--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 19 Juni 2009 14:20 UTC ** AMERIKA BERSIAP DENGAN SERANGAN KORUT ** PEMIMPIN EROPA DUKUNG BARROSO ** LEDAKAN BOM DI BASKIA ** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: MASALAH PENGUNGSI DAN PERSETERUAN MALAYSIA DAN INDONESIA DIPOLITISASI ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MAJIKAN MALAYSIA CEGAH PERBAIKAN NASIB TKI ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PRITA MULYASARI MENCICIPI PENJARA KARENA MENGELUH ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: DEBAT CAPRES: MENGECEWAKAN TAPI JADI PEMBELAJARAN * AMERIKA BERSIAP DENGAN SERANGAN KORUT Menteri pertahanan Amerika Robert Gates mengatakan negaranya bersiap dengan serangan nuklir Korea Utara di Hawai. Washington telah mempersiapkan senjata anti rudal dan radar ke pulau tersebut. Hal itu dipercaya Robert Gates dapat melindungi Hawai. Ketegangan antara Korea Utara dan masyarakat internasional semakin meningkat. Pekan lalu Pyongyang mengancam untuk kembali memproduksi senjata nuklir. Hal itu merupakan balasan atas sanksi baru PBB, yang dikeluarkan setelah Korut menggelar ujicoba nuklir dan rudal. Salah satu dari sanksi itu adalah larangan ekspor senjata. Kementrian pertahanan Amerika mengatakan akan mewaspadai sebuah kapal Korea Utara yang sedang berlayar di laut. Pentagon ingin agar sanksi itu tidak dilanggar. * PEMIMPIN EROPA DUKUNG BARROSO Para pemimpin 27 negara mendukung Manuel Barroso menduduki masa jabatan kedua sebagai ketua Komisi Eropa. Pada hari pertama KTT Uni Eropa di Brussel, negara-negara tersebut mendukung pemimpin asal Portugal tersebut. Parlemen Eropa harus menyepakati penunjukan tersebut. Hal itulah yang sampai saat ini belum terselesaikan. Kubu sosialis dan hijau menentang keras masa jabatan kedua Baroso yang berasal dari kubu kristen demokrat. Pada KTT tersebut para pemimpin Eropa juga sepakat pembentukan kembali badan pengawasan sistem keuangan. Nantinya akan dibentuk dewan khusus yang akan memperingatkan jika sebuah bank terjebak masalah yang dapat mengancam sistem keuangan Eropa. Sementara belum dicapai kesepakatan mengenai referendum Irlandia. Irlandia ingin agar Traktat Lisabon kembali diperkenalkan kepada penduduk yang tahun lalu menolaknya. Untuk mencegah penolakan rakyat maka, Dublin berharap berbagai jaminan dari Uni Eropa misalnya agar netralitas militer tidak dirusak. * LEDAKAN BOM DI BASKIA Seorang tewas dalam sebuah serangan di Baskia, Spanyol. Sebuah mobil dengan bom meledak di tempat parkir di Bilbao. Korban adalah seorang anggota polisi. Serangan bom di wilayah itu biasanya merupakan tanggungjawab kelompok separatis Baskia, ETA. Dalam beberapa waktu terakhir, kelompok tersebut melemah akibat serangkaian penahanan. Dengan berkuasanya pemerintahan sosialis enam pekan lalu di Baskia, maka ETA kembali mengancam serangan teror baru. * PEMIMPIN IRAN INGIN AKHIRI KERUSUHAN Pemimpin spiritual tertinggi Iran, Ayatollah Khameini ingin kerusuhan masal dan demonstrasi berakhir di Iran. Demikian dikatakannya dalam sholat Jumat di Teheran. Ia mengatakan para pemimpin bertanggungjawab jika terjadi lagi pertumpahan darah dalam demonstrasi. Para pendukung pemimpin oposisi Mousavi sudah sepekan lamanya berdemonstrasi menentang hasil perhitungan suara pekan lalu, ketika