---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Sabtu 20 Juni 2009 13:00 UTC



** KASUS GURU RENANG CABUL RUSAK KEPERCAYAAN

** CABANG HERMITAGE DI AMSTERDAM

** GEMPA GUNCANG BENGKULU

** PIDATO KHAMENEI MEMPRIHATINKAN

** PENGHITUNGAN ULANG SEBAGIAN SUARA IRAN



* KASUS GURU RENANG CABUL RUSAK KEPERCAYAAN
 
Amarah dan kekhawatiran besar mewarnai pemberitaan pelecehan seksual puluhan 
remaja dan anak putri di pelbagai kolam renang kawasan Den Bosch. Kasus ini 
juga melepaskan emosi orang yang tidak terlibat langsung. Orang tua anak 
penyandang cacat mental ekstra waspada. Pakar menuntut tindakan konkrit. 
Laporan Robert Chesal. 
 
"Ya, itu membuat saya sangat marah. Sangat sangat marah." Putri Annebeth 
Bresser menderita cacat mental. Ketika perempuan asal Nijmegen mendengar 
kejadian di Den Bosch, kekhawatiran yang sudah lama dirasakannya langsung 
muncul. "Sebagai seorang ibu saya selalu takut: Anak ini tidak berdaya. Tidak 
bisa dan tidak akan bisa ngomong. Ia bisa menjadi korban orang yang berniat 
buruk. Itulah yang terjadi sekarang."
 
Pekan ini terungkap hampir 100 anak gadis, kebanyakan penyandang cacat mental 
berusia antara enam sampai 16 tahun, menjadi korban pelecehan seksual di 
pelbagai kolam renang di Den Bosch dan sekitarnya. Tersangka adalah guru 
renang, spesialisasi memberikan les renang kepada anak-anak penyandang cacat.
 
Kasus ini menggambarkan apa yang begitu ditakuti banyak orang tua anak 
penyandang cacat. Floor, 14 tahun, putri Annebeth, terus-menerus berhubungan 
dengan pelayan kesehatan dan lembaga lain. Ia butuh bantuan 24 jam per hari. Ia 
misalnya harus diantar ke sekolah dengan taksi. 
 
"Sebenarnya sudah mulai dari situ. Mempercayakan anak kepada sopir. Sebagai 
orang tua, saya tidak mau mencurigai dia. Tapi kalau saya boleh jujur, saya 
sebenarnya selalu melakukan penilaian terhadap orang lain. Sopir kami sangat 
baik. Itu jelas. Tapi bahkan kalau begitu, bisa saja terjadi orang lain 
mengatakan kepada anda 'kamu tahu nggak sopir kamu itu...."
 
1000 perawat
Menurut penelitian internasional, 40% anak-anak penyandang cacat mental korban 
pelecehan. Anak-anak itu sering berhubungan dengan pihak pelayan kesehatan 
seperti ahli fisioterapi, ahli logopedia, spesialis medis dan juga guru. Karena 
itu, demikian Aafke Scharloo, psikolog dan orthopedagog, kemungkinan terjadinya 
pelecehan lebih besar. 
 
"Penelitian menunjukkan penyandang cacat yang tidak tinggal di rumah, melainkan 
di sebuah tempat penampungan, dalam hidupnya, berhubungan dengan seribu pelayan 
kesehatan atau instansi lain. Kemungkinan di antara mereka ada orang jahat, 
jauh lebih besar ketimbang anak itu dibesarkan di rumah sendiri."
 
Curiga
Bagaimana bisa mengenali pelecehan pada anak penyandang cacat mental? 
"Kebanyakan orang kebetulan tahu," kata Scharloo. 
 
"Memang terlihat beberapa perubahan perilaku. Anak sulit tidur, menunjukkan 
gejala stress, tidak mau lagi ke suatu tempat.  Tapi masuk akal apabila orang 
tua tidak langsung mengaitkan itu dengan pelecehan seksual. Mungkin akan lebih 
baik kalau orang tua tidak memikirkan itu sepanjang hari. Tapi itu juga bisa 
menjadi salah satu alasan mengapa begitu lama sebelum diketahui terjadi 
pelecehan."

Karena itu patut jika orang curiga, kata Scharloo. 
 
Pencegahan
Setelah diketahui bahwa sebenarnya sudah lama beredar desas-desus tentang guru 
renang Den Bosch, pecahlah diskusi tentang tindakan pencegahan. Di luar sekolah 
tidak banyak lembaga untuk penyandang cacat mental yang menuntut bukti perilaku 
baik stafnya. Itu tidak bisa diterima, kata Aafke Scharloo.
 
"Itu sebenarnya tindakan sederhana. Selain itu lembaga-lembaga juga bisa 
menyusun daftar hitam staf yang pernah membuat kesalahan. Serikat buruh 
menentang itu. Tapi apa yang lebih penting. Keamananan orang atau undang undang 
kerja?"
 
Juga orang tua bisa membantu dalam pencegahan peristiwa seperti ini. 
 
Tapi, kata Annebeth Bresser, " saya tahu saya tidak bisa mengajar anak saya 
tidak merangkul orang lain. Itu sering dilakukannya. Ia selalu bersikap hangat 
kepada orang lain. Tidak ada batas baginya mencium orang lain. Akibat insiden 
seperti di Den Bosch, saya merasa lebih cepat curiga. Sebaiknya saya sendiri 
mengantar Floor ke sekolah? Tapi mustahil melakukan itu setiap hari. Sedikit 
yang saya bisa lakukan untuk tetap melindungi dia. Suatu hari saya toh harus 
melepaskannya hidup mandiri."


* CABANG HERMITAGE DI AMSTERDAM
 
Jumat kemarin di Amsterdam, Ratu Beatrix dan Presiden Rusia Medvedev, membuka 
cabang museum Petersburg, Hermitage. Di museum yang terletak di sungai De 
Amstel, orang dapat melihat bagian koleksi jutaan karya Istana Musim Dingin 
Sint Petersburg. Bagi Amsterdam ini suatu atraksi tambahan. Sementara bagi 
Rusia ini kesempatan baru memperkenalkan budaya sendiri. Laporan Margreet 
Strijbosch.
 
Di balai dansa di museum Hermitage tepi sungai Amstel, kita dapat melihat 
lemari kaca berisi gaun pesta dansa terbuat dari brokat dan sutra, dihiasi batu 
permata. Gaun-gaun ini berasal dari abad ke-19 dan milik putri dan permaisuri 
Rusia. Juga pakaian lebih sederhana pasangannya terlihat di sini. 
 
Pameran dibagi antara dua ruangan besar dan 42 lemari. Sampai tahun 2007 silam, 
di bangunan ini masih dirawat lansia Amsterdam. Kini bangunan abad ke-17 
dirubah menjadi cabang Istana Musim Dingin St. Petersburg di Belanda. 
 
Dengan pameran berjudul 'di Istana Rusia', cabang Hermitage sungai Amstel ini 
resmi membuka pintunya. Ini hasil kerja sama bertahun-tahun dua direktur 
museum, Ernst Veen dari Belanda dan Michail Pjotrovski dari Rusia. Dua belah 
pihak sangat diuntungkan dengan inisiatif ini, kata Pjotrovski. 
 
Michail Pjotrovski: "Sebagai hasil kerja sama, kami -Hermitage- menerima 
ruangan tambahan untuk memperlihatkan koleksi kami dan memberi interpretasi 
tentang sejarah Rusia dan dunia. Sebagian pembiayaan Hermitage diganti, 1 euro 
untuk setiap pengunjung. Menurut pengalaman, pengunjung cenderung untuk juga 
datang ke Hermitage di St. Petersburg. Teman-teman dari Belanda mendapat 
kesempatan unik melihat koleksi besar kami. Saya berharap tercipta kemungkinan 
bagi turis untuk memperpanjang kunjungan ke Amsterdam dengan satu hari."
 
Amsterdam memang butuh satu museum lagi. Dua museum terpenting ibukota, 
Rijksmuseum dan Stedelijk Museum sudah beberapa tahun tutup karena renovasi. 
Akibatnya jumlah turis asing yang datang ke ibukota turun. Dua direktur juga 
menegaskan Hermitage di sungai Amstel melengkapi museum yang sudah ada dan 
tidak perlu dianggap sebagai saingan.
 
Ernst Veen, direktur museum Belanda, dalam wawancara pers sebelum pembukaan, 
menempatkan kerja sama dengan Hermitage Sint Petersburg dalam konteks historis.
 
Ernst Veen: "Semua ini bermula tahun 1696. Peter Yang Agung datang ke Belanda. 
Ia mulai sangat tertarik dengan Amsterdam. Ia ingin membangun kota baru. 
Amsterdam menjadi contoh St. Petersburg. Koleksi pertama Hermitage di St. 
Peterseburg disusun 222 seniman Belanda. Keluarga Romanov dan keluarga kerajaan 
Belanda menjalin hubungan. Pengusaha Belanda menetap di St. Petersburg dari 
tahun 1703 hingga 1917 (Tahun Revolusi Rusia, Red.)." 
 
Ketika akhir tahun 1991 Tirai Besi definitif hancur, mulailah kerja sama antara 
dua direktur museum. Empat pameran Rusia di Nieuwe Kerk Amsterdam menarik 
sedemikian banyak publik, sehingga timbullah ide di benak Ernst Veen membuka 
cabang Hermitage di kotanya. Hermitage memiliki tiga juta benda. Untuk pameran 
berjudul Di Istana Rusia dipajang sekitar 2000 benda. Jadi masih cukup banyak 
pameran yang bisa digelar Ernst Veen. 
 
Veen dan Pjotrovski menunjuk pada karakter unik kerja sama. Ini juga berlaku 
bagi pembiayaan. Bukan hanya tiga pemerintah berbeda (yakni kotapraja, propinsi 
dan negara) turut membiayainya, melainkan juga banyak organisasi dan perusahaan 
besar. Diharapkan calon pengunjung bisa menyumbang separuh pemasukan yang 
diperlukan. Sisanya berasal dari pihak sponsor, yang sebelum krisis ekonomi 
sudah menyatakan turut membantu. Itu sudah ditetapkan dalam kontrak. Veen 
merasa mendapat banyak rejeki dalam realisasi istana musim Amsterdam. Dan juga 
Pjotrovski yakin tsar Peter Yang Agung pasti akan sangat puas dengan hasilnya.




* GEMPA GUNCANG BENGKULU

Gempa berkekuatan 6,0 pada Skala Richter mengguncang Bengkulu. Sejauh ini belum 
ada laporan tentang korban atau kerusakan. Menurut Badan Meteorologi dan 
Geofisika Jakarta, pusat gempa terletak di perairan 72 kilometer barat daya 
dari Bintuhan, dengan kedalaman 28 kilometer. Tidak dikeluarkan peringatan 
tsunami.


* PIDATO KHAMENEI MEMPRIHATINKAN

Presiden Amerika Barack Obama sangat prihatin tentang pidato Ayatollah Ali 
Khamenei. Pemimpin tertinggi Iran ingin agar rangkaian protes terhadap hasil 
pemilu berakhir seketika. 

Khamenei juga menyalahkan negara-negara Barat atas kerusuhan di negerinya. 
Kalau demonstrasi massal tetap berlangsung, pemimpin oposisi bertanggung jawab 
atas pertumpahan darah selanjutnya, kata Khamenei. 

Obama terutama khawatir tentang nada ungkapan Ayatollah dan memperingatkan 
dunia terus akan mengamati Iran. Juga pemimpin pemerintah Eropa menanggapi 
negatif pidato Khamenei. Kanselir Jerman menyebut pidato sangat mengecewakan. 
Menurut Perdana Menteri Britania, Gordon Brown, Iran harus menunjukkan dulu 
pemilu berjalan jurdil. 

Masih belum jelas apakah hari ini kembali digelar demonstrasi di Iran. Seusai 
pidato Khamenei, capres yang dikalahkan, Mir Hossein Mousavi menyatakan tidak 
berencana menyerukan protes-protes baru.


* PENGHITUNGAN ULANG SEBAGIAN SUARA IRAN

Penguasa Iran menyatakan bersedia melakukan penghitungan ulang sebagian suara. 
Itu harus mengakhiri keraguan tentang terpilihnya kembali Presiden Mahmoud 
Ahmadinejad. 

Apa yang disebut Dewan Pelindung ingin melakukan penghitungan ulang sepuluh 
persen suara. Proses itu akan dihadiri tiga calon presiden oposisi. Presiden 
Ahmadinejad menang mutlak pemilu pekan lalu. Menurut oposisi pemilu diwarnai 
kecurangan. Hari-hari belakangan di ibukota Teheran digelar demonstrasi massal. 

Masih dipertanyakan apakah unjuk rasa akan terus berlanjut. Pemimpin tertinggi 
Iran, Ayatollah Ali Khamenei Jumat kemarin mengimbau masyarakat mengakhiri 
demonstrasi. Polisi mengumumkan akan bertindak keras terhadap para pengunjuk 
rasa. 

Salah satu calon oposisi, Mehdi Karoubi telah menyatakan tidak melanjutkan 
demonstrasi.


* WARGA TEWAS AKIBAT KESALAHAN PASUKAN AS
 
Akibat kesalahan pasukan Amerika, Mei lalu di Afganistan, puluhan warga sipil 
tewas. Demikian tercantum dalam laporan Pentagon. 
 
Empat Mei lalu, di propinsi Farah dilancarkan sebanyak tujuh serangan udara 
terhadap pejuang Taliban.  Hasil penelitian Amerika menunjukkan tiga serangan 
tidak sesuai peraturan. Laporan menyebut pemboman menewaskan sedikitnya 26 
warga sipil. Tapi jumlah itu bisa beberapa kali lebih tinggi. 
 
Amerika dan Afganistan sudah berminggu-minggu berdiskusi tentang jumlah korban 
warga sipil. Presiden Afgan, Hamid Karzai tetap pada pendiriannya, serangan 
menewaskan 140 warga sipil.




* POLISI  BANTU SELUNDUPKAN NARKOBA

Seorang polisi ditangkap di Suriname terkait penyelundupan narkoba. Kabarnya, 
Mei lalu ia membantu lima karyawan maskapai penerbangan SLM menyelundupkan 
sebanyak sembilan kilogram kokain ke Belanda. 

Akibat pemeriksaan ketat bandara Schiphol, narkoba gagal diturunkan dari 
pesawat. Narkoba ditemukan ketika pesawat kembali ke Suriname. 

Karyawan SLM ditangkap awal pekan ini di Paramaribo. Menurut pihak kehakiman 
Suriname, mereka anggota kelompok yang sudah beberapa kali menyembunyikan 
narkoba di pesawat terbang untuk kemudian diselundupkan keluar Suriname. 

Polisi yang ditangkap dalam kasus tersebut adalah anggota apa yang disebut tim 
JAP. Tim itu justru didirikan untuk memberantas penyelundupan narkoba.


* PENYELIDIKAN PIDANA DALAM SKANDAL DEKLARASI

Atas perintah Scotland Yard, polisi Britania melakukan penyelidikan pidana 
terhadap beberapa pemeran utama skandal deklarasi. Skandal ini terungkap dalam 
surat kabar The Daily Telegraph. 

Mei lalu koran ini mengungkapkan sejumlah politisi Britania secara tidak sah 
mengajukan deklarasi. Scotland Yard tidak mengumumkan siapa yang diselidiki, 
tapi menurut media Britania mereka adalah tiga anggota partai buruh Labour, dua 
anggota Majelis Rendah dan seorang anggota Majelis Tinggi. 

Polisi antara lain menyelidiki hipotek anggota parlemen. Untuk itu anggota 
parlemen mengajukan deklarasi, padahal hipotek mereka sudah lunas.


* 17 TERSANGKA PORNO ANAK-ANAK DITANGKAP

Di pelbagai tempat Italia, polisi menangkap 14 tersangka terkait penyelidikan 
besar porno anak-anak di internet. Sekitar 300 orang lainnya tercatat sebagai 
tersangka pengguna porno anak-anak.

Menurut pihak berwenang, dalam penggeledehan rumah polisi menemukan foto-foto 
mengejutkan porno anak-anak di bawah umur. 

Kabarnya ini adalah pukulan terbesar porno anak-anak di internet di Italia. 
Penemuan skandal ini berkat penyelidikan yang dipimpin dari Sisilia.


* PRESIDEN RUSIA BERTEMU PM BELANDA

Sabtu ini Presiden Rusia Dmitri Medvedev bertemu Perdana Menteri Belanda Jan 
Peter Balkenende di Amsterdam. Jumat kemarin Medvedev menghadiri upacara 
pembukaan resmi museum Hermitage Amsterdam. 

Upacara pembukaan juga turut dihadiri Ratu Beatrix, Pangeran Willem-Alexander 
dan Putri Maxima. Khusus untuk pembukaan Hermitage, koreograf Hans van Maanen 
merancang pertunjukan balet. Penarinya terdiri dari dua orang Rusia, anggota 
Balet Nasional. 

Museum baru adalah cabang Hermitage kondang St. Petersburg. Cabang di Amsterdam 
akan menggelar pameran sementara, terdiri dari koleksi Hermitage dan museum 
Rusia lainnya.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke