawab dengan 
terfokus, jeli, dan seringkali jenaka pula. Megawati dihargai justru karena dia 
tampil spontan dan seadanya, meski selalu menjawab secara luas, normatif dan 
umum.
Walhasil, debat pertama membawa pesan yang jelas yaitu publik harus membaca 
elit politiknya secara lebih jeli. Ketiga pasangan mengesankan memiliki 
keprihatinan yang sama, terutama perihal reformasi birokrasi, pembenahan dan 
penyempurnaan alutsista TNI dan kasus Lumpur Lapindo. Namun dapat dicatat 
misalnya keseriusan SBY dan JK dalam mendesak perlunya segera mengesahkan RUU 
Tipikor mengenai pengadilan tindak pidana korupsi. Dan JK adalah orang yang 
ingin cepat cepat menangani masalah. 
Mendua
Sikap para capres yang mendua - saling serang bila berkampanye sendiri, namun 
saling rukun di forum bersama - itu membawa pesan dan kesan seolah mereka hanya 
berpura pura berbeda, atau berpura pura senada. Seperti di masa Orde Baru, 
publik sekarang pun harus membaca pesan pesan yang muncul secara tersirat - 
kecuali bila para tokoh elit tampil sendiri di pelosok Nusantara. Singkatnya, 
tak jeli, pasti sesat. 
Reformasi, dengan kata lain, menghasilkan keterbukaan yang setengah tertutup. 
Namun debat televisi itu, sebagai yang pertama dalam sejarah, historis, dan 
diharapkan dapat memacu transisi menuju demokrasi yang lebih matang.




---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke