--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 07 Juli 2009 14:40 UTC ** PEMILIHAN DI INDONESIA ** HURU HARA DI XINJIANG ** DEWAN KEAMANAN KECAM KOREA UTARA ** GEMA WARTA ULASAN PERS: KEKERASAN DI PROPINSI XINJIANG, CINA DAN PEMILIHAN PRESIDEN DI INDONESIA ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: WISATA DI AMSTERDAM, NAIKLAH TRAM! ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL:MICHAEL JACKSON DAN MERAYAKAN TANTANGAN AFRIKA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA; SUDAH SIAPKAH WARGA DAERAH IKUT PILPRES? ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA; PILPRES 8 JULI 2009, WARIA HARAPKAN PERSAMAAN HAK * PEMILIHAN DI INDONESIA Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerukan pemilihan yang benar-benar bebas dan jujur. Tunjukkan kepada dunia bahwa di Indonesia semuanya berjalan lancar, demikian presiden SBY. Ia juga mendukung keputusan Mahkamah Konstitusi yang membolehkan orang menggunakan KTP untuk mencontreng. Jutaan pemilih akan kehilangan hak pilihnya karena mereka belum terdaftar. Presiden SBY paling populer dalam jajak pendapat pemilihan Rabu besok. Ia populer karena dianggap suskes dalam menangani korupsi dan terorisme. Di bidang ekonomi Indonesia juga sukses, walaupun ada krisis. Dalam jajak pendapat SBY menduduki posisi jauh kedepan katimbang capres lainnya: Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Kalla. * HURU HARA DI XINJIANG Polisi Cina turun tangan di ibukota propinsi Xinjiang, Urumqi. Kerusuhan terjadi ketika para aktivis Han Cina merusak toko milik etnis Uigur. Balas dendam etnis Han Cina ini adalah kejadian pertama sejak huru hara mulai pada hari Minggu di Xinjiang. Warga Uigur memprotes diskriminasi yang dilakukan pemerintah Beijing. Selama unjuk rasa ini, kelompok Han Cina menjadi sasaran mereka. Huru hara ini sampai sekarang meminta korban 156 orang tewas. Polisi menahan 15 orang, 13 dituduh ikut berkelahi, 2 lainnya dituduh mengompori huru hara lewat internet. Cina menutup internet di beberapa bagian kota Urumqi. Menurut media Cina kebijakan ini bertujuan menyetop kekerasan. * DEWAN KEAMANAN KECAM KOREA UTARA Uji coba roket Korea Utara dikecam Dewan Keamanan PBB Sabtu lalu. Uji coba ini mengancam keamanan regional dan internasional. Korea Utara tidak mengindahkan resolusi PBB dan melansir 7 roket ke Laut Jepang Sabtu lalu. Mei lalu negara diktatur ini menguji coba senjata nukllir, PBB segera mempertajam sanksi terhadap Pyongyang. * WANITA PRANCIS DITAHAN DI IRAN Prancis menuntut pembebasan warganya, seorang wanita yang bekerja sebagai asisten Universitas Isfahan. Wanita berusia 23 tahun ini ditahan ketika mau pulang, ia dituduh mata-mata karena ikut demonstrasi menentang hasil pemilihan presiden dan memotret unjuk rasa ini. Menteri luar negri Prancis Bernard Kouchner menyatakan tuduhan mata-mata terhadap wanita berusia 23 tahun ini tidak masuk akal. Sebelumnya Iran juga menyandera staf kedutaan besar Britania Raya, seorang masih ditahan. Iran kembali memperingatkan Barat tidak campur tangan dalam masalah dalam negrinya. Peringatan ini dikeluarkan pemimpin tertinggi Iran, ayatollah Ali Khamenai. * DISIDEN RUSIA TERAKHIR MENINGGAL Vasili Aksjonov, salah seorang disiden terakhir Rusia meninggal di rumah sakit Moskow. Pada tahun 1980 ia diusir ke Amerika Serikat. Ia termasuk kelompok "titik cair" yang dibentuk setelah meninggalnya diktator Stalin pada tahun 1953. Ia menulis karya yang menyorot sisi gelap sistim komunis. Pada tahun 70an, kebebasan ini dikekang lagi dan karyanya dilarang. Di Amerika Serikat Aksjonow menulis bukunya yang terkenal: Generasi Musim Dingin. Tahun 1990 ia kembali ke Rusia. Perdana