---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 06 Juli 2009 14:40 UTC



** MEGA KHAWATIRKAN PIPLRES TIDAK JURDIL

** AUSTRALIA DAN MALAYSIA RUNDINGKAN PENYELUNDUPAN MANUSIA

** KERUSUHAN DI XIANJIANG, CINA, TEWASKAN 140 WARGA

** GEMA WARTA TINJAUAN PERS: KASUS ADOPSI ANAK DARI CINA DAN WONG CILIK BINGUNG 
MEMILIH PRESIDEN

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KRISIS POLITIK HONDURAS MEMBURUK

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: OBAMA SARAPAN DENGAN PUTIN

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MENGIMPROVISASI INDONESIA RAYA: DIANCAM HUKUMAN 
PENJARA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PEMILU DAN PARA PENYANDANG CACAT



* MEGA KHAWATIRKAN PIPLRES TIDAK JURDIL

Capres Megawati Soekarnoputri khawatir pilpres Rabu nanti bakal tidak jurdil. 
Menurut pemimpin oposisi ini, jutaan warga yang berhak memilih tidak terdaftar. 
Di antara mereka banyak para pendukungnya. Megawati menuntut agar mereka juga 
bisa memilih dengan memperlihatkan KTP mereka. Usulan ini masih harus 
diputuskan oleh hakim. Presiden incumbent Susilo Bambang Yudhoyono paling 
favorit. Ia menjadi populer antara lain karena berhasil menangani korupsi dan 
terorisme. Selain itu ekonomi Indonesia juga baik, meski ada krisis. Menurut 
jajak pendapat, posisi SBY jauh di atas Mega. Capres Yusuf Kalla  yang 
bertahun-tahun menjadi wakilnya SBY, posisinya nomor dua.


* AUSTRALIA DAN MALAYSIA RUNDINGKAN PENYELUNDUPAN MANUSIA

Australia ingin agar Malaysia menangani masalah penyelundupan manusia di negara 
itu sendiri. Perdana menteri Kevin Rudd bertolak ke Kuala Lumpur untuk mendesak 
sejawatnya dari Malasyia, Najib Razak. Tiap tahun karena perang atau alasan 
ekonomi ribuan warga asal Afghanistan, Sri Lanka, Myanmar dan Iran meninggalkan 
negeri mereka untuk mengadu nasib di Australia. Dengan menggunakan perahu tua 
mereka menyeberang dari Malaysia dan Indonesia menuju Australia. Untuk itu 
mereka membayar uang yang luar biasa banyaknya kepada para penyelundup manusia. 
Pendahulu Kevid Rudd, John Howard, menahan para migran itu bertahun-tahun 
lamanya di berbagai kamp. Tapi Rudd menutup tempat-tempat itu yang akibatnya 
arus migran bertambah. Dunia internasional mendesak perdana menteri Australia 
agar mengambil tindakan.


* KERUSUHAN DI XIANJIANG, CINA, TEWASKAN 140 WARGA

140 orang meninggal akibat kerusuhan di kawasan Xinjiang, Cina barat laut. 
Ratusan warga ditangkap. Demikian dilaporkan kantor berita Xinhua. Ahad kemarin 
kelompok separatis Uigur turun ke jalan di ibukota Urumqi.  Menurut saksi mata 
para demonstran itu membawa pentungan dan pisau menghancurkan mobil dan toko. 
Lalu polisi Cina bertindak. Kelompok muslim Uigur sudah dari dulu tinggal di 
kawasan Xinjiang. Tahun-tahun belakangan makin banyak warga Uigur memberontak 
melawan kekuasaan Cina dan menentang penindasan agama dan budaya yang dilakukan 
partai komunis.


* PENGENDALIAN SENJATA NUKLIR RUSIA-AMERIKA

Para pejabat Rusia dan Cina mencapai kesepakatan pernyataan pengurangan jumlah 
senjata nuklir. Pernyataan ini akan ditandatangani oleh presiden Rusia Dmitri 
Medvedev dan sejawatnya dari Amerika Barack Obama, yang hari ini mengawali 
kunjungan tiga hari ke Moskow. Pernyataan itu mengandung juklak bagi para 
perunding dari kedua negara. Tujuannya adalah persetujuan pengendalian senjata. 
Persetujuan ini akan menggantikan persetujuan START-1 dari tahun 1991, yang 
berakhir tahun ini. Medvedev dan Obama juga akan membicarakan masalah prisai 
rudal di Eropa Timur dan tentang kondisi Iran dan Afganistan.


* ZELAYA MASIH BELUM BISA PULANG KE HONDURAS

Presiden Honduras Manuel Zelaya tidak berhasil kembali ke negerinya dengan 
pesawat. Pemerintah baru Honduras melarang pesawatnya mendarat. Berbagai 
kendaraan tentara memblokade landasan mendarat di bandara ibukota Tegucigalpa.  
Menara pengawas bandara dikabarkan sempat mengancam akan menjatuhkan pesawat 
kalau tetap berusaha mendarat. Zelaya, yang bertolak dari bandara Washington 
Ahad malam kemarin, akhirnya mengubah haluan ke Manaqua, ibukota Nikaragua. Di 
bandara Tegucigalpa, tentara dan polisi betrok dengan para demonstran pendukung 
Zelaya yang menunggu kedatangan presiden terusir itu. Akibat kerusuhan ini, 
setidaknya dua orang meninggal dan dua orang lain terluka kena tembak.


* PEMAIN SEPAK BOLA KOLOMBIA BUNUH FAN

Seorang pemain bola profesional Kolombia menembak mati seorang penggemar bola 
yang menyebutnya "berengsek". Pemain tengah Javier Florez, yang bermain di 
Atletico Junior divisi tertinggi Kolombia, mendengar kritikan itu ketika 
mengendarai mobilnya di kota pantai Barranquilla. Ia pun keluar mobil dan 
menembak mati orang yang memakinya itu. Semula Florez melarikan diri, tapi 
kemudian melapor ke polisi. Fan itu mencaci makinya gara-gara kekalahan 
pertandingan final Atletico Junior melawan Once Caldas de Manzinales, seminggu 
lalu. Kasus ini mengingatkan kita pada bek Kolombia Andres Escobar. Ia ditembak 
mati setelah prestasi buruk Kolombia di Kejuaraan Dunia tahun 1994 di Amerika 
Serikat.


* PRESIDEN MEKSIKO BAKAL KALAH PEMILU

PAN, partainya presiden Meksiko Felipe Calderon seperti diduga bakal kalah 
pemilu parlemen. Menurut jajak pendapat, partai ini meraih 29 persen suara, 
sementara partai oposisi PRI, meraih 40 persen suara. Selain memilih anggota 
parlemen baru, para pemilih dalam pemilu ini juga memilih enam gubernur dan 
sekitar lima ratus walikota. Tema utama pemilu ini adalah perang melawan obat 
bius, krisis ekonomi dan virus flu H1N1. PRI sempat berkuasa berturut-turut 
dari 1929 sampai 2000.


* TANAH LONGSOR DI VIETNAM DAN CINA

Akibat tanah longsor yang sejak Jumat lalu melanda kawasan berbukit di Vietnam 
Utara setidaknya 22 orang tewas. Tiga belas orang raib. Lebih dari 500 rumah 
dan ratusan hektar sawah hancur. Kawasan yang paling parah adalah kawasan 
perbatasan dengan Cina. Ahad kemarin, kantor berita Cina Xinhua melaporkan, di 
Cina korbannya mencapai 15 orang. Lebih dari setengah juta warga dievakuasi.


* NILAI BURSA AMSTERDAM MENURUN

Bursa Amsterdam nilainya menurun ketika dibuka. Ini dipengaruhi oleh rendahnya 
nilai bursa Tokio ketika ditutup dan keprihatinan terhadap pemulihan ekonomi 
Amerika. Gara-gara turunnya harga minyak, saham di sektor ini kehilangan 
kekuatan. 

Indeks AEX merugi 0,9 persen bertengger pada 251,38 poin. Bursa di Paris, 
Frankfurt dan London turun 1 persen. 

Bursa Tokio merugi ketika ditutup. Ini dipengaruhi oleh kekhawatiran pemulihan 
ekonomi yang tak kunjung datang. Ketika ditutup Indeks Nikkei merugi 1,4 
persen, pada 9680,87 poin. 

Nilai euro 1,3922 dolar Amerika
Nilai dolar 10305 rupiah
Nilai euro 14350 rupiah


* KASUS ADOPSI ANAK DARI CINA DAN WONG CILIK BINGUNG MEMILIH PRESIDEN

"Cina Wajib Mengutamakan Kepentingan Anak". Demikian judul sebuah tajuk di 
koran Belanda Trouw. Tajuk ini ditulis sehubungan dengan berita yang muncul 
belakangan tentang kasus penjualan anak di Cina. Ternyata banyak anak yang 
diadopsi oleh orang Belanda adalah korban perdagangan anak. Akibat banyak orang 
ragu untuk mengadopsi anak dari Cina. 

Ini bertentangan dengan Perjanjian Adopsi Den Haag, tulis Trouw dalam tajuknya. 
Kesuliltan di seputar program adopsi anak cukup mendalam, tambah Trouw . Salah 
satu penyebabnya adalah karena sebagian besar sumber dana asrama yatim piatu di 
Cina tergantung pada sumbangan dari orang asing yang mau mengadopsi anak. Ini 
bisa memancing pelanggaran, tulis Trouw.

Menurut koran Belanda ini, untuk mencegah ini semua pemerintah Cina bisa 
mengambil serangkaian tindakan. Pertama, menambah dana buat asrama penampungan 
anak yatim. Kedua, membongkar kasus-kasus pelanggaran sebelumnya. Selain itu, 
Cina harus selalu mengutamakan kepentingan anak.

Namun ada satu hal yang sangat jelas, tulis Trouw. Di tempat-tempat penampungan 
anak di Cina itu masih banyak anak-anak lain - terutama anak-anak cacat- yang 
nasibnya tergantung pada orang asing yang mau mengadopsi mereka. Mereka tidak 
boleh menjadi korban keraguan tentang adopsi anak dari Cina. Demikian Trouw. 

Kita beralih ke topik Indonesia. Koran Belanda De Volkskrant menampilkan berita 
pilpres RI di halaman pertamanya yang berjudul: Mencari pemilih di tempat 
sampah. Koresponden Michel Maas mengawali tulisannya dengan kampanye pasangan 
Mega-Prabowo di Gedung Olah Raga Senayan. Para nelayan, petani, buruh harian, 
penjual makanan, tukang becak dan pemulung berdatangan ke istana olah raga itu. 

Masalah kemiskinan merupakan tema paling penting dalam kampanye pilpres. April 
lalu Prabowolah yang paling dulu mengangkat kemiskinan sebagai tema kampanye 
pada pemilu parlemen. Ini bisa terlihat dari iklan dan balihonya yang 
menampilkan pedesaan yang miskin. Sejak itu, para calon lain pun ikut meniru. 
SBY dan JK pun sering muncul di persawahan. 

Namun Megawati dan Prabowolah yang paling menonjol sebagai pembela orang 
miskin, tambah De Volkskrant. Deklarasi mereka malah digelar di tempat 
pembuangan sampah Bantar Gebang. Meski biayanya tidak begitu banyak 
menghabiskan dana iklan, namun ini bisa dianggap mubazir juga. Apa lagi kalau 
dibandingkan dengan penghasilan orang miskin yang menjadi kelompok target 
mereka. 

Dan kelompok target ini justru tidak banyak tahu tentang kampanye tersebut. 
Mereka tidak membaca koran dan tidak memiliki televisi. Kalau pun mereka di 
kampung bisa menonton televisi, yang ditonton bukan debat capres dan cawapres, 
tulis De Volkskrant. 

Contohnya Rodi, seorang penduduk kampung Klender Tanggul, Kerawang. Yang 
menjadi pikiran si pemulung ini adalah bagaimana bisa mencari makan sehari-hari 
dan menyekolahkan anak-anak. Meski ada sekolah gratis, tapi karena tempatnya 
jauh ia tetap tidak bisa menyekolahkan anaknya, karena tidak punya duit untuk 
ongkos jalan. 

