--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Kamis 02 Juli 2009 13:50 UTC ** INDONESIA UJI COBA ROKET ** TAIWAN SITA MINUMAN KERAS BELANDA ** HOMOSEKSUALITAS LEGAL DI INDIA ** ISRAEL BERSALAH SERBU JALUR GAZA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : OFENSIF KILAT NATO TERHADAP TALIBAN ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : WNI DI BELANDA ANTUSIAS IKUTI DEBAT PILPRES ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : PENGACARA KASUS KEBEBASAN BERAGAMA KERAP DITEROR ** GEMA WARTA TOPIK - TINJAUAN PERS : CITRA BANTUAN AMERIKA TERCORENG & PAMERAN HENK SNEEVLIET DI SHANGHAI * INDONESIA UJI COBA ROKET Indonesia berhasil meluncurkan sebuah roket buatan dalam negeri. Peluncuran tersebut merupakan bagian dari program ruang angkasa yang akan di orbitkan tahun 2014. Roket RX-420 diluncurkan hari ini di Garut Jawa Barat. "Tahun lalu Indonesia telah pula berhasil menguji-coba sebuah roket yang merupakan bagian dari peluncuran saletit ke luar angkasa tahun 2014", demikian kantor berita AFP mengutip Elly Kuntjahyowati juru bicara Aeronotika dan Lembaga Ruang Angkasa Indonesia. * TAIWAN SITA MINUMAN KERAS BELANDA Polisi Taiwan menyita dua kemasan berisi minuman keras yang di-impor dari Belanda. Menurut otoritas Taiwan minuman keras tersebut mengandung campuran kokain. Minuman yang diberi nama Aqwa diproduksi oleh Babco European Limited. Polisi mengusut minuman keras itu setelah seorang konsumen menjadi sakit setelah meneguk minuman tersebut. Otoritas Taiwan melakukan pengawasan yang sangat ketat terhadap semua jenis minuman keras. Di bulan Mei 18 kaleng minuman Reb Bull disita karena juga mengandung campuran kokain. * SERBUAN MASSAL AMERIKA DI HELMAND Pasukan Amerika secara massal menggempur propinsi Helmand di Afghanistan selatan. Tujuannya adalah untuk membabat Taliban di lembah sungai Helmand. Wialayah itu merupakan basis kekuatan Taliban. Dalam serbuan itu dikerahkan empat ribu militer. Ini merupakan operasi terbesar pasukan Amerika selama beberapa tahun terakhir. Juga merupakan serangan terbesar pasukan Amerika setelah pengangkatan presiden Barack Obama yang menjadikan Afghanistan sebagai ujung tombak kebijakan anti terorismenya. Penyerbuan Helmand dilakukan berkaitan dengan pemilu yang akan dilangsungkan di Afghanistan bulan depan. Menurut berbagai jurubicara angkatan bersenjata ini merupakan operasi militer yang sangat berisiko. Dua hari pertama operasi itu akan sangat menentukan. * HOMOSEKSUALITAS LEGAL DI INDIA Hubungan sex sejenis tidak lagi merupakan pelanggaran hukum di India. Menurut Mahkamah Tinggi di New Delhi homoseksualitas harus dicabut dari UU hukum pidana. UU yang melarang hubungan seks sejenis di India merupakan UU yang diberlakukan sejak145 tahun lalu. Hukumannya adalah 10 tahun penjara. UU tersebut merupakan warisan masa penjajahan Inggris. Menurut Mahkamah Tinggi India, UU yang melarang hubungan seks sejenis itu bersifat diskriminatif dan melanggar hak azasi manusia * ISRAEL BERSALAH SERBU JALUR GAZA Dalam penyerbuan Jalur Gaza pada pergantian tahun lalu, Israel bersalah sebagai penjahat perang. Demikian laporan Amnesty International. Menurut organisasi HAM tersebut tentara Israel menggunakan kekarasan yang luar biasa. Israel juga membabi buta menyerbu rumah dan perkantoran. Serbuah roket Hamas ke Israel juga merupakan kejahatan perang karena menurut Amnesty International serbuan Hamas itu membahayakan penduduk sipil. Menurut laporan Amnesty International lebih dari 1400 warga Palestina tewas selama serbuan Israel yang berlangsung selama 22 hari. 900-an penduduk sipil meninggal dunia. Menurut Israel korban tewas berjumlah 1166, 300-an diantaranya penduduk sipil. Korban tewas di pihak Israel berjumlah 13 orang. PBB juga melakukan pengusutan sendiri. Israel menolak untuk bekerja sama karena menuduh komisi pengusut tidak netral. * KONPERENSI PUNCAK UNI AFRIKA Pemimpin Libia Muamar Kadhafi ingin agar negara-negara Karibia menjadi anggota Uni Afrika. Negara-negara tersebut sebenarnya masuk Afrika, penduduknyapun warga Afrika, demikian Kdahafi. Imbauan tersebut disampaikan pada pembukaan pertemuan puncak Uni Afrika di Sirte, Libia. 7 negara Karibia diantaranya Jamaika dan Haiti, menigirim seorang pengamat. Dalam pertemuan puncak itu antara lain dibicarakan mengenai situasi di Somalia dan negara-negara lain Afrika yang dihadapi konflik senjata. Pertemuan puncak itu dihadiri oleh hampir separuh dari ke-53 negara anggota Uni Afrika. negara-negara yang tidak hadir antara lain Nigeria, Mesir dan Angola. Sebelum pertemuan puncak dibuka resmi, Kahadfi sempat menimbulkan kehebohan karena mengundang presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. Pada saat-saat terakhir ia mengundurkan diri. * BERITA BURSA Pasar-pasar saham dan bursa di Eropa mengalamai kerugian. Para pedagang menunggu laporan dari sektor pasar tenaga kerja Amerika yang akan diumumkan hari ini. Nilai index AEX di Amsterdam turun dengan 1% pada 258 poin. Paris, Frankfurt dan London turun antara 0,9 dan 1,5% Nilai index Nikkei di Tokio turun dengan 0,6% pada 9.876,15 poin Hari ini nilai tukar mata uang Euro tercatat US$ 1,4101 Di Jakarta nilai rukar Euro tercatat Rp. 14.395,- dan dollar Amerika = Rp. 10.205,- Cuaca di Hilversum cerah suhu mencapai suhu tropis 26 derajat Celsius * OFENSIF KILAT NATO TERHADAP TALIBAN Pasukan marinir Amerika, militer Afgan dan sekutu NATO melancarkan ofensif massal dan kilat terhadap Taliban di Afganistan Selatan. Ujian bagi strategi baru Presiden Amerika, Barack Obama di Afganistan. Laporan redaktur Marina Brouwer. Kamis pagi kemarin 4.000 marinir dan ratusan militer Afgan memulai ofensif di propinsi Helmand, Afganistan Selatan. 50 pesawat NATO mendrop mereka di bagian selatan ibukota propinsi Lashkar Gah, lembah Sungai Helmand. Di kawasan ini pemberontak Afganlah yang berkuasa. Pasukan NATO Inggris tidak pernah berhasil mengendalikan wilayah yang sekaligus pusat pembudidayaan besar-besaran opium Afganistan. Amerika yakin serangan kali ini, yang juga disebut operasi Khanjar atau dentangan pedang akan merupakan titik balik. D-Day Jenderal Belanda Mart de Kruif, komandan semua pasukan NATO di Afganistan Selatan sependapat. Dalam pidato di hadapan para komandan pasukan marinir Amerika, De Kruif membandingkan ofensif dengan D-Day. D-Day yaitu serangan pasukan sekutu terhadap Normandia Juni 1944 adalah langkah awal menuju kemenangan terhadap Nazi Jerman, ofensif di Helmand harus menjadi suatu perubahan menentukan dalam perlawanan terhadap Taliban. Cepat Kilat 36 jam pertama operasi sangat menentukan: dengan kekuatan militer besar, baik dari segi jumlah pasukan maupun daya tempur, pemberontak harus disergap. Dengan cepat menguasai kawasan, pasukan marinir berharap warga sipil tidak menjadi korban. Berikut penjelasan seorang juru bicara tentara Amerika: Juru bicara tentara Amerika: "Sangat penting warga sipil tidak menjadi korban dalam operasi ini. Kami harus menunjukkan kepada mereka, kami bukan musuh mereka dan mereka bukan musuh kami. Kami tidak berperang