menteri Putin menyatakan sastra Rusia kehilangan seorang sastrawan yang besar. Vasili Aksjonow mencapai usia 76 tahun. * KUNJUNGAN OBAMA KE RUSIA Presiden Barack Obama makan pagi bersama perdana menteri Rusia Vladimir Putin. Sebelumnya mereka menyatakan harapan hubungan kedua negara adidaya ini semakin membaik. Barack Obama sejak 3 hari mengadakan kunjungan kenegaraan. Kedua pemimpin ini bertemu di Novo Ogarjovo, di barat ibukota Moskow. Mereka akan membicarakan sistim tameng roket Amerika di Eropa Tengah yang tidak disetujui Rusia. Senin kemarin Amerika Serikat dan Rusia sudah menyepakati pengurangan senjata nuklir. Dalam kurun waktu 7 tahun senjata nuklir mereka akan berkurang sekitar 1500. Presiden Rusia Medvedev dan Obama juga setuju Amerika boleh memanfaatkan daerah Rusia untuk transportasi militer perang Afghanistan. * MICHAEL JACKSON Jutaan fans Michael Jackson berpamit dari idola mereka hari Selasa ini. Di Staples Center Los Angeles akan diadakan upacara peringatan yang akan dihadiri sejumlah besar selebriti Amerika, di antaranya Stevie Wonder dan Mariah Carey. Sekitar 1700 fans mendapat karcis masuk, polisi memblokir jalan di sekitar tempat peringatan, mereka memperkirakan 700 ribu penggembira akan masuk Los Angeles. Peringatan ini juga membebani anggaran Los Angeles yang dilanda krisis kredit. Polisi mengerahkan 1400 orang tambahan untuk menjaga keamanan. * BERITA BURSA Bursa Eropa sepi saja. Para pialang menunggu terbitnya hasil kwartal kedua minggu depan. Indeks AEX di Amsterdam mencapai 0,8 persen lebih tinggi pada 251,74 poin. Bursa London, Frankfurt dan Paris berada antara 0,5 dan 0,9 persen positif. Bursa Tokio ditutup dengan kerugian kecil. Indeks Nikkei ditutup 0,3 persen lebih rendah pada 9647,79 poin . C1 = $ 1,39 C 1 = Rp 14.318,- $ 1 = Rp 10.255,- * KEKERASAN DI PROPINSI XINJIANG, CINA DAN PEMILIHAN PRESIDEN DI INDONESIA Kerusuhan di propinsi Xinjiang antara etnis Uigur melawan migran Han Cina menjadi sorotan media internasional. The International Herald Tribune menyorot posisi organisasi orang Uigur di pengasingan World Uigur Congress yang berkedudukan di Munchen, Jerman selatan. Organisasi ini segera menolak semua tuduhan intervensi. Memang pemerintah di Beijing selalu menuding kelompok luar mendalangi kerusuhan ini. The International Herald Tribune mengutip para pejabat Cina yang menuduh Rebiya Kadeer, seorang tokoh hak-hak asasi manusia Uigur, yang pernah mendekam di penjara Cina dan kini tinggal di Washington. Posisinya sama seperti Dalai Lama dari Tibet, begitu ada kerusuhan, Beijing segera menuding keterlibatannya. Harian pagi Belanda De Telegraaf memasang foto unjuk rasa warga Uigur di Belanda di depan kedutaan besar Cina di Den Haag. Mereka sangat emosi, melempar batu dan ditahan polisi Belanda. Harian ini juga menulis ihwal diskriminasi kelompok Uigur, di propinsi Xinjiang. Daerah kediaman mereka ini, didominasi oleh migran Han Cina, dan sebagai orang muslim, warga Uigur dilarang ke mesjid atau membuka sekolah Islam. Sebagai minoritas berbahasa Turki mereka juga dilarang menggunakan bahasa ibu itu. Selanjutnya para tokoh mereka dijebloskan ke penjara Cina. Demikian De Telegraaf. Harian Belanda Trouw menyorot kepentingan Beijing di propinsi kaya minyak ini. Untuk meniadakan rasa diskriminasi dan separatisme, Cina mencoba memakmurkan daerah ini. Namun yang paling menikmati kemakmuran ini adalah para pendatang Han. Cina pada gilirannya menuduh para aktivis Uigur terlibat radikalisme Al Qaedah, tuduhan yang dianggap serius oleh Washington. Di kamp tahanan Guntanamo Bay, juga disekap orang Uigur. Kita ke Indonesia yang sedang mempersiapkan pemilihan presiden. Apa kabar militer dalam pemilihan ini? Koran Belanda Algemeen Dagblad menurunkan laporan dengan judul, semuanya berputar sekitar tiga jenderal. Bisa dipastikan seorang mantan jenderal akan terpilih, Susilo Bambang Yudhoyono. Kalau tidak, seorang jenderal akan menjadi wakil presiden. Harian ini mewawancarai pakar politik Indonesia yang semuanya berkesimpulan reformasi politik yang meniadakan peran politik militer telah gagal. Kedua jenderal, yaitu Wiranto dan Prabowo bermasalah di bidang HAM, dan para politisi dan pemilih Indonesia melupakan masa silam, demikian Algemeen Dagblad. Pakar politik Sri Udani dari Universitas Indonesia menyatakan jaringan militer memberi mereka peluang ke berbagai dana. Ini membahayakan hak-hak asasi manusia, karena memberi kesan kelompok milter kebal hukum, demikian Algemeen Dagblad. Lalu mengapa SBY begitu populer? Algemeen Dagblad menjumpai ibu Cicih, seorang ibu rumah tangga di Sukabumi. Ia tentu saja mencontreng nama calon yang paling cakep, gagah dan berwibawa, dan itulah SBY jawabnya dengan tertawa kecil. Ibu Cicih menyebut tiga suskes SBY sebagai presiden: harga BBM yang turun, subsidi bagi mereka yang tidak mampu, dan sekolah hampir gratis. Inilah kehendak para pemilih Indonesia, sukses yang nyata. Demikian Algemeen Dagblad dan sekian ulasan pers kali ini. * WISATA DI AMSTERDAM, NAIKLAH TRAM! "Barat yang liar", demikian dunia taxi Amsterdam dilukiskan. Penipuan, layanan buruk dan praktek-praktek intimidasi, terutama para wisatawan awam yang menjadi korban. Disebabkan tewasnya seorang penumpang taxi, akhir pekan lalu, memaksa Kotapraja Amsterdam dan pemerintah Belanda melakukan pengawasan yang lebih keras. Tapi sebelum itu dilakukan, wisatawan asing di ibukota Belanda lebih baik mengendarai tram saja. Berikut laporan Thijs Papot. Sopir taxi adalah duta bagi kotanya: ia adalah orang yang dengan bahasa Inggris patah-patah memperkenalkan klub sepakbola setempat atau hal-hal lain yang menarik kepada para usahawan asing atau wisatawan. Demikianlah praktek nyata di banyak kota di dunia ini. Namun tidaklah demikian di Amsterdam. Taxi pada umumnya adalah luxe dan nyaman, hal itu memang benar. Tetapi sayang para sopir taxi juga menyandang kehormatan yang meragukan untuk menentukan tarif tertinggi di dunia, tanpa meniadakan pelayanan yang buruk. Peringatan Lagipula tarifnya sering dinaikkan atau para penumpang dan wisatawan diputar-putarkan tanpa tujuan di dalam kota, untuk mendapatkan ongkos perjalanan yang tinggi. Di dalam buku panduan perjalanan para wisatawan yang mengunjungi Amsterdam diberi peringatan, bukan saja terhadap pencopet, tetapi juga terhadap taxi setempat. Seorang karyawan hotel di pusat kota, setiap hari mendengar pengaduan dari tamu-tamunya dan menyebutnya sebagai gambaran yang 'menggelikan'. Karyawan hotel: "Banyak sopir taxi yang agresif, dan sembilan dari sepuluh minta dibayar lebih mahal. Naik taxi dari bandara ke kota dengan ongkos 100 euro, merupakan hal yang biasa." Setiap orang jadi sopir Penyebab kekacauan ini harus dicari dalam liberalisasi sektor usaha taxi hampir sepuluh tahun silam. Berkurangnya peraturan harus menjadi jalan keluar atas tingginya tarif taxi dan pelayanan buruk. Sejak itu setiap orang bisa menjadi sopir taxi dan pelangganlah yang diuntungkan. Bersamaan dengan itu juga menjadi pukulan mematikan bagi monopoli dan citra sektor usaha taxi Amsterdam yang dikenal kriminal itu. Tapi sebaliknya: kesimpulannya adalah situasi justru makin memburuk. Perjalanan jarak pendek ditolak karena tidak menguntungkan. Ternyata turis yang menjadi korban praktek-praktek penipuan, makin bertambah. Perusahaan taxi mapan menuduh apa yang