--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 01 Juli 2009 14:30 UTC ** TAMU ISTIMEWA KTT UNI AFRIKA ** CINA PASANG FILTER INTERNET ** MARS PRO DEMOKRASI DI HONG KONG ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BRUSSEL DIKUASAI PARA PELOBI ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SWEDIA SIAP HIJAUKAN DUNIA ** GEMA WARTA TINJAUAN PERS: DILEMA BARAT DALAM MASALAH KONFLIK PALESTINA DAN POPULARITAS POLITISI MUSLIM INDONESIA MENJELANG PEMILIHAN PRESIDEN MENDATANG. ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: INDONESIA KIAN OPTIMIS DICABUT DARI DAFTAR HITAM UNI EROPA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PILPRES SATU PUTARAN APAKAH LEBIH BAIK? * TAMU ISTIMEWA KTT UNI AFRIKA Kunjungan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadijead, ke Libia, pada saat saat terakhir, dibatalkan. Menurut rencana semula, sang presiden akan menghadiri KTT Uni Afrika, di kota Syrte, atas undangan tuan rumah Muamar Kadhafi. Sebelumnya, banyak pemimpin Afrika mempertanyakan undangan Kadhafi kepada Ahmedinejad. Mereka khawatir kehadiran pemimpin Iran yang kontrovesial itu akan sepenuhnya membayang bayangi pelaksanaan KTT. Tamu istimewa Muamar Kadhafi lainnya, Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi, juga batal datang. Berlusconi menyatakan, ia tidak bisa pergi sehubungan dengan kecelakaan kereta api di Viareggio. * CINA PASANG FILTER INTERNET Berbagai pihak menyambut gembira keputusan pemerintah Cina untuk menunda pelaksanaan pengawasan pada jaringan internet. Dalam rencana semula, filter internet, Green Dam Youth Escort, harus dipasang pada semua komputer baru, mulai hari Rabu ini. Menurut pemerintah Cina, tujuan pemasangan filter adalah melindungi kaum remaja dari pornografi. Sementara banyak kalangan menilai, sasaran sebenarnya adalah peningkatan pengawasan atas jaringan internet. Pemerintah menyatakan, penundaan terpaksa dilakukan, karena ada kesulitan teknis. Penerapannya masih butuh waktu lebih banyak. Sementara berbagai kalangan aktivis di dalam dan di luar Cina menyatakan, penundaan tersebut berkat tentangan mereka. Wakil wakil Kamar Dagang Amerika dan Eropa di Cina, menyambut gembira penundaan ini. * MARS PRO DEMOKRASI DI HONG KONG Puluhan ribu warga Hong Kong hari Rabu ini turun ke jalan jalan, melakukan mars tahunan, memperingati tahun ke duabelas, kembalinya kota ini menjadi bagian wilayah Republik Rakyat Cina. Para penyelenggara menyatakan, dorongan utama bagi membanjirnya peserta adalah: kekecewaan masyarakat pada lambannya tindakan pemerintah untuk menghadapi resesi ekonomi, meningkatnya angka pengangguran dan hak pilih. Menurut Lee Cheuk-yan, salah seorang penyelenggara mars dan pemimpin serikat buruh, isyu isyu semacam ini juga sudah muncul pada tahun 2003. Topik mars pada tahun 2003 adalah mundurnya perekenomian Hong Kong, ketidak-puasan pada kepala pemerintahan saat itu, Tung Chee-hwa, dan rencana undang undang keamanan nasional. Sementara itu, mars pro Beijing, dengan jumlah peserta lebih kecil, juga berlangsung lebih dulu, pada Rabu pagi. Mereka mengibar ngibarkan bendera Cina. Pada upacara pengibaran bendera, kepala pemerintahan Hong Kong Tsang menyatakan, Hong Kong akan berhasil melalui krisis finansial saat ini dan berbagai kesulitan lainnya, berkat bantuan Cina. * SATUAN MILITER TAMIL DI SRI LANKA Tentara Sri Lanka akan membangun satuan khusus militer bagi warga Tamil. Satuan ini akan terdiri dari anggota anggota TMVP, yang pada masa lalu merupakan suatu kelompok para militer, dan kini sudah mengubah diri menjadi partai politik. Kelompok ini merupakan satu satunya organisasi warga Tamil, yang mau bekerja sama dengan pemerintah. Itu berarti, para mantan anggota kelompok pemberontak militer Tamil terbesar, LTTE, tidak akan bisa bergabung dalam satuan baru ini. Menurut Dr. Jehan Perera, dari Dewan Perdamaian Nasional Sri Lanka, pembentukan satuan tersebut merupakan langkah damai pertama, antara pemerintah dan warga Tamil. * VIETNAM TANGKAP AKTIVIS HAM Le Cong Dinh, seorang ahli hukum pembela hak hak azasi manusia Vietnam, yang sedang berada dalam tahanan karena tuduhan melakukan kegiatan memusuhi negara, dilarang melakukan kegiatan lebih lanjut sebagai advokat. Larangan dikeluarkan oleh persatuan advokat Vietnam. Beberapa waktu lalu, organisasi ini sudah mengeluarkan larangan sementara. Menurut wakil ketua organisasi, keputusan tersebut memang merupakan tindakan disipliner keras bagi seorang anggota. Pekan lalu, pemerintah Vietnam berusaha membenarkan tindakan penahanan tersebut, dan meminta dukungan internasional, dalam upaya mereka menghadapi terorisme. Penangkapan ini telah memancing kekhawatiran di banyak negara Eropa, Amerika, serta berbagai persatuan advokat, pengamat hak hak azasi manusia dan kebebasan pers di seluruh dunia. * DUNIA KECAM KUDETA DI HONDURAS PBB mengecam keras kudeta di Honduras. Semua 192 negara anggota Sidang Umum PBB menuntut agar posisi Presiden Manuel Zelaya, segera kembali dipulihkan. Presiden Manuel Zelaya ikut hadir pada sidang PBB tersebut. Ia mengeluarkan seruan pada seluruh dunia, untuk mendukungnya, jika ia Kamis besok kembali ke Honduras. Presiden Manuel Zelaya mendapat dukungan dari semua pemimpin Amerika. Presiden Argentina, Nyonya Cristina Fernandez de Kirchner, dan Ketua Organisasi Negara Negara Amerika, Jose Miguel Insulza, menawarkan diri untuk ikut terbang bersama Presiden Manuel Zelaya ke Honduras. * BERITA BURSA Pada saat pembukaan pasar bursa Amsterdam, Rabu pagi tadi, nilai indeks saham gabungan AEX naik 1,3 persen, pada 257,93 poin. Di Tokyo, pada saat penutupan pasar, nilai indeks NIKKEI turun 0,19 persen, pada 9.939,93 poin. Nilai tukar euro dan dolar: satu euro = 1,4068 dolar, satu euro = 14.316 rupiah, satu dolar = 10.173 rupiah. * BRUSSEL DIKUASAI PARA PELOBI Di bawah perintah sejumlah perusahaan dan kantor pemerintah, sekitar 15.000 pelobi ikut serta dalam pengambilan keputusan di Brussel. Kekuatan politik para pelobi ini tidak bisa dianggap enteng. Anggota Parlemen Eropa baru, yang akan mulai memerintah pada pertengahan Juli, sudah diperingatkan. Laporan koresponden Tijn Sadee. Pengaruh Positif Harus Dibangun Sejak Dini - itu yang tertera di selebaran perusahaan lobi Logos, beroperasi di Brussel, yang ikut pergi ke Straatsburg. Di kota Prancis itu, Parlemen Eropa yang baru akan dibentuk pada pertengahan Juli. Anda harus benar-benar terlibat, kata Logos, karena yang boleh ikut serta dalam pengambilan keputusan hanya orang-orang yang punya "ikatan kuat" dengan anggota Parlemen Eropa. Di Brussel terdapat 15 ribu pelobi aktif. Mereka tergabung dalam Persatuan Profesi Pelobi Eropa. Organisasi ini sangat berpengaruh beberapa tahun terakhir. Di balik layar, pengaruh politik mereka sepertinya terlalu besar, metode yang mereka gunakan juga tidak transparan. Kritisi menyatakan, para pelobi terlalu sering memutarbalikkan kebenaran. Erik Wesselius adalah peneliti yang membongkar bisnis lobi di Brussel. "Saya khawatir terlalu banyak lobikrasi dan terlalu sedikit demokrasi di Brussel. Penduduk Eropa punya hak untuk mengetahui bagaimana mereka bekerja: pelobi mana - bekerja untuk perusahaan apa dan dengan berapa banyak uang - yang mempengaruhi politik Eropa." Sebagai jawaban atas kritik, Komisi Eropa membuat daftar para pelobi pada 2008. Di situ, perusahaan lobi dan Public Relation bisa mendaftarkan diri. Mendaftarkan diri tidak diharuskan, hasilnya: hanya seperempat perusahaan lobi Brussel menuliskan nama pada daftar tersebut. Wesselius memberi contoh betapa kuatnya pengaruh para pelobi di Brussel. Ketika di Eropa dikeluarkan Undang-undang Lingkungan yang ketat untuk industri mobil, Daimler, salah satu pelobi, mendekati Komisi Eropa dan Kanselir Bond Angela Merkel. "Daimler mengancam bahwa biaya yang harus dikeluarkan terlalu tinggi dan karena itu pemecatan massal akan terjadi. Daimler juga mengancam, mereka akan memindahkan produksi ke negara-negara bertenaga kerja murah. Ancaman itu berhasil; aturan yang berlaku akhirnya disesuaikan. Tapi Jose Lalloum, pembela para pelobi, tetap yakin akan tujuan baik para pelobi. "Kami adalah penghubung antara politisi, perusahaan komersil, dan rakyat. Tentu saja kami mendekati anggota Parlemen Eropa, kami memberi mereka informasi. Organisasi Lingkungan, Yayasan Pembela Konsumen, dan NGO lainnya juga melakukan hal yang sama. Begitulah demokrasi." Menurut peneliti kritis Erik Wesselius cara kerja Brussel memperbesar jurang antara Eropa dan warganya. Brussel dikendalikan oleh orang dalam dan para ahli. * SWEDIA SIAP HIJAUKAN DUNIA Negeri ABBA dan Ikea berharap bisa membawa visi lingkungan hidup dan dunia yang lebih bersih dalam enam bulan ke depan, saat Swedia mengambil alih presiden bergilir Uni Eropa. Laporan Vanessa Mock in Brussels Daratan skandinavia kaya hutan dan pesisir "putih" tersebut ingin menjadi teladan pada pertemuan akhir tahun tentang perubahan iklim. Maunya, Uni Eropa terdorong menandatangani traktat pemanasan global PBB. "Sekarang, ketika saya bicara dengan anda, es Greenland dan Antarctic Barat terus mencair dan permukaan air laut naik," kata perdana menteri Fredrik Reinfeld kepada parlemen Swedia pekan lalu. "Bersama kita harus menghadapi krisis ekonomi dan pengangguran, serta bersatu dengan seluruh dunia menghambat perubahan iklim." Dari perdana mentri sampai pelajar, Swedia nampak bulat soal menyelamatkan lingkungan hidup. Pesta jalanan Swedia di ibukota Jerman, Berlin, membagi-bagi pamflet tentang teknologi dan wisata hijau kepada pengunjung yang datang menikmati musik hidup, vodka dan pertunjukan si Pippi Longstocking. "Swedia mencintai alam dan selalu jawara teknologi ramah lingkungan," ujar lelaki berbaju biru dan kuning, warna bendera negara. Pemusik perempuan, berpakaian tradisional, mengangguk setuju. "Sudah tugas kami memperlihatkan kepada negara-negara Eropa lain bagaimana cara membersihkan tindakan-tindakannya." Swedia telah besar-besaran menggunakan sumber energi berkelanjutan seperti tenaga air dan angin. Kini negeri tersebut membidik pengurangan emisi CO2 hingga 40% pada tahun 2020 dibanding tahun 1990. "Saya nggak yakin ada negara Eropa lain dengan target ambisius seperti itu," ujar menteri lingkungan hidup Andreas Carlgren di Brussel pekan lalu. Walau begitu, citra hijau nggak seluruhnya pas, tukas Frauke Thies, pakar energi pada organisasi Greenpeace Brussel. Sekalipun sudah lama Swedia investasi tenaga air. "Dia ketinggalan dalam mengembangkan teknologi baru, dibanding Jerman, Spanyol dan Denmark. Swedia tertidur, nyaris nggak ada pembaharuan dalam sumber tenaga angin dan matahari." Vattenfall, raksasa energi Swedia unggulan, yang dengan cara agresif memasarkan diri sebagai pejuang lingkungan, juga tidak suci. "Vattenfall merupakan salah satu perusahaan paling kotor di Eropa yang aktif dalam bidang batu bara di Jerman dan Polandia serta dalam bidang nuklir. Perusahaan itu hampir dua kali lipat menanam modal untuk bahan bakar fosil daripada energi surya atau angin," kata Thies kecut. Kendati demikian, Brussel sangat berharap Swedia akan bisa menggolkan kesepakatan untuk menghentikan peningkatan suhu udara sekaligus mendorong negara-negara kaya membantu negara berkembang membiayai teknologi hijau. "Kami harus berkomtmen terhadap perjanjian ambisius di Kopenhagen. Alternatif lain tidak ada, tidak ada rencana B untuk mencapai hasil," kata Carlgren. Dari segi praktisnya, Swedia juga menginginkan rumah-rumah di seluruh Eropa menjadi lebih ramah lingkungan sesuai standar yang akan ditetapkan seperti bahan isolasi. "Swedia benar-benar bisa memprakarsai perubahan," kata Frauke Thies. "Rumah-rumah Swedia paling ramah energi dan seharusnya menjadikan rumah-rumah zero-net-energi sebagai standar di Eropa." Kembali ke pesta jalanan di Berlin dalam rangka merayakan kepresidenan Uni Eropa, khalayak tampak antusias tentang keberhasilan negeri mereka. Sambil menikmati sari buah, seorang anak muda Swedia berkata tersenyum. "Kami sungguh bisa memenuhi harapan. Kami harus mengambil keputusan demi manusia, tidak berdasarkan uang, dan saya kira Swedia bisa melakukan dan menentukan kebijakan." Tantangan Eropa bagi Swedia: - Swedia akan mewakili Uni Eropa pada KTT PBB soal Perubahan Iklim di Kopenhagen Desember mendatang. KTT dimaksudkan mencapai kesepakatan global untuk mengurangi emisi gas rumah kaca menggantikan Protokol Kyoto - Uni Eropa berjanji akan mengurangi emisi gas rumah kaca sebanyak 20 persen pada tahun 2020, dan akan meningkatkan persentasi sampai 30 persen kalau negara-negara lain ikut serta - Swedia akan dilibatkan untuk menggolkan Traktat Lisabon; Irlandia kembali melakukan pemungutan suara soal itu Oktober mendatang - Swedia harus memikirkan perjanjian soal supervisi keuangan yang lebih besar di Uni Eropa dan mengangkat Komisi Eropa baru. * DILEMA BARAT DALAM MASALAH KONFLIK PALESTINA DAN POPULARITAS POLITISI MUSLIM INDONESIA MENJELANG PEMILIHAN PRESIDEN MENDATANG. Masalah Palestina masih saja membebani dunia Barat. Sejak pendirian negara Israel, dunia Barat, termasuk Belanda, sudah menjadi pendukung setia. Dukungan yang pada masa lalu nyaris tidak pernah didiskusikan kini bagi Belanda menjadi dilema. Demikian ulas de Volkskrant. Menurut harian pagi yang terbit di Amsterdam ini, penyebabnya adalah terus berlangsungnya pembangunan pemukiman warga Yahudi di wilayah Tepi Barat Sungai Yordan. Menteri Kerjasama Pembangunan Belanda, Bert Koenders yang saat ini sedang berkunjung ke Jericho di Tepi Barat Sungai Yordan mengatakan jika hal ini terus berlangsung kita akan dicap sebagai pendukung negara penjajah. Sebagai penyokong suatu sistem yang menutup perbatasan. Suatu sistem yang tidak memungkinkan hidup normal. Demikian tulis de Volkskrant. Karena itu, sejak tercapainya Kesepakatan Oslo pada tahun 1993, Belanda juga membantu otoritas Palestina. Pada tahun 2008 bantuan Belanda pada Palestina berjumlah 70 juta euro. Repotnya, karena Kesepakatan Oslo gagal, aliran bantuan dana tidak mampu memperbaiki ekonomi Palestina. Blokade Israel membuat perekonomian Palestina terus memburuk. Walaupun aliran dana tampaknya tidak membuahkan hasil Menteri Bert Koenders tetap bersemangat untuk membantu. Menurut sang menteri, sejauh ini bantuan Belanda terutama ditujukan untuk berbagai proyek peningkatan sumber daya manusia. Dan sumber daya seperti itu nanti akan banyak gunanya bagi negara Palestina. Selain itu, Menteri Bert Koenders melihat adanya perubahan sikap pemerintah Amerika Serikat pada Israel. Eropa bisa berbuat banyak untuk membantu perubahan tersebut. Demikian de Volkskrant, Dari Timur Tengah kita beralih ke Indonesia. Perhatian media Belanda pada pelaksanaan pemilihan presiden di Indonesia 8 Juli mendatang cukup besar. Harian sore NRC Handelsblad yang terbit di Rotterdam mengulas suasana menjelang pilpres ini dengan tulisan sepanjang setengah halaman. Menurut NRC Handelsblad, sepintas lalu, orang akan mendapat kesan, Indonesia menjadi semakin Islami. Contohnya adalah kegiatan shalat berjamaah dan kelompok pengajian marak di mana mana. Buku, film, musik bernafaskan Islam laris. Semakin banyak kaum wanita mengenakan kerudung. Dan makin ramainya orang pergi naik haji atau melakukan umrah. Namun, menurut NRC Handelsblad, dalam urusan politik Islam tampaknya sedang tidak populer. Pada pemilu legislatif April lalu, jumlah raihan seluruh partai-partai Islam kurang dari 30 persen. Tiga orang capres yang sedang bersaing tidak merasa perlu mencari cawapres dari kalangan organisasi Islam. Menurut NRC Handelsblad turunnya popularitas partai partai Islam ini menarik bagi media Barat, tapi di Indonesia sendiri tidak begitu dipermasalahkan. Ini bukan berarti pemilih Indonesia tidak lagi memperdulikan aspek Islam. Mayoritas warga muslim Indonesia bersikap moderat. Kelompok yang menginginkan berdirinya negara Islam selalu merupakan minoritas. Dengan demikian, selama masa kampanye ini para calon berusaha tampil Islami. Mereka rajin mengunjungi pesantren dan mesjid. Para istri calon selalu mengenakan kerudung. Sikap kaum muslimin Indonesia semakin rasional. Mereka tahu kepentingan kaum muslim juga diperjuangkan oleh partai-partai yang tidak berdasarkan agama, seperti Golkar, Partai Demokrat dan PDI-P. Demikian NRC Handelsblad. * INDONESIA KIAN OPTIMIS DICABUT DARI DAFTAR HITAM UNI EROPA Uni Eropa menggelar pertemuan membahas larangan terbang berbagai maskapai penerbangan. Indonesia yang masuk dalam daftar hitam bertemu dengan Komisi Keamanan Penerbangan Eropa di Brussel. Duta Besar Indonesia untuk Belgia, Nadjib Riphat Kesoema, yang hadir dalam pertemuan optimis larangan terbang akan dicabut. Laporan Redaksi Indonesia. Pertemuan digelar pada 30 Juni kemarin. Indonesia yang diwakili oleh Dirjen Perhubungan Herry Bakti memaparkan berbagai upaya yang sudah dilakukan Indonesia untuk meningkatkan kualitas penerbangan seperti yang diatur oleh Uni Eropa. Diterima Menurut Dubes Nadjib Riphat Kesoema Komisi Eropa menanggapi penjelasan pihak Indonesia secara positif. Komisi mengajukan beberapa pertanyaan seputar upaya yang sudah dilakukan Indonesia. Salah satu penjelasan yang diberikan adalah Indonesia sudah mengeluarkan UU No 1 tahun 2009 mengenai perhubungan udara untuk mememenuhi standar Uni Eropa. 'Komisi puas dengan jawaban kita,' jelas Dubes Kesoema. Optimis Dubes Kesoema menyatakan optimis sekali mengenai hasil pertemuan di Brussel ini. 'Tapi optimisme saja tidak cukup. Kita memang masih harus menunggu secara resmi jawaban dari Komisi Eropa,' kata Kesoema. Pertemuan Komisi Keamanan Penerbangan Eropa masih akan berlangsung sampai tanggal 2 Juli. Keputusan diharapkan akan keluar seminggu kemudian. Ikuti laporan selengkapnya pada www.ranesi.nl. * PILPRES SATU PUTARAN APAKAH LEBIH BAIK? Pihak Lingkungan Survey Kebijakan Publik (LSKP) mengungkapkan temuannya bahwa; masyarakat menginginkan pilpres yang akan datang dilakukan hanya satu putaran saja. Karena pilpres putaran kedua dianggap suatu pemborosan semata dan masyarakat tengah mengalami kebosanan terhadap pemilu. Berikut komentar Sabam Sirait seorang politikus senior dari PDI Perjuangan: Sabam Sirait [SS]: Sebenarnya kalau menurut perundang-undangan yang berlaku tidak ada yang mengharuskan dua kali pemilihan presiden. Yang diatur dalam undang-undang adalah bahwa peserta pemilihan presiden atau calon presiden dan calon wakil presiden dianggap terpilih kalau sudah mendapatkan suara setengah dari jumlah pemilih tambah dengan satu suara dari 17 provinsi. Jadi kalau mau menang, mau terpilih, bisa mencapai 50 persen suara tambah satu, ya sudah menang. Jadi tidak usah dua kali. Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Apakah itu mungkin dicapai, Pak? SS: Ya, kenapa tidak mungkin kalau memang tercapai. Kalau tidak tercapai ya baru ada second round, ronde kedua. Justru karena mereka itu yang mengusulkan itu, meributkan itu, ingin sekali, karena mereka tidak yakin bisa mencapai setengah tambah satu. RNW: Tapi kalau seandainya diperlukan, apakah ini tidak perlu dilakukan putaran kedua, tidak hanya dengan menekankan soal pemborosan dan perasaan bosan dari para pemilih dalam masyarakat itu? SS: Ya soalnya, kalau diselenggarakan sekali saja, ukurannya bagaimana, menangnya seberapa. Setengah tambah satu atau bukan. Sebab kalau bukan setengah tambah satu dalam putaran pertama, itu tidak diatur dalam undang-undang. Jadi bertentangan dengan undang-undang. Apakah mau melawan hukum? RNW: Jadi harus dilakukan putaran kedua ya? SS: Harus! Kalau tidak ada yang mencapai setengah tambah satu. Apakah mereka menghendaki seperti, apa namanya, pemilihan gubernur, bupati, yang kalau mereka mencapai 30 persen, dinyatakan menang. Berarti undang-undangnya harus diubah dulu. Jadi barangkali mereka itu takut, takut tidak akan mencapai setengah tambah satu, tapi ingin menang dengan cara-cara yang tidak benar, tidak sehat. Wawancara dengan Sabam Sirait selengkapnya bisa diikuti di www.ranesi.nl. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