Rodi belum tahu akan menyontreng siapa pada pilpres Rabu nanti. "Dulu saya 
memilih Yudhoyono, tapi apakah kali ini saya akan melakukan hal yang sama, saya 
belum tahu", katanya seperti dikutip De Volkskrant. 

Demikian Tinjuan Pers kali ini.


* KRISIS POLITIK HONDURAS MEMBURUK
 
Presiden Honduras yang disingkirkan, Manuel Zelaya, tidak berhasil kembali ke 
Honduras.  Krisis politik di negeri itu  memburuk, dan sekarang korban pertama 
telah jatuh. Laporan redaktur Pablo Gamez.

Tank-tank dan ratusan tentara menghalangi pesawat terbang yang membawa presiden 
yang disingkirkan, mendarat di bandara Tegucigalpa di Honduras.

Dari pesawatnya Zelaya menyatakan, bahwa  ia bertekad untuk kembali ke 
Honduras. 

Manuel Zelaya: "Kita akan menemukan satu cara untuk masuk kembali ke dalam 
negeri. Kalau hari ini tidak berhasil, maka besok atau Selasa, tetapi kita 
pasti masuk ke dalam negeri. Saya tahu penduduk tidak berhasil menembus 
barikade militer. Kalau berhasil, mereka pasti membuang semua rintangan di 
landasan."

Jet pribadi
Presiden yang disingkirkan itu bertolak dari Washington dengan pesawat jet 
pribadi. Ia mendapatkan dukungan hampir semua masyarakat internasional, suatu 
keunikan dalam sejarah demokratis Amerika Latin. 

Minggu pagi ribuan pengikut Zelaya memasuki bandara Honduras. Selama bentrokan 
sengit dengan pihak militer yang mengepung bandara tersebut, sekurang-kurangnya 
jatuh dua korban tewas. Sedang puluhan orang lainnya menderita luka.

Kudeta
Sepekan yang lalu pihak militer melancarkan kudeta dan menyingkirkan presiden. 
Mereka menuduh Zelaya, bahwa ia akan mengubah Undang-Undang Dasar lewat 
referendum, sehingga memungkinkan dirinya bisa terpilih kembali.  Dengan 
demikian ia telah meniru contoh presiden-presiden Amerika Latin lainnya, 
seperti Presiden Venezuela, Hugo Chavez, Presiden Bolivia Evo Morales dan 
Presiden Ekuador Rafael Correa.

Klas Konservatif Honduras mengatakan bahwa Zelaya adalah seorang pragmatis-kiri 
yang membahayakan kepentingan mereka.

Zelaya dalam perjalananya ke Honduras didampingi Miguel d'Escoto, Ketua Sidang 
Umum PBB. Di pesawat yang lain terdapat  Presiden Argentina Cristina de 
Kirchner dan rekannya dari Ekuador, Rafael Correa serta Sekjen Organisasi 
Negara-negara Amerika (OAS). Jose Miguel Insulza. Mereka mengubah penerbangan 
ke San Salvador.

Jam malam
Di Honduras diberlakukan jam malam. Pemancar-pemancar radio dan televisi hanya 
menyajikan acara-acara musik saja. 

Keadaan kritis, kata Rafael Alegria, seorang pemimpin terpenting serikat buruh 
di negeri itu dan oposisi menentang pemerintahan Roberto Micheletti yang 
sekarang berkuasa. 

Rafael Alegria: " Keadaanya dramatis, sangat  sulit, karena tentara mulai 
menembaki para demonstran."

Tempat persembunyian baru
Pada saat melakukan wawancara Rafael Alegria dibawa ke tempat persembunyian 
baru, untuk menghindari penangkapan tentara. Pemimpin serikat buruh sependapat 
dengan presiden yang disingkirkan bahwa Washington kurang berupaya memulihkan 
kembali demokrasi di negerinya. Menurut Rafael Alegria, Amerika Serikat 
memainkan peranan ganda dalam hal ini. 