presiden Ahmadinejad kembali terpilih. Menurut demonstran, terjadi kecurangan besar-besaran. Khameini menyangkal hal itu namun berpendapat tuduhan kecurangan itu harus diselidiki. * AMERIKA DAN EROPA SERUKAN PEMBEBASAN SUU KYI Amerika dan Uni Eropa menyerukan junta militer Myanmar agar segera membebaskan pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi. Jumat, Suu Kyi merayakan ulang tahunnya yang ke 64 di penjara di Yangon. Ia ditahan karena menurut otoritas melanggar peraturan penahanan rumah. Kamis lalu, foto raksaksa Suu Kyi dipasang di gedung parlemen Eropa di Brussel, Belgia. Di internet ucapan selamat ulang tahun mengalir antara lain dari perdana menteri Inggris, Gordon Brown, pemain bola kondang David Beckham dan aktor George Clooney. * OCEAN DREAM TIBA DI ARUBA Kapal pesiar Ocean Dream yang mengangkut tiga awaknya yang terjangkit flu Meksiko akhirnya tiba di Aruba. Sebelum memutuskan siapa saja yang dapat ke darat, sebuah tim medis mengontrol seluruh penumpang dan awak. Jika ada yang memiliki gejala flu Meksiko maka mereka akan kembali diterbangkan ke Spanyol. Sementara penumpang yang sudah sakit harus tinggal di kapal. Selanjutnya otoritas Aruba mengatakan situasi di kapal pesiar itu tidak mengkhawtirkan dan seluruh penumpang dapat turun ke darat. Pekan lalu, diberitakan terdapat kasus flu meksiko di kapal tersebut. Saat itu kapal Ocean Dream sedang berada di pelabuhan Curacao. Kapal itu menangkut 1200 penumpang, di antaranya empat pemegang paspor Belanda yang akhirnya diperbolehkan merapat di Karibia. Hanya di pulau Isla Margarita di Venezuela, tiga ratus penumpang turun, sebagian besar adalah warga Venezuela. * NASA LUNCURKAN ROKET NASA melancarkan roket dari pangkalan Cape Canaveral di Florida yang mengangkut satelit dan alat penyelidikan ruang angkasa ke bulan. Upaya oganisasi ruang angkasa Amerika dimaksudkan untuk melicinkan jalan bagi pembuatan kapal berawak baru. Satelit tersebut akan merekam seluruh permukaan dan mengelilingi bulan setinggi lima puluh kilometer dalam satu tahun. Itu adalah jarak terdekat yang pernah dicapai sebuah satelit selama ini. Data yang diambil akan dapat digunakan antara lain untuk mencari tempat pendaratan yang cocok. Alat penyelidikan ruang angaksa juga akan digunakan untuk mencari mata air di sebuah kawah di kutub selatan. NASA berharap pada 2020 akan mengirim kembali astronot ke bulan. Bulan lalu, tepat empat puluh tahun Neil Armstrong sebagai orang pertama yang menjejakan kakinya di bulan. Astronot terakhir yang mencapai bulan terjadi tahun 1972. * STANFORD SERAHKAN DIRI Milyuner Allen Stanford menyerahkan diri negara bagian Virginia dan langsung ditahan. Ia melaporkan dirinya setelah dituduh menggelapkan dana sekitar delapan milyar dolar. Stanford tidak dapat ditemukan dan dicurigai menipu investor dengan memalsukan hasil investasi. Bahkan ia juga bermain dengan uang di olahraga kriket. Ia menyelenggarakan lima pertandingan kriket antara tim nasional Inggris pemain dari Karibia. Tim pemenang mendapat hadiah 20 jtua dolar. Menurut pengawas bursa Amerika SEC dana sekitar delapan milyar dolar digelapkan. Stanford menyangkal perbuatannya dan menyangkal menipu para investornya. * MEDVEDEV MULAI KUNJUNGAN DI BELANDA Presiden Rusia Dmitri Medvedev Jumat memulai kunjungan dua hari di Belanda. Medvedev akan membuka musium Hermitage di Amstel Amsterdam. Selain itu Medvedev juga akan berbicara dengan kabinet soal hubungan politik, ekonomi, dan kemasyarakatan. Menteri luar negeri Maxime Verhagen menyambut Medvedev di bandara Schiphol. Selanjutnya ratu Beatrix akan menerima presiden Rusia itu di istana Huis ten Bosch di Den Haag. Medvedev akan membuka musium Hermitage petang harinya. Musium itu merupakan cabang dari musium di St Petersburg Rusia. Direktur musium Hermitage Michail Piotrvoski mengatakan kepada Volkskrant bahwa lukisan-lukisan Rembrandt di musium di Hermitage Rusia akan dapat diperlihatkan di Belanda. Museum Hermitage di Rusia memiliki sektitar dua puluh lukisan cerita injil milik Rembrant yang dibeli oleh Tsar Rusia Catharina Agung di abad 18. * DELAPAN TIM F1 LEPASKAN DIRI DARI FIA Delapan tim balap Formula satu akan melepaskan diri dari lomba yang digelar Federasi Otomotif Internasional FIA dalam musim kompetisi berikutnya. Mereka akan menggelar kompetisi terpisah. Di antara delapan tim formula satu itu terdapat nama-nama besar seperti Ferrari, Renault, Brawn dan McLaren, tim juara dunia asal Inggris Lewis Hamilton. Kedelapan tim itu menolak menyepakati peraturan baru FIA yang antara lain akan merampingkan anggaran setiap tim menjadi 45 juta euro. Kedelapan tim tersebut mengumumkan rencana mereka di Silverstone, tempat penyelenggaran lomba balap formula satu di Britania. * DIDENDA KARENA MENGUNDUH Di Minnesota, Amerika, seorang hakim memvonis hukuman denda 1,9 juta dolar pada nyonya Jammie Thomas-Rassett, karena mengunduh ilegal 24 lagu dari internet. Itu berarti denda sebesar 80.000 per lagu. Jammie Thomas-Rassett adalah seorang ibu tanpa suami, yang harus menghidupi empat orang anak. Uang denda harus dibayarkan pada enam perusahaan rekaman Induk perusahaan rekaman Amerika, RIAA, menuntut ribuan orang karena mengunduh atau melakukan tukar-menukar musik tanpa izin. Dengan sebagian besar orang yang diseret ke pengadilan, pada akhirnya berhasil dicapai kesepakatan damai, dengan pembayaran ganti rugi antara tiga sampai lima ribu dolar. Nyonya Jammie Thomas-Rassett menolak usul pembayaran ganti rugi damai ini. Sementara itu RIAA menyatakan, pada masa mendatang, mereka akan lebih mengarahkan aksi pada berbagai perusahaan provider internet, yang tidak bersedia melakukan upaya apa pun pada para pelanggan mereka, agar setiap kali mengunduh lagu, tidak lupa membayar pada perusahaan rekaman. * BERITA BURSA Pialang di lantai bursa Eropa tetap berharap akan adanya perbaikan ekonomi. Indeks AEX di Amsterdam dibuka dengan nada positif yaitu dengan keuntungan 1,2 persen pada 256,45 poin. Sementara indeks Nikkei di Tokyo ditutup dengan keuntungan 0,9 persen pada 9786,26 poin. Nilai tukar euro tercatat $ 1,3908 Satu euro sama dengan Rp 14.566 Satu dolar setara dengan Rp 10.459 * MASALAH PENGUNGSI DAN PERSETERUAN MALAYSIA DAN INDONESIA DIPOLITISASI Harian de Volkskrant menulis, PBB harus mengurus para pengungsi dengan baik. Masa depan penuh damai bagi banyak negara tidaklah memungkinkan, jika masalah pengungsi tidak dibereskan. Di seluruh dunia ada 40 juta pengungsi. Pada hari pengungsi sedunia ada lebih dari seratus negara yang hadir memecahkan masalah pengungsi. Masalah yang merupakan pokok penting dalam sebuah misi perdamaian. Menurut penasihat pengungsi PBB Patrick Cammaert para pengungsi juga membutuhkan bahan bangunan selain makanan. Jika keamanan di sebuah wilayah sudah kembali normal maka pasukan PBB seharusnya tidak ditugaskan lagi untuk menjaga keamanan kamp pengungsi. Untuk itu sangatlah penting jika para pengungsi ketika kembali ke tempat asalnya mendapatkan barang bantuan yang tidak saja berisi makanan namun juga barang untuk membangun rumahnya. Dipercayai, bantuan lengkap terhadap para pengungsi jika mereka kembali, tidak hanya menghapus akar permasalahan konflik namun juga mencegah konflik lainnya. Dari masalah pengungsi kita beralih ke masalah Indonesia-Malaysia Harian sore NRC Handelsblad menulis perselisihan klasik antara dua "saudara" Indonesia dan Malaysia. Masalah tersebut dipolitisasi oleh para calon presiden. Tema Ganyang Malaysia kini semakin nyaring terdengar menjelang pemilihan presiden bulan depan. Cocok jika memang para capres ingin mengambil keuntungan dari perasaan nasionalisme. Namun mengapa Malaysia dan Indonesia yang memiliki bahasa sama dan budaya yang hampir sama saling bermusuhan? Permusuhan itu bahkan meningkat akhir-akhir ini. Menyangkut soal Ambalat, kasus Manohara, soal lagu Rasa Sayang, sampai akhirnya Malaysia menggunakan batik dan reog Ponogoro sebagai promosi pariwisata mereka. Namun dengan mendekatnya pemilihan presiden para calon pun beramai-ramai menyampaikan masalah ini untuk merebut pemilih. Presiden SBY misalnya menyatakan tidak akan menempuh kompromi. Sementara Jusuf Kalla tidak mau kalah dan melontarkan siap untuk perang. Penyebab utama perselisihan itu menurut Rizal Sukma dari Pusat Studi Strategis dan Internasional CSIS seperti dikutip NRC Handelsblad karena Indonesia dulu selalu dianggap kakak laki-laki Malaysia. Namun Malaysia malah saat ini menjadi negara yang lebih sejahtera dibanding Indonesia. Sementara itu Indonesia menganggap Malaysia melupakan bantuan yang pernah diberikan kepada Malaysia di tahun 70an. Malaysia, menurut Indonesia kini menganggap rendah Indonesia. Sebaliknya Malaysia justru masih memiliki rasa rendah diri dengan Indonesia. Hal itu karena banyak sekali lagu-lagu film dan buku Indonesia di Malaysia. Sementara barang-barang Malaysia tidak bisa didapat dengan mudah di Indonesia. Akibatnya tahun lalu Malaysia menetapkan seluruh stasiun radio di Malaysia hanya boleh memutar sepuluh persen lagu Indonesia dari waktu siarnya. Malaysia juga mempersalahkan TKI Indonesia yang menjadi sumber kriminalitas. Untuk itu lebih baik jika retorika dua saudara dihentikan saja. Karena hal itu menimbulkan harapan yang terlampau tinggi dan pada akhirnya menimbulkan perselisihan. Demikian NRC Handelsblad dan sekian pula ulasan pers kali ini. * MAJIKAN MALAYSIA CEGAH PERBAIKAN NASIB TKI Pemerintah Malaysia berencana mengeluarkan peraturan yang mewajibkan majikan untuk memberikan libur satu hari kepada para pembantu. Berbagai NGO di Malaysia menyambut positif peraturan tersebut. Namun menurut jajak pendapat Koran Malaysia, Star, para majikan menentang. Laporan Redaksi Indonesia RNW. Maria tinggal di Johor dan mempekerjakan seorang pembantu rumah tangga asal Indonesia, Siti. Dia setuju saja ada peraturan yang memberikan waktu libur kepada pembantu. Tapi ia juga mempertanyakan peraturan tersebut. "Kalau pembantu kita cutikan seminggu sekali, dia pun mau kemana? Baguskan kalau dia memang minta yang kita kasih", kata Maria. Siti, TKI yang bekerja untuk Maria, selama lima tahun bekerja belum pernah ada masalah dengan liburan. Namun ia tetap menganggap penting ada peraturan yang mengatur tentang hari libur pembantu. "Untuk para majikan yang tak mengerti hak pembantu itu perlu. Tapi buat saya tidak perlu karena Alhamdulilah majikan saya baik", jelas Siti. Tentangan Sekitar 370 ribu TKI bekerja sebagai pembantu di Malaysia. Saat ini belum ada peraturan untuk melindungi hak-hak para pembantu Indonesia tersebut. Nasib mereka tergantung kepada para majikan. Peraturan ini bisa dianggap sebagai langkah untuk memperbaiki posisi TKI Indonesia. Namun demikian peraturan baru ini mendapat tentangan dari kalangan menengah ke atas Malysia, baik itu majikan maupun perbagai perusahaan penyalur tenaga kerja. Menurut jajak pendapat yang dilakukan oleh Koran Star lebih dari 70 persen majikan menentang peraturan tersebut. Menurut Tian Chua dari Labour Resource Centre Malaysia, hal ini bisa menjadi batu sandungan bagi penerapan undang-undang ini. "Para majikan itu punya pengaruh politik yang cukup besar. Saya khawatir kalau pemerintah Malaysia tidak tegas, peraturan ini tidak akan disetujui," ungkap Tian Chua. Tidak cukup Menurut Umu Hilmi dari Universitas Brawijaya, perlindungan terhadap hak pembantu Indonesia tidak cukup hanya dengan peraturan satu hari seminggu libur ini. "Peraturan itu harus dibarengi dengan kebebasan untuk berorganisasi, karena kalau tidak, hal itu tidak akan berguna." Masalah lain yang perlu ditangani menurut Umu Hilmi adalah masalah mentalitas para majikan Malaysia. "Banyak yang masih menganggap mereka bisa semena-mena terhadap pembantu dari Indonesia, karena mereka datang dari negara yang lebih miskin", kata Umu. * Normal;heading 1;heading 2; GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: ORANG IRAN DI BELANDA MARAH DAN TAKUT ORANG IRAN DI BELANDA MARAH DAN TAKUT Orang Iran di Belanda sangat marah jika melihat kejadian di tanah airnya. Mereka khawatirkan keluarganya di Iran. Hari-hari terakhir mereka menyanyi dan berteriak "Di mana suaraku?" di depan kedutaan Iran di Den Haag. Banyak pendemo adalah mahasiswa yang keluarganya ada di Iran, tetapi ada juga yang sudah lama di Belanda. Koresponden RNW Klaas den Tek berbicara dengan tiga orang pendemo yang bergantian emosional, marah, optimistis dan takut. Perkelahian Salah satu perempuan mengatakan dia yakin 70 persen suara untuk calon reformis Mir Hossein Mousavi. Mousavi memberikan rakyat Iran harapan, suatu hari Iran akan demokratis. Sebuah harapan yang dia pelihara sejak Revolusi Iran pada tahun 1979. "Saya termasuk yang memperjuangkan hak azasi manusia dan kebebasan di Iran tiga puluh tahun lalu. Ketika itu, umur saya 16 tahun. Pada saat ini saya mendampingi anak perempuan yang umurnya 20 tahun, dan kami berjuang bersama. Beberapa tahun lalu ini tidak mungkin, namun sekarang saya yakin, kami bisa." Optimis Para demonstran di Den Haag menolak namanya disebut karena takut membahayakan keluarganya di Iran. Mereka kini sulit menghubungi keluarga, karena rezim Iran memutus komunikasi selular dan memblokir beberapa halaman internet yang penting. Satu orang mengatakan seluruh sistem Iran memerlukan perubahan, dan ia yakin itu akan terjadi. "Beberapa anggota keluarga saya dibunuh oleh rezim ini, tapi yang lain masih tinggal di Iran. Mereka ditekan dan dalam situasi yang buruk. Akan tetapi saya sangat optimis kali ini rakyat akan menang." Tangan kosong Tidak semua orang setuju dengan sentimen ini. Pendemo lain, yang orang tua dan saudara perempuannya tinggal di propinsi asal Mousavi, Azerbaijan, mengatakan, ia tidak mencoba menghubungi keluarganya. Ia anggap, hal itu terlalu berbahaya. Di Iran tidak ada yang pernah tahu apa yang bisa terjadi. Dia khawatir keamanan keluarganya. Menurutnya protes di Iran tidak akan memperbaiki keadaannya. "Rakyat Iran sebenarnya tidak punya kemampuan untuk mengubah pemerintah. Semuanya ada di pemerintah: kekuasaan, senjata, semuanya. Rakyat tidak punya apa-apa, mereka berjuang dengan tangan kosong. Demo seperti ini juga terjadi sepuluh tahun lalu. Mereka turun ke jalan dan menyerukan hal-hal yang sama, tapi tidak terjadi perubahan apa pun." * PRITA MULYASARI MENCICIPI PENJARA KARENA MENGELUH Berhati-hatilah kalau mengeluh. Pesan ini yang membekas di benak banyak orang setelah kasus Prita Mulyasari mencuat. Siapa pernah menyangka, email ke 10 teman berisi keluhan terhadap pelayanan RS Omni Internasional Tangerang berbuntut ke penjara. Prita yang karyawan bank, Prita yang ibu dari dua balita, tak pernah menyangka bakal mencicipi penjara atau berurusan dengan Pengadilan. Laporan Reporter KBR68H Irvan Imamsyah. 'Ketemu anak, cuma itu. Mau minta maaf. Bundanya dah bohong kalau sakit, padahal bundanya di penjara." Cuma itu yang dipikirkan Prita Mulyasari dari balik jeruji Penjara Wanita Tangerang, Banten. Lekas keluar dari penjara. Tiga pekan Prita tak bisa bertemu suami dan kedua anak balitanya. Ia tak sempat berpamitan, apalagi menjelaskan kepada anak-anaknya kalau Bunda mereka harus menjalani ini semua karena mengeluh lewat surat elektronik. Padahal apa yang disampaikan Prita pada Agustus 2008 lalu semata-mata keluhan sebagai konsumen. Tapi Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutera Tangerang menggugat Prita karena merasa nama baiknya tercemar. Salah diagnosis? Pangkal mulanya adalah Jumat malam bertanggal 7 Agustus 2008. Pukul 20.30 malam, Prita datang ke RS Omni Internasional Alam Sutera Tangerang dengan kondisi panas tinggi dan pusing. Suhu badan dicek, hasilnya 39 derajat Celcius. Prita lantas cek darah dengan hasil trombositnya anjlok sampai 27 ribu, jauh dari kondisi normal yang mestinya antara 150 sampai 200 ribu. Berdasarkan hasil tes laboratorium itulah, dokter di UGD, Indah Prameshwari mengatakan Prita wajib rawat inap. Perawatan lantas diambil alih Dokter Spesialis Penyakit Dalam Hengky Gosal, yang menyatakan Prita positif demam berdarah. Sejak itulah, infus disuntikkan ke tubuhnya, tanpa penjelasan apalagi persetujuan dari Prita dan keluarga. Paginya, Dokter Hengky Gosal menginformasikan ada revisi hasil laboratorium. Hasil yang 27 ribu, kata Pak Dokter, tak valid. Ternyata hasil yang betul adalah trombosit Prita 181 ribu. Ini angka normal. Dengan angka itu, Prita tak semestinya dirawat inap. Belum lagi sembuh, Prita berkeras pindah rumah sakit. Ini dilakukan karena putus asa dengan bergemingnya Rumah Sakit Internasional Omni Tangerang. Seribu satu keluhan Prita tak ada yang ditanggapi. Bahkan suami Prita, Andri Nugroho, sulit mendapatkan informasi rekam medis dari rumah sakit. Tulis keluhan Ketika dirawat di RS Bintaro Internasional, Prita menuliskan semua keluhan yang dialaminya di RS Omni Tangerang. Ia menulis surat elektronik, tak lama setelah dokter di RS Bintaro menyatakan Prita terkena gondongan, bukan demam berdarah, seperti kata dokter di Omni. Prita lantas mengirimkan surat itu ke 10 sahabatnya. Sebatas curhat. Email dikirim Prita pada Jumat, 15 Agustus 2008, pada pukul 15.51 WIB. Selang sebulan setelah emailnya beredar di berbagai milis, Prita mendapat surat pemeriksaan dari Kepolisian Jakarta. Rupanya RS Omni Internasional Tangerang keberatan dengan keluhan Prita yang tersebar di dunia maya. Prita dinyatakan sebagai tersangka ketika memenuhi panggilan kedua pada 22 Desember 2008. Ini untuk gugatan pidana dari RS Omni. Proses hukum Hingga pada 13 Mei lalu, kehidupan Prita sebagai ibu dua anak balita sekaligus karyawan seolah dicabut begitu saja. Usai pemeriksaan oleh Jaksa Rahmawati Utami, Prita langsung dijebloskan ke Penjara Khusus Perempuan Tangerang. Sebab Kejaksaan Tinggi Tangerang memasukkan pasal 27 dari Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik untuk menjerat Prita. Di situ tertera ancaman hukuman 6 tahun penjara dengan denda 1 miliar rupiah. RS Omni merasa dirugikan karena dalam emailnya Prita mencantumkan kata 'penipuan'. Pengacara rumah sakit, Heribertus Hartoyo juga menilai permintaan Prita mengada-ada. Sebab hasil tes yang menunjukkan angka trombosit 27 ribu itu tidak ada. Menurut dia, dokter memutuskan Prita mesti dirawat karena kondisi Prita yang lemah, pusing dan tak bisa makan. Masuk penjara Prita Mulyasari akhirnya mencicipi seperti apa rasanya menginap di hotel prodeo selama 22 hari. Dari luar penjara, Prita kebanjiran dukungan. Mulai dari pengguna situs jejaring sosial Facebook, Komnas HAM, Dewan Pers, politisi di DPR, serta calon kandidat Presiden yang sedang menjaring simpati dengan segala daya upaya. Komisioner Komnas HAM Nurcholis menyebut penahanan Prita dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik telah mengubur hak warga untuk berpendapat. Yayasan Lembaga Konsumen menilai, kriminalisasi terhadap Prita adalah kriminalisasi konsumen. Tak sejalan dengan UU Konsumen, kata pengurus YLKI Tulus Abadi. Seiring derasnya dukungan bagi Prita, Pengadilan Negeri Tangerang lantas mengabulkan penangguhan penahanan yang diajukan Prita dan keluarga. Lalu di mana celah bagi warga dan konsumen untuk mengeluh? Kalau menulis bisa masuk penjara, jangan-jangan yang tersisa hanya mengeluh dalam hati. * DEBAT CAPRES MENGECEWAKAN TAPI JADI PEMBELAJARAN Meski pun debat televisi pertama para capres itu mengecewakan segala penjuru, namun debat-tanpa-debat itu dapat menjadi pembelajaran politik bagi transisi demokrasi Indonesia. Tiga capres, Megawati, SBY, dan Jusuf Kalla, saling menyerang bila berkampanye sendiri sendiri, tapi berbicara senada ketika berada di forum yang sama. Namun mereka yang jeli dapat melihat bahwa SBY menguasai masalah, JK tangkas, dan Mega tampil spontan dan alami. Debat televisi itu menjadi tonggak baru politik Indonesia. Laporan Aboeprijadi Santoso dari Jakarta. Acara debat tanpa debat itu historis - inilah acara debat pertama dalam sejarah jatuh bangunnya demokrasi di Indonesia. Namun, acara itu jauh dari hiruk pikuk kampanye, bahkan hambar dan mengecewakan publik. Saling serang Lebih dari seminggu sudah enam capres dan cawapres tampil setiap hari di pelosok Nusantara. Setiap kali tampil sendiri, masing masing dengan sengit menyerang para pesaingnya. Jusuf Kalla misalnya berulangkali mengklaim banyak prestasi pemerintahan SBY-JK adalah hasil keringatnya. Perdamaian Aceh itu kerja saya, semua hal diketahui presiden, tapi presiden cuma mengangguk-angguk saja, dan semua saya yang tandatangani, katanya. Pihak SBY tentu saja segera membalas. Prabowo berulangkali mencuri isu neo-liberalisme yang diangkat Amien Rais dan PKS, dan mendorong JK Wiranto mengangkat "ekonomi mandiri" dan SBY mengibarkan apa yang disebutnya "ekonomi jalan tengah". Pamer saja Tetapi begitu mereka berada di forum yang sama, mereka terkesan saling mendukung. Maka debat televisi yang digelar KPU dan dipandu oleh Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan itu menjadi tontonan pamer kesantunan yang artifisial. Misalnya masalah 4 ½ juta tenaga kerja Indonesia di rantau, TKI, yang menghasilkan devisa 90 trilyun rupiah per tahun, tapi nasibnya seringkali buruk. Menurut Megawati, soal TKI harus diatur dari dalam negeri. Kontan SBY setuju, dan JK mengamini pula. Begitu juga soal alutsista, alat utama senjata, dan soal HAM. Rupanya KPU yang semula bermaksud menghadirkan sesi saling diskusi antar capres 'head to head', satu lawan yang lain, akhirnya membatalkan sesi tersebut. Salah satu kubu, diduga kubu SBY, menghimbau perubahan, sehingga acara debat itu menjadi sekadar pamer visi misi dan tanya jawab saja. Harus jeli Namun demikian, mereka yang jeli pun dapat mencatat bahwa SBY tampak menguasai masalah, mampu memaparkan secara sistimatis, namun selalu bernada datar dan membosankan. Sebaliknya JK jelas tokoh paling piawai, tangkas, menjawab dengan terfokus, jeli, dan seringkali jenaka pula. Megawati dihargai justru karena dia tampil spontan dan seadanya, meski selalu menjawab secara luas, normatif dan umum. Walhasil, debat pertama membawa pesan yang jelas yaitu publik harus membaca elit politiknya secara lebih jeli. Ketiga pasangan mengesankan memiliki keprihatinan yang sama, terutama perihal reformasi birokrasi, pembenahan dan penyempurnaan alutsista TNI dan kasus Lumpur Lapindo. Namun dapat dicatat misalnya keseriusan SBY dan JK dalam mendesak perlunya segera mengesahkan RUU Tipikor mengenai pengadilan tindak pidana korupsi. Dan JK adalah orang yang ingin cepat cepat menangani masalah. Mendua Sikap para capres yang mendua - saling serang bila berkampanye sendiri, namun saling rukun di forum bersama - itu membawa pesan dan kesan seolah mereka hanya berpura pura berbeda, atau berpura pura senada. Seperti di masa Orde Baru, publik sekarang pun harus membaca pesan pesan yang muncul secara tersirat - kecuali bila para tokoh elit tampil sendiri di pelosok Nusantara. Singkatnya, tak jeli, pasti sesat. Reformasi, dengan kata lain, menghasilkan keterbukaan yang setengah tertutup. Namun debat televisi itu, sebagai yang pertama dalam sejarah, historis, dan diharapkan dapat memacu transisi menuju demokrasi yang lebih matang. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