disebut 'sopir bebas' bersalah atas kejadian itu. Yang dimaksud dengan 'sopir bebas' adalah mereka yang tidak bergabung dalam sebuah perusahaan dan tidak mau dikatakan bersalah atas perilaku buruk. Berikut penjelasan Richard van der Veen, direktur perusahaan taxi Amsterdam TCA: Richard van der Veen: "Para sopir yang bergabung dalam suatu perusahaan taxi, harus mentaati aturan berperilaku. Kalau tidak, mereka bisa diskors atau dipecat. Ini tidak berlaku bagi 'sopir bebas'. Mereka tidak terikat peraturan dan bebas melakukan apa yang dimauinya." Tips Dengan jatuhnya korban jiwa di pusat Amsterdam akibat perselisihan dengan sopir taxi, politik mulai menuntut sanksi-sanksi lebih berat, seperti misalnya mencabut ijin si sopir. Inisiatif bagus, kata sopir taxi yang baru mengantar seorang turis ke sebuah hotel di Amsterdam. Tapi sebelum sanksi itu diberlakukan, ia menganjurkan kepada wisatawan yang ingin melindungi diri dari praktek-praktek curang, agar menuntut kejelasan dulu sebelum naik taxi. Sopir taxi: "Sebaiknya tanya dulu tarifnya sebelum naik taxi. Jangan begitu saja ikut sopir taxi yang berkeliaran di terminal kereta api atau ruang kedatangan bandara untuk mencari penumpang." Menurut sopir in, stanplat taxi tempat yang lebih aman. Kendati demikian itu bukan jaminan bahwa tidak dilakukan penyelewengan terhadap argo taxi. Pemilik hotel selalu menasehatkan tamu memesan taxi lewat hotel, atau naik tram saja. * MICHAEL JACKSON DAN MERAYAKAN TANTANGAN AFRIKA Intro: Kecuali mereka yang tinggal di hutan belukar atau padang pasir terpencil, pasti kita semua sudah dengar bahwa Michael Jackson yang disebut King of Pop, akhir bulan lalu tutup usia. Benua Afrika jelas akan mengenangnya, mungkin berkat salah satu lagu yang ikut digubahnya We Are The World. Laporan redaktur Afrika Bram Posthumus. Lagu We Are The World mungkin paling berhasil mendongkrak benua Afrika masuk dalam dunia gemerlap para artis film dan penyanyi pop. Tokoh yang memulainya tentu saja adalah Bob Geldof yang pada tahun 1984 menyelenggarakan ekstravaganza pop sedunia yang diberi nama Band Aid, dengan tujuan membantu rakyat Ethiopia yang kelaparan. Dan sekarang, para artis dan bintang film bergegas ke Afrika. Angelina, Madonna, Oprah, Bono, pendek kata siapa sih yang belum sempat ke Afrika untuk ikut menyelamatkan benua hitam ini? Pertanyaannya adalah, kenapa ini terjadi? Dan apakah memang Afrika terangkat? Menyambut perhatian media Eveline Meltzer dari bagian humas UNICEF, dana kanak-kanak PBB perwakilan Belanda berpendapat bahwa kampanye itu berhasil baik. Apalagi karena UNICEF sendiri dari awalnya sudah disesaki oleh kalangan selebriti. Eveline Meltzer: "Lebih dari 50 tahun silam, kita mulai dengan aktris Amerika Audrey Hepburn, yang saya kira terkenal di seluruh dunia. Ia menjadi duta besar amal pertama UNICEF. Dengan punya duta besar amal itu, kita bisa memperoleh perhatian media, seperti yang kita kehendaki. Misalnya tahun lalu, pemain sepak bola Inggris David Beckham berkunjung ke Sierra Leone, dan tanpa perhatian khusus yang diberikannya pada anak-anak Sierra Leone, kita tidak akan mendapat perhatian besar di seluruh dunia." Pembatasan media Tetapi kedatangan artis dunia gemerlap punya sisi gelap juga. Ini sempat dialami oleh Phil Ya Nangoloh, aktivis hak-hak asasi manusia Namibia. Ia menyaksikan bagaimana bintang film Angelina Jolie turun ke negerinya. Phil Ya Nangoloh: "Media massa mengalami pembatasan, tidak bisa bergerak bebas, hanya karena orang tidak boleh mendekati tempat di mana dia akan melahirkan anaknya." Terlepas dari ekses seperti ini, apakah menurut Ya Nangoloh kaum selebriti bermanfaat bagi Afrika? Ya Nangoloh: "Jelas mereka bisa menarik perhatian media massa, tapi seyogyanya tidak hanya selebriti. Seorang aktris bukanlah aktivis pembangunan atau pembela hak-hak asasi manusia. Keduanya tidak sama." Phil Ya Nangoloh sama sekali tidak terkesima dengan pandangan jangka pendek mereka. "Yang kami rasa kurang adalah pandangan jangka panjang, pandangan yang holistik, menyeluruh". Lebih dari sekedar permukaan Contohnya? Sir Bob Geldof sendiri, yang punya pendapat sendiri ketika ia kembali mengunjungi Ethiopia, 20 tahun sesudah pagelaran Band Aid dan mendapati bahwa krisis pangan masih terjadi di sana. 'Sangat jelas apa yang perlu dilakukan. Saya tidak mau dengar lagi janji-janji struktural. Hentikan itu. Orang harus berhenti omong dan mulai berbuat'. Tetapi mungkin lebih bijaksana untuk mengarahkan sebagian perhatian selebriti terhadap hal-hal struktural itu. Karena itulah yang selama ini dihadapi Afrika. Mereka sadar bahwa tantangan-tantangan yang dihadapi tidak akan bisa diselesaikan hanya dengan sebuah lagu atau sepotong musik. * SUDAH SIAPKAH WARGA DAERAH IKUT PILPRES? Pemilihan Presiden Indonesia akan digelar 8 Juli besok. Walaupun Pilpres kali ini juga dibayangi kekisruhan dan kekacauan dalam pengadaan Daftar Pemilih Tetap, seperti halnya pada pemilu legislatif yang lalu, Pemilihan Presiden tetap akan dilangsungkan sesuai dengan rencana yang dijadwalkan. Radio Nederland berusaha menghubungi sejumlah tokoh daerah untuk mengetahui bagaimana warga di daerah menyongsong Pilpres itu. Berikut uraian Fadal al Hamid, Kepala Pemerintahan Adat Papua. Fadal al Hamid [FH]: "Seperti yang saya amati, saya lihat dan saya terima dalam praktek dari masyarakat, memang pertama ada sikap apatis masyarakat terhadap pemilihan presiden kali ini. Karena yang pertama, masyarakat merasa bahwa pemilihan presiden di Indonesia kali ini tentu tidak akan bisa memberikan perubahan-perubahan yang berarti terhadap kehidupan masyarakat di Papua. Karena terutama dari ketiga pasangan calon yang tampil sebagai calon Presiden dan wakil Presiden, adalah orang-orang yang sudah kita ketahui track record mereka." "Ibu Megawati pernah melukai hati rakyat Papua. Mengeluarkan Inpres Nomer 1/ 2001 yang kemudian mengacaukan perjalanan Opsus. Kemudian pak SBY yang kita tahu, pada masa pemerintahan dia, otonomi khusus di Papua juga tidak berjalan secara baik. Bahkan dihadapkan pada berbagai peraturan-peraturan. Kemudian pak Jusuf Kalla tentu bersama dengan pak SBY, terurtama calon wakil presiden dari pak Jusuf Kalla, pak Wiranto, kita kenal aksi berdarah-darah di Timor Timur. Apalagi Prabowo. Jadi mereka punya track record yang tidak cukup baik di mata masyarakat Papua, karena itu masyarakat pesimis dan juga apatis terhadap pemilihan presiden yang akan digelar besok." Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: "Apakah kekecewaan rakyat Papua ini terhadap calon-calon presiden, menyebabkan enggannya rakyat itu ikut mencontreng, ikut memilih?" FH: "Saya pikir besok rakyat pasti akan pergi ke TPS untuk menyalurkan partisipasi politik mereka di dalam pemilihan presiden besok. Tetapi di kepala rakyat, mereka tidak berharap banyak terhadap Pilpres yang akan berlangsung." "Kondisi seperti di Papua berserta masyarakat-masyarakat di pedalaman, mereka tidak mencontreng itu juga merupakan bahaya tersendiri bagi mereka. Untuk aparat keamanan, pemerintah setempat, akan melihat mereka sebagai orang-orang yang harus dicurigai dan macam-macam. Karena itu masyarakat pasti akan datang, menyalurkan inspirasi mereka, tetapi tentu mereka tidak berharap banyak dari pilpres yang besok akan dilaksanakan." "Juga kita lihat bahwa pilpres yang besok akan digelar