Rafael Alegria: "Kami menuduh orang-orang Amerika telah memainkan permainan 
ganda; mereka mengutuk kudeta, tetapi secara rahasia mereka mendukung kekuasaan 
baru". 

Tidaklah mudah mendalami perkembangan-perkembangan yang terjadi, di mana tiga 
orang Presiden Amerika Latin mendampingi rekan mereka yang disingkirkan 
militer. Jutaan warga Amerika Latin mengikuti peristiwa lewat televisi, krisis 
yang paling mendalam di benua itu. Seperti halnya menyaksikan pertandingan 
sepakbola yang sengit atau pertunjukan operet. 

Namun sebenarnya menyangkut banyak hal; dengan terbentuknya pemerintahan baru 
para pelaku kudeta di Honduras menggugah kembali gambaran seram dari masa lalu. 
Para tentara di negeri-negeri lain bisa punya alasan untuk mengikuti contoh 
rekan-rekannya di Honduras.


* OBAMA SARAPAN DENGAN PUTIN

Presiden Barack Obama berniat memuluskan kembali hubungan Amerika Serikat 
dengan Rusia. Untuk pertama kali sejak dilantik, presiden Amerika ini bertemu 
dengan presiden Rusia Dmitri Medvedev. Tetapi Obama juga mengadakan pembicaraan 
dengan Vladimir Putin. Maklum sang perdana menteri ini masih berperan besar di 
Rusia. Laporan koresponden Geert Groot Koerkamp dari Moskow.

Semua perincian kunjungan Barack Obama ke Moskow diatur dengan rapi. 
Langkah-langkah keamanan konon lebih ketat dari yang sudah-sudah. Dan lain dari 
biasanya, setelah pembicaraan resmi dengan Presiden Dmitri Medvedev, Presiden 
Obama dan istrinya Michelle dijamu secara tidak resmi pada datcha yaitu tempat 
peristirahatan pribadi presiden Medvedev. Sepertinya, kalau Obama ingin 
memuluskan hubungan Rusia-Amerika, maka hal itu harus terjadi pada pertemuan 
ini. 

Georgia
Musim gugur tahun lalu, menyusul perang singkat antara Rusia dengan Georgia 
pada bulan Agustus, hubungan Moskow Washington memburuk, bahkan sangat buruk 
setelah zaman Perang Dingin. Sejak itu terjadi dua perubahan. Amerika punya 
presiden baru dan dunia terjerembab dalam krisis ekonomi gawat yang juga 
menjepit Rusia. Dua hal ini menyebabkan kedua pihak merubah wawasan mereka pada 
beberapa hal dan itu menguntungkan bagi pendekatan baru, apalagi pada saat 
sekarang ketika Obama sudah mengisyaratkan bahwa Rusia merupakan salah satu 
prioritasnya.

Rudal tameng
Pada beberapa hal Amerika memang telah mengadakan perlunakan. Washington tidak 
lagi tanpa syarat mendukung presiden Georgia Mikhail Saakashvili, yang sangat 
dibenci oleh para pemimpin Rusia. Amerika juga tidak tergesa-gesa menyetujui 
pemekaran Pakta Nato. Dan, berbeda dari pendahulunya, Presiden Obama tidak 
ingin mendesakkan pembangunan rudal tameng, sepanjang masih belum jelas apakah 
sistem ini benar-benar jalan. Rudal tameng yang bagian-bagiannya harus 
ditempatkan di Polandia dan Ceko merupakan duri dalam daging Rusia.

Dengan rangkaian perubahan ini Moskow lebih bersikap optimis. Rusia sendiri 
sebenarnya juga diuntungkan dengan perbaikan hubungan dengan Amerika. Moskow 
sadar betapa perekonomian Rusia terjalin erat dengan ekonomi Amerika. Perdana 
Menteri Putin sendiri menyatakan sebagian besar cadangan valuta Rusia disimpan 
dalam dolar.

Tombol reset
Obama menyatakan ingin menekan tombol 'reset' dan dengan demikian menjalin 
hubungan baru dengan Rusia. Pernyataan Obama ini bukan tanpa alasan, terutama 
karena dia ingin bekerjasama dengan Rusia dalam membekali pasukan Amerika di 
Afghanistan yaitu melalui wilayah Rusia. Dia juga mengharapkan dukungan Rusia 
dalam Dewan Keamanan PBB, andaikata berlangsung pemungutan suara mengenai 
sanksi terhadap Iran atau Korea Utara.

Perjanjian non-proliferasi baru juga menjadi butir agenda Obama di Moskow. 
Perjanjian baru ini akan menggantikan perjanjian START tahun 1991 yang berakhir 
Desember mendatang. Apabila tercapai, maka jumlah senjata nuklir kedua negara 
akan terus dikurangi. Makna praktisnya tidak seberapa, tetapi cukup penting 
bagi Rusia. Negara ini ingin berunding dalam posisi setara dengan Amerika, 
karena hanya dengan itu Rusia bisa tampil sebagai adidaya. Tapi untuk sementara 
ini masih jauh dari impian Rusia, karena Moskow hanya bersedia menandantangani 
perjanjian kalau Amerika mencabut rencana menempatkan tameng rudal. Bagi para 
perunding di Washington syarat itu tidak bisa diterima.

Sarapan
Amerika punya topik favorit yang terus dipegang erat, seperti kebebasan di 
beberapa negara tetangga Rusia untuk mengambil keputusan sendiri, misalnya soal 
keanggotaan NATO. "Pengaruh Uni Soviet sudah tidak berlaku lagi," kata 
Washington. Obama menegaskan dia akan bicara blak-blakan di Moskow. Itu sudah 
tampak pada sarapan paginya bersama Perdana Menteri Vladimir Putin. Itu tidak 
lazim, karena Presiden Medvedev merupakan orang pertama di Rusia. Tapi Obama 
mengakui bahwa Putin masih 'berpengaruh besar' di negaranya. Pada saat yang 
sama Obama mengatakan Putin harus meninggalkan sikap Perang Dingin. Menurut 
Obama, satu kaki Putin masih berada di masa lalu, walaupun satu kaki lagi sudah 
menapak di zaman moderen. Perdana Menteri Rusia tampak tidak senang 
mendengarnya.

Obama berbicara dengan para pemimpin Rusia di Moskow. Tapi dia juga mempunyai 
pesan untuk rakyat Rusia, yang akan disampaikannya Selasa besok di hadapan 1000 
mahasiswa. Setelah itu baru jelas apakah kunjungannya benar-benar berhasil 
mengangkat hubungan Amerika Rusia ke tahap baru.


* MENGIMPROVISASI INDONESIA RAYA: DIANCAM HUKUMAN PENJARA

Intro: Rio Febrian seorang artis tenar di Indonesia diancam hukuman penjara 
tiga bulan, karena menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan cara improvisasi. Hal 
itu diungkapkan Sejarahwan LIPI, Asvi Warman Adam. Dalam PP nomer 44 tahun 1958 
tentang Lagu Kebangsaan Indonesia Raya ditegaskan tidak boleh dilakukan 
pengubahan terhadap nada-nada dan irama lagu itu. Tapi menurut Pakar Hukum 
Margiono Wakil Ketua Redaksi Voice of Human Right improvisasi lagu Indonesia 
Raya justru bisa membuatnya lebih diterima telinga anak muda. 

Margiono: Saya juga sudah membaca komentarnya Asvi Warman Adam, katanya itu 
melanggar PP gitu. Tetapi PP itu sebenarnya kan tidak mengatur cara 
menyanyikan. Itu hanya mengatur misalnya menyanyikan Indonesia Raya dengan 
hikmat dan lain-lain. Tetapi menurut saya sih itu bukan masalah, justru membuat 
Lagu Inedonesia Raya lebih bisa diterima telinga anak muda, saya pikir. Dan Rio 
Febrian seorang artis tentu dengan kreativitasnya dia punya kebebasan untuk 
mengkreasikan atau menyempurnakan lagu itu menjadi lebih sesuai dengan situasi 
sekarang. 