melawan rakyat Afgan. Kami berperang demi kepentingan mereka, melawan pemberontakan." Pemilu Setelah operasi tahap pertama yang cepat, disusul penempatan pasukan di kawasan selama berbulan-bulan. Ini akan berguna bagi pemilu Afghanistan 20 Agustus mendatang. Penduduk di kawasan ini tidak berani mendaftarkan diri sebagai pemilih, selama Taliban masih berkuasa di sana. Pasukan marinir Amerika Serikat didukung 650 tentara dan polisi Afghanistan. Pasukan keamanan Afghanistan sangat penting untuk menentukan masa depan Helmand, ungkap juru bicara pasukan Amerika Serikat: Juru bicara pasukan Amerika: "Peran pasukan Afghanistan sangat penting untuk kesuksesan jangka panjang propinsi ini. Saat ini kami tidak bisa menempatkan jumlah pasukan sebanyak yang kita inginkan. Pasukan kita melatih mereka untuk bekerjasama dengan kami. Tapi sudah bukan rahasia lagi, bahwa kita membutuhkan lebih dari itu." Batu ujian Operasi militer di Helmand adalah batu ujian bagi kredibilitas kebijakan Presiden Obama. Menurut Obama, pemberontak Taliban ancaman terbesar keamanan Amerika. Obama kemudian memutuskan menggandakan jumlah militer Amerika di Afganistan dari 32.000 prajurit awal 2009 hingga 68.000 orang akhir tahun ini. Perang kilat terhadap Taliban di Helmand yang berhasil, jelas akan memperkuat kepercayaan rakyat terhadap Obama. Tapi sebaliknya, suatu kekalahan berarti pukulan berat bagi ambisi-ambisi Gedung Putih. * WNI DI BELANDA ANTUSIAS IKUTI DEBAT PILPRES Warga Negara Indonesia di Belanda mengikuti dengan cermat debat calon presiden RI menjelang pilpres 8 Juli ini. Menurut Julius Talimbekas, mahasiswa The Hague University, di Den Haag, para pasangan capres dan cawapres tidak memunculkan hal baru. Julius Talimbekas [JT]: "Kalau berbicara mengenai kualitas, tergantung siapa juga yang melihat, penontonnya. Namun saya lihat kebanyakan yang tampil adalah masih berupa figur bangsa yang kompetensinya sudah diketahui masyarakat, sehingga pada saat mereka memaparkan akan visi dan misinya itu, kebanyakan adalah hal-hal yang dikatakan klasiklah." "Jadi mereka seperti melakukan tambal sulam. Jadi nggak ada topik yang baru, tapi hanya merupakan suatu kewajiban saja. Karena itu tuntutan dari KPU untuk melakukan ini." Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: "Apakah menurut anda debat yang berlangsung sekarang ini seperti yang anda harapkan?" JT: "Tidak seperti yang saya harapkan. Jadi di sana seperti dalam salah satu arena di mana ada pendukungnya yang saling memberikan masukan kepada calon presiden maupun wakil presiden yang ada, sehingga nampaknya alam demokrasi yang dibawa di sana cukup bagus juga." "Nuansanya itu seperti masih belum yang diharapkan sesuai yang diinginkan. Kalau kita sebagai mahasiswa, dari segi pendidikan itu masih sangat kurang sekali rencana ke depan mereka akan buat terhadap pendidikan tinggi yang ada di Indonesia saat ini." RNW: "Debat kali ini juga kabarnya diwarnai kampanye negatif. Anda sependapat?" JT: "Saya juga melihat begitu karena hal-hal yang nampaknya tidak perlu dilakukan itu muncul. Karena latar belakang calon presiden dan wakil presiden ini sudah diketahui banyak masyarakat." "Di alam demokrasi saya pikir itu sehat-sehat saja sebagai suatu pembelajaran bagi masyarakat bagaimana demokrasi sebenarnya kalau berhadapan seperti itu dalam dunia politik. Jadi bagi saya kampanye negatif itu salah satu trick politic yang dibuat salah satu calon untuk memaksimalkan target yang mereka inginkan." RNW: "Menurut anda berguna nggak untuk publik?" JT: "Saya pikir itu berguna, tapi yang paling penting di sini adalah bagaimana para calon itu sendiri, presiden maupun wakil presiden mereka bisa meneruskan apa yang sudah dikatakan sehingga masyarakat juga dapat belajar, oh ini maksudnya seperti ini artinya. Jadi kalau saya mengatakan ini, implikasinya seperti ini. Jadi ada pelurusan." "Tapi yang terjadi saat ini adalah tim sukses calon-calon tersebut itu melihat segi-segi negatif, dampak-dampak negatif dari apa statement yang dikatakan oleh salah satu calon. Tapi saya pikir dalam demokrasi ini penting ada pelurusan sehingga dengan demikian siapa saja rakyat Indonesia itu tahu bahwa ini adalah politik yang ada sebenarnya yang harus dipelajari untuk generasi-generasi yang akan datang." RNW: "Menurut anda kalangan mahasiswa Indonesia di Belanda kira-kira akan memilih siapa?" JT: "Beragam pendapat yang muncul di antara teman-teman. Ada juga yang tidak mau pilih karena tidak kenal siapa calonnya. Mereka memilih golput. Tapi saya katakan itu tidak bagus karena anda tidak menggunakan hak pilih anda. Hak anda sebagai warga negara." "Sejauh saya ketahui bahwa ada yang memilih calon nomor satu, nomor dua, nomor tiga, jadi ada unsur kesukuan kadang-kadang yang muncul. Karena saya berasal dari A, saya berasal dari daerah B, maka calon presiden saya adalah ini. Saya lihat beragam itu calon presiden siapa yang mereka akan pilih nanti." RNW: "Tapi yang paling favorit siapa?" JT: "Saya lihat yang paling favorit itu nomor dua, pak SBY. Juga calon nomor satu, Megawati-Prabowo." RNW: "Alasannya apa?" JT: "Alasannya karena mereka katanya jauh lebih baik dibandingkan dengan calon nomor dua dan tiga, karena calon nomor dua dan tiga sama saja karena presiden dan wakil presidennya itu dua-dua mencalonkan diri sebagai presiden. Jadi sudah bisa dilihat apa yang akan mereka lakukan nanti. Jadi dibandingkan dengan calon nomor satu ada Prabowo di sana, jadi membawar unsur kerakyatan, pro rakyat kecil untuk memperbaiki sumber ekonomi masyarakat bawah. Katanya seperti itu." * PENGACARA KASUS KEBEBASAN BERAGAMA KERAP DITEROR Berbagai kasus kekerasan atas nama agama kerap terjadi di Indonesia. Mulai dari kasus penistaan agama Lia Eden hingga penyerbuan jemaah Ahmadiyah yang dianggap sesat. Tak terhitung pula korban jiwa dan harta yang terjadi dalam kasus-kasus tersebut. Dalam setiap kasus kekerasan agama, korban biasanya mendapat pembelaan dari dari pengacara yang mendampingi mereka, baik di pengadilan maupun di lapangan. Ternyata tak mudah menjadi pengacara kasus kebebasan beragama. Mereka kerap diteror, hingga dituding ikut membela kelompok yang dianggap sesat oleh sebagian masyarakat itu. Reporter KBR68H Budhi Kurniawan mencuplik sedikit kisah mereka yang membela keberagaman di negeri penuh perbedaan bernama Indonesia. Saor Siagian masih ingat kejadian pagi itu. Usai mendampingi jemaat gereja di daerah Bekasi Timur yang kegiatan ibadahnya dihentikan paksa oleh warga, mobil Saor dihentikan di tengah jalan. Ia diancam sejumlah orang. Saor Siagian: "Ketika kita ikut di lapangan dibilang kita sebagai provokator. Bahkan diancam, kalau Anda biasa berhadapan dengan polisi mungkin enteng, tapi kalau berhadapan dengan kami, Anda harus berhitung. Coba jangan lagi datang, kalau Anda datang lagi, kami tak bisa jamin Anda selamat apa tidak. Dalam kondisi pulang, pernah kami, mobil kami diberhentikan. Sementara ada jemaat dalam mobil yang harus kami selamatkan. Dia mau coba buka pintu tak bisa, bannya mau dikempesin, karena sempat diberhentikan." Itu