ini kacau-balau. Pengalaman dari pemilu legislatif kemarin, masyarakat telah belajar banyak, bahwa banyak sekali kecurangan-kecurangan dan tindakan-tindakan yang tidak mencerminkan demokrasi secara benar dan hak-hak rakyat itu dilecehkan. Di mana ada caleg yang suaranya hilang, yang hilangnya di KPU dan macam-macam. Jadi dari pengalaman pemilu legislatif kemarin, kita yakin bahwa besok pemilihan presiden juga tidak akan berlangsung secara baik. Apalagi kemarin baru dikeluarkan keputusan yang saya tidak tahu, apakah itu bisa diterapkan di Papua, karena orang di daerah pedalaman itu rata-rata tidak punya KTP. Bagaimana mereka bisa menyalurkan aspirasi mereka itu susah." Kini kami jumpai Nata'alui Duha seorang pakar Nias, dari Museum Pusaka Nias, bagaimana warganya di Nias menghadapi pilpres besok. Nata Duga [ND]: "Kalau ditanya satu-per satu sama warga itu, itu harus dibedakan masyarakat yang mana. Karena masyarakat yang punya pendidikan, mereka tentu sudah punya pilihannya dengan cerdas. Tetapi di Pulau Nias kita ini banyak masyarakat yang masih di desa-desa terpencil, yang kekurangan informasi dan sebagainya. Boleh dikatakan bahwa di desa-desa terpencil itu di mana kurang sekali sosialisasi tentang pemilu, kita meragukan bahwa mereka sudah siap untuk memilih. Walaupun mereka ikut memilih, namun tidak bisa membedakan mana yang harus mereka pilih. Karena mereka tidak mengikuti bagaimana sosialisasi visi-misi dan program dari para capres itu." RNW: "Apakah penduduk termasuk yang tinggal di tempat terpencil itu merasakan bahwa mereka juga telah diperhatikan di dalam agenda politik para calon presiden dan wakil presiden itu?" ND: "Dalam pemilihan itu kan biasanya pada saat pemilu itu mereka biasanya didekati ya, untuk kampanye dan sebagainya. Kita melihat sendiri di Nias ini ada masalah sejak pemilihan legislatif yang lalu. Di Nias ini ada pemilihan legislatif ulang." RNW: "Mengapa harus diulang pak?" ND: "Karena memang kemudian banyak sekali kesalahan, banyak penyelewengan dan ketidak-jujuran dalam pelaksanaan pemilihan itu sendiri." * PILPRES 8 JULI 2009, WARIA HARAPKAN PERSAMAAN HAK Walau menanggapi positif debat calon presiden dan cawapres, kaum waria menyesalkan isu mereka belum dimasukkan ke dalam agenda politik. Salah satu usaha yang mungkin dilakukan agar masalah mereka menjadi perhatian para pemimpin politik adalah meningkatkan usaha melobi dengan pihak-pihak bersangkutan. Demikian ujar Lenny Sugiharto, ketua Yayasan Srikandi Sejati di Jakarta. Lenny Sugiharto menanggapi antusias debat para capres dan cawapres ini. Menurutnya mereka mampu mengutarakan apa yang dia inginkan untuk mencapai suatu tujuan masing-masing. Memang isu waria tidak dimasukkan ke dalam agenda politik. Kendati demikian ia berharap program untuk waria nantinya akan bisa diserahkan ke departemen sosial. Selama ini pemerintah belum memperhatikan isu waria, ujar Lenny. Padahal golongan waria sendiri sudah beberapa kali berusaha melobi dengan pihak pemerintah agar juga peduli terhadap mereka. Misalnya mereka pernah beraudiensi dengan Departemen Tenaga Kerja tentang bagaimana waria bisa melakukan pekerjaan sesuai kemampuannya. Tapi sampai sekarang belum ada hasilnya. Lenny bukan hanya mengharapkan agar kaum waria diperhatikan pemerintah, melainkan juga persamaan hak. Ia mengimbau presiden terpilih agar tidak hanya melihat orientasi seks kaum waria, tapi juga kemampuan yang mereka miliki. Wawancara dengan Lenny Sugiharto bisa diikuti di situs web kami: http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia/article/pilpres-8-juli-2009-waria-harapkan-persamaan-hak --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