Radio Nederaland Wereldomroep [RNW]: Ini masalahnya menjadi agak serius,karena 
sampai diancam hukuman tiga bulan penjara, ini apa memang budaya hukum 
Indonesia mengatakan demikian, pak?

Margiono: Saya pikir menurut sistem hukum Indonesia, suatu ancaman pidana itu 
harus diatur lewat undang-undang bukan PP. Entah itu KUHP atau undang-undang 
yang lain yang mengatur pidana. Sedang PP itu kan Peraturan Pemerintah. 
Biasanya Peraturan Pemerintah itu selalu berisi hal-hal teknis melaksanakan 
undang-undang. Tidak ada ancaman pidana. 

RNW: Kembali kepada Lagu Kebangsaan. Biasanya yang sering kita jumpai di 
televisi, yang sering melakukan improvisasi terhadap Lagu Kebangsaan itu 
terjadi di Amerika. Kemudian publik malah menyambut dengan gegap-gempita dan 
gembira terhadap penampilan itu. 

Margiono: Tetapi saya pikir sudah terjadi pergeseran di kalangan masyarakat, 
terutama kaum muda yang mungkin karena lagu itu dilakukan secara formal, secara 
hikmat membuat lagu itu membosankan dan orang juga ingin warna yang baru. 
Dengan substansi yang sama tanpa mengurangi penghargaan mereka terhadap lagu 
itu, mungkin orang juga mengubah-ubah. Sebenarnya dalam banyak kasus juga 
sering terjadi, orang menggubah-gubah lagu, dalam arti mengekspresi dengan 
ekspresi yang berbeda.  Tidak selalu berdiri tegak, kaku seperti itu. Hal itu 
harus  diapresiasi, membuat Lagu Indonesia Raya bisa lebih diterima oleh 
kalangan muda pada saat ini. 

RNW: Walaupun itu merupakan Lagu Hymne Nasional Indonesia ya?

Margiono: Ya, saya pikir lagu itu kan bukan mantra ya? Kalau kita kembali pada 
jiwa Lagu Indonesia Raya kan untuk menanamkan perasaan nasionalisme warga 
negera, orang yang menyanyikan dan mendengarkannya. Kalau itu dilakukan sebagai 
cara untuk lebih menghormati Indonesia, dengan cara yang lebih kekinian, 
mengapa tidak. Tentu di luar upacara resmi, misalnya Upacara Bendera atau 
Upacara Tujuhbelas Agustus.

RNW: Jadi dari segi hukum ini tidak terjadi pelanggaran apa-apa ya pak?

M: Tidak ada. Apalagi pidana tidak ada. Mungkin pelanggaran menurut PP itu, 
jika dinyanyikan dengan cara-cara yang tidak menghormati, misalnya sambil 
tiduran, atau sambil teriak-teriak. PP itu pada intinya adalah mengatur Lagu 
Indonesia Raya dinyanyikan dengan cara sopan dan hikmat. Intinya cuma itu saja. 

Wawancara selengkapnya dengan Margiono ini dapat anda jumpai dalam situs web 
kami www.ranesi.nl.


* PEMILU DAN PARA PENYANDANG CACAT

Selama debat kampanye pilpres, isu pemberdayaan dan hak-hak penyandang cacat 
tidak dikampanyekan atau disuarakan. Sehingga bisa dikatakan isu penyandang 
cacat belum masuk di dalam agenda politik para calon tersebut. Demikian kata 
Irwan Dwi Kustanto, wakil direktur eksekutif Yayasan Mitra Netra. 

Irwan Dwi Kustanto [IDK]: "Kita lihat juga di televisi dan radio dalam debat 
beberapa kali yang saya ikuti, juga tidak ada isu itu. Sehingga boleh dikatakan 
isu penyandang cacat belum masuk dalam agenda politik mereka. Bagaimana selama 
lima tahun ke depan ini akan memperbaiki kualitas dari penyandang cacat itu 
sendiri. Baik haknya maupun aksesnya terhadap ekonomi, karir atau pekerjaan 
mereka dan sebagainya."

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: "Lalu bagaimana perasaan anda bahwa isu ini 
tidak diperhatikan."