bukan satu-satunya kejadian yang pernah dialami Saor. Semua terkait dengan kasus kebebasan beragama yang ditangani Saor, Koordinator Tim Pembela Kebebasan Beragama. Tim ini dibentuk oleh sejumlah pengacara untuk menyikapi maraknya berbagai kasus penutupan gereja di sejumlah tempat. Selain menangani kasus penutupan paksa sejumlah gereja di sejumlah tempat, Saor juga menjadi pembela untuk kasus penistaan agama Lia Eden dan penyerangan terhadap mesjid dan jemaah Ahmadiyah. Suasana sidang eden Asfinawati, Direktur Lembaga Bantuan Hukum Jakarta punya pengalaman lain. Gara-gara membela Ahmadiyah, ia mesti perang urat saraf dengan orang tua-nya. Ia dianggap ikut membela keyakinan yang dianggap sesat. Asfinawati: "Bapak saya sangat tidak setuju saya membela Ahmadiyah. Sehingga itu harus jadi bahan perdebatan antara kita. Dan saya pikir ini sudah di luar kapasitas orang tua mencampuri pekerjaan anaknya, karena saya toh tidak menjadi Ahmadiyah. Tidak percaya juga dengan yang diyakini Ahmadiyah. Ini sebenarnya cuma cermin dari bagaimana masyarakat kita secara sempit, gejalanya mereka seringkali mereka punya pendapat tapi sebenarnya tak mengecek pada sumbernya. Itu hanya dengar-dengar." Kata Asfin, ia hanya membela kebebasan orang untuk memeluk keyakinannya. Ia masih meyakini kebebasan itu dijamin Undang-Undang Dasar 1945. Tak soal ia percaya dengan ajarannya atau tidak. Keyakinan ini juga ada pada diri Saor Siagian. Saor Siagian: "Belum bisa membedakan sebenarnya yang kita bela bukan keyakinan. Tapi hak-hak hukum daripada para tersangka di mana konstitusi menjamin bahwa mereka bebas menjalankan keyakinannya, sejauh mereka tidak melakukan kriminalisasi, tidak mengganggu ketertiban atau pelanggaran dan lain-lain." Membela kelompok yang dianggap sesat pun seringkali disertai syarat dari yang dibela. Maklum, klien mereka adalah orang-orang dengan keyakinan yang berbeda dari orang kebanyakan. Menurut Saor, saat menangani kasus Lia Eden tahun 2005, kliennya sempat ragu dengan komitmen dia sebagai pengacara untuk membela mereka. Ia sampai diminta bersumpah ala ajaran Eden demi membuktikan komitmennya. Saor Siagian: "Waktu dia dulu diseret ke pengadilan, kami diminta melakukan sumpah. Waktu itu klarifikasi sumpah seperti apa karena kami sebagai advokat sebelum praktek advokat, kami telah melakukan sumpah. Setelah kami lihat ternyata sumpahnya itu kami tidak boleh bohong, harus jujur dan lain-lain. Karena itu juga bagian dari advokat, kami sudah melakukan. Mereka setuju dan kami tidak perlu melakukan sumpah tersebut. Yang kami hindari jangan sampai kami melakukan ritual yang spesifik agama tertentu karena kami bukan jamaah itu." Dari beragam kasus yang terjadi, rupanya ada satu kemiripan. Yaitu adanya orang-orang yang memprotes keberadaan kelompok lain, meski sebelumnya mereka sudah saling mengenal. Ketika berada di ruang sidang, Asfinawati, Direktur LBH Jakarta, menyaksikan bagaimana dua kubu saling berlawanan karena sama-sama mempertahankan keyakinan. Asfinawati: "Dan antara pembela dan penonton itu dibatasi oleh pagar kayu. Ketika menoleh ke kanan saya melihat orang-orang yang begitu yakin degan keyakinannya. Yaitu teman-teman Eden, terdakwa. Ketika melihat ke kiri, ada orang-orang juga yang mendemo yang saya yakin mereka juga berdemo karena keyakinannya juga. Jadi kalau saya lihat kanan-kiri, keduanya sebenarnya sama-sama ingin memperjuangkan keyakinan. Dari situ saya pikir, wah ini saya kini sebetulnya korban dan masyarakat termasuk orang yang melaporkan sebetulnya korban juga." Di ruang pengadilan, mereka yang berbeda biasanya ditempatkan di kursi pesakitan. Dijadikan terdakwa. Pasal yang seringkali dikenakan adalah pasal penodaan agama serta penyebaran kebencian pada kelompok lain dalam KUHP. Asfinawati, Direktur LBH Jakarta menilai pasal tersebut sebagai pasal karet, karena definisinya terlalu lentur. Misalnya soal frase 'penodaan agama'. Asfinawati: "Penodaan agama itu tak ada pengertiannya dalam KUHP. Seperti pasal karet bisa dilenturkan ke mana-mana maka yang menafsirkan adalah kekuasaan, termasuk kekuasaan atau yang dianggap memegang otoritas agama saat itu. Dalam banyak kasus polisi harus bertanya pada kelompok keagamanan yang mana yang sesat, dan di situ ia harus memilih. Kalau ada sepuluh kelompok agama dalam agama yang sama, maka dia harus memilih salah satu yang diambil pendapatnya. Dan itulah sebetulnya diskriminasi kepada kelompok yang lain." Pasal soal penodaan agama ini datangnya dari UU tentang Pencegahan, Penyalahgunaan dan atau Penodaan Agama. Direktur Riset YLBHI Zainal Abidin mengatakan, pasal itu yang biasanya dipakai untuk menjerat mereka yang dianggap sesat. Zainal Abidin: "Amandemen kedua jelas memasukkan berbagai instrumen HAM yang menjamin hak atas kebebasan beragama. UU 39 tentang HAM, terakhir ratifikasi konvenan sipil and political right, dengan UU No 12 tahun 2005. Nah UU itu pada prinsipnya menjamin kebebasan beragama. Tapi ada produk lama, seperti UU No1 PNPS 65 yang sampai sekarang belum dicabut, yang berbagai macam pasalnya terus menerus jadi dasar pemerintah atau negara untuk melakukan tindakan yang bisa mengurangi atau melanggar kebebasan beragama." Bukan cuma aturan hukumnya yang bermasalah, tapi juga aparat pelaksana aturan tersebut. Alih-alih melindungi, aparat kerap membiarkan aksi pelaku kekerasan agama. Seperti yang terjadi di Silang Monas, pada 1 Juni lalu, ketika seratusan orang yang sedang merayakan hari jadi Pancasila, diserbu oleh kelompok Laskar Pembela Islam. Zainal Abidin Direktur Riset YLBHI. Zainal Abidin: "Kemungkinan aparat juga terdesak atau mengikuti kemauan kelompok yang seolah-olah sepertinya mayoritas karena hanya berani bersuara keras sehingga seringkali aparat itu tidak mampu memproteksi kelompok minoritas dan terpaksa dengan dalih pengamanan malah mengalihkan teman-teman yang seharusnya dilindungi, aparat kayaknya harus memilih, kalau dia tak mengikuti kelompok ini, akan mengalami suatu hal yang menyulitkan bagi mereka." Hal yang serupa diungkap aktivis Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan AKBB, Nong Darol Mahmadah. Kata Nong, sepanjang pelaku kekerasan agama dibiarkan, kasus serupa bakal bertambah. Nong Darol Mahmadah: "Kalau pemerintah tak lagi tegas terhadap kelompok-kelompok itu, penyerangan atas nama agama akan terjadi terus menerus. Karena itu harus tegas bahwa di Indonesia, konstitusi sangat mendukung keberagamaan, agama apapun, selama tidak menyerang melakukan kekerasan, itu dilindungi." Mengadili keyakinan seseorang, memaksa orang untuk memeluk keyakinan lain demi keseragaman dan kenyamanan orang lain, bisa jadi sesuatu yang sia-sia. Direktur LBH Jakarta Asfinawati menunjuk kepada mereka yang menganut aliran Lia Eden atau menjalani ajaran Ahmadiyah. Keyakinan mereka tak berubah, kata Asfin, meski mereka diserang kiri kanan. Tak peduli rumah telah porak poranda, tak peduli pemimpin mereka dihukum penjara, keyakinan mereka tetap bergeming. Asfinawati: "Banyak contoh-contoh fasisme, otoritarianisme yang memaksa manusia untuk merubah pikiran, keyakinan, ideologi, agama atau apa pun, sesuatu yang ada di dalam tubuh. Dengan cara membakar, membunuh. Tapi itu tidak berhasil." Tim liputan KBR68H melaporkan untuk Radio Nederland Wereldomroep di Hilversum. * TINJAUAN PERS : CITRA BANTUAN AMERIKA TERCORENG & PAMERAN HENK SNEEVLIET DI SHANGHAI Amerika merupakan penyumbang terbesar bantuan PBB. Tapi otoritas Pakistan tidak mengijinkan petugas sosial Amerika memberi langsung bantuan mereka di perkampungan pengungsi yang melarikan diri dari lembah Swat. Pakistan tidak mau diasosiasikan dengan sekutu yang tidak populer. "Citra Bantuan Amerika Bagi Pengungsi, Tercoreng" demikian koran International Herald Tribune. Buruknya bantuan pemerintah bagi 2 juta pengungsi dari lembah Swat, digunakan oleh organisasi bantuan Islam radikal melakukan kampanye anti-barat mereka serta mengompori opini publik dalam perang mereka melawan Amerika Serikat. Pengungsi yang berebut makanan dijadikan ilustrasi untuk mengkambing-hitamkan barat. "Organisasi-organisasi barat menyediakan milayaran dollar bagi program keluarga berencana untuk menghancurkan program keluarga Muslim", demikian Mehmood Ul Hassan, direktur organisasi bantuan Al Khidmat. "Bantuan barat gagal, warga Pakistan harus mendukung upaya memerangi kaum kafir", tambahnya. "Ketidak-hadiran organisasi bantuan internasional di-isi oleh kelompok Jihad Islam", menurut Kristele Younes wakil penasihat Refugees International, sebuah organisasi yang membantu pengungsi dan berkantor pusat di Washington. Sejauh ini sebuah organisasi Jihad "Jamat-ud-Dawa" sudah dilarang beroperasi di kamp pengungsi oleh tentara Pakistan. Kelompok ini masuk dalam daftar hitam para teroris PBB sejak November. Sentimen anti Amerika semakin menyebar luas di Pakistan. Keamanan petugas sosial Amerika di perkampungan pengungsi, sangat rawan. Demikian seorang nara sumber yang tidak mau disebut namanya. Diantara pengungsi terdapat juga banyak gerilayawan Taliban atau simpatisan Taliban. Menurut mereka, tentara Pakistan menggempur Taliban di lembah Swat atas perintah Washington, demikian koran International Herald Tribune mengutip nara sumber tersebut. Topik kedua. Di Shanghai digelar pameran tentang Henk Sneevliet, warga Belanda yang tahun 1920-an menyebarkan revolusi komunisme. "Rejim Komunis Cina Tidak Melupakan Warga Belanda Yang Revolusioner", demikian koran de Volkskrant. Tahun 1921 Henk Sneevliet adalah orang Belanda yang paling populer di Cina, paling tidak dikalangan partai komunis Shanghai. Ia dikirim oleh Lenin ke Cina sebagai utusan Komunis Internasional, sebuah organisasi yang dipakai oleh Moskow untuk menebarkan ajaran komunis. Di Hindia Belanda, Henk Sneevliet dikenal sebagai perintis Partai Komunis Indonesia PKI. Ia juga ikut dalam aksi mogok tahun 1923 di Hindia Belanda. Sebelumnya tahun 1913, Henk Sneevliet bekerja di koran "Het Soerabaiasch Handelsblad". Selama tinggal 2 tahun di Cina, Henk Sneevliet berupaya menggabungkan Partai Komunis Cina yang masih kecil ketika itu dengan Partai Nasionalis KMT pimpinan Sun Yat Sen. Penggabungan itu berhasil namun tidak lama kemudian goyah. Henk Sneevliet kemudian dipanggil ke Moskow karena pimpinan di Rusia menganggap KMT terlalu kanan. Di Belanda Henk Sneevliet mendirikan serikat buruh sosial dan partai Sosialis Revolusioner cikap bakal sempalan partai komunis Belanda. Pameran "Henk Sneevliet di Cina" digelar di musium partai komunis Cina. Demikian Tinjauan Pers --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