IDK: "Ada sedikit kemarahan tentu, karena sebagai anak bangsa yang juga ingin 
berkontribusi tentu merasa bahwa ada rekan di belakang saya yang jutaan, 
menurut WHO, kami ada sepuluh persen dari jumlah penduduk. Itu angkanya cukup 
fantastik. Jadi isu tentang kami yang selama ini sekian tahun merdeka, 60 tahun 
lebih, agenda itu tidak dikampanyekan, ada campur-aduklah. Ada kesedihan juga. 
Ada kemarahan."

"Tapi juga bukan artinya kami pesimis. Kami tetap optimis. Kalau memang itu 
belum diagendakan sekarang, kita harus melakukan sesuatu, kita sama teman 
penyandang cacat, teman-teman organisasi tuna netra, ormas penyandang cacat 
tentu akan berjuang meningkatkan sumberdayanya sendiri untuk menunjukkan kepada 
pemerintah, mereka yang berkuasa bahwa kita, kalau diberi kesempatan, kita 
tentunya akan berdaya, akan memberikan kontribusi kepada pembangunan ini."

RNW: "Dalam pemilu legislatif yang lalu, kaum tunanetra menghadapi beberapa 
kesulitan dalam mencontreng. Lalu sekarang bagaimana? Apakah sudah ada 
perbaikan?"

IDK: "Dalam pilpres ini disediakan alat bantu khusus, namanya template braille 
untuk para tunanetra. Hanya persoalannya dari Komisi Pemilihan Umum sendiri 
untuk sosialisasinya masih terbatas. Kita tersebar, di hampir seluruh propinsi 
ada penyandang tuna netra di sana, tapi kelihatannya untuk sosialisasinya, baik 
di radio maupun televisi, dalam kampanye atau publikasi bagaimana mencontreng, 
bagaimana nanti mereka harus menjalankan itu di KPPS dan sebagainya, itu tidak 
ada penyuluhan secara resmi."

"Malahan saya, karena saya di Yayasan Mitra Netra, justru kami malah 
membantunya dari organisasi swasta. Jadi kita membraillekan misalnya bagaimana 
mereka mencontreng, membraillekan juga visi dan misi calon presiden. Kita 
membantu juga mendesainkan template itu."

RNW: "Dengan sistem baru tersebut apakah akan lebih mudah untuk mencontreng?"

IDK: "Dari pengalaman legistlatif kemarin, akhirnya kita membuat desainnya itu, 
sudah kita desain sedemikian rupa supaya tuna netra mudah mencontreng. Jadi 
misalnya di dalam alat bantu itu lubangnya kita bikin segitiga terbalik. Dengan 
mengikuti segitiga terbalik itu, itu sudah otomatis contreng. Karena istilah 
contreng ini bagi mereka yang penyandang tuna netra sejak lahir, dia tidak tahu 
istilah contreng ini."

"Jadi dengan desain yang baru ini kita lebih dipermudah."

RNW: "Apa yang diharapkan kaum tuna netra atau penyandang cacat dari presiden 
terpilih?"

IDK: "Tentunya kami menginginkan konvensi PBB segera diratifikasi agar 
penyandang cacat di Indonesia memiliki hak dari undang undang. Karena kalau itu 
diratifikasi mau nggak mau berarti kita akan memperbarui undang undang yang 
ada. Supaya undang undang ini tidak diskriminatif terhadap kita dan menjamin 
hak-hak kita dipenuhi yang selama ini belum."

"Harapan kedua tentunya isu dari penyandang cacat ini jangan dibatasi 
departemen tertentu. Selama ini kan imagenya kalau kegiatan atau masalah 
penyandang cacat ditaruh di departemen sosial padahal sisi aspek kehidupan di 
semua departemen, pendidikan, kesehatan, tenaga kerja, agama dan sebagainya 
ada."

"Usul itu kita minta juga pada calon presiden terpilih untuk memasukkan semua 
agenda dari penyandang cacat ini ke semua departemennya. Berarti 
menteri-menteri yang terpilih nanti, bekerja sama untuk kepentingan kami semua."


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke